Jump to content
NgobasTV

Discuss About Jomblo - NgobasTV

Recommended Posts

Buat akun atau masuk untuk berkomentar

Anda harus menjadi anggota untuk memberikan komentar

Buat sebuah akun

Mendaftar untuk account baru dalam komunitas kami. Mudah!

Daftarkan akun baru

Masuk

Sudah mempunyai akun? Masuk disini.

Masuk Sekarang


  • Konten yang sama

    • Oleh safitri_bianka

      1. Anda bisa mengontrol akhir pekan Anda sepenuhnya
      Dalam arti, Anda tak perlu ikut acara makan malam atau Sunday brunch di mana Anda seringkali harus mentolerir perlakuan keluarga atau teman-teman pacar sementara Anda lebih ingin bersama orang-orang terdekat Anda.
      2. Anda bisa bebas flirting dengan siapa pun
      Jika biasanya Anda flirting secara diam-diam karena takut ketahuan pacar, kini Anda bebas melakukannya. Anda tak akan jadi jomblo selamanya, jadi manfaatkan waktu ini dengan baik untuk mengasah kemampuan flirting Anda.
      3. Anda bisa mengontrol kebahagiaan Anda sepenuhnya
      Anda tak perlu bergantung pada siapa pun. Anda tak perlu merasa lemah, atau khawatir kapan Anda akan putus atau jika ia akan berselingkuh dengan wanita lain. Anda patut merasa bangga bahwa Anda bisa mengandalkan diri sendiri.
      4. Anda bisa fokus pada diri sendiri
      Lebih mudah untuk bersikap spontan saat Anda tidak sedang terikat dengan seseorang. Ingin mengambil tawaran pekerjaan di luar negeri? Go ahead! Ingin mengambil cuti selama setahun untuk travelling? Feel free! Anda tak perlu menjelaskan apa pun kepada siapa pun (well, kecuali orangtua Anda, tentunya).
      5. Anda tak menyia-nyiakan waktu dengan orang yang salah
      Sesungguhnya, tak ada fakta yang lebih menenangkan hati selain mengetahui bahwa Anda tidak menyia-nyiakan waktu dengan orang yang salah dan tinggal selangkah lagi sebelum menemukan "The One". He should be worth the wait!
    • Oleh safitri_bianka
      Jomblo atau single memang sebuah pilihan, namun rasa kesepian terkadang menghampiri dan keinginan untuk punya pasangan tak bisa ditepis. Beberapa wanita memang memiliki prinsip untuk tetap jadi single karena sedang ingin fokus pada kegiatan lain atau karir, namun tak sedikit yang sangat ingin segera punya pasangan untuk berbagi suka maupun duka bersama. 

      Beberapa orang memang ada yang dengan sangat mudah bergonta-ganti pasangan. Namun sebagian lain punya problem lepas dari status single. Sepertinya sudah sangat berusaha keras, namun tetap saja belum menemukan pasangan. Memang ada beberapa hal yang menyebabkan wanita jomblo tak kunjung mendapat pasangan, padahal ia cantik dan memiliki karir yang bagus. Lalu apa saja sih penyebabnya? Coba intip di sini yuk Ladies!
      Terlalu Banyak Nonton Drama Korea
      Pemilih
      Kurang Sosialisasi
      Jual Mahal
      Kurang Percaya Diri
       
    • Oleh Hernawan
      1.Bebas Bertemu Teman
      Kalau banyak dari teman Anda yang mengeluh lantaran jarang bertemu sejak Anda mempunyai kekasih, kayaknya ada yang salah dengan hubungan Anda dan si dia. Teman apalagi sahabat adalah orang terdekat yang setiap saat membantu. Bila Anda tak punya pacar alias lajang, Anda bebas bertemu dengan teman-teman dekat Anda.
      2.Mudah Menjalin Hubungan Baru
      Banyak lajang yang merasa sedih dan putus asa, belum dapat pasangan sampai saat ini. Ladies, jadi lajang bukan berarti Anda sendirian atau kesepian. Anda punya banyak waktu untuk bertemu dengan orang baru, dan menjalin pertemanan dengan siapa pun tanpa dicemburui siapa pun.
      3.Memikirkan Diri Sendiri
      Ngaku deh, yang sudah punya pasangan, kepala Anda tentu terbagi untuk memikirkan kepentingan si dia dan diri sendiri. Bahkan seringkali, Anda terpaksa mengorbankan waktu pribadi untuk dia. Bandingkan menjadi lajang, Anda punya banyak waktu memikirkan diri sendiri.
      4.Menjadi Lebih Sehat
      Kalau punya pasangan suka begadang, paling tidak Anda mesti menemani si dia jalan, minimal menerima teleponnya selarut apa pun. Hal itu tidak akan terjadi kalau Anda lajang, bisa tidur lebih awal. Imbasnya, Anda lebih sehat.
      5.Jauh Dari Stress
      Ada seorang teman yang selalu curhat soal kebiasaan buruk pasangannya dan sikap keluarganya yang belum bisa menerima dirinya sepenuhnya. Akibatnya, konsentrasi si wanita terganggu dan mudah stres. Bila Anda lajang, hal itu tidak terjadi. Dengan catatan, Anda menerima dan enjoy dengan status lajang Anda, kalau tidak, tetap saja Anda stres, ya kan?
      6.Jauh Dari Sakit Hati
      Berapa banyak lelaki bisa setia? Hm, seperti menemukan jarum di tumpukan jerami. Itu risiko yang harus Anda tanggung kalau punya pasangan. Sebaliknya, saat Anda melajang, pertarungan terberat yang perlu dihadapi adalah kesendirian, dan bisa ditanggulangi jika Anda punya banyak teman.
      7.Jadi Lajang Itu Murah
      Tak perlu menyiapkan dana untuk dua orang kalau Anda pergi ke mana-mana. Memang, kalau pacaran, ada pasangan yang membayari makanan. Tetapi, berapa banyak, sih? Kadang, Anda pun harus membayar diri sendiri juga, atau kalau pasangannya matre, Anda yang kena. Jadi lajang, lebih murah, karena hanya harus bayar untuk 1 orang saja.
      8.Banyak Waktu untuk Keluarga
      Biasanya kalau punya pasangan, waktu Anda lebih banyak dihabiskan bersama si dia. Keluarga sering dijadikan urutan ke sekian. Nah, kalau lajang, Anda punya banyak waktu untuk keluarga.
      9.Leluasa Mewujudkan Rencana Sendiri
      Seorang teman mendapat beasiswa ke luar negeri. Tetapi karena mau menikah, pendapat calon suaminya mesti ia dengarkan sehubungan dengan rencananya. Sialnya, calon suaminya tak mau ditinggal setelah menikah. Maka bimbanglah ia, memilh meneruskan kuliah atau menuruti permintaan calon suaminya. Kalau Anda jadi lajang, Anda bebas mewujudkan rencana dan impian Anda.
      10.Bisa Berkencan dengan Siapa Saja
      Dengan status lajang, Anda bisa berkencan dengan siapa saja. Mau menonton dengan si A, makan malam dengan si B, jalan-jalan bersama si C, tak ada yang melarang. Sambil, tentu saja, kalau masih berniat dapat pasangan, leluasa memilih mana yang pas jadi pendamping Anda.
      11.Fokus Pada Karier
      Mau bekerja akhir pekan, atau lembur, atau ditugaskan ke mana saja, demi meningkatkan karier, Anda tak perlu minta izin, kecuali kepada orangtua. Tanpa pasangan, Anda bisa memutuskan sendiri langkah terbaik untuk meniti karier.
      12.Bebas Melakukan Kesenangan dan Hobi
      Bayangkan bila hobi Anda travelling, sementara pasangan Anda tidak suka. Atau hobi Anda shopping, sementara si dia gemar menabung. Banyak pula perempuan yang suka hangout, sementara pasangannya sukanya berdiam diri di rumah. Bila Anda lajang, Anda bebas melakukan hobi Anda.
      13.Bebas Berpakaian ala Anda
      Banyak pasangan suka mengatur bahkan mengatur penampilan Anda. Syukur-syukur kalau pilihannya cocok dengan Anda. Kalau tidak, Anda tidak menjadi diri sendiri. Tetapi saat Anda melajang, bebas mengenakan busana apa pun yang Anda sukai. Asal pede, tak ada yang berani mengkritik atau berusaha mengubah Anda.
      14.Tak Ada Wajib Lapor
      Berapa kali Anda harus menelepon si dia mengatakan Anda ada di mana, sedang apa, dan apa yang akan Anda lakukan? Itu konsekuensi menjadi pasangan seseorang. Tetapi kalau Anda melajang, Anda bebas melakukan apa yang Anda suka. Yang perlu Anda lakukan adalah bertanggung jawab pada diri sendiri.
    • Oleh vyrous
      Dalam alam pertemanan Anda tak sengaja mengolok atau menyakiti hati teman yang sedang melajang atau jomblo. Namun tak ada yang tahu sedalam apa hati seseorang, bagaimana bila olokan Anda sangat menyakitkan?

      Maka dari itu lebih baik mendukung teman yang sedang melajang dan berjuang mencari cinta daripada mengatakan empat hal berikut ini.
      “Mengapa Anda melajang?”
      Menurut Anda dengan menanyakan ini Anda akan mendapat jawaban yang begitu jelas bila menanyakan langsung kepada teman yang sedang melajang. Sebenarnya ini adalah pertanyaan yang konyol yang seharusnya tidak ditanyakan kepada semua orang yang masih melajang.
      “Saya akan memperbaiki hidup kamu”
      Apa hak Anda untuk memperbaiki hidupnya? Apa pengaruhnya? Semuanya bergantung pada pribadi masing-masing. Apakah seseorang bisa cepat melupakan orang yang spesial di masa lalu atau tidak. Biarkan teman Anda memperbaiki dirinya sendiri, yang dibutuhkan dari Anda sebagai teman hanyalah dukungan.
      “Apakah kamu merasa kesepian?”
      Tak sedikit orang yang semula tak merasa kesepian setelah putus cinta menjadi sangat kehilangan ketika ada temannya yang menanyakan hal ini. Padahal dia sudah membangun lagi perasaannya. Dan bisa juga seorang lajang yang ditanyakan ini akan membalikkan pertanyaan tersebut, dan mengatakan. “Kamu juga pernah merasa kesepian bukan? Ya , begitulah rasanya.”
      “Apakah kamu tidak ingin mempunyai hubungan?”
      Sekali lagi, ini adalah pertanyaan konyol. Ini menunjukkan penghakiman kepada seorang yang lajang bahwa Anda menganggap teman yang sedang melajang tidak memiliki kehidupan yang normal karena tak memiliki pasangan.
  • Kontributor Populer

×

Important Information

Kami menggunakan cookie. Mereka tidak menakutkan, tetapi beberapa orang berpikir mereka. Terms of Use & Kebijakan Privasi