Jump to content

Ruhut: Dalang Demo Taksi Ya Bos Mereka Sendiri


Recommended Posts

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By VOAIndonesia
      Seperti di Indonesia dan negara lain, Kenya mulai memperkenalkan layanan taksi dengan mobil listrik. Menurut pakar, armada mobil listrik ini bisa membantu mengurangi polusi kendaraan bermotor tapi perlu diikuti aturan ketat standar emisi bagi kendaraan umum.
       
    • By Informastion
      Direktur PT Blue Bird Tbk (BIRD) Adrianto Djokosoetono memanfaatkan tren penurunan harga saham BIRD dengan menambah kepemilikan saham di perusahaan taksi berlogo burung berwarna biru tersebut.
      Di sisi lain, penurunan harga saham BIRD telah membuat nilai investasi Gojek di perusahaan taksi Blue Bird tersebut turun drastis.
      Harga saham BIRD sejak awal tahun memang terus menurun. Di awal tahun ini, harga saham BIRD masih sebesar Rp 2.600 per saham.
    • By merahputih
      Bagi seorang turis yang kerap tidak tahu rute jalan kadang suka dikerjai oleh supir taksi yang nakal tujuannya agar argo yang dibayar semakin mahal. Nah, fitur Google Maps akan memberikan peringatan kepada pengguna jika taksi yang dinaikkin menyimpang alias keluar jalur yang seharusnya.
      Meski alasan tersebut tidak melulu supir nakal karena memang mungkin saja ada penutupan jalan atau mencari jalan yang lebih cepat yang belum diketahui dari Google Maps.
      Pun demikian alasannya, Google Maps akan tetap memberikan peringatan kepada pengguna jika Taksi yang dinaikkin keluar jalur lebih dari 500 meter, hal ini memberikan agar pengguna tetap waspada dan aman ketika berpergian di kota yang asing.
      Saat aplikasi ini telah diperbaharui fitur Stay Safe ini akan muncul ketikan pengguna memilih 'Get Direction'. Dilansir detikINET dari Techradar, fitur ini dinamai Stay Safe yang dilaporkan oleh XDA Developers fitur ini pertama kali muncul di India pada awal tahun ini.
      Kini Fitur tersebut tampaknya sudah digulirkan oleh Google secara global, namun saat ini negara yang sudah mendapatkan baru Amerika Serikat dan Belanda dan semoga negara-negara lainnya akan segera mendapatkan versi terbaru ini.
      Saat aplikasi ini telah diperbaharui fitur Stay Safe ini akan muncul ketikan pengguna memilih 'Get Direction'.
    • By Rendgandik
      Kericuhan terjadi dalam aksi unjuk rasa para mahasiswa di depan gerbang utama Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019).
      Menanggapi hal itu, pihak kepolisian langsung bertindak cepat untuk meredam kericuhan yang terjadi pada aksi unjuk rasa tersebut.
      Berdasarkan pantauan saya di lokasi, pihak Kepolisian mengerahkan kendaraan Armored Water Cannon (AWC) dan menembakan air ke arah para mahasiswa. Selain itu, puluhan gas air mata juga ditembakan pihak kepolisian kearah para mahasiswa.
      Hingga berita ini diturunkan, kericuhan masih terjadi di depan gerbang utama Gedung DPR RI.
    • By ega
      Kata-kata seorang pria Malaysia soal ojek online viral di media sosial. Pria yang kabarnya bos sebuah perusahaan taksi di Malaysia itu menyebut bahwa ojek online hanya untuk di negara miskin seperti di Indonesia.
      Ucapan pria Malaysia itu mendapat respons dari persatuan para pengemudi ojek online di Indonesia. Mereka berencana akan melakukan unjuk rasa mengepung Kedubes Malaysia di kawasan Kuningan, Jakarta, pada 3 September mendatang.

      "Jika tidak ada klarifikasi dari Dubes Malaysia di Jakarta dan permohonan maaf dari bos taksi di Malaysia dalam video yang merendahkan martabat kami, maka kami driver ojek online se-Indonesia akan kepung Kedubes Malaysia di Jakarta dan konjen-konjen Malaysia di seluruh NKRI," kata Presidium Garda Indonesia Igun Wicaksono dalam keterangan tertulisnya, Selasa (3/9).
      Igun menjelaskan, ucapan pria Malaysia itu dianggap meresahkan karena merendahkan profesi ojek online.
      "Ucapan dia juga menghina rakyat Indonesia," ujar Igun.
       
×
×
  • Create New...