Jump to content

manuvoping

Member
  • Content Count

    28
  • Joined

  • Last visited

About manuvoping

  • Rank
    Magang
  • Birthday 04/04/1990

Profile Information

  • Gender
    Male (Laki Laki)
  1. ini topik beda, gambar doang topiknya... wwkwkwk
  2. gmn sih biar bisa ikut tonton acara acara begitu?
  3. Ahok dulu gak disukai istrinya

     

  4. Gimana menurut kamu?
  5. ini video apa nemenin mandi orang

     

  6. Dooh, keenakan makan cokelat

  7. bikin budeg ngga pas live eventnye?
  8. Google selaku unit bisnis tersukses di Alphabet, dilaporkan punya rencana untuk menjaring bakat-bakat hebat di dalam perusahaan mereka dan membiarkan mereka untuk membangun perusahaan rintisan baru. Menurut laporan The Information, Google dilaporkan hendak membuat inkubator startup di dalam perusahaan. Inkubator itu diberi nama "Area 120." Inkubator ini memungkinkan para karyawan Google untuk melakukan wirausaha bersama tim untuk mengembangkan ide-ide mereka dengan dukungan dan pendanaan Google. Ini menjadi potensi untuk membangun anak usaha di mana Google akan jadi investornya. Dua eksekutif Google, Don Harrison and Bradley Horowitz, dilaporkan bakal mengelola inkubator. Sumber The Information mengatakan, tim Area 120 akan bekerja secara penuh dalam inkubator setelah penyusunan rencana bisnis. Setelah beberapa bulan, tim dapat berjalan sebagai perusahaan baru. Inkubator ini bisa jadi penampung bakat para calon pemimpin perusahaan, sekaligus menumbuhkan lingkungan di mana karyawan berbakat memiliki kebebasan untuk berinovasi. Langkah ini sekaligus bisa membuat Google mempertahankan nama-nama besar yang sudah bekerja untuk mereka. Seperti diketahui, Google baru saja kehilangan Regina Dugan, mantan kepala pusat penelitian dan pengembangan Advanced Technologies and Projects.
  9. cakhepppp, gue call call temen temen biar amal gue nambah
  10. Hacker yang diminta Facebook untuk menguji keamanan mereka terkejut ketika melihat server Facebook sudah lebih dulu diretas. Perusahaan Internet seperti Facebook, Google, Microsoft dan lainnya memang sering membuat program untuk mencari celah di sistem mereka. Program ini terbuka bagi semua pengguna yang memiliki kemampuan menganalisis sistem keamanan Internet. Penguji bernama Orange Tsai, asal Taiwan, baru saja mendapat US$ 10.000 dari Facebook lantaran telah menemukan cara bagaimana meretas sistem mereka. Orange Tsai seperti peretas lainnya. Ia menganalisa berbagai komponen Facebook agar bisa masuk ke dalam sistem mereka, dan akhirnya ia menemukan jalan dengan meretas server milik staff Facebook. Namun betapa terkejutnya ia ketika mengetahui bahwa sistem itu telah lebih dulu diretas. Pelakunya tidak diketahui, namun ia meninggalkan jejak berserta kode yang dapat mengeksplotasi data penting milik karyawan Facebook. "Hacker tersebut membuat proxy di halaman utama untuk mencatat semua data penting penting karyawan Facebook. Password ini disimpan di bawah web directory agar hacker mudah mengambilnya melalui perintah WGET," tulis Orange Tsai, pada blog resminya. Namun hal ini dibantah oleh Facebook. Memang, media sosial itu mengakui bahwa sistemnya telah diretas, tapi itu dilakukan oleh hacker yang juga mengikuti lombah, seperti Orange Tsai. "Kami telah menutup cela yang ditemukan Orange Tsai, celah yang dibuat peretas lain yang ikut dalam program ini. Tak satu pun dari mereka yang berhasil mengakses bagian lain dari infrastruktur kami," kata Reginaldo Silva, Facebook security engineer. Atas temuan itu, Orange Tsai tidak hanya diberikan uang oleh Facebook, namun namanya juga masuk dalam daftar atas para penemu bug di laman Facebook.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy