Jump to content

dugelo

Member
  • Content Count

    521
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    23

dugelo last won the day on March 12

dugelo had the most liked content!

About dugelo

  • Rank
    Prajurit Kepala
  • Birthday 03/05/1993

Profile Information

  • Gender
    Male (Laki Laki)
  • Interest
    Main main

Recent Profile Visitors

27,455 profile views
  1. Baru nyoba guuue

    that 70s show lol GIF

  2. Joss tenan pokoke

  3. Teknologi mobil listrik di Indonesia akan semakin dekat, terlebih saat ini Pemerintah tinggal menunggu Perpres yang sebelumnya dikabarkan telah masuk tahap finalisasi. Menyongsong kabar tersebut, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) saat ini tengah menyiapkan mobil listrik untuk pasar automotif nasional. Tak tanggung-tanggung, model yang akan hadir merupakan mobil listrik paling laris di pasar global. Nissan sendiri dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, akan memboyong Leaf ke Indonesia tahun depan. Diperkirakan pada 2020, Indonesia akan memulai era baru bagi tumbuhnya mobil listrik secara nasional. Memperluas akses terhadap kendaraan listrik terlaris di dunia ini merupakan bagian penting dari tujuan Nissan untuk meningkatkan elektrifikasi, di mana dalam rencana jangka menengah Nissan M.O.V.E 2022, seperempat dari jumlah penjualan adalah kendaraan listrik. Rencana percepatan ini termasuk lokalisasi dan perakitan komponen kendaraan listrik di pasar-pasar utama Asia Tenggara. New Nissan LEAF merupakan ikon dari Nissan Intelligent Mobility, yang merupakan visi perusahaan untuk membawa masyarakat ke dunia yang lebih baik dengan mengubah cara mobil ditenagai, dikendarai, dan terhubung dengan ekosistem di sekitarnya. Sejak tahun 2010, Nissan LEAF telah terjual sebanyak 400.000 unit, dan menjadi kendaraan listrik murni terlaris di dunia. Tahun ini, Nissan telah memperkenalkan kendaraan listrik ini ke Australia, Selandia Baru, Singapura, Korea Selatan, Thailand, Hong Kong, dan Malaysia.
  4. Follow back ya

  5. Kisah tentang mafia yang banyak diangkat oleh industri film Amerika Serikat, Hollywood, membuat kita antara percaya tidak percaya dengan adanya mafia. Meski terdengar layaknya dongeng, jaringan mafiaadalah kenyataan yang benar-benar ada, meskipun mafia di dunia nyata tentu berbeda dengan mafia dalam film-film. Dalam realitanya, mafia yang ada di dunia lebih berfokus pada aksi kriminal yang mendatangkan uang, seperti perdagangan narkoba, perdagangan manusia, ataupun korupsi dan pencucian uang. Tidak seperti yang digambarkan dalam film-film dimana mafia berfokus pada kekerasan semata. Uang menjadi motif besar dibalik kekerasan yang dilakukan oleh organisasi kriminal berbahaya ini. Ternyata, organisasi kriminal pun ada di hampir setiap negara, mulai dari Amerika Serikat hingga Kenya. Penasaran dengan organisasi mafia yang ada di dunia? Berikut 7 organisasi mafia paling berbahaya yang berhasil Yukepo temukan! Yuk, kepo! 1. Yakuza, Jepang Kita pasti pernah mendengar mengenai Yakuza, nama lain dari sebuah organisasi kriminal di Jepang. Yakuza tidak hanya dikenal dengan aksi kriminalnya, namun juga dengan seni tatonya yang indah. Selain itu, Yakuza di Jepang juga memiliki keunikan tersendiri. Semua anggota Yakuza ujung jari kelingkingnya telah dipotong sebagai tanda kesetiaan terhadap bos mereka. 2. 18th Street Gang, Amerika Serikat Organisasi kriminal ini disebut juga dengan “The Children’s Army” karena organisasi ini kerap merekrut anak-anak sebagai anggotanya. 18th Street Gang atau yang juga sering disebut M-18, memiliki basis di Los Angeles, Amerika Serikat. Organisasi ini terlibat dalam kartel narkoba Meksiko dan juga beberapa jaringan kriminal di Amerika Latin. 3. Russian Mafia, Rusia Tidak banyak yang diketahui mengenai mafia Rusia. Namun kabarnya, organisasi kriminal dari Rusia sangat mengerikan. Selain melakukan berbagai bisnis ilegal seperti perdagangan organ manusia, atau jasa pembunuh bayaran, organisasi ini juga kabarnya kerap menggunakan metode kekerasan demi melancarkan bisnis ilegal mereka. 4. Mungiki, Kenya Organisasi kriminal di Kenya ini merupakan organisasi yang paling ditakuti di negaranya. Mungiki kerap melakukan pemerasan kepada masyarakat Kenya yang berada di pinggiran dan menguasai industri taksi di Kenya. Mereka terkenal dengan aksi kekerasannya yang brutal terhadap siapapun yang menghalangi jalannya organisasi kriminal mereka. 5. Rizzuto Family, Kanada Keluarga ini adalah keluarga yang mengatur sindikat kriminal terbesar di Montreal, Kanada. Selain terkenal dengan metode kekerasan yang digunakan oleh keluarga Rizzuto untuk memperlancar bisnisnya, keluarga ini juga memiliki mayoritas perusahaan kontraktor di Montreal. 6. Mara Salvatrucha, Amerika Serikat Mara Salvatrucha, atau yang disingkat dengan MS-13 adalah saingan terbesar dari organisasi 18th Street Gang di Amerika Serikat. Organisasi ini terlibat dalam kartel narkoba Sinaloa dan terkenal dengan kekerasannya. Anggota MS-13 dapat diidentifikasi melalui berbagai tato pada tubuh dan wajah anggotanya dan gerakan tangan rahasia yang menjadi ciri khas organisasi kriminal ini. 7. Albanian Mob, Albania Seperti dalam film Godfather, organisasi kriminal dari Albania ini merupakan organisasi yang berbasis keluarga. Organisasi ini berfokus pada perdagangan ilegal narkoba. Bahkan seorang pemimpin organisasi kriminal ini teridentifikasi sebagai bandar narkoba terbesar di Eropa. Organisasi kriminal memang fenomena yang nyata adanya, meski sulit untuk dirasakan kehadirannya karena mereka beroperasi di balik bayang-bayang. Hmm, kira-kira seperti apa ya organisasi mafia yang ada di Indonesia? Ada yang tahu?
  6. Reza Arab udah hapus channel youtube nya.. Why?

  7. Bayangkan bagaimana orang kaya hidup hari ini, ujar Hal Varian, ekonom utama di Google. Mereka punya supir sendiri. Bankirnya sendiri. Hidupnya serba dilayani dan bagaikan mimpi. Inikah pula yang kamu idamkan? Demikianlah, cara mudah membayangkan membayangkan masa depan menurut Varian: Di masa mendatang, pekerjaan-pekerjaan akan dituntaskan oleh robot. Rutinitas-rutinitas yang menyita waktu dan menyiksa akan diambil alih mereka sementara manusia akan memiliki semakin banyak waktu untuk dihabiskannya sendiri. Perjalanan mereka akan disetiri oleh kendaraan dengan kecerdasan buatan. Setiap orang akan memiliki sistem yang bekerja mengurusi tetek bengek yang menguras waktu dan tenaganya. Masa depan yang menyenangkan? Masa depan yang sudah tak terlalu jauh lagi, Varian percaya. Inovasi sudah terjadi tapi… Persoalannya, inovasi-inovasi teknologi serta pengorganisasian kerja sebenarnya sudah sejak lama memangkas berbagai kewajiban kerja yang kita perlukan. Sejak kapan telepon genggam kita berubah menjadi perkakas serba bisa? Apakah 2005 yakni sejak Blackberry serta Blackberry Messenger diperkenalkan dan memudahkan kebutuhan-kebutuhan komunikasi Anda? Apakah sejak iOS, Android diperkenalkan dan segala ragam aplikasi pengatur hidup tersedia dalam genggaman tangan? Yang pasti, berkatnya Anda kini tidak perlu lagi merepotkan diri mengirim dokumen-dokumen lewat pos.Anda tidak harus lagi mendatangi orang dan bergelut dengan kemacetan ketika detail pekerjaan dapat diterangkan melalui surel, pesan WhatsApp, atau panggilan video. Dan setiap saat, aplikasi-aplikasi, sistem operasi memutakhirkan diri sehingga kebutuhan-kebutuhan kecil—mengunggah foto atau dokumen, katakanlah—semakin tidak perlu Anda pikirkan. Apakah pekerjaan berkomunikasi Anda semakin sedikit, pertanyaannya? Apakah waktu luang Anda semakin banyak? Saya jamin, tidak. Bagi kebanyakan dari kita, tidak. Apa yang terjadi adalah Anda masih mesti menanggapi surel dari atasan atau klien pada pukul tiga dini hari. Boleh jadi, Anda bahkan masih harus bergelut dengan rapat melalui panggilan video pada hari raya Lebaran. Anda seorang desainer? Anda, boleh jadi, pernah bergelut merevisi pekerjaan Anda puluhan kali—menyambangi semua yang diinginkan klien dan bos Anda hanya untuk kembali ke desain pertama yang Anda ajukan. Semua berkat kemudahan berkomunikasi. Potret kerja media daring Bagaimana awalnya kepelikan ini terjadi? Keinginan. Ia, saya rasa, berawal dari keinginan manusia yang bukan saja tak tuntas-tuntas melainkan juga mengada-ada. Pekerjaan, toh, tak pernah sekadar melayani kebutuhan-kebutuhan bertahan hidup belaka sebuah masyarakat. Saya tak tahu bagaimana menerangkannya dengan kalkulasi ekonometri yang teliti. Tetapi, saya dapat menceritakan awal mula wartawan di Indonesia diharuskan menulis lima belas berita per harinya. Awalnya adalah kesuksesan Detik.com yang mengantarkannya menjadi media daring terbesar hingga hari ini. Pada waktu itu, media daring adalah wahana yang benar-benar baru. Belum ada yang benar-benar tahu strategi agar pengunjung secara konsisten terpikat mendatanginya. Detik.com, lantas, mencoba menayangkan sebanyak-banyaknya berita di portalnya. Lebih banyak selalu lebih baik. Lagi pula, berbeda dengan media cetak, media daring sanggup menayangkan berita sebanyak apa pun. Strategi ini berhasil meraup pembaca. Dan, memang, perhitungannya masuk akal. Dengan menayangkan lebih banyak berita, peluang berita mereka dibaca, disebarkan, dan dibicarakan dengan sendirinya akan lebih besar. Akan tetapi, apa yang terjadi selepas standar Detik.com menjadi mantra semua media daring yang ada? Media disesaki pengulangan-pengulangan tak berbobot. Satu cerita yang sama dapat didedah menjadi tiga-empat berita. Berita-berita merupakan jiplakan mentah dari siaran pers. Tentu saja, dengan cara apa lagi seorang awak media dapat menulis lima belas berita dalam sehari kecuali dengan taktik-taktik semacam ini? Keinginan siapa yang dipuaskan dengan berita-berita daring yang demikian? Keinginan pembaca, boleh jadi. Tetapi, bukankah keinginan mereka seharusnya dapat dipuaskan dengan berita secukupnya yang mengena dan merangkum semua informasi yang dibutuhkan? Dan bukankah kalau media daring tak menciptakan sendiri rasa penasaran tidak sehat pembaca dengan berita-berita sepotong dan umpan klik, wartawan tidak harus bekerja bak mesin atau bahkan menulis berita yang lebih bernas? Tak hanya media Saya kira, kepelikan ini kini tak sekadar mencekik para pekerja media. Beberapa editor media daring menetapkan standar wartawannya harus dapat dikontak 24 jam penuh. Bayangkan, 24 JAM PENUH! Peraturan menyesakkan serupa, kendati tak pernah disampaikan secara terbuka, juga menjadi norma yang sebenarnya dipaksakan kepada banyak pekerja di ranah-ranah lainnya. Staf Humas Elon Musk bercerita ia dapat dipanggil bosnya itu pukul tiga pagi hanya karena Sang Bos menemukan kritik sepele terhadap dirinya. Kondisi ini, saya yakin, bukan kondisi yang sulit dipahami pekerja-pekerja di Indonesia. Mereka mesti sudi dikontak atasannya dini hari lantaran Sang Atasan tersulut emosinya oleh satu dan lain hal. Mereka perlu menanggapi dengan ramah, manis, dan menguras kesabaran keluhan-keluhan klien atau penyandang dana ketika baru bangun tidur. Dan, lagi-lagi, sebagaimana kerja para wartawan media daring, kerja yang paling menguras waktu bukanlah kerja yang konkret. Ia adalah kerja-kerja menyusui keinginan yang tak ada habisnya bila seseorang tidak mengeremnya. Teknologi membuka ruang selebar-lebarnya, selentur-lenturnya untuk menagih kerja orang lain kapan pun dan di mana pun, dan relasi kerja yang timpang menyebabkan mereka tidak mungkin menolaknya. "Belum tipes, belum loyal,” katanya. Relasi kerja timpang Hal Varian, dengan demikian, boleh saja memimpikan orang-orang kian dimanjakan seiring tak terelakkannya perkembangan teknologi. Namun, dengan lemahnya posisi pekerja di Indonesia—dan sebenarnya juga di banyak negara lain—ia rentan menjadi mimpi muluk-muluk belaka bagi kebanyakan orang. Inovasi teknologi alih-alih memangkas kerja malah menciptakan kerja, dan alih-alih menghemat waktu kerja malah menyebabkan kerja menjajah waktu senggang kita hingga jengkal terakhirnya. Dengan tersedianya laptop, yang katanya memudahkan hidup banyak orang, toh, apa yang terjadi kalau bukan pekerjaan kini dianggap dapat dituntaskan di mana pun? Dan dengan tersedianya angkutan daring, apa yang terjadi kalau bukan manajemen tidak lagi mempermasalahkan jam pulang pekerjanya? Apa yang bisa kita antisipasi dari perkembangan teknologi menghebohkan selanjutnya, karenanya, kalau bukan ia semakin menyempurnakan eksploitasi pekerja? Mungkin, dengan demikian, teknologi tidak seharusnya semata berkembang dan melangkah maju. Ia juga tidak bisa melaju dengan kacamata kuda. Ia tidak seyogianya terjatuh ke tangan yang salah.
  8. Happy birthday ndral!!!...

  9. Cegukan atau singultus adalah keluarnya suara khas seperti ‘hik’ akibat menutupnya pita suara secara tiba-tiba yang dipicu oleh konstraksi pada diafragma. Diafragma adalah membran otot pemisah rongga dada dan perut yang memiliki peran penting di dalam sistem pernapasan. Cegukan bisa dialami oleh segala kalangan usia, termasuk bayi. Durasi waktu ketika seseorang mengalami cegukan sangat bervariasi, namun kebanyakan hanya beberapa menit. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan diafragma mengalami kontraksi sehingga memicu terjadinya cegukan, di antaranya: 1. Minuman bersoda 2. Minuman panas 3. Minuman beralkohol 4. Makanan pedas 5. Rokok 6. Perut kembung 7. Perubahan suhu yang terjadi tiba-tiba 8. Makan terlalu banyak 9. Makan terlalu cepat 10. Menelan makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin
  10. Sebuah postingan dari selebgram Anya Geraldine bikin miris. Lagi snorkeling saat liburan, ia malah angkat bintang laut untuk foto. Padahal itu nggak boleh! Selebgram Anya Geraldine sedang asyik liburan bersama kekasihnya. Seperti yang diintip detikTravel dari akun Instagramnya, Rabu (16/5/2018) ia mengangkat bintang laut biru untuk berfoto bersama. Ternyata, mengangkat biota laut dari air nggak boleh lho traveler. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UNDIP, Dr Ir Diah Permata Msc. "Itu yang diangkat jenis bintang laut biru Linckia laevigata yang memang banyak dijumpai di area terumbu yang dangkal," ungkap Diah. Diah mengatakan bahwa tindakan mengangkat binatang dan tumbuhan laut adalah hal yang dilarang. "Semua binatang laut atau tumbuhan laut yang sebaiknya tidak diangkat-angkat," ujar Diah. Walaupun mampu untuk bertahan, namun tindakan ini dapat membuat si bintang laut terganggu. "Meski tidak termasuk binatang yang dilindungi namun mengangkat-angkat seperti itu artinya membuat stress si bintang. Ini tentunya berdampak buruk untuk binatangnya," jelas Diah. Dari pengamatan Prof Yamaguchi dari Universitas of Hawaii at Manoa, eksposur terhadap udara yang berlebihan dapat menyebabkan kematian pada bintang laut. Duh, kasian ya... "Ya mungkin tidak sekali diangkat langsung mati. Tapi berkali-kali diangkat maka akan menimbulkan stress berlebihan karena terekspos udara. Dari kondisi tersebut kematian bisa terjadi," tambah Diah. Foto yang diposting oleh Anya Geraldine bisa menularkan kebiasaan yang salah. Hal ini akan dianggap wajar dan diikuti oleh traveler lainnya. Traveler yang mau melakukan aktivitas liburan di laut sebaiknya mencari tahu beberapa hal yang dilarang di laut. Mengangkat bintang laut ke luar air salah satunya ya!
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy