Jump to content

dugelo

Pengguna
  • Jumlah konten

    519
  • Bergabung

  • Terakhir berkunjung

  • Days Won

    22

dugelo last won the day on September 19

dugelo had the most liked content!

Tentang dugelo

  • Rank
    Prajurit Kepala
  • Ulang Tahun 05/03/1993

Informasi Profil

  • Jenis Kelamin
    Male (Laki Laki)
  • Minat
    Main main

Pengunjung Profil Terakhir

25.349 profile views
  1. Kisah tentang mafia yang banyak diangkat oleh industri film Amerika Serikat, Hollywood, membuat kita antara percaya tidak percaya dengan adanya mafia. Meski terdengar layaknya dongeng, jaringan mafiaadalah kenyataan yang benar-benar ada, meskipun mafia di dunia nyata tentu berbeda dengan mafia dalam film-film. Dalam realitanya, mafia yang ada di dunia lebih berfokus pada aksi kriminal yang mendatangkan uang, seperti perdagangan narkoba, perdagangan manusia, ataupun korupsi dan pencucian uang. Tidak seperti yang digambarkan dalam film-film dimana mafia berfokus pada kekerasan semata. Uang menjadi motif besar dibalik kekerasan yang dilakukan oleh organisasi kriminal berbahaya ini. Ternyata, organisasi kriminal pun ada di hampir setiap negara, mulai dari Amerika Serikat hingga Kenya. Penasaran dengan organisasi mafia yang ada di dunia? Berikut 7 organisasi mafia paling berbahaya yang berhasil Yukepo temukan! Yuk, kepo! 1. Yakuza, Jepang Kita pasti pernah mendengar mengenai Yakuza, nama lain dari sebuah organisasi kriminal di Jepang. Yakuza tidak hanya dikenal dengan aksi kriminalnya, namun juga dengan seni tatonya yang indah. Selain itu, Yakuza di Jepang juga memiliki keunikan tersendiri. Semua anggota Yakuza ujung jari kelingkingnya telah dipotong sebagai tanda kesetiaan terhadap bos mereka. 2. 18th Street Gang, Amerika Serikat Organisasi kriminal ini disebut juga dengan “The Children’s Army” karena organisasi ini kerap merekrut anak-anak sebagai anggotanya. 18th Street Gang atau yang juga sering disebut M-18, memiliki basis di Los Angeles, Amerika Serikat. Organisasi ini terlibat dalam kartel narkoba Meksiko dan juga beberapa jaringan kriminal di Amerika Latin. 3. Russian Mafia, Rusia Tidak banyak yang diketahui mengenai mafia Rusia. Namun kabarnya, organisasi kriminal dari Rusia sangat mengerikan. Selain melakukan berbagai bisnis ilegal seperti perdagangan organ manusia, atau jasa pembunuh bayaran, organisasi ini juga kabarnya kerap menggunakan metode kekerasan demi melancarkan bisnis ilegal mereka. 4. Mungiki, Kenya Organisasi kriminal di Kenya ini merupakan organisasi yang paling ditakuti di negaranya. Mungiki kerap melakukan pemerasan kepada masyarakat Kenya yang berada di pinggiran dan menguasai industri taksi di Kenya. Mereka terkenal dengan aksi kekerasannya yang brutal terhadap siapapun yang menghalangi jalannya organisasi kriminal mereka. 5. Rizzuto Family, Kanada Keluarga ini adalah keluarga yang mengatur sindikat kriminal terbesar di Montreal, Kanada. Selain terkenal dengan metode kekerasan yang digunakan oleh keluarga Rizzuto untuk memperlancar bisnisnya, keluarga ini juga memiliki mayoritas perusahaan kontraktor di Montreal. 6. Mara Salvatrucha, Amerika Serikat Mara Salvatrucha, atau yang disingkat dengan MS-13 adalah saingan terbesar dari organisasi 18th Street Gang di Amerika Serikat. Organisasi ini terlibat dalam kartel narkoba Sinaloa dan terkenal dengan kekerasannya. Anggota MS-13 dapat diidentifikasi melalui berbagai tato pada tubuh dan wajah anggotanya dan gerakan tangan rahasia yang menjadi ciri khas organisasi kriminal ini. 7. Albanian Mob, Albania Seperti dalam film Godfather, organisasi kriminal dari Albania ini merupakan organisasi yang berbasis keluarga. Organisasi ini berfokus pada perdagangan ilegal narkoba. Bahkan seorang pemimpin organisasi kriminal ini teridentifikasi sebagai bandar narkoba terbesar di Eropa. Organisasi kriminal memang fenomena yang nyata adanya, meski sulit untuk dirasakan kehadirannya karena mereka beroperasi di balik bayang-bayang. Hmm, kira-kira seperti apa ya organisasi mafia yang ada di Indonesia? Ada yang tahu?
  2. dugelo

    Kekejaman CIA

    busyeeeh
  3. Reza Arab udah hapus channel youtube nya.. Why?

  4. Bayangkan bagaimana orang kaya hidup hari ini, ujar Hal Varian, ekonom utama di Google. Mereka punya supir sendiri. Bankirnya sendiri. Hidupnya serba dilayani dan bagaikan mimpi. Inikah pula yang kamu idamkan? Demikianlah, cara mudah membayangkan membayangkan masa depan menurut Varian: Di masa mendatang, pekerjaan-pekerjaan akan dituntaskan oleh robot. Rutinitas-rutinitas yang menyita waktu dan menyiksa akan diambil alih mereka sementara manusia akan memiliki semakin banyak waktu untuk dihabiskannya sendiri. Perjalanan mereka akan disetiri oleh kendaraan dengan kecerdasan buatan. Setiap orang akan memiliki sistem yang bekerja mengurusi tetek bengek yang menguras waktu dan tenaganya. Masa depan yang menyenangkan? Masa depan yang sudah tak terlalu jauh lagi, Varian percaya. Inovasi sudah terjadi tapi… Persoalannya, inovasi-inovasi teknologi serta pengorganisasian kerja sebenarnya sudah sejak lama memangkas berbagai kewajiban kerja yang kita perlukan. Sejak kapan telepon genggam kita berubah menjadi perkakas serba bisa? Apakah 2005 yakni sejak Blackberry serta Blackberry Messenger diperkenalkan dan memudahkan kebutuhan-kebutuhan komunikasi Anda? Apakah sejak iOS, Android diperkenalkan dan segala ragam aplikasi pengatur hidup tersedia dalam genggaman tangan? Yang pasti, berkatnya Anda kini tidak perlu lagi merepotkan diri mengirim dokumen-dokumen lewat pos.Anda tidak harus lagi mendatangi orang dan bergelut dengan kemacetan ketika detail pekerjaan dapat diterangkan melalui surel, pesan WhatsApp, atau panggilan video. Dan setiap saat, aplikasi-aplikasi, sistem operasi memutakhirkan diri sehingga kebutuhan-kebutuhan kecil—mengunggah foto atau dokumen, katakanlah—semakin tidak perlu Anda pikirkan. Apakah pekerjaan berkomunikasi Anda semakin sedikit, pertanyaannya? Apakah waktu luang Anda semakin banyak? Saya jamin, tidak. Bagi kebanyakan dari kita, tidak. Apa yang terjadi adalah Anda masih mesti menanggapi surel dari atasan atau klien pada pukul tiga dini hari. Boleh jadi, Anda bahkan masih harus bergelut dengan rapat melalui panggilan video pada hari raya Lebaran. Anda seorang desainer? Anda, boleh jadi, pernah bergelut merevisi pekerjaan Anda puluhan kali—menyambangi semua yang diinginkan klien dan bos Anda hanya untuk kembali ke desain pertama yang Anda ajukan. Semua berkat kemudahan berkomunikasi. Potret kerja media daring Bagaimana awalnya kepelikan ini terjadi? Keinginan. Ia, saya rasa, berawal dari keinginan manusia yang bukan saja tak tuntas-tuntas melainkan juga mengada-ada. Pekerjaan, toh, tak pernah sekadar melayani kebutuhan-kebutuhan bertahan hidup belaka sebuah masyarakat. Saya tak tahu bagaimana menerangkannya dengan kalkulasi ekonometri yang teliti. Tetapi, saya dapat menceritakan awal mula wartawan di Indonesia diharuskan menulis lima belas berita per harinya. Awalnya adalah kesuksesan Detik.com yang mengantarkannya menjadi media daring terbesar hingga hari ini. Pada waktu itu, media daring adalah wahana yang benar-benar baru. Belum ada yang benar-benar tahu strategi agar pengunjung secara konsisten terpikat mendatanginya. Detik.com, lantas, mencoba menayangkan sebanyak-banyaknya berita di portalnya. Lebih banyak selalu lebih baik. Lagi pula, berbeda dengan media cetak, media daring sanggup menayangkan berita sebanyak apa pun. Strategi ini berhasil meraup pembaca. Dan, memang, perhitungannya masuk akal. Dengan menayangkan lebih banyak berita, peluang berita mereka dibaca, disebarkan, dan dibicarakan dengan sendirinya akan lebih besar. Akan tetapi, apa yang terjadi selepas standar Detik.com menjadi mantra semua media daring yang ada? Media disesaki pengulangan-pengulangan tak berbobot. Satu cerita yang sama dapat didedah menjadi tiga-empat berita. Berita-berita merupakan jiplakan mentah dari siaran pers. Tentu saja, dengan cara apa lagi seorang awak media dapat menulis lima belas berita dalam sehari kecuali dengan taktik-taktik semacam ini? Keinginan siapa yang dipuaskan dengan berita-berita daring yang demikian? Keinginan pembaca, boleh jadi. Tetapi, bukankah keinginan mereka seharusnya dapat dipuaskan dengan berita secukupnya yang mengena dan merangkum semua informasi yang dibutuhkan? Dan bukankah kalau media daring tak menciptakan sendiri rasa penasaran tidak sehat pembaca dengan berita-berita sepotong dan umpan klik, wartawan tidak harus bekerja bak mesin atau bahkan menulis berita yang lebih bernas? Tak hanya media Saya kira, kepelikan ini kini tak sekadar mencekik para pekerja media. Beberapa editor media daring menetapkan standar wartawannya harus dapat dikontak 24 jam penuh. Bayangkan, 24 JAM PENUH! Peraturan menyesakkan serupa, kendati tak pernah disampaikan secara terbuka, juga menjadi norma yang sebenarnya dipaksakan kepada banyak pekerja di ranah-ranah lainnya. Staf Humas Elon Musk bercerita ia dapat dipanggil bosnya itu pukul tiga pagi hanya karena Sang Bos menemukan kritik sepele terhadap dirinya. Kondisi ini, saya yakin, bukan kondisi yang sulit dipahami pekerja-pekerja di Indonesia. Mereka mesti sudi dikontak atasannya dini hari lantaran Sang Atasan tersulut emosinya oleh satu dan lain hal. Mereka perlu menanggapi dengan ramah, manis, dan menguras kesabaran keluhan-keluhan klien atau penyandang dana ketika baru bangun tidur. Dan, lagi-lagi, sebagaimana kerja para wartawan media daring, kerja yang paling menguras waktu bukanlah kerja yang konkret. Ia adalah kerja-kerja menyusui keinginan yang tak ada habisnya bila seseorang tidak mengeremnya. Teknologi membuka ruang selebar-lebarnya, selentur-lenturnya untuk menagih kerja orang lain kapan pun dan di mana pun, dan relasi kerja yang timpang menyebabkan mereka tidak mungkin menolaknya. "Belum tipes, belum loyal,” katanya. Relasi kerja timpang Hal Varian, dengan demikian, boleh saja memimpikan orang-orang kian dimanjakan seiring tak terelakkannya perkembangan teknologi. Namun, dengan lemahnya posisi pekerja di Indonesia—dan sebenarnya juga di banyak negara lain—ia rentan menjadi mimpi muluk-muluk belaka bagi kebanyakan orang. Inovasi teknologi alih-alih memangkas kerja malah menciptakan kerja, dan alih-alih menghemat waktu kerja malah menyebabkan kerja menjajah waktu senggang kita hingga jengkal terakhirnya. Dengan tersedianya laptop, yang katanya memudahkan hidup banyak orang, toh, apa yang terjadi kalau bukan pekerjaan kini dianggap dapat dituntaskan di mana pun? Dan dengan tersedianya angkutan daring, apa yang terjadi kalau bukan manajemen tidak lagi mempermasalahkan jam pulang pekerjanya? Apa yang bisa kita antisipasi dari perkembangan teknologi menghebohkan selanjutnya, karenanya, kalau bukan ia semakin menyempurnakan eksploitasi pekerja? Mungkin, dengan demikian, teknologi tidak seharusnya semata berkembang dan melangkah maju. Ia juga tidak bisa melaju dengan kacamata kuda. Ia tidak seyogianya terjatuh ke tangan yang salah.
  5. Happy birthday ndral!!!...

  6. dugelo

    Kenapa orang bisa cegukan?

    Cegukan atau singultus adalah keluarnya suara khas seperti ‘hik’ akibat menutupnya pita suara secara tiba-tiba yang dipicu oleh konstraksi pada diafragma. Diafragma adalah membran otot pemisah rongga dada dan perut yang memiliki peran penting di dalam sistem pernapasan. Cegukan bisa dialami oleh segala kalangan usia, termasuk bayi. Durasi waktu ketika seseorang mengalami cegukan sangat bervariasi, namun kebanyakan hanya beberapa menit. Ada beberapa hal yang dapat menyebabkan diafragma mengalami kontraksi sehingga memicu terjadinya cegukan, di antaranya: 1. Minuman bersoda 2. Minuman panas 3. Minuman beralkohol 4. Makanan pedas 5. Rokok 6. Perut kembung 7. Perubahan suhu yang terjadi tiba-tiba 8. Makan terlalu banyak 9. Makan terlalu cepat 10. Menelan makanan yang terlalu panas atau terlalu dingin
  7. Thank youuuu tips and triknya
  8. dugelo

    Adidas Buat Sepatu dari Sampah Laut

    Gw baru tau ndral
  9. Sebuah postingan dari selebgram Anya Geraldine bikin miris. Lagi snorkeling saat liburan, ia malah angkat bintang laut untuk foto. Padahal itu nggak boleh! Selebgram Anya Geraldine sedang asyik liburan bersama kekasihnya. Seperti yang diintip detikTravel dari akun Instagramnya, Rabu (16/5/2018) ia mengangkat bintang laut biru untuk berfoto bersama. Ternyata, mengangkat biota laut dari air nggak boleh lho traveler. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) UNDIP, Dr Ir Diah Permata Msc. "Itu yang diangkat jenis bintang laut biru Linckia laevigata yang memang banyak dijumpai di area terumbu yang dangkal," ungkap Diah. Diah mengatakan bahwa tindakan mengangkat binatang dan tumbuhan laut adalah hal yang dilarang. "Semua binatang laut atau tumbuhan laut yang sebaiknya tidak diangkat-angkat," ujar Diah. Walaupun mampu untuk bertahan, namun tindakan ini dapat membuat si bintang laut terganggu. "Meski tidak termasuk binatang yang dilindungi namun mengangkat-angkat seperti itu artinya membuat stress si bintang. Ini tentunya berdampak buruk untuk binatangnya," jelas Diah. Dari pengamatan Prof Yamaguchi dari Universitas of Hawaii at Manoa, eksposur terhadap udara yang berlebihan dapat menyebabkan kematian pada bintang laut. Duh, kasian ya... "Ya mungkin tidak sekali diangkat langsung mati. Tapi berkali-kali diangkat maka akan menimbulkan stress berlebihan karena terekspos udara. Dari kondisi tersebut kematian bisa terjadi," tambah Diah. Foto yang diposting oleh Anya Geraldine bisa menularkan kebiasaan yang salah. Hal ini akan dianggap wajar dan diikuti oleh traveler lainnya. Traveler yang mau melakukan aktivitas liburan di laut sebaiknya mencari tahu beberapa hal yang dilarang di laut. Mengangkat bintang laut ke luar air salah satunya ya!
  10. dugelo

    This is my coffee

    Sruput min
  11. dugelo

    Kenapa cowok gak peka?

    Biasa nya org gak peka karena bisa karena kepribadian atau bisa juga karena kurang care.
  12. dugelo

    Trik Mencegah Retasan

    Jangan Gunakan Internet Cara paling gampang adalah jangan gunakan internet. Tapi cara ini juga paling sulit dilakukan. Pasalnya setiap orang di dunia modern pasti memiliki perangkat yang selalu terhubung ke internet, baik itu komputer, smartphone, tablet atau peralatan rumah tangga sehari-hari. Cek Koneksi Internet Alternativnya, cek semua peralatan yang terkoneksi ke internet. Banyak peralatan di rumah, tanpa sepengetahuan kita terus melakukan pertukaran data dengan pabrik pembuatnya. Atau yang lebih jahat, ada komponen yang sengaja dipasang untuk mengirim data. Cek lewat Shodan.io, perangkat mana yang terhubung dengan internet dan bagaimana cara melindunginya. Gunakan Password Dengan menggunakan password atau teknik sandi lainnya, pengguna internet bisa mengatur arus data yang mereka unduh atau unggah. Biasanya fitur pada perangkat pintar memiliki opsi untuk pengaturan keamanan transfer data. Dengan memasang opsi ini, Anda yang mengatur transfer data, dan bukan perangkat yang kita miliki. Pakai Jejaring Aman Di negara maju memiliki jaringan WiFi di rumah sudah merupakan hal lazim. Disarankan lindungi WLAN dengan password dan sandi yang cukup aman. Jika menggunakan WiFi terbuka atau Hotspot, usahakan menggunakan jejaring yang memasang fitur keamanan. Update Teratur Bukan hanya keamanan jaringan internet, juga sistem operasi perangkat yang Anda miliki harus aman. Produsen yang peduli, selalu melakukan update software yang mereka pasang di perangkatnya secara teratur. Menurut Vault-7 peretas CIA diketahui menyerang celah keamanan pada sistem operasi Apple yang tidak diupdate. Tutup Kamera dan Mikrofon Perangkat canggih yang Anda miliki biasanya dipasangi fitur kamera dan mikrofon untuk komunikasi digital. Jika Anda tidak mau kehidupan probadi dimata-matai, tutup kamera dan mikrofon itu dengan lakban. Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg juga melakukan tindakan pengaman ini. Mottonya: perusahaan sehebat dan seaman Facebook saja, merasa was-was dengan serangan peretas sekelas Vault-7. Unduh App Aman App adalah alat bantu utama pada smartphone. Pastikan Anda mengunduh app yang aman yang tidak menghimpun dan mengirim data dari perangkat Anda ke pihak ketiga. Walau cukup banyak aplikasi yang aman, peretas juga lebih pintar, dengan mencoba menyadap informasi saat ditulis, sebelum disandi oleh app aman. as/yf(dari berbagai sumber)
  13. Facebook dan Twitter menghapus ratusan akun fake news yang diyakini terkait dengan Rusia dan Iran. Akun-akun itu menyebarkan kampanye disinformasi untuk memengaruhi pemilu AS. Facebook mengumumkan hari Selasa (21/8) telah menghapus sekitar 650 laman, grup dan akun setelah menemukan tanda-tanda perilaku pengguna yang tidak autentik di FB dan Instagram. Perusahaan media sosial itu mengatakan, beberapa akun diidentifikasi sebagai bagian dari dinas intelijen militer Rusia, sementara sejumlah kegiatan mencurigakan lain berasal dari Iran. "Rusia dan Iran menggunakan taktik yang sama ketika datang untuk menciptakan jaringan akun menyesatkan, kata CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg. Dia menambahkan, "perusahaannya bekerja sama dengan penegak hukum AS dalam penyelidikan." Juga Twitter mengatakan telah memblokir 284 akun, sebagian besar berasal dari Iran, karena telah mencoba melakukan "manipulasi terkoordinasi". Ancaman dunia maya Sebelumnya, perusahaan FireEye yang bergerak di bidang keamanan internet mengatakan, mereka memberikan tip pada Facebook dan Twitter tentang adanya upaya Iran, yang dimulai dalam beberapa tahun terakhir dan berlanjut hingga bulan ini. "Penting untuk dicatat bahwa aktivitas itu tampaknya tidak dirancang secara spesifik untuk memengaruhi pemilu AS, karena kegiatannya meluas jauh melampaui publik dan politik di AS," kata FireEye. Tapi FireEye memperingatkan, kemungkinan lainnya tidak tertutup. Facebook menyatakan, salah satu kelompok yang ditargetkan dalam pembersihan itu adalah "Liberty Front Press," yang telah punya sekitar 155.000 follower di Facebook dan Instagram. Kelompok tersebut dilaporkan terkait dengan media pemerintah Iran, jika ditelusuri dari pendaftaran situs web, alamat IP dan akun administratornya. Menurut FireEye, konten dari Iran terutama berusaha mempromosikan propaganda Iran "dengan tema-tema anti Arab Saudi, anti Israel dan pro Palestina." Facebook dan Twitter secara signifikan meningkatkan pengawasan platform mereka - terutama menjelang pemilihan paruh waktu di AS bulan November mendatang.
  14. Arab Saudi Sejak 2015 silam Kementerian Agama Islam di Arab Saudi melarang masjid menggunakan pengeras suara di bagian luar, kecuali untuk adzan, sholat Jumat, sholat Idul Fitri & Adha, serta sholat minta hujan. Kebijakan ini diambil menyusul maraknya keluhan warga ihwal volume pengeras suara yang terlalu besar. Arab News melaporkan tahun lalu masjid-masjid diperintahkan mencabut toa dari menara. Mesir Keputusan pemerintah Mesir melarang pengeras suara masjid digunakan untuk selain adzan juga didukung oleh Universitas al-Azhar. Larangan ini terutama mulai diawasi sejak bulan Ramadan 2018 lalu. Al-Azhar mengatakan, pengeras suara bisa mengganggu pasien di rumah sakit atau manula dan sebabnya bertentangan ajaran Islam. Bahrain Belum lama ini Kementerian Agama Islam di Bahrain memperpanjang larangan penggunaan pengeras suara di masjid selain untuk adzan. Lantaran banyak keluhan, pemerintah juga meminta masjid menurunkan volume pengeras suara. "Islam adalah soal toleransi, bukan mempersulit kehidupan orang lain dengan mengganggu lewat pengeras suara," kata Abdallah al-Moaily, seorang pejabat lokal kepada GulfInsider. Malaysia Di Malaysia aturan ihwal pengeras suara masjid bergantung pada negara bagian masing-masing. Penang, Perlis dan Selangor termasuk negara bagian yang melarang pengeras suara digunakan selain untuk adzan. Dalam fatwanya mufti Perlis, Datuk Asri Zainul Abidin, menegaskan larangan tersebut sudah sesuai dengan ajaran nabi Muhammad S.A.W untuk tidak mengganggu ketertiban umum. Uni Emirat Arab Pemerintah setempat tidak menerbitkan ketentuan khusus mengenai pengeras suara masjid. Namun penduduk didorong untuk menyampaikan keluhan jika volume pengeras suara terlalu tinggi. UAE menggariskan suara adzan tidak boleh melebihi batas 85 desibel di kawasan pemukiman agar tidak mengganggu aktivitas warga setempat. Indonesia Kementerian agama tidak membatasi volume pengeras suara masjid, melainkan hanya mengatur penggunaan toa untuk keperluan ibadah. Dalam instruksi Direktur Jendral Bimbingan Masyarakat Islam, masjid diperkenankan menggunakan pengeras suara untuk adzan dan pembacaan ayat Al-Quran maksimal 15 menit sebelum waktu sholat. Selama sholat masjid hanya boleh menggunakan pengeras suara di bagian dalam. India Pemerintah mengawasi penggunaan pengeras suara yang tak berizin di masjid-masjid. Aturan nasional antara lain membatasi volume pengeras suara di ruang publik menjadi maksimal 10 desibel di atas volume derau di sekitar atau 5dB di atas volume bunyi-bunyian di ruang pribadi. Aturan yang juga didukung ulama Islam India ini diterbitkan untuk menjamin ketertiban umum. (rzn/hp: dari berbagai sumber)
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi