Jump to content

jokers

Premium Account
  • Content Count

    76
  • Joined

  • Last visited

7 Followers

About jokers

  • Rank
    Magang
  • Birthday 07/07/1991

Profile Information

  • Gender
    Male

Recent Profile Visitors

4,989 profile views
  1. Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya TNI Yudo Margono mengimbau para nelayan Natuna untuk tidak cemas atas keberadaan kapal ikan asing dan Coast Goard China. "Tetap melaut saja, di sini kan ada kapal perang, bisa infokan kepada kami," kata dia, melansir Antara, Jumat, 4 Januari 2020. Yudo meminta nelayan untuk menjadi mata dan telinga aparat keamanan, khususnya Angkatan Laut. "Mungkin dengan kondisi laut kita yang luas, itu tidak bisa dijangkau oleh KRI kita saat ini, kan jumlahnya terbatas," ungkapnya. Ia juga meyakinkan masyarakat dan nelayan untuk terus berkoordinasi dengan TNI maupun Bakamla yang berada di laut Natuna. "Tidak usah resah, karena jauh di 130 mil, nelayan kita kecil-kecil, tidak sampai di sana," jelas Yudo. Pangkogabwilhan I berharap nelayan Natuna bisa mendominasi di area tangkap yang selalu menjadi sengketa pihak asing. "Saya justru berharap, nelayan kita bisa melaut hingga ZEE sana, karena akan semakin menegaskan ini lo, laut kami, kami berhak menangkap ikan di sini," kata dia. Terkait adanya gangguan, nelayan Indonesia diusir oleh kapal asing, menurutnya sampai saat ini belum ada laporan secara resmi masuk ke TNI. "Namun justru kita yang mengusir mereka, jadi nelayan kita jangan takut," tegasnya. Ketua Nelayan Lubuk Lumbang, Kelurahan Bandarsyah, Herman, sebelumnya menyebut sebagian nelayan merasa khawatir, karena mereka beranggapan akan ada ancaman di laut. "Saya memaklumi itu, bisa saja kapal asing dendam sama nelayan saya, namun jangan khawatir, saya terus berkoordinasi dengan aparat kita kok, aman itu," ujarnya, Rabu, 1 Januari 2020. Ia membenarkan berita tentang nelayan yang diusir kapal asing saat sedang memancing. "Nelayan saya kalau di laut tidak berani tidur, jika pun sedang istirahat, mereka harus bergantian, kalau tidak kami bisa ketabrak," kata Herman. Ia berharap kapal pengawas Indonesia hadir mengawasi nelayan Natuna seperti yang dilakukan kapal pengawas negara asing terhadap nelayan mereka. "Kalau coast guard mereka melakukan itu, kenapa kita tidak? kita lakukan hal yang sama agar nelayan kami juga aman melaut," jelasnya.
  2. Lebih dari tiga ribu orang menandantangani petisi yang dimuat di situs change.org agar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membatalkan gelaran Formula E 2020. Petisi ini dibuat seiring banyaknya kritik terkait balapan mobil listrik yang akan berlangsung di Jakarta. Ajang Formula E dianggap memakan biaya besar sementara saat ini Jakarta tengah mengalami banjir parah. Ada pula pihak yang menyebut anggaran penanganan banjir 2020 dikurangi karena akan digunakan untuk gelaran Formula E. Isu yang langsung dibantah oleh Anies. "Itu bukan hanya tidak benar tapi mengarang. Jadi saya enggak mau komentar," ujar Anies saat ditemui di rusun Rawa Buaya, Jakarta Barat, Jumat (3/1). Petisi tersebut dibuat sejak Jumat (3/1) oleh akun Irawan Endro Prasetyo. Petisi itu meminta dibatalkannya ajang balapan Formula E 2020. Sebelumnya netizen ramai-ramai menyerang rencana gelaran Formula E yang akan berlangsung pada Juni mendatang. Hujatan tersebut masuk trending topic di Twitter dengan tanda pagar #shameOnyouFormulaEJakarta. Sejumlah netizen menilai anggaran besar yang akan dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyakiti perasaan warga Jakarta setelah banjir melanda ibu kota pada 1 Januari 2020. "Event kalian sangat merugikan banyak orang," demikian tulis salah satu netizen di Twitter sembari melakukan mention ke akun @FIAFormulaE dalam tagar #shameOnyouFormulaEJakarta. Ada juga yang menyinggung kebijakan Anies memotong anggaran antisipasi banjir Jakarta karena anggaran besar yang akan dikeluarkan untuk Formula E. "Tidak layak gelar Formula E di Jakarta. Banyak korban yang meninggal karena banjir tahun baru 2020 di Jakarta," tulis salah satu akun Twitter. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajukan usulan anggaran untuk menyelenggarakan Formula E mencapai Rp1,3 triliun. Sebesar Rp360 miliar untuk commitment fee dan Rp934 miliar untuk biaya penyelenggaraan. PT Jakarta Propertindo (Jakpro), pihak yang berperan sebagai pembangun infrastruktur Formula E Jakarta, juga sebelumnya menyampaikan biaya yang dibutuhkan membangun infrastruktur Rp300 miliar hingga Rp350 miliar.
  3. Seorang pria yang dituduh terlibat dalam sebuah kasus pembunuhan, dinyatakan bebas setelah menjalani hukuman penjara selama 45 tahun. Keputusan tersebut disampaikan oleh Pengadilan Kota Detroit, Amerika Serikat (AS), pada Rabu, 28 Maret 2018, dan dinyatakan tidak akan ada penyidikan lanjutan terhadapnya. Selain membuatnya bebas dari hukuman penjara, keputusan tersebut juga memberinya hak mendapat ganti rugi materi dari otoritas hukum setempat atas perkara salah tangkap. Pria yang bernama Richard Phillips (71) itu mengatakan: "Keadilan memang bekerja, tapi tidak secepat yang saya harapkan." Jaksa wilayah Wayne County, Kym Worthy, mengatakan penyelidikan baru oleh kantornya, mendukung klaim bahwa Phillips tidak memiliki peran dalam kasus penembakan fatal pada 1971 silam. Dia mengatakan seorang saksi kunci berbohong, menjadikan Phillips kambing hitam di persidangan yang digelar setahun setelahnya, sehingga membuatnya terpaksa mendekam di penjara. "Tidak ada yang bisa saya katakan untuk mengembalikan 40 tahun hidupnya," kata Worthy. Kasus ini dibuka kembali atas desakan Klinik Kejujuran di Sekolah Hukum Universitas Michigan, setelah seorang terdakwa -- yang turut menjalani sidang hukum serupa -- mengatakan kepada dewan pembebasan bersyarat negara pada Kepolisian AS, bahwa Phillips tidak terlibat dalam pembunuhan Gregory Harris.
  4. yang penting ada niat big data di indo bakal bisa berjalan
  5. dari dulu slalu ditutupin amerika, dalangnya memang dia doang
  6. Dashboardnya mantaaap. Elegan kesannya
  7. Ada ada aja penyakit ini ya Ada ada aja penyakit ini ya
  8. Ahli forensik Rumah Sakit (RS) Polri, Kramat Jati, Slamet Purnomo mengungkapkan sebanyak 0,2 miligram per liter zat sianida terdapat dalam lambung mendiang Wayan Mirna salihin. Akan hal itu, ia yakin bahwa zat itulah yang menyebabkan Mirna meregang nyawa. Menanggapi hal tersebut, Kuasa Hukum Jessica, Otto Hasibuan menganggap bisa saja sianida yang ada di dalam lambung Mirna bukan dari es kopi Vietnam, melainkan dari buah apel yang diminumnya di pagi hari. "Bisa jadi 0,2 miligram sianida yang ada di dalam lambung Mirna itu bukan dari kopi, tapi dari apel. Karena dalam BAP Arief (suami Mirna) menyebutkan Mirna konsumsi apel pagi harinya," kata Otto. Pernyataan Otto tersebut senada dengan Hakim Ketua Kisworo yang menanyakan ke ahli bahwa apakah ada sianida yang terkandung secara alami. "Apakah ada sianida alami?," tanya Kisworo kepada ahli forensik, Slamet. Slamet pun menjawab bahwa sianida alami memang ada, seperti di rokok, singkong dan buah apel. Namun jumlahnya hanya sedikit sekali. "Iya ada. Di rokok itu ada sianida, tapi jumlahnya sedikit dan kalau masuk ke tubuh ada di dalam darah bukan lambung, singkong dan buah apel juga, tapi dosisnya sedikit, yang saya tahu enggak sampai 2 1/2 miligram per berat badan," ujarnya. Sehingga jika kita mengkonsumsinya, ujar Slamet, tak akan menyebabkan mati seperti sianida yang dikonsumsi Mirna. "Biasanya kalau ada keracunan, paling mengalami kelumpuhan bukan mati, atau gejala lain seperti muntah-muntah, pusing. Tapi kalau keracunan seperti itu, biasanya itu dialami mereka yang bekerja di bidang tambang," tutupnya.
  9. ora harus dibunuh juga kali
  10. panasnya udeh kayak dineraka

×
×
  • Create New...