Jump to content
  • advertisement_alt
  • advertisement_alt
  • advertisement_alt

abas

Pengguna
  • Jumlah konten

    174
  • Bergabung

  • Terakhir berkunjung

  • Days Won

    5

abas last won the day on Agustus 18

abas had the most liked content!

Tentang abas

  • Rank
    Honorer
  • Ulang Tahun 05/05/1996

Informasi Profil

  • Jenis Kelamin
    Male (Laki Laki)
  • Minat
    Dunia seru

Pengunjung Profil Terakhir

9.317 profile views
  1. Di film-film, sosok yang haus kekuasaan sering digambarkan licik bak Count Olaf, jenius seperti Littlefinger, atau tampil paling sempurna ala Marisa Coulter. Siapa pula yang mau memiliki rekan kerja seperti mereka di kantor? Tetapi, nyatanya para peneliti menemukan sebuah ciri yang sepenuhnya berbeda dari sifat-sifat yang disebutkan di atas terkait ciri orang yang haus kekuasaan. Sebuah studi yang diterbitkan di Personality and Social Psychology Bulletinmenemukan bahwa ciri orang yang haus kekuasaan adalah terlalu sering memberikan nasihat. "Kamu bisa meraih sebuah rasa kekuasaan dengan memberikan saran ke orang lain," kata Li Huang, asisten profesor di INSEAD dan salah satu penulis studi tersebut. Studinya menemukan, memberikan nasihat menaikan rasa kekuasaan di dalam diri seseorang, meskipun sebetulnya tidak ada yang meminta nasihat dari orang tersebut. Si pemberi nasihat pun merasa lebih penting bila omongannya diikuti. Masih dalam rangkaian eksperimen, grup yang ditugaskan menjadi pemberi nasihat condong merasa lebih berkuasa. Memberikan nasihat bisa mengangkat rasa berkuasa seseorang sebanyak 10 persen, kecuali bila si penerima nasihat secara eksplisit menolak nasihat yang diberikan. Huang mengingatkan agar jangan memberikan nasihat apabila tidak diminta. "Hanya sedikit orang yang bisa tahan dengan pemberi nasihat kronis yang membuat orang tidak tahan," jelasnya. Curhat ke Bos Bikin Karyawan Depresi Lebih Produktif Bekerja Karyawan yang mampu berbicara terbuka tentang depresi yang dialami ke bos ternyata punya pengaruh positif. Orang-orang ini bakal lebih produktif di tempat kerja daripada mereka yang menghindari berbicara soal depresi dengan bosnya. Fakta soal depresi ini diketahui lewat studi yang dipublikasikan di BMJ Open pada Senin, 23 Juli 2018. Para peneliti London School of Economics (LSE) menganalisis depresi di tempat kerja di 15 negara yang berbeda, termasuk Inggris. Jumlah partisipan sekitar 1.000 bos dan karyawan. Hasil penelitian menemukan, karyawan depresi lebih banyak mengambil cuti libur kerja jika bos mereka tidak memberikan solusi dan dukungan yang memadai. Penelitian sebelumnya menunjukkan, lebih dari 70 persen karyawan depresi menyembunyikan kondisi mereka dari orang lain. Sebagian besar karyawan depresi cenderung menyembunyikan kondisi tersebut karena takut mengalami diskriminasi saat mencari atau sedang bekerja di suatu perusahaan. Penelitan ini juga menguak, reaksi dari bos terkait depresi yang dialami karyawan sangat memengaruhi produktivitas kerja. “Penelitian kami menunjukkan, para bos yang menghindari karyawan yang curhat tentang depresi, maka karyawan sendiri akhirnya menghindari pekerjaan. Bahkan ketika mereka kembali bekerja (setelah libur atau cuti), mereka tidak seproduktif biasanya,” kata peneliti Sara Evans-Lacko
  2. abas

    7 Alasan Lelaki Badboy Cenderung Digilai Para Wanita

    ntaps ndral
  3. Tuh kan, dasar indonesia ngegajinya dikit sih
  4. abas

    Google tracks everything you do

    amazing google, this is make Google to be big company, cause Google has big data
  5. Pada bisnis kecil yang baru berdiri, pemilik perusahaan perlu meletakkan fokus, dengan pembagian prioritas sebagai berikut. 60% waktu Anda untuk memasarkan dan menjual, 30% waktu Anda untuk menyediakan produk dan layanan, dan 10 % waktu Anda untuk manajemen dan administrasi. Content Marketing Seperti Anda tahu bahwa di era internet seperti sekarang, dengan semakin terbukanya channel distribusi online, content marketing adalah hal yang penting bagi bisnis. Biaya Pembuatan Konten Vs Biaya Distribusi Konten Kaitannya dengan post dari John Rusly tadi, saya tidak tahu apakah pendapat tersebut berlaku untuk semua jenis pengusaha dan di setiap level dari usaha, terkait dengan internet / content marketing, status tersebut mengingatkan saya pada penelitian tentang biaya distribusi konten dibandingkan biaya pembuatan konten. Dalam infografis dari Marketo, ditampilkan data sebagai berikut ini: Dalam data tersebut bisa dilihat bahwa semakin besar jumlah karyawan dari perusahaan, biaya yang dianggarkan untuk distribusi konten akan semakin besar dibandingkan biaya yang digunakan untuk membuat konten. Artinya apa ? Content is king but … Berbicara tentang “konten” tidak hanya membicarakan tentang jenis startup online media atau online portal saja, apabila startup Anda adalah ecommerce, maka konten Anda adalah detil produk Anda yang menjelaskan tentang product Anda. Reid Hoffman, founder Linkedin mengatakan sebagai berikut : Didistribusikan ke Mana ? Dalam sebuah survey oleh Outbrain “State of Content Marketing 2012” , brand dan agency mayoritas mendistribusikan kontennya ke social media, lihat tabel di bawah ini. Social media berada di angka 95% sedangkan paid search di 75%, terlepas dari perbedaan jenis bisnis dari klien yang disurvey, survey ini bersifat general saja. Ingat bahwa beberapa produk yang lebih bersifat intention driven (mis. barang-barang yang tidak keren seperti besi, batu bata) daripada interest driven (baju bola Real Madrid) umumnya lebih cocok dijual (atau mendistribusikan konten) ke paid search. Masa iya social media ? bagaimana di Indonesia ? Survey Oxyweb pada Oktober 2012 mengatakan bahwa orang Indonesia lebih suka membuka social media daripada search engine.
  6. transjakarta sama transmart itu apa? konspirasi nii
  7. abas

    Pria Dengan IQ Rendah Cenderung Selingkuh

    wanita mmng setia
  8. abas

    Indonesia International Motor Show 2017

    until

    wiiih sedap
  9. Microsoft akan memblokir update keamanan untuk Windows 7 dan Windows 8.1. Pengguna hanya bisa mendapatkan update itu setelah meng-update ke Windows 10. Anda mungkin akan menemukan pesan, ‘PC Anda menggunakan prosesor yang tidak didukung oleh versi Windows dan Anda tidak akan menerima update’. Pesan itu dan lainnya akan muncul ketika ada upaya untuk updatedari Windows 7 atau perangkat Windows 8.1 yang didukung prosesor generasi ketujuh dari Intel dan AMD atau "Kaby Lake" dan " Bristol Ridge” atau generasi seri Snapdragon 820 CPU mobile dari Qualcomm. Prosesor tersebut hanya akan didukung oleh Windows 10. "Prosesor Windows 8.1 dan Windows 7 yang memiliki prosesor generasi ketujuh atau prosesor generasi selanjutnya mungkin tidak lagi dapat memindai atau mengunduh update melalui Windows Update atau Microsoft Update,” tambah Microsoft di halaman Support. Pada Januari 2016, Microsoft sebenarnya mengumumkan pembatasan dukungan new-silicon. Saat itu, mereka juga mengatakan bahwa mendistribusikan Windows 7 dan 8.1 berjalan hanya di prosesor terbaru sangat menantang. Perusahaan kemudian memutuskan Windows 10 akan menjadi satu-satunya edisi yang didukung pada CPU generasi ketujuh dan selanjutnya dan sekaligus mendiktekan pemendekan besar dukungan Windows 7. Edisi populer akan sepenuhnya didukung oleh prosesor generasi enam Intel yang dijuluki "Skylake" hingga 17 Juli 2017. Pada saat itu, beberapa PC yang membawa Skylake akan terus menerima beberapa update keamanan sementara PC lainnya tidak akan mendapatkan apa-apa setelah batas waktu tersebut.
  10. Facebook Messenger dilaporkan hanya akan mendukung sejumlah smartphone beberapa hari ke depan. Ponsel apakah yang nantinya tidak lagi didukung aplikasi Facebook Messenger? Untuk Anda pemilik handset Android dan iPhone tidak perlu panik, sebab langkah ini berlaku untuk ponsel yang berjalan di sistem operasi Windows Phone 8.1 atau versi yang lebih awal. Menurut laporan terbaru, Facebook mulai mengirimkan email notifikasi kepada pengguna yang menggunakan aplikasi ini di perangkat mereka. "Terima kasih untuk memilih menggunakan Messenger," pesan notifikasi tersebut. Lebih lanjut perusahaan menyampaikan bahwa dukungan aplikasi berhenti pada akhir Maret. Setelah itu, pengguna tidak lagi bisa mengirim dan menerima pesan. "Untuk terus mengirim dan menerima pesan dari Facebook di ponsel Anda, perbarui aplikasi Facebook Anda ke versi terbaru," tulis perusahan. Sekadar informasi, terhentinya dukungan Facebook Messenger tidak berdampak pada banyak orang. Sebab, pangsa pasar smartphone Windows Phone merosot jauh di bawah angka 1 persen pada tahun lalu.
  11. Ini dari zaman SBY jg udah ada pak
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi