Jump to content

Leaderboard


Popular Content

Showing content with the highest reputation on 11/16/2016 in all areas

  1. 27 points
    Pagi ini hari Rabu tanggal 16 November 2016, Ahok ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penistaan agama. Namun belum ada pengadilan di kejaksaan penuntut umum berapa lama bapak Ahok dipenjara. Menurut saya sebagai orang yang objektif, Ahok gak bersalah, siapa yg yakin Ahok gak bersalah? Dan saya tidak mau ahok di penjara
  2. 5 points
    Ahok ga slh, ngapa dipenjara, coba kalo dia bukan gubernur
  3. 5 points
    Pria dari Uhang, Hagzhou City, China Timur, hampir meninggal dunia gara gara Mr P-nya kemasukan sumpit ndral! :O Awalnya sih pria ini berobat ke rumah sakit gara gara menderita kencing darah. Awalnya dia gak ngaku gara gara malu sama apa yang dialami sama dia. Setelah jalanin serangkaian pemeriksaan, pria yang namanya Chen ini diharusin ikut operasi pada area genital. Gara garanya ada benda asing masuk ke dalam lubang Mr P yang teridentifikasi adalah sumpit stainless. Diketahui, sumpit stainless yang masuk ke dalam lubang kemaluan Chen dalamnya 17,78 cm dan udah mencapai dinding rektum. Dokter bilang kalau sumpit terdorong lebih jauh maka dampaknya fatal. Lewat tahap operasi, dokter berhasil ngeluarin sumpit dan keadaannya Chen ini udah mulai membaik. Namun belum tau luka yang dialami Chen berdampak buat fungsi seksualnya dalam jangka panjang. Jangan ditiru ya ndral! Posting Hampir Meninggal Gara Gara Mr P Kemasukan Sumpit! ditampilkan lebih awal di IT Care. itc.web.id
  4. 3 points
    womanthings

    Inspiratif, Wanita Beranikan Dirimu!

    Bagi masyarakat dan sosial budaya, keperawanan dianggap sebagai kesucian seorang wanita. Ketika keperawanan kamu hilang, tandanya kamu sudah ternodai di mata orang-orang. Orang lain menganggapmu rendah, dan kamu pun merasa malu karenanya. Tidak heran, jika ada banyak sekali wanita sengaja bertahan dalam hubungan buruk dan abusive karena mereka sudah menyerahkan keperawanannya pada pasangan. Mereka khawatir tidak akan ada lagi pria lain yang mau menerima mereka karena sudah tidak perawan. Tahu tidak, ketakutanmu tersebut dapat dibantah oleh Stefan William, artis muda Indonesia yang saat ini sedang naik daun. Dalam sebuah artikel, mengatakan bahwa semua wanita yang dia pacari tidak ada yang perawan. Apabila begitu, bagaimana sebenarnya pandangan para pria tentang keperawanan itu sendiri? Apakah mereka mau menerimamu atau tidak jika kamu sudah tidak perawan? Dan apa yang harus kamu lakukan ketika kamu telanjur kehilangan keperawananmu? Semuanya terjawab melalui 7 alasan berikut ini. 1. Kehilangan Keperawanan Sama Sekali Tidak Membuatmu Kehilangan Harga Diri Perawan atau tidak, kamu tetaplah dirimu yang memiliki harga diri. Menjadi seorang perawan bukan berarti kamu tidak gaul, munafik, atau sok suci. Demikian halnya apabila kamu sudah tidak perawan lagi, sama sekali tidak berarti kamu rendahan, murahan, atau hina. Kalau kamu sudah bisa menyayangi diri sendiri, kamu tidak akan peduli dengan caci maki orang lain. Apa yang membuatmu kehilangan harga diri sebagai wanita adalah jika kamu merendahkan serta membenci dirimu sendiri karena status keperawananmu. Harga dirimu juga otomatis hilang apabila kamu merendahkan wanita lain karena status keperawanannya. Sekali lagi, menjadi perawan atau tidak, sama sekali tidak ada hubungannya dengan seberapa tinggi nilai seorang wanita. 2. Perawan Atau Tidak, Kamu Tetap Berhak Diperlakukan Dengan Baik Oleh Siapa Saja Jika kamu bertahan dalam hubungan buruk atau abusive karena sudah menyerahkan keperawananmu pada pasangan, kamu menyiksa diri sendiri. Pasangan tidak berhak merendahkanmu karena kamu sudah tidak perawan. Orang lain juga tidak sepantasnya menjelekkanmu karenanya. Ingat, kalau kamu sudah paham betapa berharganya dirimu, kamu akan menuntut orang lain memperlakukanmu dengan pantas. Semua wanita berhak diperlakukan dengan hormat dan patut dihargai, apapun statusnya. Jangan berkecil hati lagi, beranikan diri untuk meninggalkan pasangan yang memperlakukanmu dengan buruk! 3. Mengakui Kamu Sudah Tidak Perawan Sama Sekali Bukan Hal Memalukan Kenapa kamu harus takut mengakui status keperawananmu pada orang lain? Bukankah itu bagus, karena artinya kamu merangkul seksualitasmu dan menyayangi tubuhmu sendiri? Kehidupan seksmu sama seperti aspek kehidupanmu lainnya yang juga semestinya kamu hargai. Sama sekali tidak ada yang memalukan dari berapa banyak pria yang telah berhubungan seks denganmu atau pun kamu yang masih belum pernah berhubungan seks dengan siapa pun. 4. Hanya Orang Bodoh yang Masih Menentukan Moralitasmu Dari Selaput Daramu Keperawanan sama sekali tidak menentukan kadar moralitasmu. Ada banyak sekali hal yang menentukan status keperawananmu, dan hanya kamu sendiri yang tahu. Tidak hanya faktor hubungan saja, ada banyak wanita yang selaput daranya robek karena kecelakaan atau cedera karena aktivitas sehari-hari. Ada pula wanita yang terpaksa kehilangan keperawanannya karena kekerasan seksual. Ketika ada orang lain yang merendahkanmu karena selaput daramu, sudah sepantasnya kamu membela dirimu. Kamu bukan wanita rendah, merekalah yang bodoh karena tidak bisa melihat betapa berharganya kamu. 5. Pria Berkualitas Sama Sekali Tidak Mementingkan Status Keperawananmu Perawan atau tidak, sama sekali tidak penting untuk kebanyakan pria! Mereka hanya ingin kamu bisa menjadi pasangan yang memiliki karakter berkualitas untuk mendampingi hidup mereka. Apabila ada pria yang memandangmu rendah karena kamu sudah tidak perawan, untuk apa memilih bertahan dengan mereka? Masih banyak pria berkualitas di sana yang memandangmu dari karaktermu, bukan selaput daramu. 6. Hanya Kamu yang Layak Menentukan Seberapa Berharganya Dirimu Terlepas dari cemoohan orang lain dan ketakutan dari dirimu, sekali lagi: hanya kamu yang menentukan seberapa berharganya dirimu. Kamu rendah dan hina karena kamu sendiri yang membiarkan dirimu berpikir demikian. Kamu berharga dan layak disayangi karena kamu juga sayang dirimu sendiri. Seperti kata pepatah, approval comes from within. Kamu tidak akan goyah jika dicemooh karena kamu sudah sadar dirimu akan selalu berharga untuk kamu dan orang lain. 7. Mengakui Status Keperawanan di Depan Orang Tersayang Bisa Menyulitkan. Tidak Apa, Karena Perbedaan Moral Sangat Wajar Terjadi Memang susah dan menakutkan saat kamu harus mengakui status keperawanan kamu pada orang-orang tersayangmu. Tenang saja, pada umumnya keluarga memiliki rasa empati besar terhadapmu. Pasangan dan teman yang benar-benar menyayangimu pasti tidak akan mementingkan itu, kok. Apabila kamu menemukan perbedaan moral, itu wajar saja. Namun, jika mereka berkomentar negatif terhadapmu, selama kamu tetap bisa berdiri teguh dan menyayangi diri, komentar mereka tidak akan berarti banyak buatmu.
  5. 2 points
    Adoh permainan politik
  6. 2 points
    bener kata kamu
  7. 2 points
    iiee

    Siapa yang ga ssetuju AHOK dipenjara?

    AHOK, gw padamu!
  8. 2 points
    Gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dilakukan secara terbuka dan terbatas di gedung Rupatama, Mabes Polri, Selasa (15/11). Setelah gelar perkara, polisi akan menyampaikan status Ahok pada Rabu (16/11). Badan Reserse Kriminal Markas Besar Kepolisian Indonesia melakukan gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur Jakarta non aktif, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok secara terbuka dan terbatas Selasa pagi (15/11). Gelar perkara terbuka terbatas ini dihadiri empat pelapor diantaranya Ketua Umum FPI Habib Rizieq Shihab, terlapor yang diwakili kuasa hukum Ahok dan 18 saksi ahli, di antaranya saksi bidang agama dan bahasa. Komisi Kepolisian Nasional serta Ombudsman yang hadir dalam gelar perkara tersebut hanya menjadi pengawas yang sifatnya netral. Sementara Komisi Hukum DPR yang juga diundang oleh Polri ternyata tidak hadir. Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Kepolisian Indonesia Irjen Boy Rafli Ammar kepada wartawan, Selasa (11/15) menegaskan lembaganya tidak akan tepengaruh oleh berbagai intervensi dalam proses gelar perkara dugaan penistaan agama oleh Ahok. Hasil kesimpulan final terkait kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok akan diumumkan pada hari Rabu (16/11). Malam ini menurut Boy, Kepala Bareksrim Polri Komjen Pol Ari Dono Sumanto akan menyampaikan kesimpulan sementara gelar perkara tersebut (15/11). Melalui kesimpulan itu lanjut Boy akan diketahui apakah hasil gelar perkara menyatakan ada atau tidaknya tindak pidana penistaan agama. Jika bukti mengarah penistaan, maka status penyelidikan akan dinaikan menjadi penyidikan. Namun, jika tidak, maka penyelidikan dihentikan. “Insya Allah besok (Rabu 16/11) akan disampaikan hasil rumusan dari tim penyidik berkaitan dengan status perkara ini apakah akan ditingkatkan ke penyidikan atau tidak,” papar Boy Rafli. Ketua Umum FPI dan Wakil Ketua Umum MUI saat mengikuti gelar perkara kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Gubernur Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok di gedung Rupatama, Mabes Polri Selasa 15/11Pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta Ubaidillah Badrun mengatakan proses hukum harus berjalan independen dan tidak terpengaruh oleh apapun. Diakuinya bahwa dugaan penistaan agama ini telah meningkatkan tensi politik di Indonesia. Namun ditambahkannya, setinggi apapun tensi politik dan sosial, masyarakat harus tetap berfikir rasional. Kasus dugaan penistaan agama ini lanjutnya dapat dijadikan pelajaran oleh semua pihak khususnya elit politik. “Bahwa komunikasi di hadapan publik dari seorang elit politik apapun yang disampaikan akan terekam oleh publik maka kalimat-kalimat yang tepat dan harus memahami apa yang disebut dengan sosiologi politik masyarakat kita. Situasi sosial, situasi kultural masyarakat,” ulas Ubaidillah. Akibat kasus dugaan penistaan agama ini, sejumlah komunitas masyarakat sempat menolak kampanye yang dilakukan pasangan calon gubernur DKI Jakarta, Ahok-Djarot. Karena itu menurut Ubaidillah, kasus ini akan sangat mempengaruhi elektabilitas pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Ahok-Djarot. Sebelumnya sejumlah ulama, budayawan, akademisi, advokat dan organisasi kepemudaan yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Cinta Damai (AMDC) DKI Jakarta meminta MUI mencabut pernyataanya terkait kontroversi pernyataan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Kepulauan Seribu beberapa waktu lalu yang dinilai telah menistakan surat Al Maidah ayat 51. Juru bicara Aliansi Masyarakat Cinta Damai, Iman Sumantri mengatakan pernyataan MUI yang menyebut Gubernur DKI Jakarta telah menistakan Al-Quran dapat meningkatkan ketegangan politik dan konflik horizontal di dalam masyarakat. Menurutnya pemilihan kepala daerah (Pilkada) harus dilakukan secara damai dan bebas SARA. “Pernyataan MUI ini juga dimanfaatkan oleh sekelompok golongan untuk kepentingan di kancah pilkada khususnya di DKI Jakarta mulai menghangat. Pernyataan itu kalau dikatakan memicu perbedaan kembali itu iya,” ujar Iman Sumantri. Kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Basuki Tjahaja Purnama berawal dari video pidato Basuki sebagai Gubernur DKI Jakarta di hadapan penduduk Kepulauan Seribu pada akhir September lalu. Dalam video tersebut, Ahok dituduh menistakan agama Islam dalam kalimat yang merujuk pada Al-Quran khususnya surat Al Maidah ayat 51. Sebelas orang melaporkan kasus penistaan ini ke polisi. Majelis Ulama Indonesia juga telah mengeluarkan keputusan atas kasus ini yang menyatakan bahwa Basuki telah menistakan agama. https://itc.web.id/wp-content/uploads/2016/11/3a0c677d-bb17-469d-84d3-951f733e3a72.mp3Posting Gimana Kelanjutan Ahok? Status Hukum Gubernur Jakarta Non Aktif Diputuskan Rabu ditampilkan lebih awal di IT Care. itc.web.id
  9. 2 points
    Bingung pagi ini harus ngapain ...
  10. 1 point
    ini kerjaan Buni Yani, knp dia ga dipenjara?
  11. 1 point
    pak ahok harus jd gubernur lagi
  12. 1 point
    abas

    Siapa yang ga ssetuju AHOK dipenjara?

    gue dukung AHOK!!!!
  13. 1 point
    DETIK-DETIK KECELAKAAN WAHANA PERMAINAN DI TEMPAT TAMAN HIBURAN
  14. 1 point
    Sensualnya wajah polos Raisa di meet and greet Makassar
  15. 1 point
    Beberapa hari terakhir, tak hanya Hujan deras yang menyebabkan banjir melanda berbagai wilayah Indonesia. Terpaan angin kencang juga kerap merepotkan. Untuk pengendara sepeda motor, ini adalah salah satu musuh selain banjir. Tak jarang biker dibuat oleng saking kuatnya angin yang bergerak sebelum Hujan. Berikut beberapa trik agar angin kencang tak merobohkan Anda: Sebelumnya, perkirakan kecepatan angin. Jika terlalu kencang dan bobot Anda plus sepeda motor tak kuasa menahan, lebih baik minggir dan mencari tempat untuk berhenti sejenak. Langkah ini dinilai lebih bijak karena terpaan angin yang terlalu kuat akan dengan mudah menerbangkan mobil sekali pun. Perhatikan arah angin dengan melihat objek yang bergerak di sekitar. Jika angin berhembus dari sisi depan atau belakang Anda, kemungkinan terhempas lebih sedikit, meski tetap harus waspada dan menjaga keseimbangan. Jika angin menerpa dari sisi samping, tekan setang lebih berat ke arah datangnya angin. Misalnya, angin datang dari kiri, tekan setang sedikit ke kiri untuk melakukan ”perlawanan”. Tekanan bergantung pada kekuatan angin, semakin angin berhembus kencang, seharusnya semakin kuat tekanan yang diberikan ke setang. Gunakan kaki dan berat badan untuk menjaga sepeda motor tetap dalam posisi tegak. Usahakan tubuh bagian atas tetap rileks, yang diyakini membantu jaga keseimbangan jika sewaktu-waktu terdapat guncangan. Usahakan posisi tubuh lebih rendah untuk mengurangi penampang yang diterpa angin.
This leaderboard is set to Jakarta/GMT+07:00
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy