Jump to content

davidbo

Member
  • Posts

    501
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    12

Everything posted by davidbo

  1. ngajak ribut pemain drumnya

     

  2. Banyak tempat makan tutup , hah!

  3. Alat alat inovatif tren masa kekinian

     

  4. Selena Gomez - Kill Em With Kindness

     

  5. Prancis selaku tuan rumah Piala Eropa 2016 memiliki tanggung jawab yang besar untuk menjaga keamanan dan keselamatan ribuan penonton yang datang dari berbagai penjuru dunia. Apalagi kini Negeri Mode itu tengah dihantui ancaman teror. Demi menjaga perhelatan sepakbola akbar Piala Eropa 2016 berlangsung aman, ratusan polisi Prancis mendadak dilatih menggunakan senapan yang mampu menembakkan 750 peluru per menit. Pelatihan itu benar-benar diberikan pada menit-menit terakhir jelang Piala Eropa, tepatnya 10 hari sebelum kompetisi dimulai. Dan pelatihan itu bahkan belum selesai pada malam jelang pembukaan. Senapan yang diajarkan kabarnya memang bukan senjata yang biasa dipegang polisi. Itu hanya alat tembak yang biasa dipakai pasukan khusus Prancis, dan biasanya dimanfaatkan untuk berhadapan dengan teroris. “Pelatihan ini memang diburu-buru. Satu harapan saya, segalanya dan semua orang akan siap H-1 ini. Tapi sungguh, pelatihan ini masih berlangsung untuk beberapa unit. Mereka tidak melihat urgensinya sebelum ini dan baru memulai pelatihan semacam ini akhir-akhir ini,” ungkap David Oliver Reverdy, seorang petinggi dari Aliansi Polisi Nasional Prancis. Sedikitnya 90 ribu pasukan keamanan gabungan dikerahkan untuk menjaga keamanan negara yang diwakili timnas berjuluk Ayam Jago itu dalam turnamen sepakbola akbar di tingkat Eropa ini. Penjagaan difokuskan tidak hanya untuk mencegah tindak terorisme, juga aksi kerusuhan dan tindakan merusak suasana lainnya.
  6. Seorang perempuan di Texas melayangkan gugatan melalui pengadilan setelah diabaikan karena melaporkan pelecehan seksual yang dialaminya. Ia bahkan menuntut lebih dari USD70 ribu atau Rp933 juta atas kerugian yang dideritanya. Kisah bermula saat perempuan tersebut dipenjara pada Mei 2014. Seorang sipir bernama Felipe Santiago Peralez tiba-tiba masuk ke selnya dan melakukan pelecehan seksual. “Peralez (yang sekarang mantan polisi) memasukkan tangannya ke daerah intim penggugat malam itu (29 Mei 2014). Membuat dia menangis karena kesakitan dan takut,” demikian salah satu isi laporan penggugat. Merasa dilecehkan, korban lantas melaporkan hal tersebut kepada penjaga penjara lain. Kepala polisi itu melihat video pemerkosaan yang dimaksud. Namun tanggapannya ternyata hanya biasa saja. Alih-alih memproses laporan itu, dia hanya menawari si pelapor sepotong taco, camilan khas Meksiko. Ia kemudian dipindahkan ke penjara lain. Dia melaporkan kembali kasus pelecehan seksual yang dialaminya, tetapi sekali lagi petugas di penjara baru itu menyuruh dia melupakan insiden tersebut dan melanjutkan saja hidupnya. Akibat kejadian tersebut, perempuan Texas itu mengadukan beberapa polisi Kota La Joya di Hidalgo County. Peralez dan sejumlah petugas lain digugat karena dianggap telah mengabaikan pemeriksaan medis terhadapnya. Peralez sendiri sudah diberhentikan dari jabatannya dan disidangkan sejak Agustus 2015. Ada tiga tuduhan yang didakwakan kepadanya, termasuk kekerasan terhadap hak warga sipil dan penganiayaan. Ia divonis penjara 180 hari di penjara Texas dan 30 hari di penjara Hidalgo. Kasus ini memang sudah terjadi dua tahun lalu, baru pada Desember 2014 mendapat perhatian seorang Texas Ranger Bobby Garcia dan masih diproses hingga kini.
  7. Jago cepet banget, militer sekolahnya

     

  8. Kamu hidup dikelilingi banyak orang, dan ada banyak tipe orang yang mungkin kamu kenal, salah satunya yang egois. Tipe orang seperti ini biasanya memikirkan dirinya sendiri, mencari dan melakukan berbagai cara agar ia bisa mendapatkan keuntungan untuk dirinya sendiri. Psikologis F. Diane Barth mengatakan, ada 2 karakteristis sifat egois, yang pertama yaitu menjadi terlalu mementingkan diri sendiri, dan kedua adalah tak memiliki kesadaran atau perasaan ingin membantu untuk orang lain. Jika seseorang memiliki kedua karakter tersebut, mereka tak akan menemuimu kecuali jika mereka punya maksud tertentu. Ini 5 sifat dan sikap yang membuat seseorang menjadi orang yang egois: Manipulasi Orang ini akan melakukan berbagai hal untuk mendapatkan keuntungan, termasuk menjilat orang yang tak disukainya, menutupi kesalahannya, mencoba mengalihkan kesalahan pada orang lain dan hal-hal bersifat bohong lainnya. Tak peduli Ia tak punya simpati, dan tak akan mempedulikan perasaan orang-orang di sekitarnya, asal ia mendapat apa yang di inginkannya, mereka puas dengan hal itu. Orang lain tidak penting, karena yang utama adalah dirinya sendiri. Licik dan menusuk dari belakang Berkata bohong bukan hal baru baginya. Bahkan jika harus mengkhianati teman yang pernah memberinya keuntungan, ia tak akan segan menusuk dari belakang jika ia tahu hal ini akan memberinya lebih banyak hal. Karena ia tak ingin terlihat buruk di mata orang yang memberinya "sesuatu", ia akan dengan licik merencanakan berbagai hal untuk menjatuhkan orang lain. Memberi pasti punya pamrih Ini adalah hal utama, dan kamu pasti tak akan dengan mudah menerima pemberian darinya. Ia juga tak mudah berbagai dengan orang lain. Jika ia bisa memilikinya sendiri, kenapa harus membagi dengan orang lain? Orang egois biasanya juga pelit, jadi mereka hanya akan memberimu sesuatu asal kamu juga punya sesuatu untuknya. Angkuh dan ingin orang lain tunduk padanya Ia berharap orang lain bisa melakukan hal-hal yang ia inginkan. Ia hidup dengan pemikiran, apa yang bisa orang lain berikan untuknya, bukan sebaliknya. Mereka meminta banyak hal, dan menginginkan banyak hal. Karena ia tak bisa melakukannya sendiri, ia akan memanfaatkan orang lain. Itu dia sekian sifat yang dimiliki orang-orang egois. Orang-orang seperti ini akan selalu ada, dan kamu harus punya cara untuk menghadapi mereka agar tak jadi korban ke-egois-annya. Amati gerak-gerik dan kata-katanya, dan jangan mau jika dimanfaatkan.
  9. Memiliki pasangan yang setia tentu menyenangkan. Tentu kamu tidak ingin terluka karena dia selingkuh dan membuat kamu merasa terkhianati dan sakit hati. Ada beberapa faktor yang menyebabkan perselingkuhan dilakukan oleh pasangan. Karena rasa tidak puas, kesepian dan tidak ada kerja sama yang baik dengan pasangan. Tetapi kamu tidak perlu khawatir, berikut adalah ciri pria yang memiliki sifat yang setia. Yuk, simak penjelasan dari vemale berikut ini: Pasangan yang memiliki penghasilan yang sama cenderung terhindar dari perselingkuhan. Pria yang memiliki pasangan yang berpenghasilan sama cenderung lebih setia terhadap pasangannya. Teman adalah perwujudan pribadi seorang pria. Jika teman-teman dekatnya adalah seorang yang setia maka dapat dipastikan dia adalah pria yang setia juga. Dia selalu mendapat perhatian dan memperhatikan kamu. Perlu kamu ketahui kasus perselingkuhan terbesar disebabkan karena kurangnya perhatian dari pasangan. Pria yang memiliki sifat yang terbuka lebih setia, karena dia lebih mudah menerima pendapat orang lain dan memiliki pandangan yang terbuka. Berasal dari keluarga yang baik-baik. Keluarga adalah cerminan pribadi seseorang jika dia berasal dari keluarga yang baik maka dia adalah tipe pria setia, dan kemungkinan dia untuk selingkuh sangat kecil. Dia mampu mengendalikan emosinya. Dia tidak mementingkan egonya dan selalu memperhatikan perasaan dan kepentingan orang lain. Pria yang setia sangat menghormati wanita. Dia tidak pernah menempatkan pria di bawahnya, tetapi sejajar dengannya. Tidak pernah ingkar janji. Saat dia berjanji sebisa mungkin pasti akan ditepati. Dia akan berusaha untuk menepati janji.
  10. Sebenarnya pekerjaan ini tidak sulit, bahkan mudah. Sayangnya karena berhubungan dengan teman sendiri perasaan serba tidak enak membuatnya menjadi serba sulit. Jika dipikir-pikir kamu yang memiliki uang mengapa kamu yang jadi repot sendiri? Serba tidak enak, ya Ladies? Daripada pusing berikut adalah cara untuk menagih hutang kepada teman tanpa merasa enggak enak hati. Yuk, simak penjelasannya sebagai berikut: Ingatkan Jangan terburu berburuk sangka, bisa jadi memang teman kamu adalah pelupa sehingga melupakan kewajibannya untuk mengembalikan uang yang ia pinjam. Jangan ragu untuk mengingatkannya, dia tidak akan marah hanya karena kamu mengingatkannya masalah tagihannya. Semangat Mungkin teman kamu beralasan belum memiliki uang tapi jangan menyerah. Mintalah komitmen darinya kapan akan menyelesaikan kewajibannya. Hal ini penting agar, kamu merasa tidak dikerjai. Sesekali Kerjain Balik Waktu gajian si teman masih lempeng saja? Hmm, kamu harus mengambil langkah tegas. Saat makan siang minta teman kamu untuk membayar dulu tagihannya, saat dia menagih katakan bahwa dia juga masih ada hutang padamu. Mungkin akan terkesan jahat tapi ini adalah langkah efektif untuk menghadapi teman yang menyebalkan masalah uang. Berani Menolak Saat teman kamu masih berani meminjam uang lagi, lebih baik kamu menolaknya. Daripada sakit hati karena uang yang dipinjam tidak kunjung dikembalikan? Jadi segera hindari hal tersebut. Jendral, membantu teman yang memerlukan bantuan memang tidak ada salahnya. Tapi ingat jangan sampai hal ini membuat masalah baru buat kamu. Selamat mencoba.
  11. Pebalap Ducati, Andrea Dovizioso, hanya bisa menyalahkan diri sendiri atas kegagalannya menyelesaikan balapan di Sirkuit Le Mans, Perancis, Minggu (8/5). Ia tergelincir keluar lintasan dan untuk kali ketiga secara beruntun musim ini gagal melintasi garis finis (DNF/Did Not Finish). Padahal ia mengawali musim dengan sangat baik ketika merebut podium kedua di GP Qatar. Dovizioso sedang mengejar pebalap Movistar Yamaha Valentino Rossi ketika ia tergelincir di Le Mans. Di saat yang bersamaan, pebalap Repsol Honda yang berada tepat di belakangnya, Marc Marquez, pun mengalami insiden identik sehingga keduanya terlihat sinkron bergerak keluar lintasan. Menurut pebalap Italia itu, kesalahan dalam insiden tersebut sepenuhnya berada di pundaknya yang terlalu memaksakan ban depannya ketika ia hanya memiliki dua derajat lagi sudut kemiringan. "Ban depannya sangat baik sepanjang pekan ini, juga ketika balapan. Tapi inilah karakteristik Michelin. Semuanya terjatuh dengan cara yang sama," kata Dovizioso seperti dikutip dari Crash. "Anda tidak pernah merasakan sudah melewati batas, tapi jika Anda memaksakan hanya sedikit lagi, ini bisa terjadi. Dan Anda kehilangan kendali ban depan." Dovizioso enggan menimpakan kesalahan ini kepada Michelin karena menurutnya tantangan ini yang harus dihadapi setiap pebalap, sehingga mereka lah yang perlu untuk mencari solusi. Pebalap 30 tahun itu kemudian menyatakan timnya, Ducati, harus mencari strategi lain di balapan-balapan selanjutnya meski hal itu berarti tidak lagi bertindak agresif. Jika di lima balapan sebelumnya Ducati mencari cara yang paling pas untuk memacu motor mereka secepat mungkin, maka Dovizioso berpendapat sudah saatnya pabrikan asal Italia itu mencari akal untuk mendapatkan konsistensi. "Hingga saat ini, kami telah mencoba lebih cepat, lebih cepat, dan lebih cepat. Kami telah mendapatkan kecepatan yang kami inginkan dan ini sangat bagus," ujar Dovizioso. "Sekarang kami telah mendapatkan kecepatan dasarnya, namun kami tak memiliki konsistensi. Untuk bisa berada di depan dan menyaingi para pebalap Yamaha, kami harus lebih konsisten lagi." Kegagalan menyelesaikan balapan ini membuat Dovizioso berada di urutan ke-11 klasemen sementara dengan raihan 23 poin. Jorge Lorenzo yang memenangi GP Perancis berada di puncak dengan 90 poin, disusul Marc Marquez yang memiliki 85 poin, dan Valentino Rossi dengan 78 poin.
  12. Marc Marquez terjatuh di lap ke-16 karena kehilangan keseimbangan di roda bagian depan. Juara dunia MotoGP 2013 dan 2014, Marc Marquez, mengungkapkan penyebab kecelakaan yang dialaminya di balapan MotoGP Perancis yang berlangsung di Sirkuit Le Mans, Minggu (8/5). Marquez yang sempat berada di posisi ketiga, harus finis di posisi ke-13 di GP Perancis. Pebalap asal Spanyol itu terjatuh di lap ke-16 pada tikungan ketujuh. Di saat bersamaan, pebalap Ducati Andrea Dovizioso yang berada di depan Marquez juga terjatuh. Kecelakaan yang dialami Marquez dan Dovizioso terlihat aneh, karena keduanya terjatuh secara bersamaan layaknya atlet olahraga renang sinkronisasi meski tidak bersenggolan. Berbicara usai balapan, Marquez membantah terjatuh karena kaget melihat Dovizioso hilang kendali di tikungan ketujuh. "Saya baru menyadari Dovizioso terjatuh ketika saya sudah berada di sisi trek. Jadi, insiden Dovizioso tidak ada hubungannya. Tapi ya, kami berdua kehilangan keseimbangan pada bagian depan di waktu yang sama," ujar Marquez seperti dilansir Crash.net. Marquez mengaku terjatuh karena mengambil risiko lebih banyak untuk menekan. Pebalap 23 tahun itu kehilangan banyak waktu karena tidak bagusnya akselerasi sepeda motor Honda RC213V yang ditungganginya. "Sangat disayangkan saya mengalami kecelakaan. Saya memiliki balapan yang bagus, tapi hal seperti bisa terjadi jika Anda memiliki waktu yang terbatas di setiap lap," ujar Marquez. "Saya bisa saja memilih balapan konservatif, tapi di Le Mans Anda akan tertinggal jika melakukannya, jadi saya mengambil risiko lebih banyak. Saat balapan saya kehilangan banyak akselerasi, jadi saya harus mengatasinya dengan mengerem lebih banyak. Pada akhirnya saya kehilangan keseimbangan pada bagian depan." Meski sempat terjatuh, Marquez tetap melanjutkan balapan dan finis di posisi ke-13. Hasil di Le Mans membuat Marquez kehilangan posisi di puncak klasemen sementara, tapi The Baby Alien hanya terpaut lima poin dari Jorge Lorenzo. "Hal positifnya adalah saya mampu mendapatkan tiga poin dan saya hanya tertinggal lima poin dari Lorenzo, itu bukan jumlah yang banyak," ujar Marquez.
  13. Kecelakaan yang dialami juara dunia tiga kali Ayrton Senna mengejutkan dunia Formula 1 dan mengubah wajah ajang balapan. Memasuki musim balapan baru, kecelakaan yang dialami oleh Jules Bianchi dan Fernando Alonso seolah menjadi panggilan masa lalu bagi publik pecinta Formula 1, bahwa balapan yang dikatakan semakin membosankan ini tetap menjadi ajang yang bisa merenggut nyawa mereka-mereka yang berani terjun ke dalamnya. Dalam dunia balapan jet darat, kecelakaan dan kematian sendiri menjadi bagian tak terpisahkan dalam lintasan sejarah. Setiap periode-nya, otoritas balapan akan mengutak-atik peraturan, rancangan sirkuit, atau desain mobil sebagai jawaban atas pertanyaan: bagaimana caranya membuat para pembalap terhindarkan dari kematian? Kecelakaan memang tak terhindarkan dalam balapan, namun berbagai hal direkayasa sedemikian rupa sehingga agar tak sampai menelan korban Di era 1960-an hingga 1980-an awal, Formula 1 sendiri dikenal sebagai ajang mematikan. Para pembalap akan berlomba dengan satu kerelaan bahwa mereka bisa saja menjadi korban tewas selanjutnya, tak peduli status atau tingkat kemahiran mengendarai mobil. Jim Clark, seorang juara dunia F1 tiga kali, terbunuh ketika ia mengikuti ajang Formula 2. Sementara itu, Gilles Villeneuve yang dikatakan sebagai titisan pembalap terbaik sepanjang masa, Juan Manuel Fangio, pun tak luput dari maut. "Pada era 1968 hingga 1973, di masa 'keemasan' saya, jika Anda terus menerus membalap, maka kemungkinan Anda tewas adalah dua banding tiga. "Formula 1 seperti rumah sakit umum, atau serial tentang kematian. Kami kehilangan terlalu banyak orang," ujar Sir Jackie Stewart, pembalap Inggris yang sepanjang kariernya terus berkampanye untuk keselamatan di dunia jet darat. Hingga saat ini penyebab pasti kecelakaan Fernando Alonso belum ditemukan. Tak Bisa Antisipasi Salah satu penyebab nyawa yang terus berjatuhan adalah karena tidak adanya visi bahwa perkembangan teknologi mesin dan chasis mobil F1 akan akan butuh direspons oleh teknologi pengamanan. Ketika mesin mobil terus menerus didorong untuk membuat mobil bisa melaju lebih cepat dan cepat lagi, otoritas balapan belum mempersiapkan trek balapan yang aman. Beberapa dekade lalu, pagar pembatas jalanan masih menggunakan lempengan logam, sementara permukaan jalan pun belum mengakomodasi kecepatan terbaru mobil. Demikian pula dengan tikungan tajam di berbagai sirkuit yang tidak dievaluasi kembali, apakah memungkinkan dilalui oleh para pembalap yang kecepatannya telah meningkat dua kali lebih kencang. Api juga menjadi musuh utama para pembalap kala itu yang masih menggunakan tangki bahan bakar berbahan logam yang mudah terbakar -- sementara saat ini menggunakan sel bahan bakar yang terbuat dari serat sintetis yang dicampur dengan bahan karet. Direspons FIA Pada pertengahan 1970-an, Dunia balapan yang semakin mencekam membuat baik para pembalap maupun Federasi Internasional Automobil (FIA) berpikir masak-masak tentang faktor keamanan. Bahkan, pembalap pun sempat mempertimbangkan melakukan boikot, jika keselamatan mereka terus diabaikan. Sebagai komponen utama di dunia balapan, mereka merasa bahwa sudah sepatutnya lah FIA menempatkan nyawa pembalap sebagai yang paling utama. Dari kesadaran itulah lahir peraturan soal penggunaan sabuk pengaman, memperluas ruang kokpit, mengenalkan baju antiapi dan juga memaksakan standar penyelamatan pembalap dari mobil yaitu maksimal lima detik. Ketika Niki Lauda mengalami kecelakaan pada 1976 dan helmnya tercopot, FIA kemudian meningkatkan pengamanan pelindung kepala. Lalu, dua tahun kemudian, FIA kembali meningkatkan standar dengan membuat seluruh pakaian dan sepatu bagi pembalap terbuat dari bahan-bahan antiapi yang materialnya didapatkan langsung dari NASA. Demikian pula dengan standar penanganan kecelakaan yang semakin ditingkatkan. Tak hanya ambulans dan dokter, setiap seri balapan pun diwajibkan untuk memiliki helikopter, sekiranya pembalap perlu dibawa ke rumah sakit dengan cepat. Dengan tingkat kesadaran terhadap keselamatan pembalap yang semakin meningkat, Formula 1 sempat mengalami masa 12 tahun tanpa ada pembalap yang kehilangan nyawa. Sebelum Bianchi, kecelakaan paling fatal terakhir adalah lebih 20 tahun lalu yang merenggut pembalap Brasil, Ayrton Senna. Kematian juara dunia tiga kali itu membuat FIA berpikir keras untuk mengubah balapan. Aspek kecepatan, yang semula menjadi atraksi utama balapan, pun mulai diredam dan dikendalikan. Sementara itu, 27 tikungan yang dianggap berbahaya dipensiunkan serta berbagai aspek keselamatan di sirkuit juga ditingkatkan. Mobil yang dikendarai Jules Bianchi melaju dalam cuaca hujan deras sebelum ia tergelincir dan menabrak derek. (REUTERS/Toru Hanai) Mengubah Waktu Balapan Kecelakaan yang dialami Jules Bianchi di GP Jepang pun langsung direspons oleh pihak otoritas balapan. Secara kasat mata, kecelakaan yang dialami Bianchi terlihat kebetulan. Kecelakaan ini terjadi pada titik yang sama dengan kecelakaan yang dialami Adrian Sutil pada satu putaran sebelumnya, yaitu pada Lengkungan Dunlop. Penyelenggara balapan lalu mengangkat dua bendera kuning untuk memperingatkan pebalap lainnya akan kecelakaan tersebut dan juga mengirimkan mobil/derek penyelamat. Namun, ketika derek sedang mengangkat mobil Sutil, mobil Bianchi tergelincir dan menabrak bagian belakang derek. Terlihat kebetulan, karena jika Bianchi tergelincir dalam situasi biasa, mobilnya akan mengenai ban-ban pagar pengaman dan bukan mengenai traktor. Akan tetapi, permasalahan sebenarnya muncul dari waktu balapan yang dimulai pada tepat waktu pukul 15.00 waktu setempat. Sempat beberapa kali dihentikan karena hujan deras, putaran-putaran akhir balapan terlaksana ketika senja dengan awan hitam menutupi langit. Laporan penyelidikan kecelakaan kemudian memberikan rekomendasi bahwa balapan harus dimulai maksimum empat jam sebelum matahari terbenam, untuk memaksimalkan cahaya matahari. Hal ini membuat balapan di Malaysia, Tiongkok, Jepang, dan Rusia dimajukan masing-masing sejam. Satu kecelakaan lain yang masih menjadi beban FIA adalah insiden yang dialami Fernando Alonso pada pra musim. Hingga saat ini masih belum ada penjelasan apakah insiden tersebut disebabkan oleh angin kencang, adanya kesalahan pada sambungan listrik, atau faktor pembalap. Namun, jika nanti ditemukan penyebabnya, FIA sangat mungkin untuk mengutak-ngatik entah itu rancangan mesin atau peraturan, demi kembali meningkatkan faktor keselamatan pembalap. Karena, bagaimana pun juga, sejarah panjang Formula 1 memang soal melawan kematian.
  14. UN, Ujian Negara, Ujian Nangis juga
  15. Ya keluarganya salah, udah tau gitu kok dibuarin sih
  16. Aduh tidur kemaleman, bangun kesiangan

  17. We don’t get a chance to do that many things, and every one should be really excellent. Because this is our life. Life is brief, and then you die, you know? And we’ve all chosen to do this with our lives. So it better be damn good. It better be worth it.

  18. kayak dodit, ikut ikut :NikolaTesla

     

×
×
  • Create New...