Jump to content

Leaderboard


Popular Content

Showing content with the highest reputation on 01/02/2016 in Posts

  1. 1 point
    Ada yang bilang untuk mendapatkan gambar yang ada BOKEH itu gunakan manual focus. Mereka beranggapan cara ini menyebabkan bokeh terhasil. Terdapat kesalah pahaman disini, BOKEH terhasil karena beberapa faktor seperti (1) kedudukan subject, (2) Potrait Mode, (3) Aperture Priority Mode dan (4) zoom lens. Cara yang paling mudah adalah dengan memastikan subject berada hampir dengan anda dan memilih frame gambar yang mempunyai background yang sangat jauh daripada subject. Dengan cara ini, subject menjadi sharp dan sebaliknya pada background. Selain itu, Mode Portrait juga boleh digunakan. Mode ini secara automatik memilih aperture yang paling besar untuk menghasilkan gambar yang sharp pada subject tetapi kabur pada background. Tetapi jika anda inginkan keberbagai mode Aperture Priority, boleh digunakan. 2 cara ini anda harus pahami 2 faktor yang menjadikan bokeh berhasil. (1) JARAK. Jarak subjek yang dekat dengan kamera anda dan dalam masa yang sama backgound anda jauh dibelakang subjek akan menjadikan background anda jadi kabur. (2) APERTURE. Aperture yang besar, atau nombor aperture yang lebih kecil menjadikan Depth of Field (DOF) menjadi lebih nipis, keadaan ini menjadikan banyak kawasan termasuk dalam kawasan out of focus. Maka akan menjadi bokeh. Cara yang terakhir adalah menggunakan lensa yang ada focus length yang jauh seperti 200mm dan 300mm. Ini adalah cara lain untuk mendapatkan bokeh yang menarik. Semakin jauh focus length, DOF akan semakin nipis dan semakin mudah bokeh terbentuk. Diingatkan lagi, manual focus bukan cara yang tepat untuk dapatkan hasil gambar bokeh ya ndral.
  2. 1 point
    Jesica_pendong

    Video Antara Kamu, Dosa, dan Tuhan

    Ada perumpamaan dalam bentuk air yg contohin antara kita (sebagai manusia), dosa, dan Tuhan. Disimak ya??? (Offline) c3e32a3b06614a572a9d8c6ac610c27f
  3. 1 point
    Jesica_pendong

    Revolusi dari Jalan Raya

    Lama aku sudah memperhatikan bahwa di Jakarta akhir-akhir ini, banyak terlihat angkot (angkutan kota) hilir-mudik tanpa penumpang alias kosong. Masalahnya bagiku menjadi sederhana, kredit motor murah dan banyak yang memberikan fasilitas kredit tanpa jaminan. Motor menjadi pilihan warga Jakarta menghidari kemacetan dan mempercepat perjalanan. Angkot pun berangsur-angsur ditinggalkan penumpangnya. Termasuk aku. Kemarin, aku sendiri ingin kembali naik angkot dan bus kota. Aku ingin menjumpai pengamen-pengamen terminal, ingin membaui keringat penumpang, mengamati para pedagang asongan lengkap dengan khas cara mereka menawarkan barang dagangannya. Bus kota ekonomi kunaiki. Aku duduk di bangku paling depan di dekat pintu masuk. Sebuah buku yang kubawa kucoba buka. Di sampingku, terdapat seorang laki-laki usia empat puluh tahunan. Dia membelli sebuah jeruk seharga seribu rupiah. Ketika dia menguliti jeruk itu, dia menawariku jeruk itu. Aku hanya menggeleng dan tersenyum. Kuputuskan untuk melanjutkan lagi membaca buku. Menaiki bus kota itu tidak sekadar mengantarkan aku ke sebuah kota di mana gadis batas senja berada, namun lebih dari itu bus kota itu telah mengajak aku berjalan-jalan kembali ke laluku. Buku yang kubaca menjadi semacam kertas kosong yang tak jelas susunan hurufnya. Anganku mulai berlari, menyusuri ruang-ruang nostalgia. Aku masih ingat persis perjalanan seperti ini dulu kulakukan hampir setiap hari. Tujuh tahunan yang lalu, perjalanan ini biasa-biasa saja. Bagiku dulu, bus kota adalah tempat pertaruhan peruntungan. Jika nasib baik bisa dapat tempat duduk atau tidak kena macet, jika sedang sial, terbaliklah semuanya. Dan tujuh tahun itu hampir mengubah segalanya. Kini, seolah saja 'nasib' para penumpang bus relatif sama. Mereka tiap hari harus menjalani laku tapa di jalan raya. Ada semacam kesialan tanpa henti. Jalanan macet tidak sekadar pagi atau sore hari saat orang sibuk berangkat atau pulang kerja. Pilihan keluar dari persoalan ini pun tidak diselesaikan secara bersama-sama oleh sesama warga penumpang bus. Meski tiap hari mereka -mungkin- bertemu di jalan, namun pertemuan itu tidaklah disertai dengan sapaan, rasa ingin mengenal dan lebih jauh lagi, ingin bekerja bersama. Sisi egois setiap penumpang dan mencurigai penumpang lain terkesan lebih mendominasi. Ketika masalah kemacetan itu menjadi semakin akut dan menimpa mereka bak persoalan banjir ibukota, mereka menunjukkan siapa dirinya dan keluarlah sifat aslinya. Memilih mencari jalan selamat bagi dirinya sendiri. Kolektivitas ditinggalkan. Rasa kebersamaan sebagai sesama penumpang membumbung bagai asap hitam dari lubang kenalpot bus kota. Jika memiliki uang lebih, mereka akan mencari kredit mobil, dan atau motor. Celakanya, jalan keluar ini adalah menjadi satu-satunya jalan yang diyakini bisa menyelamatkan persoalan transportasi masing-masing orang. Jika saja ada komunikasi dan forum antarpenumpang, bisa saja persoalan kemacetan di Jakarta bisa bersama-sama digugat. Solusi mencari moda angkutan massal bisa terus diserukan. Proyek monorail yang teronggok bisa kembali menjadi pusat perhatian. Dan kritik atas tarif toll yang terus meningkat bisa dilemparkan kepada perusahaan pengelola jasa jalan toll. Jalan bebas hambatan yang seharusnya menjadi solusi dari persoalan kemacetan, menjadi persoalan tambahan ketika jalan itu meningkatkan tarifnya dan tak ada bedanya dari jalan raya biasa. Jika ada forum antarpenumpang, pengguna jalan raya, bisa-bisa akan muncul satu demonstrasi massal untuk persoalan ini. Namun bisa saja bagi orang-orang yang sudah jengkel karena kesialan tanpa henti di jalan raya ia temui, apresiasi kemarahannya bisa bermacam-macam. Bisa jadi, gerbang-gerbang pintu toll akan dirusak atau bahkan dibakar massa. Rasanya, jika para penumpang atau pengguna jalan memiliki sedikit saja komunikasi antarsesama pengguna jalan, bisa-bisa revolusi untuk perbaikan Indonesia dimulai dari jalan raya. Aneh memang, sampai saat ini, tiada satu orang atau lembaga yang menggugat institusi pengelola jalan tol. Mekanisme hukum seperti class action sebenarnya pun bisa ditempuh. Mengapa hal ini tidak bisa dilakukan? Padahal, berapa ribu sarjana hukum tinggal di Jakarta? Berapa ribu aktivis sosial? Berapa juta pengguna jalan? Dan berapa triliun keuntungan yang telah masuk kantong para pengelola jalan toll? Anganku harus berhenti sampai di sini. Tempat yang kutuju sudah menyapa. Hanya dia yang tampak sama, baik rupa maupun sapa ramah orang-orangnya.
  4. 1 point
    Jesica_pendong

    Keadaan Umum Kota Manado

    Letak Geografis Dan Luas Wilayah Kota Manado terletak di ujung utara Pulau Sulawesi dan merupakan kota terbesar di belahan Sulawesi Utara sekaligus sebagai ibu kota Provinsi Sulawesi Utara. Secara geografis terletak diantara 10 25′ 88″ – 10 39′ 50″ LU dan 1240 47′ 00″ – 1240 56′ 00″ BT. Berbatasan dengan Negara Philipina dan menghadap ke Asia Timur serta Pasifik. Luas wilayah Kota Manado adalah 15.726 hektar atau 157.26 km2 ditambah lahan reklamasi pantai teluk Manado seluas 67 hektar. Wilayah Administrasi Secara adminstratif Kota Manado terbagi atas 9 (sembilan) Wilayah Kecamatan dengan 87 (delapan puluh tujuh) Kelurahan. Pemerintahan Dalam menjalankan roda pemerintahan, Kota Manado dipimpin oleh seorang Walikota dan seorang Wakil Walikota dibantu seorang Sekretaris Daerah Kota. Kecamatan dipimpin oleh seorang Camat dan Kelurahan dipimpin oleh seorang Lurah. Penduduk Penduduk Kota Manado saat ini berjumlah 422.355 jiwa dengan rata-rata kepadatan penduduk sekitar 2.122 jiwa per kilometer persegi. Selain didiami oleh penduduk asli Minahasa, didiami pula oleh orang-orang yang berasal dari Sangihe Talaud (Satal), Bolaang Mongondouw (Bolmong), dan Gorontalo, serta keturunan Cina yang dikenal dengan sebutan Cina Manado, Portugis dan Spanyol yang disebut orang-orang Borgo, Belanda yang disebut Endo, Jepang, Arab, dan India. Ada pula orang-orang pendatang yang berasal dari Jawa, Bugis, Makasar, Toraja, Ternate, dan lain-lain. Sosial Interaksi sosial yang terjadi antara anggota rumah tangga, tampaknya berjalan dengan relatif stabil. Mereka telah mengetahui status dan peranan masing-masing sehingga kemungkinan terjadi konflik selatif sedikit. Jika terjadi konflik maka ada upaya untuk menciptakan suasana yang akomodatif. Interaksi sosial antara warga masyarakat, sekalipun mereka berasal dari berbagai daerah atau suku bangsa dengan latar belakang budaya dan agama yang berbeda, tetapi interaksi sosialnya relatif berjalan dengan baik. Indikasinya adalah keikutsertaan anggota masyarakat dalam kegiatan-kegiatan sosial seperti kerja bhakti, sistem keamanan lingkungan, persatuan suka dan duka, arisan-arisan dan sebagainya tanpa memandang latar belakang suku bangsa, agama, pendidikan, dan jabatan. Budaya Masyarakat Kota Manado terdiri dari bermacam-macam suku, etnik, ras, bahasa, dan agama, atau disebut masyarakat multietnik dan multikultural. Artinya setiap kelompok etnik, selalu terdapat mosaik budaya yang masih hidup dan berkembang di lingkungannya. Masyarakat Kota Manado yang agamais dan memiliki aturan serta berbagai ciri warisan budaya khas dan nilai-nilai tradisional masih tetap dipertahankan. Perkampungan tradisional di Kota Manado yang tersebar di tujuh kabupaten mempunyai budaya tradisional yang khas dan masih terpelihara di kelompok-kelompok etnik tertentu. Ekonomi Tingkat kemakmuran warga masyarakat Kota Manado digolongkan pada tingkat yang cukup menggembirakan. Hal ini dapat dilihat dari berbagai faktor seperti pemilikan sarana transportasi, sarana komunikasi, keadaan rumah tempat tinggal, dan tingkat pendapatan. Agama Masyarakat Kota Manado memeluk agama Kristen Protesatan, Katolik, Islam, Hindu, dan Budha. Mayoritas masyarakatnya memeluk agama Kristen Protestan dan Katolik. Sebagai masyarakat beragama, kehidupan antar umat beragama terjalin dengan sangat harmonis serta hidup rukun dan damai berdasarkan semangat “Torang Samua Basudara” (Kita Semua Bersaudara)
  5. 1 point
    5 Fakta Perjalanan Karir Andre Taulany 1. Kuliah di Jurusan Akuntansi Sebelum masuk ke dunia hiburan tanah air, Andre adalah seorang lulusan sebuah perguruan tinggi di Jakarta. Pada saat di bangku kuliah, Andre mengambil jurusan Akuntansi yang menurut dia bukanlah jurusan yang dia sukai. Dia dengan terpaksa mengambil jurusan ini karena dipaksa oleh orang tuanya saat itu. Meski demikian, Andre sempat bekerja sebagai seorang pegawai di sebuah bank swasta selama hampir 5 tahun. 2. Group Band Stinky Karena merasa akuntansi bukanlah dunia yang dia suka maka Andre lebih banyak fokus ke dunia seni. Bergabung dengan Stinky sebagai vokalis, Andre berhasil diterima oleh publik hiburan tanah air. Pada tahun 1997, Stinky merilis album self titled perdana mereka dan berhasil terjual hampir 1 juta kopi lewat hit “Mungkinkah“. Berangkat dari sini, Stinky kemudian berhasil merilis 8 Album sepanjang karir mereka bersama sang vokalis Andre Taulany. Namun, kebersamaan ini harus berakhir pada tahun 2010 setelah Andre mulai sibuk dengan jadwal syutingnya. 3. Aktor Film Setelah popularitasnya mulai naik lewat Stinky, Andre mulai banyak menerima tawaran akting baik film dan sinetron. Tercatat 5 judul film yang berhasil dibintangi oleh Andre diantaranya, Kiamat Sudah Dekat (2003), Ketika (2005), Kun Fayakuun (2008), Susuk Pocong (2009) dan Sule, Ay Need You (2012). Sedangkan untuk sinetron juga ada 5 judul yaitu: Cerita Cinta, Kiamat Sudah Dekat, Terang Milikku Juga, Hidayah dan Bumi dan Langit. Dari film dan sinetron yang dia bintangi, karir Andre didunia pertelevision memulai babak baru. Dia mulai mengisi beberapa acara komedi walaupun beberapa diantaranya hanya sebagai bintang tamu. Acara komedi televisi yang pernah dia ikuti antara lain Ngelenong Nyok, Komedi Betawi dan Lenong.co.id. 4. Maju Sebagai Calon Wakil Walikota Setelah menikah pada 17 Desember 2005 dengan Rien Wartia Trigina, Andre ingin meningkatkan karirnya dengan terjun ke dunia politik. Dengan dukungan beberapa partai politik seperti Hanura, PPP dan PBB, pada pertengahan Agustus 2010, Andre mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota Tangerang Selatan berpasangan dengan Arsyid. Sayangnya, hasil rapat pleno dan ketetapan KPUD Tangerang Selatan menyatakan pasangan Airin Rachmi Diany-Benyamin Davnie sebagai pemenang dan menjadi wali kota dan wakil wali kota terpilih. Pasangan Arsyid-Andre Taulany yang bernomor urut 3 harus puas berada diposisi kedua dengan perolehan 187.778 suara atau 46,16 persen. Sedangkan pemenangnya memperoleh 188.893 suara atau 46,43 persen dalam rekapitulasi hasil suara pilkada. Andre harus menerima kekalahannya dengan selisih 1115 suara atau 0,27 persen. 5. OVJ dan Sule Setelah gagal dalam karir politiknya maju sebagai calon wali kota Tangerang pada 2010, Andre kembali fokus ke dunia hiburan yang sudah membesarkan namanya. Rating OVJ yang makin bagus menunjukan bahwa acara komedi yang satu ini sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Dampaknya, popularitas para pemain OVJ juga ikut terangkat naik. Sebagai bukti, banyak dari mereka yang menjadi bintang iklan dan dua orang diantaranya adalah Andre dan Sule. Dua orang sahabat ini sangat kompak baik dibelakang maupun diatas panggung. Salah satu faktor yang mendasarinya adalah dua orang komedian ini memiliki hoby yang sama yaitu menyanyi. Selain itu, intensitas pertemuan Andre dan Sule disela padatnya jadwal syuting OVJ membuat hubungan Andre dan Sule semakin dekat. Kekompakan mereka semakin klop disaat mereka dipasangkan dalam satu adegan. Bukti lain atas kekompakan mereka yaitu, Andre dan Sule baru-baru ini membentuk group musik baru bernama 3 Djanggo yang digawangi oleh Sule, Rizky (anak Sule) dan Andre Taulany. Pada bulan Oktober kemarin, 3 Djanggo berhasil merilis single terbaru mereka berjudul “Smile You Don’t Cry” Okay guys, kamu telah membaca semua fakta perjalanan karir Andre Taulany. Naik turun perjalanan karirnya adalah sebuah hal yang patut menjadi pelajaran buat kita semua. Semoga sedikit tulisan tentang Andre Taulany di atas dapat menginspirasi para muda agar tetap terus berkarya dan menjadi lebih baik untuk Indonesia.
  6. 1 point
    Darur

    Video Antara Kamu, Dosa, dan Tuhan

    Bener banget,, klo makin dekat sama Tuhan (Allah) hati jadi makin jernih...
  7. 1 point
    rezangobas

    [WEBINAR] BELAJAR BISNIS IMPORT

    Teman2 ngobas yang Mau Tau cara Import barang dari supplier langsung.. buat di jual lagi di Indonesia dengan ROI minimal 80% dari harga barang.. Ayo gabung.. WEBINAR BY MASTAH DONALD SOPHAN "Jualan di lokal cuman untung 30rb - 50rb, diketawain lah. Dipikir seminggu cuman laku 10 barang. 40rb x 10barang = 400rb /minggu. Sebulan 400rb x 4 (1 bulan 4 minggu) = 1.600.000 (Ini BERSIH yah) Gimana klo kita buat systemnya menengah dulu ? jadi . . . . Seminggu bisa laku 30 barang ? 40rb x 30barang = 1.2jt. Sebulan 1.2juta x 4 (1 bulan 4 minggu) = 4.8jt ..... . . . Lebih ke Expert, dengan system Canggih Sehari 20 barang !! 40rb x 20barang = 800rb. Sebulan 800rb x 30 (1 bulan 30 hari) = 24juta Issshhhh banyak banget... Udah ah tidur.... LINK REGISTRASI : http://webinarjam.net/webinar/go/10813/39584b8f1f
This leaderboard is set to Jakarta/GMT+07:00
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy