Jump to content

satpam

Pengguna
  • Jumlah konten

    72
  • Bergabung

  • Terakhir berkunjung

  • Days Won

    1

satpam last won the day on Maret 2 2016

satpam had the most liked content!

1 Follower

Tentang satpam

  • Rank
    Magang

Informasi Profil

  • Jenis Kelamin
    Male
  1. Ada banyak cerita-cerita sukses startup yang dibagikan. Dari sana kita yang ingin menjalankan sebuah bisnis bisa mengambil beberapa teori atau mencoba mengulang langkah yang sama untuk mencapai kesuksesan yang sama. Berikut ini rangkuman mengenai kutipan-kutipan Y Combinator yang mungkin bisa memberikan wawasan atau pelengkap rencana Anda yang sedang mencari cara bagai mana memulai sebuah bisnis. Buat sesuatu yang mudah untuk dibicarakan Memberikan solusi dan populer. Dua kata yang coba diusahakan startup pada tahap awal. Bagi Anda yang sedang dalam tahap mencari masalah, atau menulis ide untuk bisnis bisa dicoba untuk mencari sesuatu solusi yang mudah menjadi buah bibir, tentu dalam arti yang positif. Sebuah solusi yang memicu semua orang membicarakan solusi Anda karena manfaat dan kemudahan yang ditawarkan. Dapatkan pengguna secara manual Banyak layanan pemasaran yang menawarkan solusi mudah untuk menawarkan produk atau solusi Anda kepada masyarakat. Namun jika Anda masih di tahap awal tidak ada salahnya untuk mencari pengguna secara manual dan konvensional. Temui orang yang ada di coffee shop, kedai, atau kerumunan. Perkenalkan aplikasi Anda. Cari tahu apakah apa yang Anda buat bisa diterima oleh mereka. Jika penolakan terjadi karena solusi Anda kurang menarik Anda sudah harus khawatir. Coba pikirkan ulang, coba desain ulang, dan temukan umpan balik jika pengguna pertama Anda menerima produk atau ide Anda. Pahami apa yang sedang dikerjakan Sebelum benar-benar mengeksekusi sebuah ide kita selalu punya gambaran besar mengenai ide tersebut. Semacam roadmap yang nantinya menghantarkan ke satu tujuan. Jika Anda sedang memulai ada baiknya Anda tetap pada roadmap awal. Jika pun ada penyesuaian paling tidak tujuan tidak bergeser terlalu jauh. Hal ini penting untuk memastikan Anda untuk mengerjakan sesuatu yang jelas dan benar-benar dikonsep dari awal. Menghindari dari mengerjakan sesuatu yang tidak pasti. Investasi untuk membangun tim yang solid Menjalankan dan mengembangkan startup tidak bisa sendirian. Membangun sebuah tim adalah salah satu cara untuk membagi beban dan tanggung jawab sekaligus mengakselerasi progres untuk segera mencapai tujuan. Untuk hal membangun tim tidak ada salahnya berinvestasi lebih di sana. Mencari orang-orang hebat sesuai keahlian yang dibutuhkan perlu investasi yang tidak sedikit. Beri kesempatan ide untuk berkembang Perubahan mungkin salah satu hal yang konstan dalam dunia bisnis. Ide luar biasanya berevolusi. Perpaduan dari ide sederhana yang kemudian berkembang dengan masukan dan solusi lain yang ditemukan dari cerita dan komentar dari pengguna. Atau dari pemikiran dan pendekatan lain yang dilakukan. Yang perlu digarisbawahi adalah berikan ruang ide untuk berkembang menjadi sesuatu yang lebih baik.
  2. Setelah 12 tahun meninggalkan kampus, Mark Zuckerberg menjadi tamu kehormatan saat acara kelulusan mahasiswa Universitas Harvard angkatan 2017. Dalam pidatonya di hadapan lulusan tahun 2017, Zuckerberg menyampaikan beberapa poin penting yang relevan terkait dengan teknologi hingga tren entrepreneur saat ini. Kami merangkum beberapa poin penting yang bisa dicermati calon pelaku startup yang berniat untuk meluncurkan startup atau menjadi entrepreneur. Temukan teman sejati Salah satu cerita yang disampaikan Zuckerberg adalah bagaimana sulitnya ia menemukan teman baru di masa awal kuliah, namun beruntung ada satu orang yang bersedia untuk mengajak ngobrol hingga akhirnya mengerjakan proyek bersama. Temannya saat itu adalah Kang-Xing Jin yang hingga kini masih bersama Zuckerberg di Facebook. Inti dari cerita yang ingin disampaikan oleh Zuckerberg adalah terkadang pertemanan di saat kuliah bisa berujung menjadi rekan bisnis yang loyal. Untuk itu cari tahu siapa saja teman saat kuliah yang cocok dan nantinya bisa diajak bekerja sama ketika Anda berniat membangun perusahaan suatu saat nanti. Bangun bisnis untuk alasan yang tepat Dalam pidatonya Zuckerberg juga kerap menyebutkan betapa pentingnya alasan yang tepat dan memiliki impact saat membangun bisnis. Sense of purpose menjadi hal yang wajib diterapkan saat Anda ingin membangun startup yang sukses. Bukan hanya memberikan manfaat untuk Anda namun juga orang banyak. Alasan utama atau purpose juga bisa menjadi motivasi ketika Anda mulai merasa kewalahan saat menjalankan bisnis. Menjadi hal yang penting bukan hanya menciptakan peluang dan potensi namun juga menemukan alasan yang tepat. Jangan jual startup terlalu cepat Saat Zuckerberg mulai mengembangkan Facebook, banyak perusahaan besar yang mulai melirik teknologi serta inovasi yang dimiliki Zuckerberg dan Facebook. Zuckerberg menolak untuk menjual bisnis yang telah ia bangun, demi tujuan yang lebih besar, yaitu menciptakan inovasi dan bermanfaat untuk orang banyak. Upaya Zuckerberg akhirnya mulai menunjukkan hasil dengan diluncurkannya fitur Newsfeed. Jika Anda merasa yakin dengan produk atau layanan yang Anda miliki, coba pertahankan terlebih dahulu perusahaan dengan menghadirkan inovasi dan lihat hasilnya, sebelum Anda memutuskan untuk menjual startup. Jangan takut membuat kesalahan Sebelum Zuckerberg sukses membuat Facebook, ia telah meluncurkan beberapa produk yang tidak terlalu sukses. Tidak menjadi masalah ketika saat memulai startup Anda gagal dan harus mengulang atau menciptakan inovasi yang baru. Selama Anda terus belajar dari kesalahan dan bisa menemukan dengan tepat, produk atau layanan yang tepat dan bakal diminati oleh pasar. Perluas wawasan dan terus belajar Saat ini teknologi berubah dengan cepat, begitu juga dengan metode, informasi, dan hal-hal penting lainnya yang wajib Anda ketahui. Jangan pernah berhenti belajar, membuka wawasan, dan menggali informasi sebanyak-banyaknya, agar Anda bisa beradaptasi dengan tren dan perubahan teknologi. Pendidikan menjadi faktor pendukung yang wajib diperhatikan setiap saat, agar Anda bisa memiliki wawasan yang cukup untuk memulai usaha hingga menjalankan bisnis setiap hari.
  3. satpam

    Samsung Rilis Aplikasi SoundAssistant

    makin mantap bae
  4. satpam

    Dukung gerakan untuk HAM Korea Utara!

    Dukung yok anak muda!!!!
  5. satpam

    Dipentung gara gara joget

    Dodool najis wajahnya sexy banget
  6. Ceritanya bikin terenyuh

     

  7. bagus udah go international
  8. Selamat berbuka puasa

  9. Hewan itu punya perasaan

     

  10. Mendengar kata 'psikopat', yang ada di benak banyak orang adalah penjahat berdarah dingin seperti Joker dalam film Batman atau Anton Chigurh dalam film No Country for Old Men. Selama ini gambaran masyarakat tentang psikopat bisa jadi berbeda-beda, namun ada satu hal yang sama, bahwa mereka sangat menakutkan. Psikopat tak memiliki empati atau simpati pada korbannya. Mereka tak bisa merasakan rasa bersalah dan bisa menyakiti siapapun dengan brutal. Inilah yang membuat psikopat menjadi menakutkan. Meski begitu, psikopat juga bisa terlihat sangat tenang, ramah, dan tidak mencurigakan. 1. Psikopat tak bisa mengenali rasa takut 2. Psikopat kecanduan dopamin 3. Psikopat bisa mengubah rasa empati mereka 4. Dunia bisnis sebenarnya dipenuhi psikopat 5. Psikopat suka ngetroll di internet 6. Psikopat yang baik 7. Psikopat memiliki indera penciuman yang buruk 8. Psikopat memiliki pola berbicara yang khusus Itulah beberapa fakta mengejutkan mengenai psikopat. Ketika Anda memiliki kenalan dengan ciri-ciri di atas, lebih baik berhati-hatilah. Meski ada juga kasus psikopat yang tak melakukan kejahatan seperti sudah dijelaskan sebelumnya. Namun sebaiknya selalu waspada dan berhati-hati.
  11. orang tua sering banget prostat ya
  12. Motivasi sejumlah orang untuk tetap berteman dengan mantan pacar adalah ingin menjaga hubungan baik agar tidak tercipta kondisi aneh saat tiba-tiba bertemu di masa depan. Namun, hati-hati, keinginan untuk tetap menjaga komunikasi dengan mantan, bisa menjadi pertanda Anda memiliki pribadi psikopat yang tidak Anda sadari sebelumnya. Sebuah studi psikologi di Oakland University telah menemukan sebuah “garis” abu-abu antara mantan yang tetap berteman setelah putus. Niat tetap berteman dengan mantan menunjukkan, niat manipulatif, terkait dengan ingin mendapatkan informasi, uang, dan seks. Rangkaian motivasi tersebut menjadi karakter yang kompleks karena adanya permainan emosi naik turun. Kesimpulan tersebut berasal dari dua studi yang dipimpin oleh Justin Mogilski dan Dr Lisa Welling. Keduanya merekrut 861 partisipan untuk menguji teori mengenai adanya potensi psikopat pada orang-orang yang berteman dengan mantan. Mereka memberikan pertanyaan pada semua partisipan mengenai alasan hubungan yang kandas dan alasan mereka untuk tetap berteman. Selain itu, mereka juga di minta untuk mengisi kuesioner untuk mengungkapkan jenis kepribadian secara klinis, yang memang dirancang untuk menganalisa perilaku menyimpang pada manusia. Perilaku menyimpang mencakup, sifat narsistik, sifat mendominasi, dan psikopat. Nah, studi sebelumnya merangkum hasil bahwa mereka yang memiliki skor tinggi pada uji coba ini, cenderung memilih teman karena manfaat dan niat untuk menguntungkan diri sendiri. Oleh karena itu, berdasarkan uji coba tersebut, peneliti ingin mempelajari motivasi manusia yang tetap menjanga hubungan baik dengan mantan kekasih sebagai teman. Dalam jurnal Personality and Individual Differences, Mogilski dan Welling menuliskan, alasan tertinggi pria berteman dengan mantan pacar adalah akses hubungan seksual. Lalu, pria juga paling berpotensi tinggi mengubah pertemanan menjadi pemenuhan seksual. Kedua peneliti menyebut, alasan seksual merupakan motivasi praktis yang berujung pada potensi psikopat. Pasalnya, partisipan yang memilih seks sebagai alasan ditemukan mendapatkan skor tinggi pada penilaian perilaku penyimpang. "Gagalnya sebuah hubungan asmara memang mengakhiri romansa. Namun, studi ini memperlihatkan bahwa perubahan status mantan menjadi teman justru berpotensi pada semakin rusaknya hubungan dibandingkan putus cinta," jelas Mogilski. Setuju gak ndral? Sama riset ini?
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi