Jump to content
Sign in to follow this  
Guest News

Presiden Jokowi Kunjungi Perusahaan Teknologi Informasi Amerika

Recommended Posts

Guest News

Usai menghadiri KTT ASEAN-AS, Presiden Jokowi mengunjungi San Francisco untuk berbicara di depan Dewan Bisnis AS-ASEAN dan kemudian mengunjungi perusahaan teknologi informasi terkemuka di Silicon Valley, tempat sejumlah profesional muda Indonesia bekerja.

 

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
Sign in to follow this  

  • Similar Content

    • By ega
      Mark Zuckerberg, selaku pemilik Facebook berencana untuk menggabungkan tempat bertukar pesan pada sosial media miliknya — Whatsapp, Instagram, dan Facebook Messenger. Tindakan ini membuat Mark terlihat seperti ingin unjuk gigi disaat bisnisnya babak belur diserang skandal dalam dua tahun terakhir.
      “Kedepannya ketiga tempat bertukar pesan tersebut akan menjadi satu aplikasi yang berdiri sendiri tetapi secara teknikal akan digabungkan dengan satu infrastruktur” kata empat orang yang terlibat dengan pembuatan aplikasi tersebut. Hal ini berarti akan membawa tempat pengiriman pesan terbesar dalam tiga aplikasi di dunia dengan pengguna lebih dari 2.6 miliar untuk dapat berkomunikasi lintas aplikasi untuk pertama kalinya.
      Pergerakan ini bisa dibilang sekaligus untuk mendata ulang berapa banyak orang yang sering menggunakan ketiga aplikasi tersebut sambil Facebook terus meningkatkan penggabungan industri, privasi dan keamanan. Tetapi hal ini juga semakin menegaskan jika Mark ingin memaksakan kehendaknya padahal, dulu Mark pernah bersumpah untuk tidak mengutak-atik ketiga aplikasi tersebut dan membiarkan ketiga aplikasi tersebut terpisah.
      “Rencananya proses penggabungan ini akan diselesaikan pada akhir tahun ini atau pada awal tahun 2020 dan membutuhkan ribuan pegawai Facebook untuk mengatur ulang cara WhatsApp, Instagram dan Facebook Messenger berfungsi.” kata orang yang tergabung dalam pergerakan ini dan tidak dapat disebutkan namanya karena hal ini bersifat rahasia.
      Mark juga berencana untuk mengunci percakapan pada aplikasi tersebut dengan end-to-end encryption yang mana melindungi percakapan pesan sehingga hanya orang yang bersangkutan yang dapat melihat isi pesan. “Kami membangun pengiriman pesan secepat dan serahasia mungkin. Kami juga membuka jalan untuk para pengguna dapat lebih mudah mencari teman, relasi atau keluarga dengan adanya aplikasi ini.” tegasnya.
      Dengan menggabungkan ketiga aplikasi tersebut Mark berharap dapat meningkatkan hubungan antara pengguna internet dengan aplikasi miliknya. Dan dengan meningkatnya pengguna pada aplikasi miliknya maka akan meningkat pula pengguna yang akan menggunakan iklan di tempatnya.
      WhatsApp dan Instagram sebelumnya memang perusahaan yang berdiri sendiri. Saat Facebook mengakuisisi dua aplikasi tersebut, Mark berjanji untuk tidak banyak mengubahnya. Namun semakin lama, orang-orang berkata Mark berubah. Kini ia memikirkan untuk menggabungkan ketiga aplikasi tersebut untuk mengambil keuntungan di Facebook. Kabar ini tersiar pada akhir tahun 2018.
      Usahanya ini telah mengakibatkan perselisihan di Facebook. Penemu Instagram, Kevin Systrom dan Mike Krieger telah meninggalkan perusahaan yang telah ia bangun saat mendengar rencana Mark yang tidak sesuai dengan keinginan mereka. Begitu juga dengan penemu WhatsApp, Jan Koum dan Brian Acton. “Seandainya bermitra dengan Facebook berarti harus mengubah nilai-nilai yang telah kami bangun, kita pasti tidak akan menyerahkan WhatsApp padanya.” Jelas Jan Koum yang telah sepakat untuk Facebook mengakuisisi WhatsApp sebesar 19 Miliar Dollar pada tahun 2014.
      Pada tanggal 7 Desember 2018 ada pertemuan besar antara pegawai dan Mark Zuckerberg. Saat para pegawai menanyakan mengapa Mark ingin menggabungkan layanan pesan pada ketiga aplikasi tersebut. Beberapa pegawai merasa jawaban Mark terlalu banyak diputar dan tidak pada intinya hingga akhirnya sebagian pegawai memutuskan untuk pergi dari perusahaan karena rencana Mark tersebut.
      Sebagai pengguna ketiga aplikasi tersebut apa pendapat kalian? Apakah penggabungan tempat bertukar pesan dari ketiga platform raksasa tersebut akan jadi menarik dan menantang atau malah membuat kalian malas menggunakannya?
    • By worldwidemarket
      Mark Zuckerberg mengawali facebook dari kamar asmara Harvard dan kini memiliki produk mata uang digital Libra yang penuh kontroversi.
      16 tahun lamanya Facebook berkembang sebagai jaringan media sosial dan kini penggunanya sudah mencapai lebih dari 2 miliar. Sang pendiri Mark Zuckerberg justru mengawalinya dari kamar asmara Harvard dan kini memiliki produk mata uang digital Libra yang penuh kontroversi.
      Bernama lengkap Mark Elliot Zuckerberg adalah orang yang mendirikan situs jejaring sosial Facebook, pada 2004 bersama teman sekelasnya. Website pertama yang dibuat oleh Mark adalah Facemash, kemudian pada Februari 2004, ia kembali membuat terobosan baru dengan nama Facebook (www.thefacebook.com).
      Website tersebut luncurkan Mark dari kamar asrama bersama teman sekelasnya Dustin Moskovitz, Eduardo Saverin dan Chris Hughes. Facebook merupakan penyempurnaan dari Facemash dan berfungsi sebagai situs sosial yang memudahkan penggunanya untuk berhubungan dengan teman dan pengguna facebook lainya.
      Awal mula ia membuat Facebook adalah dengan membuat buku direktori mahasiswa online karena Universitasnya tak membagikan face book (buku mahasiswa yang memuat foto dan identitas mahasiswa di universitas itu) pada mahasiswa baru sebagai ajang pertemanan di antara mereka.
      Dengan modal yang ditanamkan berjumlah USD12,7 juta. Ini adalah investasi kedua yang masuk ke Facebook setelah sebelumnya (Juni 2004). dengan tambahan modal itu jelas memudahkan Mark dan kawan-kawannya mengembangkan Facebook dan mengganti domain-nya dari www.thefacebook.com menjadi www.facebook.com. Setelah itu jangkauan keanggotaan facebook diperluas menjadi internasional.
      Melesatnya bisnis Facebook membuat Zuckerberg pada tahun mendapatkan harta kekayaan yang luar biasa. Majalah Forbes menyebutkan kekayaan Zuckerberg sendiri mencapai USD1,5 miliar atau sekitar Rp13,5 triliun. Jumlah yang luar biasa besar saat itu, maka wajar jika majalah Forbes menobatkan Mark Zuckerberg sebagai The Youngest `Self-made’ Billionaire on the Planet.
      Setelah sekian tahun muncul, Facebook pun berinovasi dengan mengumumkan Libra sebagai mata uang digital miliknya dan membuat mata uang kripto kian populer di dunia. Namun, hal itu ditentang sejumlah negara termasuk Indonesia.
      Facebook pun sangat ambisius untuk meluncurkan mata uang ini. Pekan lalu, Facebook juga telah mengenalkan Libra ke publik. Pada semester pertama 2020 dan ditargetkan seluruh sistem mata uang digital ini bisa berjalan secara global.
      Dijelaskan Zuckerberg, Libra adalah mata uang global dan infrastruktur keuangan. Dengan kata lain, itu adalah aset digital yang dibangun oleh Facebook dan didukung oleh versi baru dari blockchain Facebook, teknologi terenkripsi yang digunakan oleh bitcoin dan mata uang kripto lainnya.
      Uang Libra ini juga disinyalir bakal banyak digunakan oleh orang-orang yang berada di negara maju. Dan nantinya mata uang Libra Coin ini bakal digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti bayar tagihan. Libra akan diluncurkan secara penuh selambat-lambatnya pada 2020.
    • By Iqbal_Maulana
      Beredar kabar capres Prabowo Subianto telah bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bali beberapa waktu lalu. Pertemuan Jokowi-Prabowo itu juga disebut-sebut dihadiri Hasyim Djojohadikusumo.
      Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko belum mengetahui informasi tersebut. Meski demikian, ia membenarkan bahwa selama ini Jokowi memang ingin bertemu dengan Prabowo yang menjadi pesaingnya di Pilpres 2019 tersebut.
      "Yang perlu kita catat, dari awal Pak Jokowi sudah menginginkan adanya pertemuan," kata Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (20/6/2019).
      Moeldoko juga belum mengetahui secara persis bagaimana informasi terbaru soal rencana pertemuan Jokowi-Prabowo. Bahkan, kata dia, rencana pertemuan tersebut belum ada titik terang.
      Mantan Panglima TNI itu juga belum bersedia komentar apakah selama ini yang menjadi komunikator antara Jokowi ke Prabowo merupakan Kepala BIN Jendral (Purn) Budi Gunawan.
      "Ya sementara substansinya kita belum tahu dan intinya bahwa upaya mencukupi untuk bisa bertemu dengan beliau kan sangat kuat. Itu," tandasnya.
      Seperti diketahui, capres Jokowi berkali-kali menyampaikan keinginannya bertemu dengan Prabowo Subianto usai kontestasi Pilpres 2019. Namun, keinginan Jokowi tersebut ibrat gayung yang tak bersambut.
      Jokowi telah mengutus Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang merupakan senior Prabowo di Kopassus namun pertemuan yang direncanakan di rumah makan Jepang itu gagal.
      Selanjutnya, Jokowi kembali mengutus Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk menjembatani pertemuannya dengan Prabowo. Kendati Prabowo telah bertemu JK, namun tak ada sinyal bahwa capres nomor 02 itu akan menerima Jokowi dalam waktu dekat.
      Di sisi lain, Prabowo memastikan bahwa akan menemui seterunya di Pilpres dalam dua kali pesta demokrasi tersebut. Mantan Danjen Kopassus itu bersedia menemui Jokowi guna mendinginkan tensi politik. Namun, kata dia, pertemuan itu akan ada waktunya.
      "Nanti kita lihat. Semua ada waktunya," ucap Prabowo kala melayat ke kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor, Senin 3 Juni 2019.
    • By Males
      Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin menilai kemenangan optimistis perolehan suara paslon 01 mampu menembus batas psikologis 80 juta suara. Dengan demikian, kemenangan Jokowi-Amin sudah berada di depan mata.
      “Kemenangan 01 sudah di depan mata. Kami prediksi perolehan suara Jokowi-Amin segera mencapai 80 juta pada Rabu. Berarti sudah menembus batas psikologis untuk klaim kemenangan,” ujar Wakil Direktur Saksi TKN Jokori-Ma’ruf, Lukman Edy, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (8/5/2019).
      War Room TKN menemukan sejumlah fakta Pilpres 2019 sebagai berikut:
      Jumlah DPT
      192.828.520
      Jumlah TPS
      813.350
      Formulir C1
      761.540 (rekap TKN)
      Jumlah Pemilih
      145.454.500
      Tingkat Partisipasi
      80,09%
      Rata-rata pemilih/TPS
      191 per TPS
      Total Suara Maksimum
      155.400.504
      Batas Psikologis Klaim Menang
      80.000.000
      Saat ini, TKN masih terus menggerakan personel War Room-nya untuk mengumpulkan dan memverifikasi data C1 dari seluruh TPS yang melakukan pemilu ulang maupun lanjutan. Diharapkan, seluruh proses rekapitulasi dapat rampung sebelum tanggal 22 Mei 2019.
      People Power Jangan Inkonstitusional
      TKN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersabar dan menahan diri, sehingga terhindar dari hasutan pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang asal menuding pemilu curang. Jika terjadi kecurangan segera laporkan ke pihak Bawaslu beserta alat bukti yang otentik.
      “Kita sama-sama menjaga situasi tetap aman dan damai. Jika ada keberatan gunakan jalur laporan yang telah disediakan undang-undang. Semua ada aturan mainnya. People power jangan digunakan melawan konstitusi,” ujar Lukman Edy.
      TKN Jokowi-Amin mengundang seluruh masyarakat untuk bergabung dalam proses real count menuju 80 juta suara bertempat di War Room TKN, Gedung HighEnd lantai 2, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, sore nanti pukul 16.00 WIB.
    • By PusatInformasi
      Komandan Komando Satuan Tugas Bersama Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) langsung keluar dari ruangan debat kelima Pilpres 2019, setelah mendengar Prabowo Subianto mengkritik ekonomi Indonesia yang menurutnya imbas dari kesalahan presiden sebelum Jokowi.
      Calon presiden nomor urut 02 itu dalam debat menyatakan kesalahan ekonomi di Indonesia sudah terjadi sejak sebelum era Presiden Jokowi, Sabtu (13/4/2019) malam. Menurut dia, kesalahan itu selalu dibiarkan sejak sebelum Jokowi menjadi orang nomor satu di Indonesia.
      "Jadi, kembali lagi, saya terus terang tidak menyalahkan Pak Jokowi. Saya tidak menyalahkan Bapak, ini kesalahan besar presiden-presiden sebelum Bapak. Kita semua harus bertanggung jawab. Bener. Itu pendapat saya," kata Prabowo dalam debat pilpres di Hotel Sultan, Jakarta.
      Setelah Prabowo menyatakan itu, Agus Harimurti Yudhoyono yang merupakan putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sempat keluar dari ruangan.
      Namun, AHY mengaku hanya keluar untuk ke kamar kecil. "Tidak, tidak pulang," ucapnya.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy