Jump to content

ThinkSmart

Member
  • Content Count

    91
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    3

ThinkSmart last won the day on October 5 2016

ThinkSmart had the most liked content!

4 Followers

About ThinkSmart

  • Rank
    Magang
  • Birthday 04/27/1990

Profile Information

  • Gender
    Male
  • Interest
    budaya, ipa, ips, musik, karya seni, seni.

Recent Profile Visitors

5,043 profile views
  1. CEO Boeing Co, Dennis Muilenburg untuk pertama kalinya, akhirnya mengakui bahwa malfungsi Boeing 737 Max 8 berperan dalam jatuhnya Lion Air JT 610 pada Oktober dan Ethiopian Airlines ET 302 pada Maret 2019. Menanggapi pengakuan yang dirilis Muilenburg dalam sebuah video itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Polana B. Pramesti mengatakan bahwa Kementerian Perhubungan masih mempelajari ihwal kasus Boeing. Polana mengatakan Kemenhub masih menunggu hasil investigasi Komite Nasional Keselamatan Transportasi dan perbaikan yang akan dilakukan Boeing. "Terlalu dini kalau pemerintah melarang B737Max atau B737 families," kata Polana saat dihubungi, Ahad, 7 April 2019. Sebelumnya, CEO Boeing, Dennis Muilenburg mengakui kecelakaan Lion Air JT 610 dan Ethiopian Air ET 302 terjadi karena fitur otomatisasi MCAS (Maneuvering Characteristics Augmentation System) pesawat aktif sebagai respons terhadap informasi angle of attack/AOA (sudut serangan) yang keliru. Muilenburg mencuitkan rasa menyesalnya itu ke akun Twitternya. Seperti dikutip Antara, Sabtu 6 April 2019, bos pabrikan pesawat terbesar Amerika Serikat itu mewakili seluruh karyawan Boeing menyampaikan simpati kepada keluarga korban para penumpang dan kru pesawat Lion Air dan Ethiopian Airlines. Setelah mengakui kesalahan itu, Muilenburg mengatakan bahwa perusahaan memiliki "tanggung jawab untuk menghilangkan risiko tersebut. Lalu, Boeing pun berupaya membuat pembaruan perangkat lunak 737 Max untuk mencegah kecelakaan serupa terjadi lagi. Terkait cacat sistem MCAS ini, Muilenburg menyebut pihaknya telah bekerja tanpa lelah bersama Federasi Penerbangan Sipil Amerika Serikat (FAA) semenjak tragedi Lion Air. Boeing bersama pihak lainnya pun berupaya untuk menyelesaikan dan mengimplementasikan perangkat lunak demi memastikan kecelakaan naas tersebut tak akan pernah terjadi lagi. Kecelakaan udara mematikan baru-baru ini telah menyebabkan pelarangan terbang pesawat 737 Max di seluruh dunia. Otoritas penerbangan Amerika Serikat, FAA, telah melarang terbang semua pesawat Boeing 737 Max 8 di Amerika Serikat dan seluruh dunia. Di Indonesia, Kementerian Perhubungan telah meng-grounded 11 unit pesawat tipe tersebut yang dimiliki maskapai penerbangan Lion Air dan Garuda Indonesia sejak 14 Maret 2019.
