Jump to content

Leaderboard


Konten Populer

Menampilkan konten yang paling disukai sejak 25/10/17

  1. 2 points
    c0d1ng

    Tiket.com Resmi Diakuisisi Blibli

    Perusahaan e-commerce Blibli.com resmi mengakuisisi portal pemesanan tiket online Tiket.com. Akuisisi tersebut diumumkan di sela acara Buka Bersama Media di Senayan City, Kamis (15/6/2017). "Sekarang kami umumkan secara official, (Tiket.com) resmi diakuisisi 100 persen oleh Blibli.com. Kenapa? Soalnya mereka mirip banget dengan kami. Satu hal berbeda adalah soal duitnya," tutur Gaery Undarsa, co-founder sekaligus Chief Communication Officer Tiket.com. "Akuisisinya kami sepakat untuk melakukannya dengan rupiah. Tapi soal jumlahnya, kami tidak bisa mengungkapnya," imbuhnya. Soal bisnis ke depan, CEO Blibli.com Kusumo Martanto mengatakan bahwa keduanya akan bersinergi. Kedua perusahaan akan menyatukan berbagai aspek yang bisa disatukan, namun juga tetap membicarakan sejumlah aspek terpisah. "Kalau soal kerja sama kan sudah lama. Jadi kami sudah kebayang ke depannya akan melakukan atau membuat produk apa, kalau ada yang bisa disatukan ya kami satukan. Kalau tidak ya kami biarkan berjalan terpisah," terang Kusumo. Tiket.com merupakan perusahaan tiket online yang didirikan oleh Geary bersama dengan Wenas Agusetiawan, Dimas Surya Yaputra, dan Natali Ardianto pada Agustus 2011 silam. Sejak awal masa pendiriannya, Tiket.com telah mengembangkan berbagai layanan tiketing, mulai dari event, penerbangan lokal dan internasional, kereta, hingga penyewaan mobil. Sedangkan Blibli.com merupakan situs e-commerce yang didirikan pada Juli 2011 oleh PT Global Digital Niaga (GDN), yang merupakan anak perusahaan PT Global Digital Prima (GDP) milik Martin Hartono. PT Global Digital Prima (GDP) merupakan bagian dari perusahaan rokok terbesar di Indonesia, Djarum Group. Selain itu, grup ini juga menjadi pemegang saham beberapa bisnis online seperti situs Kaskus, lintasberita.com yang kini menjadi Beritagar.id, dailysocial.net, dan inkubator Merah Putih Inc.
  2. 1 point
    Seorang bocah laki-laki di China tampaknya memiliki wajah yang membuatnya beruntung. Pasalnya, bocah bernama Fan Xiaoqin (8) itu memiliki wajah mirip dengan miliuner China, Jack Ma. Jack Ma merupakan pendiri Alibaba Group yang terkenal dengan bisnis online shop-nya di China. Namun, keadaan bocah yang dipanggil “mini Jack Ma” ini kurang beruntung. Sebab ibunya mengidap penyakit polio, ayahnya kehilangan kaki, dan neneknya mengidap alzheimer. Akibat hal tersebut, biaya untuk pendidikan Xiaoqin agak tersendat. Mini Jack Ma pertama kali terkenal pada 2015 ketika seorang warga desa mengunggah videonya. Para netizen langsung mengklaim ia memiliki wajah serupa dengan sang miliuner. Namun pada tahun ini nama Xiaoqin kembali terkenal dan banyak netizen China yang meminta Jack Ma untuk membantu bocah itu mengingat keadaan keluarganya yang kurang mampu. Bak gayung bersambut, Xiaoqin mendapat perhatian dari Jack Ma yang pada pekan lalu mengatakan bakal membiayai pendidikan bocah tersebut hingga lulus kuliah.
  3. 1 point
    Jakarta: Kebiasaan buruk bisa terjadi di mana saja, tak terkecuali di kantor. Jika berlangsung dalam waktu lama, bisa menyebabkan timbulnya penyakit. Apa saja contoh kebiasaan buruk yang tanpa disadari sering dilakukan di kantor? 1. Makan di meja Tak sedikit orang yang makan di depan komputer untuk menghemat waktu istirahat. Padahal, remahan makanan yang terselip diantara barang-barang di meja kerja dapat mendatangkan serangga seperti kecoa, semut, hingga bakteri yang nantinya akan menempel pada makanan lain yang Anda bawa ke meja kantor. 2. Tidak mencuci gelas dan piring Meninggalkan meja kantor dengan gelas atau piring kotor setelah minum juga dapat membuat serangga berdatangan ke meja. Oleh karena itu, pastikan Anda mencuci gelas dan piring dengan air dan sabun sebelum menyimpannya kembali. 3. Menyimpan makanan dalam laci meja Sebungkus keripik kentang atau biskuit biasanya tersedia dalam laci meja sebagai penolong ketika perut keroncongan saat bekerja. Namun tahukan Anda ada kemungkinan makanan kemasan Anda digerogoti binatang saat Anda tak ada? 4. Tidak mengelap dudukan toilet Pastikan Anda selalu mengelap dudukan toilet yang basah dengan tisu atau pembersih toilet sebelum menggunakannnya. Dudukan toilet bisa menjadi sarang patogen seperti bakteri E. Coli yang menyebabkan diare atau masalah perut. Lakukan hal serupa setelah Anda menggunakannya untuk higienitas yang lebih baik. 5. Bekerja ketika sakit Tak sedikit orang yang memaksa tetap bekerja meakipun keadaan tubub sedang tak baik. Padahal, hal tersebut tak disarankan karena Anda justru menyebar kuman atau virus ke orang lain dimana hal itu akan merepotkan rekan kerja Anda juga. Selain itu, hindari memakai benda yang sama, seperti piring atau gelas, dengan rekan kerja yang sakit. Hal tersebut dapat mempermudah penyebaran virus atau kuman penyakit. <iframe class="embedv" width="620" height="415" src="http://www.metrotvnews.com/embed/GbmJ6mLk" allowfullscreen></iframe>www.metrotvnews.com
  4. 1 point
    Metrotvnews.com, Jakarta: Vokalis grup band Nidji, Giring Ganesha berharap anak-anak zaman sekarang harus mengetahui bakat yang dimiliki dalam dirinya masing-masing. Lewat bakat itu, mereka dapat meraih kesuksesan. "Zaman sekarang adalah bagaimana setiap anak di Indonesia bisa mengetahui bakat mereka seperti apa. Begitu mereka bisa mengetahui bakat mereka seperti apa, mereka akan bekerja, negara akan membantu. Mereka bisa bekerja atau magang dulu di tempat bakat tersebut dan juga bisa hidup dibakatnya," kata Giring usai seleksi bakal calon legislatif di Kantor DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Jalan KH. Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Minggu 5 November 2017. (Baca juga: Giring Ingin Sekolah Utamakan Pendidikan Karakter) Giring mencontohkan pada kehidupannya. Ia mengaku beruntung, bersama kedua kakaknya, bakat mereka diketahui sejak kecil oleh orang tua. Orang tua mereka lah yang mendorong Giring dan kakak-kakaknya bisa meraih kesuksesan seperti sekarang ini. "Akhirnya sekarang kita hidup dari bakat kita," ucap dia. Ia mengatakan, dirinya dan kakak-kakaknya saat ini berhasil meraih kesuksesan dari bakatnya. Ia sukses melalui musik, sedangkan kakaknya menjadi seniman. Karena itu, ia ingin anak-anak di Indonesia juga bisa sukses melalui bakat yang dimiliki masing-masing individu. "Kita hidup dari bakat kita. Bayangkan kalau semua anak Indonesia bisa hidup dari bakatnya masing-masing," pungkas dia.www.metrotvnews.com
  5. 0 points
    Metrotvnews

    Petinggi Arema FC Kembali Diperiksa KPK

    Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil petinggi Arema FC Iwan Budianto. Dia bakal diperiksa terkait kasus suap Wali Kota Batu nonaktif Eddy Rumpoko. Selain Iwan, KPK juga pembina Arema FC Agus Soerjanto. Agus juga bakal diperiksa sebagai saksi untuk Eddy. "Keduanya akan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka ERP (Eddy Rumpoko)," kata juru bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi, Selasa 31 Oktober 2017. KPK juga menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua orang dari pihak swasta, yakni Ester Tedjakusuma dan Hendra. Keduanya juga akan digali soal kasus suap Eddy. Iwan sebelumnya sempat diperiksa KPK pada 11 Oktober 2017. Iwan yang juga direktur utama Hotel Ijen Suites itu mengaku mengenal Eddy Rumpoko jauh sebelum menjadi kepala daerah. Menurut dia, hubungannya dengan Eddy Rumpoko terjalin sejak 1997, saat mereka sama-sama menjadi seorang pengusaha. Eddy Rumpoko bersama Kepala Bagian Unit Layanan Pengaduan (ULP) Pemkot Batu Eddi Setiawan, dan Filipus tertangkap tangan di Batu, Malang, Jawa Timur, Sabtu 16 September. Dari operasi senyap itu, KPK menyita uang Rp200 juta yang diduga akan diberikan Filipus kepada Eddy dan Rp100 juta dari tangan Eddi Setiawan. Uang itu diduga berkaitan dengan free proyek pengadaan meubelair di Pemerintah Kota (Pemkot) Batu tahun anggaran 2017. Total fee yang diterima Eddy Rumpoko dari proyek tersebut diduga Rp500 juta. Sebanyak Rp200 juta dalam bentuk tunai dan Rp300 juta untuk pelunasan mobil Toyota Alphard. Proyek itu bernilai Rp5,26 miliar dengan pemenang pengadaan PT Dailbana Prima, milik Filipus. Dalam memuluskan suap, Eddy Rumpoko diduga menggunakan kata sandi untuk menutupi transaksi suap pengurusan proyek belanja modal dan mesin pengadaan meubelair di Pemerintah Kota Batu Tahun Anggaran 2017. Baca: Sidang Praperadilan Eddy Rumpoko Mulai Pekan Depan Atas perbuatannya, Filipus sebagai pemberi disangkakan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau b atau Pasal 13 UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP. Eddy Rumpoko dan Eddi Setiawan sebagai penerima disangkakan Pasal 12 huruf a atau b atau Pasal 11 UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Tindak Pidana Korupsi jo pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP.www.metrotvnews.com
  6. 0 points
    c0d1ng

    CEO LeEco Resign

    CEO LeEco, Jia Yueting, telah memutuskan mengundurkan diri (resign). Langkah ini ditempuh terhitung setelah satu bulan LeEco membatalkan tawaran USD2 miliar untuk membeli produsen TV Amerika Serikat, Vizio. Resign-nya Jia Yueting diumumkan di bursa saham, seperti dilaporkan Reuters. Meski resign, Jia akan mempertahankan posisinya sebagai pimpinan di perusahaan yang menaungi LeEco, Leshi Internet Information & Technology Corp. Posisi CEO LeEco akan digantikan oleh Liang Jun, mantan eksekutif Lenovo yang telah bekerja di LeEco selama lima tahun. Menurutnya, pergantian CEO ini akan memberi dampak yang baik bagi perusahaan karena pemimpin memiliki waktu sepenuhnya untuk LeEco. “Ini akan membuka gerbang bagi tim yang kuat yang dapat mengelola perusahaan dengan lebih baik,” katanya. Sebagai bagian dari perubahan kepemimpinan, LeEco juga menggantikan CFO Yang Lijie dengan CFO China Zhang Wei. Perubahan kepemimpinan ini kemungkinan merupakan upaya perusahaan untuk memulihkan bisnisnya. Tak hanya perubahan struktur kepemimpinan, China Business Journal melaporkan bahwa pada awal pekan ini LeEco tengah mempersiapkan PHK dengan jumlah besar pada beberapa unit bisnisnya. Anak perusahaan AS LeEco kabarnya akan melakukan PHK karyawan hingga 30%. LeEco belakangan dikabarkan memiliki banyak masalah. Hal tersebut mencuat karena menyusutnya pertumbuhan perusahaan secara agresif.
This leaderboard is set to Jakarta/GMT+07:00
×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi