Jump to content

peter_hutomo

Premium Account
  • Posts

    139
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    6

Everything posted by peter_hutomo

  1. WhatsApp dipanggil Menkominfo, Johnny G. Plate, untuk memberikan penjelasan seputar kebijakan privasi barunya. Dalam hal ini, Menkominfo meminta WhatsApp untuk memberikan informasi lengkap mengenai perubahan kebijakan privasi. Mulai dari jenis data yang dikumpulkan dan diproses, tujuan dan kepentingan proses data pribadi, hingga jaminan akuntabilitas pihak yang memakai data pribadi pengguna. Hanya berselang sehari, WhatsApp pun memberikan penjelasan sekaligus meluruskan kebijakan privasi barunya. WhatsApp juga membantah pihaknya membagikan kontak pengguna kepada Facebook. Berikut adalah 7 penjelasan WhatsApp mengenai kebijakan privasi barunya: 1. WhatsApp dan Facebook tak bisa lihat pesan pribadi pengguna "Apapun yang kamu bagikan tetap antara kamu dengan teman atau keluarga. Karena pesan pribadi kamu dilindungi oleh enkripsi end-to-end," kata WhatsApp. WhatsApp menekankan, pihaknya berkomitmen tidak akan memperlemah keamanan enkripsi. 2. WhatsApp tak simpan pesan dan panggilan WhatsApp memastikan, pihaknya tidak menyimpan riwayat panggilan atau pesan milik miliaran penggunanya. WhatsApp mengklaim, menyimpan riwayat panggilan atau pesan milik miliaran pengguna akan memiliki risiko keamanan dan melanggar privasi pengguna. 3. WhatsApp tak bisa lihat data lokasi pengguna Menurut WhatsApp, ketika pengguna berbagi lokasi mereka dengan pengguna lain via WhatsApp, lokasi tersebut terlindungi oleh enkripsi end-to-end. Dengan kata lain, WhatsApp menegaskan tidak ada satu pun orang yang bisa melihat lokasi pengguna, kecuali mereka yang dibagikan lokasi ini. 4. Tak Bagi Kontak Pengguna dengan Facebook Meski kebijakan privasi disebutkan pengguna harus setuju dengan integrasi data WhatsApp dan Facebook atau pihak ketiga, WhatsApp menegaskan pihaknya tidak membagikan daftar kontak pengguna dengan Facebook. "Kami hanya mengakses nomor telepon dari buku alamat (daftar kontak) untuk membuat perpesanan cepat dan dapat diandalkan. Kami tidak membagikan daftar kontak pengguna dengan aplikasi lain yang ditawarkan Facebook," kata WhatsApp. 5. Tak bagi data ke Facebook untuk Iklan WhatsApp mengklaim, grup WhatsApp bersifat tetap privat. "Kami tidak membagikan data ini dengan Facebook untuk kebutuhan iklan. Kami tekankan lagi, pesan pribadi dilindungi oleh enkripsi end-to-end sehingga kami tidak bisa melihat konten di dalamnya," kata WhatsApp. 6. Pengguna dapat mengatur pesan untuk menghilang otomatis Untuk menambah level privasi, pengguna WhatsApp bisa memilih mengaktifkan pesan untuk menghilang otomatis, segera setelah dikirim. Caranya adalah: Buka chat WhatsApp Tap nama kontak Tap "Dissapearing Messages", tap "Continue" Pilih "ON" 7. Pengguna bisa unduh data WhatsApp mereka WhatsApp memastikan pengguna dapat mengunduh dan melihat informasi apa saja yang dimiliki pihak WhatsApp dari si pengguna. Untuk meminta laporan data ini, pengguna bisa: Masuk ke WhatsApp Setting (Pengaturan WhatsApp) > pilih Account > Request Account Info (Minta Info Akun) Tap Request Report. Layar ponsel akan memberikan update berisi "Request Sent" atau permintaan akan laporan telah dikirimkan ke pihak WhatsApp.
  2. Sekitar dua bulan lalu, Nintendo mengonfirmasi layanan online untuk konsol gim Wii U dan 3DS mereka, yakni Nintendo Network ID (NNID) diretas oleh orang tak dikenal. Alhasil, ada sekitar 160 ribu akun pengguna Nintendo yang dibobol dan informasi mereka terancam bocor di internet. Namun, kabar terkini menyebutkan angka akun NNID yang dibobol lebih tinggi dari pernyataan awal perusahaan asal Jepang tersebut. Total akun Nintendo yang diretas pada April 2020 mencapai 300 ribu setelah diinvestigasi lebih lanjut lagi. Ini berarti, sejak April hingga Juni saat ini ada penambahan sekitar 140 ribu akun diketahui dibobol oleh hacker. Perusahaan juga menyatakan, saat ini sudah mengambil langkah keamanan tambahan agar aksi serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. "Hanya segelintir akun yang dibobol dipakai pelaku peretasan untuk pembelian di dalam gim, dan saat ini proses pengembalian uang kepada pelanggan hampir selesai," ucap Nintendo. Bisa Belanja di Dalam Gim Informasi, NNID merupakan layanan online yang dibuat untuk 3DS dan Wii U dimana pengguna dari kedua platform gim tersebut untuk download konten dan hubungkan konsol mereka ke sistem pembayaran digital. Meski sudah membuat sistem baru untuk digunakan di konsol anyar mereka Nintendo Switch, pengguna 3DS dan Wii U masih dapat menautkan akun mereka. Ini berarti hacker belanja di toko My Nintendo dan Nintendo eShop menggunakan uang virtual atau uang dari layanan PayPal milik korban yang telah terhubung dengan akun. Tak hanya itu, informasi nickname, tanggal lahir, dan alamat email korban pun terancam disebar di dunia maya. Pengguna Tak Sadar Aksi Peretasan Kabar aksi peretasan akun Nintendo ini pertama kali dilaporkan oleh pemilik Nintendoite, Pixelpar. Dikutip dari BGR, Rabu (22/4/2020), dia mendapati ada pihak yang tak dikenal yang berusaha menggunakan akun Nintendo miliknya. Ia mengatakan, password akun Nintendo miliknya menggunakan kata unik dan PC-nya tidak diretas.
  3. Version 8.5.85.894

    12 downloads

    Spotify is the top 1 music streaming platform with a huge number of users. According to statistics in 2015, the application has reached the milestone of 60 million users (including 15 million paid users), an impressive number. What made Spotify the best music streaming platform today? Listen to the right music and podcasts It can be said that Spotify is the “king” in the field of providing music online as this application owns a huge music store with over 40 million songs. All are copyrighted music of high quality. The application constantly updates the new songs and albums to help users quickly find the song they want. Just like regular music stream services, you can find any song by entering the song title, artist name or album name in the search box above the application. Click on “Show all results” to let the application display the entire search results. Compared to rivals like Apple Music or Pandora, Spotify has a huge music store than its rivals. You can find a song of any genre like Pop, EDM, Hard Rock, Jazz, K-Pop, etc., for free. In the free version, you will enjoy the songs in blending mode, ie the application will play any song related to the song you searched for initially, and you are not allowed to select songs you want to listen to. How to install Spotify? Download the file Spotify On your Android phone, open the downloaded file Spotify_v8.5.58.954 (MOD v1).apk. Tap Install. Follow the steps on the screen.
  4. core -> front -> global -> sidebar All delete and paste this code: {{if (isset( \IPS\Output::i()->sidebar['enabled'] ) and \IPS\Output::i()->sidebar['enabled'] ) && ( ( isset( \IPS\Output::i()->sidebar['contextual'] ) && trim( \IPS\Output::i()->sidebar['contextual'] ) !== '' ) || ( isset( \IPS\Output::i()->sidebar['widgets']['sidebar'] ) && count( \IPS\Output::i()->sidebar['widgets']['sidebar'] ) ) || ( \IPS\Dispatcher::i()->application instanceof \IPS\Application AND \IPS\Dispatcher::i()->application->canManageWidgets() ) )}} <div id='ipsLayout_sidebar' class='ipsLayout_sidebar{$position} {{if !( isset( \IPS\Output::i()->sidebar['contextual'] ) && trim( \IPS\Output::i()->sidebar['contextual'] ) !== '' ) && ( !isset( \IPS\Output::i()->sidebar['widgets']['sidebar'] ) || !count( \IPS\Output::i()->sidebar['widgets']['sidebar'] ) ) && \IPS\Dispatcher::i()->application->canManageWidgets()}}ipsLayout_sidebarUnused{{endif}}' data-controller='core.front.widgets.sidebar'> <div class='ibtFloatSidebar'> {{if isset( \IPS\Output::i()->sidebar['contextual'] ) && trim( \IPS\Output::i()->sidebar['contextual'] ) !== ''}} <aside id="elContextualTools" class='ipsClearfix' {{if isset( \IPS\Output::i()->sidebar['sticky'] )}}data-ipsSticky{{endif}}> {expression="\IPS\Output::i()->sidebar['contextual']" raw="true"} </aside> {{endif}} {{if isset(\IPS\Output::i()->sidebar['widgets']['sidebar']) and count( \IPS\Output::i()->sidebar['widgets']['sidebar'] ) and ( \IPS\core\Advertisement::loadByLocation( 'ad_sidebar' ) ) }} {advertisement="ad_sidebar"} <br><br> {{endif}} {template="widgetContainer" group="global" app="core" params="'sidebar', 'vertical'"} </div></div> {{endif}} <script> // "stick" content handler in the right column (function(){ var a = document.querySelector('.ibtFloatSidebar'), b = null, K = null, Z = 0, P = 0, N = 0; // if P replaces zero with a number, then the block will stick until the top edge of the browser window reaches the top edge of the element, if N - the bottom edge reaches the bottom edge of the element. May be a negative number window.addEventListener('scroll', Ascroll, false); document.body.addEventListener('scroll', Ascroll, false); function Ascroll() { (function(jQuery) { var c = document.querySelector('#ipsLayout_mainArea'), Rc = c.getBoundingClientRect(), Ra = a.getBoundingClientRect(), R1bottom = Rc.bottom; if (b == null) { var Sa = getComputedStyle(a, ''), s = ''; for (var i = 0; i < Sa.length; i++) { if (Sa[i].indexOf('overflow') == 0 || Sa[i].indexOf('padding') == 0 || Sa[i].indexOf('border') == 0 || Sa[i].indexOf('outline') == 0 || Sa[i].indexOf('box-shadow') == 0 || Sa[i].indexOf('background') == 0) { s += Sa[i] + ': ' +Sa.getPropertyValue(Sa[i]) + '; ' } } b = document.createElement('div'); b.className = "stopSticky"; b.style.cssText = s + ' box-sizing: border-box; width: ' + a.offsetWidth + 'px;'; a.insertBefore(b, a.firstChild); var l = a.childNodes.length; for (var i = 1; i < l; i++) { b.appendChild(a.childNodes[1]); } } // calculate the height of the column a.style.height = b.getBoundingClientRect().height + 'px'; a.style.padding = '0'; a.style.border = '0'; var Rb = b.getBoundingClientRect(), Rh = Ra.top + Rb.height, W = document.documentElement.clientHeight, R1 = Math.round(Rh - R1bottom), R2 = Math.round(Rh - W); if (Ra.bottom < R1bottom) { if((Rc.height > Rb.height) /*&& (Rb.height > W)*/) { // check that the column height is greater than the content height if (Rb.height > W) { if (Ra.top < K) { // scroll down //console.log('scroll down'); if (R2 + N > R1) { // не дойти до низа //if ((Rb.bottom - W + N < 0) && (Rb.top - P < 0)) { // pick up if ((parseInt(Rb.bottom) - W + N) <= 0/* && (Rb.top + W < 0)*/) { // pick up b.className = 'startSticky'; b.style.top = W - Rb.height - N + 'px'; Z = N + Ra.top + Rb.height - W; } else { b.className = 'stopSticky'; b.style.top = -Z + 'px'; } } else { b.className = 'stopSticky'; b.style.top = -R1 + 'px'; Z = R1; } } else { // scroll up //console.log('scroll up'); if (Ra.top - P < 0) { // do not reach the top if (Rb.top - P >= 0) { // pick up b.className = 'startSticky'; b.style.top = P + 'px'; Z = Ra.top - P; } else { b.className = 'stopSticky'; b.style.top = -Z + 'px'; } } else { b.className = ''; b.style.top = ''; Z = 0; } } K = Ra.top; } else { if ((Ra.top - P) <= 0) { if ((Ra.top - P) <= R1) { b.className = 'stopSticky'; b.style.top = -R1 + 'px'; } else { b.className = 'startSticky'; b.style.top = P + 'px'; } } else { b.className = ''; b.style.top = ''; } } } else { // if the height of the content is less than the height of the column, then we "beat" the column to the top Z = 0; b.className = 'stopSticky'; b.style.top = Z + 'px'; } window.addEventListener('resize', function() { a.children[0].style.width = getComputedStyle(a, '').width }, false); } })(jQuery) } })() </script> In custom.css add #ipsLayout_mainArea {height: auto;} .startSticky {position: fixed; z-index: 101;} .stopSticky {position: relative; z-index: 101;} Done. Comments me too lazy to translate and rewrite, sorry. Everything should work in version 4.1 / 4.2 / 4.3 on any templates (where the sidebar is standard, not redone) Result:
  5. Apakah selama ini Anda tidak terlalu memikirkan usus Anda? Untuk diketahui, usus menjadi tempat hidup koloni bakteri dari berbagai jenis. Sebagian bakteri merupakan bakteri baik, sedangkan sebagian lain merupakan bakteri jahat. Setiap hari terjadi pertempuran antara bakteri baik dan jahat di dalam perut. Dalam banyak kesempatan, sayangnya, bakteri jahat memenangkan pertempuran sehingga sistem kekebalan tubuh dan kesehatan secara umum bisa terganggu. Bila mikrobioma usus tidak seimbang, banyak gangguan kesehatan dan ketidaknyamanan yang bisa terjadi. Tubuh mungkin terasa kehabisan energi, kulit kusam, sering mengalami pilek dan flu, susah konsentrasi, metabolisme terganggu dan sejumlah kondisi lainnya. Sebagian ilmuwan bahkan mengatakan usus yang tidak sehat akhirnya dapat menyebabkan penyakit jantung, obesitas, asma dan bahkan kanker. Kabar baiknya, terdapat banyak hal yang bisa dilakukan untuk mengembalikan keseimbangan microbioma. Tentu saja, mengonsumsi makanan bersih yang sarat dengan buah segar, sayuran, lemak sehat dan protein adalah cara memulai yang tepat. Mengelola stres, cukup tidur dan menjalani gaya hidup aktif adalah cara lain untuk menjaga tubuh tetap sehat. Namun bahkan ketika kita melakukan semua hal dengan benar, tubuh masih memerlukan bantuan untuk memulihkan keseimbangan. Di sinilah probiotik memiliki peran. Probiotik adalah bakteri hidup dan ragi yang dapat membantu memulihkan koloni bakteri baik di sistem pencernaan. Apa itu Probiotik? Probiotik adalah bakteri hidup dan ragi yang baik untuk kesehatan, terutama sistem pencernaan. Bakteri biasanya dianggap sebagai kuman yang menyebabkan penyakit. Tapi tidak semua bakteri menyebabkan penyakit. Tubuh pada dasarnya dipenuhi bakteri baik dan jahat. Probiotik sering disebut sebagai bakteri “baik” atau “bermanfaat” karena membantu menjaga kesehatan usus. Anda bisa menemukan probiotik dalam suplemen dan beberapa makanan, seperti yogurt. Dokter sering menyarankan mengkonsumsi probiotik untuk membantu masalah pencernaan. Cara Kerja Probiotik Terdapat beberapa cara probiotik dapat membuat Anda tetap sehat. Bila tubuh kehilangan bakteri “baik”, misalnya setelah minum antibiotik, asupan probiotik dapat membantu menggantikannya. Asupan probiotik juga membantu menyeimbangkan bakteri “baik” dan “buruk” untuk menjaga agar tubuh tetap bekerja sebagaimana mestinya. Probiotik membantu pula menjaga kesehatan usus sehingga sistem kekebalan tubuh dapat melawan patogen dan menjaga tubuh agar tetap sehat. Manfaat Probiotik Probiotik membantu transportasi makanan melalui usus dengan mempengaruhi saraf yang mengendalikan gerakan usus. Beberapa masalah kesehatan yang bisa dirawat menggunakan probiotik antara lain: Irritable bowel syndrome Inflammatory bowel disease (IBD) Diare karena infeksi (disebabkan oleh virus, bakteri, atau parasit) Diare terkait penggunaan antibiotik Terdapat juga beberapa penelitian yang menunjukkan probiotik berguna untuk masalah kesehatan lain seperti: Masalah kulit, seperti eksim Kesehatan kemih dan vagina Mencegah alergi dan pilek Masalah kesehatan mulut Tanda Tubuh Memerlukan Lebih Banyak Probiotik Berikut adalah beberapa kondisi dimana tubuh kemungkinan besar memerlukan asupan probiotik. 1. Minum atau telah minum antibiotik dalam lima tahun terakhir Antibiotik dapat membantu tubuh menyembuhkan diri saat menderita infeksi. Tapi tahukah Anda selain membunuh kuman, antibiotik juga menghancurkan semua bakteri baik di usus? Konsumsi antibiotik dalam jangka panjang membuat sistem pencernaan menderita dan kekurangan bakteri baik. Obat lain yang juga merampok bakteri baik dari usus termasuk pil KB, obat penghilang rasa sakit, dan obat antiinflamasi. 2. Mengalami keracunan makanan Saat mengalami keracunan makanan, derita yang terjadi akan sulit dilupakan, selain juga meninggalkan dampak pada usus. Keracunan makanan menghancurkan bakteri sehat sementara bakteri jahat semakin berkembang biak. Jika Anda tidak mengisi kembali usus dengan bakteri baik setelah keracunan makanan, kemungkinan kesehatan akan terganggu. 3. Mengalami gangguan sistem pencernaan Usus yang sering terganggu yang ditandai sakit perut, konstipasi, diare atau intoleransi makanan merupakan tanda-tanda yang tidak boleh dibiarkan. Gejala tersebut bisa menjadi pertanda tubuh tidak memiliki cukup bakteri sehat di perut sehingga memerlukan probiotik. 4. Mengalami masalah kulit Kulit kering kronis, eksim, atau bahkan kulit kusam dan tidak bercahaya bisa jadi pertanda Anda tidak memiliki cukup bakteri sehat di perut. 5. Sering sakit Apakah Anda merasa setelah sembuh dari flu hanya akan mengalami flu lagi pada minggu berikutnya? Hal ini merupakan indikasi sistem kekebalan tubuh terganggu dan usus berada dalam kondisi tidak sehat. 6. Tubuh mengalami masalah jamur Setiap jenis masalah dengan jamur adalah pertanda tubuh tidak memiliki cukup bakteri baik di jalur pencernaan. 7. Mengalami depresi Sembilan puluh lima persen serotonin (hormon bahagia) diproduksi di perut. Jika usus tidak bahagia dan penuh bakteri jahat, tubuh tidak akan memiliki cukup serotonin. Setelah kondisi usus kembali normal, mood akan membaik dan pandangan hidup jadi lebih positif. Cara Mendapatkan Lebih Banyak Probiotik Sumber makanan probiotik teratas meliputi: Keju tidak dipasteurisasi Mentega susu Minyak ikan cod fermentasi Kefir Kombucha Miso Kimchi Sauerkraut Acar Tempe Cuka sari apel (apple cider vinegar) Yogurt Tips Memilih Suplemen Probiotik Terbaik Tidak semua orang suka dan bisa menjangkau berbagai makanan yang disebutkan dalam daftar di atas. Jika hal ini yang terjadi, Anda harus mempertimbangkan untuk mengkonsumsi suplemen probiotik. Saat hendak berbelanja suplemen probiotik berkualitas, Anda harus sangat berhati-hati. Banyak probiotik hanya mengandung filler (pengisi) dan bakteri mati yang sama sekali tidak bermanfaat untuk usus. Suplemen probiotik terbaik adalah yang mencakup jumlah strain bakteri paling beragam. Berbagai jenis bakteri probiotik memiliki fungsi yang berbeda dan terkonsentrasi di berbagai lokasi di saluran pencernaan. Suplemen probiotik yang mengandung banyak strain bakteri umumnya lebih efektif daripada yang mengandung sedikit strain.