  2. Pemilik sepeda motor terkadang merasakan kendaraannya tidak bertenaga terutama saat berakselerasi. Hal ini mengurangi kenyamanan berkendara. Ada kemungkinan kopling sepeda motor sudah mulai selip. Padahal sebelumnya Anda sudah mengganti kampas kopling tersebut. Merujuk pada buku petunjuk manual produk sepeda motor, rata-rata interval pemakaian kanvas kopling mencapai 15.000-20.000 Km, atau sekitar 2 tahun dalam pemakaian normal. Namun dalam sejumlah kondisi, kampas kopling tersebut bisa saja lebih cepat aus. Mengutip laman Suzuki Indonesia, ada banyak hal yang dapat menyebabkan hal ini, salah satu yang paling umum adalah, perilaku mengemudi yang buruk, misalnya sering buka-tutup kopling sambil menghentak-hentakkan tuas gas, menggantung tuas kopling atau mengemudi dengan setengah kopling. Selain itu, kebiasaan menahan tuas kopling saat posisi berhenti lama, contohnya saat saat berhenti di lampu merah, pengendara menahan tuas kopling sementara posisi gigi masuk berisiko membuat kampas kopling cepat aus. Untuk jeda lama atau berhenti lama sekitar 1 menit, sebaiknya tuas kopling dibiarkan saja, dan posisi gigi dinetralkan. Baru ketika akan jalan, pengendara bisa kembali menarik tuas kopling dan posisi gigi dimasukkan kembali. Selain dari perilaku mengemudi, kampas kopling yang cepat aus pun bisa disebabkan karena faktor setelah kopling yang terlalu dekat. Posisi ini diakui akan memudahkan saat harus berpindah gigi, tapi resikonya pengendara harus terus menekan tuas kopling saat kecepatan rendah. Untuk ukuran yang tepat, pengendara bisa mengatur jarak bebas tuas kopling sekitar 1,5-2 cm saja. Dengan cara ini, kampas kopling bisa dimaksimalkan, dan usia pakainya pun jadi lebih lama. Yang tidak kalah pentingnya, wajib menggunakan kampas kopling yang direkomendasikan untuk pabrikan sepeda motor. Onderdil OEM ini memang cenderung lebih mahal, tapi kualitasnya jauh lebih maksimal ketimbang produk lokal, baik untuk performa mesin ataupun dalam hal usia pakai.
  3. sabar ya buat istrinya pak patriailis
  4. ngenes hakim aja korupsi, keadilan dimana?
  5. Sekali anda mengerjakan sesuatu, jangan takut gagal dan jangan tinggalkan itu. Orang-orang yang bekerja dengan ketulusan hati adalah mereka yang paling bahagia. 

  6. Kesenangan dalam sebuah pekerjaan membuat kesempurnaan pada hasil yang dicapai

  7. Kabar mengejutkan datang dari Xiaomi. Vendor teknologi asal Tiongkok tersebut baru saja kehilangan salah satu 'punggawa', yakni Hugo Barra. Sekadar informasi, Barra menjabat sebagai Vice President of International Xiaomi Global. Ia bergerak sebagai pion utama ekspansi bisnis Xiaomi di luar Tiongkok. Alasan Barra yang mengundurkan diri dari Xiaomi tertuang di dalam pengumuman resmi yang ia tulis di akun Facebook-nya. Barra yang bergabung dengan Xiaomi selama 3,5 tahun mengaku harus melewati fase emosional ketika memutuskan untuk resign dari Xiaomi. Pria kelahiran 28 Oktober 1976 silam tersebut mengatakan, perjuangan membawa Xiaomi ke mata dunia merupakan hal yang tidak mungkin akan dilupakan. Karena itu, ia menuliskan ucapan selamat tinggal. Dua penggalan pertama di ucapan tersebut, Barra mengatakan 'petualangan'-nya bersama Xiaomi merupakan pengalaman terbesar dan paling menantang. Dirinya rela pindah ke Beijing dari Silicon Valley, untuk bisa membawa Xiaomi ke kancah internasional. Ia pun tak menampik, Xiaomi Global adalah brand pertama yang sukses ia bawa ke dunia. Sayangnya, kesehatan Barra menurun selama beberapa tahun terakhir. Dan pada saat yang sama, Barra juga sering didera rindu akan teman-teman, keluarga dan 'kehidupan'-nya di Silicon Valley menjadi alasan utama Barra untuk kembali pulang kampung. "Dengan ini, aku bisa simpulkan Xiaomi sudah berada di posisi yang gemilang dalam perjalanan ekspansi globalnya. Dan di saat ini, aku menilai waktu yang baik bagiku untuk pulang. Kami telah mengubah India menjadi pasar internasional Xiaomi paling besar, pendapatan tahunannya US$ 1 miliar," tulis Barra. Barra juga mengumbar, ekspansi Xiaomi ke negara-negara lain tak luput dari Indonesia, Singapura, Malaysia dan bahkan 20 negara lain, termasuk Rusia, Meksiko dan Polandia. Xiaomi bekerjasama dengan Google dalam merilis produk pertamanya di Amerika Serikat (AS), tepatnya di gelaran CES (Consumer Electronic Show) 2017. Momen tersebut menandakan bahwa Xiaomi telah dilihat dunia sebagai pemain global yang sukses menggebrak teknologi. Meski Barra meninggalkan Xiaomi, pihaknya kini telah memiliki anggota tim yang ia anggap luar biasa. "Meninggalkan mereka adalah hal terberat bagiku. Meski begitu, aku percaya bahwa diriku pergi meninggalkan orang-orang yang sudah bisa bekerja dengan baik," ia melanjutkan. Tak lupa, Barra melontarkan ucapan terima kasihnya pada pendiri Xiaomi dan CEO Lei Jun, yang telah berperan menjadi mentor dan koleganya. Dirinya merasa terhormat dan sangat mendukung keputusan tersebut. Ia mengungkapkan, Lei Jun juga tetap meminta Barra untuk menjadi advisor (dewan penasihat) Xiaomi dalam waktu yang tidak terbatas. "Untuk semua kolega Xiaomi di Tiongkok dan India, saat aku pergi meninggalkan 'rumah' kita di Beijing dan Bengaluru, yakinlah bahwa aku akan tetap menjadi penggemar Xiaomi yang loyal. Meski aku melihat kalian dari perspektif yang berbeda, aku akan tetap selalu ada. Dan tidak lupa, ucapan spesial untuk seluruh Mi Fans di dunia yang selalu ada di hatiku. Stay in touch guys :) sampai jumpa," tutup Barra.
  8. Teka-teki mengenai tujuan mantan VP Xiaomi Hugo Barra akhirnya terjawab sudah. Melalui unggahan di akun Facebooknya, CEO Facebook Mark Zuckerberg memastikan Barra akan bergabung bersama raksasa media sosial tersebut. Pria asal Brasil itu akan bertanggung jawab memimpin lini virtual reality (VR) dari Facebook termasuk Oculus. Berdasarkan kicauan Barra di Twitter, ia akan menjabat sebagai VP of Virtual Reality (VPVR) yang memimpin tim Oculus. Barra sendiri sangat bersemangat untuk bisa bergabung dengan Facebook dalam beberapa bulan ke depan. Menurut Barra, bekerja di bidang virtual reality merupakan salah mimpinya. Tak lupa, ia juga sempat mengucapkan telah belajar dari CEO Xiaomi Lei Jun mengenai industri teknologi, yaitu tak ada yang lebih baik dari adanya terobosan teknologi dan membuatnya tersedia untuk banyak orang. "Sangat berharap bisa mewujudkan hal tersebut di Facebook--membuat VR menjadi umum--bekerja bersama Mark Zuckerberg, Brendan Trexler Iribe, Mike Schropefer, dan tim Oculus," tulis Barra seperti dikutip dari akun Facebook-nya. Sebagai informasi, Barra sendiri bukan orang asing bagi Zuckberg. Suami Priscillia Chan itu mengungkapkan sebenarnya telah cukup lama mengenal Hugo Barra, yaitu ketika Barra masih ikut dalam pengembangan Android. Zuckerberg juga menuturkan memiliki kepercayaan yang sama dengan Hugo Barra dalam hal teknologi augmented reality dan virtual reality. Keduanya percaya bahwa teknologi itu akan menjadi platform komputasi besar di masa depan.
  9. cara berpikir orang berbeda beda nggak bisa di samain

  10. Ternyata di Hongkong sekarang ini ada kepercayaan pedagang pelihara kucing itu bikin hoki atau keberuntungan. Buktinya sekarang di Hongkong, para pedagang percaya berbondong bondong pada beli kucing. Liat ini ndral: Gimana menurut lu ndral?
  11. SIMPSONS pertama kali muncul pada bulan April 19,1987 sebagai bagian dari acara Tracey Ullman. DI tahun 1992, Tracey Ulman mengisi gugatan terhadap fox (stasiun tv yang mengeluarkan the simpson), ia mengklaim bahwa keberhasilan the simpsons berkat acara talk shownya dan ia meminta share dari setiap episode the simpsons dan pengadilan menolak gugatan tersebut. PERJUANGAN BERAT PADA AWAL PELUNCURAN PERDANA SERIAL INI THE SIMPSONS diibuat oleh Matt Groening, dengan tujuan menawarkan tontonan alternatif pada saat itu. karena banyak penduduk USA menonton apa yang disebut dengan sampah mainstream. IDE CEMERLANG DALAM INDUSTRI PERTELEVISIAN Di butuhkan 2 hari untuk menyusun lagu tema THE SIMPSONS dan dikarang ole Danny Elfman dan juga berperan sebagai kompesernya pada tahun 1989 6 bulan adalah waktu yang diperlukan untuk memproduksi masing-masing episode THE SIMPSONS Tim penuis biasanya terdiri dari 16 penulis yang mengajukan ide episode pada awal Desember Matt Groening menggunakan nama karakter dengan nama dari keluarganya sendiri. Dan nama BART adalah MATT Groening sendiri tapi tidak menggunakan nama aslinya dan merupakan angaram dari brat (anak nakal) THE SIMPSONS memiliki 6 anggota cast utama suara untuk melakukan hampir semua karakter dalam kartun tsb. Pada tahun 1998, FOX TV mengancam untuk mengganti mereka dengan aktor-aktor baru, akan tetapi, masalah ini segera diselesaikan Dengan bayaran $ US300, 000 per episode Lebih dari 600 gueststaryang simpsons memegang rekor dunia untuk MOST GUEST STARS FEATURED IN TELEVISION SERIES termasuk rolling stones, paul mccartney, andre agasi, christiano ronaldo etc. Di dubbing kedalam banyak bahasa termasuk Jepang, Jerman, Spanyol, Portugis, frenc, Quebec, frenc dan arabic. dalam arabic, homer minuman soda bukan bir dan makan roti sapi egyptian bukan hot dog karena adat Islam. D'OH! kata yang sering diteriakin oleh si homer sekrang masuk KAMUS BAHASA INGGRIS Oxford Jumlah pemirsa untuk musim kesembilan belas sebanyak 7.700.000, sedangkan di musim pertama mereka mereka rata-rata sebesar 13,4 juta pemirsa Sebanyak lebih dari 100 kali naskah untuk SIMPSON THE MOVIE ditulis ulang sebelum difinalisasi, dan dimulai dari tahun 2001 Lebih dari 150 karakter secara teratur muncul dalam acara termasuk Pemain utama, pendukung dan karakter berulang
  12. Penggemar 'The Simpsons' mungkin sudah tidak asing dengan Springfield, kota yang menjadi latar belakang tempat serial kartun tersebut. Tapi apakah kota ini benar-benar ada? Matt Groening, pencipta 'The Simpsons' akhirnya membuka mulut setelah 23 tahun merahasiakannya. Setelah 23 tahun serial kartun 'The Simpsons' mengudara, akhirnya Matt Groening, pencipta karakter keluarga The Simpson, membuka rahasia seputar serial tersebut. Dalam wawancara di majalah Smithsonian edisi Mei, ia mengatakan nama Springfield, kota yang menjadi latar belakang dalam cerita tersebut, diambil dari sebuah kota yang bernama sama di Oregon, Amerika Serikat. Kota tersebut juga terletak tidak jauh dari kota asal Matt di Portland. Ia terinspirasi untuk mengangkat kota Springfield dari sebuah acara TV di tahun 1950-an yang berjudul 'Father Knows Best'. "Springfield adalah salah satu nama kota yang umum ditemukan di Amerika Serikat. Saat itu, saya berpikir mungkin The Simpson bisa sukses jika berlokasi di kota bernama Springfield, dan ternyata memang benar," ujar Matt. Salah satu tokoh ciptaan Mark, Homer J. Simpson, yang digambarkan sebagai seorang pecandu donat, dengan istrinya, Marge, dan anak-anak mereka, Bart, Lisa, dan Maggie, yang menjadi salah satu ikon budaya populer, telah memenangi 27 penghargaan Emmy Awards. Tidak hanya itu, keluarga Simpson juga telah tercatat dalam 'Hollywood's Walk of Fame'. Bahkan, ungkapan 'D'Oh' masuk ke dalam kamus terbitan Oxford pada 2011. Nama-nama tokoh dalam keluarga The Simpsons diambil dari nama-nama keluarga Matt sendiri. Tapi, khusus nama Bart, ia mengganti namanya, 'Matt', menjadi 'Bart', karena dia menganggap nama tersebut lebih lucu kalau digunakan oleh seorang ayah yang sedang marah. Alamat Keluarga Simpson di kartun tersebut, yakni 632 Evergreen Terrace, juga diambil dari alamat rumah tempat Matt dibesarkan.
  13. Dokumen-dokumen yang belakangan terungkap ke publik mengungkap keberadaan sejumlah proyek itu, dari yang dirasa lucu, hingga yang berakibat mengerikan. Dari proyek rahasia Angkatan Udara AS membuat piring terbang supersonik hingga penelitia era Perang Dunia II yang menghasilkan senjata pemusnah massal bom atom. 1. Proyek Manhattan Ini adalah proyek yang berujung pada kematian ratusan ribu orang. Dimulai diam-diam pada tahun 1939, Proyek Manhattan, menghasilkan bom atom pertama di muka Bumi. Riset dipimpin fisikawan Amerika Julius Robert Oppenheimer, kendali proyek secara keseluruhan ada di tangan Mayor Jenderal Leslie Groves dari US Army Corps of Engineers. Meski melibatkan 30 tempat riset dan produksi yang berbeda, Proyek Manhattan sebagian besar proyeknya dilaksanakan di tiga tempat rahasia: Hanford di Washington, Los Alamos di New Mexico, dan Oak Ridge di Tennesse --yang lokasinya dirahasiakan sampai akhir Perang Dunia II. Proyek Manhattan menghasilkan rancangan, produksi, dan peledakan dari tiga bom nuklir pada 1945. Yang pertama, menggunakan plutonium dibuat di Hanford, dites pada 16 Juli di Situs Trinity, tes nuklir pertama dunia, dekat Alamogordo, New Mexico. Ledakan menciptakan awan cendawan (jamur) yang membentang selebar 12.200 meter. Kekuatannya setara dengan 15 ribu TNT. Sebulan kemudian Jepang jadi lokasi uji coba. Bom uranium disebut Little Boy diledakan pada 6 Agustus di kota Hiroshima, Jepang. Yang ketiga, bom plutonium disebut Fat Man, diledakan pada 9 Agustus di atas kota Nagasaki. Sebuah tragedi di akhir Perang Dunia II yang merenggut ratusan ribu nyawa. Dua bom di Jepang adalah satu-satunya senjata nuklir, sampai saat ini, yang digunakan dalam perang. Hari ketika bom atom meledak, Oppenheimer bersorak atas kesuksesan misinya. Namun beberapa bulan kemudian ia menyesal bukan main. Apalagi, Pemerintah AS menggunakan tragedi Hiroshima untuk mempercepat perlombaan senjata nuklir dan bukan untuk menciptakan perdamaian dunia. Suatu hari ia bertemu Presiden Harry S. Truman di Gedung Putih dan berkata, "Pak Presiden, aku merasa tanganku berlumuran darah," kata dia, merujuk pada Tragedi Hiroshima-Nagasaki, seperti dimuat Daily Mail. Pernyataan yang membuat Truman marah dan menyebut Oppenheimer sebagai 'ilmuwan cengeng'. Pernyataan yang sama diucapkan Oppenheimer 20 tahun kemudian. "Saat ini aku menjadi Kematian. Penghancur dunia." 2. Operasi Paperclip Pada September 1946, Presiden Harry Truman memberikan izin berlangsungnya sebuah program yang diberi nama Operasi Paperclip -- yang bertujuan 'mencuri' ilmuwan dari Nazi Jerman dan memindahkan mereka ke AS. Para pejabat dari Office of Strategic Services (cikal bakal CIA) merekrut ilmuwan- ilmuwan Jerman untuk membantu pembangunan di Negeri Paman Sam setelah perang -- sekaligus memastikan pengetahuan ilmiah yang berharga dan strategis tak jatuh ke tangan Uni Soviet, serta Jerman Barat dan Jerman Timur. Kala itu, pencapaian teknologi Jerman mengejutkan para ilmuwan Sekutu yang ikut dengan pasukan invasi ke Jerman pada tahun 1945. Roket supersonik, gas syaraf, pesawat terbang jet, rudal jelajah, teknologi stealth dan bahan lapis baja yang lebih keras adalah beberapa teknologi terobosan yang dikembangkan di dalam laboratorium dan pabrik Nazi, bahkan saat Jerman hampir kalah perang. Amerika Serikat dan Uni Soviet-lah, pada awal-awal Perang Dingin, yang bersaing dan berpacu dengan waktu untuk menemukan rahasia ilmiah Hitler yang belum terungkap. Pada Mei 1945, pasukan legiun Stalin berhasil menguasai beberapa laboratorium penelitian atom di Institut Kaiser Wilhelm yang terkenal di pinggiran Berlin. Ini memberi mereka teknologi yang kemudian digunakan untuk membangun gudang senjata nuklir Soviet. Sementara, Salah satu ilmuwan yang direkrut adalah ahli roket, Wernher von Braun, yang menjadi otak misi Apollo Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Dia mestinya tak masuk kriteria karena keterkaitannya dengan Nazi. Von Braun adalah anggota berbagai organisasi Nazi dan memegang jabatan di pasukan khusus Nazi, SS. Tidak lama kemudian Mayor Jenderal Hugh Knerr, wakil panglima pada Angkatan Udara AS di Eropa menulis: "Pendudukan lembaga ilmiah dan industri Jerman mengungkapkan kenyataan yang mengejutkan bahwa kami sangat terbelakang dalam banyak lapangan penelitian," demikian Liputan6.com kutip dari BBC. "Kalau kami tidak meraih kesempatan ini untuk menguasai alat dan otak yang mengembangkan teknologi itu dan mempekerjakan mereka, kami akan tetap tertinggal bertahun-tahun." 3. Proyek Grudge Sementara Area 51 tak secara khusus ditujukan untuk meneliti makhluk ekstrateresterial, Angkatan Udara AS diam-diam menyelidiki eksistensi UFO. Proyek Grudge, adalah program jangka pendek yang diluncurkan pada 1949 untuk menyelidiki benda terbang aneh, seperti piring terbang. Misi ini melanjutkan program sebelumnya yang dinamakan Proyek Sign -- yang melaporkan pada 1949 bahwa sebagian penampakan diduga UFO sejatinya adalah pesawat terbang -- yang tak ada data khusus untuk menentukan asal usulnya. Kritik terhadap Project Grudge, bahwa program tersebut semata-mata ditetapkan untuk menghilangkan prasangka laporan UFO -- untuk menenangkan masyarakat -- dan hanya sedikit penelitian aktual yang dilakukan. Sebaliknya, banyak pula yang berkata bahwa pemerintah pernah menutup-nutupi proyek ini dari pantauan masyarakat umum, seperti pada awal kasus kecelakaan di Roswell, New Mexico. Pada bulan Juli 1947, pejabat militer mengadakan siaran pers bahwa reruntuhan telah ditemukan dari pesawat luar angkasa asing yang jatuh, namun kemudian menarik kembali pernyataan mereka keesokan harinya. Dalam bukunya, Edward J. Ruppelt, Kapten Angkatan Udara sekaligus direktur proyek menulis, "Tak butuh banyak waktu saat mempelajari dokumen UFO lama, untuk melihat bahwa prosedur standar intelijen tidak diikuti dalam Proyek Grudge. Segala sesuatu yang dievaluasi dengan premis bahwa UFO sejatinya tak ada. Apapun yang Anda lihat atau dengar, jangan percaya." Setelah bubar, Proyek Grudge bermetamorfosa menjadi "Blue Book Project" yang pada tahun 1969 resmi diakhiri oleh pemerintah Amerika Serikat. 4. Area 51 Seperti halnya Segitiga Bermuda, Area 51 adalah salah satu tempat paling misterius di muka Bumi. Banyak teori konspirasi beredar soal lokasi pangkalan militer rahasia AS di Nevada itu. Ada yang menduga area 51 adalah lokasi perakitan UFO yang jatuh, tempat penelitian alien yang tertangkap. Ada juga yang mengira lokasi itu adalah tempat pengujian senjata rahasia AS, termasuk senjata pengendali cuaca, juga penelitian mesin penjelajah waktu. Bahkan, ada yang menduga area 51 adalah markas organisasi rahasia, Majestic 12, yang bercita-cita mendirikan pemerintahan tunggal di dunia. Pada Juli 2013, dokumen CIA yang status kerahasiaannya dicabut, mengakui keberadaan Area 51 untuk pertama kalinya. Dalam dokumen disebut, situs rahasia tersebut digunakan untuk menguji berbagai pesawat mata-mata, termasuk U-2 -- pesawat pengintai terkenal. Lokasi terpencil di gurun yang mengelilingi Danau Groom dipilih karena berdekatan dengan fasilitas pengujian nuklir. "U-2 sangat rahasia," kata jurnalis pertahanan Inggris, Chris Pocock, dan penulis sejarah program pengembangan pesawat U-2 tersebut, kepada BBC. "Mereka mencoba untuk menyembunyikan semua hal tentang itu." Pesawat U-2 yang dibuat untuk memata-matai Uni Soviet dimasa perang dingin, masih diterbangkan oleh Angkatan Udara AS hingga saat ini. Dokumen ini mencatat bahwa pengujian pesawat U-2 pada 1950 --dengan ketinggian yang jauh lebih tinggi daripada pesawat komersial -- menyulut "peningkatan yang signifikan terhadap laporan benda terbang yang tak dikenal (UFO)". "Pada saat itu, tidak ada yang percaya penerbangan berawak bisa terbang di atas 60.000 kaki (seperti U-2), sehingga tidak ada yang menyangka akan melihat sebuah benda yang begitu tinggi di langit," catatan penulis Gregory Pedlow dan Donald Welzenbach. 5. Proyek MK-ULTRA Pada tahun 1950-an, CIA meluncurkan program superrahasia, MKULTRA. Tujuannya mencari obat atau teknik yang bisa digunakan untuk mengendalikan pikiran manusia. Lebih dari dua dekade selanjutnya, lembaga intelijen itu menggunakan halusinasi, kondisi kurang tidur ekstrem, dan alat kejut listrik sebagai upaya pencucian otak sempurna. Ilmuwan CIA melakukan lebih dari 149 proyek riset sebagai bagian dari MKULTRA. Salah satunya, mereka mengetes efektivitas LSD dalam situasi sosial tertentu dengan cara, diam-diam membubuhkan obat di sebuah bar di New York atau San Francisco. Atau menawarkan heroin pada pecandu agar mereka bisa berhalusinasi. Dihantui skandal Watergate, pada tahun 1973 Direktur CIA, Richard Helms memerintahkan dokumen yang terkait dengan proyek tersebut dimusnahkan. Namun, sejumlah dokumen berhasil lolos, pada 1977 atas nama UU Kebebasan Informasi, sebanyak 20.000 halaman dirilis. 6. Proyek Iceworm Pada tahun 1960-an, Angkatan Darat AS memulai sebuah misi rahasia untuk membangun serangkaian situs peluncuran rudal nuklir mobile di bawah lapisan es Greendland. Tujuannya, sebagai landasan rudal jarak menengah untuk menyerang sasaran di dalam Uni Soviet. Program tersebut diberi kode Project Iceworm, namun, untuk menguji kelayakannya, Angkatan Darat meluncurkan kedok proyek riset yang dinamakan "Camp Century" pada 1960. Di bawah kedok ini, insinyur membangun jaringan bangunan bawah tanah dan terowongan, termasuk tempat tinggal, dapur, ruang rekreasi, rumah sakit, laboratorium, kamar pasokan, pusat komunikasi dan pembangkit listrik tenaga nuklir. Pangkalan, yang juga dirahasiakan dari pemerintah Denmark, beroperasi selama 7 tahun. Program itu akhirnya dibatalkan pada 1966, akibat geseran es yang menciptakan kondisi tak stabil. Hingga kini, sisa-sisa Proyek Iceworm terkubur di bawah lapisan es Kutub Utara. 7. Proyek 1794 Pada tahun 2012, Angkatan Udara AS mengungkap dokumen rahasia, termasuk catatan program rahasia pembuatan pesawat yang bentuknya meniru piring terbang. Program ambisius itu dinamakan Proyek 1794. Tujuannya,membuat piring terbang yang kuat dan dapat berfungsi untuk melakukan patroli udara. Sekaligus untuk menembak jatuh pesawat pembom Uni Soviet. Dalam memo tahun 1956 terungkap, pesawat ditargetkan bisa melaju dengan kecepatan maksimal antara Mach 3 dan Mach 4, melayang di ketinggian 100.000 kaki atau 30.000 meter, dan daya jangkaunya maksimal 1.000 mil laut. Target lain, piring terbang itu bisa terbang di lapisan stratosfer, dengan kecepatan 2.600 mil per jam, kemampuan untuk take-off dan mendarat secara vertikal, dan dikontrol dan distabilkan dengan pendorong jet. Saking cepatnya, perjalanan New York - Miami cukup ditempuh 24 menit. Lalu bagaimana nasib proyek ini? Diketahui, para insinyur telah melakukan tahap awal, lalu membangun desain prototipe. Namun pada akhirnya usaha mereka pupus. Proyek ini ditakdirkan gagal, meski para ilmuwan yang terlibat yakin, mereka di jalur yang benar. Uji coba menunjukkan, desain piring terbang, dari kaca mata aerodinamis, tak stabil dan tak terkendali dalam kecepatan tinggi. Kendala lainnya adalah soal pembiayaan, untuk meneruskan pembangunan prototipe tersebut membutuhkan uang sebanyak US$3,1 juta atau sekitar US$26,6 miliar jika dibandingkan dengan nilai uang saat ini. Sungguh jumlah yang luar biasa untuk proyek yang belum dipastikan bakal berhasil.
  14. Diler yang menjual mobil Jeep Grand Cherokee membantah tuduhan terkait kematian aktor 'Star Trek Beyond', Anton Yelchin. Yelchin tewas setelah tertabrak mobilnya sendiri pada 19 Juni 2016. Diduga kematian pria berusia 27 tahun itu terkait tuas transmisi yang belum pada posisi aman sehingga mobil SUV itu melaju sendiri dan menabrak hingga mengimpit korban dengan pagar di rumahnya. Pascakecelakaan ini, orangtua Yelchin, Victor and Irina Yelchin, menggugat jaringan diler Auto Nation yang menjual kendaraan tersebut. Auto Nation merupakan jaringan retail kendaraan terbesar di Amerika Serikat dengan memiliki lebih dari 300 franchise. Selain Auto Nation, orangtua korban juga menggugat produsen Jeep, Fiat Chrysler Automobiles (FCA). Pihak diler menilai kecelakaan terjadi karena ketelodoran Yelchin sendiri, yakni adanya “kesalahan penggunaan” dan “kerusakan”. Karena itu, Auto Nation menolak bertanggung jawab dan meminta hakim di California menghentikan perkara ini. Tidak dijelaskan secara detail mengenai istilah “kesalahan penggunaan” dan “kerusakan” yang dimaksud. Namun diduga hal ini terkait dengan perubahan yang dilakukan terhadap kendaraan tersebut sehingga sudah tidak dalam kondisi standar lagi. Orangtua Yelchin mengajukan gugatan setelah para pemilik Jeep Grand Cherokee lainnya mengajukan class action di California terhadap FCA. Mereka menganggap kematian Yelchin disebabkan cacat pada desain tuas transmisi sehingga membingungkan pengguna kendaraan. Sebelumnya, FCA mengumumkan recall sebanyak 1,1 juta unit kendaraan di seluruh dunia, sebagian besar beradar di AS. Mobil yang digunakan Yelchin yakni Jeep Grand Cherokee model 2015 masuk dalam daftar yang harus di-recall. Penyebab recall adalah mobil bisa melaju sendiri meski pengemudi sudah meninggalkan kendaraan.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy