Jump to content

merahputih

Member
  • Posts

    39
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    1

merahputih last won the day on June 25 2014

merahputih had the most liked content!

Profile Information

  • Gender
    Male

merahputih's Achievements

  1. Udin bergegas pulang malam itu menggunakan Honda Tiger 2000 berwarna merah hati selepas merampungkan pekerjaan. Jam menunjukkan pukul 21.30, kalender mencatat tanggal 13 Agustus 1996. Raut wajahnya nampak tegang dan gelisah. Tidak nyana nasib buruk memang menimpanya malam itu. Ia diserang pria tak dikenal tak lama setelah menginjakkan kaki di rumah. Ia dipukul, kepala dihantam, dan perut disodok besi. Udin terluka parah tak sadarkan diri. Ia dibawa ke RSU Jebugan Bantul sebelum akhirnya dipindahkan ke RS Bethesda Yogyakarta untuk menjalani perawatan intensif. Tiga hari kemudian, Jumat 16 Agustus 1996, tepat hari ini 25 tahun yang lalu, pihak RS Bethesda memberi kabar: Operasi tak mampu menghentikan pendarahan hebat di kepala. Nyawa Udin tak tertolong. Ia meninggal dunia pukul 16.50. Meninggalnya Udin adalah bukti betapa brutalnya rezim Orde Baru yang tak menghargai nyawa manusia. Udin tewas tanpa tahu siapa yang membunuhnya dan apa motif di belakangnya. Melawan Tiran “Mas Udin selalu bilang, kalau memang ada kesalahan, ya, harus diberitakan sesuai fakta. Memang begitu kerjanya wartawan,” kata Marsiyem, istri Udin, kepada Rappler Indonesia pada 2015 silam. Udin, yang punya nama lengkap Fuad Muhammad Syafruddin, adalah wartawan surat kabar harian asal Yogyakarta, Bernas. Semasa bekerja sebagai wartawan, Udin sudah banyak menulis laporan yang membikin telinga penguasa panas. Sebelum meninggal, Udin disibukkan dengan peliputan pemilihan Bupati Bantul untuk masa jabatan 1996-2001. Ia mengikuti tiap perkembangan peristiwa dengan saksama. Pemilihan saat itu dianggap alot dan rumit. Pasalnya, terdapat tiga calon yang maju dan semuanya berlatar belakang militer. Satu calon yang mencolok ialah sang petahana, Sri Roso Sudarmo. Keikutsertaan Sri Roso sebetulnya cukup mengejutkan. Pasalnya, menurut Danrem 072/Pamungkas Kolonel (Inf.) Abdul Rahman Gaffar, Sri Roso bakal dipindahtugaskan ke daerah lain. Entah mengapa yang terjadi justru sebaliknya. Masuknya kembali Sri Roso ke gelanggang memicu Udin membongkar borok pemerintahan. Selama memegang kendali kekuasaan, Sri Roso dianggap tidak kompeten dan penuh praktik KKN (Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme). Maka, jadilan laporan-laporan yang sarat kritik macam “Tiga Kolonel Ramaikan Bursa Calon Bupati Bantul,” “Soal Pencalonan Bupati Bantul: Banyak ‘Invisible Hand’ Pengaruhi Pencalonan,” “Di Desa Karangtengah Imogiri, Dana IDT Hanya Diberikan Separo,” hingga “Isak Tangis Warnai Pengosongan Parangtritis.” Tak cuma menyerang Suroso, laporan Udin juga menampar Orde Baru yang kala itu telah berada di senja kala kekuasaan. Laporan paling bikin gempar adalah soal surat kaleng yang menuturkan ada calon bupati yang diduga kuat bakal memberikan dana sebesar satu miliar rupiah kepada Yayasan Dharmais milik Soeharto. Walaupun tidak dijelaskan siapa calon yang dimaksud, belakangan jelas bahwa sosok tersebut adalah Sri Roso. Hal ini dibuktikan dengan penemuan “surat pernyataan” bersegel yang ditulis dan ditandatangani oleh Sri Roso. Surat tersebut menjelaskan bahwa Sri Roso setuju “membantu” pendanaan Yayasan Dharmais apabila terpilih sebagai Bupati Bantul periode 1996-2001. Udin bukannya tak khawatir dengan semua laporan yang ditulisnya. Ia sadar sedang melawan tiran. Berkali-kali ia sadar tengah diikuti orang tak dikenal yang mengawasi gerak-geriknya. Namun rasa takut tak menghentikan niatnya untuk menulis dan menyebarkan kebenaran kepada publik. Keberanian itu pula yang menuntunnya pada laporan terakhir tentang dugaan kasus korupsi pembangunan jalan. Tulisan yang kelak diberi judul “Proyek Jalan 2 Km, Hanya Digarap 1,2 Km” tersebut terbit sehari sebelum Udin meninggal. Isi laporannya: memblejeti kejanggalan proyek peningkatan jalan di ruas Tamantirto-Pengkolan, Kasihan, Bantul. Yang Ditangkap adalah Tumbal Kasus Udin menemui jalan buntu. Polisi tak bekerja maksimal dalam mengusut tuntas pembunuhan tersebut. Beberapa rekan Udin akhirnya membuat tim investigasi pencari fakta. Berdasarkan penyelidikan, tim menyimpulkan bahwa tewasnya Udin tak bisa dilepaskan dari berita-berita yang ia tulis. Laporan Udin dipandang memancing kemarahan penguasa. Dalang di balik pembunuhan Udin mengerucut pada satu nama: Sri Roso. Tentu Sri Roso menolak hasil penyelidikan itu. Sepekan setelah kematian Udin, Sri Roso menggelar konferensi pers dan menyatakan sama sekali tak terlibat dalam pembunuhan. Pernyataan Sri Roso juga dipertegas kepolisian. Diwakili Kapolres Bantul, Letkol Pol Ade Subardan, polisi mengatakan kasus Udin tak punya dalang dan pembunuhnya akan ditangkap dalam kurun waktu tiga hari. Polisi memang menangkap “pelaku” pembunuhan Udin. Ia bernama Dwi Sumaji alias Iwik yang bekerja sebagai sopir di perusahaan iklan. Masalahnya, Iwik bukanlah pelaku sebenarnya. Ia hanya tumbal. Dalam persidangan tertanggal 5 Agustus 1997, Iwik dipaksa mengaku bahwa ia membunuh Udin. Iwik terpaksa mengaku di bawah ancaman dan pengaruh alkohol yang disuplai Serma Pol Edy Wuryanto alias Franki, Kanitserse Polres Bantul. Iwik dijadikan tumbal untuk melindungi kepentingan bisnis, politik, serta nama baik Sri Roso. Pada November 1997, pengadilan akhirnya memvonis bebas Iwik. Majelis hakim berpendapat tidak ada bukti yang menguatkan Iwik adalah pelaku pembunuhan. Penangkapan Iwik adalah satu dari sekian keganjilan pengusutan kasus Udin. Sebelumnya, muncul pengakuan Tri Sumaryani yang menyatakan diiming-imingi sejumlah uang oleh “oknum tertentu” jika bersedia berkata pada publik dan persidangan bahwa ia berselingkuh dengan Udin. Perselingkuhan tersebut, menurut Tri Sumaryani, membikin suaminya murka dan akhirnya membunuh Udin. Belum lagi masalah barang bukti yang dihilangkan. Lagi-lagi yang bertanggung jawab ialah Edy Wuryanto. Edy melarung sampel darah serta mengambil buku catatan milik Udin. Alasannya, kata Edy, demi “kepentingan penyelidikan dan penyidikan.” Tindakan Edy digugat oleh istri Udin. Pada April 1997, Majelis hakim menyatakan Edy bersalah dan dianggap melakukan tindakan melanggar hukum. Namun ketika itu Edy hanya dimutasi ke Mabes Polri, alih-alih dijerat hukuman. Pada 2003, aa dihukum 10 bulan atas kasus menggelapkan barang bukti. Belum ada tanda-tanda kasus Udin bakal diselesaikan secara tuntas kendati telah berlalu dua dekade. Aparat masih belum bisa mengungkap siapa dalang yang membunuh Udin dan apa motif yang melatarinya. Sri Roso memang dicokok polisi, namun bukan karena terlibat dalam pembunuhan melainkan gara-gara kasus suap kepada Yayasan Dharmais. Orde Baru sudah tumbang dan tergantikan oleh reformasi. Sayang, kebebasan pers masih punya pekerjaan rumah besar yang belum terselesaikan. Dan kasus Udin mengingatkan kita akan hal itu.
  2. Para pemilih di Amerika Serikat akan menentukan pada 3 November mendatang, apakah Donald Trump akan tetap menempati Gedung Putih selama empat tahun mendatang. Presiden dari Partai Republik itu ditantang oleh kandidat Partai Demokrat, Joe Biden, yang dikenal sebagai Wakil Presiden-nya Barack Obama dan telah berkecimpung di ranah politik AS sejak 1970-an. Ketika hari-H pemilihan presiden kian mendekat, sejumlah lembaga pembuat jajak pendapat akan berupaya menangkap suara warga AS dengan bertanya kepada para pemilih: siapa kandidat yang akan mereka pilih. Kami akan terus memantau berbagai jajak pendapat itu seraya berupaya menganalisis apa yang bisa diketahui dan tidak ketahui tentang siapa yang akan memenangi pilpres. Bagaimana performa kedua kandidat secara nasional? Jajak pendapat nasional adalah panduan yang baik untuk mengetahui seberapa populer seorang kandidat di seantero negeri, namun jajak pendapat semacam itu tidak serta-merta menjadi alat yang bagus untuk memprediksi hasil pemilu. Pada 2016, misalnya, Hillary Clinton memimpin pada sejumlah jajak pendapat dan memenangi hampir tiga juta suara lebih banyak ketimbang Trump. Tapi, dia tetap kalah—karena AS menggunakan sistem pemilihan electoral college sehingga meraih suara terbanyak tidak lantas menjamin seorang kandidat menang pilpres. Lepas dari catatan itu, Joe Biden selalu lebih unggul dari Donald Trump di jajak pendapat nasional selama sepanjang tahun ini. Angka yang diraih mencapai kisaran 50% dalam beberapa pekan terakhir dan pada beberapa kesempatan unggul 10 angka. Namum, Trump cenderung bangkit dalam beberapa hari terakhir. Perbedaan kondisi sekarang dengan empat tahun lalu, jajak pendapat pada 2016 kurang begitu jelas dan hanya beberapa poin yang memisahkan antara Trump dan Hillary Clinton ketika hari-H kian dekat. Negara bagian mana yang menjadi penentu dalam pilpres kali ini? Seperti yang ditemukan Hillary Clinton pada 2016, jumlah suara yang diraih kurang penting ketimbang dari mana suara tersebut dimenangkan. Kebanyakan negara bagian hampir selalu jelas haluan politiknya. Artinya, dalam kenyataan hanya ada segelintir negara bagian yang menghadirkan peluang menang yang sama bagi kedua kandidat. Tempat-tempat inilah yang kemudian menentukan kemenangan (atau kekalahan) seorang kandidat sehingga muncul istilah 'battleground states' alias negara-negara bagian kunci yang menjadi medan pertarungan. Dalam sistem pemilihan electoral college yang AS gunakan untuk memilih presiden, setiap negara bagian mendapat jumlah suara tertentu berdasarkan populasinya. Ada sebanyak 538 suara electoral college yang diperebutkan, sehingga seorang kandidat memerlukan 270 untuk menang. Seperti yang ditunjukkan pada peta, beberapa negara bagian yang menjadi medan pertarungan punya suara electoral college lebih banyak dari negara bagian lain. Karenanya, kandidat akan menghabiskan lebih banyak waktu untuk berkampanye di negara bagian-negara bagian tersebut. Siapa yang memimpin di negara bagian kunci? Untuk saat ini, jajak pendapat di semua negara bagian kunci tampak dipimpin Joe Biden. Namun, jalan masih panjang dan berbagai hal bisa berubah dengan cepat, khususnya ketika Donald Trump terlibat. Survei menunjukkan Biden memimpin jauh di Michigan, Pennsylvania, dan Wisconsin—tiga negara bagian sarat sektor industri yang dimenangi Trump dengan selisih kurang dari 1% pada 2016 lalu. Akan tetapi, negara bagian kunci yang dimenangi telak oleh Trump pada 2016 yang bakal paling dirisaukan tim kampanyenya. Selisih kemenangannya di Iowa, Ohio, dan Texas berada pada kisaran 8-10% pada 2016, namun kini dia berkejaran dengan Biden di ketiganya. Angka-angka pada jajak pendapat ini mungkin bisa menjelaskan keputusan Trump dalam mengganti manajer tim kampanyenya pada Juli lalu serta mengapa dia kerap menyebut "jajak pendapat palsu". Meski demikian, pasar taruhan jelas belum menganggap Trump sudah keok. Prediksi terkini menyebut peluang kemenangan Trump pada 3 November adalah satu banding tiga. Seberapa jauh pandemi Covid-19 mempengaruhi peluang kemenangan Trump? Pandemi virus corona telah mendominasi tajuk utama media di AS sejak awal tahun dan respons terhadap aksi Presiden Trump bisa ditebak terbagi dua berdasarkan garis partai. Dukungan atas kebijakan-kebijakannya memuncak pada pertengahan Maret setelah dia mengumumkan darurat nasional dan menyediakan US$50 miliar bagi semua negara bagian untuk menghentikan penyebaran virus. Pada titik ini, 5% warga AS mendukung tindakannya, berdasarkan data lembaga Ipsos. Namun, sokongan dari pemilih Partai Demokrat menghilang setelah itu. Sementara simpatisan Partai Republik terus mendukung Trump. Namun, data terkini menunjukkan bahwa para pendukung Trump mulai mempertanyakan tindakan-tindakannya seiring dengan wilayah selatan dan barat AS menghadapi gelombang baru pandemi. Sokongan dari simpatisan Partai Republik merosot hingga 78% pada awal Juli. Inilah yang mungkin menjelaskan mengapa akhir-akhir dia mencoba mengubah pesannya soal virus corona. Alih-alih berkata virus akan "menghilang begitu saja", Trump memperingatkan situasi akan "bertambah buruk sebelum kemudian berangsur membaik". Dia pun memakai masker untuk pertama kali dan meminta warga AS memakainya, disertai kata-kata "[masker] ini akan berdampak" dan menggunakan masker menunjukkan "patriotisme". Sebuah model yang diciptakan para pakar Universitas Washington memprediksi angka kematian akan melampaui 230.000 pada 1 November—dua hari sebelum pilpres. Apakah kita bisa mempercayai jajak pendapat? Mudah untuk tak lagi mempercayai jajak pendapat dan mengatakan metode itu salah pada 2016, kata-kata yang kerap diutarakan Presiden Trump. Namun, itu tidak sepenuhnya benar. Banyak jajak pendapat memang menyebut Hillary Clinton unggul beberapa angka persentase, namun itu tidak berarti metode tersebut salah. Toh Hillary meraup tiga juta suara lebih banyak ketimbang Trump. Para lembaga jajak pendapat memang menemui sejumlah kendala pada 2016 — terutama kegagalan memberikan keterwakilan yang layak pada pemilih tanpa gelar sarjana. Ini artinya keunggulan Trump di sejumlah negara bagian kunci tidak terdeteksi sampai tahap akhir persaingan. Sebagian besar lembaga jajak pendapat kini telah mengoreksi kesalahan itu. Namun tahun ini ada lebih banyak ketidakpastian dari biasanya lantaran pandemi virus corona belum berakhir dan dampaknya pada ekonomi dan cara pemilih menentukan pilihan mereka pada November. Dengan demikian, semua jajak pendapat harus dilihat dengan skeptis, khususnya ketika hari pemilihan masih relatif jauh.
  3. Tujuh investor Libra memilih mundur karena tak ingin bisnisnya terseret dampak kontroversi dari uang digital (crypocurrency) bikinan Facebook tersebut. Bagaimana nasib Libra ke depan? Meski investornya mundur, Facebook masih kekeuh dengan rencana awalnya. Libra Association baru saja mengumumkan 21 anggota pendiri dan para petinggi perusahaan. Senin lalu, mereka berkumpul di Jenewa, Swiss untuk menandatangani piagam Libra Association. Dewan direksi pun sudah dibentuk yang terdiri dari lima orang termasuk David Marcus yang memimpin poject Libra, Andreessen Horowitz (PayU), Kiva Microfunds dan Xapo Holdings. Libra Association adalah organisasi yang mengelola uang Facebook Libra. Organisasi nirlaba ini menargetkan memiliki 28 investor yang memiliki hak voting. Untuk mendapatkan hak voting investor harus mengucurkan dana US$ 10 juta. Sebelumnya, Mastercard, Visa, PayPal, eBay, Stripe, Mercado Pago. Terbaru adalah Booking.com. Libra Facebook merupakan mimpi Mark Zuckerberg untuk mengirim uang semudah kirim pesan. Uang Libra akan digunakan untuk bertransaksi di Facebook dan para investornya. Libra akan dikaitkan dengan mata uang resmi dunia sehingga pergerakan harganya mengikuti mata uang resmi tersebut. Recananya Facebook Libra akan diterbitkan pada Semester I-2020. Namun, Libra mendapat banyak tentang dari bank sentral hingga Presiden Donald Trump. Alasannya, bank sentral tidak bisa mengontrol peredaran uang Libra. Padahal dari sisi pengguna Libra berpotensi berdampak sistemik pada sistem keuangan bila bermasalah.
  4. Alat pembaca pikiran yang ada di film Doraemon mungkin bisa jadi kenyataan. CEO Facebook Mark Zuckerberg ingin membuatnya. Facebook mengungkapkan diskusi Zuckerberg dengan Dr Joe DeRisi dan Dr Steve Quake dari pusat riset yang didanai Zuck dan istrinya Pricillia Chan yaitu Chan Zuckerberg Biohub. Mereka diskusi tentang sebuah teknologi yang menerjemahkan sinyal otak menjadi informasi untuk mesin. Tentu saja Zuck tidak eksplisit menyebut alat Doraemon. Namun, para penggemar Doraemon pasti ingat kucing robot ini punya alat bernama Helm Pembaca Pikiran. "Tujuannya adalah membuatnya jadi kamu bisa berpikir sesuatu dan mengendalikan sesuatu dalam virtual reality atau augmented reality," kata Mark Zuckerberg seperti diberitakan Daily Mail yang dilihat Kamis (24/10/2019). Facebook memang serius dengan teknologi VR melalui Occulus. Occulus terus dikembangkan untuk bisa melakukan antarmuka otak ke komputer. Facebook juga membeli perusahaan bernama CTRL-labs dengan nilai antara USD 500 juta-1 miliar (Rp 7-14 triliun). CTRL-labs lagi mengembangkan alat berbentuk arloji untuk bisa membaca sinyal otak yang dikirimkan ke jari tangan untuk mengendalikan ponsel. Dengan begitu, seseorang bisa menelepon hanya dengan perintah otak, tanpa harus memencet tombol. "Saya punya cukup kapasitas dalam syaraf motorik untuk mengandalikan tangan tambahan. Tinggal berlatih supaya sinyal terbaca di pergelangan tangan. Tapi kalau kemampuan membaca otak Anda terbatas untuk menjadi aktivitas motorik, maka harus ada yang diimplan di tubuh Anda," kata Zuckerberg. The Verge menulis, kalau Zuck mengatakan pihaknya ingin membuat alat yang bisa membaca sinyal otak tanpa arus ditempelkan di tengkorak. Facebook juga ingin membuat AR dan VR menjadi lebih maju lagi dalam 5-10 tahun. "Jangan sampai orang berpikir Facebook mau bedah otak. Saya tidak mau dipanggil Kongres AS gara-gara itu," ujar Zuckerberg.
  5. Bagi seorang turis yang kerap tidak tahu rute jalan kadang suka dikerjai oleh supir taksi yang nakal tujuannya agar argo yang dibayar semakin mahal. Nah, fitur Google Maps akan memberikan peringatan kepada pengguna jika taksi yang dinaikkin menyimpang alias keluar jalur yang seharusnya. Meski alasan tersebut tidak melulu supir nakal karena memang mungkin saja ada penutupan jalan atau mencari jalan yang lebih cepat yang belum diketahui dari Google Maps. Pun demikian alasannya, Google Maps akan tetap memberikan peringatan kepada pengguna jika Taksi yang dinaikkin keluar jalur lebih dari 500 meter, hal ini memberikan agar pengguna tetap waspada dan aman ketika berpergian di kota yang asing. Saat aplikasi ini telah diperbaharui fitur Stay Safe ini akan muncul ketikan pengguna memilih 'Get Direction'. Dilansir detikINET dari Techradar, fitur ini dinamai Stay Safe yang dilaporkan oleh XDA Developers fitur ini pertama kali muncul di India pada awal tahun ini. Kini Fitur tersebut tampaknya sudah digulirkan oleh Google secara global, namun saat ini negara yang sudah mendapatkan baru Amerika Serikat dan Belanda dan semoga negara-negara lainnya akan segera mendapatkan versi terbaru ini. Saat aplikasi ini telah diperbaharui fitur Stay Safe ini akan muncul ketikan pengguna memilih 'Get Direction'.
  6. Presiden RI Joko Widowo menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam untuk para korban tsunami Anyer, Banten, dan Lampung Selatan di Konser HUT ke-35 Slank Indonesia Now di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (23/12/2018) malam. Ucapan belasungkawa ini disampaikan presiden Jokowi melalui rekaman video."Saya juga mengajak kepada semua yang hadir, para Slankers untuk mendoakan saudara-saudara kita yang terkena musibah tsunami. Semoga bisa tabah menjalani cobaan ini," ujar Jokowi di dua layar raksasa di atas panggung. Tak lupa, Jokowi juga mengucapkan selamat ulang tahun kepada Slank. Jokowi berpesan agar band yang didirikan tahun 1983 ini terus berkarya, meneruskan sumbangsih mereka dengan lirik-lirik yang peduli kepada kebaikan bangsa ini. "Mohon maaf saya tidak bisa hadir. Tapi, jangan ragukan dukungan saya untuk Slank," ujar Jokowi mantap. Rencananya, di konser ini, Slank akan membawakan lebih dari 30 lagu. Dengan konsep tentang perempuan, sesuai dengan perayaan Hari Ibu, di konser ini, secara khusus mengundang bintang tamu yang semuanya perempuan.
  7. Saya rasa firefox sekarang lebih baik dibandingkan dulu
  8. Soeharto, presiden ke 2 republik Indonesia yang sangat fenomenal ini memang sangat dikenal sebagian besar rakyat Indonesia, bahkan beberapa orang masih merindukan sosok seperti presiden Soeharto. Terlepas dari segala kontrofersi dari yang beliau lakukan ia akan tetap menjadi bagian sejarah panjang Indonesia, kumpulan foto-foto berikut ini adalah sebagian dari banyaknya foto yang belum terpublikasi hingga kini, beberapa diantaranya bercerita tentang keseharian presiden soeharto saat masih menjabat sebagai presiden Indonesia ke 2.
  9. Selamat hari raya idul adha ndral

  10. Subsidi untuk premium (bensin dengan oktan 88) kata pemerintah Rp. 5.500/liter. Saat ini premium dijual dengan harga Rp. 6.500/liter, artinya harga premium tanpa subsidi adalah Rp. 13.500/liter. Sedangkan harga bensin tanpa subsidi yang dijual oleh swasta di Indonesia (harga ekonomis & sudah dapat untung), yakni pertamax (bensin dengan oktan 92) Rp. 9.500/liter, dan pertamax-plus (bensin dengan oktan 94) Rp. 10.500/liter. Logikanya, premium karena oktannya lebih rendah (kualitas lebih rendah) tentunya harganya (jika tanpa subsidi) adalah dibawah petramax & petramax-plus. Tapi di Indonesia, kok harganya (jika tanpa subsidi) malah lebih mahal daripada bensin dengan oktan yang lebih tinggi (kualitas yang lebih bagus)? Pertanyaannya: 1. Berarti siapakah yang menikmati subsidi Rp. 5.500/liter, dimana dengan konsumsi bensin yang sekian juta kilo liter per-tahun, jika dikalkulasi dengan uang negara/ APBN adalah menghabiskan uang rakyat/APBN sekitar Rp. 200 - 300 trilyun? 2. Apa ada hubungannya dengan mundurnya secara tiba2 ibu Kharen sebagai direktur utama pertamina, begitu Jokowi memenangkan pemilihan presiden 2014? Apalagi setelah mundur, ibu Kharen langsung pergi dan tinggal secara tetap (permanen) di Amerika Serikat. 3. Kenapa, Begitu ibu Kharen yang merupakan bagian dari tim sukses calon Presiden Prabowo ini tiba2 mundur & langsung pergi dan menetap di AS, maka mulai terjadilah kelangkaan BBM & masyarakat mulai gelisah dengan isu kenaikan BBM karena besarnya subsidi BBM per tahun yang ternyata akan mencapai Rp. 300 trilyun bahkan bisa lebih Salam, Koalisi Awam Rakyat Yang Sama Sekali Tak Tahu Misteri Sekitar BBM & Mafia Migas (Minyak & Gas)
  11. ....dan Pepatah yang negatakan " SENJATA MAKAN TUAN " PUN kini ternyata memenuhi fungsinya ......... Note ; Oleh karena itu Mengajarkan sesuatu yang buruk kepada orang lain adalah suatu hal yang sangat Tidak baik dan beriziko besar , karena suatu saat Ia akan berbalik bagaikan BUMERANG kepada sang Guru atau Pengajarnya .... bagaikan HUKUM KARMA.................. Menurut sebuah laporan, jurnalis AS James Foley disiksa dulu, diantaranya lewat "waterboarding", sebelum dipenggal oleh ISIS (REUTERS/Social Media Website via REUTERS TV) Paling sedikit empat sandera Barat yang ditahan ISIS di Suriah, termasuk wartawan Amerika James Foley yang sudah dieksekusi, ternyata mengalami siksaan waterbvoarding pada awal mereka ditahan, lapor Washington Post. "Waterboarding" adalah teknik interogasi terhadap tahanan dengan cara mengikat tangan dan wajah, kemudian kepalanya ditutup, lalu dituangi air. Foley dan warga Barat terculik ISIS lainnya sempat beberapa kali disiksa dengan cara waterboarding, tulis koran itu mengutip sejumlah sumber yang mengetahui penyiksaan tersebut. Sumber-seumber yang terlibat dalam upaya pembebasan para sandera membenarkan bahwa waterboarding telah diterapkan setidaknya pada satu sandera. Waterboarding yang kerap digunakan CIA selama menginterogasi para tersangka teroris setelah Serangan 11 September 2011, dikecam luas berbagai kalangan karena tak beda dengan teknik menenggelamkan kepala manusia ke dalam air. The Post mengutipkan sumber yang benar-benar mengetahui langsung apa yang terjadi pada sandera-sandera ISI. Para sandera, termasuk Foley yang diculik di Suriah utara pada November 2012, disandera di Raqa yang menjadi pusat kekuasaan ISIS. Menurut sumber itu, Foley yang adalah wartawan GlobalPost, Agence France-Presse (AFP dan sejumlah media lainnya, telah disiksa, termasuk dengan waterboarding, demikian AFP.
  12. Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Jatim memberikan keterangan, terkait adanya dugaan manipulasi bea tera metrologi puluhan SPBU di Jatim. Ketua Hiswana Migas Jatim, Rachmad Muhammadiyah, mengakui adanya pemanggilan dari kejati ke sejumlah pemilik SPBU. Menurut dia, Kejati mengirim undangan kepada pemilik SPBU, untuk menyerahkan bukti tera dan bukti pembayaran tera tersebut. "Yang harus dibawa bukti dari uji tera tahun 2007-2012. Jadi kami hanya diminta untuk membawa bukti tersebut, dan dimintai keterangan," ujar Rachmad, Selasa (2/9/2014) malam Rachmad meluruskan, kalaupun ada masalah sebenarnya yang dikejar bukan para pemilik SPBU, tapi pelaku uji tera meteorologi. Karena dugaan adanya kesalahan ini tidak terjadi di satu-dua SPBU, melainkan hampir semua SPBU di Jatim. "Saya tidak bisa berkomentar banyak. Tapi sepertinya ada kesalahan di pihak sana (instansi pengukur uji tera). Apa mungkin uang yang disetorkan tidak sesuai dengan yang kami bayar atau apa, kami tidak tahu," ungkap Rachmad.
  13. Para koruptor kemana ini? Sudah takut sama Pak Jokowi? :D

×
×
  • Create New...