Jump to content

fzaldi

✔ Verified Account
  • Content Count

    86
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    4

Everything posted by fzaldi

  1. Lebih dari 100 tahun belakangan, para awak kapal yang sedang menjelajahi lautan dibingungkan dengan penampakan-penampakan objek tak dikenal yang muncul dari dalam laut dan terbang dengan kecepatan tinggi. Objek-objek seperti ini kemudian diberi julukan Unidentified Submerged Objek (USO) atau Objek bawah air tak dikenal. Banyak yang percaya kalau objek misterius ini sesungguhnya sama dengan UFO yang sering terlihat di udara. Karena itu, kadang objek ini juga sering disebut dengan istilah UFO air. Penampakan USO disebut-sebut telah ada sejak ribuan tahun yang lalu Pada tahun 329 SM, pasukan Alexander agung disebut menjumpai dua objek berbentuk piringan yang muncul dari sungai Jaxartes di india. Menurut legenda, Alexander begitu terpesona dengan penampakan itu sehingga ia menghabiskan 6 tahun berikutnya untuk menjelajahi sungai itu dengan peralatan penyelam pertama di dunia. Christopher Colombus juga disebut pernah menjumpai objek bawah air tak dikenal. Pada tanggal 11 Oktober 1492, kapal Santa Maria yang ditumpangi oleh Colombus sedang melewati wilayah segitiga Bermuda. Kemudian, mereka melihat cahaya-cahaya aneh berkelap-kelip di dalam air disusul dengan munculnya sebuah objek berbentuk piringan yang segera terbang dengan cepat ke angkasa. Tidak ada yang bisa memastikan apa yang dilihat oleh Alexander agung atau Colombus. Ratusan tahun kemudian, kita kembali menemukan banyak laporan penampakan serupa. Contohnya seperti kesaksian-kesaksian di bawah ini: Pada tanggal 18 Juni 1845, Malta Times melaporkan: “Saat itu kapal brigantine Victoria berada sekitar 900 mil di sebelah timur Adalia ketika para awak kapal melihat tiga objek bercahaya muncul dari dalam air. Objek-objek itu terlihat selama 10 menit dan terbang setengah mil dari kapal.” Menurut para awak yang menyaksikannya, objek-objek itu terlihat berukuran seperti bulan purnama. Penampakan ini juga dilaporkan oleh saksi lain yang berasal dari Adalia, Siria dan Malta. Quote: Pada tanggal 12 November 1887, di dekat tanjung Race, sebuah bola api besar muncul dari laut, naik 20 meter, lalu mendekati sebuah kapal yang ada di dekatnya, yaitu kapal uap Inggris bernama Siberian. Objek itu bergerak menentang arah angin, kemudian mundur dan terbang menjauh. Peristiwa ini dilaporkan dan didiskusikan oleh majalah Nature, L’Astronomie, dan Meteorological Journal. Pada malam tanggal 10 Februari 1951 seorang pilot angkatan udara Amerika bersama rekannya sedang menerbangkan pesawatnya dari Islandia menuju Newfoundland. Ketika pesawatnya berada pada jarak sekitar 300 mil dari Newfoundland, mereka melihat sebuah objek bercahaya muncul dari dalam laut. “Ketika kami semakin dekat dengan objek yang berkilauan ini, ia berubah menjadi lingkaran-lingkaran cahaya putih yang besar di atas air. Lalu, kami melihat sebuah lingkaran cahaya berwarna kuning yang kecil, lebih kecil dibanding objek yang melepaskan lingkaran cahaya itu, pada jarak 15 mil. Ketika objek itu terbang mendekati pesawat kami, kami bisa melihat sebuah pesawat berkubah yang melepaskan korona.” 7 tahun kemudian, objek bawah air tak dikenal kembali menjadi subjek pemberitaan. Pada bulan Mei 1958, sebuah kapal selam misterius terlihat oleh para awak kapal perang Argentina. Kapal selam itu, walaupun kadang terlihat oleh mata, tidak bisa terlacak oleh sonar, hydrophones atau radar. 14 kapal perang Argentina kemudian memburu kapal selam itu sambil sesekali menembakkan torpedo kearahnya. Namun tidak terlihat adanya tanda kerusakan dan kapal selam itu terus melaju hingga menghilang dari pantauan. Pada Oktober 1959 dan Januari 1960, kapal selam serupa kembali terpantau oleh militer Argentina. Perburuan kembali terjadi, namun kapal selam itu kembali menghilang. Kapten Ray.M Pitts, salah seorang spesialis peperangan kapal selam yang ikut dalam perburuan ketiga mengkonfirmasi kalau objek itu memang kapal selam. Namun ia juga mengatakan kalau ia dilarang untuk berbicara lebih jauh mengenai peristiwa itu. Tahun 1963, perburuan USO yang lain kembali terjadi. Kali ini sonar kapal selam Amerika yang sedang berada di Puerto Rico menangkap sebuah objek yang bergerak dengan kecepatan 150 knots dan berada pada jarak 20.000 kaki di bawah kapal selam. Kapal selam itu membuntuti objek itu selama 4 hari lamanya. Pada hari ke-4, objek itu tiba-tiba bergerak dengan kecepatan yang tinggi sehingga lolos dari pantauan sonar. Pada Agustus 1965, para awak kapal Raduga dari Rusia, sementara sedang berlayar di laut merah, melihat sebuah objek elips berapi muncul dari dalam air dan melayang di permukaan selama beberapa lama. Jarak objek itu hanya 2 mil dari kapal. Para awak memperkirakan kalau objek itu memiliki diameter 60 meter dan melayang pada ketinggian sekitar 150 meter dari atas permukaan laut. Pada tanggal 30 Juni 1967, para awak kapal Naviero dari Argentina melihat sebuah objek silinder di dalam air. Objek itu mengeluarkan cahaya berwarna biru putih dan panjangnya diperkirakan sekitar 33 meter. Yang aneh adalah, objek itu tidak mengeluarkan suara sama sekali walaupun ia bergerak di air dengan kecepatan yang cukup tinggi. Bahkan hampir tidak ada ombak yang tercipta karena pergerakan benda itu. Ketika objek itu nyaris menabrak kapal Naviero, ia segera berubah arah dan menyelam kembali ke dalam air. Pada tahun 1967, para saksi yang terdiri dari belasan orang melihat sebuah objek tak dikenal jatuh ke air di Shag Harbour, Nova Scotia, Kanada. Objek tersebut, yang terlihat seperti sebuah pesawat aneh, diperkirakan memiliki panjang sekitar 18 meter. Para saksi mata juga menyebutkan kalau pesawat itu melayang sebentar, mengeluarkan cahaya berwarna oranye, lalu masuk ke dalam air. Insiden ini sempat diberitakan oleh media-media seluruh dunia hingga menyebabkan pihak militer dan polisi Kanada melakukan pencarian besar-besaran. Namun, pesawat misterius tersebut tidak ditemukan sama sekali. Insiden Shag Harbour adalah salah satu insiden UFO yang paling terkenal di dunia. Salah satu peristiwa perjumpaan USO yang paling aneh, mungkin yang berhubungan dengan kapal Volga. Pada tanggal 7 Oktober 1977, Volga, sebuah kapal Rusia yang digunakan untuk memperbaiki kapal selam, sedang berada di laut karena panggilan untuk memperbaiki sebuah kapal selam. Tiba-tiba 9 objek bulat terlihat muncul dari air dan segera mengelilinginya. Peristiwa ini berlangsung selama 18 menit. Saat itu juga, seluruh sistem komunikasi di atas Volga mengalami gangguan. Kapten Tarantin yang memimpin segera memerintahkan para awak untuk mengamati objek-objek tersebut: “Aku ingin kalian mengamati objek tersebut dengan hati-hati dan mengingatnya baik-baik! Aku juga ingin kalian menggambarnya supaya ketika kita kembali ke Sovyet, tidak ada yang bisa bilang kalau kapten kalian ini gila dan mabuk!” Pada tanggal 26 Juli 1980, para pelaut dari kapal Brazil, Caioba-Seahorse, melihat objek bulat berwarna abu-abu dengan diameter sekitar 10 meter sedang meluncur di air. Pada saat yang sama, cahaya terang muncul di horizon dan mendekati objek tersebut. Lalu, semua peralatan di atas kapal mati secara mendadak. Cahaya itu kemudian bergabung dengan USO yang ada di dalam air. Setelah itu, USO itu naik, melayang selama beberapa saat dan terbang dengan kecepatan tinggi ke angkasa. Salah satu penampakan USO yang paling spektakuler mungkin adalah yang terjadi pada tanggal 14 Juni 1992. Para saksi mata di California, mengaku melihat ratusan pesawat aneh muncul dari laut tanpa mengeluarkan suara. Penampakan ini kemudian segera dilaporkan ke pihak kepolisian. Namun, karena sifat penampakan yang terlalu luar biasa, pihak kepolisian tidak menindaklanjuti laporan ini. Kisah penampakan California ini pernah diangkat oleh History Channel dalam sebuah film dokumenternya. Hingga hari ini, tidak ada yang bisa memberikan penjelasan mengenai identitas objek-objek tersebut. Bagi mereka yang percaya dengan keberadaan makhluk luar angkasa yang cerdas, USO adalah bukti kalau makhluk luar angkasa sesungguhnya memantau bumi secara terus menerus dari markas yang dibuat di dalam laut. Jika memang ada makhluk luar angkasa yang berniat membuat markas di bumi, maka pilihan mereka untuk membuatnya di dalam laut menjadi sebuah pilihan yang tepat karena memang sebagian besar samudera kita sesungguhnya belum terjelajahi. Ivan T Sanderson, dalam bukunya yang berjudul Invisible Resident (1970) menyatakan kalau USO adalah bukti adanya intelijensi lain di bawah air yang sedang mengembangkan peradabannya. “Jika memang ada sejenis peradaban teknologis yang unggul berkembang dalam planet di bawah air, maka peradaban ini tampaknya lebih maju dibandingkan dengan peradaban kita, sekitar beberapa juta bahkan mungkin miliaran tahun di depan kita.” Tentu saja, argumen ini tidak bisa dibuktikan. Namun, Sanderson tidak sendirian karena pemahaman ini juga dipercaya oleh banyak pihak. Bagi mereka yang lebih skeptis, penjelasan mengenai penampakan ini bisa bervariasi, mulai dari salah lihat hingga rekayasa. Memang tidak bisa disangkal kalau ada kemungkinan para awak kapal telah melihat sebuah fenomena alam dan menyangkanya sebagai USO. Kejadian seperti ini banyak terjadi dalam kasus penampakan UFO. Namun pertanyaannya, fenomena alam apa yang memiliki ciri-ciri sesuai dengan deskripsi laporan para saksi? Inilah yang masih belum dipastikan : Beberapa orang lain percaya kalau USO yang sering terlihat sebenarnya adalah torpedo yang sedang melaju. Namun, torpedo tidak terbang ke udara. Ini tidak sesuai dengan deskripsi saksi. Jadi, sebagian lain mengajukan teori kalau sesungguhnya USO adalah pesawat militer yang canggih. Teori ini juga sering digunakan untuk menjelaskan laporan penampakan UFO. Jika kita kaitkan USO dengan pesawat militer, maka itu artinya cuma satu: pesawat itu haruslah sebuah pesawat yang mampu menyelam ke dalam air dan kemudian terbang dengan cepat. Menariknya, pesawat jenis ini ternyata pernah ada, paling tidak dalam rupa prototipe. Pada tahun 1934, Boris Petrovich Ushakov, seorang mahasiswa teknik dari akademi militer Sovyet, mengajukan sebuah rancangan pesawat yang bisa menyelam di dalam air. Pesawat ini ditujukan untuk menyergap kapal musuh yang lewat dengan cara menyelam di kedalaman tertentu, menunggu kapal musuh, dan menembakkan torpedo ketika kapal musuh itu lewat di atasnya. Konsep Ushakov tidak pernah dibuat karena dianggap tidak efektif. 30 tahun kemudian, ide Ushakov direalisasikan oleh Donald Reid, seorang insinyur di North American Aviation. Ia membuat pesawat itu pada tahun 1963 dan diberi nama Reid Flying Submarine (RFS-1). Hebatnya, Reid membuat rancangannya dengan menggunakan suku cadang bekas pesawat dan mengerjakannya hanya di waktu luang. Dalam uji coba perdana, pesawat itu mampu terbang hingga ketinggian 10 meter, mendarat di air dan menyelam hingga kedalaman beberapa meter. Walaupun terlihat menjanjikan, pihak militer sepertinya tidak tertarik untuk membuat pesawat itu hingga RFS-1 berakhir hanya sebagai sebuah prototipe. Namun, jangan salah. Militer Amerika tidak tertarik dengan RFS-1 bukan karena tidak menyadari manfaatnya, melainkan karena mereka sendiri sedang membuat pesawat sejenis yang disebut Convair yang kemudian sering disebut subplane. Menurut Eugene Handler, seorang insinyur dari pihak angkatan laut, pesawat ini sangat ideal untuk menyerang kapal Sovyet di laut Baltik dan Kaspia. Tetapi, Convair ternyata bernasib sama dengan RFS-1. Malah, convair tidak sempat dibuat prototipenya karena proyek ini dibatalkan kongres pada tahun 1966. Hasrat mengenai pesawat sejenis USO tidak pernah pupus dari pikiran militer Amerika. Pada tahun 2008, DARPA, badan riset milik Pentagon, mengumumkan kalau mereka telah memulai proyek pembuatan subplane. Pada tahun 2010 ini, pesawat ini telah masuk kedalam tahap pengajuan proposal karena berbagai rancangan telah diterima oleh mereka. Dalam beberapa tahun, sepertinya kita akan melihat banyak USO mondar-mandir di lautan lepas. Mungkinkah USO yang terlihat oleh para pelaut itu adalah pesawat canggih milik militer? Jika kita mempercayainya, maka pertanyaannya selanjutnya adalah apakah pada masa perang dunia I dan II, pihak militer (negara manapun) telah berhasil membuat pesawat secanggih itu? Jika pertanyaan ini dapat terjawab, maka saya rasa jawaban ini dapat menjelaskan banyak pertanyaan mengenai penampakan UFO di seluruh dunia. source: misteridunia.wordpress.com
  2. desain adalah perwujudan dari sebuah imajinasi yang bercampur dengan kreativitas, setuju gak ndral?

  3. PENGERTIAN BRAINSTORMING. Brainstorming adalah teknik daya cipta kelompok mendesain karena timbulnya banyak gagasan untuk masalah latar belakang, pada 1953 metode ialah populariz oleh Alex Faickney Osborn dalam bukunya mengadakan Imajinasi Terapan, Osborn mengusulkan bahwa kelompok-kelompok bisa menggandakan hasil kreatif mereka dengan Brainstorming. Walaupun Brainstorming sudah menjadi teknik kelompok populer, peneliti tidak menemukan bukti ke efektifannya karena meningkatkan kuantitas atau kualitas gagasan yang ditimbulkan, karena masalah seperti itu sebagai selingan sosial, bermalas-malasan, kecemasan evaluasi, dan produksi yang bertahan, mendiskusikan kelompok-kelompok adalah sedikit lebih efektif daripada macam kelompok-kelompok lain, dan mereka sebetulnya lebih tidak efektif daripada individu yang bekerja secara sendiri. Di encyclopedia daya cipta yang ditulis Tudor Rickards, di pesertanya atas Brainstorming, meringkaskan kontroversinya dan menunjukkan bahaya conflate produktivitas di pekerjaan kelompok dengan kuantitas ideas. Walaupun Brainstorming tradisional tidak menambah produktivitas kelompok-kelompok (sebagai diukur oleh jumlah gagasan menghasilkan), masih mungkin menyediakan keuntungan, seperti menaikkan semangat juang, meningkatkan kesenangan kerja,dan memperbaiki kerja tim, dengan begitu banyak percobaan sudah, terpaksa memperbaiki curah-gagasan atau memakai variasi teknik dasar yang lebih efektif. IDENTIFIKASI MASALAH Mengapa memakai Brainstorming? "ego besar" peserta bisa mati tenggelam ke luar dan mengintimidasi anggota kelompok yang lebih pendiam, sedikit peserta percaya diri bisa juga takut tertawaan untuk mempunyai gagasan mereka secara leluasa, yang sama orang lain mungkin merasakan tekanan untuk sesuai dengan pandangan kelompok, atau dicegah oleh hal berlebihan untuk kekuasaan, sebagai kelompok memecahkan masalah sering tidak efektif dan steril. Karena perbedaan gagasan, tiap orang dianjurkan mengambil bagian, gagasan disambut baik, dan banyak persoalan kelompok memecahkan masalah teratasi, sama sekali peserta diminta menyumbang sepenuhnya dan adil, membebaskan orang untuk memperkembangkan sepajangan kaya pemecahan kreatif masalah mereka sedang menghadap. TUJUAN BRAINSTORMING Menggali ide sebanyak-banyaknya–tanpa memikirkan apakah hal tersebut dapat dilaksanakan atau tidak,baik atau buruk.Teknik Brainstorming membantu seseorang atau kelompok berpikir secara bebas dan kreatif. Brainstorming menggabungkan pendekatan informal yang santai ke memecahan masalah dengan bagian samping berpikir, tanyanya bahwa orang menciptakan gagasan dan pikiran yang mulanya bisa kelihatannya menjadi sedikit gila, gagasan di sini adalah bahwa beberapa gagasan ini bisa tercipta ke dalam pemecahan kreatif yang asli masalah anda sedang mencoba memecahkan, sedangkan orang lain masih bisa mencetuskan lebih banyak gagasan, pendekatan ini bermaksud membuat orang dilepaskan, dengan "tersentak "mereka dari cara biasa mereka berpikir. FUNGSI BRAINSTORMING Brainstorming ada karena adanya kreativitas manusia untuk memunculkan ide-ide kreativ tidaklah memiliki batas. Seperti sumbangan saran yang memuat ide-ide untuk di jadikan sebuah pertimbangan dan menjadi satu gagasan yang disetujui semua anggota kelompok. Brainstorming adalah alat populer yang menolong kita menyebabkan timbulnya pemecahan kreatif masalah. Benar-benar berguna kalau kita mau lolos dari pola mapan yang basi berpikir, agar anda bisa memperkembangkan cara baru memandang hal, juga menolong kita mengatasi banyak persoalan bahwa bisa membuat kelompok memecahkan masalah proses hampa dan tak memuaskan. Dengan tim kita, menolong menggunakan pengalaman bermacam-macam semua anggota tim selama masalah ingin dipecahkan, ini mengikat kekayaan gagasan, berarti bahwa kita bisa menemukan pemecahan yang lebih baik masalah kita kemukakan. Juga bisa menolong kita mendapat gagasan dari anggota tim untuk pemecahan, mereka dilibatkan dalam memperkembangkan pemecahan itu, gagasan lebih banyak, karena Brainstorming adalah kesenangan, menolong anggota tim ikatan dengan satu-lain sewaktu mereka memecahkan masalah di lingkungan yang tanpa selingan yang positif. TAHAPAN DAN TEKNIK BRAINSTORMING • Pertama, Anda kumpulkan semua orang yang ingin Anda explore ide-idenya. • Undanglah mereka ke suatu tempat yang membantu mereka untuk fresh. Tujuannya adalah agar saat pelaksanaan brainstorming, para peserta dalam keadaan segar dan fun sehingga ide–ide akan muncul. • Ajukan permasalahan yang sedang dihadapi. • Minta setiap orang berfikir kemudian mengajukan idenya masing – masing. Pada tahap ini ide apapun yang keluar harus ditampung dan dicatat. Jangan dibatasi atau dibantah. • Setelah semua ide ditulis, saatnya Anda mendiskusikan ide mana yang paling mungkin dilaksanakan berdasarkan kondisi dan kemampuan perusahaan. • Ambilah dua atau tiga yang paling mungkin untuk dibawa ke rapat di level manajerial yang lebih tinggi berdasarkan pilihan terbanyak. Jangan lupa ide–ide yang lain tetap harus diarsipkan karena tidak menutup kemungkinan suatu saat ide–ide tersebut bisa direalisasikan. KESIMPULAN Sedangkan kelompok yang menggunakan teknik Brainstorming sering lebih efektif karena menyebabkan timbulnya gagasan daripada biasa kelompok memecahkan masalah, belajar sesudah belajar sudah memperlihatkan kalau individu mencurahkan gagasan-gagasan di mereka sendiri, mereka menciptakan lebih banyak gagasan, dan sering gagasan mutu yang lebih baik, daripada kelompok-kelompok orang yang mencurahkan gagasan-gagasan bersama. Sedangkan kelompok yang tidak efektif dan tidak efisien sering menyebabkan timbulnya gagasan daripada biasa kelompok memecahkan masalah, belajar sesudah belajar sudah memperlihatkan kalau individu mencurahkan gagasan-gagasan di mereka sendiri, mereka menciptakan lebih banyak gagasan, dan sering gagasan mutu yang lebih baik, daripada kelompok-kelompok orang yang mencurahkan gagasan-gagasan bersama.
  4. Timnas Indonesia U-19 kalah level saat menghadapi Barcelona B, sehingga kalah dengan skor telah 6-0 dalam Tur Spanyol, Rabu (24/9/2014). Apalagi, Barcelona B diperkuat oleh 2 pemain senior yaotu Luis Suarez dan Vermaelen. Keenam gol itu diciptakan oleh Vermaelen 4', Luis Suarez 12', 68; , Fanbuski 27', Bicho 66', Maxi Rolon 77' (penalti). Pertandingan itu disiarkan langsung pukul 21.00 WIB oleh SCTV. Pada pertandingan pertama, Evan Dimas dkk. kalah tipis 1-2 atas Atletico Madrid B. Kemudian, pada laga kedua melawan Valencia B, Timnas U-19 ditahan imbang 1-1. Selama 2 pertandingan tersebut, Timnas Indonesia U-19 bermain cukup bagus, sehingga bisa menjadi modal untuk Piala Asia 2014 yang dimulai bulan depan. Pada pertandingan terakhir tur di Spanyol, anak asuh Indra Sjafri akan menghadapi Real Madrid B.
  5. Kesempatan kali ini saya mau sharing tentang fenomena yang terjadi di beberapa social media ketika sebuah karya desain dihargai dari sebuah software pembuatnya bukan dari esensi kreativitasnya. “Sakitnya tuh disini…” (sambil pegang dada). Mungkin kamu pernah mendengar komentar seperti ini “Wah ilustrasinya bagus, bikinnya pake software apa?” “Mas, Mba kalo bikin logo kayak gitu pake Corel, AI, atau Photoshop? Berapa lama ya? Kalo masternya cari dimana ya?” “Wahh bagus ya itu kalo mengkilat-mengkilat itu pake efek apa di Photoshop-nya?” Mungkin kamu sebagai si pembuat karya yang mati-matian membuat konsep, riset, sketsa, proses digitalisasi hingga akhirnya menjadi sebuah karya desain. Mendengar komentar seperti itu seperti nelen biji kedondong. Mau makin ditelen sakit, mau dikeluarin udah nanggung sakit juga, yahh serba salah kaya pake baju basah habis kena ujan, dipake dingin gak dipake masa ia gak pake baju. Tapi semua harus disikapi secara bijak. Tidak mudah memang menyamakan persepsi kita dengan persepsi orang lain, apalagi dengan banyak orang diluaran sana yang mulai mengaku desainer hanya dengan modal bisa menggunakan salah satu software desain tanpa tahu design thinking, apa kabar brainstorming, apa kabar mind mapping dan lain sebagainya yang memang harus “berproses”, atau mengaku kreatif hanya dengan membuat sebuah gambar digital yang persis seperti tutorial tanpa menggunakan teknik Amati Tiru Modifikasi. CARA MENJADI KREATIF? Untuk jadi kreatif sebenarnya gampang, karena itu sudah ada di dalam diri masing-masing manusia, mau dia tentara, arsitek, akuntan, desainer bahkan pengangguran sekalipun yang dibutuhkan adalah pembiasaan. Edward de Bono adalah salah satu eksponen dalam pemikiran kreatif. De Bono bilang bahwa otak manusia memiliki satu keunggulan (dan sekaligus kelemahan), yaitu terprogram untuk membuat pola aktivitas berdasarkan rutinitas kita. Jadi setiap pagi memang tidak perlu pusing lagi berfikir caranya mandi, caranya memakai jam tangan, cara ngupil, cara nyisir dan lain sebagainya. Jika aktivitas semacam ini harus ditimbang-timbang habislah waktu kita. Nah berfikir kreatif adalah sebaliknya. Kita melatih otak untuk mencari alternatif terhadap kebiasaan-kebiasaan tersebut. Kita mengajak otak untuk “mengunjungi rute yang tak lazim”, begitu kata De Bono. APA FUNGSI SOFTWARE? Bicara soal apa itu software ini menurut Oxford Dictionaries: “Software is the programs and routines for a computer or the program material for an electronic device which make it run.” Kalau saya pribadi bilang software itu hanya sebuah perangkat ‘penterjemah’ perintah-perintah yang dijalankan pengguna komputer untuk diteruskan ke atau diproses oleh perangkat keras yang diciptakan oleh manusia dengan segala akal pikirannya untuk memudahkan pekerjaan yang nantinya akan digunakan lagi oleh manusia itu sendiri “dengan kreativitasnya” jika dalam hal ini adalah software desain ya untuk menunjang sebuah karya desain yang estetis dan komunikatif. Jadi peran utama dalam sebuah karya desain tetap terletak pada kemampuan kreativitas si pembuat karya/desainer dengan kemampuan menggunakan software desain sebagai alat penunjangnya. KONKLUSI Jika dalam kasus ini pertarungan antara software dan kreativitas ya memang harus dilihat konteksnya, kreativitas bisa ko menjadi software asalkan memposisikan otak sebagai hardwarenya, bagaimana kreativitas diinstal dan dibiasakan,dan software desain juga bisa mengasah kreativitas, dengan ketekunan dan rasa ingin tahu yang tinggi dan kemampuan eksplorasi dari si pembuat karya. Jadi semua hal kembali pada diri sendiri. Bahwa untuk membuat sebuah karya ada pada kemampuan kamu mengolah rasa, mengumpahkan ide kedalam sketsa lalu diteruskan kedalam sebuah gambar maya. Software itu hanya penunjang, tapi kreativitas itu mutlak. source: idesainesia
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy