Jump to content

Grab dan Uber Sekarang Udah Berbadan Hukum


Recommended Posts

  • ✔ Verified Account

uber-grab-car-20150811.jpg.fbe80eed75dce

Pengajuan badan hukum koperasi oleh Koperasi Jasa Perkumpulan Pengusaha Rental Indonesia (PRRI) yang terafiliasi dengan transportasi berbasis aplikasi online, termasuk Grabcar dan Uber akhirnya dikabulkan.

Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah (AAGN) Puspayoga di Kantor Kementerian Koperasi dan UKM Jakarta, menyerahkan akta pendirian badan hukum koperasi bagi Koperasi Jasa Perkumpulan Pengusaha Rental Indonesia (PRRI).

"Dengan adanya badan hukum tersebut, saya harapkan polemik seputar angkutan darat beraplikasi teknologi dapat segera diakhiri," kata Menteri Puspayoga.

Ia menyadari bahwa pada dasarnya hal yang menjadi permasalahan saat ini bukan terletak pada aplikasinya, melainkan pada badan hukumnya.

Hal itu karena menurut dia, perusahaan angkutan umum darat menganggap pihak lain tidak memenuhi aturan yang berlaku.

"Nah, dengan badan hukum koperasi ini, para pengemudi pun sudah memiliki payung hukum. Mereka sudah bisa melakukan uji KIR melalui koperasi," ucap Puspayoga.

Di samping itu, kata Puspayoga, dengan berkoperasi maka para anggota koperasi PRRI sudah bisa menikmati berbagai kemudahan dari pemerintah, di antaranya fasilitas akses kredit usaha rakyat (KUR) dan Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) KUMKM dengan suku bunga rendah.

"Kredit itu bisa untuk uang muka mobil, misalnya. Kredit Rp25 juta tidak perlu memakai agunan yang bisa dinikmati oleh anggota koperasi," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Koperasi Jasa PRRI Ponco Seno menjelaskan bahwa selama ini pengusaha rental mobil yang umumnya terafiliasi dengan aplikasi transportasi berbasis daring seperti Grabcar dan Uber tidak memiliki badan hukum.

"Dengan berkoperasi, artinya kita sudah memiliki wadah secara resmi untuk menjalankan usaha sewa mobil, termasuk yang menggunakan aplikasi teknologi. Kita disatukan dalam satu wadah koperasi," ujar Ponco.

Ia menyebutkan bahwa jumlah anggota koperasinya sudah mencapai 5.000 orang.

Ponco mengatakan, proses pengajuan badan hukum koperasi itu sudah berjalan sejak Oktober 2015.

"Dasar kami berbadan hukum koperasi adalah memenuhi ketentuan UU Nomor 22/2009 tentang angkutan umum. Jadi, GrabCar mengikuti aturan pemerintah untuk menjalankan bisnis transportasi di Indonesia," katanya.

Selain itu, lanjut Ponco, dengan berkoperasi maka pihaknya bisa mengadakan program untuk kesejahteraan anggota koperasi dan keluarganya.

"Beberapa manfaatnya adalah kita menyiapkan asuransi jiwa untuk para pengemudi. Koperasi juga sudah memiliki pool bengkel untuk sekitar 300 unit mobil. Bahkan, nantinya, koperasi akan bekerja sama dengan bengkel lain dan ATPM dalam hal perawatan mobil para anggota koperasi," imbuh Ponco.

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By VOAIndonesia
      Otoritas angkutan massal di London yang dikenal sebagai Transport for London (TfL) mengatakan tidak memperbarui lisensi operasi untuk raksasa jasa angkutan yang dipesan secara online Uber karena masalah keselamatan dan keamanan.
      Uber mengatakan keputusan otoritas itu “luar biasa dan salah” dan perusahaannya akan mengajukan banding atas keputusan tersebut.
      Uber tetap diizinkan beroperasi di ibu kota Inggris itu selama proses banding.
      Kantor transportasi untuk London mengatakan dalam sebuah pernyataan Senin bahwa “Masalah utama yang diidentifikasi yaitu perubahan pada sistem Uber memungkinkan para pengemudi yang tidak sah untuk mengunggah foto-foto mereka ke akun pengemudi Uber lainnya dan hal itu memungkinkan mereka untuk mengambil penumpang seolah-olah mereka adalah pengemudi yang dipesan. Kemungkinan demikian membahayakan keselamatan dan keamanan penumpang. Ini berarti semua perjalanan dengan penumpang tidak diasuransikan dan sebagian perjalanan dilakukan dengan pengemudi yang tidak punya SIM, termasuk selah seorang pengemudi yang sebelumnya telah dicabut SIM-nya oleh TfL.”
      Transport untuk London mengatakan “saat ini tidak yakin bahwa Uber memiliki sistem yang kuat untuk melindungi keselamatan penumpang, sementara perusahaan itu melakukan berbagai perubahan pada aplikasinya.” [lt/ab]
    • By worldwidemarket
      Di era online transportation, hampir semua orang yang tinggal di kota besar mungkin sudah merasakan keuntungan memakai jasa ojek online.
      Di era online transportation, hampir semua orang yang tinggal di kota besar mungkin sudah merasakan keuntungan memakai jasa ojek online. Grab atau Gojek pasti ada atau bahkan keduanya dipastikan terdapat di gawai masing-masing.
      Grab sendiri adalah aplikasi penyedia transportasi berbasis online yang berasal dari Malaysia. Anthony Tan adalah pendiri sekaligus orang yang berjuang membesarkan Grab sampai se-Asia Tenggara.
      Anthony Tan merupakan anak bungsu dari tiga bersaudara dan berasal dari keluarga konglomerat. Ayah Anthony merupakan salah satu orang terkaya di Malaysia, sementara Ibunya adalah pialang saham.
      Kakek Anthony sangat sukses di bisnis perakitan dan pengadaan kendaraan roda empat, bahkan sampai berafiliasi dengan Nissan. Intinya, Anthony lahir di lingkungan keluarga pebisnis.
      Marganya, Keluarga Tan mempunyai Motto “tidak pernah mengatakan tidak”. Bahkan ketika usianya 6 tahun Anthony bercita-cita menjadi pengusaha sukses. Dan umur 11 tahun Thony kecil menjalankan bisnis pertamanya, yaitu berjualan komik.
      Anthony menempuh studi di Harvard Business School Suatu hari sahabat sekelasnya menghampirinya dan mengeluh, “Mengapa sistem taxi di Malaysia buruk sekali? Kakek buyutmu supir taxi, dan kakekmu berhasil menjadi pengusaha transportasi sukses di Malaysia, seharusnya kau bisa melaksanakan sesuatu.”
      Pertanyaan ini terpatri dalam benak Anthony dan coba dipecahkan dalam sebuah tugas kuliah. Model bisnis ini kemudian direalisasikannya setelah mendapat gelar master pada 2011, dan menjadi Grab yang kita kenal sekarang.
    • By Supraman
      Eggy Muhamad Juniardi (29) belum bisa melupakan peristiwa yang terjadi saat mobil Toyota Avanza yang dikendarainya dihentikan sekelompok orang lalu dirusak. Aksi itu terjadi saat massa menggelar sweeping terhadap taksi online di Jalan BKR, Kecamatan Regol, Kota Bandung, Jawa Barat, pada Kamis 9 Maret 2017.
      Sambil meneteskan air mata, Eggy menceritakan, saat itu ia sedang membawa keluarganya ke Purwakarta untuk menjemput adiknya yang sudah selesai melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sana. Di dalam mobil juga ada anaknya yang masih berusia 16 bulan.
      Tiba-tiba mobilnya diberhentikan sejumlah orang diduga sopir angkot. Karena diduga taksi online, Avanza milik Eggy pun jadi sasaran amukan warga. Peristiwa itu hampir berbarengan dengan demo para sopir angkot di Gedung Sate, Bandung, menolak kehadiran taksi online.
      Mereka dalam mobil hanya bisa pasrah dengan aksi brutal massa. Video kejadian itu pun akhirnya beredar di dunia maya dan menjadi viral di media sosial. Yang ikut jadi sorotan adalah anak Eggy yang masih bayi.
      ''Anak saya yang masih berumur 16 bulan masih trauma sampai saat ini,'' tutur Eggy saat ditemui di Mapolrestabes Bandung, Jumat (10/3/2017).
      Eggy menuturkan, sebelum kejadian, mobil Avanza yang dikemudikannya bergerak dari daerah Kopo menuju kantor kakaknya dulu sebelum ke Purwakarta.

      Konferensi pers soal perusakan mobil oleh massa di Bandung (CDB/Okezone)
      ''Saya mau ke kantor kakak dulu, di Jalan Gatot Subroto dengan melintas ke Jalan Sriwijaya,'' kata pria bertubuh gempal tersebut.
      Setibanya di lampu merah Jalan Sriwijaya, Eggy pun menghentikan kendaraannya saat rombongan angkutan kota sedang melintas untuk ikut berdemo ke Gedung Sate.
      Namun tiba-tiba dari rombongan tersebut terdengar teriakan ke arah mobil yang kendarain Eggy. ''Sopir online-sopir online,'' tutur Eggy menirukan para pelaku yang merusak mobilnya.
    • Guest News
      By Guest News
      Peluncuran teknologi rintisan biasanya dilakukan di Silicon Valley, kawasan hi-tech di negara bagian California. Tetapi untuk peluncuran layanan antar tanpa pengemudi, Uber memilih kota terbesar kedua di Pennsylvania yakni Pittsburgh yang terkenal dengan infrastruktur jalanan yang menantang.
       
       
×
×
  • Create New...