Jump to content

BisaJadi

Member
  • Posts

    61
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    6

BisaJadi last won the day on August 23

BisaJadi had the most liked content!

About BisaJadi

  • Birthday 05/05/2000

Profile Information

  • Gender
    Male (Laki Laki)

Recent Profile Visitors

5,596 profile views

BisaJadi's Achievements

  1. Sebuah keluarga Afghanistan setelah menyelamatkan diri dari pertempuran di provinsi Kunduz beristirahat di sebuah kamp darurat di Hasa-e-Awal Park, di Kabul, Afghanistan, (14/08). Ribuan orang tengah berebut untuk melarikan diri dari Afghanistan setelah Taliban merebut kembali kendali negara itu - hampir dua dekade setelah kelompok itu digulingkan oleh koalisi militer pimpinan Amerika Serikat. Sebelum terjadinya pengambilalihan kekuasaan baru-baru ini, menurut data Komisioner PBB untuk Pengungsi atau UNHCR (United Nations High Commissioner for Refugees) tahun lalu, diperkirakan terdapat 2,2 juta pengungsi Afghanistan yang telah berada di negara tetangga. Lalu, total diperkirakan terdapat 3,5 juta orang yang telah kehilangan tempat tinggal di daerah perbatasan Afghanistan akibat dari konflik yang sedang berlangsung dan ketidakstabilan politik. Berapa banyak orang Afghanistan yang pergi? Saat ini, tidak jelas. Taliban mengendalikan semua titik perlintasan darat utama dengan tetangga Afghanistan (ditunjukkan pada peta di bawah) dan militan mengatakan mereka tidak ingin warga Afghanistan meninggalkan negara itu. Laporan menunjukkan hanya pedagang atau mereka yang memiliki dokumen perjalanan yang sah yang diizinkan untuk menyeberang. "Sebagian besar warga Afghanistan tidak dapat meninggalkan negara itu melalui jalur reguler," kata juru bicara Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR), Jumat. "Sampai hari ini, mereka yang mungkin terancam bahaya, tidak memiliki jalan keluar yang jelas." Namun, beberapa pengungsi telah berhasil menemukan jalan keluar dari negara tersebut. Beberapa ribu warga Afghanistan disebut telah menyeberang ke Pakistan tidak lama setelah Taliban menguasai Kabul, sementara sekitar 1.500 warga Afghanistan dilaporkan telah memasuki Uzbekistan dan tinggal di tenda-tenda dekat perbatasan. Di Kabul, ribuan orang telah menuju ke bandara internasional, saat ini satu-satunya yang beroperasi di negara itu, dalam upaya putus asa untuk melarikan diri. Pada hari Jumat, seorang pejabat NATO mengatakan lebih dari 18.000 orang telah diterbangkan keluar dari bandara sejak Taliban mengambil alih, tetapi tidak jelas berapa banyak dari mereka adalah warga negara Afghanistan. Berapa banyak yang telah meninggalkan rumah mereka? Gerakan terakhir warga Afghanistan ini adalah sebuah bagian eksodus historis dari negara yang telah mengalami ketidakstabilan dan konflik selama bertahun-tahun. Bahkan sebelum Taliban merebut kembali kendali, lebih dari 550.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka tahun ini karena pertempuran, menurut UNHCR. Itu berarti sekitar 3,5 juta warga Afghanistan saat ini menjadi pengungsi internal di dalam negeri. Selain mereka yang berada di dalam perbatasan Afghanistan, terdapat 2,2 juta pengungsi dan pencari suaka juga mencari perlindungan di negara-negara tetangga pada akhir tahun lalu. Tahun ini, warga Afghanistan juga harus menghadapi kekeringan parah dan kekurangan pangan di sebagian besar negara. Sebuah laporan oleh Program Pangan Dunia PBB pada bulan Juni mengatakan bahwa 14 juta orang - lebih dari sepertiga populasi Afghanistan- menderita kelaparan. Ke mana pengungsi Afghanistan pergi? Negara-negara tetangga seperti Pakistan dan Iran menjadi tempat tertinggi para pengungsi dan pencari suaka Afghanistan tahun lalu. Hampir 1,5 juta melarikan diri ke Pakistan pada tahun 2020, sementara Iran menjadi tuan rumah bagi 780.000, menurut angka UNHCR. Jerman berada di urutan ketiga, dengan lebih dari 180.000, sementara Turki hampir 130.000. Ketika melihat jumlah pencari suaka saja - mereka yang telah mengajukan permohonan perlindungan di negara lain tetapi klaimnya belum dikabulkan - Turki, Jerman dan Yunani berada di urutan teratas, dengan masing-masing sekitar 125.000, 33.000 dan 20.000. Meskipun tidak ada pencari suaka Afghanistan di Iran, mereka yang memiliki kartu pengungsi - dokumen resmi yang mengakui status mereka - dapat mengakses sistem kesehatan dan pendidikan negara itu. Apa yang dilakukan negara-negara lian untuk membantu? Beberapa negara telah menawarkan tempat berlindung yang aman bagi Afghanistan, sedangkan yang lain telah mengindikasikan tidak akan memberikan perlindungan bagi yang melarikan diri. Iran Iran telah mendirikan tenda darurat untuk pengungsi di tiga provinsi yang berbatasan dengan Afghanistan. Tetapi pejabat senior dari kementerian dalam negeri Iran mengatakan bahwa setiap warga Afghanistan yang menyeberang ke Iran "begitu kondisinya membaik, akan dipulangkan". Iran sudah menampung hampir 3,5 juta warga Afghanistan, menurut PBB. Pakistan Perdana Menteri Imran Khan mengatakan Juni lalu, bahwa negaranya akan menutup perbatasan dengan Afghanistan jika Taliban mengambil alih. Namun, laporan mengatakan beberapa ribu warga Afghanistan telah menyeberang ke Pakistan dan setidaknya satu perbatasan dibuka. Taliban disebut hanya memberi akses terbatas ke pedagang dan yang memiliki dokumen perjalanan yang sah. Tajikistan Jumlah pastinya tidak jelas, tetapi laporan menunjukkan setidaknya beberapa ratus warga Afghanistan, termasuk tentara dari Tentara Nasional Afghanistan, telah menyeberang ke Tajikistan dalam beberapa hari terakhir. Pada bulan Juli, Tajikistan mengatakan sedang bersiap untuk menerima hingga 100.000 pengungsi dari Afghanistan. Uzbekistan Sekitar 1.500 warga Afghanistan dikatakan telah melintasi perbatasan Afghanistan-Uzbekistan dan mendirikan kamp. Laporan menunjukkan bahwa Taliban hanya mengizinkan orang dengan visa yang sah untuk menggunakan penyeberangan perbatasan resmi. Inggris Inggris telah mengumumkan rencana jangka panjang untuk menerima 20.000 pengungsi Afghanistan. Skema Pemukiman Kembali Warga Afghanistan Pemerintah Inggris bertujuan untuk menampung sekitar 5.000 warga Afghanistan menetap di Inggris pada tahun pertama dan akan fokus pada perempuan dan anak-anak serta agama dan minoritas lainnya yang dalam bahaya terbesar dari Taliban. Keluarga Afghanistan di dalam pesawat militer AS menunggu keberangkatan pesawat dari bandara Kabul. Amerika Serikat Presiden Joe Biden telah mengesahkan anggaran $500 juta (sekitar Rp7,2 triliun) untuk "pengungsi mendesak yang tak terduga dan kebutuhan migrasi pengungsi, korban konflik, dan orang lain yang berisiko sebagai akibat dari situasi di Afghanistan, termasuk pemohon visa imigran khusus". AS belum mengumumkan jumlah pasti pengungsi yang akan diizinkan masuk. Kanada Kanada telah mengatakan bahwa mereka akan menampung 20.000 warga Afghanistan, dengan fokus pada mereka yang berada dalam bahaya dari Taliban, termasuk pekerja pemerintah dan pemimpin perempuan. Australia Australia mengatakan akan menawarkan 3.000 tempat dalam program visa kemanusiaannya kepada warga Afghanistan yang melarikan diri dari negara mereka. Tetapi kuota itu akan datang dari program visa kemanusiaan yang ada, dan tidak akan ada peningkatan jumlah keseluruhan. Uni Eropa Para pejabat di beberapa negara Uni Eropa mengatakan mereka ingin menghindari terulangnya krisis migran pada tahun 2015 lalu, ketika ada reaksi populis terhadap sejumlah besar pengungsi yang diizinkan memasuki wilayah UE. Jerman Jerman telah mengindikasikan bahwa mereka akan menerima beberapa warga Afghanistan, tetapi belum menentukan jumlahnya. Kanselir Angela Merkel, yang menghadapi kritik tajam atas kebijakan pintu terbukanya terhadap para migran pada tahun 2015, mengatakan bahwa pemerintahnya berfokus untuk memastikan para pengungsi "memiliki tempat tinggal yang aman di negara-negara tetangga Afghanistan". Prancis Presiden Emmanuel Macron mengatakan bahwa Eropa harus "melindungi diri dari gelombang signifikan migran ilegal" dari Afghanistan. Dia mengatakan Prancis akan "melindungi mereka yang berada dalam bahaya paling besar", tetapi menambahkan: "Eropa tidak dapat mengambil konsekuensi dari situasi saat ini sendirian." Austria Austria telah mengesampingkan penerimaan pengungsi Afghanistan. Menteri dalam negeri negara itu berargumen untuk terus mendeportasi para pencari suaka Afghanistan yang gagal dan telah melobi untuk pembentukan "pusat deportasi" di negara-negara tetangga Afghanistan, di mana deportasi langsung ke Afghanistan tidak mungkin dilakukan. Swiss Swiss mengatakan tidak akan menerima kelompok besar pengungsi yang datang langsung dari Afghanistan. Pasukan keamanan Turki yang berpatroli di perbatasan dengan Iran membantu keluarga Afghanistan yang kelelahan. Turki Presiden Recep Tayyip Erdogan telah mengatakan bahwa pemerintahnya akan bekerja dengan Pakistan untuk membantu menstabilkan Afghanistan dan mencegah gelombang baru pengungsi menuju Turki. Pemerintah juga telah meningkatkan pembangunan tembok perbatasan dengan Iran untuk mencegah migran keluar. Makedonia Utara, Albania dan Kosovo Makedonia Utara dan Albania telah mengatakan bahwa mereka untuk sementara akan menampung 450 dan 300 pengungsi masing-masing atas permintaan Amerika Serikat. Para pengungsi diharapkan untuk tinggal sampai dokumentasi untuk visa imigrasi AS dapat diatur. Kosovo juga berencana untuk menyediakan tempat penampungan sementara bagi para pengungsi yang menuju ke AS tetapi belum menyebutkan jumlahnya. Uganda Uganda telah setuju untuk menerima 2.000 pengungsi Afghanistan. Negara di Afrika timur itu memiliki jumlah pengungsi terbesar di negara mana pun di Afrika - dan terbesar ketiga di dunia.
  2. Peluru tajam petugas terpaksa melumpuhkan salah satu harimau yang lepas dari Sinka Zoo, Kota Singkawang, Kalimantan Barat, Jumat, 6 Februari. Hal tersebut dilakukan lantaran saat akan diamankan menyerang sang pawang. Lepasnya dua ekor harimau berawal dari jebolnya dinding kandang akibat terjangan longsor karena diguyur hujan deras. "Ya memang kronologinya itu (awalnya) ada longsor yang menyebabkan robohnya dinding kandang itu," kata Pengurus Singka Zoo Singkawang, Elka Surya. Nahas, saat upaya penangkapan dilakukan, salah satu harimau menyerang seorang penjaga kandang hingga tewas. "Karena dia (pawang) berada di dekat dengan lokasi kandang tersebut. Mereka ditugasin buat menghalau (harimau) juga. Ya sendirian," katanya. Berikut sederet fakta mencekam saat dua harimau dari Sinka Zoo, Singkawang lepas dari kandang hingga tewaskan pawangnya: Sempat Berkeliran di daerah Pasir Panjang, Lirang Saat lepas, kedua binatang buas tersebut sempat berkeliaran di daerah Pasir Panjang, Lirang, dan Bokmakong, Kecamatan Sedau. "Kami sudah menghubungi pihak Sinka Zoo terkait lepasnya dua ekor harimau tersebut dan memang benar, bahwa ada dua ekor harimau yang lepas," kata Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Singkawang, Suparto di Singkawang, Jumat 5 Februari 2021, dikutip dari Antara. Pihak Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Pontianak pun turun tangan untuk melakukan pencarian. "Kami sudah meminta pihak Sinka Zoo untuk sementara waktu tutup," ujarnya. Saat upaya pencarian, Suparto mengaku pihaknya sempat mengalami kendala karena dilakukan malam hari. "Karena harimau akan lebih aktif dan gesit di malam hari," ungkapnya. Seorang Pawang Tewas Menurut Elka, kejadian lepasnya dua ekor harimau tersebut akibat faktor alam. Hujan deras yang mengguyur selama beberapa hari mengakibatkan longsor di kawasan Sinka Zoo Singkawang. "Hujan yang mengguyur selama beberapa hari terakhir mengakibatkan longsor di dekat kandang harimau. Longsor tersebut akhirnya menyebabkan lobang yang cukup besar di kandang harimau dan akhirnya dua harimau kabur," cerita Elka. Menurutnya, pawang sudah berusaha untuk mencegahnya, namun pawang tersebut ikut diserang oleh harimau hingga tewas. Dalam proses pencarian, pihak Sinka Zoo juga berkoordinasi dengan TNI dan Polri. "Saat ini kami sudah dibantu oleh pihak polisi dan TNI di lapangan. Semoga saja dua harimau tersebut dapat ditangkap," ujar Elka. Satu Harimau Dilumpuhkan dengan Peluru Tajam Tim gabungan yang terdiri dari BKSDA, TNI-Polri akhirnya mengamankan dua harimau yang lepas dari kebun binatang Sinka Zoo Singkawang, Kalimantan Barat, Sabtu, 6 Februari kemarin. Harimau kuning berhasil dilumpuhkan dengan peluru tajam pada Sabtu pagi, sementara harimau putih dilumpuhkan dengan peluru bius Sabtu sore. "Tim terpaksa melumpuhkan dengan peluru tajam karena saat akan dilumpuhkan harimau itu akan menyerang petugas dan dikhawatirkan membahayakan nyawa petugas dan masyarakat, mengingat insting pemburunya sudah kembali," kata Kepala BKSDA Kalimantan Barat, Sadtata Noor Adirahmanta. Pertimbangan Pelumpuhan dengan Peluru Tajam Sementara itu, Kapolres Singkawang AKBP Prasetiyo Adhi Wibowo menjelaskan kenapa salah satu harimau dilumpuhkan dengan peluru tajam. Pertama, obat bius tidak bisa menembus ke badannya. Kedua, dari BKSDA menyampaikan bahwa naluri alaminya sudah muncul kembali, dimana harimau tersebut telah menjebol beberapa kandang hewan yang ada di Sinka Zoo, kemudian membunuh dan memangsa hewan tersebut. "Sehingga dikhawatirkan harimau tersebut bisa membahayakan masyarakat yang ada di sekitar Sinka Zoo," ungkapnya. Adhi menyebutkan, sampai dengan hari ini ada satu korban jiwa akibat serangan hewan buas tersebut. "Korban bukan merupakan pawang harimau tetapi kiper dari bagian kuda di Sinka Zoo," jelas dia. Upaya Penangkapan Selaman 36 Jam Di sisi lain, Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Barat Sadtata Noor Adirahmanta menyatakan, petugas gabungan yang mencari harimau tersebut tidak tidur selama 36 jam. "Kita sangat bersyukur karena penangkapan dua ekor harimau adalah merupakan pekerjaan yang sangat luar biasa namun dapat diselesaikan bersama-sama," kata Sadtata saat memberikan keterangan pers di Pontianak, Sabtu malam dikutip dari Antara. Untuk itu, dia pun memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak-pihak yang ikut membantu dalam upaya penangkapan dua ekor harimau tersebut. "Karena atas semua kerja kerasnya, kesabarannya dan soliditasnya menandakan ini sebuah sinergi antarpihak yang luar biasa. Bahkan 36 jam para petugas ini tidak tidur," ucap dia. Terkait dengan salah satu harimau yang sudah mati karena tertembak dengan peluru tajam, pihaknya akan berkonsultasi dengan tim medis terkait bagaimana penanganannya. "Hal itu terjadi karena dinilai sudah mengancam keselamatan personel di lapangan," kata Sadtata. Kondisi Harimau yang Ditembak Senjata Bius Sedangkan harimau yang ditembak dengan senjata bius, nanti akan dilihat perkembangannya. Apabila sudah sadar barulah bisa dilakukan penanganannya seperti apa. "Saya rasa sekarang kondisinya sudah aman di dalam kandang," katanya. Sadtata mengatakan, BKSDA Provinsi Kalbar akan melakukan evaluasi dengan meminta keterangan pihak-pihak terkait bagaimana hal itu bisa terjadi, apa-apa saja yang masih menjadi kekurangan-kekurangan yang harus diperbaiki dan sebagainya.
  3. Coronavirus ini kalau diperhatiin memang seperti pemusnahaan makhluk bumi sebagian secara cepat.

  4. Wadaw ini beneran listy chan yaaa??
  5. Tidak ada manusia yang tidak membutuhkan uang. Ketika sudah menginjak usia 30 tahun maka keputusan keuangan yang dibuat akan berdampak besar pada masa depan Anda. “Ketika belajar menggunakan uang dengan bijak, maka dapat menjalani hidup seperti yang diinginkan,” kata Marguerita Cheng, seorang perencana keuangan. Menurut para ahli berikut 3 kesalahan keuangan yang harus dihindari di usia 30-an: 1. Tidak Menentukan Tujuan Keuangan Usia 30-an adalah waktu yang tepat untuk membuat rencana keuangan jangka pendek dan panjang. Apakah Anda ingin menabung uang untuk masa pension, dana darurat atau membeli rumah, maka usua 30-an adalah waktu yang tepat. Salah satu cara untuk memulainya adalah mengikuti petunjuk dari Kumiko Love pendiri situs web nasihat keuangan The Budget Mom. Anda dapat menggunakan lembar kerja untuk menuliskan rencana keuangan jangka pendek maupun jangka panjang. 2. Tidak Menabung untuk Masa Pensiun Pakar keuangan sering menekankan untuk pentingnya mulai menabung untuk masa pensiun lebih awal. “Seseorang yang berusia 30-am memiliki peluang besar untuk memanfaatkan kekuatan bunga majemuk, di mana jumlah kecil yang diinvestasikan dapat tumbuh besar dalam waktu yang cukup,” kata Kaleb Paddock, perencana keuangan bersertifikat. Bunga majemuk dapat memberikan Anda keuntungan atas keuntungan tersebut. Yang berarti uang Anda tumbuh secara eksponensial di mana semakin lama Anda biarkan maka akan cukup untuk berinvestasi dalam dana pensiun. 3. Tidak Mencatat Pengeluaran Anda Pada usia 30-an, Anda harus mengawasi ke mana perginya uang. “Pengeluaran yang tidak masuk akal setiap harinya akan bertambah dan menjadi perusak kekayaaan terbesar dari waktu ke waktu,” kata Kristin O’Keefe Merrick, seorang penasihat keuangan. Menghabiskan lebih sedikit dari yang dihasilkan adalah kunci untuk mengumpulkan kekayaan. Memang lebih mudah untuk diucapkan dari pada dilakukan. Untuk mengetahui pengeluaran berlebihan, Anda harus terlebih dahulu menguasai arus kas. Mulailah dengan memantau kebiasaan belanja selama 30 hari. Sehingga akan mulai melihat pola ke mana perginya uang dan bagaimana bisa menguranginya.
  6. Duh saket itu pasti
  7. Kok video ini gak bisa di comment @Ngobas?

     

     

    1. Ngobas

      Ngobas

      Itu nanti tergantung pemilik album, apakah setiap photo/video yang diupload bisa dikomentari atau tidak.

  8. Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA402, yang mengangkut penumpang dari Jakarta menjadi saksi bersejarah pembukaan kembali pariwisata Bali. Penerbangan perdana pasca diperbolehkannya turis nusantara berkunjung ke Pulau Dewata, pada Jum'at, 31 Juli 2020 menerima penyambutan khusus. General Manager Commercial PT Angkasa Pura I (Persero), Rahmat Adil Indrawan, Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, dan Komandan lanud I Gusti Ngurah Rai, Kolonel Pnb Radar Soeharsono, menanti wisatawan yang tiba dengan kalungan bunga dan suvenir khas Bali sebagai tanda syukur. Ini menjadi momen perdana Bali membuka pintu masuknya bagi turis nusantara, setelah lebih dari 3 bulan, sejak 18 Maret ditutup akibat pandemi korona. Namun, sedikit berbeda dengan biasanya, pelancong domestik yang tiba wajib mengikuti protokol kesehatan, dan pendataan khusus. Gubernur Bali, I Wayan Koster sebelumnya menyampaikan, ada 2 syarat khusus bagi wisatawan yang ingin berkunjung ke Bali. Pertama, mereka wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif uji swab berbasis PCR (Polymerase Chain Reaction), atau minimum hasil non-reaktif rapid test dari lnstansi berwenang. Kedua, pelaku usaha akomodasi pariwisata di Bali wajib memastikan setiap wisatawan mengisi Aplikasi LOVEBALI, guna mendata pengunjung yang datang ke setiap objek wisata, demi mengantisipasi risiko penularan virus korona. Prosedur bagi ini berfungsi sebagai strategi promosi, sekaligus upaya untuk memberikan rasa nyaman bagi wisatawan. "Ini justru memberikan jaminan serta untuk meminimalisir dan menekan kemungkinan terburuk yang dapat terjadi, baik bagi warga Bali maupun wisatawan. Selain itu, ketika diberlakukan aturan, itu juga akan memberikan gambaran bagi wisatawan bahwa di Bali ini nyaman dan aman," ujar Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati. Salah satu objek wisata yang sudah kembali membuka usahanya adalah The Nusa Dua Bali. PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero)/ Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), selaku BUMN pengembang dan pengelola destinasi pariwisata The Nusa Dua, Bali dan The Mandalika, NTB, secara resmi membuka kembali lokasinya bagi wisatawan. Direktur Utama ITDC, Abdulbar M. Mansoer, mengatakan, The Nusa Dua, Bali secara resmi telah bisa menerima kunjungan wisatawan karena terpilih sebagai pilot project destinasi CHSE (Cleanliness, Health, and Environmental Sustainability) dari Pemerintah, sebagai sertifikasi tatanan kehidupan era baru untuk kawasan wisata. Sepeti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Lokadata.id, untuk memastikan pelaksanaan adaptasi kebiasaan baru, ITDC akan menerapkan crowd management dengan membatasi jumlah pengunjung di suatu lokasi maksimal 25 orang, dan menerapkan Queue and Interaction Management guna mencegah penumpukan pengunjung. ITDC juga menggunakan sistem cashless (non tunai) berupa penggunaan sistem QRIS untuk transaksi wisatawan di seluruh area The Nusa Dua, sehingga mengurangi interaksi melalui sentuhan. Selain menggunakan QRIS, pengunjung dapat menggunakan debit dan kartu kredit semua Bank, E – Wallet, E – Money semua bank, dan Online Channel untuk bertransaksi. Belum semua tempat wisata buka Nantinya, seluruh tempat wisata di Bali harus mengikuti protokol tersebut agar dapat beroperasi kembali. Walaupun sudah membuka pintu bagi turis dalam negeri, akan tetapi bioskop, kolam renang umum dan tempat hiburan malam di Bali masih belum dibuka. Menurut I Gede Ricky Sukarta, selaku Sekretaris Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung, belum semua sektor ini siap untuk dibuka kembali. Gede Sukarta mengambil gambaran dari Kabupaten Badung, di mana wilayah ini ia sebut sebagai 'barometer' karena memiliki industri wisata perhotelan, villa, homestay, dan restoran terbesar di Bali sekitar 3.425 unit. "Dari sekian itu, 10 persen belum kita verifikasi. Karena ketika dia siap untuk diverifikasi, mereka harus melakukan self-assessment," kata Gede Sukarta seperti dikutip dari BBC News Indonesia. Sebagai orang yang ditunjuk menjadi tim verifikasi oleh pemerintah, dirinya menegaskan, setelah sektor pariwisata diverifikasi, kemudian akan mendapat sertifikat sebagai tiket untuk bisa membuka kembali usahanya. Potensi devisa hilang Di sisi lain, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali mengaku sektor pariwisata kehilangan pendapatan Rp9,7 triliun per bulan akibat pandemi korona. Sehingga, selama Maret - Juli totalnya mencapai Rp48,5 triliun. "Ya benar," kata Kepala Dinas Pariwisata Bali, Putu Astawa mengamini potensi kehilangan devisa dari sektor tersebut. Putu mengatakan, pihaknya tak mengalokasikan anggaran untuk insentif bagi pelaku usaha wisata di Bali, bahkan untuk biaya sertifikasi industri penginapan. "Kita nggak punya anggaran untuk sertifikasi ini. Betul-betul gotong royong," ungkapnya. Ia juga belum bisa memastikan waktu yang pasti mengenai sektor pariwisata kembali normal dan hanya mengatakan, 'kita ingin segera bangkit'. Sementara itu, I Ketut Ardana, Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Asosiasi Travel Agent Indonesia (ASITA), mengungkapkan, kerugian sektor pariwisata yang ditaksir Pemprov Bali masuk akal. Khusus sektor biro perjalanan wisata di Bali, potensi kehilangan pendapatan diperkirakan Rp5 triliun hingga akhir tahun. Namun, pihaknya optimistis pembukaan kembali akses wisata di Bali dapat menggerakan roda perekonomian masyarakat. Ia memperkirakan, pertengahan tahun depan, dengan syarat vaksin sudah ditemukan atau pemerintah dapat meyakinkan calon wisatawan bahwa Bali sudah siap dengan protokol kesehatan. "Karena ini kan memakan waktu. Calon wisatawan masih berpikir, kemudian biro perjalanan juga masih menyiapkan diri untuk menerima pesanan, melakukan persiapan-persiapan, menangani perjalanan wisatawannya ke destinasi," kata Ketut. Sekitar 60-70 persen roda ekonomi Bali selama ini digerakkan industri pariwisata. Namun, pandemi korona telah memukul sektor yang seperempatnya menyumbang devisa nasional.
  9. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku tak kaget buronan kasus cessie Bank Bali, Djoko Tjandra, ditangkap Kepolisian RI di Malaysia pada Kamis (30/7/2020) malam. Penangkapan tersebut sudah dirancang 10 hari sebelumnya. Awalnya, menurut Mahfud, pada Senin (20/7) ia menggelar rapat lintas kementerian yang melibatkan Polri, Kejaksaan Agung, Kementerian Hukum dan HAM, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Luar Negeri. Rapat digelar untuk mengadakan operasi khusus penangkapan Djoko. Namun, sebelum rapat, Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menyatakan kepolisian sudah menyiapkan operasi. Sigit meyakinkan Mahfud MD tak perlu kontak Government to Government, cukup kerja sama antar-kepolisian. Mahfud pun setuju dan yakin Polri bisa mengatasinya. Ringkasan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengaku tidak kaget Djoko Tjandra berhasil ditangkap. Skenario penangkapan buronan hak tagih (cessie) Bank Bali, Djoko Tjandra, hanya diketahui 4 orang saja. Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo meyakinkan Menkopolhukam kepolisian sudah menyiapkan operasi penangkapan. Djoko adalah terdakwa kasus pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali senilai Rp904 miliar yang ditangani Kejaksaan Agung. Ia kabur ke Port Moresby, Papua Nugini pada 10 Juni 2009, sehari sebelum MA mengeluarkan putusan perkaranya. Sebaran Media Jumlah sebaran pada Media Daring terbanyak diraih oleh tribunnews.com dengan 18 pemberitaan, diikuti peringkat kedua antaranews.com dengan 11 pemberitaan. selanjutnya tempo.co dengan 4 pemberitaan pada peringkat ketiga. Sebaran Linimasa Sebaran topik mulai muncul sejak pukul 00:00 hingga 16:00 WIB, dan mencapai puncak pemberitaan pada pukul 06:00 WIB dengan total 10 pemberitaan. Sebaran Facebook Jumlah interaksi pada media sosial Facebook terbanyak diraih oleh tempo.co dengan 4628 interaksi, diikuti peringkat kedua kompas.tv dengan 2786 interaksi. Selanjutnya liputan6.com dengan 1122 interaksi pada peringkat ketiga.
×
×
  • Create New...