Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Game MOBA Made in Indonesia Meluncur
      Bukan hanya diproduksi menjadi film, Semesta Satria Dewa juga akan diadopsi ke dunia eSports lewat game bernama "Battle of Satria Dewa" yang digarap oleh BANG Idea Indonesia dengan bekerja sama dengan salah satu pengembang game, Semisoft dan perusahaan animasi, Lumine.
      • 0 replies
    • China Sudah Dilanda Flu Burung Padahal Virus Korona Belum Selesai
      Pemerintah China benar-benar dibuat pusing saat ini. Di saat virus korona yang mewabah di Provinsi Wuhan belum selesai ditangani, virus flu burung atau H5N1 muncul di Provinsi Hunan Selatan. Hal itu dikonfirmasi Kementerian Pertanian dan Pedesaan China pada Sabtu 1 Februari 2020.

      Kasus flu burung ini terjadi di salah satu peternakan yang ada di Kota Shaoyang, Provinsi Hunan Selatan. Sejauh ini dari 7.850 ayam yang ada di peternakan tersebut, 4.500 di antaranya mati karena flu burung.
      • 0 replies
    • WNI Akan Diobservasi 14 Hari di Natuna Sebelum Kembali ke Rumah
      Pemulangan WNI dari Wuhan

      Menteri Kesehatan (Menkes) dr Terawan Agus Putranto mengatakan, 238 Warga Negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, China, harus menjalani masa observasi selama 14 hari di kompleks militer di Pulau Natuna, Riau.
      • 0 replies
Sign in to follow this  
c0d1ng

Meskipun Uber sama Grab Ditutup, Masalah Tak Akan Selesai

Recommended Posts

menteri-koordinator-bidang-politik-hukum

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) dan Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) belum bisa menentukan nasib aplikasi Grab dan Uber terkait protes sejumlah sopir taksi.

"Terus terang pada saat undang-undang (UU nomor 22) dibuat pada tahun 2009, tidak terbayangkan bahwa kemajuan teknologi begitu cepat," kata Menkopolhukam, Luhut Binsar Pandjaitan.

Menutup aplikasi Grab dan Uber juga tak bisa dilakukan begitu saja karena besarnya kebutuhan akan kehadiran transportasi berbasis online.

"Kalau kita tutup, berapa banyak lagi yang ribut, jadi sama saja," lanjut Luhut.

Belum jelas langkah apa yang akan ditempuh untuk menyelesaikan konflik ini. Menkopolhukam dan Menkominfo pun belum menetapkan kapan akan mengambil keputusan.

"Kita juga tidak mau berlama-lama. Nanti kita lihat solusi apa yang terbaik yang bisa kita lakukan," lanjutnya.

Rencananya, Menkominfo Rudiantara dan Menteri Perhubungan Jonan akan mengadakan pertemuan khusus pada Rabu (23/03) besok untuk mencari solusi dari permasalahan ini.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By VOAIndonesia
      Otoritas angkutan massal di London yang dikenal sebagai Transport for London (TfL) mengatakan tidak memperbarui lisensi operasi untuk raksasa jasa angkutan yang dipesan secara online Uber karena masalah keselamatan dan keamanan.
      Uber mengatakan keputusan otoritas itu “luar biasa dan salah” dan perusahaannya akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.
      Uber tetap diizinkan beroperasi di ibu kota Inggris itu selama proses banding.
      Kantor transportasi untuk London mengatakan dalam sebuah pernyataan Senin bahwa “Masalah utama yang diidentifikasi yaitu perubahan pada sistem Uber memungkinkan para pengemudi yang tidak sah untuk mengunggah foto-foto mereka ke akun pengemudi Uber lainnya dan hal itu memungkinkan mereka untuk mengambil penumpang seolah-olah mereka adalah pengemudi yang dipesan. Kemungkinan demikian membahayakan keselamatan dan keamanan penumpang. Ini berarti semua perjalanan dengan penumpang tidak diasuransikan dan sebagian perjalanan dilakukan dengan pengemudi yang tidak punya SIM, termasuk selah seorang pengemudi yang sebelumnya telah dicabut SIM-nya oleh TfL.”
      Transport untuk London mengatakan “saat ini tidak yakin bahwa Uber memiliki sistem yang kuat untuk melindungi keselamatan penumpang, sementara perusahaan itu melakukan berbagai perubahan pada aplikasinya.” [lt/ab]
    • By worldwidemarket
      Di era online transportation, hampir semua orang yang tinggal di kota besar mungkin sudah merasakan keuntungan memakai jasa ojek online.
      Di era online transportation, hampir semua orang yang tinggal di kota besar mungkin sudah merasakan keuntungan memakai jasa ojek online. Grab atau Gojek pasti ada atau bahkan keduanya dipastikan terdapat di gawai masing-masing.
      Grab sendiri adalah aplikasi penyedia transportasi berbasis online yang berasal dari Malaysia. Anthony Tan adalah pendiri sekaligus orang yang berjuang membesarkan Grab sampai se-Asia Tenggara.
      Anthony Tan merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara dan berasal dari keluarga konglomerat. Ayah Anthony merupakan salah satu orang terkaya di Malaysia, sementara Ibunya adalah pialang saham.
      Kakek Anthony sangat sukses di bisnis perakitan dan pengadaan kendaraan roda empat, bahkan sampai berafiliasi dengan Nissan. Intinya, Anthony lahir di lingkungan keluarga pebisnis.
      Marganya, Keluarga Tan mempunyai Motto “tidak pernah mengatakan tidak”. Bahkan ketika usianya 6 tahun Anthony bercita-cita menjadi pengusaha sukses. Dan umur 11 tahun Thony kecil menjalankan bisnis pertamanya, yaitu berjualan komik.
      Anthony menempuh studi di Harvard Business School Suatu hari sahabat sekelasnya menghampirinya dan mengeluh, “Mengapa sistem taxi di Malaysia buruk sekali? Kakek buyutmu supir taxi, dan kakekmu berhasil menjadi pengusaha transportasi sukses di Malaysia, seharusnya kau bisa melaksanakan sesuatu.”
      Pertanyaan ini terpatri dalam benak Anthony dan coba dipecahkan dalam sebuah tugas kuliah. Model bisnis ini kemudian direalisasikannya setelah mendapat gelar master pada 2011, dan menjadi Grab yang kita kenal sekarang.
    • By Supraman
      Eggy Muhamad Juniardi (29) belum bisa melupakan peristiwa yang terjadi saat mobil Toyota Avanza yang dikendarainya dihentikan sekelompok orang lalu dirusak. Aksi itu terjadi saat massa menggelar sweeping terhadap taksi online di Jalan BKR, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Kamis 9 Maret 2017.
      Sambil meneteskan air mata, Eggy menceritakan, saat itu ia sedang membawa keluarganya ke Purwakarta untuk menjemput adiknya yang sudah selesai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sana. Di dalam mobil juga ada anaknya yang masih berusia 16 bulan.
      Tiba-tiba mobilnya diberhentikan sejumlah orang diduga sopir angkot. Karena diduga taksi online, Avanza milik Eggy pun jadi sasaran amukan warga. Peristiwa itu hampir berbarengan dengan demo para sopir angkot di Gedung Sate, Bandung, menolak kehadiran taksi online.
      Mereka dalam mobil hanya bisa pasrah dengan aksi brutal massa. Video kejadian itu pun akhirnya beredar di dunia maya dan menjadi viral di media sosial. Yang ikut jadi sorotan adalah anak Eggy yang masih bayi.
      ''Anak saya yang masih berumur 16 bulan masih trauma sampai saat ini,'' tutur Eggy saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jumat (10/3/2017).
      Eggy menuturkan, sebelum kejadian, mobil Avanza yang dikemudikannya bergerak dari daerah Kopo menuju kantor kakaknya dulu sebelum ke Purwakarta.

      Konferensi pers soal perusakan mobil oleh massa di Bandung (CDB/Okezone)
      ''Saya mau ke kantor kakak dulu, di Jalan Gatot Subroto dengan melintas ke Jalan Sriwijaya,'' kata pria bertubuh gempal tersebut.
      Setibanya di lampu merah Jalan Sriwijaya, Eggy pun menghentikan kendaraannya saat rombongan angkutan kota sedang melintas untuk ikut berdemo ke Gedung Sate.
      Namun tiba-tiba dari rombongan tersebut terdengar teriakan ke arah mobil yang kendarain Eggy. ''Sopir online-sopir online,'' tutur Eggy menirukan para pelaku yang merusak mobilnya.
    • Guest News
      By Guest News
      Peluncuran teknologi rintisan biasanya dilakukan di Silicon Valley, kawasan hi-tech di negara bagian California. Tetapi untuk peluncuran layanan antar tanpa pengemudi, Uber memilih kota terbesar kedua di Pennsylvania yakni Pittsburgh yang terkenal dengan infrastruktur jalanan yang menantang.
       
       

About Ngobas

Ngobas is All-in-One website that can be use by everyone for free to find friends and exchange information. The name Ngobas is derived from the abbreviation, which is Ngomong Bebas Originally Sedap, meaning that it is appropriate to speak according to the ethics of socializing.

CEO’s Greeting

I realize that information and communication are the main things in life. Ngobas is the right platform for that. We will always be connected wherever we are and that is the purpose Ngobas was built.

- Samuel Berrit Olam

×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy