Jump to content

jurnal_korupsi

Member
  • Content Count

    50
  • Joined

  • Last visited

About jurnal_korupsi

  • Rank
    Magang
  • Birthday 06/24/1995

Profile Information

  • Gender
    Not Specified (Tidak Spesifik)
  1. Kepala Desa Pedataran di Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Kahiruddin (46) ditangkap polisi. Dia ditangkap karena diduga melakukan korupsi dana desa Rp 404 juta. "Berdasarkan investigasi ada kerugian Rp 404.737.761 dari dana APBN. Harusnya dana untuk pembangunan desa," terang Kasat Reskrim Polres OKU, AKP Wahyu, kepada wartawan, Senin (11/5/2020). Dugaan kerugian negara itu terjadi pada Juli 2017. Kahiruddin diduga melakukan mark up anggaran pembelian barang. "Tahun 2019 diketahui ada kerugian dana desa yang bersumber dari APBN. Di mana dana itu dikelola sendiri oleh Ke
  2. Proses pembelian 5.225 unit komputer oleh Bagian Pengelolaan Aset Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya disorot masyarakat. Karena pembelian komputer oleh instansi pemerintah seharusnya proses pengadaannya wajib dilaksanakan secara e-katalog, sebagaimana diatur oleh LKPP (Lembaga Kebijakan Pengadaan barang Jasa Pemerintah) yang sudah ditampilkan secara online. Dengan mekanisme pembelian secara e-katalog yang diatur LKPP ini, instansi pemerintah bisa mendapat barang yang berkualitas dengan harga yang jauh lebih murah serta untuk menghindari terjadinya markup harga, rekayasa, kolusi, korup
  3. Trumph mengakui Indonesia saat ini lebih berkembang.

  4. Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara PT PLN (Persero) dengan Komisi VI telah selesai. PLN dicecar berbagai pertanyaan, salah satunya menyelesaikan masalah biaya administrasi tarif listrik prabayar atau token. Direktur Utama PLN Sofyan Basir, segera akan mengkoordinasikan dengan pihak perbankan dan payment point online bank (PPOB) untuk menyelesaikan masalah tersebut. Sebelumnya, Sofyan menjelaskan jika dalam setiap transaksi pembelian tarif token dikenakan biaya administrasi sebesar Rp1.600. "Ada rencana. Mungkin bulan depan kita mulai ngobrol-ngobrol sama perbankan dan PPOB yang marjinnya besar
  5. Agus Tae Hamda May tersangka kasus pembunuhan Angeline Margriet Megawe (Angeline), dihajar tiga penghuni Lembaga Pemasyrakatan Kelas II A Kota Denpasar (LP Kerobokan). Agus dikeroyok karena tiga pelaku kesal dengan laki-laki asal Sumba yang tega membunuh anak kelas II SD itu. Haposan Sihombing salah satu kuasa hukum Agus mengatakan, pengeroyokan terjadi saat Agus pertama kali masuk LP Kerobokan pada 7 September 2015. "Persis kejadianya setelah kasunya masuk tahap dua di Kejari. Dia masuk ke LP Kerobokan katanya langsung dihajar di sana," ujarnya di Denpasar, Rabu (16/9/2015). Dia menjelaskan,
  6. Dalam penyelesaian sengketa hasil pilkada serentak, kinerja hakim Mahkamah Konstitusi (MK) akan diawasi oleh dewan etik. Hal itu diterapkan sejak lembaga peradilan konstitusi ini diterpa kasus suap yang dilakukan oleh mantan Hakim Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar tahun 2013 silam. Ketua MK, Arief Hidayat mengatakan untuk persidangan pilkada serentak, di MK ada mekanisme pengawasan baik di tingkat pegawai yang menerima pendaftaran hingga hakim yang akan menyidangkan perkara. “Dalam sistem pengawasan, ada tim khsusus untuk pengawsan internal, kalau hakim ada dewan etiknya. Kalo dulu kan ti
  7. Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) memberikan pembebasan bersyarat untuk terpidana pembunuhan Direktur PT Putra Rajawali Banjaran, Nasrudin Zulkarnain, Sigid Haryo Wibisono. Dia menghirup udara bebas sejak 6 September 2015 lalu. "Yang bersangkutan (Sigit) mendapatkan pembebasan bersyarat sejak 6 September 2015 kemarin," ungkap Kepala Sub Direktorat Komunikasi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, Akbar Hadi saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (18/9/2015). Sigid sebelumnya didakwa melakukan pembunuhan bersama-sama dengan mantan Ketua Komisi Pemberantasan Koru
  8. Beda SBY beda Jokowi. Apa pun yg dikerjakan Jokowi selalu dianggap benar dan akan dibenarkan media/pers nasional. Jokowi is the best

  9. Pak Jokowi sedang menuju kepada janji janjinya, kalo ada yang bilang mana buktinya, jadi asisten jokowi supaya selalu lihat progressnya.

  10. Dia memang sudah "gila" sejak dulu......, susah cari orang seperti dia. Bagi saya, dia adalah keajaiban untuk Indonesia. Foto ini diambil saat dia masih jadi bupati, menunggu dan mengawasi kalau sampai pegawai kantornya ada yg berkeliaran di jalan saat jam kerja. Kalau kedapatan, langsung dia kejar...! Itu tangkai pel, lambang "sedang ada pembersihan ". Gilaaaa kaaaan, sampai mau duduk dipinggir jalan gitu. Saluuuut...
  11. coba kalau Amerika pindah ke Indonesia

  12. "Cuman di ENDONESA RAYA!" 1. Ketika Ind*mie-mu Sudah Siap 2. Dan hasilnya Tidak Sama dengan Gambarnya 3. Ketika Wi-Fi Kafe Tempatmu Nongkrong Lancar 4. Ketika Tiba-Tiba Tukang Parkir Datang Saat Kita Mau Keluar 5. Ketika Mobil dan Sepeda Digantikan Perahu Karet 6. Ketika Kamu Lebih Tahu Jalan Ketimbang Supir Taksi 7. Ketika Datang Satu Jam Lambat dari Janji 8. Ketika Kembalian Uang 200 Perak Minta Disumbangkan 9. Ketika Nabrak Orang, Seketika Jadi Pembalap 10. Ketika Mama Selalu Minta Pulsa 11. Kemudian Berlanjut Minta Cucu 12. Ketika Website Baik-Baik di Blokir Internet Positif 13.
  13. Di simak baik-baik bahwa status keadaan ekonomi kita melemah karena dollar Amerika melambung tinggi, perekonomian negara Yunani sudah bangkrut dan Amerika menaikkan harga dollarnya. Mengapa ? Karena Amerika ingin mengambil keuntungan, Mengapa tidak menaikannya harganya hingga ratusan ribu ? Jika negara Amerika menaikkan harganya sangat tinggi otomatis negara lain yang melakukan transaksi luar negeri akan diberhentikan, karena pajak yang dinaikkan sangat tinggi otomatis tidak ada yang mau melakukan transaksi dengan Amerika dan akhirnya dollar bisa anjlok. Indonesia memang terkena dampak dari do
  14. orang luar negeri bebas kerja di Indonesia, akan smkn banyak pengangguran di rumah rumah

  15. Don't forget, "KATAKAN TIDAK PADA KORUPSI". Indonesia akan berubah, jika tidak ada korupsi!

×
×
  • Create New...