Jump to content

c0d1ng

✔ Akun Terverifikasi
  • Jumlah konten

    1.090
  • Bergabung

  • Terakhir berkunjung

  • Days Won

    21

c0d1ng last won the day on November 19

c0d1ng had the most liked content!

Tentang c0d1ng

  • Rank
    Sersan Satu
  • Ulang Tahun 16/05/92

Informasi Profil

  • Minat
    c0d1ng

Pengunjung Profil Terakhir

29.224 profile views
  1. Tiket.com Resmi Diakuisisi Blibli

    Perusahaan e-commerce Blibli.com resmi mengakuisisi portal pemesanan tiket online Tiket.com. Akuisisi tersebut diumumkan di sela acara Buka Bersama Media di Senayan City, Kamis (15/6/2017). "Sekarang kami umumkan secara official, (Tiket.com) resmi diakuisisi 100 persen oleh Blibli.com. Kenapa? Soalnya mereka mirip banget dengan kami. Satu hal berbeda adalah soal duitnya," tutur Gaery Undarsa, co-founder sekaligus Chief Communication Officer Tiket.com. "Akuisisinya kami sepakat untuk melakukannya dengan rupiah. Tapi soal jumlahnya, kami tidak bisa mengungkapnya," imbuhnya. Soal bisnis ke depan, CEO Blibli.com Kusumo Martanto mengatakan bahwa keduanya akan bersinergi. Kedua perusahaan akan menyatukan berbagai aspek yang bisa disatukan, namun juga tetap membicarakan sejumlah aspek terpisah. "Kalau soal kerja sama kan sudah lama. Jadi kami sudah kebayang ke depannya akan melakukan atau membuat produk apa, kalau ada yang bisa disatukan ya kami satukan. Kalau tidak ya kami biarkan berjalan terpisah," terang Kusumo. Tiket.com merupakan perusahaan tiket online yang didirikan oleh Geary bersama dengan Wenas Agusetiawan, Dimas Surya Yaputra, dan Natali Ardianto pada Agustus 2011 silam. Sejak awal masa pendiriannya, Tiket.com telah mengembangkan berbagai layanan tiketing, mulai dari event, penerbangan lokal dan internasional, kereta, hingga penyewaan mobil. Sedangkan Blibli.com merupakan situs e-commerce yang didirikan pada Juli 2011 oleh PT Global Digital Niaga (GDN), yang merupakan anak perusahaan PT Global Digital Prima (GDP) milik Martin Hartono. PT Global Digital Prima (GDP) merupakan bagian dari perusahaan rokok terbesar di Indonesia, Djarum Group. Selain itu, grup ini juga menjadi pemegang saham beberapa bisnis online seperti situs Kaskus, lintasberita.com yang kini menjadi Beritagar.id, dailysocial.net, dan inkubator Merah Putih Inc.
  2. Jaringan ponsel mobile EE mendemonstrasikan jaringan 5G, menunjukkan angka kecepatan download 2,8 Gbps. Pengujian itu bekerjasama dengan perusahaan telekomunikasi, Huawei. Dilansir Computing, pengujian menghubungkan sebuah virtualisasi inti 5G ke unit antena aktif MIMO 64x64 Massive yang menyiarkan Radio Baru 5G. Kabarnya, virtualisasi teknologi jaringan ini dapat mengurangi biaya, meningkatkan efisiensi dan membantu menciptakan layanan baru. Teknologi ini dipamerkan di Huawei Global Mobile Broadband Forum pada pekan ini. Dengan menggunakan unit baseband proof-of-concept Huawei, perusahaan menghubungkan jaringan inti 5G dengan spektrum uji 100MHz dari 3,5 GHz. Hasilnya, kecepatan tinggi dan tingkat latensi tinggi disampaikan end-to-end. Badan standar 3rd Generation Partnership Project (3GPP) saat ini sedang bekerja mengerjakan standar global resmi pertama yang menguraikan bagaimana 5G akan dibangun. Arsitektur 5G EE selaras dengan tiga Option dari 3GPP Release 15, yang akan selesai bulan depan. "Kami menggunakan pengalaman kami dalam teknologi 4G terdepan dan pendekatan kemitraan khusus kami untuk memastikan kepemimpinan teknologi di 5G," ujar Tom Bennett, Director of Network Services and Devices di EE. Menurutnya, arsitektur jaringan yang telah dibuktikan hari ini ialah langkah maju yang besar. Ini akan mendorong jadwal peluncuran ambisius perusahaan menjadi yang pertama untuk 5G. Paul Carter, CEO of Global Wireless Solutions mengatakan masih ada banyak perbedaan antara implementasi yang berbeda dari teknologi. "Dalam keadaan saat ini, 5G mengacu pada berbagai teknologi dan persyaratan baru, bukan standar konkret, seperti 4G," katanya.
  3. Google tracks everything you do

    Informasi itu bisa dilihat oleh penegak hukum di Amerika itu sendiri bang
  4. A guide to what Google and the Indonesia government knows about you, how to delete the data and how to make sure it knows less about you in the future. It's no secret that Google knows a lot about you. A large part of the search giant's business model is based around advertising – and for this to be successful it needs to know who you are. But with the right know-how it's possible to track down what Google knows about you and control what it uses for advertising purposes. Google doesn't make a huge song and dance about its in-depth knowledge of its users, but at the same time it doesn't keep it a secret either. Here's how to find out what Google knows and take control of your data. Google saves all your searches Probably the least surprising of the lot, but Google has all of your search history stored up. How to delete it: If you'd rather not have a list of ridiculous search queries stored up, then head to Google's history page, click Menu (the three vertical dots) and then hit Advanced -> All Time -> Delete. If you want to stop Google tracking your searches for good, head to the activity controls page and toggle tracking off. Google saves every voice search Google records what you say every time you speak to it Google's voice search-saving habits have been reported on many times. Anyone who use Google's voice search or the voice-activated assistant, Google Now, have their searches stored so that more relevant ads are served and search features are steadily improved -- in the same way you'd expect from regular Google search. And a lot of people don't realise that many of these searches are actually recorded. This means users are able to listen back to exactly what they searched for by listening to what they said and how they said it. How to delete it: If you've used any of Google's opt-in voice features for yourself, then head to Google's Voice & Audio Activity page to review your voice searches and listen back to them. Be warned, this could be interesting, funny or just plain cringe-worthy. To delete this database of embarrassing searches select one or more of the recordings from the check box beside them and then click "delete" at the top of the screen. Google tracks and records your location Use Google's location services? Then your every move is being tracked and mapped As well as recording your searches and your voice, Google has also been keeping tabs on your location. Google's location history, or timeline page, serves up a Google Map and allows you to select specific dates and times and see where you were. Its accuracy depends on whether you were signed into your Google account and carrying a phone or tablet at the time. How to delete it: When you visit the timeline page you can hit the settings cog in the bottom right-hand corner of the screen and select delete all from there. Control advertising data One of the more interesting places to check out what Google really knows about you is to head over to its ad settings page where (if you're signed into your Google account) you'll see a profile Google has built for you based on your search history, YouTube history and interests. So, for example, it might know that you're female, aged 18-24 and interested in banking, consumer electronics, mobile phones, shooter games, rap and hip hop and toys. From this page it's possible to turn ad personalisation on (or off). If you opt out of personalisation then the adverts that follow you around the web – trainers, when you searched for them once – will stop appearing. Google's ad network operates on more than two million websites around the world and limiting its knowledge about you will make everything seem that little less creepy.
  5. Teka-teki mengenai jadwal Apple merilis smartphone terbarunya sedikit terjawab. Lewat sebuah poster yang muncul di dunia maya, disebutkan bahwa perusahaan yang saat ini dipimpin oleh Tim Cook tersebut pada tanggal 12 September 2017 akan menggelar acara "Apple Special Event". Tak sedikit rumor yang menyebutkan, acara yang mengambil tempat di Steve Jobs Theater, Apple akan merilis tiga smartphone sekaligus. Ketiga smartphone itu adalah iPhone 7s, iPhone 7s Plus dan iPhone 8. Disebut-sebut, iPhone 7s dan iPhone 7s Plus merupakan pengembangan dari model sebelumnya, yakni iPhone 7 dan iPhone 7 Plus. Sementara itu, iPhone 8 sengaja dihadirkan sebagai perangkat spesial untuk memperingati ulang tahun ke-10 iPhone. Sebagai perangkat spesial, tentu saja Apple akan mengemas iPhone 8 lebih berbeda dibandingakn dengan seri iPhone lainnya. Bocorannya, smartphone ini hadir dengan layar yang mengusung teknologi OLED. Dirancang dengan desain full display, smartphone ini akan memiliki bentang layar 5,8 inci plus bezel yang sangat tipis di sisi-sisinya. Bocoran lainnya, iPhone 8 sudah dibekali dengan chipset Apple A11 yang memiliki performa lebih bertenaga. Kabar lainnya juga menyebutkan, Apple tak akan menyematkan Touch ID ke dalam smartphone spesialnya ini. Sebagai gantinya, Apple akan menyematkan 3D facial recognition. Tak ketinggalan, Apple juga akan melengkapi iPhone 8 dengan Augmented Reality (AR) dan Wireless Charging. Berbekal sistem operasi iOS 11, ini juga menjadi senjata Apple untuk memasarkan iPhone 8 ke banyak pecinta gadget. Sedangkan terkait dengan internal storage yang dibenamkan, akan ada tiga varian yang dihadirkan, yakni 64 GB, 256 GB, 512 GB. Diprediksi, iPhone 8 dengan internal storage tertinggi akan dijual dengan harga mencapai US$ 1.400 atau sekitar Rp18 jutaan. Setelah diluncurkan pada tanggal 12 September 2017, iPhone 8 baru dapat dipesan secara pre-order mulai tanggal 22 September 2017. Selain dua iPhone dan satu iPhone spesial, Apple dikabarkan pada acara "Apple Special Event" ini juga akan merilis berbagai produk lainnya, seperti Apple Watch 3 dengan dukungan 4G-LTE, Apple TV yang mendukung kemampuan 4K terbaru, dan beberapa perangkat lainnya.
  6. Berbagai Peran di Dalam Tim Proyek IT

    Proyek IT mempunyai beragam skala dari skala kecil hingga besar. Kecil disini dapat ditangani oleh beberapa 2 orang saja, atau bahkan sampai harus belasan atau puluhan orang yang diterjunkan karena lingkupnya yang semakin besar. Proyek IT biasanya bersumber dari permintaan BUMN, Pemerintahan, Kepolisian, Militer, atau instansi lain seperti rumah sakit, restoran, mall, manufaktur, perhotelan dan lainnya. Biasanya proyek - proyek tersebut dikerjakan dalam rentang waktu tahunan, atau bulanan saja. Ada kalanya suatu instansi meminta jasa dari CV atau PT yang ingin dibuatkan sebuah aplikasi atau solusi lainnya. Namun ternyata ingin hemat dengan budgetalakadarnya. Padahal dalam pengerjaan proyek IT, idealnya tidak bisa diselesaikan oleh satu atau dua orang saja. Bahkan bila harus dikerjakan oleh satu orang pun, orang tersebut dapat merangkap tiga peran mulai dari project manager, system analyst, sekaligus web developer dalam dirinya sendiri. Oleh karena itu perusahaan wajib mengetahui bahwa dalam pengerjaan proyek, pihak developer lah yang harus menentukan berapa orang yang bisa diberdayakan agar proyek tersebut selesai sesuai perannya masing - masing. Menyewa programmer saja bukan langkah yang sepenuhnya tepat, karena programmer pun punya spesialisasi yang berbeda - beda, belum lagi bila harus membuat dokumentasi dan pengujian aplikasi, tentu waktu yang dimiliki programmer tidak akan selapang yang dipikirkan. Lalu apa sajakah peran - peran yang ada dalam sebuah tim pengerjaan proyek IT? umumnya adalah sebagai berikut. 1. Project Manager 2. System Analyst 3. UI/UX Designer 4. Technical Writer 5. Quality Assurance 6. Network Engineer 7. System Engineer 8. Frontend Designer 9. Web Developer 10. Mobile Apps Developer 11. Desktop Application Developer
  7. Serverless architecture adalah salah satu topik yang cukup menarik untuk digali, memang kehadiran cloud computing-lah yang membuatnya lahir. Karena tidak bisa ditampik juga kemudahan dalam membangun aplikasi akan dirasakan oleh pembuat aplikasi itu sendiri. FaaS merupakan salah satu komponen penting dari serverless architecture dimana kita tidak perlu terlibat banyak dalam administrasi server. Berbeda dengan mode deployment konvensional biasa yang biasa melibatkan kita dengan urusan administrasi server. Salah satu hal terpenting dari serverless architecture adalah auto scaling. Dimana kita dapat dengan mudah menentukan kapan harus auto scaling. Kamu dapat menentukan rule bila ada kondisi harus auto scaling pada waktu tertentu. Salah satu concern kenapa FaaS hadir adalah bagaimana suatu bagian kode memiliki porsi resource yang berbeda dibandingkan yang lainnya. Dan juga mencegah overtaking resource oleh function lain. Dengan kata lain functionakan diisolasi seperti pada microservice architecture, dan perbedaan penggunaan resource tidak akan mempengaruhi satu sama lain. Bila di microservice batasan resource ditentukan oleh host itu sendiri, sedangkan di serverless kamu tidak perlu menangani hal tersebut karena sudah ditangani oleh vendor. Secara umum, FaaS memiliki caranya sendiri untuk dipasang. Ada juga yang menggunakan bantuan third party seperti Serverless Framework untuk deployment yang lebih mudah. Namun biasanya deployment bawaan dari suatu vendor kadang berbelit - belit dan cukup rumit. Oleh karena itu hadirlah berbagai third party yang mempermudah hal tersebut. Untuk berkecimpung di ranah serverless, tidak perlu khawatir bila kamu sudah menguasai bahasa pemrograman mainstream. Bahkan bahasa pemrograman yang masih belum mainstream di Indonesia pun sudah memiliki tempat di ranah serverless. Kalau kamu sudah menguasai bahasa pemrograman seperti Node.js dan Python, kamu juga dapat membuat binary dari bahasa pemrograman yang kamu suka dan menjalankannya dengan bantuan process Node.js atau subprocess-nya Python. Berikut ini adalah daftar beberapa bahasa pemrograman yang dapat kamu gunakan untuk berkecimpung di ranah serverless. 1. Node.js Node.js didukung secara resmi oleh AWS Lambda, Azure Function, IBM Open Whisk, Google Cloud Function. Kamu juga dapat menggunakan berbagai framework untuk serverless seperti Serverless, Claudia.js, Gordon, Apex, dan lainnya. Node.js masih menjadi favorit untuk ranah serverless karena ketersediaan library yang lebih banyak untuk mengembangkan aplikasi serverlessdibandingkan bahasa pemrograman lain. 2. Python Python secara resmi didukung oleh AWS Lambda, Azure Function, Google Cloud Function. Kamu juga dapat menggunakan berbagai framework seperti Serverless, Zappa, Gordon, Apex, Chalice dan lainnya. 3. Java Java secara resmi didukung oleh AWS Lambda, Azure Function, Google Cloud Function. Kamu dapat menggunakan framework seperti Serverless dan Gordon. 4. Go Go secara resmi didukung Google Cloud Function, dan kamu harus melalukan deployment yang telah diinstruksikan oleh Google Cloud Function. Namun kamu dapat menggunakan juga Apex untuk deploy kode Go kamu di AWS Lambda, walaupun masih belum resmi. 5. CSharp (ASP.NET Core) C# didukung secara resmi oleh AWS Lambda, Azure Function, Google Cloud Function. Terlebih di Azure Function semua alat pendukung sudah tersedia lengkap dan telah lolos uji. Namun sayangnya tools - tools tersebut hanya tersedia di Visual Studio dan Windows 10. Sistem operasi lain tidak dapat menggunakannya. Namun kamu dapat menggunakan deployment yang diinstruksikan masing - masing vendor yang tentu saja agak lebih repot dibandingkan bila deploy ke Azure Function. 6. FSharp F# secara resmi didukung oleh Azure Function dan belum ada vendor lain yang mau menerima F#. Kamu dapat menggunakan Azure Function Tool untuk membuat aplikasi serverless menggunakan F#. 7. PHP Bahasa pemrograman favorit programmer Indonesia ini secara resmi didukung oleh Azure Function, Google Cloud Function. Belum banyak framework yang mendukungnya. Sehingga kamu harus melakukan deployment sesuai dengan ketentuan dari vendor. 8. Ruby Bagi pengguna Ruby on Rails, Google Cloud Function menjadi penyelamat Ruby untuk berkecimpung di dunia serverless. Secara resmi Google Cloud Function mewadahi Ruby sebagai salah satu bahasa pemrograman mereka untuk FaaS. Namun sayangnya belum banyak framework untuk serverless yang dapat digunakan untuk Ruby. Sehingga kamu harus melakukan deployment sesuai dengan ketentuan dari vendor. 9. Scala Scala tidak secara resmi didukung oleh AWS Lamdba. Namun AWS Lambda mendukung Java secara resmi. Kamu dapat menggunakan framework seperti Serverless dan Gordon. 10. Clojure Clojure tidak secara resmi didukung oleh AWS Lambda. Namun AWS Lambda mendukung Java secara resmi. Kamu dapat menggunakan framework seperti Serverless dan Gordon. 11. Kotlin Kotlin tidak secara resmi didukung oleh AWS Lambda. Namun AWS Lambda mendukung Java secara resmi. Kamu dapat menggunakan framework seperti Serverless dan Gordon.
  8. Tentang OS Tizen

    Samsung merupakan salah satu perusahan dengan penjualan perangkat Androidterbesar di dunia. Perangkat Android besutan Samsung disukai oleh semua kalangan. Bahkan tidaklah mengherankan jika ada yang mengasosiasikan smartphone Android dengan perangkat Samsung Galaxy, layaknya mengasosiasikan air mineral dengan Aqua, pasta gigi dengan Pepsodent, atau mie instan dengan Indomie. Kesuksesan Samsung dalam memproduksi dan menjual perangkat Android di seluruh dunia memang patut diancungi jempol. Dibandingkan dengan produsen smartphone yang lain, Samsung memiliki basis pengguna yang jauh lebih besar. Untuk urusan hardware, Samsung memang juaranya. Namun bagaimana dari sisi software? Sehebat apapun Samsung dalam hal penjualan perangkat Android, mau tak mau mereka harus tetap tunduk pada aturan Google, perusahaan yang mengembangkan Android, sistem operasi yang mereka sematkan disetiap perangkat Samsung Galaxy. Untuk mengurangi ketergantungannya pada Android dan Google, Samsung bersama Intel dan Linux Foundation mengembangkan sistem operasi mobile sendiri yang diberi nama Tizen. Meski belum begitu populer di telinga, Tizen telah dikembangkan sejak awal tahun 2012 yang lalu. Sama halnya dengan Android, Tizen dibuat berdasarkan kernel Linux. Tizen sebetulnya merupakan peleburan antara Samsung Linux Platform (SLP) dengan Linux Mobile (LiMo), proyek gabungan antara Linux Foundation bersama Samsung. Intel bergabung untuk mengembangkan Tizen setelah melepaskan proyek MeeGo pada tahun 2011. Kerjasama ketiga perusahaan ini menghasilkan Tizen 1.0 yang dirilis pada tanggal 30 April 2012. Pada bulan Juni 2012, Samsung memutuskan untuk menggabungkan Bada, sistem operasi smartphone yang pernah dikembangkan oleh Samsung, di proyek Tizen. Berkat penggabungan ini, Tizen 2.0 yang dirilis pada bulan Februari 2013 memiliki fitur untuk mengembangkan native app. The OS of Everything Tizen memiliki slogan “The OS of Everything”. Pemberian slogan ini bukan tanpa alasan. Tizen sejak awal sudah dikembangkan untuk dapat digunakan di berbagai jenis perangkat, bukan hanya smartphone. Bahkan perangkat Tizen yang dirilis pertama kali bukanlah smartphone, melainkan kamera Samsung NX300M. Selain smartphone dan kamera, Tizen juga dapat digunakan untuk TV, mobil, tablet, perangkat smarthome, serta perangkat IoT lainnya. Perusahaan yang merilis perangkat bersistem operasi Tizen memang masih didominasi oleh Samsung. Meskipun begitu, Samsung sendiri dengan bermodalkan perangkat smartphone seri Z (seri khusus Tizen) telah membukukan penjualan sebesar 64 juta perangkat di India. Angka yang cukup menjanjikan mengingat Tizen belum dipasarkan secara global. Karena Tizen terbilang baru dibandingkan kompetitornya yakni Android, kita dapat katakana bahwa sebagian besar orang terutama yang sudah pernah menggunakan Android, pasti akan bertanya tentang apa kelebihan Tizen dibanding Android. Ini adalah pertanyaan yang sangat menantang bagi Tizen. Bila kita perhatikan sekilas antarmuka Tizen memang mirip dengan Android, tetapi sebenarnya UX Tizen berbeda dengan Android. Tapi karena Samsung sendiri mentargetkan pasar “pengguna awal smartphone” untuk device Tizen, hal ini tidak akan terlalu bermasalah, selain karena Tizen juga punya kapabilitas untuk dikustomisasi tampilannya. Selain itu, Tizen diklaim sebagai sistem operasi yang hemat energi, jauh lebih efisien dibanding sistem operasi Android. Kelebihan ini diraih karena Tizen memang didesain seoptimal mungkin agar dapat berjalan di perangkat apapun dengan mulus, baik itu yang memiliki resource tinggi maupun yang terbatas. Aplikasi Native dan Web Ada dua tipe aplikasi di Tizen, yakni web dan native. Aplikasi web pada dasarnya adalah website yang dikemas dalam bentuk aplikasi dan dibangun menggunakan teknologi web seperti HTML5, CSS dan JavaScript. Aplikasi web menggunakan Tizen Web Framework untuk dapat berinteraksi dengan subsistem native. Aplikasi web menggunakan Web API, yang menjadi struktur standar aplikasi web dengan elemen-elemen dasar. Web API ini memudahkan pengembang untuk membangun aplikasi menggunakan bahasa pemrograman web. Sama seperti aplikasi web pada umumnya, web API di Tizen terdiri dari file index.html sebagai root aplikasi, serta beberapa direktori untuk menyimpan file aset seperti CSS, JavaScript, gambar dan suara. Aplikasi native dikembangkan menggunakan bahasa pemrograman C dan dapat mengakses beberapa fitur native yang lebih spesifik seperti kamera, GPS, dan akselerometer secara langsung. Native API menyediakan banyak sekali antarmuka dengan fitur yang umumnya ditemukan di perangkat seluler dan modern, serta mengoptimalkan sumber daya yang terbatas. Tizen Store Sama seperti Android dengan Play Store dan iOS dengan App Store, Tizen OS juga dilengkapi dengan Tizen Store. Disinilah para pengembang aplikasi Tizen mensubmit aplikasinya sehingga dapat digunakan oleh para pengguna device berbasis sistem operasi Tizen. Tizen Store telah memiliki banyak kategori aplikasi, seperti game, hiburan, edukasi, finansial, kesehatan, anak-anak, gaya hidup, musik dan video. Developer aplikasi dapat memasang aplikasi secara gratis maupun berbayar. Tizen Store sudah dilengkapi dengan managemen aplikasi, statistik download, laporan penjualan aplikasi, hingga dukungan lainnya terkait distribusi aplikasi. Dukungan untuk Pengembang Aplikasi Melihat geliat perkembangan pemasaran perangkat Tizen, sekarang merupakan waktu yang tepat untuk bersiap-siap mengunggah aplikasi buatan kita ke Tizen Store. Pengembang aplikasi Tizen memiliki dua pilihan, mengembangkan aplikasi native atau aplikasi web. Aplikasi native dapat dibuat menggunakan bahasa pemrograman C/C++ sedangkan aplikasi web Tizen dikembangkan menggunakan HTML5 dan JavaScript. Tizen sangat mendukung developer yang mengembangkan aplikasi menggunakan HTML5. Bahkan panduan resmi untuk mengembangkan aplikasi menggunakan HTML5 pada Tizen telah tersedia sejak lama. Hal ini berbeda dengan Android. Secara resmi Google hanya mendukung pengembangan aplikasi Android menggunakan Java sehingga untuk mengembangkan aplikasi Android menggunakan HTML5 kita harus menggunakan perangkat pengembang pihak ketiga. Mengembangkan aplikasi untuk Tizen dapat dicapai dengan menggunakan Tizen SDK. Tizen SDK terdiri atas seperangkat tool untuk mengembangkan aplikasi native maupun web. SDK yang dirilis di developer.tizen.org ini terdiri atas IDE, Emulator, contoh kode, dan dokumentasi. Tizen SDK dapat digunakan baik di Windows, Linux Ubuntu, maupun Mac OS X. IDE yang disematkan bersama Tizen SDK sesungguhnya Eclipse yang telah dikustomisasi sehingga dapat mempermudah developer dalam mengembangkan aplikasi untuk Tizen. Jika tidak mau menggunakan Tizen IDE, kita masih tetap dapat mengembangkan aplikasi Tizen asalkan tetap mengikuti aturan-aturan pemaketan Tizen. Aplikasi Tizen yang kita kembangkan dapat diterapkan untuk empat kategori perangkat yang disebut dengan “profiles”. Keempat kategori tersebut ialah mobile, wearable, in-vehicle infotainment, dan smart TV. Penerapan aplikasi Tizen pada perangkat mobile tidak jauh berbeda dengan perangkat smartphone lainnya. Tizen memiliki fitur 3D window effects, location based service framework, sensor framework, advanced multimedia, dan kemampuan multi-tasking dan multi-touch. Karena perangkat smartphone Tizen akan memiliki bentang layar yang berbeda-beda, maka Tizen telah disertakan kemampuan untuk beradaptasi terhadap berbagai jenis resolusi layar.Profil wearableditujukan untuk perangkat-perangkat semacam smartwatch. Ia memiliki fitur yang sama seperti yang dimiliki oleh profil mobile. Namun, fitur-fitur profil wearable telah disesuaikan untuk perangkat yang memiliki bentar layar relatif lebih kecil pada profil mobile.Untuk Smart TV, Tizen telah mengadopsi standar terbuka yang berbasis pada Linux untuk mengoptimalkan perangkat entertainment di rumah seperti Blu-ray player dan TV digital. Didesain untuk TV berlayanan internet yang memungkinkan pengguna untuk mengakses beragam aplikasi, layanan, serta media personal, sembari menonton TV.Profil In-Vehicle Infotainment atau dapat disingkat juga dengan IVI, merupakan profil khusus yang diciptakan untuk membantu membawa kemampuan navigasi, entertainment, dan layanan yang terkoneksi dengan jaringan internet kedalam kendaraan seperti mobil, truk, bus, bahkan pesawat. Tizen dan Internet of Things Tizen sebagai sistem operasi yang didesain agar dapat mudah digunakan baik oleh developer aplikasi maupun developer embedded system, sudah mengimplementasikan interkonektivitas antar perangkat. Contohnya adalah perangkat wearable berbasis Tizen yang sudah dilengkapi dengan koneksi Bluetooth 4.1 dan WiFi, dapat terkoneksi dengan perangkat lain seperti smartphone untuk mengirimkan data pengguna seperti denyut jantung dan pola aktivitas keseharian. Mulai versi 3.0 Tizen Core API menyediakan fungsi IoTivity, yakni framework perangkat lunak open source untuk pengembangan proyek internet of things. Pada versi ini Tizen dapat diinstal pada perangkat single-board computer seperti Raspberry Pi, salah satu board yang paling popular untuk pengembangan embedded system dan internet of things.
  9. Kronologi Penusukan 2 Anggota Brimob

    ada ada aja
  10. Perusahaan teknologi keamanan digital Cisco mengenalkan konsep smart cities dalam gelaran World of Solutions Cisco Live di Las Vegas, California, Amerika Serikat, 26-29 Juni 2017. Kota pintar tersebut tentunya melibatkan teknologi digital di semua lini kehidupan. Di antaranya, layanan transportasi dan kesehatan. Tempo diundang langsung ke pameran tersebut. Pameran kota pintar sektor transportasi itu berada di jantung area Cisco Campus. Sedangkan layanan kesehatan, seperti klinik pintar, berada di bagian industri digital yang diisi lebih dari 300 mitra Cisco. Beberapa di antaranya teknologi aplikasi yang mampu memangkas antrean dan cara komunikasi antara dokter dan pasien. Mobil pintar dipamerkan lewat sebuah sistem komunikasi yang ditanam di sebuah kendaraan. Sistem ini memungkinkan mobil tersebut membaca kinerja dan kondisi setiap bagian mesin. Data yang dikumpulkannya disalurkan ke pengemudi ataupun pusat kendali. Selain itu, mobil tersebut juga mampu menangkap data seperti informasi dari stasiun cuaca. Atau, data kondisi si pengemudi. Mesin komunikasi diperkenalkan sebagai generasi kedua yang sudah dipasarkan setahun belakangan. Tim Cisco melakukan sebuah demo ketika terjadi cuaca buruk kabut yang menutup jalan. Informasi cepat disebarkan ke pengguna jalan dan bahkan ke infrastruktur pendukung seperti palang penutup jalan. Kemampuan ini dianggap merevolusi kebanyakan sistem yang ada sebelumnya terkait distribusi data cuaca. "Dalam situasi tertentu data bisa dikirim langsung ke sistem kendaraan untuk memaksanya melambat dengan sendirinya," kata Barry, salah satu insinyur Cisco. Barry menjelaskan, Cisco memiliki sistem jaringan yang mendukung praktik smart cities tersebut. Salah satunya terkait pengolahan data laju kendaraan di ruas jalan tol, posisi, hingga data kondisi pengemudi di setiap kendaraan. Sistem Cisco juga memiliki jaringan CCTV di berbagai titik di sebuah kota secara real time. Direktur Smart City Cisco, Munish Khetrapal, menjelaskan juga mampu mengatur lampu lalu lintas hingga manajemen kebutuhan air bersih. "Las Vegas, Kansas City, Kopenhagen di Denmark, dan Bangalore di India, sudah memakai jaringan kami," kata dia.
  11. Selamat iPhone Untuk Ulang Tahun ke-10

    Almarhum pendiri Apple Steve Jobs saat memperkenalkan iPhone pertama, tahun 2007The Guardian Tepat sepuluh tahun yang lalu, yakni pada 29 Juni 2007, iPhone generasi pertama resmi dijual di toko-toko gadget Amerika Serikat. Oleh karena itulah, banyak orang yang menganggap tanggal ini sebagai hari kelahiran iPhone. Hari ini, Kamis (29/6/2017), boleh menjadi tanggal yang istimewa, baik bagi Apple maupun iPhone. Tanggal ini menjadi hari ulang tahun satu dasawarsa atau ke-10 bagi iPhone. Sepuluh tahun sejak kelahirannya, iPhone sudah disebut sebagai perangkat yang berhasil mengubah dunia. Salah satunya, iPhone dikatakan mengubah fungsi dari sebuah ponsel. Perangkat ini tidak hanya digunakan untuk sekadar menelepon dan mengirim pesan, tetapi juga berinternet. Pengguna sekarang sudah menggunakan ponsel untuk mengirimkan e-mail, akses media sosial, hingga bermain game. iPhone juga mengubah Apple secara bisnis. Pada tahun 2006, Apple masih bergantung kepada alat pemutar musik iPod dan komputer Mac untuk mendapatkan laba. Apple mendapatkan keuntungan sebesar 1,9 miliar dollar AS dari revenue 19,3 miliar dollar AS, kebanyakan dari dua perangkat itu, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Recode. Sementara itu, pada tahun 2016 lalu, Apple berhasil mendapatkan keuntungan sebesar 45,6 miliar dollar AS dari revenur 215,6 miliar dollar AS. Sumbangan terbesar dari pendapatan tersebut datang dari iPhone, yakni 63 persen. Diperkenalkan oleh Steve Jobs langsung iPhone generasi pertama diperkenalkan oleh CEO Apple saat itu, yakni Steve Jobs, di ajang tahunan MacWorld. Meski dijual pada tanggal 29 Juni, produk ini sudah diperkenalkan beberapa bulan sebelumnya, yakni 9 Januari 2007. Saat itu, di atas panggung, Jobs mengatakan bahwa iPhone akan "menemukan kembali arti sebuah telepon", sebuah sesumbar yang berubah menjadi kenyataan. Pengunjung yang menghadiri konferensi MacWorld di San Francisco, California, menyambut dengan tepuk tangan meriah. iPhone merupakan ponsel pintar yang dapat melakukan panggilan telepon, terhubung ke internet, menerima e-mail, dan mendengarkan musik. Jobs mendeskripsikan perangkat ini sebagai produk three-in-one, sebuah iPod (pemutar musik) dengan layar sentuh, telepon mobile yang revolusioner, dan perangkat internet penggebrak. Jobs juga memperlihatkan cara navigasi yang sangat berbeda saat. Ia membuka iPhone dengan cara menggeserkan jari dari kiri ke kanan, lalu menggulirkan layar dengan cara menyapu jari dari atas ke bawah. Penonton bersorak, “Oooh,” mengapresiasi inovasi Apple dalam membuat cara navigasi ponsel yang begitu intuitif.
  12. Nokia Ambil Bos Samsung

    Nokia mengumumkan telah "membajak" salah satu bos besar Samsung. Petinggi tersebut adalah Gregory Lee, mantan Presiden dan CEO Samsung Electronics Amerika Utara. Nantinya, Lee akan berperan sebagai Presiden Nokia Technologies. Ia juga akan menjadi anggota dari tim pimpinan Nokia. Lee sendiri bukan orang baru di Samsung. Ia sudah bekerja setidaknya selama 13 tahun di perusahaan asal Korea Selatan itu. Jabatan terakhirnya di Samsung adalah Presiden dan CEO Samsung Electronics untuk wilayah Amerika Utara. Lee juga pernah berperan sebagai Global Chief Marketing Officer Samsung, Presiden dan CEO Samsung Electronics wilayah Asia Tenggara, serta Presiden dan CEO Samsung Telecommunications America. Selama di Samsung, kebanyakan perannya berhubungan dengan produk konsumer, seperti smartphone, tablet, dan perangkat rumah tangga. Gregory Lee, mantan bos Samsung yang dibajak NokiaEngadget "Kami memilih pemimpin yang tepat untuk membawa Nokia Technologies maju saat kegembiraan baru tentang merek Nokia di seluruh dunia," kata Rajeev Suri, Presiden dan CEO Nokia, sebagaimana KompasTekno rangkum dari Phone Arena, Jumat (30/6/2017). Lee sudah bekerja selama 30 tahun. Kebanyakan, ia mengisi posisi pemimpin, baik di Samsung dan sebelumnya. Lee juga pernah bekerja di Johnson & Johnson, Kellog's, dan Procter & Gamble. Lee akan berbasis di California, AS. Ia akan bertanggung jawab langsung ke CEO Nokia, Rajeev Suri. Nokia sendiri sedang kembali agresif di dunia teknologi. Perusahaan Finlandia ini baru saja merilis smartphone Android Nokia 3, 5, 6, dan ponsel Nokia 3310 Reborn. Nokia juga memiliki produk kesehatan Whitings dan kamera 360 Nokia Ozo.
  13. Cerita Meninggalnya Julia Perez

    Duka kembali menyelimuti dunia hiburan di Tanah Air. Artis Julia Perez alias Jupe meninggal dunia akibat kanker serviks di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo, Jakarta Pusat pada Sabtu (10/6/2017). Jupe menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif selama lima bulan. Sebelum meninggal dunia, Jupe sempat menjalani operasi. Bahkan, Ruben Onsu, sahabatnya itu mengumumkan jika Jupe membutuhkan darah golongan A+. Sebelumnya, ia juga sempat mengalami kekurangan darah A+ pada April 2017 lalu. Pada pertengahan April 2017, Jupe sempat dikabarkan kritis. Hal itu yang membuat para artis mengunjungi Jupe di RSCM, termasuk mantan suaminya, Gaston Castano. Saat itu Jupe sempat menjalani cuci darah. Jupe meninggal dunia akibat kanker serviks stadium empat yang dideritanya. Penyakit ganas yang diderita Jupe sejak September 2014. Saat itu ia mengungkapkan mengidap kanker serviks. Untuk mengobati penyakit tersebut, ia harus bolak-balik berobat ke sebuah rumah sakit di Singapura. Jupe menjual rumah dan mobilnya guna pembiayaan penyakit yang dideritanya. Jupe sempat menjelaskan, dirinya mengidap kanker stadium 2 dan harus menjalani operasi. Belakangan, ia meralat pernyataan itu jika dirinya mengidap kanker stadium 1B. Ia sempat menjalani kemoterapi, operasi, hingga radiasi di Singapura. Kabar bahagia sempat datang pada Januari 2015. Saat itu Jupe menjelaskan sembuh total dari kanker serviks. Dalam sebuah kesempatan, ia menggunduli rambutnya sebagai bentuk kepedulian terhadap penderita kanker. Ia kemudian aktif melakukan kampanye memerangi kanker. Kondisi kesehatan Jupe kembali bermasalah pada Juni 2016. Beberapa bulan kemudian, tepatnya Desember 2016 Jupe menjelaskan, kanker yang dideritanya sudah masuk stadium 4. Akibat besarnya biaya pengobatan, Pemeran Utama Wanita Terbaik Festival Film Bandung 2013 itu sempat dikabarkan bangkrut. Setelah beberapa bulan menjalani perawatan akibat kanker serviks stadium 4, kondisi Jupe makin menurun. Hal itu disampaikan Nia Anggia, adiknya. Bersama Ria Irawan dan suaminya, Jupe menunaikan ibadah umrah awal 2017. Ia berharap kondisinya makin membaik. Pulang umrah, kondisi Jupe tak menunjukkan perubahan. Apalagi, ia juga harus berurusan masalah hukum dengan Nikita Mirzani. Pada Februari 2017, Jupe mulai dirawat secara intensif di RSCM. Sejumlah selebriti berdatangan untuk mendoakan demi kesembuhan Jupe. Dukungan demi kesembuhan Jupe juga disampaikan para netizen. April 2017, kondisi Julia Perez kian memprihatinkan. Kondisi yang sama kembali terjadi pada awal Juni 2017 hingga menjalani operasi. Selamat jalan Julia Perez.
  14. Indosat Ooredoo, perusahaan telekomunikasi dengan total pendapatan terbesar kedua di tanah air, menyatakan kalau mereka akan menutup layanan e-commerce mereka Cipika. Saat ini, situs Cipika menampilkan pesan kalau mereka telah berhenti menerima pesanan pada tanggal 22 Mei 2017 yang lalu, dan akan menghentikan operasional pada tanggal 1 Juni 2017 mendatang. Prashant Gokarn, Chief Strategy and Digital Services Officer dari Indosat Ooredoo, pun mengonfirmasikan penutupan tersebut. Kepada Tech in Asia, ia menyatakan kalau langkah ini merupakan bagian dari perubahan strategi yang dijalankan oleh Indosat Ooredoo. Untuk menghadirkan sebuah produk bisnis baru seperti Cipika, mereka kini tak lagi ingin membuatnya secara internal (inhouse), namun lebih memilih untuk bekerja sama dengan pihak lain. “E-Commerce B2C butuh waktu yang lama untuk mencapai keuntungan,” ujar Gokarn menjelaskan alasan penutupan Cipika. Didirikan pada tahun 2014, Cipika menjual berbagai macam barang mulai dari makanan ringan hingga barang elektronik. Di awal tahun ini, mereka mencoba untuk menghilangkan beberapa kategori produk secara bertahap, seperti makanan. “Produk seperti itu cukup menghasilkan, namun tidak bisa berkembang dengan cepat (scalable),” tutur Gokarn. Menurut Gokarn, saat ini pembicaraan tentang masa depan karyawan Cipika masih terus berlangsung. Ia menyatakan kalau beberapa karyawan memang akan diberhentikan, namun beberapa yang lain kemungkinan akan menempati posisi baru di Indosat maupun anak perusahaan mereka. Perubahan strategi yang dilakukan Indosat Ooredoo ini sebenarnya telah terlihat dari dukungan mereka terhadap dana investasi SB ISAT serta program akselerator Ideabox yang diluncurkan pada tahun 2013. Dalam kerja sama tersebut, mereka memilih untuk bekerja sama dengan perusahaan modal ventura yang lebih berpengalaman. Layanan dompet digital Dompetku, pun akan mengalami perubahan serupa. Indosat Ooredoo nantinya akan menggandeng layanan dompet digital dan perusahaan lain untuk bekerja sama. Di saat yang sama, Indosat Ooredoo pun berniat untuk fokus pada bisnis utama mereka di bidang komunikasi. Sebagai contoh, menurut Gokarn, mereka bisa bekerja sama dengan layanan transportasi online untuk mencocokkan data posisi pengemudi dengan data yang diterima BTS, agar para pengemudi tidak bisa melakukan penipuan lokasi. Penutupan Cipika ini seperti menambah panjang daftar layanan digital tanah air yang menghentikan layanan pada tahun 2017 ini. Sebelumnya, telah ada nama-nama seperti Lolalola, Bornevia, hingga Tiketbusku yang juga berhenti beroperasi.
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi