Jump to content
Sign in to follow this  
safitri_bianka

Hal Sepele di Rumah yang Bikin Lelah

Recommended Posts

consider-before-buying-home-hp-orig.thum

Tanpa disadari, ada hal-hal sepele di rumah yang ternyata bisa membuat Anda mudah lelah. Simak daftarnya berikut ini, dilansir dari Good to Know.

Dinding biru

Sebuah studi dari Travelodge menunjukkan biru adalah warna yang mengurangi denyut jantung, menurunkan tekanan darah, membuat Anda merasa nyaman, bahkan mengantuk. Jadi, jika Anda ingin selalu merasa berenergi, pertimbangkan mengecat dinding dengan warna lain yang lebih cerah.

Gadget

Layar biru dari gawai alias gadget bisa mengurangi rasa kantuk sehingga membuat Anda menunda pola tidur alami. Mengakses gawai di malam hari bisa membuat Anda terjaga sepanjang malam dan menimbulkan kelelahan saat terbangun esok paginya. 

Lilin beraroma

Lilin beraroma, terutama lavender, bisa menenangkan dan membuat Anda selalu ingin tidur. Jika Anda menyukai lilin aroma di kamar Anda, beralihlah pada pilihan yang lebih segar, seperti jeruk atau mint.

Kamar yang berantakan 

Princeton University Neuroscience Institute menemukan bahwa kamar yang berantakan membuat Anda kurang fokus dan merasa lelah. Bersihkan kamar dan buang sampah secara berkala agar Anda bisa lebih berkonsentrasi.

Alat olahraga

Peralatan gym di rumah membuat Anda ingin selalu berlatih fisik sehingga mengganggu pola tidur dan membuat Anda merasa lelah serta tidak produktif. Para ahli di Mayo Clinic menyarankan Anda untuk menghindari menyimpan alat itu di rumah agar terhindar dari risiko kelelahan berlebih.

Tirai tertutup

Studi yang dilakukan para peneliti di University of Massachusetts menemukan, perasaan depresi, permusuhan, kemarahan, dan kecemasan lebih banyak terjadi di musim dingin daripada di musim panas. Diyakini, hal itu karena kurangnya paparan cahaya alami. Membuka tirai dan membiarkan cahaya masuk ke dalam ruangan akan membuat Anda merasa lebih cerah dan tidak mudah lelah. 

Suhu

Suhu yang lebih hangat saat tidur mungkin membuat Anda merasa nyaman. Namun, menurut pakar tidur Nick Littlehales, suhu ideal saat tidur adalah antara 16 dan 18 derajat Celsius.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By peter_hutomo
      Biasanya orang harus bangun pagi buta demi tidak terjebak kemacetan saat berangkat kerja. Kadang sepulang kerja pun masih ingin nongkrong bersama teman dan sahabat. Lelah jelas terasa. Namun di masa-masa karantina seperti sekarang, tidak melakukan apapun tetap saja bikin capek.
      Dokter Diana Gall dari Doctor 4 U mengungkapkan suatu hal yang normal jika Anda merasakan lelah saat tak melakukan apapun.
      "Saat Anda kurang aktivitas fisik, dan tubuh menghabiskan banyak waktu di posisi yang sama, bisa jadi duduk atau rebahan, kemampuan tubuh mengambil oksigen menurun dan Anda akan merasakan energi dan motivasi Anda drop," jelas Gall mengutip dari Metro.
      Dia menggarisbawahi rasa lelah timbul karena tubuh kurang stimulasi gerak. Jika Anda tidak aktif bergerak, makin sedikit oksigen yang masuk ke darah kemudian meningkatkan rasa lelah.  
      "Cara terbaik yang bisa Anda lakukan agar lebih berenergi, seperti meningkatkan kadar serotonin, adalah dengan melakukan aktivitas fisik sehari-hari," katanya.
      Dia memberikan contoh dengan berjalan keluar ruangan, olahraga, jika Anda bekerja dengan laptop sebaiknya bekerja sambil berdiri. Kemudian jika biasanya Anda menonton televisi untuk mengisi waktu, coba untuk melakukan permainan yang mengasah otak, membaca atau menelepon teman.
      "Ini memang bukan aktivitas fisik tapi aktivitas ini menuntut konsentrasi yang mana bisa menghilangkan rasa lelah," imbuhnya.
      Selain aktivitas fisik, Anda pun perlu memastikan asupan makanan. Selama karantina, Gall mengingatkan untuk memenuhi kebutuhan sayur dan buah juga tak lupa air untuk menghidrasi tubuh.
    • Guest News
      By Guest News
      Atas saran penasehat spiritualnya, seorang sosialita Amerika pada abad ke-19 membangun rumah peristirahatan khusus untuk para arwah yang selalu menghantuinya. Rumah mewah bernama Winchester House ini populer sebagai tujuan wisata, terutama bagi mereka yang ingin menguji nyali.
       
    • Guest News
      By Guest News
      Tinggal di rumah pohon merupakan mimpi setiap anak kecil, karena dapat menikmati kebebasan memiliki tempat bermain terpisah dari rumah orang tuanya. Lokakarya yang debut untuk mengajarkan orang-orang bagaimana membangun rumah pohon kini semakin popular di AS.
       
    • Guest News
      By Guest News
      Harga rumah di sekitar San Francisco Bay area semakin sulit dijangkau oleh banyak orang, sehingga sejumlah wirausahawan muda, seniman dan para pekerja industri teknik berkreasi dan bereksperimen membangun rumah memakai kontainer bekas peti kemas. Simak dalam liputan berikut.
       
    • By qbonk
      Rumah milik seorang wanita bernama Lindsay Diaz di daerah Rowlett, Texas, Amerika Serikat, hancur karena kesalahan sebuah perusahaan pembongkaran rumah.

      Bukannya bertanggung jawab, perusahaan pembongkaran rumah itu justru menunjukkan screenshot aplikasi Google Maps yang keliru menunjukkan koordinat rumah yang harus dibongkar sesuai jadwal.
      Sebagai korban, Diaz melayangkan tuntutan untuk memperbaiki rumahnya. Bersamaan dengan kejadian ini, ia juga meminta perbaikan atas beberapa rumah lain di sekitarnya yang mengalami kerusakan akibat tornado yang terjadi pada akhir Desember tahun lalu.
      Terkait dengan kasus ini, Google mengakui bahwa aplikasi peta digital miliknya, Google Maps, memang salah menunjukkan alamat.
      "Google Maps memang menunjukkan informasi yang salah untuk rumah yang bersangkutan," kata juru bicara Google kepada CNN Money.
      Sesaat setelah kasus ini mencuat, Google segera membenahi aplikasi Maps agar tak lagi menyebabkan kejadian serupa.
      "Masalah ini menjadi perhatian kami dan kini sudah diperbaiki." lanjut juru bicara Google.
      Di sisi lain, Billy L. Nabors Demolition, perusahaan yang bertanggung jawab atas kerusakan rumah itu, nampaknya enggan mengurus kasus tersebut.
      "Dia mengatakan perusahaannya meminta maaf atas kejadian ini dan akan lebih baik lagi ke depannya. Namun ia menyerahkan semuanya kepada asuransi dan ini mungkin akan menjadi hal yang tak menyenangkan," kata Diaz setelah ia menghubungi presiden direktur Billy L. Nabors Demolition.
×
×
  • Create New...