  6. Daging sapi banyak digunakan dalam berbagai resep makanan. Daging sapi sebaiknya digunakan setidaknya dua hari setelah dibeli untuk menjaga kualitasnya. Daging sapi yang sudah berlendir atau lengket dan memiliki bau yang tak sedap bisa menjadi pertanda daging sudah busuk. Bakteri Patogen Bakteri sangat mudah hidup pada daging sapi, terlebih bila terkena atau berkontak dengan udara disekitar. Bakteri patogen berkembang biak dalam daging sapi yang telah busuk karena pendinginan yang kurang atau tidak cukup. Bakteri seperti Escherichia coli O157: H7, Salmonella, Staphylococcus aureus, dan Campylobacter jejuni berpotensi tumbuh pada daging sapi dalam suhu ruangan yang bisa menyebabkan keracunan makanan. Keracunan makanan menyebabkan diare dan muntah-muntah, dan dalam kasus ekstrim bisa membahayakan jiwa. Bakteri Pembusukan Bakteri juga tetap dapat berkembang biak pada daging sapi yang didinginkan atau dibekukan pada waktu yang sangat lama. Pendingin atau kulkas harus dijaga pada suhu 40 derajat Fahrenheit, setara dengan 1-5 derajat Celcius atau kurang setiap saat. Daging busuk dapat menjadi tempat hidup bakteri yang disebut Listeria monocytogenes dan menyebabkan berbagai macam penyakit yang gejala awalnya seperti flu. Bakteri tersebut dapat menyebabkan meningitis, ensefalitis, dan septikemia, serta memicu infeksi intrauterine atau leher rahim pada wanita hamil. Menurut US Food and Drug Administration (BPOM nya amerika), bakteri pada daging busuk mungkin tidak menunjukkan gejala pada orang yang sehat. Kelompok yang paling rentan terhadap bakteri ini adalah pasien kanker, orang tua, dan wanita hamil. Tingkat kematian akibat penyakit Listeria monocytogenes adalah sekitar 70 persen dengan kurang dari 500 kematian per tahun di Amerika Serikat. Saran Daging sapi busuk memiliki ciri-ciri lengket saat disentuh dan memiliki warna yang tidak menarik. Bagaimanapun juga, mengkonsumsi daging segar akan lebih aman. Cara terbaik agar daging tetap awet adalah dengan mendinginkan pada suhu yang direkomendasikan serta segera mengkonsumsinya segera setelah dibeli.
  7. Biasanya orang harus bangun pagi buta demi tidak terjebak kemacetan saat berangkat kerja. Kadang sepulang kerja pun masih ingin nongkrong bersama teman dan sahabat. Lelah jelas terasa. Namun di masa-masa karantina seperti sekarang, tidak melakukan apapun tetap saja bikin capek. Dokter Diana Gall dari Doctor 4 U mengungkapkan suatu hal yang normal jika Anda merasakan lelah saat tak melakukan apapun. "Saat Anda kurang aktivitas fisik, dan tubuh menghabiskan banyak waktu di posisi yang sama, bisa jadi duduk atau rebahan, kemampuan tubuh mengambil oksigen menurun dan Anda akan merasakan energi dan motivasi Anda drop," jelas Gall mengutip dari Metro. Dia menggarisbawahi rasa lelah timbul karena tubuh kurang stimulasi gerak. Jika Anda tidak aktif bergerak, makin sedikit oksigen yang masuk ke darah kemudian meningkatkan rasa lelah. "Cara terbaik yang bisa Anda lakukan agar lebih berenergi, seperti meningkatkan kadar serotonin, adalah dengan melakukan aktivitas fisik sehari-hari," katanya. Dia memberikan contoh dengan berjalan keluar ruangan, olahraga, jika Anda bekerja dengan laptop sebaiknya bekerja sambil berdiri. Kemudian jika biasanya Anda menonton televisi untuk mengisi waktu, coba untuk melakukan permainan yang mengasah otak, membaca atau menelepon teman. "Ini memang bukan aktivitas fisik tapi aktivitas ini menuntut konsentrasi yang mana bisa menghilangkan rasa lelah," imbuhnya. Selain aktivitas fisik, Anda pun perlu memastikan asupan makanan. Selama karantina, Gall mengingatkan untuk memenuhi kebutuhan sayur dan buah juga tak lupa air untuk menghidrasi tubuh.
×
×
  • Create New...