Jump to content

VOAIndonesia

✔ Verified Account
  • Content Count

    10
  • Joined

  • Last visited

    Never
  1. Irfan Setiaputra resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Auditorium Garuda City Center (GCC), Komplek Perkantoran Soekarno Hatta, Rabu (22/1). Irfan Setiaputra resmi ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Garuda Indonesia (persero) Tbk. Tugas dan tantangan berat pun menanti Irfan. JAKARTA — Sosok baru di tubuh PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk telah ditetapkan. Irfan Setiaputra resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang diadakan di Auditorium Garuda City Center (GCC) Garuda Indonesia Management Building, Komplek Perkantoran Soekarno Hatta, Rabu (22/1). Selain Irfan, Mantan Kepala Barekraf Triawan Munaf juga diangkat sebagai Komisaris Utama Garuda Indonesia. Ada juga Yenny Wahid yang ditunjuk sebagai komisaris independen. Menteri BUMN Erick Thohir menaruh harapan besar kepada sosok-sosok baru ini. Erick berharap, sebagai direktur utama, Irfan dapat menerapkan prinsip good corporate governance (GCG) sehingga Garuda dapat berkinerja dengan lebih baik lagi. “Kami di Kementerian BUMN berupaya mencari figur terbaik yang akan duduk mengelola flight carrier kita, Garuda Indonesia. Saya harap Pak Irfan Setiaputra bisa menjalankan amanah dengan baik, mengikuti prinsip Good Corporate Governance dan bisa membawa Garuda lebih baik lagi,” ujar Erick dalam siaran pers yang diterima VOA, Rabu (22/1). Erick juga menaruh harapan besar kepada sosok Triawan Munaf untuk memperbaiki citra Garuda yang sempat tercoreng oleh kasus direktur utama sebelumnya. Sementara untuk Yenny Wahid, Erick meyakini bahwa Yenny merupakan figur perempuan yang tepat untuk Garuda. “Pak Triawan Munaf dengan semua pengalaman beliau tentu akan mampu memberikan masukan strategi pemasaran dan meningkatkan citra Garuda yang sempat terganggu. Khusus untuk Ibu Yenny Wahid, figur perempuan yang sangat mumpuni, Bu Yenny merupakan komisaris independen perwakilan publik yang dapat dipercaya,“ jelas Erick. Irfan memang tidak mempunyai pengalaman di industri penerbangan. Pria kelahiran Jakarta, 24 Oktober 1964 ini memiliki rekam jejak di berbagai bidang bisnis seperti dunia telekomunikasi hingga pertambangan. Lulusan ITB ini pernah berkarier di beberapa perusahaan teknologi informatika, seperti IBM, LinkNet hingga Cisco. Irfan juga pernah menjabat sebagai Dirut PT Industri Telekomunikasi Indonesia (PT Inti) pada tahun 2009-2012. Irfan juga pernah menjadi CEO di sejumlah perusahaan pertambangan, salah satunya PT Titan Mining Indonesia dari tahun 2012-2014. Sementara itu, pengamat penerbangan Alvin Lie meyakini figur yang terpilih sudah pasti melalui pertimbangan yang sangat matang. Menurutnya, orang yang menduduki jabatan di Garuda tidak harus yang mempunyai pengalaman di bidang industri penerbangan, karena sejatinya sosok baru ini akan membuat kebijakan strategis perusahaan. Ia pun memperingatkan sejumlah tantangan yang akan dihadapi oleh orang-orang baru yang menduduki jajaran direksi Garuda ini. Kinerja keuangan, menurut Alvin harus segera dicari solusi terbaik agar maskapai BUMN ini tidak lagi mengalami kerugian, apalagi Garuda mempunyai utang jatuh tempo sebesar USD500 juta pada Mei 2020 ini. “Segera memperbaiki kinerja keuangan, terutama likuiditas karena perusahaan ini kan harus lebih sehat secara keuangan, dan sebagai BUMN dan sebagai perusahaan terbuka, direksi ini harus bisa menjaga keseimbangan, kalau terlalu banyak BUMN-nya nanti juga kinerja perusahaan, sahamnya juga nanti akan merosot. Sebaliknya kalau terlalu mengedepankan sebagai perusahaan Tbk juga mengabaikan fungsi BUMN di mana ada kewajiban melaksanakan dan mendukung program-program pemerintah , ada fungsi sosial, ada fungsi pelayanan publik dan sebagainya,” ujar Alvin kepada VOA. Lanjutnya, jajaran pengurus Garuda ini juga harus membangun kekompakan, kebersamaan dan persatuan. Jangan sampai ada kubu-kubu yang berbeda di Garuda agar tidak ada intervensi politik di dalamnya nanti, karena sejatinya Garuda bukanlah milik sebuah partai politik, atau pejabat, namun Garuda adalah milik negara. Tantangan terberat lainnya, menurut Alvin adalah terkait peningkatan pelayanan yang selama ini cenderung mengalami penurunan. Ia melihat selama ini terjadi inkonsistensi di dalam pelayanan maskapai ini. “Dalam waktu setahun terakhir ini kan ada perubahan paradigma, efisiensi di mana-mana, bahkan porsi makanan pun dikurangi, jumlah cabin crew dikurangi. Nah makanya Garuda ini harus jelas, sebenarnya positioningnya akan dijadikan airline macam apa? Jangan nanti setiap kali ganti direksi, setiap kali berubah. Itu yang marketing susah, persepsi customer terhadap Garuda itu tidak jelas nantinya,” jelasnya. Yang tidak kalah penting, kata Alvin adalah memperbaiki citra yang telanjur tercoreng akibat permasalahan sebelumnya. Memang hal ini dirasa berat, namun jika merujuk kepada sosok-sosok baru ini, Alvin yakin kinerja Garuda akan lebih baik daripada sebelumnya. “Saya yakin direksi yang baru tahu apa yang dihadapi, langkah pertama adalah mereka membersihkan image, memulihkan lagi kepercayaan bukan hanya publik sebagai penumpamg tapi juga vendor, juga investor pemilik saham. Sejauh mereka ini kompak, tidak terkotak-kotak dan punya niatan untuk melakukan itu, saya yakin bukan sesuatu yang mustahil apalagi Pak Triawan Munaf ini kan orang komunikasi, ia juga pakar di bidang komunikasi, mungkin keahlian beliau ini bermanfaat untuk Garuda,” paparnya. Sebelumnya, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk pada hari ini, Rabu (22/01) melaksanakan RUPSLB yang dihadiri/diwakili oleh pemegang 23.386.793301 lembar saham atau 90,34 persen dari keseluruhan pemegang saham Garuda Indonesia. RUPSLB 2020 hari ini menyetujui penunjukan Irfan Setiaputra sebagai Direktur Utama Garuda Indonesia baru menggantikan I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra yang menjabat sejak September 2018. RUPSLB ini juga telah menunjuk jajaran direksi dan dewan komisaris baru Garuda Indonesia. Dengan demikian, susunan direksi terbaru Garuda Indonesia saat ini adalah sebagai berikut : Direktur Utama : Irfan Setiaputra Wakil Direktur Utama : Dony Oskaria Direktur Layanan, Pengembangan Usaha dan Teknologi Informasi : Ade R. Susardi Direktur Niaga dan Kargo : M. Rizal Pahlevi Direktur Keuangan & Manajemen Resiko : Fuad Rizal Direktur Human Capital : Aryaperwira Adileksana Direktur Operasi : Tumpal Manumpak Hutapea Direktur Teknik : Rahmat Hanafi Sementara susunan Komisaris yang baru adalah : Komisaris Utama : Triawan Munaf Wakil Komisaris : Chairal Tanjung Komisaris Independen : Elisa Lumbantoruan Komisaris Independen : Yenny Wahid Komisaris : Peter F. Gontha
  2. SAN FRANCISCO - Seorang mantan eksekutif Google yang mencalonkan diri untuk menjadi anggota Senat Amerika, Kamis (9/1/20), menyerukan pemberlakuan regulasi yang keras terhadap raksasa-raksasa teknologi, dan menuduh raksasa internet tempat dia pernah bekerja itu telah keluar dari jalur “jangan jahat.” Ross LaJeunesse membidik Google dan perusahaan-perusahaan teknologi besar lainnya di Amerika dengan menyatakan bahwa kini keuntungan lebih diutamakan daripada hak asasi manusia. “Moto perusahaan dulu adalah “jangan jahat,” kata LaJeunesse, yang meninggalkan pekerjaannya sebagai kepala hubungan internasional di Google tahun lalu setelah 11 tahun mengabdi di perusahaan itu. “Banyak hal telah berubah,” tambahnya. Kini dia mencalonkan diri ikut bersaing memperebutkan kursi Senat Amerika untuk negara bagian asalnya, Maine. Dia bersaing melalui jalur Partai Demokrat. Google menolak kritikan tersebut, dan mengatakan pernyataan LaJeunesse itu disampaikan dalam konteks kampanye pemilihan. “Kami memiliki komitmen yang tak tergoyahkan untuk mendukung berbagai organisasi dan upaya-upaya hak asasi manusia," kata juru bicara Google ketika menanggapi pertanyaan kantor berita AFP. “Kami mendoakan yang terbaik untuk Ross dengan ambisi politiknya,” tambah juru bicara itu. LaJeunesse bergabung dengan Google pada tahun 2008 dan menjadi kepala kebijakan publik perusahaan itu untuk Asia Pasifik sebelum mengambil posisi sebagai kepala hubungan internasional. Dia mengatakan dia adalah orang yang melaksanakan keputusan Google untuk tidak lagi menyensor hasil pencarian lewat Internet di China seperti yang diminta oleh pemerintah negara itu. “Keputusan itu membuat marah tidak hanya pemerintah China, tetapi juga membuat frustrasi sebagian eksekutif produk Google yang mengincar pasar yang besar dan keuntungan yang menyertainya,” kata LaJeunesse. “Faktanya, dalam waktu satu tahun sejak keputusan 2010 itu, eksekutif untuk Maps dan produk Android mulai berusaha meluncurkan produk mereka di China,” tambahnya. Dia menyatakan terkejut ketika mengetahui pada tahun 2017 tentang adanya proyek “Dragonfly” di Google untuk menyesuaikan versi mesin pencari untuk China. Proyek itu kemudian ditinggalkan karena menuai kritik masyarakat. LaJeunesse juga menyuarakan keprihatinan tentang upaya Google untuk menjalin kerja sama komputasi awan (cloud computing) dengan pemerintah Arab Saudi dan membangun pusat intelijen buatan (AI) di sana. “Tepat ketika Google perlu menggandakan komitmen pada hak asasi manusia, Google memutuskan untuk mengejar keuntungan yang lebih besar dan harga saham yang bahkan lebih tinggi,” kata LaJeunesse. “Itu tidak berbeda dalam budaya tempat kerja di Google,” tambahnya. Dia berpendapat bahwa karena pendiri Google, Larry Page dan Sergey Brin menyerahkan operasi perusahaan kepada para eksekutif yang digaji, maka semangat mencari keuntungan lebih besar daripada bertahan pada prinsip-prinsip yang semula diutamakan.
  3. Presiden Joko Widodo dan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed bin Zayed, mengadakan pertemuan bilateral di Istana Qasr Al Watan, Minggu sore (12/1). (Courtesy : Setpres RI). Enam belas perjanjian kerjasama dalam bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan dan penanggulangan terorisme berhasil dicapai dalam lawatan Presiden Joko Widodo ke Abu Dhabi pekan lalu. Dalam pertemuan bilateral di Istana Qasr Al Watan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi yang juga Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Persatuan Emirat Arab [PEA], Mohamed bin Zayed, Minggu sore (12/1), Presiden Jokowi menyaksikan penandatanganan kerjasama di antara delegasi Indonesia dan PEA. Selain 16 perjanjian itu, disepakati pula 11 perjanjian bisnis dalam bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset. Total nilai investasi yang disepakati mencapai 22,89 miliar dolar Amerika atau sekitar 314,9 triliun rupiah. Presiden Jokowi dan Pengran Mohamed bin Zayed menyaksikan pertukaran dokumen perjanjian kerjasama di Istana Qasr Al Watan, Minggu (12/1). (Courtesy : Setpres RI). Pernyataan pers yang diterima VOA menyatakan bahwa selain kerjasama ekonomi, Presiden Jokowi juga ingin menjadikan Persatuan Emirat Arab PEA sebagai mitra dalam pendidikan Islam yang modern, moderat dan penuh toleran. “Hal ini sangat penting artinya bagi upaya mencegah ekstremisme dan terorisme,” ujar presiden. Harapan serupa disampaikan Putra Mahkota Mohamed bin Zayed yang menggarisbawahi Islam sebagai agama perdamaian. “Islam tidak pernah mengajarkan terorisme. Islam selalu mengedepankan kedamaian,” tegasnya. Ia juga memuji Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, dan mengatakan “Islam di Indonesia dapat menjadi contoh Islam yang damai.” Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed bin Zayed usai pertemuan bilateral di Istana Qasr Al Watan, Minggu sore (12/1). (Courtesy : Setpres RI). Selain menandatangani perjanjian kerjasama, Jokowi juga melihat kemungkinan pembentukan “Indonesian Sovereign Wealth Fund,” yaitu semacam dana abadi untuk mengatur dana publik dan menginvestasikannya ke aset-aset yang luas dan beragam untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar.
  4. Menjelang akhir tahun data ketenagakerjaan dan pembelanjaan konsumen AS masih positif membuat Bank Sentral alias the Fed memproyeksikan takkan ada perubahan suku bunga lagi selama 2020. The Fed selama 2019 akhirnya menurunkan suku bunga acuan tiga kali di tengah berbagai ketidakpastian.
  5. Drone digunakan sebagai senjata baru dalam perang melawan Malaria di pulau Zanzibar. Di desa Cheju khususnya, drone menyebarkan cairan silikon ke genangan air yang luas di sawah-sawah dimana nyamuk pembawa malaria bertelur. Drone di Zanzibar digunakan untuk menyebarkan cairan silikon ke genangan air. Cairan itu kemudian membentuk lapisan tipis yang akan mencegah telur nyamuk menetas. Dr. Bart Knols, seorang pakar entomologi medis dan pemimpin utama riset dalam Program Eliminasi Malaria Zanzibar, mengatakan metode ini akan mengurangi secara signifikan jumlah nyamuk pembawa malaria di kawasan itu. "Lapisan ini akan bertahan selama tiga sampai empat minggu, kemudian akan hancur sendirinya. Lalu, setelah sebulan, pasang lapisan baru di permukaan air supaya bisa mengendalikan nyamuk-nyamuk," kata Bart Knols. Tanpa lapisan gel itu, larva akan menjadi nyamuk dewasa penghisap darah. Ketika nyamuk itu menggigit manusia yang terinfeksi malaria, nyamuk menjadi vektor atau pembawa penyakit dan menularkannya ke orang lain. Abdula Ally dari Program Eliminasi Malaria Zanzibar mengatakan di Afrika Timur, Zanzibar dan Tanzania telah lama berjuang melawan malaria. Penggunaan drone adalah cara terbaik untuk mengatasi masalah itu. "Dengan intervensi manual, kami tidak bisa menangani wilayah yang luas, tapi dengan drone berbeda," kata Abdula Ally. Para pejabat mengatakan penyemprotan dengan drone merupakan cara yang terjangkau untuk mencegah nyamuk bereproduksi. "Drone bisa terbang dengan kecepatan yang bisa disesuaikan, satu hektar dengan 10 liter cairan bisa disebar dalam tiga menit; kami mengkalkulasi bahwa dalam sejam kami bisa menyemprot delapan hektar," kata Guido Welter, dari Drone untuk Proyek Malaria. Itu setara dengan ukuran delapan lapangan rugby. Manajer produk bagi drone DJI Agras, Eduardo Rodriguez, mengatakan drone bisa dioperasikan secara manual, dan bisa juga secara otomatis. "Drone bisa diterbangkan secara otonom dengan memasukkan koordinat GPS wilayah yang perlu disemprot," kata Eduardo Rodriguez. Menurut Organisasi Kesehatan Sedunia (WHO), Aquatain AMF, produk yang disemprotkan tersebut aman dan efektif apabila digunakan sesuai petunjuk yang tertera di label.
  6. Proyek "Human Library" berupaya mengatasi kesalahpahaman antarras, generasi dan gender. Caranya, lewat dialog yang berlangsung di perpustakaan. Para pengunjung bisa "meminjam" orang dan cerita mereka. Ikuti proyek perpustakaan hidup yang berlangsung di kampus Northern Virginia Community College.
  7. Otoritas angkutan massal di London yang dikenal sebagai Transport for London (TfL) mengatakan tidak memperbarui lisensi operasi untuk raksasa jasa angkutan yang dipesan secara online Uber karena masalah keselamatan dan keamanan. Uber mengatakan keputusan otoritas itu “luar biasa dan salah” dan perusahaannya akan mengajukan banding atas keputusan tersebut. Uber tetap diizinkan beroperasi di ibu kota Inggris itu selama proses banding. Kantor transportasi untuk London mengatakan dalam sebuah pernyataan Senin bahwa “Masalah utama yang diidentifikasi yaitu perubahan pada sistem Uber memungkinkan para pengemudi yang tidak sah untuk mengunggah foto-foto mereka ke akun pengemudi Uber lainnya dan hal itu memungkinkan mereka untuk mengambil penumpang seolah-olah mereka adalah pengemudi yang dipesan. Kemungkinan demikian membahayakan keselamatan dan keamanan penumpang. Ini berarti semua perjalanan dengan penumpang tidak diasuransikan dan sebagian perjalanan dilakukan dengan pengemudi yang tidak punya SIM, termasuk selah seorang pengemudi yang sebelumnya telah dicabut SIM-nya oleh TfL.” Transport untuk London mengatakan “saat ini tidak yakin bahwa Uber memiliki sistem yang kuat untuk melindungi keselamatan penumpang, sementara perusahaan itu melakukan berbagai perubahan pada aplikasinya.” [lt/ab]
  8. Foto yang diambil oleh Kamera Deteksi Ponsel dan dirilis oleh Transport for NSW menunjukkan pengemudi menggunakan ponsel saat mengemudi di Australia. Negara bagian paling padat di Australia hari Minggu (1/12) meluncurkan kamera yang bisa mendeteksi pengemudi yang menggunakan ponsel. Andrew Constance, Menteri Jalan Raya New South Wales, mengatakan teknologi yang "pertama di dunia" itu akan menarget penggunaan ponsel ilegal lewat "kamera-kamera yang dipasang secara permanen dan mobile." Para pejabat mengatakan 45 kamera akan dipasang di seluruh negara bagian itu dalam tiga tahun ke depan. Urusan transportasi NSW, yang mengelola dinas transportasi negara bagian itu, mengatakan kamera-kamera akan dioperasikan selama 24 jam sehari dan dalam segala cuaca. Untuk tiga bulan pertama, para pengemudi yang tertangkap menggunakan ponsel secara ilegal akan mendapat peringatan. Setelah itu, para pelanggar akan dikenai denda yang cukup mahal dan dikurangi poin pada SIM-nya. Sekitar 329 orang meninggal dunia tahun ini di jalan-jalan New South Wales, menurut laporan kantor berita Reuters. Para pejabat NSW berupaya mengurangi jumlah kematian di jalan sebanyak 30% pada 2021, kata laporan itu. [vm/pp]
  9. Usai KTT NATO di London, pemerintah Inggris semakin mendukung sikap pemerintah AS terhadap teknologi seluler produsen ponsel China Huawei. Meski demikian banyak negara Eropa kini tetap gunakan produk Huawei yang dicurigai AS digunakan memata-matai warga. Salah satunya adalah Serbia.
  10. VOAIndonesia

    VOA Indonesia

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy