Jump to content

congek

Verified Account
  • Posts

    137
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    8

congek last won the day on August 27 2020

congek had the most liked content!

About congek

  • Birthday 06/11/1985

Profile Information

  • Gender
    Male

Recent Profile Visitors

17,181 profile views

congek's Achievements

  1. Harga minyak mentah dunia diperdagangkan naik jelas rilis data tentang kondisi pasokan. API melaporkan penarikan persediaan bensin sebesar 319.000 barel pada pekan yang berakhir 24 Desember, setelah terjadi peningkatan 3,701 juta barel di pekan sebelumnya. Stok sulingan mengalami penurunan persediaan 716.000 barel pada minggu ini, setelah penurunan 849.000 barel pekan lalu. Cushing melihat peningkatan 1,594 juta barel minggu ini. Melansir laman oilprice.com, Rabu (29/12/2021), WTI diperdagangkan naik 0,49 persen menjadi USD 75,94, tetapi naik USD 6 per barel pada minggu ini. Sementara harga minyak Brent diperdagangkan naik 0,51 persen USD 72,56 dan naik USD 6,50 pada minggu ini. Produksi minyak AS mengalami kenaikan yang lambat tapi stabil. Untuk pekan yang berakhir 17 Desember, minggu terakhir Administrasi Informasi Energi menyediakan data, produksi minyak mentah di Amerika Serikat mencapai 11,6 juta barel per hari. Angka ini tercatat meningkat 600.000 barel per hari sejak awal tahun.
  2. Selebritas Vanessa Adzania alias Vanessa Angel bersama suaminya Febri Andriansyah alias Bibi mengalami kecelakaan tunggal di Tol Nganjuk arah Surabaya, tepatnya di Kilometer 672+400A. Peristiwa itu terjadi pada pukul 12.36 WIB hari ini, Kamis, 4 November 2021. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jawa Timur Komisaris Besar Gatot Repli Handoko dalam keterangan tertulisnya menyebutkan Vanessa dan suaminya meninggal. Jenazah keduanya telah dievakuasi ke rumah sakit. "Dua orang meninggal dunia dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya," kata Gatot. Ia menjelaskan, Vanessa Angel bersama suaminya menaiki mobil Mitsubishi Pajero Putih bernomor polisi B-1284-BJU. Selain mereka berdua, ada tiga orang penumpang lainnya yang mengalami luka-luka akibat kecelakaan tersebut. "Tiga orang luka dibawa ke RS Kertosono Nganjuk," kata Gatot.
  3. Artis Vanessa Angel dikabarkan mengalami kecelakaan lalu lintas bersama dengan suami dan anaknya. Peristiwa tersebut terjadi saat Vanessa bersama suaminya Bibi Andriansyah dan anaknya melakukan perjalanan darat menuju Surabaya. Kabar kecelakaan Vanessa pertama kali diunggah oleh Ashanty yang mendapat kabar dari temannya. “Masih kaget, shock aku dapat kabar dari temen aku yang janjian sama dia di surabaya. Mereka pergi ber 5 jalan darat ke surabaya,” tulis Ashanty, Kamis, 4 November 2021. Dalam unggahannya Ashanty menuliskan, ”Ada berita dari teman baik @vanessaangelofficial sama suaminya baru saja kecelakaan mobil dan katanya enggak tertolong. Coba tolong dicek lagi ya, dia kecelakaan di jalan ke Surabaya sama anaknya juga.” Kabid Humas Polda Jatim Kombes Gatot Repli Handoko membenarkan bahwa telah terjadi kecelakaan tunggal mobil Pajero Sport berwarna putih di Tol Jakarta arah Surabaya pada pukul 12.36 WIB, tepatnya di KM 672. Mobil tersebut berpenumpang lima orang, dua orang dinyatakan meninggal dan tiga orang lainnya luka-luka. Dua orang yang meninggal bernama Febri Andriansyah dan Vanessa Adzania. Jenazah telah dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya. Sedangkan tiga korban lainnya dibawa ke RS Kertosono Nganjuk. Maharani Kemala, bos MS Glow mengunggah foto Vanessa Angel dan suaminya di Instagram beberapa menit lalu. Kemarin, Vanessa Angel dan Bibi Ardiansyah mendatangi acara MS Glow. “Sayang kalian berdua, @vanessaangel @bibliss tenang di sana yaa babe, lemes banget,” tulis Maharani. Rekan-rekan selebritas Vanessa Angel dan Bibi ramai berkomentar di unggahan Ashanty. “KAAAAKK SERIUSSS YA ALLAAAH SEMOGA SEHAT SELAMAAT SEMUA,” tulis Vicky Shu. “Hah yg benerrr? Ya Allah,” tulis Yasmine Wildblood.
  4. Ketua Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies Sulawesi Selatan, Didi Leonardo Manaba, mengatakan aturan wajib tes Polymerase Chain Reaction atau PCR memberatkan wisatawan. Tak hanya itu, Didi menyebut masalah PCR ini dapat menghambat kunjungan wisata ke daerahnya. Padahal pergerakan pada sektor pariwisata sudah mulai terlihat. Sebab, persyaratan sebelumnya hanya cukup dengan tes swab antigen, wisatawan bisa masuk ke Sulawesi Selatan. "Ini sudah mulai ada pergerakan, akan tetapi pergerakan itu agak tersendat dengan masih diwajibkannya orang PCR dan antigen. Itu bukan hanya berat secara fisik, tapi di finansial juga," ujar Didi. Didi menegaskan, pernyataan tersebut bukan bermaksud menentang kebijakan pemerintah terkait pemulihan kesehatan masyarakat melawan pandemi COVID-19. Ia meyakini bahwa hal itulah yang terjadi. ASITA Sulsel berharap agar pemerintah membuka keran untuk melakukan aktivitas ke Sulsel yang merupakan destinasi Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Sedangkan terkait peningkatan wisatawan, Didi menargetkan peningkatan kunjungan wisatawan domestik. Didi mengatakan, salah satu indikator untuk melihat peningkatan jumlah wisatawan adalah dengan melihat kunjungan di Bandara Sultan Hasanuddin. Menurutnya, jumlah penumpang terus bertambah pada satu pekan terakhir. PT Angkasa Pura I (AP I) Makassar mencatat terjadi kenaikan volume penumpang hingga 5 persen sejak satu pekan terakhir, dibanding sepekan sebelumnya di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Sulsel. Total penumpang pada 8-14 Oktober sebanyak 149.152 orang, sedangkan 15-21 Oktober 156.477 orang. Jokowi Minta Harga PCR Rp 300 Ribu Presiden Jokowi kemudian meminta agar harga tes PCR dapat diturunkan menjadi Rp 300 ribu. Hal ini disampaikan Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Harga sekali tes PCR di Jawa-Bali dikenakan tarif tertinggi sebesar Rp 495 ribu. Sementara di luar Jawa-Bali seharga Rp 525 ribu. Terkait rencana penurunan harga tes PCR, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmizi mengatakan, saat ini hal tersebut sedang dalam pembahasan kementerian dan lembaga terkait. "Saat ini sedang dikaji bersama dengan Satgas, BNPB, Kemkes, Kemenhub," kata Nadia. Penetapan harga baru ini juga melibatkan sejumlah pihak terkait seperti pihak laboratorium yang punya peran besar di lapangan. Apabila telah rampung, maka pemerintah akan segera mengumumkannya. "Dan dilakukan konsultasi dengan berbagai pihak dengan organisasi profesi, pihak lab, distributor juga auditor pemerintah. Setelah final akan disampaikan," ungkap Nadia. Harusnya Harga PCR Bisa Rp 75 Ribu, Kalau Bisa Gratis Anggota Komisi IX dari Fraksi PKS, Alifudin, menyoroti polemik harga tes PCR yang kini diwajibkan untuk perjalanan udara. Ia menilai para pengusaha lab tes PCR sudah meraup untung besar sejak awal pandemi COVID-19, sehingga harga tes seharusnya bisa lebih murah lagi. "Sejak awal sudah untung besar. Karena pandemi COVID-19 ini tentang kemanusiaan, baiknya semua yang ingin PCR bisa mendapat harga lebih murah lagi, atau kalau bisa gratis" kata Alifudin. Harga tes swab PCR sempat menyentuh angka Rp 900.000. Lalu pemerintah meminta harga batas tes swab menjadi Rp 450.000, dan kini diturunkan lagi menjadi Rp 300.000. Alifudin juga meminta ketegasan kepada pemerintah jika ada lab atau pengusaha PCR yang mematok harga mahal. Mereka harus diberi sanksi tegas dan juga jangka waktu keluarnya hasil harus disamakan, tidak ada yang kelas ekonomi, express atau yang lain. "Kami berharap setelah reses akan meminta pimpinan Komisi IX untuk memanggil pihak terkait, bahwa pandemi COVID-19 ini tidak dijadikan ladang bisnis pihak tertentu" tegas Alifudin. Lebih lanjut, ia juga meminta pemerintah serius dalam mengkaji persoalan PCR ini, untuk benar-benar membuktikan pemerintah berpihak pada rakyat dan serius dalam menangani pandemi COVID-19. Alvin Lie. Foto: Helmi Afandi Abdullah/kumparan Alvin Lie Ungkap Keanehan Aturan PCR sebagai Syarat Terbang Pengamat penerbangan, Alvin Lie, melihat adanya kejanggalan dalam penetapan syarat PCR ini. Pertama, pemerintah seperti membiarkan harga tes selama ini terlampau tinggi. "Bahwa pemerintah dalam waktu singkat dapat memerintahkan biaya PCR turun dari Rp 900 ribu jadi Rp 500 ribu kemudian Rp 300 ribu, ini menunjukkan selama ini pemerintah tau biaya tes PCR overpriced, tinggi diluar kewajaran, tapi dibiarkan. Memberi kesempatan kepada pengusaha mengambil keuntungan besar di luar kewajaran," kata Alvin. "Ketika COVID-19 melandai & makin banyak warga yang sudah vaksinasi, kebutuhan PCR juga menurun. Baru saat ini pemerintah menurunkan biayanya," lanjut dia. Hal lain yang menurutnya cukup janggal adalah mengapa syarat perjalanan wajib menggunakan hasil tes PCR ketika selama ini Antigen sudah banyak digunakan. "Selama ini pemerintah gunakan Antigen untuk deteksi. Mengapa tidak mengakui Antigen sebagai syarat perjalanan?Badan-badan dunia seperti WHO, ICAO, IATA mengakui Antigen sbg standar. Idealnya, hasil tes yang paling valid adalah ketika sampel tersebut diambil," ungkap Alvin. Menurut Alvin, hasil tes menggunakan Antigen yang diambil sesaat sebelum terbang akan jauh lebih valid hasilnya. Lebih dari 40 Ribu Orang Teken Petisi, Tolak Wajib Tes PCR untuk Penerbangan Lewat dua petisi online di platform Change.org, lebih dari 40.000 orang meminta agar pemerintah mengganti kebijakan tersebut. Petisi pertama dibuat oleh Dewangga Pradityo Putra, seorang engineer pesawat. Dalam petisinya, ia menganggap bahwa kebijakan yang mengharuskan seseorang melakukan tes PCR walaupun sudah divaksin dua kali, akan menyebabkan penerbangan berkurang sehingga industri penunjangnya pun akan semakin kesulitan. “Saya merasakan sekali dampak pandemi ini di pekerjaan. Penerbangan berkurang, teman saya juga ada yang dirumahkan jadinya. Padahal, sirkulasi udara di pesawat sebenarnya lebih aman karena terfiltrasi HEPA, sehingga udaranya bersirkulasi dengan baik, mencegah adanya penyebaran virus,” tulisnya di petisi. Permintaan yang sama juga dibuat oleh Herlia Adisasmita, seorang warga yang tinggal di Bali. Bagi Herlia, Bali yang bergantung pada pariwisata sangat mengharapkan kedatangan dari turis domestik, sehingga adanya peraturan wajib PCR dianggap akan memberatkan dan malah akan membuat industrinya semakin menghadapi keadaan yang sulit, terutama mengingat harga PCR yang terlampau mahal. “Kami harus bagaimana lagi? Bangkrut sudah, nganggur sudah, kelaparan sudah, bahkan banyak di antara kami yang depresi, rumah tangga berantakan karena faktor ekonomi, atau bahkan bunuh diri,” tuturnya. Lebih lanjut, Dewangga berharap pemerintah kembali menjadikan antigen sebagai syarat untuk penerbangan, terutama bagi mereka yang sudah divaksin. “Dengan syarat ini, saya yakin industri penerbangan & pariwisata akan bangkit, dan orang yang mau divaksin juga akan bertambah,” katanya. Wamenkes Dante Saksono Harbuwono. Foto: Denita BR Matondang/kumparan Wamenkes: Permintaan Jokowi Harga PCR Rp 300 Ribu Masuk Akal Wamenkes Dante Saksono Harbuwono menyampaikan perkembangan langkah Kemenkes terkait permintaan Jokowi agar harga tes PCR dapat diturunkan menjadi Rp 300 ribu. Dante menyebutkan, apa yang diminta Jokowi tersebut sudah berdasarkan perhitungan yang sesuai. "Tentu rekomendasi Bapak Presiden memberikan target menurunkan PCR jadi Rp 300 ribu itu bukan tanpa dasar. Bapak Presiden sudah menghitung dan mendapatkan informasi berapa harga reagen, berapa harga pemeriksaan, dan berapa kapasitas yang bisa kita lakukan untuk tes PCR," ujar Dante. Dari dasar perhitungan bahan baku dan komponen lainnya, untuk menurunkan harga tes PCR menjadi Rp 300 ribu tersebut, kata Dante, cukup mungkin untuk dilakukan. Kemenkes masih melakukan tahap persiapan untuk penyesuaian tarif tertinggi dari tes PCR tersebut. Reagen merupakan salah satu komponen terpenting dalam PCR. Sebagian besar reagen diperoleh melalui impor sehingga harganya relatif tinggi dibanding komponen lain. "Kita sudah melakukan persiapan antara lain melakukan pemodelan untuk menyederhanakan harga reagen yang masuk. Itu yang paling penting karena itu komponen yang terbesar dalam pembiayaan tes PCR," ungkap Dante. Terakhir, Dante mengatakan bahwa PCR ini merupakan hal yang paling penting dalam menghadapi risiko datangnya gelombang corona selanjutnya. Sejumlah epidemiolog telah memprediksi bahwa gelombang ketiga akan dihadapi Indonesia pada momen libur natal dan tahun baru 2022 akibat mobilitas yang meningkat tajam.
  5. Memiliki usaha adalah hal yang wajar dan umum terjadi. Hanya saja yang harus dijadikan pedoman adalah berkomitmen pada prinsip usaha atau bisnis yang telah ditetapkan. Menjadi unik dan berbeda itulah yang dicari pemula sebelum memulai usaha bisnisnya. Namun, tidak jarang juga yang melakukan plagiasi agar dapat sama-sama mendapatkan keuntungan. Dalam setiap inovasi yang diciptakan, tidak akan terlepas dari namanya keretakan atau ketidaksempurnaan, tetapi bagaimana seorang pengusaha dapat tetap terus berkembang agar bisnis yang dijalankan dapat berjalan sukses. Ketika seseorang dapat memiliki pengalaman yang kaya, menarik, dan daya tarik yang kuat, justru akan menarik pelanggan/audiens yang lebih luas untuk menciptakan gaya bisnis baru. Tidak dapat disanggah bahwa pandemi COVID-19 mengubah cara dan sistem kerja yang telah berlaku selama ini. Peluang yang dapat dilihat adalah bagaimana bisnis yang dijalankan dapat berdampak bagi orang-orang meskipun berada di tengah situasi seperti ini. Keunikan dalam berbisnis dapat menjadi kunci utama agar memiliki usaha yang berbeda, unik, dan otentik dibandingkan usaha-usaha lainnya. Ada 3 cara yang dapat diterapkan jika Anda ingin punya bisnis yang otentik dan sukses. 1. Jangan Pisahkan Bisnis dan Kesenangan Jangan memisahkan bisnis Anda dengan kesenangan/hobi yang dimiliki. Suatu saat hobi Anda akan dapat sangat membantu dalam menjalin relasi dengan klien. Perbedaan antara pekerjaan dan hobi bukan menjadi penghalang untuk mengembangkan bisnis. Maksud dari pernyataan di atas adalah ketika klien Anda memiliki hobi atau kesenangan yang sama, akan lebih mudah menjalin relasi dengan minat yang sama. Kemungkinan lainnya, klien Anda dapat merasa kenyamanan saat berbisnis dengan Anda. Ketika ada kesamaan-kesamaan tertentu yang secara tidak langsung, dapat membuat perusahaan Anda lebih mudah untuk dikenal orang. 2. Bukan Mencapai Kesempurnaan Memiliki kesempurnaan dalam bisnis menjadi hal yang umum untuk diinginkan pengusaha. Seringkali dalam berbisnis, demi menuju kesempurnaan, Anda justru menjadi faktor utama yang mengacaukan segala pekerjaan. Berbuat salah adalah wajar karena semua manusia melakukan hal tersebut. Sebaliknya, klien Anda juga tidak mengharapkan Anda harus melulu menjadi sempurna. Mereka mengharapkan yang terbaik yang bisa Anda lakukan. Justru ketika terjadi sebuah kesalahan, jadikan itu sebagai motivasi dan perbaikan untuk ke depannya agar bisnis Anda bisa lebih berhati-hati dalam melakukan atau memutuskan sesuatu. Namin, jika Anda adalah tipe orang yang profesional, hindarilah hal-hal seperti ini. Perilaku dan tindakan yang diperbuat akan memberikan tekanan tidak hanya pada diri sendiri, tetapi pada orang lain. Lepaskan apa yang menjadi kekurangan, jangan terlalu berusaha keras untuk menutupinya. 3. Gunakan Cerita Anda Menggunakan kisah dan pengalaman pribadi untuk menarik perhatian orang lain merupakan salah satu langkah yang tepat. Namun, bercerita untuk mengharapkan orang lain melihat diri Anda sebagai orang baik adalah hal yang salah. Itu bukan cerita, melainkan kebohongan dan rekayasa semata untuk menarik perhatian. Ceritakanlah kenyataan yang sesungguhnya. Terkadang ada beberapa orang yang ingin mendengar jatuh bangun kisah usaha Anda hingga akhirnya dapat berkembang sampai ke tahap ini. Cerita-cerita ini akan menjadi motivasi secara tidak langsung. Perlu dipastikan untuk melihat situasi terlebih dahulu sebelum berinteraksi dengan mereka, misalnya dengan bertanya pada diri sendiri, “Apakah cerita yang bagus, sempurna, atau cerita perjuangan?”, “Dimana Anda memosisikan diri saat bercerita?”. Anda tidak hanya harus menceritakan kisah Anda sendiri. Pelanggan juga dapat memiliki cerita, seperti halnya karyawan Anda. Temukan cara untuk menenunnya menjadi kisah-kisah menarik tersebut.
  6. congek

    Model Marieta Lopez

    bulet ya wkwk
  7. Beban utang negara terus mengejar Keluarga Soeharto dan Bakrie. Kali ini, Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (Satgas BLBI) tengah memburu beberapa sosok dari kedua keluarga tersebut. Keluarga Soeharto menyumbang dua nama sebagai obligor penerima dana BLBI, salah satunya Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto. Mengutip surat pengumuman Satgas BLBI, Sabtu (18/9/2021), Tommy Soeharto bersama Ronny Hendrarto memiliki utang senilai Rp 2.612.287.348.912,95 (setara Rp 2,6 triliun) atas nama PT Timor Putra Nasional. Putra bungsu mantan Presiden RI kedua ini tercatat tiga kali mangkir dari panggilan Satgas BLBI. Sementara Ronny Hendrarto telah memenuhi panggilan per 26 Agustus 2021. Selain Tommy Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana alias Tutut Soeharto pun ikut terseret sebagai salah satu pengutang BLBI. Putri sulung Soeharto ini mendapatkan dana BLBI melalui PT Citra Mataram Satriamarga, PT Marga Nurindo Bhakti, dan PT Citra Bhakti Margatama Persada. Besaran utangnya masing-masing Rp 191.616.160.497 (Rp 191,6 miliar), Rp 471.479.272.418 (Rp 471,4 miliar), USD 6.518.926 (setara Rp 92,8 miliar), dan Rp 14.798.795.295 (Rp 14,7 miliar). Jika ditotal, jumlah utangnya mencapai Rp 770,5 miliar. Mbak Tutut sendiri merupakan salah satu dari 7 obligor dan debitur prioritas yang jadi penanganan Satgas BLBI. Namun sejauh ini belum ada jadwal pemanggilan atas nama dirinya. Keluarga Bakrie Dari sisi Keluarga Bakrie, terdapat dua nama yang jadi pengutang BLBI, yakni Nirwan Dermawan Bakrie dan Indra Usmansyah Bakrie. Bersama dengan tiga sosok lain, Nirwan dan Indra Bakrie berdiri atas nama PT Usaha Mediatronika Nusantara. Kelima obligor BLBI ini tercatat memiliki utang senilai Rp 22.677.129.206 (Rp 22,6 miliar) dalam rangka penyelesaian kewajiban debitur eks Bank Putera Multikarsas. Satgas BLBI sendiri telah melakukan panggilan Penagihan kepada PT Usaha Mediatronika Nusantara pada Jumat (17/9/2021), dan dilaporkan hadir. Namun tidak diketahui lebih rinci apakah Nirwan dan Indra Bakrie turut hadir dalam pemanggilan tersebut.
  8. Wawancara kerja menjadi tahapan yang paling penting bagi perusahaan untuk mengevaluasi calon karyawan. Bagi pelamar, di proses wawancara kerja ini mereka harus menunjukkan yang terbaik agar lolos. CEO Amazon Andy Jassy membagikan tips untuk menaklukkan wawancara kerja. Siapa pun ingin membuat kesan baik dalam wawancara. Andy Jassy memiliki pengalaman mewawancarai ribuan pelamar mengatakan bahwa hal pertama yang harus dilakukan adalah menjadi diri sendiri. Menurutnya, pelamar yang berpura-pura dalam wawancara kerja dan berhasil mendapatkan pekerjaan akan terus melanjutkan kebohongannya. Alhasil, rekan kerjanya tidak mengetahui sifat asli dirinya dan tidak menghargai tindakan tersebut. Jassy berkata, “Kamu tidak akan bahagia. Jadilah dirimu apa adanya dan lihat apakah ada yang cocok.” Hal kedua yang juga harus diperhatikan adalah sesegera mungkin menjawab pertanyaan dari pewawancara. Umumnya, dibandingkan menjawab pertanyaan secara langsung, pelamar suka menghabiskan 5-10 menit untuk pemanasan. Akhirnya, mereka tidak bisa menemukan jawaban yang tepat. Amazon Buka Lowongan Pekerjaan Secara Global Sebelumnya, Amazon berencana memperkerjakan 55 ribu orang secara global dengan berbagai posisi. Pria berusia 53 tahun itu mengatakan Amazon mencari orang-orang yang bersemangat melayani pelanggan. Mereka harus memikirkan pelanggan dan membangun pengalaman yang diinginkan. Lebih lanjut, perusahaan juga mencari orang yang mampu menciptakan sesuatu dan kreatif. Kedua hal tersebut tidak hanya dibuktikan dengan pencapaian di masa lalu, tetapi juga ditunjukkan dari cara mereka menjawab berbagai pertanyaan terbuka. “Kami menyukai orang-orang yang strategis dan bisa melihat sebuah gambaran yang besar, serta menyukai sesuatu yang detail,” jelas Jassy. Menjadi penting bagi pekerja untuk peduli dengan tujuan tim dan perusahaan. Artinya, mereka bisa menempatkan tujuan tersebut di atas tujuan pribadi. Jassy mengungkapkan bahwa gelar sarjana yang dimiliki pelamar bukan menjadi penentu kesuksesan dalam berkarier. Amazon menyambut semua orang dari berbagai latar belakang pendidikan untuk bergabung bersama perusahaan.
  9. Kendati sejumlah provinsi di Jawa dan Bali sudah melaporkan BOR di bawah 60%, tingkat keterisian rumah sakit di Provinsi Yogyakarta dan Bali masih tinggi. Tingkat keterisian tempat tidur atau bed occupancy ratio (BOR) di rumah sakit Covid-19 di Jawa dan Bali mulai mengalami penurunan hingga berada di bawah 60%. Hal ini merupakan dampak dari kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat yang kemudian berganti istilah menjadi PPKM Level 4. “Jadi untuk melihat apakah benar dengan penetapan ini berdampak pada penurunan kasus, berdampak pada angka BOR (tingkat keterisian tempat tidur) di rumah sakit, kita sudah bandingkan dan sandingkan perkembangan BOR isolasi di pulau Jawa dan Bali,” kata Ketua Bidang Data Dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19 Dewi Nur Aisyah dalam konferensi pers virtual, Kamis (12/8). Dewi mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur untuk provinsi DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Banten bahkan telah di bawah standar organisasi kesehatan dunia (WHO), yakni di bawah 60%. Di DKI Jakarta, BOR ruang isolasi rumah sakit Covid-19 saat ini sebesar 31,12%. Dalam satu minggu terakhir terjadi penurunan sebesar 11,50%. Dewi menambahkan tingkat keterisian ruang isolasi di Jawa Barat saat ini berada di level 35,14%, turun 10,45%. Lalu, tingkat keterisian ruang isolasi di Jawa Tengah juga mengalami penurunan menjadi 40,62% sedangkan tingkat keterisian ruang isolasi di Jawa Timur sebesar 56,15% dan Banten sebesar 35,07%. “Jadi sudah mampu masuk ke kriteria yang baik, yakni di bawah 60%. Di mana standar WHO itu kan di atas 60% ya itu sudah harus kita wanti-wanti ya,” kata dia. Namun, masih ada dua provinsi yang tingkat keterisian ruang isolasinya masih di atas 60%, yakni DI Yogyakarta dan Bali. Di Yogyakarta, tingkat keterisian ada di angka 61,87% dan Bali di 74%. Dewi menyebut, terkait dengan tingkat keterisian ruang isolasi ini dapat beragam meskipun sudah turun karena jumlah ketersediaan tempat tidur di masing-masing provinsi berbeda. “Untuk tempat tidur masih ada dua yang harus tetap hati-hati. Semakin turun kasusnya kita akan melihat tren penurunan juga pastinya di persen BOR isolasi ini,” kata dia. Di sisi lain, tingkat keterisian ruang ICU di Jawa-Bali masih berada di atas 60% namun tren secara keseluruhan juga mengalami penurunan, kecuali Bali. Angka keterisian ruang ICU di Bali masih sebesar 80,20% dengan kenaikan 1,27% dalam satu minggu terakhir. Sedangkan di DKI Jakarta, tingkat keterisian ruang ICU sebesar 60,56%, Jawa Barat 64,88%, Jawa Tengah 63,07%, Jawa Timur 72,95%, DI Yogyakarta 65,94%, dan Banten 61,38%. “Harapan kami jumlah ini masih dapat ditekan lagi, kalau bisa di bawah 60% juga menyusul jumlah keterisian ruang isolasi,” ujarnya. Penurunan keterisian tempat tidur di rumah sakit ini merupakan kabar menggembirakan mengingat pada awal Juli, angkanya berada di level 80%. Pada awal Juli, ingkat keterisian tempat tidur rumah sakit rujukan pasien corona di 6 provinsi di Pulau Jawa melebihi 80% sedangkan di 14 provinsi di luar Jawa dan Bali BOR sberada di angka sekitar 50-80%.
  10. Akibat ulahnya, SR (42), warga Wediutah Ngeposari, Kapanewon Semanu, Gunungkidul, saat ini harus mendekam di ruang tahanan Polres Gunungkidul. Ia berurusan dengan hukum lantaran menyebarkan video tak senonoh seorang wanita, warga Kapanewon Wonosari. Video ini diambilnya secara diam-diam ini dan sempat digunakan untuk mengancam korban. Kasubbag Humas Polres Gunungkidul, Iptu Suryanto mengatakan, kejadian perekaman video sendiri terjadi pada beberapa bulan lalu. Saat itu, korban yang diketahui bernama L melakukan terapi pijat tradisional di rumah SR. Saat itu, L disuruh melepaskan seluruh pakaiannya untuk dipijat kemudian mandi menggunakan rempah-rempah. Selang beberapa waktu, tepatnya tanggal 15 Mei 2021, L dibuat kaget setelah mendapat kiriman video dirinya yang tidak mengenakan busana dari nomor yang tidak dikenal. Berdasarkan penelusuran korban, diketahui bahwa video ini diambil secara diam-diam ketika ia tengah melakukan terapi di Ngeposari Semanu. Akhirnya, berdasarkan petunjuk itu, dipastikan bahwa pengirim video ini adalah SR. Suryanto menambahkan, SR sendiri lalu mengajak korban untuk bertemu dengan korban, L yang panik lantas menyanggupi permintaan tersebut. Dalam pertemuan ini, SR mengajak berhubungan badan dengan L. Jika tidak mau, SR mengancam akan menyebarluaskan video tersebut. "Korban yang ketakutan videonya disebar memutuskan untuk melapor ke Polres Gunungkidul," beber Suryanto, saat dihubungi melalui sambungan telepon, Jumat (4/6/2021). Polisi lantas menindaklanjuti laporan korban. Pada Rabu (2/6/2021), petugas dari Satreskrim Polres Gunungkidul lalu memanggil SR untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah dinyatakan bahwa bukti-bukti lengkap dan SR mengakui perbuatannya, penyidik langsung menahan SR di Mapolres Gunungkidul. "SR sudah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung kami lakukan penahanan," kata Suryanto. Adapun dari hasil pemeriksaan terhadap SR, pelaku mengaku bahwa penyebaran video ini bermotif asmara. Dari keterangan pelaku, sejak 8 bulan terakhir pelaku dengan korban memiliki hubungan asmara. Namun, beberapa waktu lalu, L memutuskan hubungan dengan SR. "Jadi SR ini tak mau diputus hubungan asmaranya dengan korban," tuturnya. Kemudian SR mengirimkan video tersebut kepada L dan mengancam akan menyebarluaskan, jika korban tetap bersikukuh memutuskan hubungannya. Sebagai informasi, SR dan L masing-masing memiliki pasangan resmi. Kemudian, keduanya menjalin hubungan terlarang. SR dikenakan Pasal 35 Sub Pasal 29 Junto pasal 32 UU no 44 tahun 2006 tentang pornografi atau pasal 45 ayat (1) UU RI no 16 tahun 2019 tentang perubahan atas UU no 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik. "Untuk SR sendiri kita jerat dengan pasal UU ITE," tutup Suryanto.
  11. congek

    Jannie menangis liat ini

    Hahaha, sepertinya kek gitu ndral
  12. Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo keluarga bisa berperan sebagai kunci dari pencegahan COVID-19. Pernyataan tersebut disampaikan Hasto dalam siaran dialog dari Graha BNPB. "Yang perlu kita sadari bersama, di hari-hari ini, klaster satu dengan klaster yang lainnya sudah bertemu dan bertemunya di keluarga. Oleh karena itu klaster keluarga ini tidak bisa dihindari," ujarnya dikutip Jumat (9/10/2020). Ia mengatakan, keluarga merupakan sentral dari pencegahan COVID-19 apabila ingin dilakukan di tingkat hulu. "Bagaimana pun juga tempat berkumpulnya mereka yang dari kelompok di mana saja beraktivitas adalah keluarga. Inilah yang tidak bisa kita hindari, mau tidak mau, suka tidak suka, keluarga memang menjadi klaster terakhir setelah klaster-klaster sudah dilewati." "Kalau keluarga ini kita kuatkan, anak-anak dalam keluarga ini bisa menjaga orangtuanya atau neneknya yang punya komorbid atau risiko tinggi, maka insyaallah, sukseslah kita mencegah morbiditas dan mortalitas untuk orang-orang dengan komorbid," Hasto menambahkan. Risiko dalam Keluarga Berbeda-Beda Dwi Listyawardani, Kepala Sub Bidang Sosialisasi Perubahan Perilaku Satgas COVID-19 mengatakan bahwa setiap anggota keluarga harus mengambil peran untuk menjaga dirinya masing-masing. Dani, yang juga Deputi Bidang Pengendalian Penduduk BKKBN, mengatakan bahwa keluarga memang menjadi tempat berkumpulnya orang-orang yang bekerja di luar rumah atau mereka yang memiliki tingkat risiko infeksi yang berbeda-beda. "Masing-masing punya derajat risiko yang berbeda, di mana mungkin yang usianya lebih tua karena adanya komorbid, maka risikonya untuk menjadi positif, katakanlah demikian, menjadi lebih besar." "Mau tidak mau di dalam keluarga diterapkan 3M," tambahnya. Meski begitu, Dani juga mengakui adanya tantangan dalam penerapan jaga jarak dalam keluarga, khususnya di perkotaan. Hal ini mengingat seringkali keterbatasan ruang di rumah menjadi kendala untuk melakukan ini.
  13. Dokter Kepresidenan Amerika Serikat, Sean Conley, mengatakan, Presiden Donald Trump diizinkan kembali bekerja setelah melihat hasil pemeriksaan kesehatannya. Selama 24 jam terakhir, kata Sean, Trump tak menunjukkan gejala COVID-19 sama sekali. Dia juga tidak demam dan kondisinya dalam keadaan stabil. Begitu juga hasil uji fisik dan tanda-tanda vital, termasuk saturasi oksigen dan laju pernapasan. "Semuanya tetap stabil dan normal," kata Sean dikutip dari Channel News Asia pada Kamis, 8 Oktober 2020. Sean lalu mengatakan bahwa sekarang Donald Trump sudah memiliki antibodi COVID-19. "(Uji) lab presiden mendemonstrasikan level terdeteksi dari antibodi-antibodi SARS-CoV-2 lgG pada Senin 5 Oktober," Sean menekankan. Donald Trump mengumumkan dirinya positif terinfeksi COVID-19 pada Jumat, 2 Oktober 2020, melalui akun Twitter pribadinya. Trump lalu menjalani perawatan di Walter Reed Medical Center yang berada di luar Washington. Saat dirawat, Sean, melaporkan, Donald Trump menjalani pengobatan campuran antibodi eksperimental COVID-19, Regeneron. Selain itu, Trump juga mengonsumsi multivitamin seperti zink, vitamin D, famotidine, melatonin, serta aspirin. Tak butuh waktu lama, pada Senin, 5 Oktober 2020 waktu setempat atau Selasa, 6 Oktober 2020, waktu Indonesia, Donald Trump sudah diizinkan pulang untuk menjalani pemulihan di Gedung Putih.
×
×
  • Create New...