Jump to content

c0d1ng

✔ Verified Account
  • Content Count

    1,116
  • Joined

  • Last visited

  • Days Won

    26

c0d1ng last won the day on May 4

c0d1ng had the most liked content!

About c0d1ng

  • Rank
    Sersan Satu
  • Birthday 05/16/1992

Profile Information

  • Interest
    c0d1ng

Recent Profile Visitors

37,802 profile views
  1. Sebelumnya, hacker mengklaim telah membocorkan informasi 2,3 juta penduduk Indonesia dan pemilihan umum yang diperoleh dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Informasi ini disebar oleh akun Twitter @underthebreach yang sebelumnya juga menginformasikan penjualan jutaan data pengguna Tokopedia. Detail Data Penduduk yang Bocor Terkait jutaan data penduduk yang bocor, hacker mengklaim data itu memuat nama, tempat dan tanggal lahir, alamat, nomor identitas (NIK, NKK), dan lainnya. "Data ini sangat berguna bagi mereka yang memerlukan identitas untuk mendaftarkan banyak nomor ponsel baru di Indonesia," tutur si peretas lebih lanjut. Dia juga mengatakan data tersebut tersimpan di dalam format .pdf yang didapat dari situs web Komisi Pemilihan Umum. Judul salah satu sampel halaman itu berbunyi: "Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Umum DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota Tahun 2014."
  2. Data pengguna Bukalapak ditengarai bocor lagi. Belasan juta data penggunanya ditawarkan di forum dark web. Sang hacker menjajakan data tersebut di situs RaidForums. Menggunakan akun Tryhard User menawarkan data pengguna sebanyak 12.957.573. Data tersebut berisikan user ID, email, nama lengkap pengguna, password, salt, username dan tanggal lahir. Si hacker turut menampilkan sejumlah contoh data. Mengejutkan ada nama yang tidak asing, yakni achmad.zaky.s@gmail.com yang kemungkinan milik mantan CEO Bukalapak Achmad Zaky. Selain itu ada mfrasyid1@yahoo.com yang dimiliki Fajrin Rasyid yang merupakan pendiri Bukalapak. Untuk diketahui ini bukan kali pertama Bukalapak diterpa kabar kebocoran data. Sebelumnya Maret tahun lalu, belasan juta data pengguna dijual di forum dark web.
  3. Pernah mendengar kata HeartBeat sebelumnya? Jika diartikan secara harfiah, heartbeat artinya detak jantung. Lalu apa hubungannya dengan WordPress? Dikutip dari Developer WordPress, HeartBeat merupakan suatu service API yang berfungsi untuk menyediakan informasi real time serta melakukan sinkronisasi data pada server dan tampilan dasbor. Masih bingung? Oke, pelan- pelan ya. Jadi, pernahkah kamu membuat suatu postingan di WordPress? Setelah selesai pasti kamu akan klik post. Dan jika ingin melakukan editing, pasti klik Update. Pernahkan kamu mengamati bahwa WordPress akan senantiasa melakukan update secara otomatis? Atau pernahkah kamu mengamati bahwa WordPress akan selalu melakukan pengecekan koneksi internet secara berkala? Nah, itulah fungsi dari Heartbeat API. Kehebatan dan Kelemahan HeartBeat Dari beberapa penjelasan di atas, kehebatan HeartBeat sudah tidak diragukan lagi. Kamu bisa melakukan editing artikel di WordPress tanpa takut lupa klik Save. HeartBeat API akan melakukan pengecekan koneksi internet dan manajemen session user. HeartBeat API akan selalu menyediakan informasi secara real time dan sinkronisasi data. Namun, di satu sisi HeartBeat API juga memiliki kelemahan. Kelemahannya adalah proses sinkronisasi data yang realtime akan meningkatkan penggunaan CPU sehingga server bisa overload. Nah, inilah yang akan jadi masalah. Penggunaaan CPU Usage yang cukup tinggi akan membebani server lainnya khususnya bagi pengguna shared Hosting. Hal ini tentu saja akan berakibat pada website kamu lho! Website kamu bukannya semakin cepat diakses, malah semakin lambat nantinya. Dari segi performa juga akan menurun. Bagaimana solusinya? Gampang! Kamu bisa menggunakan Plugin HeartBeat Control yang tersedia di WordPress. Plugin ini akan berfungsi untuk melakukan kontrol frekuensi “denyut” si HeartBeat. Jadi, kamu bisa mengatur frekuensi sinkronisasi data yang digunakan. Misalnya setiap 15 menit atau 30 menit untuk menghindari penggunaan CPU yang berlebihan. Untuk melakukan instalasi, silahkan baca Cara Install HeartBeat Control. Selain itu, ada juga cara biasa yang bisa kamu lakukan. Jangan sekali- kali membuka halaman dashboard/ editor post terlalu lama atau bahkan membukanya di banyak jendela browser. Nah, mulai sekarang coba ubah kebiasaan kamu. Fitur HeartBeat WordPress ini sangatlah hebat dan memiliki berbagai keunggulan. Namun, jangan sampai keunggulan ini menjadi duri buat kamu ya DomaiNesians! Jangan sampai website kamu error atau website kamu tersuspend gara- gara CPU Usage yang membengkak. Segera atasi dengan plugin Heartbeat Control ya!
  4. Warga Indonesia, khususnya pengguna platform belanja online, tengah dihebohkan dengan kasus peretasan database perusahaan e-commerce Tokopedia. Ada jutaan data bocor di internet bahkan dijual oleh si hacker. Kasus pencurian data ini pertama kali dibeberkan oleh akun @underthebreach di Twitter. Dalam laporan itu, ia menyebut hacker berhasil mencuri alamat email, password hash, dan nama pengguna. Password hash adalah sebuah enkripsi password yang menyamarkan password asli pengguna. Akun @underthebreach sendiri merupakan sumber pertama yang melaporkan hack dan kebocoran data pengguna Tokopedia. Dalam profil akun Twitter mereka, Under the Breach mengklaim bahwa mereka adalah penyedia layanan pemantauan dan pencegahan kebocoran data dari Israel. Tokopedia sendiri telah mengonfirmasi adanya pencurian data penggunanya. Supaya tidak bingung dengan kasus ini, berapa banyak data pengguna Tokopedia yang dicuri hacker? Awalnya, akun Twitter Under the Breach mempublikasi twit berisi penjelasan bahwa hacker telah mencuri 15 juta data pengguna Tokopedia yang dikoleksi dalam dua bulan dan peretasan ini terjadi pada Maret 2020. Kemudian, akun yang sama melaporkan temuan lainnya bahwa ada total 91 juta pengguna Tokopedia yang dijual di dark web. Dengan laporan ini, berarti ada tambahan 76 juta data pengguna Tokopedia yang dimiliki oleh peretas. Data tersebut dijual di pasar gelap internet dengan harga 5.000 dolar AS atau sekitar Rp 75,8 juta. Tokopedia konfirmasi adanya kebocoran data pengguna Tokopedia mengakui adanya upaya pencurian data terhadap penggunanya. Tidak dijelaskan kapan peretasan terjadi, namun startup yang berdiri sejak Februari 2009 itu memastikan informasi penting pengguna, seperti password, berhasil terlindungi. "Meskipun password dan informasi krusial pengguna tetap terlindungi di balik enkripsi, kami menganjurkan pengguna Tokopedia untuk tetap mengganti password akunnya secara berkala demi keamanan dan kenyamanan," kata Nuraini Razak, VP of Corporate Communications Tokopedia, kepada kumparan, Sabtu (2/5). Perusahaan juga menerapkan keamanan berlapis untuk menjaga akun pengguna dari penjahat siber. Salah satunya dengan one time password (OTP) yang hanya dapat diakses secara real-time oleh pemilik akun. Hingga saat ini, Tokopedia masih terus berupaya menginvestigasi terkait peretasan jutaan penggunanya. Tidak ada data pembayaran yang bocor Selain memastikan tidak ada data password pengguna yang berhasil dicuri, Tokopedia juga memastikan tidak ada kebocoran data pembayaran. Adapun data pembayaran yang dimaksud ialah transaksi belanja online di Tokopedia melalui transfer bank, kartu kredit atau pembayaran lewat Ovo. "Seluruh transaksi dengan semua metode pembayaran, termasuk informasi kartu debit, kartu kredit dan OVO, di Tokopedia tetap terjaga keamanannya," kata Nuraini. Untuk menjaga keamanan para pengguna, Tokopedia menyarankan pengguna agar melakukan pergantian password. Dan, ini harus dilakukan secara berkala. Siapa hacker pencuri data pengguna Tokopedia? Pakar keamanan siber, Pratama Persadha dari Communication & Information System Security Research Center (CISSReC), mengungkap bahwa peretas data Tokopedia tersebut pertama kali mengumbar hasil retasannya menggunakan nama Whysodank lewat dark web Raid Forums pada Sabtu (2/5). Raid Forums merupakan merupakan forum komunitas hacker di internet yang berisi informasi-informasi terkait dengan database bocoran data, hingga berbagi prank dan komunitas pengolok. Di sini, peretas mencoba untuk meminta bantuan rekan hacker untuk membuka hash dari password akun para pengguna Tokopedia. Dia mengalami kesulitan untuk membuka password. Setelah itu, ada lagi peretas ShinyHunters mem-postingthread penjualan 91 juta akun Tokopedia di forum dark web bernama EmpireMarket. Tokopedia minta pengguna ganti password Selagi menyelidiki pengguna yang terkena dampak dari pencurian data ini, Tokopedia mengimbau konsumen untuk mengganti password secara berkala. Perusahaan juga meminta pengguna untuk mengaktifkan PIN yang akan meminta kode setiap kali pengguna melakukan transaksi. Selain itu, Tokopedia juga memungkinkan pengguna untuk mengaktifkan OTP dari Google Authenticator. Dengan ini, pengguna bisa melacak jika terjadi percobaan login di perangkat lain karena akan muncul kode OTP lewat SMS di nomor ponsel yang telah didaftarkan di Tokopedia. Cara mengaktifkan PIN dan OTP Google Authenticator di Tokopedia bisa dibaca pada artikel di bawah ini. Kominfo panggil Tokopedia terkait kebocoran data Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) akan memanggil direksi Tokopedia pada Senin (4/5). Pemanggilan tersebut ditujukan untuk meminta penjelasan terkait bocornya jutaan data pengguna Tokopedia baru-baru ini. Kominfo juga telah mengirimkan surat ke Tokopedia. Setidaknya, ada tiga hal yang dibahas oleh Kominfo dalam surat tersebut guna menjamin keamanan data pengguna. "Hal pertama yang harus dilakukan Tokopedia segera melakukan pengamanan sistem untuk mencegah meluasnya data breach. Kedua, memberitahu pemilik akun yang kemungkinan data pribadinya terekspos. Dan ketiga, melakukan investigasi internal untuk memastikan dugaan data breach serta apabila telah terjadi, mencari tahu penyebab data breach tersebut," jelas Menteri Kominfo, Johnny G. Plate, dalam sebuah keterangan pers, Minggu (3/5). Johnny menyebut, Kominfo telah meminta laporan kepada Tokopedia tentang pemberitahuan dugaan kebocoran data kepada pemilik akun, tindakan pengamanan sistem yang dilakukan, dan potensi dampak kebocoran data kepada pemilik data. Johnny pun mengaku bahwa pihaknya masih menunggu laporan tersebut selesai dibuat. Cara cek apakah akun Tokopedia dicuri hacker Mengingat salah satu data yang bocor adalah alamat email, hal berbahaya yang mungkin terjadi ialah penyalahgunaan atau penipuan berbasis email. Apabila kamu adalah pengguna Tokopedia, tentu kamu ingin mengetahui apakah akunmu menjadi salah satu yang terdampak dari kebocoran data ini. Nah, salah satu caranya ialah dengan mengeceknya di situs Have I Been Pwned (https://haveibeenpwned.com). Kamu cukup memasukkan alamat email yang kamu gunakan untuk belanja online di Tokopedia, kemudian situs akan mendeteksi apakah email itu masuk ke dalam kasus website-website yang terkena retas. Jika di hasil pengecekan email kamu di Have I Been Pwnd ada simbol Tokopedia, itu berarti akun Tokopedia kamu adalah salah satu yang terdampak. Selain Have I Been Pwnd, kamu juga bisa mengecek kemungkinan kebocoran data pribadimu di internet lewat situs Avast (https://www.avast.com/hackcheck). Caranya juga sama. Cukup masukan alamat email di kolom yang tersedia.
  5. Mudah mudahan puasnaya lancar semua, amin

    1. kotawa

      kotawa

      amin ndral

  6. Akhir pekan ini, seorang peretas membocorkan data puluhan juta pengguna yang terdaftar di Tokopedia, toko daring terbesar di Indonesia. Informasi ini pertama dibeberkan oleh @underthebreach, sebuah akun pemantau kebocoran data global. Dalam tangkapan layar percakapan dari salah satu forum peretas di dark web, diketahui bahwa data tersebut diperoleh pada Maret 2020 dan mengandung informasi pribadi setidaknya 15 juta pengguna. Angka ini sendiri masih belum saklek. Penelusuran dari lembaga ELSAM mendapati bahwa kebocoran dipastikan terjadi atas setidaknya 12.115.583 akun Tokopedia. Sehari kemudian, @underthebreach menyampaikan kabar mengkhawatirkan. Peretas tersebut rupanya memegang data sedikitnya 91 juta pengguna Tokopedia, dan ingin memperjualbelikannya melalui dark web. Penelusuran dari situs teknologi ZDNet mendapati bahwa berkas tersebut berupa database dump PostgreSQL, dan berisi informasi seperti nama lengkap pengguna, surel, nomor telepon, tanggal lahir, informasi profil Tokopedia, dan kata sandi akun yang telah di-hash. Perkara terakhir inilah yang mendorong sang peretas membagikan data tersebut ke forum. Seperti diterangkan Liputan 6, hash adalah fungsi yang digunakan untuk mengamankan basis data seperti nama pengguna dan kata sandi. Semisal suatu akun punya kata sandi “Asumsi”, melalui algoritma hash kata sandi tersebut dikonversi menjadi “3!308f??8”. Sederhananya, hash adalah kata sandi untuk kata sandi. Bila seseorang memiliki akses atau berhasil membobol hash tersebut, kata sandi sesungguhnya bakal dibeberkan. Sejauh ini, sang peretas mengaku belum berhasil menemukan hash untuk membobol puluhan juta akun Tokopedia tersebut. Oleh karena itulah ia membagikannya ke forum, dengan harapan peretas lain akan berhasil melanjutkan pekerjaannya. Nuraini Razak, VP of Corporate Communications Tokopedia, membenarkan bahwa telah terjadi upaya pencurian data terhadap pengguna Tokopedia. "Namun Tokopedia memastikan, informasi penting pengguna, seperti kata sandi, tetap berhasil terlindungi," tuturnya. Nuraini pun menyatakan bahwa Tokopedia “tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut” terhadap dugaan peretasan tersebut. Adapun menurut ZDNet, kata sandi yang telah di-hash diamankan dengan algoritma hashing SHA2-384. Algoritma tersebut dikenal “aman, tetapi tidak mustahil dijebol.” Meskipun kata sandi pengguna aman — untuk sementara waktu — bukan berarti puluhan juta pengguna Tokopedia yang terdampak dapat langsung menghela napas lega. Data sensitif berupa nama lengkap, nomor telepon, tanggal lahir, jenis kelamin, dan akun email sudah keburu bocor dan diperjualbelikan secara bebas.. Seorang pengguna Twitter asal Indonesia bernama @ronaldips bahkan dapat membeli sebagian file yang diperdagangkan sang peretas untuk harga 10 Euro. Konsultan dan peneliti keamanan siber Teguh Aprianto menyatakan bahwa data pengguna tersebut kini dijual bebas di Empire Market dengan harga lima ribu dollar US, atau sekitar Rp 74 juta. Menurut pengamat keamanan siber Alfons Tanujaya, hal ini membuat puluhan juta pengguna Tokopedia yang terdampak rentan terhadap penipuan dan phishing — teknik yang memancing pengguna untuk memberikan data pribadi mereka secara tak sadar ke situs palsu. Bila pengguna “terpancing” ke situs phishing, mereka dapat tak sengaja menyerahkan kata sandi mereka. Walhasil, data mereka bakal sepenuhnya di tangan peretas. Persoalan lain adalah Tokopedia dinilai lamban memberitahu publik bahwa terjadi kebocoran terhadap data mereka. “Tokopedia belum mengakui, mereka baru bilang ada “upaya” peretasan,” kritik Lintang Setianti, peneliti ELSAM. “Padahal datanya sudah tersebar luas di Dark Web. Kalau kamu periksa melalui situs yang bisa mengecek apakah surelmu dibobol seperti haveibeenpwned.com, kamu bisa tahu bahwa surel banyak orang sudah diretas.” Lebih penting lagi, penelusuran ELSAM mendapati bahwa data tersebut bocor selambat-lambatnya pada 17 April 2020. Ketika terjadi kegagalan perlindungan data pribadi, Tokopedia seharusnya wajib memberitahukan penggunanya yang terdampak. Hal ini diatur dalam Pasal 14 ayat (5) PP No. 71/2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik, yang menyebutkan: “Jika terjadi kegagalan dalam perlindungan terhadap Data Pribadi yang dikelolanya, Penyelenggara Sistem Elektronik wajib memberitahukan secara tertulis kepada pemilik Data Pribadi tersebut.” Mengacu pada Pasal 28 Permenkominfo No. 20/2016 tentang Perlindungan Data Pribadi Dalam Sistem Elektronik, pemberitahuan tertulis ini memang dapat dilakukan paling lambat 14 hari sejak terjadinya insiden. Namun, tenggat waktu 14 hari telah lewat. Bagi Lintang, seharusnya informasi terkait kebocoran data dan tips menanggulanginya datang dari Tokopedia secara langsung--bukan dari Under the Breach atau pakar digital di media sosial. Tokopedia bukan raksasa daring pertama yang dijegal insiden kebocoran data. Maret 2019, Bukalapak disorot setelah 13 juta data penggunanya disasar oleh peretas. Dalam insiden serupa, Sephora Asia juga diretas dan 3.7 juta data penggunanya dibobol. Namun, menurut Lintang, terdapat perbedaan mencolok antara cara perusahaan lokal dan internasional menangani kebocoran data. “Dalam kasus Bukalapak, sangat disayangkan bahwa mereka bilang data konsumen, nama, email, dan nomor telepon itu bukan “data krusial”, hanya karena kata sandi tidak bocor,” kritik Lintang. “Padahal apapun data konsumen, apalagi itu bisa mengidentifikasi satu orang, harusnya ada tanggung jawab untuk menjaganya.” Kontras dengan itu, Sephora Asia lekas memberikan notifikasi ke pengguna yang mengkonfirmasi bahwa terdapat peretasan data, tetapi tidak ada nomor kartu kredit pengguna yang bocor. “Kita bisa lihat perbandingan dengan institusi luar negeri yang punya tanggung jawab lebih,” ucapnya. “Sebagai konsumen, saya lebih baik dapat informasi itu.” Menurut Anton Muhajir, Sekretaris Jenderal SafeNet, konsumen berhak untuk menuntut Tokopedia bila tudingan peretasan terbukti benar. “Dia sudah lalai menjaga data kita,” tutur Anton. “Dia tidak bisa menjamin keamanan data yang kita serahkan kepada mereka.” Namun, Anton menyoroti bahwa saat ini hukum yang ada untuk melindungi hak dan data pribadi konsumen belum memadai. “Hal-hal seperti seberapa besar tanggung jawab perusahaan ketika terjadi kebocoran data dan seberapa jauh hak mereka dalam penguasaan data itu baru kita bahas di Indonesia,” kritiknya. “Di PP No. 71/2019, nggak ada aturan yang secara langsung membicarakan ganti rugi ke konsumen,” ucap Lintang. “Yang ada sanksi administratif berupa teguran tertulis, denda administratif, penghentian sementara, dan lain sebagainya. Ini dilakukan oleh Menteri Kominfo.” Dalam Peraturan Menteri Kominfo No. 20 tahun 2019 pasal 29, memang ada bab khusus yang membahas penyelesaian sengketa. Pemilik data pribadi dapat mengajukan pengaduan ke Menteri Kominfo atas kegagalan perlindungan data pribadi. Kemudian, sengketa tersebut diselesaikan “secara musyawarah” atau melalui “penyelesaian alternatif.” “Sayangnya, nggak ada ganti rugi langsung ke konsumennya sendiri,” ucap Lintang. “Kalau RUU Perlindungan Data Pribadi diloloskan, kita jadi punya hak untuk meminta ganti rugi dan ada kewajiban dari Tokopedia untuk memberitahukan kita secara tertulis.”
  7. Kasus peretasan akun WhatsApp kembali terjadi. Kali ini menimpa peneliti dan perhati isu sosial Ravio Patra. Kejadian ini diceritakan kembali oleh Direktur Eksekuti SAFEnet Damar Juniarto. Damar Juniarto mengatakan kejadian pembobolan akun WhatsApp tersebu terjadi kemarin (22/4/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu Ravio Patra menunjukkan kepadanya coba menghidupkan WhatsApp kemudian muncul tulisan 'You've registered your number on another phone. "Dicek ke pesan inbox SMS, ada permintaan pengiriman OTP. Peristiwa ini saya minta segera dilaporkan ke Whatsapp, dan akhirnya oleh Head of Security Whatsapp dikatakan memang terbukti ada pembobolan," ujar Damar ketika dihubungi, Kamis (23/4/2020). Damar Juniarto mengungkapkan pelaku pembobolan menemukan cara mengakali nomor ponsel untuk bisa mengambil alih Whatsapp yang sebelumnya didaftarkan dengan nomor Ravio Patra. "Karena OTP dikirim ke nomor Ravio, besar kemungkinan pembobol sudah bisa membaca semua pesan masuk lewat nomor tersebut. Setelah dua jam, Whatsapp tersebut akhirnya berhasil dipulihkan," ungkapnya. Damar Junianto menambahkan selama dikuasai "peretas", pelaku menyebarkan pesan palsu berisi sebaran provokasi dengan plotting untuk menempatkan Ravio sebagai salah satu yang akan membuat kerusuhan. Bunyinya pesan tersebut: KRISIS SUDAH SAATNYA MEMBAKAR! AYO KUMPUL DAN RAMAIKAN 30 APRIL AKSI PENJARAHAN NASIONAL SERENTAK, SEMUA TOKO YG ADA DIDEKAT KITA BEBAS DIJARAH "Saya minta Ravio untuk mengumpulkan dan mendokumentasikan semua bukti. Agar kami bisa memeriksa perangkat tersebut lebih lanjut," ujarnya. "Sekitar pukul 19.14 WIB, Ravio menghubungi saya dan mengatakan "Mas, kata penjaga kosanku ada yg nyariin aku rapi udah pergi. Tsmpangnya serem kata dia." "Saya instruksikan Ravio untuk matikan handphone dan cabut batere, lalu pergi ke rumah aman." ungkap Damar Juniarto. "Sudah lebih 12 jam tidak ada kabar. Baru saja saya dapat informasi, Ravio ditangkap semalam oleh intel polisi di depan rumah aman."
  8. Kabar duka datang dari dunia musik Tanah Air. Salah satu penyanyi kebanggaan Indonesia, Glenn Fredly mengembuskan napas terakhirnya, Rabu (8/4/2020) malam. Salah satu sahabat Glenn Fredly, Tompi memberi berita sedih ini melalui pesan WhatsApp. "Telah berpulang saudara kami, Glenn Fredly, malam ini. Mhn dimaafkan semua salahnya. Dia yg selalu hadir menggerakkan kita semua," tulis Tompi. Di RS Setia Mitra Jakarta Selatan Glenn Fredly meninggal dunia di RS Setia Mitra pada pukul 18.00 WIB. Namun mengenai penyakitnya belum diketahui pasti.
  9. Nah panggil tuh mana corona, biar diborgol
  10. Pada kolom komentar di video Youtube acara musik, ada seorang pria yang berkomentar bukan tentang acaranya. Namun, pria ini berkomentar karena dia menemukan pacarnya sedang pergi bersama pria lain. Dalam komentarnya, pria dengan nama akun Youtube Akbar Iss ini mengatakan ucapan terima kasih kepada KompasTV dan Tulus karena dengan adanya video konser ini ia jadi tahu bahwa pacarnya selingkuh. "Terima kasih om tulus ... makasiih KOMPAS TV . dengan ada nya konser ini .. Saya jadi tahu di menit 2 : 21 pacar saya jalan sama orang lain ... Saat aku ingin mengajak nya jalan berdua," tulis akun Youtube Akbar Iss. Video ini sudah diunggah di Youtube Inspiras Musik pada 8 Juni 2016 dan sudah ditonton 776.000 viewers. Namun, Akbar Iss baru pada 3 bulan yang lalu mengirimkan komentarnya.
  11. Hai warga dirumah aja

  12. c0d1ng

    Monarch

    Version 1.4.12

    0 downloads

    Take Social Sharing to the Next Level with Monarch. A Social Media Plugin with Style
  13. Version 2.10.2

    2 downloads

    Description Admin Menu Editor lets you manually edit the Dashboard menu. You can reorder the menus, show/hide specific items, change premissions, and more. Features Change menu titles, URLs, icons, CSS classes and so on. Organize menu items via drag & drop. Change menu permissions by setting the required capability or role. Move a menu item to a different submenu. Create custom menus that point to any part of the Dashboard or an external URL. Hide/show any menu or menu item. A hidden menu is invisible to all users, including administrators.
  14. Version 7.5.11.2

    0 downloads

    List of Overall Features Form Analytics – Analytics that gives you stats of form views, form submissions and even form interactions! Complete with line, bar, pie, polar and radar charts. NEX-Forms also provides you with GeoLocation stats! Now you can see where your form submissions came from! Cost Estimations / Math Logic – Use Math Logic to perform cost calculations based on user selections. Use any custom formulas on any number of fields! Fully Responsive – NEX-Forms easily and efficiently scales to any device from phones to tablets to desktops. Interactive Forms – Interact in real-time with your users by displaying the users input in the forms in a manner of conversation. Conditional Logic – NEX-Forms includes advanced conditional logic to show and hide form elements based on your users input. Add unlimited rules with multiple conditions and multiple actions. For example, add a rule that has a condition for 3 conditions to be true before running any number of actions. 50+ Form Elements – Make use of 50+ Bootstrap styled fields with pixel perfect precision! From special fields to uploaders and your most common form fields. Multi-Step Forms & Online Quizes – Break large forms into managable steps for your users to complete with ease. Combine multi-steps, math logic and conditional logic to create online questionnaires. Popup Forms – Trigger Popup Forms on Exit Intent, Time on Page, Scroll Position or from Buttons or Links! So, when a user tries to leave the page and/or spends x amount of time on the page and/or the user scrolls to a specified position from the top of the page then the form will popup! Submission Reports and Exports – Generate reports from your form submissions based on your own criteria. Your reports can also be exported to CSV and/or PDF! Modern Design – Designed with modern trends and techniques in mind, NEX-Forms will help you connect with your customers in a whole new and exciting way. Drag & Drop – Add and sort form elements with simple drag and drop. If you can play solitare you can build stunning web forms without a single line of code! Full Grid System – Create any form layout with one of a kind draggable grid system! Includes unlimited grid nesting! Form Animations – Catch your users eye with 70+ super smooth animations. 660+ Icons – Make use of 660+ icons that can be added to form fields. Font Awesome icons are vectors, which mean they’re gorgeous on high-resolution displays. 1200+ Google Fonts – Allows you to easily add fonts from the Google Font Directory to use in your forms. Over 1200 fonts are made available in NEX-Forms. Built-In Anti-Spam Protection – Whith NEX-forms built-in Anti-spam you will never receive an unwanted email. No captchas needed to prove your users are in fact human! Email Autoreponder – Receive all your form data in fully customisable emails. Send admin emails to multiple recipients and/or send confirmation emails to end users! Submission Storage and Export – All form submissions are stored in your database and can be viewed from the admin panel. Entries can also be exported to Excel! Form Import and Export – Export form with a single click. Includes all form settings and can be imported into any NEX-forms installation. Survey Fields – Create beautiful surveys with thumb rating, star rating and smiley rating fields! Pre-Populated Fields – Set default field values! Auto-fill fields from other forms! Auto-fill fields from URL parameters! Sticky Forms – Add sticky-paddle/slide-in froms to any side of your site! Same Page Forms – You can have as many forms on a single page as you need without any conflict! AJAX Powered – Submit forms without page refreshing! Sidebar Widget – Add forms into your sidebars with WordPress Widgets. File Uploader Fields – Receive files as email attahcments. Can also be viewed and downloaded from the backend. Includes file type validation and live image preview. Hidden Fields – Add dynamic and/or static hidden fields to your forms for extra admin info from form submissions. Thumb Selection Fields – Showcase your products in single and multi-selection fields. Styling Toolbar – Style your forms with ease using our one of a kind styling toolbar similar to popular tools such as Photoshop, Fireworks, MS Paint, etc. Taskbar – Work on multiple forms at the same time. Easily switch between task windows from the taskbar. A real time saver! Personal Preferences – Save time by setting up personal preferences to be used as defaults for all new forms! Form Validation – Make fields required and your validate fields as: Any Format, Email, Phone Number, URL, Numbers Only or Text only. Min/Max Character Limiting – Limit characters in multi-line text areas and single-line text fields by setting maximum/minimum characters allowed. Includes total character count indicator. Keyboard Shortcuts – Save time using built-in keyboard shortcuts. For example, save a form by hitting CTRL+ALT+S. Live Form Previewer – Preview your form in realtime, at anytime, while you are busy building it! Duplicate Forms – Duplicate existing forms with a single click! Duplicated forms include all the original form’s settings! Form Templates – Create your very own custom form templates to be re-used time and time again! Unlimited Forms – There is no limit to how many forms you can have on your website Personolized Admin Panel – Create and save your very own personalized NEX-Forms admin panel layouts! Tons of Field Settings – Customize your form fields with a huge variety of easy to use settings! Field Duplication – Copy fields, grids, panels and any form element so that you dont have to do any double work! Embed Options – Embed/Use forms in post, pages, sidebars and/or theme template files! Use NEX-Forms page/post editor button to generate shortcodes. Redirect after Submission – You can redirect your users to a specified URL after a form is submitted. For example to your own custom “Thank you” page, etc. Send Data to Custom URL – Send submitted form data to a custom URL by using GET or POST method. Perfect for sending data to an alternative database! AJAX Powered Admin Panel – NEX-Forms admin panel will give you a real desktop apllication feel with no page resfreshing. Everything is done and found in a single versitile admin tool! WP Color Scheme Adapt – NEX-Forms admin panel will adapt to the colors of your selected WordPress color scheme! Global Configuration – For example, you can disable the NEX-Forms widget so it does no show up on your WP widgets page… Multiple Email Methods – Choose your own mailing delivery methods from secure SMTP to normal WordPress Mail! Zero Conflict Admin Panel – 3rd Party plugins and themes that include javascript and stylesheets will not affect the NEX-Forms admin panel! NEX-Forms will not affect any other plugin or theme.
  15. View File DamonPS2 Pro- PlayStation2 Emulator PSP PPSSPP Emu Emulator PS2 Tercepat untuk Android di Global! Satu-satunya emulator PS2 di ponsel Android! Sama seperti menggunakan emulator PPSSPP untuk menjalankan game PSP pada smartphone, Anda dapat menggunakan DamonPS2 untuk menjalankan game PlayStation 2. Emulator DamonPS2 dapat menjalankan permainan video PS2 dengan lancar di smartphone Snapdragon 835 \ 845 (seperti Samsung Galaxy S9 \ S8 \ Note8 \ Mi6) dan kompatibel dengan lebih dari 90% game PS2 (dengan sedikit bug grafis). Kompatibilitas: Dari 13965 game PS2, emulator DamonPS2 dapat menjalankan lebih dari 90% game PS2 (dengan sedikit bug grafis). Dan, lebih dari 20% game PS2 dijalankan dengan sangat lancar pada Emulator ini. Game PS2 yang dapat berjalan dengan lancar di Samsung S8 meliputi: God of War II: 55 FPS Final Fantasy X: 55 FPS Spider Man 2: 50 FPS Guitar Hero 2: 60 FPS Kingdom Hearts II: 55 FPS Resident Evil 4: 45 FPS dll .... Saat ini, keadaan emulator PS2 ini masih dalam tahap awal. Jika Anda berharap untuk mengembangkan emulator PS2 yang lebih cepat, beri kami peringkat bintang lima. Ke depan, kami akan merilis versi update setiap dua minggu. Untuk informasi lebih lanjut, silakan ikuti situs resminya: https://www.facebook.com/groups/DamonPS2/ http://www.facebook.com/DamonPS2 http://www.youtube.com/c/DamonPS2 Fitur yang Didukung: Mendukung 2X ~ 5X Enhanced Resolution (HD 1080p) Mendukung Gamepad Mendukung Lewati layar boot BIOS Mendukung Multi-threading & NEON Acceleration Mendukung File ROM multi-format (Sertakan: -.iso\bin\img\nrg Format) Akan mendukung fitur-fitur dibawah ini: Akan Mendukung Cheat Code Akan Mendukung Frameskip Akan Mendukung Tidak dibutuhkan file BIOS Akan Mendukung Patch Widescreen (16:9 \ 18:9 ) Akan Mendukung Fitur Getaran Gamepad HID Akan Mendukung Mipmap Akan Mendukung Impor \ Ekspor file MemoryCard (format kompatibel dengan Pcxs2) Akan Mendukung Akselerasi MEPG2 & ARM-v8 & Vulkan API Akan Mendukung X86 Dapat menjalankan 95% game PS2 tanpa masalah Tak lama lagi, DamonPS2 akan menjalankan game 2x ~ 10x lebih cepat dari kecepatan framerate saat ini. Kebutuhan Hardware: Android 5.0 + OpenGL ES 3.0 + Perbedaan antara versi Free dan versi Pro (Versi Berbayar): Tanpa iklan dalam aplikasi Dapat menggunakan file kartu memori untuk save/load game state Mendukung penggunaan gamepad Mendukung rendering 1080p / 720p (resolusi PS2 3x ~ 5x) Mendukung impor / ekspor file kartu memori (format kompatibel Pcxs2) Mendukung cheat code Tentang Game ROM dan BIOS: Karena pembatasan oleh hukum, kami tidak akan menyediakan ROM game dan gambar BIOS untuk pemain. Harapan: Dalam satu tahun, tujuan tim pengembang DamonPS2 adalah "Double-90"! Dengan kata lain, setelah satu tahun, pada perangkat Snapdragon 660 (atau ponsel Android dengan prossesor single-core Geekbench lebih tinggi dari 1600), DamonPS2 dapat menjalankan 90% dari semua game ps2 mendekati framerate maksimal (50FPS +), dan DamonPS2 dapat menjalankan 90% dari semua game ps2 dengan kompatibilitas sempurna (Tanpa cacat Grafis). Oleh karena itu, kombinasi terbaik dari emulator seri PlayStation di perangkat seluler adalah emulator DamonPS2 dan emulator PPSSPP. Mereka adalah emulator PS2 dan emulator PSP masing-masing. Catatan: Emulator DamonPS2 hanya emulator PS2, bukan emulator PSP. Catatan Khusus: Jika Anda ingin meningkatkan permainan framerate sebesar 10 ~ 40%, maka hapus file "Thermal Engine" di sistem android. Jika ada kesalahan tata bahasa di halaman atau aplikasi, silakan segera email kami. (Email: DamonPS2@outlook.com). -------- LEGAL: Meskipun DamonPS2 dapat menjalankan perangkat lunak permainan PlayStation 2, kami tidak berafiliasi dengan SONY dengan cara apa pun. DamonPS2 bukan: - emu PS3 - emu PSP - emu PPSSPP - emu PS4 - emu PPSSPP - emu PlayStation 3 - emu PlayStation 4 - emulator PS3 - emulator PSP - emulator PPSSPP - emulator PS4 - emulator PPSSPP - emulator PlayStation 3 - emulator PlayStation 4 Seluruh hak cipta. Submitter c0d1ng Submitted 09/21/2018 Category Games
×
×
  • Create New...