Jump to content

sandyiktibal

Member
  • Content Count

    2
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    2

sandyiktibal last won the day on February 8 2017

sandyiktibal had the most liked content!

1 Follower

About sandyiktibal

  • Rank
    Magang
  • Birthday 02/03/1990

Profile Information

  • Gender
    Male (Laki Laki)
  • Interest
    DJ, Music

Recent Profile Visitors

The recent visitors block is disabled and is not being shown to other users.

  1. Apa yang dirasakan manusia saat akan meninggal? Ilmuwan berupaya menjelaskan apa yang dirasakan ketika saat tersebut tiba. Ajal adalah sesuatu yang dialami manusia sekali seumur hidupnya dan sangat jarang kita mendengar kesaksian bagaimana saat itu tiba. Kendati begitu ilmuwan dari The American Chemical Society membuat video mengenai apa yang dirasakan saat kematian tiba. Menurut asosiasi tersebut, menyaksikan seseorang dikejar-kejar pembunuh yang membawa kampak dalam film horor menciptakan perasaan yang sama seperti Anda yang tengah dikejar pembunuh tersebut. Dalam video tersebut ilmuwan The American Chemical Society menjelaskan bagaimana perubahan kimia dalam otak beberapa saat sebelum seseorang dibunuh oleh pembunuh berkampak. Rasa takut - seperti dijelaskan ilmuwan - merupakan respon kognitif yang memperingatkan kita saat berada dalam bahaya. Dari berbagai sudut pandang ilmuwan medis, Anda bisa meninggal karena ketakutan. Rasa takut tersebut dikirimkan ke bagian otak yang disebut Thalamus dimana pesan itu menjelaskan kepada tubuh bahwa kita dalam kondisi bertarung. "Saat sinyal rasa takut itu mencapai otak di bagian periaqueductal, kondisi itu memerintahkan otak untuk bersiaga," papar ilmuwan. Lalu mengapa kita berteriak saat kita ketakutan? Ilmuwan menjelaskan bahwa perilaku tersebut merupakan respon otomatis dari tubuh. Kita akan berusaha memberitahu orang lain dengan berteriak sekaligus menyatakan apa yang tengah dirasakan dengan harapan mendapatkan bantuan. "Berbeda dengan saat kita berbicara biasa, suara teriakan yang diterima telinga langsung menuju daerah Amygdala dimana itu adalah pusat darurat otak. Hal itu seperti halnya seseorang yang berteriak berusaha berbagi dengan Anda bagaimana kondisi otaknya," jelas ilmuwan. Saat pembunuh berkampak dalam film horor tersebut berhasil menangkap korban dan membunuhnya secara brutal serta menghentikan teriakan otomatis tadi. Rasa sakit menurut ilmuwan merupakan perasaan yang sangat berbeda dari sentuhan dan rasa tersebut memberitahukan tubuh bahwa apa yang baru terjadi tidak boleh terulang. Dengan mengasumsikan tidak terjadi kerusakan otak, sesuatu yang menarik terjadi saat ajal menjelang. Ketika jantung berhenti berdenyut dan Anda tak lagi bernafas saat itulah yang disebut kematian klinis. Ketika itu otak masih terus bekerja dan memasuki kondisi aktivitas perseptual-neural. Langkah terakhir dari kematian adalah saat otak berhenti bekerja dan itu yang disebut kematian biologis. Ketika itu seseorang benar-benar disebut meninggal dunia.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy