Jump to content

eunike_grace

Member
  • Content Count

    34
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    1

eunike_grace last won the day on February 17 2017

eunike_grace had the most liked content!

5 Followers

About eunike_grace

  • Rank
    Magang
  • Birthday 06/01/1993

Profile Information

  • Gender
    Female (Perempuan)

Recent Profile Visitors

3,833 profile views
  1. Musisi Jerinx SID menilai pandemi corona atau Covid-19 merupakan sebuah konspirasi. Menurutnya, letak konspirasi tersebut ada pada angka kasus Covid-19 yang terlapor hingga saat ini. Jerinx mengatakan, angka-angka tersebut bukanlah jumlah yang sebenarnya. "Konspirasinya adalah banyaknya angka yang tidak sebenarnya, permainan-permainan angka jumlah korban," kata Jerinx dalam acara Sapa Indonesia Malam yang dipandu oleh Aiman di Kompas TV, Rabu (6/5/2020). Jerinx menyebutkan, alat tes Covid-19 yang ada saat ini tidak terjamin keabsahannya. Menurutnya, para ilmuwan di negara-negara maju seperti Amerika dan Eropa pun masih belum sepakat mengatakan kevalidan alat tes tersebut. Jerinx juga mengatakan, banyak orang yang hasil swab test-nya positif namun menjadi negatif setelah diperiksa kembali. Namun, menurut Jerinx, hal ini jarang diungkap oleh media mainstream. "Swab test dan rapid test itu hasilnya tidak valid," kata Jerinx. "Itu banyak menimbulkan kesimpangsiuran informasi tapi media selalu dengan gampangnya membawa narasi jika swab test itu hasilnya sudah 100 persen." "Sedangkan ilmuwan-ilmuwan di negara maju, yang jauh lebih pintar daripada ilmuwan di Indonesia, mereka aja belum satu suara, tapi kenapa Indonesia begitu takut sama WHO?" tambahnya. Sementara itu, Dewan Pakar Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI), Hermawan Saputra, membantah pernyataan Jerinx tersebut. Menurut Hermawan, sejauh ini para peneliti melaporkan hasil dari swab tenggorokan melalui realtime PCR memiliki keakuratan 96 persen. "Sejauh ini, para peneliti untuk swab tenggorokan melalui realtime PCR itu menganggap 96 persen hasilnya valid," kata Hermawan dalam acara yang sama. "Agak berbeda dengan rapid test, kalau rapid test itu memang false negatifnya tinggi itu sekitar 36 persen efektivitasnya," tambah dia. Kendati demikian, Hermawan mengatakan rapid test penting untuk melakukan penelusuran awal. "Tapi, rapid test penting untuk mitigasi penelusuran awal untuk lebih private dalam rangka pendeteksian mereka dengan Covid positif," terangnya. Jerinx Sempat Imbau Masyarakat untuk Tidak Tes Covid-19 Sebelumnya, Jerinx sempat mengunggah tulisan di akun Instagram pribadinya pada Senin (4/5/2020). Dalam unggahannya, ia mengimbau masyarakat supaya jangan pernah mau untuk dites Covid-19. Jerinx pun berpesan pada masyarakat supaya lebih fokus menyembuhkan penyakitnya dengan cara biasa. Jerinx menilai, semakin banyak yang mau untuk melakukan tes Covid-19 maka sama saja memuluskan Bill Gates dalam memonopoli dunia. Ketua Satgas Covid-19 dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Prof. dr. Zubairi Djoerban, Sp. PD., menanggapi perihal unggahan musisi Jerinx SID yang mengatakan agar jangan pernah mau melakukan tes Covid-19. Menurut Zubairi, pernyataan Jerinx tersebut tidaklah tepat. Ia mengatakan, tes Covid-19 justru semestinya dilakukan sebanyak mungkin untuk memutus rantai penularan. Zubairi menerangkan, dengan dilakukannya tes Covid-19 maka pasien positif akan ditemukan. Dengan begitu, pasien tersebut dapat segera diisolasi sehingga tidak menularkan virus yang dibawanya. "Kemudian dilakukan telusur kontak, teman-teman (pasien) yang positif itu juga diperiksa, yang positif kemudian diisolasi atau dikarantina," kata Zubairi. "Dengan cara itu, penularan akan sangat berkurang dan berhenti," tambahnya. Sementara itu, mengenai fokus menyembuhkan penyakit sesuai dengan penyakit yang diderita, menurut Zubairi ada benarnya. Namun, menolak untuk dites adalah hal yang keliru. "Tentu fokus pada penyakitnya ketika kita sakit itu benar tapi tidak tes itu keliru," tegasnya. Zubairi menyebutkan, pasien yang diminta untuk melakukan tes Covid-19 harus bersedia mengikutinya. Menurut Zubairi, dalam situasi wabah seperti saat ini, Indonesia harus belajar dari negara-negara lain. Zubairi menyebutkan, negara-negara yang melakukan tes Covid-19 secara masif terbukti dapat menyelesaikan pandemi ini dengan cepat. "Jadi menjawabnya adalah jika belajar dari negara lain maka negara-negara yang amat cepat mengerjakan tes sebanyak mungkin itu berhasil mengatasi masalah covid-19 ini dengan cepat," kata Zubairi. "Contohnya adalah Korea Selatan, contohnya juga di China, contohnya juga di Jerman," tambahnya. Zubairi menambahkan, meskipun Jerman memiliki angka kasus positif yang terbilang sangat tinggi, namun negara tersebut memiliki angka kematian yang lebih rendah dari negara-negara sekitarnya. "Dibandingkan dengan Belanda, Inggris, Spanyol, Itali, maka kematian di Jerman itu amat rendah," terangnya. Sementara itu, Zubair juga menanggapi pernyataan Jerinx yang menyebutkan semakin banyak pihak yang melakukan tes Covid-19 maka dianggap semakin memuluskan Bill Gates memonopoli dunia. Seperti yang diketahui, Jerinx juga sempat menyinggung pandemi Covid-19 ini sebagai konspirasi global. "Ya menurut saya sekarang yang ilmiah saja," kata Zubairi. "Kalau konspirasi global itu kan konspirasinya siapa?" "Kalau konspirasinya China, kenyataannya China yang kena banyak, yang meninggal banyak." "Kalau yang bikin orang Amerika, Amerika sekarang paling banyak terinfeksi lebih dari 1 juta, yang meninggal juga tadi banyak sekali, jadi tidak sesuai dengan konspirasi global," tambahnya. Lebih lanjut, Zubairi mengimbau agar masyarakat lebih berfokus pada bagaimana mengatasi Covid-19 di Indonesia. "Misalnya konspirasi oleh Amerika, ya saat ini jumlah di Amerika itu sudah sejuta lebih dengan angka kematian 69 ribu lebih, kalau konspirasinya oleh China, China itu jumlah pasiennya 82 ribu lebih, yang meninggal 4.633," kata Zubairi. "Jadi menurut saya, tidak sesuai dengan teori konspirasi, namun sekali lagi yang lebih penting kita fokus saja ke Indonesia," sambungnya. Menurut Zubairi, untuk mengatasi Covid-19 di Indonesia, saat ini yang perlu dilakukan adalah mengisolasi pasien positif, mengobati pasien positif Covid-19 yang sakit, dan disiplin untuk tinggal di rumah serta tidak berpergian. Zubairi mengaku mengkhawatirkan situasi di Jakarta yang saat ini mulai tampak ramai. "Saya terus terang agak khawatir sekarang ini, seminggu terakhir ini jalan-jalan di Jakarta makin penuh mobil kendaraan," kata Zubairi. "Itu tanda-tanda buruk untuk keberhasilan program penanggulangan Covid," sambungnya.
  2. puasa kudu lanjut teros

  3. Amerika Serikat seperti sedang dalam kondisi yang sangat tidak bagus. Selain diserang pandemi virus corona, AS juga tengah dihantui utang. Apalagi setelah sang Presiden Donald Trump menyebut dirinya sendiri dengan julukan "King of Debt" atau raja utang. Di masa jabatannya, terjadi lonjakan utang yang cukup besar dan membawa AS ke dalam krisis. Alih-alih mengurangi defisit ketika ekonomi sedang kuat, Trump justru membuat tumpukan utang lebih banyak untuk membiayai insentif pemotongan pajak skala besar dan belanja negara yang meningkat. Itu berarti AS sedang mengalami masa krisis dalam kondisi keuangannya. Melansir CNN, utang terhadap PDB mencapai hampir 80% bahkan sebelum pandemi virus corona melanda. Naik lebih dari dua kali lipat dari rata-rata dan dua kali lipat sebelum resesi hebat. Utang tersebut akan semakin bertambah karena Amerika Serikat harus bertahan hidup di tengah pandemi ini. Departemen Keuangan menyebutkan akan meminjam sekitar 3 triliun dolar AS pada kuartal ini. Itu hampir enam kali lipat rekor sebelumnya, yang ditetapkan pada 2008. Sementara utang nasional Amerika Serikat sekarang mencapai 25 triliun dolar AS. Para ekonom sepakat bahwa Amerika Serikat harus terus menumpuk utang untuk mencegah depresi ekonomi yang lebih parah. Jika tidak, Amerika Serikat tidak bisa membayar utang setelah krisis COVID-19 ini berakhir. Bahkan pengawas defisit mendesak Paman Sam untuk terus meminjam. "Kami membuat kesalahan besar dalam utang ketika ekonomi kuat. Tapi hanya karena kecerobohan yang mendorong kita ke masa krisis, tidak berarti kita tidak boleh meminjam sebanyak itu."" ujar Maya MacGuineas, presiden bipartisan Komite Responsible Federal Budget kepada CNN Business. Akan ada konsekuensi jangka panjang atas utang yang harus dihadapi AS. Misalnya tingkat bunga yang lebih tinggi, inflasi yang lebih parah dan kemungkinan pajak yang lebih tinggi. Untuk saat ini, fokus yang dilakukan adalah menjaga kondisi ekonomi Amerika tetap bertahan. Pada bulan Maret, Kongres meloloskan paket stimulus 2,3 triliun dolar AS, yang terbesar dalam sejarah AS. Setengah triliun dolar pinjaman telah diberikan kepada usaha kecil. Bantuan langsung diberikan kepada keluarga berpenghasilan rendah dan menengah. Kantor Anggaran Kongres memperkirakan defisit anggaran federal akan mencapai 3,7 triliun dolar AS tahun ini, naik 1 triliun dolar pada tahun 2019. Kemungkinan paket stimulus juga akan didatangkan akhir tahun ini. Jumlahnya diperkirakan sekitar 2 triliun dolar. Paket tersebut untuk membantu pemerintah negara bagian dan lokal yang terdampak oleh krisis.
  4. Akhir akhir ini banyak orang takut gegara corona, gegara banyak berita yang beredar kalau Corona itu berbahaya. Disisi lain, konspirasi muncul disaat seperti ini karena ulah dari Elite Global. Mereka membuat sedemikian rupa buat kepentingan mereka. Kalau gue sendiri sih ngeliatnya, ini memang bikinan gitu. Gak mungkin dong Tuhan yang nyiptain? Dan emang udah direncanain dari lama. Fakta sebenernya juga, di Amerika sendiri, yang meninggal karena Flu lebih banyak dibanding meninggal karena COVID 19. Menurut lu gimana?
  5. Turut berduka cita untuk keluarga yang ditinggalkan korban
  6. eunike_grace

    This is my coffee

    Duh mimin ngopi ngga ajak"
  7. min kok jarang update?

  8. Haiiii ndral, udah lama ga mampir lagi

  9. Rinduin aku dong min wkwkwkwkwkwkwkwkwk
  10. Miiin, ada gandengannya :nangis

    1. Aladin

      Aladin

      lah pada baper ke mimin

    2. Males

      Males

      neng sini abang peluk

  11. Bunuh aja orang orang kayak gini, gak penting penting amat, emang FUI siapa? Agama kok berani ngelawan pemerintah
×
×
  • Create New...