Jump to content

theblue

Member
  • Content Count

    108
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    1

theblue last won the day on April 12 2014

theblue had the most liked content!

About theblue

  • Rank
    Magang
  • Birthday 02/06/1990

Profile Information

  • Gender
    Male

Recent Profile Visitors

6,296 profile views
  1. CEO RRQ, Andrian Pauline (kanan) pada launching tim PSG.RRQ bersama legenda PSG, Jay-Jay Okocha (dua dari kanan). Tim electronic sports (e-Sports) asal Indonesia, Rex Regum Qeon (RRQ) resmi berkolaborasi dengan klub raksasa asal Eropa, Paris Saint-Germain (PSG). Divisi PSG Esports akan melakukan serangkaian kerja sama dengan RRQ. Satu di antara yang bakal terealisasi dalam pertengahan Februari 2019 adalah penggunaan nama baru bagi divisi Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) RRQ. Saat mengikuti Babak Reguler MLBB Professional League (MPL) Indonesia Season 3, nama tim menjadi PSG.RRQ. Menurut CEO RRQ, Andrian Pauline, pola kolaborasi bareng PSG bakal memberikan manfaat luar biasa. Ia yakin, tim PSG.RRQ akan semakin bertaji, sekaligus mampu merasakan serangkaian benefit lain. Andrian tak menutupi rasa bahagia bercampur bangga ketika RRQ digandeng PSG. "Kami akan merasakan sesuatu yang berbeda. Selain nama besar PSG, ragam kemungkinan sudah terpapar di depan mata," tegasnya. Bagi Andrian, berkolaborasi dengan PSG membuat RRQ akan merasakan atmosfer profesional yang lebih kuat. Aura itu akan mendorong para atlet yang berada di dalam keluarga besar RRQ, akan semakin terpacu. Beberapa bentuk benefit yang memiliki peluang terealisasi antara lain partisipasi di lingkup turnamen yang lebih besar dengan kuantitas jadwal yang semakin banyak. Kondisi itu akan memberikan kesempatan kepada para atlet RRQ agar tertempa mental serta kemampuan. Manfaat Lain Selain itu, hal lain yang terbuka lebar adalah bootcamp di markas besar PSG Esports. "Hal-hal itu menjadi benefit bagi RRQ dan para atlet. Ini yang harus kami lakukan, sekaligus buktikan," kata Andrian. PSG Esports menjadi satu di antara tim besar di kawasan Eropa. Beroperasi sejak 2016, PSG Esports memiliki beberapa tim e-sports yang mumpuni seperti FIFA, Rocket League sampai Dota 2. Tim ini sempat mencuri perhatian publik saat berhasil menggaet juara dunia FIFA eWorld Cup 2014 dan 2016, August "Agge" Rosenmeier. Pada saat itu, mereka juga berhasil mengejutkan dunia dengan mengontrak Lucas "DaXe" Cuillerier. Dua nama tersebut sudah memberi banyak trofi juara, termasuk jawara dunia di pentas FIFA. Divisi lain yang tak kalah moncer milik PSG Esports adalah League of Legends. Meski saat ini sedang non-aktif, tim LoL PSG Esports ini pernah memiliki roster hebat. Pada Desember 2016, mereka sempat memiliki Etienne "Steve" Michels, Sung-Min "Blanc" Jin, Thomas "Kirei" Yuen, Hampus "Sprattel" Abrahamsson, dn WooHyung "Pilot" Na. Tim DOTA 2 PSG Esports juga tak kalah mentereng. Mereka memiliki formasi yang sempat menjadi jawara di beragam event major - minor, yakni Wang "Ame" Chunyu, Lu "Maybe" Yao, Yang "Chalice" Shenyi, Xu "Fy" Linsen, dan pemain asal Malaysia, Jian Wei "xNova" Yap.
  2. min cariin cewek dong min

    1. qbonk

      qbonk

      Kocak lau ndral

    2. Males

      Males

      emang mimin mak jomblang

  3. waduh, iya sih jakarta udah mendung
  4. Halo ndral, apakabar?

     

  5. Di tengah-tengah rutinitas ngoding, pasti kalian akan mengalami berbagai macam perubahan mood. Tergantung dari bagaimana kodemu bekerja, bukan? Saat program berjalan dengan benar, senangnya minta ampun. Tapi kalau lagi tracking invisible bugs, pusingnya juga minta ampun. Percaya atau tidak, saat sedang menemukan masalah atau bug, kita terkadang akan bertindak konyol. Dan yang biasanya kena dampaknya, adalah teman di sebelah kita. Seperti yang ada di gambar ini: Nah, untuk mendukung aksi konyolmu kalau lagi kambuh, kamu bisa coba berikut: Membuat Keyboard Bersuara Seperti Mesin Ketik Masih ingat tidak keyboard jadul jaman dulu? Yang bersuara keras? Mirip mesin ketik? Atau bahkan di antara kamu ada yang pernah menggunakannya? Oke, kalau belum tahu, berikut ini saya sajikan videonya: Berbeda banget kan dengan keyboard jaman sekarang. Keyboard jaman sekarang sangat smooth dan tipis, ringan. Suaranya pun ramah di telinga. Sehingga tidak perlu menganggu orang lain, atau pun kita bisa tetep ngoding di malam hari tanpa harus membangunkan orang-orang yang tidur. Bayangkan kalau jaman dulu ada programmer yang kebut deadline? Betapa suaranya akan menggelegar kemana-mana. Ok. Kalau kamu beneran ingin iseng-iseng gangguin rekan kamu di sebelah sambil nostalgia, maka software berikut ini akan membuat efek suara keyboard kamu seperti keyboard jaman dulu! Bucklespring Software ini berjalan di belakang layar dan akan membunyikan suara keyboard jadul apa bila tuts-tuts keyboard ditekan. Benar-benar seperti kita menggunakan keyboard lama. Cara memasang Jika kalian pengguna Ubuntu, maka kalian sedang beruntung. Memasangnya tidak sulit, kalian bisa menggunakan snap package manager. sudo snap install bucklespring Atau kalian juga bisa menggunakan apt-get milik debian. Dan jika kalian pengguna arch linux, it's always easy to install something. Tinggal pake yaourt, dan software bucklespring akan terinstall. yaourt -S bucklespring-git Dan bagi pengguna distro linux lainnya atau pengguna OS yang lain, kalian bisa mendownload dan mencompile sendiri dari source-codenya. Kalian bisa mengunjunginya di halaman github bucklespring . On Action Ok. Setelah terinstall, kita tinggal memanggil dengan perintah buckle jika menggunakan arch linux. Atau jika menggunakan snap ubuntu, jalankan program dengan perintah bucklespring.buckle. Atau dengan perintah ./buckle jika kalian mengcompile sendiri. Voila! Sekarang setiap kali kalian menekan tuts keyboard, suara bucklespringakan menggema! Seru bukan? Beneran seperti jaman dulu banget! NB: kalau nostalgianya sudah selesai, kalian bisa menutup aplikasi tersebut dengan perintah Ctrl+c pada terminal kalian. Good luck!
  6. Orang maaah engga demen batu nisan, Simbah beli sendiri
  7. Nyesel awak engga ikut maren minggu, faak
  8. makin gak seru aja dipegang facebook
  9. jahat CIA, hidup brasa didunia yg salah
  10. sejauh ini kalo ane belum dibunuh, ga masalah
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy