Jump to content

Pengkarya_bangsa

Pengguna
  • Jumlah konten

    60
  • Bergabung

  • Terakhir berkunjung

  • Days Won

    2

Pengkarya_bangsa last won the day on Mei 23 2016

Pengkarya_bangsa had the most liked content!

7 Followers

Tentang Pengkarya_bangsa

  • Rank
    Magang

Informasi Profil

  • Jenis Kelamin
    Male

Pengunjung Profil Terakhir

4.274 profile views
  1. Pengkarya_bangsa

    Jadwal iPhone 7 dan 7 Plus Bisa di Pesen

    Apple baru saja merayakan kesuksesannya meraih satu miliar iPhone, sementara kehadiran dari iPhone 7 dan iPhone 7 Plus masih menjadi topik populer di lini masa penggemarnya. Berdasarkan pada tradisi, Apple biasanya merilis ponsel terbaru di September. Namun bocoran mengenai produk terbaru itu diungkap oleh sebuah akun pembocor yang mengatakan tanggal pasti mengenai pre-order dan penjualan iPhone. Evan Blass atau yang dikenal dengan akun @EvLeaks di Twitter mengatakan, pre-order iPhone 7 dan iPhone 7 Plus akan mulai dibuka pada 9 September. Sedangkan peluncurannya sendiri akan dilakukan pada 16 September nanti. Jika mengingat pada peluncuran produk sebelumnya, tanggal peluncuran dan pre-order iPhone 7 akan masuk akal. Tahun lalu Apple memperkenalkan seri iPhone 6S pada 9 September, membuka pre-order pada 12 September dan mulai merilisnya pada 25 September. Namun menurut laporan terbaru yang berasal dari pemasok di China mengatakan bahwa penamaan dari seri iPhone terbaru akan menggunakan nama iPhone 6SE. Itu karena desainnya sendiri memiliki kesamaan dengan seri sebelumnya. Untuk saat ini iPhone terbaru dikatakan akan memiliki dua varian layar yakni 4,7 inci dan 5,5 inci. Selain itu, lubang headphone 3,5 mm akan dihilangkan dan memiliki daya baterai yang lebih besar. Sementara prosesornya, akan ditenagai oleh chip A10 yang merupakan prosesor terbaru Apple.
  2. Pengkarya_bangsa

    Ini Jawaban Atas "Menara Pisa Apa Bisa Jatuh?"

    Menara Pisa selama ini menjadi salah satu bangunan ajaib karena tidak berdiri sempurna alias miring. Dibangun di atas tanah yang tidak stabil, apakah menara yang terletak di Roma ini mungkin jatuh suatu hari? Menara Pisa telah miring lebih dari 840 tahun yang lalu. Dia sudah tidak bisa berdiri tegak hanya beberapa saat setelah dibangun. Ini karena tanah yang menjadi fondasinya adalah lumpur, pasir, dan tanah liat. Para pekerja berusaha untuk membuatnya agar dapat berdiri tegak. Namun, pembangunan menara itu sendiri dihentikan beberapa kali karena beberapa gejolak politik. Faktanya, menara ini pernah diabaikan pembangunannya selama 100 tahun dan terus tenggelam ke salah satu sisi. Berbagai cara dilakukan mulai dari menjatuhkan bola cannon dari atas menara hingga mencampur fondasi tanah dengan semen telah dilakukan. Namun Menara Pisa tetap miring dari tahun ke tahun. Namun sebuah spesialis mekanis dari Imperial College London membantu untuk memperbaiki fondasi bagian utara yang miring dari Pisa. Dia bertanya-tanya apakah penggalian tanah dari bawah fondasi utara menara bisa menarik menara kembali vertikal. Untuk menjawab pertanyaan itu, ia dan anggota tim lainnya menjalankan model komputer dan simulasi untuk melihat apakah rencana tersebut mungkin bekerja. Setelah menganalisis data, mereka memutuskan bahwa solusi itu memang layak dicoba. Berbekal rencana, para pekerja pergi ke situs dan membungkus baja di lantai pertama untuk mencegah batu tersebut patah. Selanjutnya, mereka menempatkan 750 metrik ton (827 ton) dari bobot timah di sisi utara menara. Lalu mereka menuangkan cincin beton baru di sekitar dasar menara yang mereka hubungkan dengan serangkaian kabel berlabuh jauh di bawah permukaan. Akhirnya, dengan menggunakan bor dengan diameter 200 milimeter (7,9 inci), mereka memiringkan bagian bawah fondasi. Setiap kali mereka mencabut bor, mereka mengambil sebagian kecil dari tanah, hanya 15 sampai 20 liter (4 sampai 5 galon). Ketika tanah telah diambil, tanah di atasnya diselesaikan. Tindakan ini, dikombinasikan dengan tekanan yang diterapkan oleh kabel, menarik menara dalam arah yang berlawanan dari arah miringnya. Mereka mengulangi ini di 41 lokasi yang berbeda, selama beberapa tahun, terus-menerus. Pada 2001, tim telah menurun menara ramping dengan 44 cm (17 inci). Bahkan setelah pengeboran berhenti, menara terus menjadi vertikal sampai pada Mei 2008 sensor tidak lagi mendeteksi gerakan apa pun. Pada saat itu, menara sudah tidak berbahaya lagi. Untuk itu, Menara Pisa setidaknya akan aman hingga 200 tahun lagi.
  3. Pengkarya_bangsa

    Senggolan dengan Hamilton, Rosberg Kena Hukum

    Driver Mercedes AMG, Nico Rosberg, resmi dinyatakan bersalah karena insiden dengan sang rekan setim, Lewis Hamilton, di lap pamungkas GP Austria yang digelar di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu 3 Juli 2016 malam WIB. Rosberg pun resmi disanksi, meski hal tersebut tak mengusik posisi finisnya. Rosberg mengakhiri balapan di posisi empat. Usai balapan, steward FIA memang langsung melakukan penyelidikan terhadap insiden senggolan duo Mercedes tersebut. Rosberg pun mendapatkan hukuman penalti waktu 10 detik. Namun, karena pembalap asal Jerman itu 14 detik lebih cepat dari driver Red Bull, Daniel Ricciardo (yang finis kelima) saat melewati garis finis, hukuman ini tidak berdampak pada posisi finis Rosberg. “Setelah mempertimbangkan bukti ekstensif dari kedua driver, video, dan data telemetri, terlihat jelas bahwa Mobil 44 (Hamilton) ada di depan Mobil 6 (Rosberg), lebih daripada sejajar. Dan bahwa Mobil 44 mestinya bisa mulus melewati Turn 2 lintasan jika tidak ada senggolan. Mobil 6 tidak memberikan ‘ruang balap’ untuk Mobil 44, sehingga Mobil 6 bertanggung jawab atas insiden,” demikian pernyataan steward di laman resmi F1 ndral. Selain hukuman tersebut, Rosberg juga mendapatkan hukuman tambahan berupa dua poin penalti pada musim ini, selain juga diberi peringatan akibat meneruskan balapan dengan kondisi mobil yang rusak sehingga beberapa komponen mobilnya berceceran di atas lintasan. Meski demikian, Rosberg tak sepenuhnya bersalah. Steward juga menganggap kalau pembalap 31 tahun itu telah berusaha semampunya untuk mengurangi kecepatan dan memperkecil potensi negatif ke driver lain dibelakangnya. Kalau di dangdutan, senggolan bisa bacok bacokan, untung di Formula 1 kagak.
  4. Teka teki soal masa depan Kevin Durant akhirnya terungkap.Forward berusia 27 tahun itu akhirnya memastikan timnya musim depan. Durant memastikan bergabung dengan tim raksasa yang dua kali sukses menembus NBA Finals dalam dua musim terakhir, Golden State Warriors. Durant pun dipastikan akan bahu membahu dengan pemain bintang lainnya macam Stephen Curry per musim depan di klub asal Oakland itu. Hal ini sejatinya tak terlalu mengejutkan karena beberapa hari bahkan minggu belakangan, Warriors kerap dihubungkan dengan Durant. “Saya memutuskan untuk bergabung dengan Golden State Warriors. Pilihan ini berdasarkan hasrat saya untuk terus berkembang sebagai pemain,” buka Durant. “Sangat penting untuk mendapat kesempatan langka pada karier dan mengambilnya. Pergi dari zona nyaman saya ke tempat baru dan bergabung dengan klub yang siap mengembangkan saya,” jelas sang bintang. Meski begitu, Durant tetap berterima kasih kepada Oklahoma City Thunder (OKC), tim yang sudah dibelanya sejak 2007. “Saya tahu akan mengecewakan banyak orang akan pilihan ini. Tapi, saya melakukan apa yang saya rasa tepat untuk hidup dan karier saya,” ungkapnya. “Saya akan rindu OKC dan peran saya dalam membangun tim tersebut menjadi tim yang luar biasa. Saya tak bisa berterima kasih lebih lagi untuk semua pihak OKC yang telah mendukung saya,” tukas KD. Durant disebut-sebut menandatangani kontrak berdurasi dua tahun. Kontrak ini bernilai USD54,3 juta (Rp711 miliar). Wow, itu uang ndral, fantastis banget duwitnya..
  5. Pengkarya_bangsa

    Rio Haryanto Puas Dapat Posisi Akhir Ke 16

    Driver F1 kebanggaan Indonesia, Rio Haryanto, meraih hasil yang cukup memuaskan di GP Austria yang digelar Minggu 3 Juli 2016 malam WIB. Rio finis di urutan 16, dengan masih ada tiga pembalap lain yang finis di belakangnya. GP Austria memang merupakan balapan yang amat positif bagi Manor. Tim balap asal Inggris itu sukses meraup poin perdana mereka di musim ini via tandem Rio, Pascal Wehrlein. Driver Jerman itu sukses finis di posisi 10 dan berhak mendapat satu poin. Sementara itu, Rio yang start dari posisi 19, berhasil finis di peringkat 16. Posisi tersebut nyaris menyamai pencapaian terbaiknya di musim ini, yakni finis di posisi 15 pada GP Monako lalu. Pembalap yang lahir di Surakarta 23 tahun yang lalu itu pun mengaku puas. “Hasil balapan kali ini adalah prestasi tim yang fantastis. Ini wujud nyata kerja keras dari semua orang di Manor,” ujar Rio. “Sungguh menakjubkan. Begitu banyak pekerjaan telah dilalui untuk ini dari setiap anggota tim dan itu tidak hanya bagus, tapi juga sangat penting bagi kami semua untuk mendapatkan hasil ini. Ini berarti kami bergerak maju dan membuat kemajuan yang baik, dan itu penting saat kami menuju paruh kedua musim ini,” lanjutnya. “Saya memulai balapan dengan ban soft untuk 27 lap, kemudian menjalani dua stint dengan ban supersoft. Stint pertama bekerja dengan baik bagi saya sampai safety car mengubah situasi balapan dan akhirnya strategi saya tidak berjalan dengan baik. Meski demikian, saya senang dengan kecepatan saya, terutama menjelang akhir ketika saya mengejar (Marcus) Ericsson,” pungkas peringkat empat GP2 musim 2015 tersebut. Yuk mari dukung sama sama pembalap F1 satu ini ndral, semoga dia menjadi juara ndral. Amiiiiin
  6. profilenya Alianka Hardianti

     

  7. cewek men, ngedrift

     

  8. naah! begindang dongs

     

  9. Kosong amat hari minggu

    1. kotawa

      kotawa

      lagi waisak mngkn

  10. Teknologi bandara yang modern dan canggih

     

  11. Pengkarya_bangsa

    Gerindra Tak Soal Jadi Oposisi Tanpa Koalisi

    Dukung ahok lagilah pak prabowo
  12. Pengkarya_bangsa

    Polisi Tangkap Juragan DVD Porno di Glodok

    Anak buahnya jg ditangkep gak nnih? kalau ngga mah masih bisa jualan atuuuh
  13. Google Launchpad Accelerator kembali digelar untuk kedua kalinya. Indonesia masih turut serta dalam kegiatan tersebut, bersama dengan beberapa negara termasuk India dan Brasil. Program pembinaan startup tersebut memberikan fasilitas mentor dan sokongan dana hingga 50.000 dollar AS atau sekitar Rp 666 juta, tanpa keterikatan saham. Tujuan program ini untuk menemukan startup yang bisa berpengaruh besar pada pasar lokal. Nah, kali ini ada enam startup karya anak bangsa yang terpilih untuk unjuk gigi selama dua minggu di markas Google, Silicon Valley, AS. Pertama adalah HijUp yang merupakan platform e-commerce khusus busana perempuan Muslim. Startup ini adalah buatan Diajeng Lestari yang memang memiliki minat besar pada bidang fesyen. Kedua adalah Talenta, yakni layanan software berbasis cloud yang bertujuan membantu bisnis kecil dan menengah untuk mengelola proses Sumber Daya Manusia (SDM). Menyasar pasar enterprise, perusahaan bisa menggunakan software Talenta untuk mengelola kehadiran karyawan, permohonan cuti, pengaturan lembur, hingga pembayaran gaji. Ketiga, Javis Store. Startup ini merupakan platform jasa pembuatan situs web toko online yang instan dan anti ruwet. Prosesnya diklaim cepat, memiliki fitur lengkap, menyediakan beragam template, pembayaran lengkap, dan gratis selamanya. Keempat, ruangguru.com. Berawal dari perhatian pada sektor pendidikan, startup ini didirikan dua sejoli Iman Usman dan Belva Devara. Intinya, startup ini berbentuk situs yang menghubungkan siswa potensial dengan para guru atau pengajar untuk belajar di luar sekolah atau universitas. Kelima adalah IDNtimes.com yang tak lain merupakan media online independen. Konten-kontennya berkisar di dunia generasi muda Indonesia. Keenam, CodaPay. Startup tersebut memungkinkan para merchant menerima pembayaran di Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, serta Singapura, dengan menggunakan saluran pembayaran yang dapat digunakan semua konsumen tanpa harus memiliki kartu kredit atau kartu debit. Enam startup di atas akan bergabung di tahap kedua rangkaian acara Launchpad Accelerator pada 13 Juni 2016 mendatang. Setelah menghabiskan dua minggu di Lembah Silikon, keenam startup bakal menjalani enam bulan mentorship serta akses ke alat bantu dan referensi dari Google. Para peserta juga bakal mendapat 'kredit' produk dan publisitas dari Google. Ini merupakan salah satu langkah untuk merealisasikan misi Google melatih 100.000 pengembang Indonesia hingga 2020 mendatang.
  14. Pengkarya_bangsa

    Ngobas DreamAds Experience, Beriklan GRATIS Tanpa Syarat!

    boleh deeeh nyoba,, bingung mao ngiklanin apaan
  15. jangan sampai ada permainan belakang pak joko
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi