Jump to content

Arab_kota

Member
  • Content Count

    25
  • Joined

  • Last visited

About Arab_kota

  • Rank
    Magang

Profile Information

  • Gender
    Not Telling (Tidak Dijelaskan)
  1. kalau ketemu sperma sesuai bentuk nya gw sapa dah
  2. sebenernya sih sama aja, cuma gara gara mitos dicukur aja bulunya..
  3. Rahasia di dalam pesawat kerap diungkap oleh pramugari. Namun kali ini, ada beberapa rahasia yang baru diungkap. Pramugari membeberkan beberapa rahasia yang tidak diketahui penumpang. Hal ini terungkap setelah salah satu pengguna Quora menanyakan apa yang pramugari ketahui tapi tidak diberitahu kepada penumpang. Berikut beberapa rahasia di dalam pesawat yang diungkap oleh pramugari dalam situs Quora. Terbang lebih awal untuk hindari turbulensi Seorang kabin kru dengan akun Anya menulis bahwa mereka yang menghindari turbulensi memilih terbang lebih awal. Karena kondisi langit di pagi hari lebih tenang dibandingkan dengan siang dan sore hari. "Salah satu hal yang tidak akan pramugari beritahu kepada Anda adalah bahwa penerbangan pagi hari lebih baik karena udara tidak begitu bergelombang," tulis perempuan tersebut. Ia menambahkan, berbeda dengan cuaca agi, badai cenderung terjadi pada sore hari. Sehingga memilih penerbangan pagi lebih baik dilakukan jika Anda sangat menhindari turbulensi. Kursi lebih kotor dari toilet Banyak orang mengatakan toilet adalah tempat paling kotor di pesawat. Nyatanya tidak demikian, sebab kursi bisa jadi lebih kotor dari toilet. Kursi dan meja lipat adalah dua benda terkotor di pesawat. Menurut penelitian, sekira 2.155 bakteri membentuk koloni dalam luas 1 inci persegi. Makanan disimpan tiga hari Anda mungkin kerap menjumpai makanan yang disajikan di pesawat kurang segar. Seorang kru kabin mengakui terkadang makanan yang disajikan memang telah disimpan di lemari pendingin sekira 72 jam atau tiga hari. Bahkan, terkadang pramugari mengalah tidak makan demi melayani permintaan penumpang.
  4. Asisten pelatih timnas Indonesia, Wolfgang Pikal, mengakui Indonesia berada di grup berat pada Piala AFF 2016. Menurutnya, akan menjadi tantangan besar bagi tim arahan Alfred Riedl untuk menembus semifinal menghadapi Thailand, Singapura, dan tuan rumah Filipina. Riedl bahkan sebelumnya menyebut Indonesia tak lagi menjadi favorit di Grup A. Pernyatan itu justru disikapi dengan positif sang asisten pelatih asal Austria tersebut. Menurut Pikal, saatnya bagi skuat Garuda untuk tampil lepas dan tetap optimistis. "Bola itu bulat, semua kemungkinan bisa terjadi. Kami akan usaha maksimal untuk hasil terbaik," ucap Riedl. Pikal menyebut, Indonesia memang harus berani memulai semuanya dari awal lagi usai dicabutnya sanksi pembekuan PSSI oleh FIFA. "Timnas ini baru akan memulai lagi dari nol," ucapnya. Soal bayangan strateginya nanti, Pikal belum bisa mengomentari hal itu. "Soal taktik atau strategi, kami akan benar-benar pelajari lagi (calon lawan)," tuturnya. "Kami akan cari permainan mereka melalui rekaman video atau memantau langsung uji coba mereka." Menurutnya, langkah itu sangat perlu dilakukan karena pihaknya tak banyak mengetahui perkembangan calon-calon lawannya itu. Hanya sedikit gambaran yang diketahui Pikal terkait peta kekuatan lawannya. "Ini grup yang berat. Saya pikir tim yang paling bagus adalah Thailand dan berikutnya Filipina. Filipina memiliki 50 persen pemain naturalisasi yang bermain bagus." Apalagi, menurut Pikal, Filipina akan memanfaatkan keuntungannya dengan baik sebagai tuan rumah Grup A. Pelatih asal Austria yang lama menetap di Indonesia ini pun menerangkan, Riedl akan langsung mengadakan pertemuan dengan PSSI usai Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI. "Alfred (Riedl) akan bertemu PSSI dan mulai menyusun rencana," tuturnya. Ia menilai, program pemusatan latihan harus digelar secepatnya. "Saya pikir penting mulai awal Oktober (untuk pemusatan dan uji coba) sampai berangkat (ke Filipina) pada 15 November," ucap Pikal. "Kami butuh uji coba sebanyak-banyaknya untuk meningkatkan kemampuan timnas."
  5. Jika kariernya bersama Manor Racing berakhir, Rio Haryanto secara statistik bukanlah pebalap asal Asia dengan prestasi terburuk dalam sejarah Formula One (F1). Namun, Rio merupakan pebalap Asia terburuk dalam F1 era modern. Hingga paruh musim F1 2016, Rio sudah menjalani 12 seri. Posisi terbaik pebalap 23 tahun itu adalah finis posisi ke-15 di GP Monako, itu pun Rio berada di posisi buncit. Dari 12 seri yang sudah dijalaninya, Rio mengalami tiga kali gagal finis di GP Australia, GP Rusia, dan GP Inggris. Torehan Rio bukan yang terburuk dalam sejarah untuk pebalap Asia. Taki Inoue contohnya. Pada musim 1995, pebalap asal Jepang itu gagal finis hingga sembilan kali dari 12 seri yang dilaluinya bersama tim Footwork Hart. Pebalap asal Jepang lainnya, Ukyo Katayama, juga meraih catatan buruk pada musim debutnya di ajang F1 pada 1992. Memperkuat tim Central Park Venturi Larrousse, Katayama enam kali gagal finis dan dua kali lolos kualifikasi dari 12 seri awal. Namun, Rio merupakan pebalap terburuk dari Asia jika melihat statistik di era modern atau satu dekade terakhir. Narain Karthikeyan yang merupakan pebalap India pertama yang tampil di F1, nyaris meraih podium setelah finis di posisi keempat pada GP Amerika Serikat 2005 bersama Jordan Grand Prix. Kazuki Nakajima (Jepang) berhasil meraih poin di balapan keduanya bersama Williams pada 2008. Kamui Kobayashi (Jepang) juga langsung mendapat tiga poin di balapan keduanya bersama Toyota di GP Abu Dhabi musim 2009. Untuk kawasan Asia Tenggara, prestasi Rio kalah mengilap dari Alex Yoong yang merupakan pebalap pertama Malaysia yang tampil di F1. Yoong berhasil finis di posisi ketujuh pada GP Australia 2002 yang merupakan balapan keempatnya bersama Minardi. Di era modern torehan Rio mungkin sama buruknya dengan Karun Chandhok yang merupakan pebalap kedua asal India yang tampil di F1. Pada musim 2010 ketika memperkuat Hispania, Chandhok hampir selalu finis di posisi terakhir dan tiga kali gagal finis. Tapi, ketika itu Chandhok hanya tampil di 10 seri, dua seri lebih sedikit daripada Rio.
  6. At age 5 his Father died.

    At age 16 he quit school.

    At age 17 he had already lost four jobs.

    At age 18 he got married.

    Between ages 18 and 22, he was a railroad conductor and failed.
    He joined the army and washed out there. He applied for law school he was rejected. He became an insurance sales man and failed again.

    At age 19 he became a father.

    At age 20 his wife left him and took their baby daughter.
    He became a cook and dishwasher in a small cafe. He failed in an attempt to kidnap his own daughter, and eventually he convinced his wife to return home.

    At age 65 he retired.
    On the 1st day of retirement he received a cheque.

    (KFC)

    KFC.jpg

  7. Yuk siap siap yang mau diraphin tempatnya biar Jakarta jadi kota hebat
  8. Salah satu ciri khas mafia Jepang alias Yakuza adalah tato di sekujur tubuh mereka. Tak sembarang tato, gambar atau Irezumi bagi Yakuza dibuat dengan detil dan berwarna indah. Seorang artis tato seperti menggunakan tubuh untuk kanvas tempatnya melukis. Sejarah tato Yakuza sudah berumur ratusan tahun. Mungkin sama tuanya dengan organisasi Yakuza yang sudah berdiri sejak zaman shogun dan para samurainya. Tak cuma Yakuza pria, para wanitanya pun menato seluruh tubuh mereka. Kontras sekali kulit putih dihiasi rajah aneka warna. Sebenarnya tak ada keharusan Yakuza bertato. Apalagi kini polisi menyatakan perang terhadap Yakuza. Orang-orang bertato pun sering dianggap sebagai Yakuza dan menerima diskriminasi. Tapi tetap saja para Yakuza manato tubuh mereka. Berikut beberapa alasan Yakuza menghias tubuh mereka dengan tato. 1. Jadi jagoan di jalan 2. Agar aman di penjara 3. Rasa hormat pada pemimpin 4. Kebanggaan mengalahkan rasa sakit Sebab kalau pakai mesin, akan cepat luntur dan warna akan hilang, kata dia. 5. Menyukai keindahan dan seni tato
  9. Awalnya 234 SC merupakan komunitas yang hanya berisikan anggota keluarga dan kerabat dekat KPH. Japto Sulistio Soerjosoemarno. SH. Kini 234 SC jadi komunitas terbesar di Indonesia semenjak R.M Sahid Abi Shalom (Abi Japto) dan R.M Yedidiah dipercaya sang ayah untuk meneruskannya. Sejarah terbentuknya 234 SC sendiri sangatlah unik. Ternyata angka 234 diambil dari merk rokok terkenal di Indonesia, 'Dji Sam Soe' di mana memang kerabat Japto dikenal sebagai pengagum rokok legendaris yang hingga kini masih bertahan. Sementara itu, huruf SC merupakan singkatan dari Soerjosoemarno Clan. Lambang dasar 234 SC yang memakai gambar perpaduan 'orang bersayap', merupakan ide pemikiran Japto dengan ayahandanya, Jendral H. KPH. Soetarjo Soerjosoemarno. Lambang itu diambil dari kegemaran Japto akan olahraga ektrim terjun payung. Terlebih Japto sukses merengkuh juara 2 pada kejuaraan terjun payung di Australia sekitar tahun 1970-an. Arti sayap itu sendiri ternyata punya filosofi, yakni dengan pola pikir bisa terbang kemana-mana. Kini di tangan Abi, kiprah 234 SC semakin menggila dan membuat banyak orang tertarik ingin bergabung masuk ke dalam keluarga besar 234 SC. Melihat antusiasme masyarakat, para petinggi 234 SC sepakat membukanya untuk umum. Tak heran jika 234 SC sukses jadi komunitas terbesar di Indonesia. Abi yang hingga saat ini dipercaya memegang penuh kendali 234 SC akhirnya merubah singkatan SC menjadi 'Solidarity Community'. "Asal mulanya adalah hanya komunitas keluarga dan orang-orang terdekat Bapak, KPH. Japto Sulistio Soerjosoemarno. SH. Dengan lambangnya yang begitu menarik dan mengandung arti yang telah dirumuskan bersama ayahandanya, Bapak Jendral Soetarjo Soerjosoemarno (alm). Kini lambang itu sudah dipatenkan dan jangan coba-coba untuk menjiplaknya," kata ketua Region Wilayah (Regwil) Cianjur, Jawa Barat, Ichwan Achadi Rachmat kepada Wartabuana.com. Pria yang punya nama alias IchwanNezt ini mengatakan, 234 SC bukan hanya sekedar tempat atau organisasi yang tanpa tujuan, melainkan ikut berperan penting di tengah-tengah masyarakat. 234 SC juga punya selogan yakni 'meski tak satu darah, namun melebihi saudara'. "Kami (234 SC) juga sering melakukan kegiatan sosial seperti adakan operasi bibir sumbing, santunan anak yatim. Selain itu kami juga melakukan kegiatan keagamaan, seni budaya, dan juga olah raga. Makanya, ketua umum kami tak sungkan memberi uang untuk pembinaan dan beasiswa kepada para anggota yang berprestasi," terang Ichwan. Selain itu, 234 SC juga memiliki program kerja yang tiap tahunnya akan ada laporan perkembangan baik Koordinator Wilayah (Korwil)maupun Regional Wilayah (Regwil) di wilayah masih-masing daerah, bahkan hingga sampai di luar negri. "Setiap tahun pasti ada laporan kegiatan-kegiatan Korwil dan Regwil ke Kornas yang akan di sampaikan pada Dewan Perwakilan Pusat (DPP). Untuk rapat kerjanya diadakan satu tahun 3 kali untuk membahas kemajuan setiap Korwil dan Regwil yang sudah terbentuk diberapa negara seperti di Singapore, Malaysia, Arab Saudi, Amerika, Beijing, serta Australia," lanjut pria keturunan sunda ini. Untuk masuk ke dalam keluarga besar 234 SC, Ichwan mengatakan syaratnya tidak terlalu sulit. Hanya dengan registrasi pendaftaran KTP dan pas photo, serta membayar administrasi untuk seragamnya, anggota tersebut sudah sah masuk ke dalam keluarga besar 234 SC. "Kalau untuk anggota sendiri sudah tak terhitung. Setiap provinsinya bisa mencapai ribuan. Belum lagi di luar Indonesia." "Kenapa banyak yang mau bergabung? Saya pikir karena figur ketum (Abi) yang sangat ramah dan bersahaja. Kepintaran dan keberaniannya yang tak terbatas membuat banyak orang kagum dengannya. Bahkan bukan hanya di Indonesia, melainkan hingga ke luar negri. Makanya kami sangat bangga mempunyai ketua umum seperti beliau. Mas Abi sangat perhatian sama teman-temannya dan juga anggotanya tanpa melihat ras atau golongan," katanya seraya mengagumi Abi. Setelah resmi masuk sebagai keluarga besar 234 SC, maka para anggota tersebut harus mematuhi 6 kode etik 234 SC, yaitu : Taat kepada tuhan yang maha esa menurut agama masing-masing. Taat dan tunduk kepada hukum yang berlaku di negeri ini. Tidak terlibat penggunaan dan peredaran narkoba. Bersifat setia kawan dan menjaga kesatuan dalam rasa kekeluargaan. Menjaga nama baik dan keutuhan organisasi. Selalu rendah diri dan saling mengayomi antar anggota maupun kepada masyarakat. Dalam kegiatannya, 234 SC dan Pemuda Pancasila (PP) memang merupakan dua organisasi yang berbeda. Dikatakan oleh Ichwan, 234 SC lebih mengutamakan kegiatan sosial. "Bedanya sangat tipis. Kalau 234 SC tidak berpolitik, dan kalau PP sudah banyak yang berpolitik. Kalau 234 SC lebih banyak mengutamakan kegiatan-kegiatan sosial. Selain itu, melahirkan banyak atlet yang berprestasi," lanjut pria kelahiran 1975 ini. Ichwan menolak jika 234 SC disamakan dengan mafia jalanan. Terlebih 234 SC dan PP kerap melakukan tindakan keributan dengan ormas betawi di berbagai kota, khususnya di Jakarta. "Yang jelas kami tidak mendahului karena itu bukan citra kami. Kami tidak diajari untuk menjual tapi kami diajari untuk membeli dan memborong. Kita suatu komunitas yang punya etika dan intelektual yang mengkedepankan musyawarah di banding arogansi. Namun setelah kami ajak musyawarah tapi tidak dihiraukan, apa boleh buat. Kita terlahir dari darah, ketika harus mati berdarah-darah itu hal yang biasa," jelasnya. Ichwan mengaku tak segan-segan jika ada anggotanya melakukan tindakan kriminal, maka akan langsung diserahkan kepada pihak yang berwajib. "Kita komunitas yang taat akan hukum. Jadi setiap warga berhak untuk mendapatkan perlindungan dan perlakuan hukum yang sama. Jika ada diantara kita melanggar hukum, maka kita serahkan kepada pihak yang berwajib," ucapnya.
  10. Boss of the Yamaguchi-gumi, salah satu anggota terkemuka Yakuza nomer 1, ini bossnya 

     

  11. Shoko Tendo (45) menghela napas saat menceritakan pengalamannya menjadi anggota Yakuza bertahun-tahun. Wanita ini bukan hanya anggota organisasi kriminal Jepang itu, dia juga putri bos besar Yakuza. "Tidak pernah saya berpikir kembali lagi ke dunia Yakuza," kata Shoko Sebagai anak petinggi Yakuza, Shoko besar di kalangan Yakuza. Dia pun mulai terlibat di dalamnya. Diakui, hal ini dilakukan atas pilihan sendiri. Tak ada saudaranya yang bergabung dengan Yakuza. Ayah Shoko pun tak ingin anaknya mengikuti jejaknya. Tapi Shoko memilih jalan hidupnya sendiri. Dia menjadi bagian organisasi Yakuza. Shoko pun terjerumus menjadi pecandu narkoba. Dia terlibat asmara dan seks dengan sesama anggota Yakuza. Dua hal ini pernah sangat lekat dengan dirinya. Wanita bertato ini juga akrab dengan kehidupan malam dan menjadi pacar gelap para anggota Yakuza. Hidupnya hancur-hancuran kala itu. Tapi Shoko cukup beruntung tak pernah merasakan dipenjara. Tugas wanita Yakuza biasanya menemani para pembesar atau jadi wanita simpanan. Mereka tak terlibat langsung dengan perang antar kelompok atau kekerasan lain. Tapi Shoko paham betul bagaimana kerasnya hidup di lingkungan Yakuza. Shoko juga tahu informasi A1 alias terpercaya soal penyelundupan narkoba yang dilakukan Yakuza. Narkoba itu salah satunya berasal dari Korea Utara. Rupanya sejauh itu kerja sama internasional Yakuza. Kini Shoko mengaku sudah tobat dan keluar dari dunia Yakuza. Shoko memilih membesarkan anaknya yang kini berusia 8 tahun seorang diri.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy