Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74

cinta_segiempat

Member
  • Content Count

    10
  • Joined

  • Last visited

5 Followers

About cinta_segiempat

  • Rank
    Magang
  • Birthday 08/16/1993

Recent Profile Visitors

2,575 profile views
  1. Saat indahnya cahaya rembulan , dan bintang bersinar di gelapnya malam, Kulihat impian bersamamu. Ketika sunyinya malam disambut indahnya senang di pagi ini, Kurasakan indahnya pesonamu. Tapi aku takut, semua harapan, dan impian bersamamu, hanyalah sebatas mimpi, dan harapanku tiada tercapai. Andai semua itu nyata, kurasakan betapa sempurnanya hidup ini jika kau ada di sisiku. Terlihat bayang-bayang atap rumah di dalam mata anak remaja itu, terbangun, tersadarkan, di atas sandaran empuk di ruangan itu. Tampak kebingungan, dan keheranan dalam wajahnya. “Alhamdulillah, rupanya kamu telah siuman” “Anda siapa? saya di mana? kenapa saya ada di sini?” “Saya pak Ahmad, kamu sudah 4 hari tidak sadarkan diri, nama kamu siapa nak?” “Nama? nama saya?” Pesisir paling selatan Pulau Kalimantan, menjadi saksi kecelakaan besar, meledak dan tenggelamnya sebuah kapal. Tiada seorangpun yang selamat selain remaja ini, kedua orangtuanya juga tidak selamat dalam kecelakaan itu. Perjodohan keluarga yang mengantarkannya ke Kalimantan, namun, amnesia menimpanya, hilang seluruh ingatannya, termasuk amanat dari orang tuanya, amanat berupa restu dari seorang kiai di Banyuwangi, untuk menikahi Neng Nadhil putri dari kiai Yusuf, seorang pemuka agama di Kalimantan. “Iya, nama, kamu tidak tahu siapa namamu? “Nama? Siapa nama saya? saya tidak tahu siapa nama saya” “(Rupanya anak ini hilang ingatan) Baiklah saya panggil kamu Taufiq, Kahlil Taufiq”. Pak Ahmad memilih nama itu, setelah tampak tertulis nama Kahlil Gibran pada kalung di leher remaja itu, mungkin remaja ini sangat menggemari ‘Kahlil Gibran’, Sang legenda maestro cinta. *** Hari ini indah berteman sinar mentari. berawal dari mimpi tuk menjalani hari Dengan senyum keindahan bermula meniti esok dalam doa, dan cinta….. Sebulan lamanya Taufiq menjalani kehidupan barunya bersama laut, pantai, dan karang, bersama seorang saudagar nelayan. Taufiq adalah anak yang rajin, ulet, dan cerdas, belum lagi pribadinya yang religius, karena dulu dia memang hidup di lingkungan pesantren. Kehidupan Taufiq yang penuh kekosongan berubah, Pak Ahmad yang sudah menganggap dia sebagai anak sendiri, untuk menyekolahkannya kembali, di sebuah universitas di sana. “Taufiq, besok kamu ikut tes di kota, kamu sudah bapak daftarkan untuk melanjutkan sekolahmu” “Baik pak” “Di sana nanti kamu pasti akan bertemu yang namanya wanita, setelah kamu melihat wanita kamu akan mengidap rasa, yang namanya cinta, saya hanya menyarankan, kamu jangan mudah jatuh cinta, sebab dibalik rasa cinta pasti ada sakit hati” “Hahaha, bapak bisa saja” *** Meskipun ingatan Taufiq hilang, namun naluri kecerdasan Taufiq tidak ikut hanyut terseret ombak dalam kecelakaan itu, terbukti dia masuk dengan peringkat dua teratas, Taufiq berhasil lolos tes. Namun ada yang membuat terkejut dalam hatinya, melihat nama di peringkat pertama, nama seorang wanita, teringat nasehat dari pak Ahmad. “Siapa dia? Lia Resty? Seorang wanita?” Memang benar nasehat pak Ahmad, wanita memang memalingkan, merubah, dan magic, dicarinya siapa pemilik nama itu, hingga ia dapati seorang gadis bermata indah, pemilik nama itu. Sekali lagi, nasehat pak Ahmad memang benar. Memang benar. “Assalamualaikum, kamu Lia Resty?” “Iya, ada apa?” “Selamat ya, kamu peringkat satu, namaku Taufiq” “Oh, iya, terimakasih, panggil saja aku Lia” Untuk ketiga kalinya, memang benar, nasehat pak Ahmad memang benar, setelah kamu melihat wanita kamu akan mengidap rasa, yang namanya cinta. Kehidupan Taufiq yang penuh kekosongan sontak berubah, di saat seorang wanita hadir dalam hidupnya, membuat kisah cinta dimulai. Tiada yang tahu bahwa wanita ini bisa menghiasi hidupnya yang baru. Kisah cinta mereka terus berjalan hingga mereka tuntas menyelesaikan sekolah mereka. Aku memujamu dalam kisahku walau sesaat dulu kau tak pernah ada Aku mengabdikanmu dalam ceritaku walau dahulu kau hanya semu. Pemilik sepasang mata yang teduh, membuat jantungnya berdetak lebih cepat. Dan terus mengumumkan rasa syukur atas ciptaan indah Sang Maha Kuasa. Taufiq jatuh cinta pertama kali. Hingga sebait janji dengan Tuhannya diucapkan, bahwa Taufiq mencintai Lia. Aku tak tahu siapa yang ada dalam hatiku, aku tak mau terburu-buru, biarlah Allah yang akan menjadi pembimbing bagi hamba seperti aku dalam menemukan sang bidadari, andai bisa, kamulah bidadari itu, tapi aku tidak tahu, karena semua telah diukir dalam kanvas takdir, lauhulmahfudz. *** Pagi itu, langit biru yang terang sontak berubah gelap, saat kendaraan yang dikendarai Taufiq menabrak sebuah pohon, saat ia menghindari penyeberang jalan. Kecelakaan yang kedua kalinya ini membuat Hanif kembali tak sadarkan diri selama 4 hari. “Taufiq, kamu sudah sadar?” tanya Lia dengan khawatir “Taufiq? Aku bukan Taufiq, Aku Rahman, maaf, kamu siapa?” “Taufiq, ini aku Lia” air mata Lia mulai menghiasi matanya. Di saat kisah cinta yang baru saja dimulai, ingatan Taufiq kembali hadir. Kembalinya ingatan Taufiq harus dibayar mahal dengan hilangnya memori kisah hidup barunya itu. Namun dia masih teringat dengan sosok wanita dengan mata itu, dia melihat air mata Lia, teringat janji yang ia lantunkan kepada Tuhannya, bahwa ia mencintai wanita itu. Keadaan ini membuat Taufiq berada dalam suasana yang sangat membingungkan. Pilihan antara harus menjalani amanat dan perintah dari orangtuanya untuk menikahi Neng Nadhil dan menjalani hari-hari indah saat bersama Lia dan keluarga barunya. Pilihan diantara Restu dan Janji. *** Tiada yang tahu taqdir tuhan, setelah lulus meneruskan sekolah, Lia harus pergi untuk kembali ke daerah asalnya. Menambah rasa sakit dalam hatinya, terbuktilah nasehat pak Ahmad dulu. “Taufiq, maaf maksudku, Rahman, aku pamit pergi, terimakasih atas kenangan yang kau berikan, bukan maksudku meninggalkan dirimu karena sakit hatiku, namun aku harus kembali ke asalku” “Sepenuh maaf dariku, kedatanganku ke Kalimantan ini, atas perjodohan dari keluargaku yang harus aku wujudkan, Lia maaf” Bayangan tentang Lia pun belum juga dapat hilang dari benak Taufiq, entah kenapa air mata yang meleleh dari kelopak mata gadis itu membuat Taufiq membeku dalam ketakutan. Air mata Lia membuat Taufiq sadar bahwa Lia mencintainya. Namun Lia harus pergi meninggalkan dirinya, membawa rasa sakit dalam hati, membawanya pergi untuk selamanya. Hati kecil yang tengah sepi selalu berbisik dalam takut, membuat hatiku gulana memilih Restu atau Janji. *** Tiba saatnya ia bertemu dengan jodohnya, ia berangkat menuju Banjarmasin untuk bertemu dengan bidadarinya, bidadari yang telah dipilih dan direstui oleh keluarganya. Berbekal keyakinan dalam hati, tawakkal, dan kepasrahan, serta berserah diri kepada Sang Pemilik Jagad Raya, Taufiq menuju ke rumah Kiai Yusuf, ayah dari Neng Nadhil, wanita yang dijodohkan keluarganya. Disinilah kepasrahan Taufiq dalam teka-teki cintanya memuncak, teka-teki Di Dalam Restu dan Janji, siapa bidadari yang akan mendampingi hidupnya kelak. Bergetar hati Taufiq saat pandangannya beradu dengan calon bidadarinya yang akan menjadi pelengkap separuh imannya. Bibirnya membisu bahagia, hatinya tak berhenti bertasbih. Seakan mimpi, pandangan Taufiq masih terpaku pada sosok anggun nan bersinar wajahnya. “Kamu? Kamu bidadari milikku?” Air mata yang kembali menetes dari wajah cantik itu membuat ingatannya serontak mundur mencari nama gadis bermata indah “NadhilLia Resty Jasmiena”. Gadis yang dicintainya, ternyata gadis yang dijodohkan keluarganya. Neng Nadhil adalah Lia, NadhilLia Resty Jasmiena. Dan kini Taufiq mendapatkan Restu dalam Janji, Janji dalam Restu. Di dalam Restu dan Janji, Kaulah bidadari itu. *** “Saat Kucoba menepis bayangmu aku tak bisa, kamu adalah kenangan terindah bersama waktu. Dan biarlah aku bermain bersama rindu ini, rindu yang akan kubawa ke surga nanti. Lalu kupersembahkan kepadamu, sebagai mahkota berbalut permata” “Cinta yang agung adalah ketika kau menitihkan air mata dan masih peduli dengannya, adalah ketika dia tak memperdulikanmu, namun kau masih menunggunya dengan setia, adalah ketika dia mulai mencintai orang lain dan kau masih bisa tersenyum, sembari berkata “Aku turut bahagia untukmu”. (Kahlil Gibran) “Apabila cintamu tak berhasil, bebaskan dirimu, biarkan hatimu kembali melebarkan sayapnya dan terbang ke alam bebas lagi, ingatlah bahwa kau akan menemukan cinta dan kehilangannya, tapi ketika cinta itu mati, maka kamu tidak perlu mati bersamanya. Orang yang kuat bukan mereka yang selalu menang, melainkan mereka yang tetap tegar ketika mereka jatuh” (Kahlil Gibran)
  2. Kemarau ini sudah terlalu panjang, walau kalender musim sudah puas kita pasang untuk berganti. Kamu, dalam hatimu dan segala perasaan yang telah bercampur pengalaman di setiap musim berganti adalah satu wujud kesetiaan yang teramat panjang untuk aku ceritakan. Tapi lelaki mana yang bisa menolak sebuah kesetiaan? Lelaki mana yang tidak mau mendapatkan itu dari wanitanya? Lima tahun telah berlalu, sejak kali terakhir hujan menemukan langkahmu. Selanjutnya adalah kemarau yang berkepanjangan. Dan kamu masih setia; untuk percaya hujan akan kembali datang dan melepas segala gerah, segala kering, segala haus, segala kerinduan akan kesejukan yang kamu sudah mulai lupa seperti apa rasa dan wujudnya. Sedang hujan, aku tahu dia lupa di mana dan kapan waktu yang tepat melakukan perjumpaan denganmu. Tapi doa dan harapmu, tidak satu orangpun ragu. Terkadang aku lelah, menjadi saksi sejarah hidupmu. Hanya hujan yang kamu tunggu. Bukankah kemarau ini telah berkali mencoba membakarmu? Tapi yang lembut dalam hatimu itu selalu menyediakan sumber air yang tidak pernah habis mencipta harapan akan datangnya hujan. Sudah berapa kali aku memintamu segera pindah, mungkin di lain tempat hujan telah turun. Tapi kamu selalu menolak, katamu sebuah penantian panjang adalah laku hidup jika ingin mendapatkan siraman hujan. Tapi apa harus selama ini? Aku kalah, tentu saja oleh sabarmu. Berkali aku kibarkan bendera tanda menyerah, lalu kamu diam-diam memapahku kembali berdiri, untuk kemudian percaya hujan tidak akan lama lagi. Tapi hujan seperti apa yang kamu tunggu? Kalender sudah berganti, dan hujan di hatimu tidak juga hadir menemani. Ketika akhirnya segala doa dan harapmu dalam setiap rapal mantra dan keyakinan laku hidupmu memberikan sebuah kabar bahwa hujan akan segera datang, aku hanya bisa diam. Bukan sebab aku tidak percaya, lebih dari itu aku sangat berterima kasih, tanpamu mungkin aku sudah lebih dahulu hilang dan kering bersama kemarau yang tidak berkesudahan ini. "September selalu memulai hujan, percayalah hujan akan turun untuk aku juga untuk kamu," begitu ucapmu. Aku diam, dalam diam aku berdoa mensyukuri tiap hari dalam putaran tahun yang telah berganti musim berulang kali. Beruntungnya aku memiliki kamu yang setia menanti ketika hujan turun dan janji suci siap untuk diikrar dan diamini sebagai wujud segala angan menjadi ingin dalam ikatan suci. Terima kasih, telah bersamaku melewati kemarau panjang, kemarau yang tidak berkesudahan, yang darimu aku percaya lima purnama tersisa akan bisa kita lewati dan hujan akan segera menghampiri. Terima kasih untukmu yang percaya bahwa akan ada sebuah kalimat suci yang akan menyatukan dua hati dalam satu lindungan restu Tuhan. Terima kasih untukmu yang telah mengajari aku bagaimana menjalani proses hidup yang singkat demi kehidupan yang lebih panjang. Terima kasih, telah setia menunggu hujan untukku. Seperti yakinmu, melewati purnama kelima untuk sampai pada bulan September hujan akan datang. Ketika itu, percayalah aku benar ingin menjadi hujan untuk segala kemarau di hidupmu. Saat hujan datang, percayalah akan ada aku di sisimu, yang selalu menenangkan kekeringan hidupmu, dan mengecup keningmu sebelum kamu terlelap bersama hujan. Seperti segala doa dan harap yang menahun telah kamu tanamkan untukku, saat menunggu hujan. Wanti, begitu aku memanggilmu saat menunggu hujan.
  3. Mungkin kamu berpikir cinta sejati hanya dirasakan oleh pasangan kalau hubungan udah kakek-nenek. Kisah cinta mereka hingga lanjut usia yang masih terjalin ini sebenarnya nggak bisa disebut cinta sejati lho. Karena sesungguhnya cinta sejati itu nggak pernah ada. Yang ada hanyalah dua orang yang saling mencintai, yang tetap mau percaya satu sama lain, dan membuat cinta mereka tetap berpendar. Dalam menjalin hubungan, setiap pasangan pasti punya beragam hal yang menjadi cobaan. Mulai dari yang skala kecil hingga besar pernah dialami. Hal tersebut tentu menguji kesetiaan, kesabaran, dan kepercayaan pasangan. Itulah mengapa cinta sejati nggak pernah ada. Namun meski begitu, 6 hal ini sudah membuktikan dan membuatmu percaya bahwa cinta memang selalu ada. 1. Jangan terlena dengan cerita cinta dalam drama. Kamu harus sadar setiap pasangan nggak ada yang sempurna Penyakit kalau kebanyakan nonton drama yaitu kamu jadi punya kisah cinta favorit. Kalau udah begini nih biasanya kisah cinta tersebut jadi sering kamu khayalkan. Nah kalau kelamaan jadi bahaya lho karena bisa buat kamu kebablasan. Kamu jadi inginnya punya pasangan yang sempurna, mau nggak mau saat menjalani hubungan banyak hal yang dirimu minta kepada pasangan. Makanya, jangan terlena dengan cerita yang dijual dalam drama-drama. Kamu harus sadar kalau pasangan nggak ada yang sempurna. Kamu dan dia harus tetap saling menerima. 2. Bukan lagi saling egois mendahulukan kepentingan sendiri. Yang ada saling mengerti dengan membicarakan secara baik-baik Sikap egois yang dimiliki setiap pasangan itu pasti ada. Hal ini seringkali menjadi pertengkaran bagi keduanya. Nggak heran kalau cek-cok dalam hubungan sering terjadi. Oleh karena itu, sebaiknya coba deh bicarakan kebutuhan masing-masing secara baik-baik. Kalian harus saling mengerti agar menemukan titik temu mana keperluan yang didahulukan. 3. Saat hubungan sedang berjarak, kamu tetap merasa nyaman menjalani. Bukan kesal dan marah-marah sendiri Dalam menjalani hubungan, mustahil kayaknya kalau kamu nggak mengalami hubungan jarak jauh. Meski hanya sebentar, pasti pernah deh kamu rasakan dan jadi galau berkepanjangan. Tapi ketika kamu sudah sampai pada titik penerimaan, dimana kamu tak lagi merasa kesal ketika jauh dari pasangan, maka kedewasaan hubungan kalian tak perlu diragukan lagi. 4. Cinta dan sayang pasti selalu ada, tapi nggak mesti waktu kalian dihabiskan untuk berdua. Kalian memang saling sayang dan cinta, tapi nggak mesti selalu berdua dong. Sebaliknya, waktu yang kalian miliki diisi dengan aktivitas masing-masing. Dengan begitu kalian akan merasakan seperti apa kasih yang sesungguhnya. Karena yang namanya perasaan, nggak selalu harus berdua. Meski sebagai pasangan, kalian tetap menghargai privasi masing-masing. Tanpa pernah mengekang satu sama lain mengerjakan urusan pribadi. 5. Cemburu yang menggugah kesal dalam hati bikin nggak nyaman. Tapi kamu dan dia sebisa mungkin menetralisir rasa itu agar keharmonisan tetap terjaga Teman-teman yang mengelilinginya bikin kamu gerah melihatnya. Nggak jarang hal itu bikin kamu kesal sendiri lho. Lambat laun cemburu pun menyelimuti dan bikin hubungan jadi memanas. Demi menciptakan hubungan yang harmonis, kamu perlu menteralisir rasa itu. Toh cemburu tak selalu tanda cinta, tapi terkadang hanya rasa kepercayaan diri yang berkurang. 6. Meski maut telah memisahkan, namun cinta tetap ada meski dia telah pergi Yup! Hal satu ini bisa kamu dapatkan dari kisah cinta Pak Habibie – (Alm.) Bu Ainun. Kisah dua insan yang kisahnya menjadi salah satu relationship goals kamu ini bikin gregetan kalau mengingatnya. Bu Ainun yang setia mendampingi Pak Habibie dalam segala hal dilakukannya demi yang terbaik. Begitu pun dengan Pak Habibie – yang tetap setia kepada Bu Ainun. Kamu bisa lihat beliau yang selalu menyekar ke makam almarhum istri tersayang dan menjaga makamnya dengan baik. Cinta abadi yaitu yang selalu ada walau dia telah pergi.
  4. Zaman sekarang banyak orang khususnya anak muda yang meyakini bahwa tulus tidaknya cinta itu harus dibuktikan dengan pelukan dan ciuman. Sehingga banyak dari mereka yang menganggap bahwa sentuhan dan hubungan fisik adalah hal lumrah dilakukan sekalipun belum menikah. Padahal pembuktian cinta itu bisa dilakukan dengan banyak cara. Maggie dan Drew, pasangan ini memutuskan untuk menyimpan ciuman pertama mereka untuk hari pernikahan. Dilansir dari faithtap.com, Maggie sudah lama berdoa bisa bertemu pria yang pengertian dan Drew datang sebagai jawaban atas doanya. Dengan keyakinan yang ia anut, ia memutuskan untuk benar-benar menjaga hubungan mereka, terlebih dalam urusan kedekatan intim secara fisik sebelum benar-benar menikah. Lima tahun menjalin hubungan, Maggie dan Drew tak pernah berciuman. Meski banyak orang yang menganggap hubungan tanpa ciuman itu kuno dan ketinggalan zaman, tapi Maggie dan Drew punya keyakinan bahwa menjaga hubungan mereka tanpa ciuman sebelum menikah itu akan membuat mereka berdua makin kuat. Tanpa ada tekanan untuk membuktikan cinta dengan sentuhan fisik, Maggie dan Drew malah punya cara lain yang lebih indah untuk membangun cinta mereka. Kesucian cinta itu dijaga betul-betul dengan kesabaran dan keikhlasan. Hingga pada akhirnya mereka menikah, ada rasa bahagia yang tak bisa diungkapkan dengan kata-kata. Senyuman bahagia Maggie dan Drew menyimpan makna yang dalam. Ada penantian yang begitu dalam yang mereka rasa. Sehingga saat keduanya sah menjadi suami istri, ciuman pertama itu membuat segala sesuatunya jadi terasa lebih istimewa. Meski awalnya mereka terlihat canggung bahkan malu-malu, ada rasa bahagia yang berlipat ganda yang mereka rasa. Ladies, apakah kamu juga akan menyimpan ciuman pertamamu untuk menikah nanti?
  5. Jika kau sudah hidup seribu tahun lamanya, maka aku ingin hidup sehari sebelum seribu tahun itu. Sehingga aku tak akan kehilangan kesempatan untuk tak bersamamu

  6. "I pull away, you pull me back, you grab my hand and wrap me around. What you did not know is my heart is my hand."

  7. Follow balik ya tor

  8. Kalau bulan bisa ngomong, Dia jujur takkan bohong, Seperti anjing melolong, Tiap hari ku teriakkan namamu, ya namamu

    1. Aladin

      Aladin

      asik niii, videonya

  9. Kalau diselingkuhin tuh sakitnya disini *nunjuk kepala*

  10. masak, masak sendiri, nyuci baju sendiri, cebok, cebok sendiri. ahahahaha

  11. wah kasihan masih bayi udah meninggal
  12. Ceritanya bermula dari 5 orang yang sahabatan dari SMA yang pastinya udah dekat banget hubungannya. Kemana-mana mereka pergi pasti bersama walaupun mereka udah berbeda kampus. 5 orang tersebut telah lama bersahabat dan memiliki sifat yang berbeda namun selalu membuat suasana menjadi nyaman saat mereka pergi bersama-sama. Genta adalah orang yang selalu menjadi pemimpin dari 5 orang tersebut. Genta adalah penggemar berat Riani tapi yang lain nggak tau bahkan Riani sendiri nggak merasakan hal yang sama. Genta adalah tipe orang yang lebih mementingkan orang lain daripada dirinya sendiri, badannya atidak besar, berambut lurus berjambul dan berkacamata. Arial adalah orang yang paling ganteng di antara mereka berlima. Arial ini berbadan besar, tinggi dan berkulit hitam. Arial merupakan orang yang sporty abis kemana-mana selalu pakai sepatu basket tapi rapi. Orang yang biasa saja tapi asik, jarang nyela, jarang becanda tapi kalo ketawa paling keras. Arial ini anak Fakultas Hukum yang nggak ngerti hukum tapi orangnya paling patuh sama peraturan. Zafran adalah seorang penyair yang selalu bimbang. Kesan pertama ngelihat zafran sangat berbeda sama pas ssudah kenal lama. Badannya kurus banget, rambutnya gondrong samping dan depan saja mirip vokalisnya Oasis (Liam Galaggher). Tapi zafran orangnya modis tapi kelakuannya berantakan dan orang paling aneh dari mereka berlima Ian adalah penggemar berat sepak bola tetapi tidabisa main bola. Genta menyukai klub inggris “Manchester United”. Badannya bengkak, badannya botak sering dijulukin “banana boat”, “bebek sepeda air Taman Mini”, “pesut Ancol”, “gsajah dumbo” bahkan “teletubbies” Riani adalah cewek satu-satunya diantara mereka berlima. Riani menggunakan kacamata, cantik, cerdas dan sangat mengutamakan prestasi. Seorang aktivis kampus makanya dia pintar. Riani juga tertarik pada Genta yang pintar Mereka berlima terlalu sering kumpul sampai akhirnya mereka merasa bosan. Mereka merasa nggak ada lagi topik yang harus didiskusikan (karena semuanya ssudah mereka bahas) dan akhirnya Genta memberikan ide supaya mereka berlima nggak ketemu dulu selama 3 bulan, tepatnya sampai tanggal 14 Agustus. Mereka akan bertemu lagi nanti pas tanggal 7 Agustus Genta bakal SMS mereka suruh bawa apa saja karena planning ini secret buat mereka kecuali Genta. Mereka berlima pun setuju buat nggak bertemu selama 3 bulan itu dan menjalani kehidupan masing-masing sendiri tanpa melakukan komunikasi satu sama lain. Akhirnya malam itu juga merupakan malam mereka terakhir ngumpul sebelum 3 bulan itu selesai. Selama nggak ketemu 3 bulan banyak terjadi perubahan yang mereka alami. Mereka berlima jadi orang yang lebih kaya hati dan pikiran, khususnya buat Ian sama Arial karena yang paling banyak dibahas disini ia mereka berdua. Ian akhirnya menyelesaikan skripsinya yang udah tertunda lama banget sama perjuangan yang sangat keras ditolak perusahaan buat menyebar kuesioner tapi akhirnya Ian lulus juga. Ian juga jadi lebih kenal sama dosen pembimbingnya (dosennya lucu namanya Sukonto Legowo *yang punya tanda peringatan bacanya jangan disambung* kalau ngomong sama Ian lama banget, tiap kata pakai titik.tapi kalau ngsajar ngomongnya cepet) yang tadinya sangat nggak disukai Ian. 4 bab diselesain 2 bulan lho sama Ian *hebat*. Arial akhirnya punya pacar namanya Indy. Cewek yang dia kenal di tempat fitness.mereka jadian di puncak.di villanya Arial.dan pas pulang ini jadi pertama kalinya Arial melanggar peraturan karena sepanjang jalan Arial menyetir cuma sama 1 tangan, 1 tangannya lagi asik menggenggam tangan Indy (so sweet). Genta sukses sama project-project EOnya sama ide-ide cemerlang.dan sama seperti Riani kalau ditanya ko bisa??dia cuma jawab sama kata-kata “5 cm” (haduuuh jodoh banget si). Riani karena sangat tertarik sama dunia broadcasting.dia magang di stasiun TV swasta dan baru 1 bulan ssudah bisa megang liputan (Riani memang hebat) dan kalau ditanya gimana caranya dia cuma jawab sama kata-kata “5 cm”. Zafran masih PDKT sama adik kembarannya Arial “Arinda” yang sebenarnya menyukai Genta. Zafran disini ceritanya dikit bangettidak ada perubahan malah.masih ngerjain proyek-proyek pribadinya. Akhirnya mereka kumpul tanggal 14 Agustus di stasiun Senen. Sebelumnya tanggal 7 Agustus Genta udah SMS mereka buat bawa apa saja.Arial ngajak kembarannya.yang bisa nebak mau kemana cuma Arial.ia.mereka mau ke Mahameru. Akhirnya mereka berlima bertemu kembali di stasiun. Rasa rindu kelima sahabat itu akhirnya bisa bertemu lagi dan mereka saling bercerita pengalaman mereka selama berpisah. Mulai dari perjalanan mereka masih di kereta sampai di puncak Mahameru, banyak pengalaman yang mereka alami yang membuat mereka tahu kerasnya tanah air sekaligus membuat mereka lebih cinta sama tanah air.yang pas sampai di puncak. Disini juga mereka kenal sama rombongan lain yaitu ketuanya namanya Deniek.mereka ini punya temen yang meninggal di Mahameru namanya Adrian (namanya sama sama nama Ian) dan karena nggak ketemu jasadnya jadi disana banyak dibuat pemakaman-pemakaman tapi cuma dari tempat mereka hilang. Banyak sekali kejadian yang mereka belum rasakan saat mengalami pendakian ke Mahameru. Sebuah pengalaman yang tak akan bisa terbeli dan nggak akan terlupakan. Setelah lama berjalan, mereka hampir sampai di puncak Gunung Semeru yaitu Mahameru. Puncak gunung tertinggi dipulau Jawa, dan merupakan puncak abadi para dewa. Jalanan menuju Mahameru mulai curam banyak batu jatuh dari injekan kaki para pendaki juga. Dan saat mereka berlima berjalan sebuah kejadian nggak terduga, batu sebesar kepala manusia banyak jatuh pas di depan gerombolan Genta, Arial, Zafran, ian, riani dan para pendaki lainnya. Ada batu yang kena Ian dan Dinda.Ian bisa dibilang sempat mati suri karena sempat nggak bernapas.tapi akhirnya sadar.nah pas melanjutkan perjalanan ke puncak Ian dan Zafran ngelihat sesosok mahasiswa sendirian membawa bendera merah putih (karena mereka di puncak mau melalukan upacara bendera 17 Agustus) menyemangati mereka “duluan ya Mas-mas dan Mbak-mbak.ayo sebentar lagi sampai puncak langsung upacara bendera di atas” Tapi anehnya yang ngelihat pemuda itu hanya mereka berdua, ke empat temannya yang lain nggak ngelihat pemuda itu.dan ternyata yang dilihat Ian dan Zafran itu adalah memang almarhum Adrian.karena mereka berdua mengecek ke makam Adrian yang terdapat foto Deniek dkk dan di foto tersebut terdapat foto pemuda sama almamater kampus membawa bendera mirip sama sosok pemuda yang menegur mereka di puncak. Akhirnya mereka berlima berhasil sampai di puncak gunung tertinggi yaitu Mahameru. Rasa senang, capek, bangga, semua nya bercampur. Melihat segala sesuatu berada dibawah kaki saat berada dipuncak tertinggi. Setelah sampai dipuncak, para pendaki melakukan “Upacara 17 Agustus” yaitu setiap puncak gunung pasti mengibarkan bendera saka merah putih pada tanggal tersebut. Nah setelah mereka semua istrihat hanya Genta dan Riani yang masih di luar tenda menikmati api unggun.di sini Genta mengungkapkan semua perasaaanya ke Riani dan Riani juga mengungkapkan perasaannya ke Genta tapi sayangnya orang yang selama ini disukai Riani itu bukan Genta tapi Zafran (nah ribet kan percintaannya).di dalam tenda Zafran dan Dinda (panggilan buat Arinda) meskipun keduanya berpura-pura tidur tapi mereka mendengar semua percakapan tersebut. Ya cinta ada buat cinta itu sendiri.bukan buat dimiliki.bukan buat Genta.bukan buat Riani.bukan buat Dinda bahkan bukan buat Zafran. Dan 10 tahun kemudian… Mereka masih berkumpul bareng karena anak-anak mereka bersekolah di TK yang sama.lucunya anak-anak mereka punya sifat sama persis sama orang tuanya. Arial menikah sama Indy dan memiliki anak lelaki bernama Arian.Zafran menikah sama Riani dan memiliki anak lelaki bernama Zafran Jr. dan akan memiliki anak lagi karena Riani sedang hamil anak kedua.Genta menikah sama Citra (teman kantor Riani) dan memiliki anak lelaki bernama Aga.Ian menikah sama Happy Salma dan memiliki anak bernama David.dan Dinda menikah sama Deniek dan memiliki anak perempuan yang bernama Deninda. Kelebihan Novel 5 CM : 1. 5 cm = jangan pernah menyerah . Sebuah kata yang memiliki makna dari isi novel ini yang berarti jangan pernah menyerah . Percaya sama diri sendiri kalau kita itu bisa. ”…Biarkan keyakinan kamu, 5 centimeter menggantung mengambang di depan kamu. Dan sehabis itu yang kamu perlu cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering ngelihat ke atas. Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja, hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya serta mulut yang akan selalu berdoa, percaya pada 5 centimeter di depan kening kamu” 2. Tingkatkan Nasionalisme Dari novel 5 CM Nasionalisme itu nggak harus di ukur sama apa yang kamu ucapkan, kamu nonton atau kamu lakukan. sederhananya sama kamu taruh di dasar hati kamu mengenai bahwa bagaimanapun kamu nggak bisa merubah siapa kamu, dimana kamu lahir, siapa orang tua mu , sama kayak kamu nggak bisa merubah bahwa kamu lahir, tinggal, makan di Indonesia, tanah air ibu pertiwi dan cara mencintai tanah air ini adalah sama mencoba membangunnya dan melindunginya sama caramu. 3. Kejujuran dan Persahabatan Ada suatu saat dimana terjadi kesalahpahaman, dan ketidak sukaan sama teman yang lain. Terkadang kita lebih memilih membiarkan dan mengobrolkan kejelekan sifat nya pada orang lain yang di novel ini nggak ane temukan. Ane senang sama prinsip mereka yang seolah-olah berkata ” Percuma kalau kita ngobrolin kejelekan dia di belakangnya, toh dia juga nggak akan bisa berubah” sehingga yang terjadi adalah heart-to heart conversation yang menyelesaikan semua kesalah-pahaman. Kekurangan Novel 5 CM : Novel 5 CM ini terlihat sangat sederhana pada cover awalnyanya, setelah dicover ulang udah keliahatan sangat baik.Selain itu novel ini terlalu banyak kutipan lagu/ syair yang kalau orang awam (apalagi yang nggak lancar berbahasa inggris ) akan sangat kesulitan, bahkan orang awam yang bahasa inggrisnya bagus pun kadang nggak begitu familiar sama lagu-lagu tersebut. Jadi terkadang ane menganggap bahwa syair-syair itu hanya sebagai pengindah bukan pelengkap apalagi porsinya setiap chapter lumayan banyak. Selain itu kekurangannya adalah pada ending ( chapter paling akhir) ane merasa terlalu cepat progress nya.
  13. Setiap orang pasti pernah bersin. Bersin itu sendiri datangnya secara tiba-tiba dengan berbagai sebab yang menyertainya. Saat sedang santai ataukah serius, bersin bisa saja terjadi pada kita. Tanpa kita sadari, tiba-tiba saja kita sudah bersin hingga beberapa kali. Di Musim hujan banyak orang terserang flu. Gejala flu juga sering disertai dengan bersin-bersin di samping gejala yang lainnya. Walaupun kelihatanya ringan, bersin-bersin yang menyertai flu kerap mengusik aktivitas yang kita lakukan. Kalau hanya satu atau dua kali mungkin tak menjadi masalah. Jika bersin itu terjadi sampai berkali-kali, rasanya bukan hanya kita saja yang merasa risih. Orang lain pun, paling tidak akan menatap kita dengan pandangan yang aneh. Apalagi kalau itu terjadi di hadapan orang banyak dalam satu ruangan. Bersin juga bisa terjadi karena alergi terhadap udara dingin, debu, bau hingga asap yang masuk ke saluran pernapasan kita. Untuk yang satu ini reaksinya spontan sedangkan antisipasinya hanyalah dengan kondisi badan yang fit dan prima serta menghindari penyebabnya. Pada kondisi tubuh yang fit pun terkadang bersin-bersin yang disebabkan oleh alergi tetap tak bisa dihindari. Kadang bersin dapat juga timbul tanpa sebab yang jelas. Sebenarnya bersin adalah sebuah pertanda bahwa kita ini sehat. Sehat dalam arti mekanisme tubuh kita berjalan dengan lancar sempurna. Bersin sebagai sebuah reaksi adanya ketidakberesan dalam saluran pernapasan. Mungkin ada debu atau kotoran dari udara yang kita hirup yang tidak tersaring dan ikut masuk sehingga tubuh secara spontan bereaksi mengeluarkan kotoran melalui bersin. Di dalam hidung, udara yang masuk dihangatkan sampai mendekati suhu tubuh. Kemudian diberi kandungan air sampai mendekati kejenuhan dan dibersihkan lagi sehingga udara yang masuk ke paru-paru benar-benar bebas dari benda asing. Bila udara sangat beredebu, sangat dingin atau mengandung uap atau zat yang merangsang, ujung syaraf dihidung akan terangsang. Akibatnya refleks bersin segera terjadi untuk membersihkan hidung. Seandainya mekanisme tubuh tidak berjalan sempurna maka debu dan kotoran yang tak tersaring akan bertumpuk di paru-paru. Dapat dibayangkan apa yang terjadi dengan paru-paru kita yang dipenuhi oleh zat-zat tersebut. Sedangkan kotoran yang berhasil disaring hidung atau lazim disebut sebagai “upil” kalau bertumpuk dan sempat ngendon di hidung saja sudah seperti itu. Orang pun pada akhirnya akan mengeluarkannya dengan memanfaatkan jari tangannya alias ngupil. Orang bersin memang tidak ada yang melek atau melotot matanya. Mestinya kita perlu bersyukur bahwa mekanisme tubuh yang dianugerahkan Allah kepada kita telah menjamin keselamatan dan keamanan bagi organ tubuh kita. Mata tidak turut terlempar ketika bersin dan lidah tidak terjulur keluar. Dalam Islam ada tuntunan yang sangat baik yang juga dapat dianggap sebagai doa. Bila kita bersin hendaknya mengucapkan “Alhamdulillah” sebagai ungkapan rasa syukur. Lalu orang yang mendengarnya akan menjawab “”Yarhamukallah” dan dijawab lagi oleh orang yang bersin tadi dengan “Yahdibikumullah”. Bersin saja sudah mengandung unsur doa mendoakan bagi sesama manusia. Tak dapat dipungkiri, bahwa bersin memang terjadi secara spontan sehingga suara yang keluar pun akan terdengar sangat keras dan nyaring. Suara yang keluar ketika bersin itu adalah suara yang benar-benar dari dalam, spontan dan tak bisa disembunyikan. Kita akan tahu teriakan orang dengan sebenar-benarnya ketika orang tersebut sedang bersin. Bahkan orang yang pendiam dan tak banyak bicara pun kalau bersin akan benar-benar spontan dan keras mengeluarkan teriakannya tanpa bisa ditahan lagi.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy