Jump to content

Hernawan

Member
  • Content Count

    85
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    2

Everything posted by Hernawan

  1. Jenazah Ani Yudhoyono akan diterbangkan malam ini, Sabtu (1/6) ke Tanah Air melalui Bandar Udara Halim Perdanakusumah, Jakarta Timur. Dijadwalkan, jenazah tiba pada pukul 20.30 WIB. Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan melalui akun Twitter-nya @hincapandjaitanmenginformasikan, jenazah diterbangkan pukul 19.30 waktu Singapura menggunakan Pesawat C-130 Hercules. "Kita kehilangan sosok wanita serta seorang ibu yg menginspirasi negeri ini. Selamat jalan ibu Ani Yudhoyono. Keluarga besar @PDemokrat serta bangsa ini begitu berduka. Malam ini beliau diterbangkan ke Tanah air untuk dilaksanakan pemakaman pada 2 Juni 2019. #SelamatJalanBuAni," tulis Hinca. Kepala Dinas Penerangan TNI AU Marsekal Pertama, Fajar Adiyanto, membenarkan hal tersebut. "Memang ada perubahan. Awalnya besok pagi tapi rupanya dimajukan dan malam ini sekitar pukul 20.30 WIB akan tiba di Halim selanjutnya ada upacara penerimaan secara militer sekitar 15 menit sebelum diberangkatkan ke Cikeas," kata Fajar.
  2. Renyah, garing, dan asin, stik keju merupakan salah satu camilan yang bisa kamu sajikan saat Lebaran tiba. Dengan bahan yang sederhana, proses bikinnya pun nggak ribet. Mau coba bikin? Keju menjadi bahan makanan yang sering digunakan saat membuat kue. Selain menjadi topping atau isian, keju juga kerap menjadi campuran untuk menghasilkan rasa asin yang gurih. Buat penggemar bahan makanan ini, kamu bisa mengolahnya menjadi salah satu camilan yang gurih, lo, yakni stik keju. Cara bikinnya gampang, kok. Cekidot! Bahan: 200 gram tepung terigu 75 gram tepung tapioka 65 gram keju, parut 30 gram margarin lada bubuk dan garam secukupnya kaldu bubuk secukupnya 1 butir telur, kocok lepas 100 mililiter air es (sesuaikan dengan kondisi kelembaban tepung) Cara Membuat: Campur tepung terigu, tepung tapioka, keju, margarin hingga merata, lalu masukkan telur kocok dan aduk kembali. Beri air es sedikit demi sedikit dan uleni dengan tangan. Pastikan terksturnya nggak kelembekan supaya nggak susah dipotong. Bersihkan meja yang akan dipakai untuk mencetak adonan, taburi dengan tepung kanji supaya nggak lengket. Ambil sedikit adonan, lalu gilas tipis sampai bentuknya menjadi persegi. Potong tipis-tipis. Jika adonan sudah habis, goreng potongan-potongan tersebut hingga kering, lalu tiriskan. Gampang, kan? Dengan rasa asin yang renyah, ngemilmu di hari raya jadi makin ramai nih. Kalau sudah matang, simpan dalam toples tertutup rapat supaya nggak melempem ya.
  3. Kecapekan berat

  4. Bakal calon Presiden Amerika Serikat dari Partai Republik Donald Trump ingin Apple 'pulang kampung' dalam hal memproduksi semua perangkat yang dibuat oleh perusahaan raksasa teknologi itu. Dalam kampanyenya di Liberty University, Virginia, Trump kembali melemparkan ide kontroversial. Dia bilang bahwa dengan menarik kembali produksi Apple ke Amerika Serikat maka bisa menciptakan banyak lapangan kerja di Negara Paman Sam. Ketimbang memproduksi iPhone di China dan negara asia lainnya, mengapa tak menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan menarik produksi di negara sendiri. Seperti diketahui, Apple memang dikenal sebagai perusahaan yang mendesain produk dan kemudian 'melemparnya' ke beberapa mitra manufaktur, salah satunya adalah Foxconn. Banyak menduga, pilihan Apple untuk merakit ponsel dan produk lainnya di China karena pertimbangan biaya produksi yang jauh lebih murah, namun masih sesuai dengan yang diharapkan. Namun Tim Cook, CEO Apple, mengatakan dalam sebuah wawancara di Desember 2015 bahwa perusahaan memilih untuk memproduksi produknya di China, bukan hanya untuk biaya tenaga kerja lebih murah. China memiliki, ia mencontohkan, industri manufaktur di China sangat terampil dan menjadikannya seperti pusat sektor barang manufaktur. Untuk melaksanakan idenya, Trump harus membuat kebijakan dan peraturan yang akan pada dasarnya, mengubah perdagangan yang ada dan sistem ekonomi, yang juga akan berdampak pada perekonomian global.
  5. Perangkat jam tangan pintar Apple Watch diprediksi akan semakin berkurang daya tariknya. Hal ini diramalkan berdasarkan jumlah pengiriman Watch yang bakal turun 25 persen jika dibandingkan tahun 2015. Analis dari KGI Securities yang terkenal akurat dalam prediksi perangkat Apple Ming-Chi Kuo menyatakan bahwa perangkat wearable Watch akan mengalami penurunan jumlah pengiriman unit. Watch telah terjual sekitar 10,6 juta unit dalam kurun waktu delapan bulan tahun lalu, namun Kuo mengatakan pengiriman di tahun 2016 ini lebih sedikit dibanding 2015. Mengutip situs MacRumors, meski Watch 2 akan diluncurkan tahun ini, Kuo meyakini pengiriman Watch hanya akan berkisar di angka 7,5 juta unit saja. Menurut Kuo, pasar perangkat wearable masih belum matang dan khusus Apple Watch generasi pertama, ia menilai masih ada sejumlah fitur yang belum dimaksimalkan, seperti masih bergantung dengan iPhone, kapasitas baterai yang tidak bertahan lama, dan belum ada aplikasi mantap yang menarik perhatian. Faktor tersebut dianggap Kuo sebagai pendukung dari jatuhnya jumlah pengiriman unit Watch ke pasar. Kendati begitu, Kuo percaya Watch 2 akan memasuki produksi besar-besaran pada kuartal ketiga 2016 bersamaan dengan iPhone 7. Kuo pun memprediksi sejumlah fitur yang akan muncul di Watch generasi ke-dua, setidaknya dari spesifikasinya ia berharap bisa ditingkatkan dari produk yang sebelumnya. Namun baginya untuk urusan desain, tampaknya para penggemar Apple masih harus menunuggu rombakan besar di tahun 2017. Jika hal ini terjadi -- desain yang mirip, tidak ada perubahan besar -- maka bisa menjadi faktor tambahan mengapa jumlah pengiriman Watch menurun. Rumor yang beredar, Watch 2 bakal memungkinkan pengguna melakukan panggilan video dari fitur FaceTime, kapabilitas WiFi yang meluas, pilihan model baru, serta bahan perangkat yang kemungkinan terdiri dari titanium, tungsten, palladium, dan platinum. Sebelumnya pada Januari kemarin, data dari Juniper Research menunjukan ada sebanyak 17,1 juta jam tangan pintar atau smartwatch yang dikirim secara global pada 2015 lalu. Dari angka tersebut, Apple Watch tercatat telah terjual sebanyak 8,8 juta unit dan menguasai 51,5 persen pasar jam tangan pintar. Sementara perangkat berbasis Android Wear menghasilkan sekitar 10 persen penjualan pada 2015. Diketahui jam tangan pintar jenis Android Wear diproduksi dari berbagai vendor seperti LG, Samsung, dan Sony. Juniper Research turut mencatat, Apple Watch bisa mendominasi pesaingnya yang berbasis Android karena jumlah aplikasi yang tersedia di dalamnya lebih banyak, sekitar 10 ribu aplikasi. Sedangkan di dalam Android Wear pada Mei tahun lalu menyuguhkan 4.000 aplikasi. Meski Apple Watch menghasilkan penjualan yang lebih banyak dari perangkat Android Wear, angka 8,8 juta tersebut pada kenyataannya masih berada di bawah prediksi sejumlah analis sejak tahun lalu.
  6. Anjrittt keren banget, Coba kursi ane dirumah begitu semua
  7. Perempuannya dikit, tapi kalau cantik, cantik polllll
  8. Seharusnya kameranya gak boleh, koq tongsisnya
  9. Hahahahaaa

     

  10. Ngakak gue liatnya

     

  11. orangnya kocak abis daaah
  12. kemahalan ini, coba kalau gue jual paling 39 rebu haha
  13. 1.Bebas Bertemu Teman Kalau banyak dari teman Anda yang mengeluh lantaran jarang bertemu sejak Anda mempunyai kekasih, kayaknya ada yang salah dengan hubungan Anda dan si dia. Teman apalagi sahabat adalah orang terdekat yang setiap saat membantu. Bila Anda tak punya pacar alias lajang, Anda bebas bertemu dengan teman-teman dekat Anda. 2.Mudah Menjalin Hubungan Baru Banyak lajang yang merasa sedih dan putus asa, belum dapat pasangan sampai saat ini. Ladies, jadi lajang bukan berarti Anda sendirian atau kesepian. Anda punya banyak waktu untuk bertemu dengan orang baru, dan menjalin pertemanan dengan siapa pun tanpa dicemburui siapa pun. 3.Memikirkan Diri Sendiri Ngaku deh, yang sudah punya pasangan, kepala Anda tentu terbagi untuk memikirkan kepentingan si dia dan diri sendiri. Bahkan seringkali, Anda terpaksa mengorbankan waktu pribadi untuk dia. Bandingkan menjadi lajang, Anda punya banyak waktu memikirkan diri sendiri. 4.Menjadi Lebih Sehat Kalau punya pasangan suka begadang, paling tidak Anda mesti menemani si dia jalan, minimal menerima teleponnya selarut apa pun. Hal itu tidak akan terjadi kalau Anda lajang, bisa tidur lebih awal. Imbasnya, Anda lebih sehat. 5.Jauh Dari Stress Ada seorang teman yang selalu curhat soal kebiasaan buruk pasangannya dan sikap keluarganya yang belum bisa menerima dirinya sepenuhnya. Akibatnya, konsentrasi si wanita terganggu dan mudah stres. Bila Anda lajang, hal itu tidak terjadi. Dengan catatan, Anda menerima dan enjoy dengan status lajang Anda, kalau tidak, tetap saja Anda stres, ya kan? 6.Jauh Dari Sakit Hati Berapa banyak lelaki bisa setia? Hm, seperti menemukan jarum di tumpukan jerami. Itu risiko yang harus Anda tanggung kalau punya pasangan. Sebaliknya, saat Anda melajang, pertarungan terberat yang perlu dihadapi adalah kesendirian, dan bisa ditanggulangi jika Anda punya banyak teman. 7.Jadi Lajang Itu Murah Tak perlu menyiapkan dana untuk dua orang kalau Anda pergi ke mana-mana. Memang, kalau pacaran, ada pasangan yang membayari makanan. Tetapi, berapa banyak, sih? Kadang, Anda pun harus membayar diri sendiri juga, atau kalau pasangannya matre, Anda yang kena. Jadi lajang, lebih murah, karena hanya harus bayar untuk 1 orang saja. 8.Banyak Waktu untuk Keluarga Biasanya kalau punya pasangan, waktu Anda lebih banyak dihabiskan bersama si dia. Keluarga sering dijadikan urutan ke sekian. Nah, kalau lajang, Anda punya banyak waktu untuk keluarga. 9.Leluasa Mewujudkan Rencana Sendiri Seorang teman mendapat beasiswa ke luar negeri. Tetapi karena mau menikah, pendapat calon suaminya mesti ia dengarkan sehubungan dengan rencananya. Sialnya, calon suaminya tak mau ditinggal setelah menikah. Maka bimbanglah ia, memilh meneruskan kuliah atau menuruti permintaan calon suaminya. Kalau Anda jadi lajang, Anda bebas mewujudkan rencana dan impian Anda. 10.Bisa Berkencan dengan Siapa Saja Dengan status lajang, Anda bisa berkencan dengan siapa saja. Mau menonton dengan si A, makan malam dengan si B, jalan-jalan bersama si C, tak ada yang melarang. Sambil, tentu saja, kalau masih berniat dapat pasangan, leluasa memilih mana yang pas jadi pendamping Anda. 11.Fokus Pada Karier Mau bekerja akhir pekan, atau lembur, atau ditugaskan ke mana saja, demi meningkatkan karier, Anda tak perlu minta izin, kecuali kepada orangtua. Tanpa pasangan, Anda bisa memutuskan sendiri langkah terbaik untuk meniti karier. 12.Bebas Melakukan Kesenangan dan Hobi Bayangkan bila hobi Anda travelling, sementara pasangan Anda tidak suka. Atau hobi Anda shopping, sementara si dia gemar menabung. Banyak pula perempuan yang suka hangout, sementara pasangannya sukanya berdiam diri di rumah. Bila Anda lajang, Anda bebas melakukan hobi Anda. 13.Bebas Berpakaian ala Anda Banyak pasangan suka mengatur bahkan mengatur penampilan Anda. Syukur-syukur kalau pilihannya cocok dengan Anda. Kalau tidak, Anda tidak menjadi diri sendiri. Tetapi saat Anda melajang, bebas mengenakan busana apa pun yang Anda sukai. Asal pede, tak ada yang berani mengkritik atau berusaha mengubah Anda. 14.Tak Ada Wajib Lapor Berapa kali Anda harus menelepon si dia mengatakan Anda ada di mana, sedang apa, dan apa yang akan Anda lakukan? Itu konsekuensi menjadi pasangan seseorang. Tetapi kalau Anda melajang, Anda bebas melakukan apa yang Anda suka. Yang perlu Anda lakukan adalah bertanggung jawab pada diri sendiri.
  14. Indra bekti gay kah? ada yang tau?

  15. Pertumbuhan bisnis perbankan di Indonesia dinilai cukup pesat. Di tahun 2011, dunia perbankan masih menarik banyak calon pekerja untuk bergabung di industri perbankan Indonesia khususnya untuk posisi Customer Service dan Teller. Industri Perbankan sering dikaitkan sebagai “pabrik uang” yang memberikan kesan kemakmuran bagi siapa saja yang bekerja di dalamnya. Apalagi jika bank tersebut merupakan bank papan atas yang sudah mempunyai nama dan prestasi yang dikenal masyarakat. Nama besar bank tersebut akan memberikan prestise tersendiri bagi karyawan yang bekerja di dalamnya. Itulah sebabnya banyak anak yang lulus sekolah diarahkan untuk mengambil bidang studi perbankan oleh orang tua mereka demi memuluskan impian bekerja di bank. Memang saat ini, pertumbuhan bisnis perbankan di Indonesia dinilai cukup pesat. Ada sekitar 123 bank di Indonesia, belum termasuk bank rakyat yang terdapat di daerah-daerah. Apabila kita melihat Karir Expo di tahun 2010-2011 yang sering diadakan di berbagai wilayah di Indonesia, bidang perbankan dan keuangan adalah salah satu bidang favorit yang diincar para pencari kerja. Buktinya adalah jumlah antrian dan lamaran yang menumpuk di stand milik bank-bank swasta, perusahaan pembiayaan sampai perusahaan asuransi. Terkadang kita merasa bingung akan posisi apa yang cocok dengan latar belakang pendidikan kita. Tidak jarang kita temukan ada beberapa posisi di bank yang tidak mensyaratkan jurusan tertentu sehingga siapapun boleh melamar. Lalu apa saja posisi-posisi yang ada di di bank beserta bidang yang dilingkupinya? Pelayanan meliputi posisi: call centre, teller, and costumer service. Uraian pekerjaan: melayani nasabah, menerima setoran/penarikan, menangani pembukaan rekening, atau pengecekan saldo. Marketing meliputi bagian Funding dan Lending. Mereka inilah yang disebut Banker, orang-orang yang menjadi pemain utama dalam bisnis sebuah bank dan menjadi penyuplai dana bagi bank tersebut. Tugasnya adalah menangani nasabah, mencari dana masuk, menawarkan kredit atau produk bank, dan lain-lain. Operasi meliputi processing, settlement, dan kliring. Pekerjaannya bertanggung jawab akan keluar/masuknya pengiriman uang, penyelesaian transaksi, obligasi dan surat berharga. Support meliputi bagian administrasi, legal, dan credit analyst. Non-operasional meliputi Human Resource Department, IT, compliance, risk management, produk. Ruang lingkup pekerjaan mereka tidak berhubungan langsung dengan kegiatan banking itu sendiri. Untuk saat ini, posisi di bidang pelayanan seperti Bank Teller, Customer Service merupakan posisi yang paling dicari oleh para pencari kerja. Penghasilan merupakan salah satu daya tarik utama mengapa para pencari kerja berminat dengan dunia perbankan. Apabila dilihat dari segi penghasilan, menurut hasil penelitian, standar gaji pegawai bank cukup tinggi. Perbandingannya dengan gaji rata-rata bisa mencapai 171 : 1 hingga 5 : 1. Perbandingan itu adalah rasio ketimpangan gaji antara top level dengan entry level. Eksekutif muda perbankan Michael R. Tampi, menyatakan bahwa “Dalam setahun pegawai bank mendapat gaji sebanyak 14-15 kali, belum termasuk bonus-bonus dan kenaikan gaji di industri perbankan tahun ini paling besar dibanding industri lainnya.” Perusahaan perbankan juga biasanya menawarkan program seperti Officer Development Program (ODP),Management Development Program (MDP), Program Pelatihan Eksekutif (PPE), Management Trainee (MT) yang merupakan program pelatihan yang dipersiapkan bagi fresh graduate dan calon karyawan baru mengenai pelatihan manajemen dan seluk beluk dunia perbankan. Melalui program Management Trainee, calon karyawan akan langsung memiliki posisi setara dengan supervisor atau kepala bagian divisi tertentu dan status pekerja permanen di perusahaan tersebut. Ketika masih menjalani pelatihan, seorang calon karyawan akan menerima Rp. 2.500.000 – Rp. 3.000.000/bulannya dan setelah lulus menerima Rp.6.000.000 – Rp.7.500.000/bulan.
  16. Gue beli kwaci sebanyak banyaknya
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy