Jump to content

Itsand1

Member
  • Content Count

    9
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    1

Itsand1 last won the day on July 24 2016

Itsand1 had the most liked content!

About Itsand1

  • Rank
    Magang
  • Birthday 05/29/1995

Profile Information

  • Gender
    Male (Laki Laki)

Contact Method

  • Twitter
    https://twitter.com/Itsand1
  • Facebook
    https://www.facebook.com/exjuniors
  • Instagram
    https://www.instagram.com/itsand1/
  • BBM
    7C5a696C

Recent Profile Visitors

513 profile views
  1. DI hari ke-empat ini, banyak keseruan yang didapatkan oleh para penonton The International 6 yang hadir ke Key Arena Stadium. Mulai dari All-Star Match yang sangat seru, hingga munculnya Pitlord ke tengah-tengah penonton pada hari ini. Selain itu ada juga pertandingan yang tak kalah serunya antara beberapa tim terbaik DOTA2 di dunia. Selengkapnya, mari kita baca dibawah ini : Fnatic Vs Team Liquid Laga antara Fnatic, tim yang belum terkalahkan satu game-pun di Main Event TI6 melawan Team Liquid, salah satu tim favorit untuk memenangkan Aegis of Champion tahun ini. Melihat pick Naga Siren yang dilakukan oleh Team Liquid, Fnatic seperti memiliki taktik untuk menyelesaikan game dengan cepat dengan memilih Ember Spirit yang memiliki Damage Output yang tinggi. Hasilnya, pada menit-menit awal Fnatic bisa mendominasi permainan dan dapat memberikan tekanan yang cukup untuk menahan laju perkembangan dari Naga Siren. Sehingga pada menit ke 35, Fnatic sudah hampir menghancurkan seluruh Barracks dari team Liquid, dan memaksa Team Liquid untuk menyerah di Game pertama. Namun di Game kedua, Liquid seperti bangkit dari keterpurukan. Pada menit ke 20, para pemain team Liquid sudah memiliki item-item yang cukup untuk bisa menyelesaikan game. Sayangnya, mereka tidak membeli Black King Bar, padahal hero-hero dari Fnatic dapat dengan mudah dikalahkan jika memiliki Magic Immunity. Alhasil, seluruh keunggulan Team Liquid dapat dibalikkan oleh Fnatic dan Team Liquid harus gugur di posisi 8 besar. Sedangkan Fnatic terus melaju dengan rekor tanpa terkalahkan satu game-pun di Main Even The International 6. EHOME Vs Digital Chaos Pertandingan dua tim papan atas DOTA2, EHOME vs DC berakhir pada nasib buruk dari EHOME jika bertemu dengan tim dari Amerika. EHOME tidak melakukan ban pada Invoker yang di Pick oleh DC, yang tentu saja dimainkan DC.W33 dengan sangat sempurna. Berkali-kali di Early Game, W33 dengan mudahnya melakukan Sunstrike dan mendapatkan banyak kill. Serta agresifitas DC.Moon dengan Timbersaw benar-benar mengunci pergerakan Antimage dari EHOME.iceiceice untuk melakukan farming, sehingga tidak bisa mendapatkan item yang dibutuhkannya. Alhasil, DC menang game pertama dengan sangat meyakinkan. Tapi memang Digital Chaos adalah salah satu tim terbaik dengan menunjukkan kualitasnya di Game kedua. Setiap kesalahan kecil dari EHOME di early game, dimanfaatkan DC untuk meraih keunggulan. Hal itu langsung direspon dengan ganking ke bottom lane secara terus menerus hingga EHOME dapat menyetarakan keadaan. Permainan pun berlangsung seimbang, sampai saat war di Mid Lane pada menit 26 merubah segalanya. W33 dengan Mirana membuat EHOME terkecoh dengan bahaya dari Moo dengan Timbersawnya yang berujung pada kekalahan dari EHOME dan EHOME harus kehilangan Barracksnya. Pertandingan berakhir disaat Resolut1ion dari tim DIgital Chaos melakukan inisiasi kedalam base dari EHOME dan berhasil membuat EHOME terjebak dan harus terpaksa menyerah karena kondisinya sudah tak lagi memungkinkan. EHOME dipaksa gugur lebih awal dan DC terus melaju kebabak selanjutnya. Atas hasil pertandingan-pertandingan diatas, berikut adalah Bracket untuk pertandingan besok Jangan lupa saksikan laga-laga selanjutnya yang masih akan terjadi di Main Event TI6 Kali ini! yang ingin menonton the international 2016 live bisa check di twitch atau di blog.dota2.com
  2. Event pertarungan International terbesar yang akan mempertemukan tim-tim elite DOTA 2 di seluruh dunia akan segera di mulai. Event yang merupakan The Internasional 6 ini akan diadakan di KeyArena Stadium kota Seattle pada tanggal 8-13 Agustus 2016. Belum ada informasi resmi dan jelas mengenai tim-tim mana saja yang akan diundang untuk bertanding nanti di Event utamanya. Informasi jadwal dan pemesanan tiket sudah diumumkan dan bisa kalian cek langsung di Ticketmaster.com mulai tanggal 7 April 2016 nanti, dimana kualifikasi tim-tim yang akan bertanding akan segera dilaksanakan setelah Manila Major nanti, lebih tepatnya dimulai pada 21-24 Juni 2016 untuk Open Qualifier dan 25-28 Juni 2016 untuk Regional Qualifier. Serta untuk tahun ini Valve menghilangkan tipe tiket VIP, supaya penonton bisa langsung duduk bebas diseluruh area penonton yang sudah disediakan. Ada dua jenis tiket yang dijual dan bisa kalian pilih nanti yaitu tiket Midweek dengan harga USD$75 untuk menonton pertandingan kualifikasi dan tiket Final seharga USD$100 untuk menonton pertandingan puncak Final The International. Event The International 6 ini di prediksi banyak kalangan gamer akan menjadi ajang pertandingan terbaik dibanding turnamen-turnamen sebelumnya. Dimana mulai muncul tim-tim kuat dari regionalnya masing-masing serta hadiah yang di pertandingkan selalu meningkat dan acaranya juga makin besar setiap kali diadakan event The International milik Valve ini, menjadikannya event yang layak untuk di tunggu. Untuk informasi selanjutnya staytuned yey....:D
  3. Arcana Vote merupakan sebuah even dimana hampir setiap tahunnya dilakukan oleh Valve, terutama ketika turnamen Dota 2 terbesar yaitu The International tengah berlangsung. Tujuannya? mempersilahkan kepada komunitas pemain untuk memilih hero-hero yang ada (dan tentunya yang belum memiliki Arcana) untuk bersaing dan mendapatkan item Arcananya. Arcana sendiri merupakan item paling langka yang ada di Dota 2, dimana item berupa set kostum ini mampu memberikan tampilan baru bagi hero berupa tampilan hero yang berubah, partikel efek, animasi, ikon, suara, dan lainnya. Dan seperti tahun-tahun sebelumnya, mendekati even The International 6 tahun ini Valve sudah membuka voting untuk arcana bertepatan dengan perilisan Battlepas The International 2016 lalu. Dan yang sedikit berbeda untuk tahun ini adalah adalah fakta bahwa hero support I.O. atau Wisp berhasil masuk ke dalam kandidat utama voting arcana. Bahkan, ia berhasil masuk ke dalam putaran 4 besar voting arcana. Melawan hero-hero populer lainnya, yaitu Juggernaut, Pudge, dan Slark. Sebenarnya memang tidak ada batasan untuk pemilihan hero yang akan mendapat arcana. Bahkan, I.O. pun bisa masuk ke putaran 4 besar dengan cara yang resmi. Dengan masuk di Grup D. Dalam perjalannya, ia berhasil mengalahkan Phantom Lancer, Nature Prophet, bahkan Invoker dan Queen of Pain dalam votingnya. Permasalahannya sebenarnya adalah voting yang beramai-ramai diberikan oleh komunitas Dota 2 tersebut bukanlah disebabkan mereka memang menghendaki I.O. untuk mendapatkan arcana. Tetapi lebih bersifat candaan atau troll yang secara tidak langsung dilemparkan kepada Valve oleh komunitasnya. Hal itu tentunya disebabkan oleh model karakter dari I.O. yang tidak memiliki bentuk fisik, dan hanya berupa sebuah bola bercahaya yang bergerak kesana-kemari. Memang, hero support yang satu ini diceritakan merupakan penyeimbang dari 4 elemen utama dari dunia Dota 2. Sehingga ia merupakan suatu bentuk dari energi ketimbang sebuah mahluk fisik. Dan sejak awal, komunitas Dota 2 pun sudah banyak bercanda mengenai set ataupun arcana yang akan diterima oleh I.O.Namun, candaan yang dilakukan oleh komunitas untuk yang satu ini kelihatannya berubah menjadi serius ketika I.O. sendiri bisa masuk ke semifinal seperti sekarang. Hal ini pastinya membuat Valve mulai cemas, karena tentunya apabila I.O. berhasil mendapatkan vote utama untuk arcana. Hal itu akan menjadi bencana bagi Valve. Bagaimana tidak, meskipun voting yang diberikan kepada I.O. terus berlangsung. Kebanyakan dari vote tadi hanyalah troll dari komunitasnya. Sedangkan, apabila Arcana nanti sudah dibuat Valve tentunya ingin agar Arcana tersebut dapat menarik minat para pemain untuk membelinya. Dan, sekarang melihat fakta bahwa hero ini lebih sering keluar hanya di turnamen, dan sangat jarang digunakan ketika Public Match. Tentunya nanti penjualan dari arcana ini tidak akan bisa sebaik Arcana-arcana sebelumnya. Belum lagi apabila nantinya, para pembeli arcana tersebut mulai berulah dan memilih I.O. untuk dijadikan hero carry tanpa skill yang mumpuni di dalam Public Match. Tentunya hal ini akan menjadi sesuatu yang mengganggu untuk kedepannya. Untuk sekarang, I.O. sendiri akan berhadapan dengan Slark untuk perebutan ke Final Voting. Dan posisinya hingga sekarang, ia berhasil unggul melawan Slark. Sedangkan di sisi lainnya, Juggernaut berhasil memimpin Pudge untuk mendapat Arcananya. Voting masih berlangsung hingga 6 hari kedepan, dan kini tergantung dari komunitas yang memegang Battlepass apakah mereka tetap memilih I.O. untuk mendapat arcana, atau mulai mem-voting Slark untuk nantinya berhadapan dengan Juggernaut. Yang pasti, apabila I.O. berhasil menang Arcana tahun ini, kemungkinan besar Valve akan meniadakan Arcana Voting lagi tahun depan.
  4. Banyaknya kasus kecelakaan yang menimpa para pemain Pokemon: GO yang kurang berhati-hati membuat banyak munculnya himbauan tentang jangan mengemudi dan bermain Pokemon: GO. Himbauan ini pun hadir dalam berbagai bentuk, mulai dari himbauan langsung oleh berbagai pihak seperti Polisi dan sekolah, munculnya hashtag #DontPokemonGoAndDrive di twitter yang juga menyerukan hal yang sama. Dan beberapa pihak mengambil jalur yang sedikit berbeda untuk menyerukan himbauan ini, yaitu dengan humor. IGN, yang merupakan salah satu media gaming dan hiburan terbesar di Amerika Serikat beberapa hari lalu merilis sebuah video parodi yang menunjukkan bagaimana bahayanya apabila Pokemon GO ini menjadi minigame yang bisa diakses melalui Handphone yang dimiliki oleh karakter dalam GTA V. Dan tentunya, kamu bisa melihat betapa kocak dan gilanya mengendarai mobil di GTA V sembari fokus ke layar handphone. Untuk jelasnya, langsung tonton saja video di atas. Dan jangan lupa selalu berhati-hati ketika bermain Pokemon: GO ya ndral!!!
  5. Apa sih Dota2?? Sekedar review DOTA 2 adalah permainan strategi dimana kita harus bekerja sama dengan pemain yang ada dalam satu tim untuk menjatuhkan markas tim lawan. DOTA 2 merupakan versi terbaru dari DOTA yang dulunya merupakan satu kesatuan dengan WARCRAFT III. DOTA dan DOTA 2 tidak jauh berbeda dari segi HERO (sebutan karakter atau unit pada game yang bisa kita kendalikan) yang dapat kita pilih dan item yang dapat kita beli. Namun pada DOTA 2 visual yang ditampilkan jauh lebih bagus dan sistem pembelian item yang lebih mudah. Untuk lebih jelasnya mari kita lihat perbedaan DOTA dan DOTA 2 di bawah ini : Level Pada DOTA 2, setiap kita selesai memainkan sebuah game, maka kita akan mendapatkan Battle Point(BP). Jumlah BP yang kita dapatkan bergantung dari lamanya menit kita bermain. Semakin lama game berlangsung, maka semakin banyak pula BP yang ktia dapatkan. Apabila BP sudah mencapai 1000 point, level kita akan naik satu tingkat. Level ini berguna untuk mendapatkan item rare (langka) pada saat selesai memainkan game. Makin tinggi level yang kita miliki, maka akan semakin tinggi pula kemungkinan item rare yang kita dapatkan. Matchmaking Berbeda dengan DOTA, DOTA 2 menggunakan sistem matchmaking untuk bermain dalam suatu game. Sistem pada steam akan secara otomatis mencari server yang ada untuk kita bermain. Ketika sistem sudah menemukan server tempat kita akan bermain, maka kita akan diberikan pilihan untuk accept atau decline untuk bermain di server tersebut. Customize Hero Pada DOTA 2 kita dapat merubah tampilan HERO sesuai dengan keinginan kita. Yaitu dengan merubah equip pada tampilan hero menggunakan item yang ada. Contoh sederhananya adalah kita dapat mengubah jubah yang dipakai Furion ataupun pedang yang dimiliki oleh Sven dengan pedang yang kita dapatkan ataupun dengan cara membelinya dari STORE. Item ini tidak berpengaruh pada HERO yang kita mainkan selain hanya tampilan HERO yang lebih cantik dan elegan. Sistem Pembelian Item Sistem pembelian item pada DOTA 2 sangat mudah jika dibandingkan dengan DOTA. Kita dapat mengetahui item apa saja yang direkomendasikan untuk HERO yang kita pakai (dapat kita edit sendiri) sebagai referensi dalam pembelian item. Dan kita hanya perlu klik kiri pada resep item untuk membeli item tersebut. Jadi jika kita akan membuat Power Treads, kita tidak perlu membeli secara terpisah Boots, Belt Of Strength dan Glove of haste. Kita hanya perlu membeli resep Power Treads, maka sistem akan otomatis membeli item-item yang dibutuhkan, tentu saja gold yang dibutuhkan harus memenuhi. Keyword Skill Tombol cepat untuk mengakses skill pada HERO cukup simple pada DOTA 2. Kita hanya perlu mengingat 4 keyword (secara umum, ada beberapa hero yang mempunyai 6 keyword), yaitu Q, W, E dan R. Q untuk tombol cepat skill pertama, W untuk tombol cepat skill kedua, E untuk tombol cepat skill ketiga, dan R untuk tombol cepat skill ultimate hero. Secara garis besar, dari gameplay, HERO dan item-item yang ada pada DOTA 2, semuanya hampir sama dengan DOTA. Jadi bagi yang sudah terbiasa bermain DOTA pasti tidak akan mengalami kesulitan dalam bermain di DOTA 2. So..Selamat bermain Sebagai tambahan jika ngobaser ada yang bermain dota2 bisa invite saya :D Kedepannya saya ingin membuat semacam grup agar bisa together to play My Steam ID : Itsand1 / 307455832 Thanks..
  6. Pada prinsipnya sama seperti kita ingin menuju Roma, akan ada banyak jalan. Kita bisa lewat Bogor, kemudian ke Bandung lalu sampai di Roma. Atau kita juga bisa lewat Karawang, kemudian ke Jakarta, selanjutnya mendaki gunung Krakatau dan sampailah di Roma (anggap saja itu benar :D). Ya, untuk menjadi seorang programmer pun demikian, ada banyak cara yang bisa ditempuh untuk belajarnya.Beberapa di antara kita tentu berbeda-beda caranya dalam mempelajari pemrograman, dan ini dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti latar belakang, kecepatan belajar, keadaan ekonomi dan juga mungkin lingkungan. Selain itu, cara saya jatuh cinta dengan pemrograman bisa jadi berbeda dengan cara Kamu. Dan mungkin itu pun mempengaruhi. Sesuatu yang harus kita pahami adalah, bahwa tidak mungkin hari ini ingin jadi seorang master programmer, kemudian kita hanya nonton tv, kemudian tidur dan pagi harinya kita tiba-tiba bisa membuat program super keren yang bisa mengalahkan sofware buatan Microsoft. Tidak ada ceritanya kita sedang berjalan-jalan di musium Taman Mini, tiba-tiba ada seekor laba-laba yang menggigit kita, kemudian kita ketiduran di jalanan, dibangunkan satpam dan setelah bangun kita langsung bisa coding sambil bergelantungan di pohon. Satu hal yang harus kita sepakati adalah, ada sebuah proses yang harus kita lalui untuk itu.Pernah ada yang bertanya pada saya, “Kak, saya sudah lama ingin belajar pemrograman, gimana ya caranya?”. Kemudian saya tanyakan, “Apa yang sudah kamu lakukan supaya Kamu bisa belajar pemrograman?”, kemudian dia menggeleng dan menjawab “belum ngapa-ngapain sih”. Kemudian saya tanya, “Kamu sudah coba beli buku tentang pemrograman?”, dia jawab “belum”. “Kamu sudah baca artikel di internet tentang pemrograman?”, dia pun menjawab belum. Saya kaget, kok bisa menginginkan sesuatu, tapi tidak melakukan sesuatu untuk mencapainya? Semua butuh proses kawan… Sesuatu yang saya ingin sampaikan di atas adalah, buat Kamu yang ingin bisa pemrograman, Kamu harus siap untuk menjalani prosesnya, tidak ada yang instan untuk pandai pemrograman. Tidak gampang memang, tapi saya jamin akan menarik. Kalau kamu sependapat dengan saya, sebenarnya programming itu bukan hanya sebatas ilmu untuk membuat program komputer, tetapi juga merupakan gaya hidup, dan kamu bisa menikmatinya. Artikel ini saya tulis bukan untuk yang sudah mahir pemrograman, tidak… tidak mungkin saya mengajarkan ikan cara untuk berenang :D. Artikel ini khusus untuk Kamu yang baru melihat keindahan dari pemrograman, dan kamu tergoda untuk mendalaminya, karena kamu melihat ada secercah kebahagiaan yang bisa didapatkan di dalamnya, namun Kamu bingung bagaimana cara memulainya.Apa yang akan saya sampaikan selanjutnya, tidak bersifat absolute, artinya tidak mesti demikian. Karena seperti yang saya singgung di awal, ada banyak jalan untuk menuju Roma. Dan cara setiap orang berbeda-beda. Namun semoga ini bisa membantu Kamu untuk memulai. Buat teman-teman yang sudah lama mendalami programming, dan punya sebuah “cara”, nanti bisa dishare juga ya di kotak komentar, itu pasti akan bermanfaat. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa Kamu lakukan untuk memulai belajar pemrograman: 1. Mengerti dulu apa itu “programming” Sebelum Kamu melakukan sesuatu, Kamu harus tau dulu dong apa yang ingin Kamu lakukan. Kamu harus tau dulu apa itu programming. Sama seperti Kamu suka seorang wanita, sebelum Kamu mulai melakukan pendekatan, apalagi menembaknya, minimalnya Kamu harus punya informasi tentang dia. Misalnya Kamu harus tau berapa jumlah lubang hidungnya, apakah dia makan menggunakan tangan atau tidak, bagaimana cara berjalannya, apakah kakinya ada 2, apakah ibunya perempuan :D. Semakin banyak informasi yang Kamu tau, maka akan semakin baik. Dan mungkin akan membuat Kamu semakin jatuh cinta. Sebagian dari kita tidak mencoba mendalami pemrograman, karena mungkin hanya tau sebagian saja. Misalnya hanya tau, “pemrograman itu lo akan nulis kode di texteditor dan lo bisa bikin program”. Kalau hanya itu yang diketahui, wajar saja jika dia tidak tertarik untuk belajar pemrograman. Bayangkan jika kita tau bahwa dengan pemrograman kita bisa membuat sebuah program yang bermanfaat bagi orang banyak, semua dunia akan senang menggunakan program kita, bahkan dengan program itu kita bisa menjadi kaya raya, kita bisa membuat perusahaan sendiri, kita bisa membuka lapangan pekerjaan baru, dan bisa membuat orang lain bahagia dan sejahtera. Itu akan terdengar lebih menarik. Atau mungkin juga, ketika kita punya anak nanti, kita bisa membuatkan game khusus edisi spesial untuk ulang tahun anak kita, atau membuatkan website untuk keluarga bahagia kita, atau mungkin kita bisa membuat sebuah aplikasi untuk menembak gebetan kita dengan aplikasi yang super romantis. Bro.. Bayangkan banyak sekali yang bisa kita lakukan. Semakin banyak informasi yang kita tahu, maka semakin banyak juga alasan yang kita punya untuk mempelajari pemrograman. 2. Pilihlah sebuah bahasa pemrograman Pada akhirnya kita memang harus memilih. Banyak sekali bahasa pemrograman yang ada di dunia, mulai dari bahasa mesin, bahasa tingkat rendah, bahasa tingkat menengah dan bahasa tingkat tinggi. Kamu bisa cek sendiri di sini http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_pemrograman, silahkan pelajari kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Atau buat kamu yang masih bingung saking banyaknya bahasa pemrograman dan butuh rekomendasi juga pencerahan untuk memilih bahasa pemrograman apa yang harus kamu pelajari untuk memulai belajar, kamu bisa baca artikel “Bahasa Pemrograman Apa yang Cocok untuk Dipelajari Pertama Kali ?”. Kamu mungkin bisa saja mempelajari semuanya, tapi saya sarankan pilihlah satu terlebih dahulu. Kuasailah satu terlebih dahulu. Dalamilah. Yang harus kita ingat adalah, bahasa pemrograman bukanlah sebuah agama yang kita hanya boleh memilih satu dan tidak bisa seenaknya kita ganti. Kamu bebas saja berganti-ganti bahasa pemrograman yang Kamu ingin kuasai nanti, jika Kamu mau. Tapi… Pelajarilah dulu satu. Kuasailah secara mendalam. 3. Mulailah belajar Sekarang Kamu sudah tau apa itu pemrograman dan Kamu sudah punya bahasa pemrograman yang ingin Kamu kuasai, selanjutnya pelajarilah. Belajarlah algoritma dasar dengan bahasa pemrograman yang Kamu pilih. Caranya banyak sekali, bisa melalui buku, bisa juga melalui artikel-artikel di internet, tutorial-tutorial pemrograman di internet seperti Tutorial CodePolitan dan Academy Dicoding. Atau Kamu juga bisa coba belajar pemrograman dari majalah pemrograman seperti CodePolitan Magazine, kuliah jurusan IT, kursus pemrograman, mengikuti seminar atau workshop. Ya, banyak sekali caranya. Silahkan Kamu pilih sendiri yang paling sesuai dengan metode belajarmu. 4. Buatlah program-program sederhana Belajar saja tidak cukup, harus dipraktekan. Cobalah buat program-program sederhana. Jika Kamu masih sekolah, Kamu bisa mencoba membuat program sederhana untuk mata pelajaran Matematikamu, seperti membuat program “menghitung luas lingkaran”, “menghitung volume balok”. Itu sangat menarik kawan, dulu saya melakukan hal itu. Kalau Kamu adalah seorang guru, mungkin Kamu bisa membuat program untuk menjelaskan pada muridmu bagaimana sebuah planet berputar. Atau apa saja lah… Nggak mesti yang serius juga bisa, misalnya membuat program untuk mendaftar nama mantan-mantanmu. Hehehe… Pada intinya, cobalah untuk membuat sesuatu, mulai dari yang sederhana dari apa yang Kamu sudah kuasai. 5. Updatelah selalu informasi Informasi sangat penting kawan. Boleh jadi apa yang Kamu sedang pelajari sudah tidak lagi dipelajari oleh orang lain karena sudah ada yang lebih menarik atau lebih baik. Kamu tidak akan tau itu kecuali Kamu update informasi. Salah satu cara update informasi adalah, kamu bisa mengunjungi web-web yang senantiasa memberikan informasi, seperti SitePoint, Mashable, OMG! Ubuntu!, follow twitter pihak-pihak yang senantiasa memberikan informasi tentang programming atau teknologi secara umum.
  7. Programmer dan developer merupakan salah satu pekerjaan yang paling hangat dibahas di dunia IT. Namun banyak orang masih menganggap bahwa programmer dan developer adalah pekerjaan yang mempunyai tingkatan yang sama. Hmm, benarkah? Ini dia perbedaan programmer dan developer. Programmer?? Programmer adalah seseorang yang mampu menyelesaikan masalah dengan menggunakan bahasa pemrograman. Mereka mempunyai banyak kemampuan terdiri dari berbagai level, mereka handal dalam menulis kode, mengerti algoritma dan sering bekerja sendiri.Seorang programmer menguasai setidaknya satu bahasa pemrograman dan handal dalam menggunakannya. Programmer biasanya merupakan lulusan dari Universitas dengan jurusan ilmu komputer atau informatika. Ada juga programmer yang bukan berasal dari Universitas, seperti pelajar sekolah menengah kejuruan di bidang informatika, atau orang yang belajar otodidak dari buku, internet, kursus, bootcamp dan sebagainya. Developer?? Developer adalah seorang programmer yang sudah terlatih, mereka tidak hanya menyelesaikan masalah, namun juga membangun suatu produk. Mereka melakukannya sesuai dengan prinsip-prinsip desain dan implementasi rekayasa perangkat lunak, termasuk hal-hal seperti kinerja,maintainability, skalabilitas, ketahanan, dan idealnya keamanan diikutkan juga.Developer juga bisa dikatakan sebagai seseorang yang dapat menggunakan banyak sistem dan bahasa pemrograman yang berbeda serta membuatnya terhubung satu sama lain. Developer merupakan seseorang yang profesional, dapat bekerja dengan orang lain, dan punya kemampuan berkomunikasi yang baik. Developer memiliki pengalaman yang cukup untuk menyelesaikan masalah yang sudah pernah ia selesaikan sebelumnya dan tahu mana metode yang berhasil dan mana yang tidak. Developer biasanya menggambarkan tujuan, dan mereka merancang perangkat lunak yang akan diambil. Developer memiliki lebih banyak kebebasan karena mereka memiliki pengalaman yang lebih dalam.Programmer juga bisa disebut coder, sedangkan developer juga bisa disebutsoftware engineer. Lebih sederhana, programmer bisa dikatakan seorang penyelesai masalah dan Developer bisa dikatakan seorang yang tidak hanya menyelesaikan masalah namun punya kinerja yang terstruktur dan disiplin. Jadi perbedaan antara programmer dan developer yang paling mendasar adalah tingkatan derajatnya. Developer lebih banyak membutuhkan waktu, tenaga, dan pengalaman dibanding programmer. Sedangkan programmer dapat mempercepat penyelesaian masalah dengan jumlah waktu yang lebih singkat, tetapi mereka tidak akan sampai ke titik dimana mereka akan melakukan hal yang sama. Kalo Kamu, programmer atau developer?
  8. Perkuliahan itu seperti hutan belantara yang kita berada di dalamnya, terkadang kita tidak tahu jalan yang kita ambil apakah jalan yang benar untuk kita ataukah jalan yang salah. Yang kita tahu hanyalah cerita dari orang lain, bahwa jika kita mampu melewati hutan itu dan berada pada jalan yang benar, kita akan menemukan harta karun kebahagiaan. Ya hanya itu. Ada orang yang mampu melewati hutan itu dengan selamat dan sampai pada harta karun. Ada juga orang yang berhasil keluar dari hutan tersebut, namun hanya sebatas keluar dari hutan saja tanpa berhasil menemukan harta karun. Ada juga orang yang justru tersesat di hutan tersebut, jangankan untuk mencari harta karun, menemukan jalan keluar dari hutan pun terasa membingungkan. Dan ada orang-orang yang gugur dalam hutan tersebut karena sulitnya medan yang harus dihadapi. Kamu yang mana? Sebenarnya, sangat wajar sekali dan hampir semua orang pernah merasakan kebingungan ketika di perkuliahan. Itu artinya kita memikirkan masa depan. Kita mungkin akan bertanya pada diri sendiri, apakah jurusan yang kita pilih ini sudah benar sesuai dengan mimpi dan kemampuan kita atau kita ada pada jurusan yang salah. Justru aneh menurut saya jika kita tidak pernah memikirkan hal itu sama sekali. Proses pemilihan jurusan bagi setiap mahasiswa berbeda-beda antara satu dengan yang lainnya. Ada yang masuk jurusan tertentu karena memang suka dengan bidang ilmu tersebut, ada juga yang mungkin terpaksa karena keadaan ekonomi sehingga memilih jurusan yang paling terjangkau, ada yang milih jurusan yang yang relevan dengan tempat kerjanya, ada juga yang memilih jurusan tertentu karena dipaksa oleh orang tuannya, mungkin ada juga orang yang memilih jurusan tertentu karena nama jurusannya terdengar keren. Terutama buat para mahasiswa yang masih muda dan masih dalam proses pencarian dan pembentukan jati diri, masa-masa kuliah selain jadi masa-masa yang paling menyenangkan (nggak ada lagi aturan kemeja mesti dimasukan ke dalam celana, rambut nggak mesti pendek, nggak mesti pake seragam ke kampus dan kalau ada orang yang nanya tentang kerjaan bisa dengan bangga jawab “Saya seorang mahasiswa” *sambil menirukan pose Mario Teguh saat bilang “maka lihat apa yang terjadi”*, serius itu keren banget!), juga sekaligus masa-masa yang membingungkan. Bagaimana tidak, karena masa perkuliahan adalah masa terakhir kita untuk menjadi manusia yang masih dimaklumi kesalahannya, setelah itu adalah kehidupan yang sebenarnya. Salah memilih jurusan bisa jadi akan berpengaruh kurang baik untuk langkah selanjutnya. Selayaknya sebelum kita masuk ke dalam belantara perkuliahan, kita sudah tahu dan paham betul tentang jurusan tersebut. Mulai dari dasar ilmu apa saja yang harus dikuasai untuk bisa sukses di jurusan tersebut, skill apa yang nantinya bisa kita dapatkan dari jurusan tersebut dan profesi apa saja yang relevan dengan jurusan yang kita ambil setelah kita lulus nanti. Ya, itu adalah faktor-faktor penting yang harus benar-benar kita pahami sebelum memilih jurusan. Tapi selain itu, ada faktor lain yang juga tidak kalah penting, dan ini lebih penting lagi dari faktor-faktor yang tadi, yaitu cita-cita, minat dan kemampuan diri kita. Sebelum kita berpikir bidang ilmu apa yang kita butuhkan dan gelar apa yang kita harapkan, kita harus mengenali diri kita sendiri terlebih dahulu. Mau kemana kita? Mau jadi apa kita? Bidang apa sebenarnya yang kita sukai? Pertanyaan itu dulu yang harus kita jawab, dan pastikan kita tahu jawabannya. Setelah kita tahu arah dan cita-cita kita, barulah kita sesuaikan dengan jurusan yang akan kita pilih. Ya begitulah seharusnya!
  9. Sebelum saya benar-benar mengatakan alasannya, silakan jawab pertanyaan berikut: apakah Anda familiar dengan istilah “cracking” atau “carding”? Jika Anda tahu semuanya, selamat! Mungkin Anda adalah generasi Z yang cocok sekali belajar pemograman. Namun meskipun Anda tidak tahu istilah-istilah tersebut, saya harap tulisan ini bisa mengubah persepsi coding untuk anak-anak Anda kelak. Pemrograman (yang selanjutnya akan saya sebut coding) selama ini hanya dikaitkan dengan orang-orang yang berada di bidang informatika atau ilmu komputer saja. Meskipun tidak salah, namun hal tersebut tidak juga sepenuhnya benar. Ada banyak sekali artikel yang telah dibuat tentang pentingnya coding untuk hidup di abad ke-21 ini. Salah satu tulisan yang menarik telah diterbitkan di blog Wall Street Journal yang berjudul "Why All Employees Must Learn to Code" berikut. Dalam artikel singkat yang ditulis Tom Davenport, disebutkan bahwa "software sedang menguasai dunia ini. Sedangkan belajar coding akan membantumu menguasai software sebelum ia menguasaimu". Terus terang, saya setuju dengan pernyataan Tom. Coding telah menjadi kemampuan yang harus dikuasai di era milenium ini. Riset dari McKinsey menyebutkan bahwa di USA saja, dibutuhkan sekitar 1,5 juta manajer dan analis yang ahli dalam membaca data untuk menjalankan proses manufaktur modern. Saya tidak akan fokus pada tulisan tadi. Alih-alih merangkum tulisan Tom, saya akan mengemukakan alasan-alasan mendasar mengapa kita semua harus belajar coding. Berikut adalah alasan-alasan tersebut. Coding untuk membaca data Sadar atau tidak, coding ada di mana-mana, termasuk ketika Anda mengklaim sebagai ahli dalam Microsoft Office di CV maupun profil LinkedIn Anda. Saya rasa, klaim itu bohong ketika Anda tidak bisa mengolah data di Excel. Dalam perangkat lunak spreadsheet, pengetahuan akan coding akan sangat membantu Anda dalam menyelesaikan pekerjaan. Bayangkan, Anda diberi satu set data penjualan berisi ribuan baris dan diminta mencari berapa yang berada di bawah performa. Apakah Anda akan mencari satu per satu? Saya rasa tidak, terutama apabila Anda masih ingin tidur nyenyak pada malam harinya. "Bayangkan, Anda diberi satu set data penjualan berisi ribuan baris dan diminta mencari berapa yang berada di bawah performa. Apakah Anda akan mencari satu per satu?" Baiklah, saya akan memberi sedikit bocoran. Anda dapat menggunakan IF(), di dalam spreadsheetuntuk mem-filter data tersebut. Jika Anda kreatif dan mengerti sedikit statistik, terdapat fungsi mean, median dan quartile yang tentu akan memberikan pengetahuan lebih dalam lagi tentang data tersebut. Jadi, dengan pengetahuan yang solid, tugas tadi dapat selesai dalam kurun waktu 10-15 menit saja.Pengolahan dan kemampuan dalam menggali makna suatu data akan sangat terbantu denganprogramming skill yang dimiliki. Kerennya, coding tidak hanya berguna dalam membaca data saja. Coding bahkan bisa membantu merepresentasikan suatu data dengan sangat menarik seperti gambar di bawah ini. Coding untuk Belajar Cara Berpikir Sekarang, mari kita bicara tentang hal mendasar yang seharusnya dimiliki oleh setiap orang, yaitu kemampuan menganalisa. Analisa adalah kemampuan mendasar yang harus dikuasai untuk menyelesaikan berbagai hal, entah hal tersebut bersifat saintifik maupun tidak. Kemampuan inilah yang berusaha diajarkan melalui mata pelajaran eksakta di sekolah sejak kita masih kecil.Dalam pelajaran matematika, misalnya, Anda mungkin telah mendengar guyonan bahwa tidak semua yang Anda pelajari di matematika akan digunakan, salah satunya adalah kalkulus. Bisa jadi, itu benar, namun saya memandang hal lain. Menurut saya, matematika mengajarkan kita untuk berpikir runut dan sesuai logika yang benar, meski kadang terasa membosankan. "Menurut saya, matematika mengajarkan kita untuk berpikir runut dan sesuai logika yang benar, meski kadang terasa membosankan." Dengan coding, Anda akan belajar berpikir runut dan logis dengan cara yang jauh lebih menyenangkan. Hal ini dimungkinkan karena tidak hanya berpikir di tingkat abstraksi, Anda juga bisa mengolah logika dan mengeksplor metode Anda sendiri dalam menyelesaikan suatu masalah yang nyata. Perhatikan kata-kata 'nyata' sebelumnya. Hal inilah yang menjadi keunggulan belajar pemograman. Dengan pemograman, kita belajar menyelesaikan masalah yang benar-benar ada dengan logis. Bahkan, mungkin kita akan mendapatkan bonus pemahaman suatu rumus matematika di dunia nyata alih-alih hanya berupa teori saja. Oleh karena itulah, melalui coding, bisa jadi kita akan bisa mengerti hal-hal yang sebelumnya masih rumit dan abstrak di pikiran kita. Seperti apa yang Steve Jobs katakan, “Everybody in this country should learn to program a computer, because it teaches you how to think.” Coding sebagai Basic Skills Di masa depan, IBM sebagai salah satu produsen produk teknologi ternama meramalkan bahwa ada 50 milyar alat yang saling terkoneksi di tahun 2020. Oleh karena itu, bisa jadi beberapa tahun lagi, rumah kita sekarang telah berubah menjadi smart home. Ketika kita memiliki mobil, sudah seharusnya kita memiliki kemampuan dasar dalam mengerti cara kerjanya. Karena dengan mengerti cara kerjanya, kita bisa melakukan perawatan dasar terhadap mobil tersebut. Hal yang sama juga semestinya kita lakukan terhadap barang elektronik kita di masa depan. Dengan mengerti coding, kita belajar untuk tidak panik ketika ada kegagalan sistem. Kita akan berlatih untuk merawat, bahkan bisa meningkatkan kemampuan barang-barang elektronik kita di masa depan. Tentu menjadi suatu keasyikan tersendiri apabila kita mampu merawat barang-barang kita secara mandiri alih-alih membawanya ke service center terdekat. Ketika waktu kecil kita diajari untuk membenahi motor oleh ayah kita, mengapa kita tidak mengajari anak kita coding untuk masa depan? Mulai Belajar dari Sekarang Ada banyak sekali alasan-alasan lain mengapa masyarakat harus belajar coding. Di Amerika, bahkan, terdapat gerakan masif untuk memopulerkan coding untuk anak-anak yang didukung oleh presidennya sendiri. Tidak hanya itu, petinggi perusahaan komputer ternama seperti CEO Twitter, pendiri Facebook, hingga mantan bos Google pun mendukung gerakan ini. Di Slovakia, terdapat guru yang berinisiatif mengajarkan coding ke murid-muridnya. Di Rusia, 8 juta siswa, atau 85% dari seluruh siswanya belajar coding selama empat hari bersama-sama. Begitu juga di negara lain seperti India, Kanada, dan Turki. Di Indonesia sendiri, event serupa juga diadakan untuk anak-anak, meski baru di Jakarta saja. Mereka tergabung dalam Hour of Code untuk membuktikan bahwa belajar coding bisa dilakukan siapa saja, termasuk anak-anak. Cara belajarnya pun unik, yaitu mereka menggunakan game Minecraft sebagai perantara pemrogramannya. Menyenangkan bukan? Jadi, saya akan menutup tulisan ini dengan suatu pertanyaan. Jika anak-anak pun bisa belajarcoding, mengapa Anda tidak?
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy