Jump to content

RI 1 Bersedia Macet-macetan di Jalan Raya!


Recommended Posts

0000436790.jpg.063151b740c3154a1e51859ac

Kira-kira lebih dari setahun yang lalu redaksi Otosia mengunggah berita bagaimana Sri Sultan Hamengkubuwono X mengalah pada RI 1 yakni Presiden Joko Widodo untuk melaju menggunakan voorijder di kota Yogyakarta.

Entah apakah sifat tersebut menular, atau bagaimana, namun pada 27 Januari 2016 kemarin seorang pemilik akun facebook bernama Putri Setyandari mengunggah foto-foto yang menunjukkan bagaimana mobil RI 1 bersedia ikut 'menikmati' kemacetan dengan masyarakat pengguna jalan yang lainnya.

hebat--ri-1-bersedia-macet-macetan-di-ja

Terlihat dari foto yang diunggah oleh Putri pada sekitar pukul 4 sore tersebut mobil Mercedes Benz dengan plat nomor RI 1 melintas di belakang seorang petugas voorijder, namun menurut pengakuan Putri, voorijder tersebut melintas dengan 'santai' tanpa ada klakson, sirine, ataupun instruksi bagi pengguna jalan lain untuk menyingkir.

Dari komentar yang didapatkan Putri, memang tak semuanya bernada positif. Salah satunya adalah bagaimana diasumsikan bahwa mobil itu kosong karena rekannya berkomentar bahwa presiden sedang ada di Timor Leste, sehingga wajar jika mobil tersebut 'terjebak' di kemacetan.

hebat--ri-1-bersedia-macet-macetan-di-ja

Namun Putri lebih meyakinkannya dengan mengatakan bahwa pasukan pengawal presiden tersebut lengkap dengan kembali menyertakan foto yang lebih besar lagi.

Dan sampai saat berita ini dinaikkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan dimana lokasi kejadian, namun menilik dari domisili dan foto, tampaknya kondisi jalan tersebut ada di Jakarta. Kalau beneran sedang bermacet-macetan, keren ini pak Pres!

 

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By BisaJadi
      Adamas Belva Syah Devara atau akrab dikenal Belva Devara, akhirnya mundur dari jabatan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia pada Selasa, 21 April 2020. Belva memang jadi sorotan publik, karena perusahaannya Ruang Guru menjadi mitra pemerintah untuk memberi pendampingan kepada para pengangguran melalui program kartu pra kerja.
      “Saya sampaikan informasi terkait pengunduran diri saya sebagai Staf Khusus Presiden,” kata Belva melalui surat terbuka yang diunggah ke instagram.
      Menurut dia, pengunduran diri tersebut sudah disampaikan dalam bentuk surat kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) tertanggal 15 April 2020, dan disampaikan langsung kepada Presiden Jokowi pada 17 April 2020.
       
    • By VOAIndonesia
      Presiden Joko Widodo dan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed bin Zayed, mengadakan pertemuan bilateral di Istana Qasr Al Watan, Minggu sore (12/1). (Courtesy : Setpres RI).
      Enam belas perjanjian kerjasama dalam bidang keagamaan, pendidikan, pertanian, kesehatan dan penanggulangan terorisme berhasil dicapai dalam lawatan Presiden Joko Widodo ke Abu Dhabi pekan lalu.
      Dalam pertemuan bilateral di Istana Qasr Al Watan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi yang juga Wakil Panglima Tertinggi Angkatan Bersenjata Persatuan Emirat Arab [PEA], Mohamed bin Zayed, Minggu sore (12/1), Presiden Jokowi menyaksikan penandatanganan kerjasama di antara delegasi Indonesia dan PEA.
      Selain 16 perjanjian itu, disepakati pula 11 perjanjian bisnis dalam bidang energi, migas, petrokimia, pelabuhan, telekomunikasi, dan riset. Total nilai investasi yang disepakati mencapai 22,89 miliar dolar Amerika atau sekitar 314,9 triliun rupiah.

      Presiden Jokowi dan Pengran Mohamed bin Zayed menyaksikan pertukaran dokumen perjanjian kerjasama di Istana Qasr Al Watan, Minggu (12/1). (Courtesy : Setpres RI).
      Pernyataan pers yang diterima VOA menyatakan bahwa selain kerjasama ekonomi, Presiden Jokowi juga ingin menjadikan Persatuan Emirat Arab PEA sebagai mitra dalam pendidikan Islam yang modern, moderat dan penuh toleran. “Hal ini sangat penting artinya bagi upaya mencegah ekstremisme dan terorisme,” ujar presiden.
      Harapan serupa disampaikan Putra Mahkota Mohamed bin Zayed yang menggarisbawahi Islam sebagai agama perdamaian. “Islam tidak pernah mengajarkan terorisme. Islam selalu mengedepankan kedamaian,” tegasnya. Ia juga memuji Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar di dunia, dan mengatakan “Islam di Indonesia dapat menjadi contoh Islam yang damai.”

      Presiden Joko Widodo berjabat tangan dengan Putra Mahkota Abu Dhabi Mohamed bin Zayed usai pertemuan bilateral di Istana Qasr Al Watan, Minggu sore (12/1). (Courtesy : Setpres RI).
      Selain menandatangani perjanjian kerjasama, Jokowi juga melihat kemungkinan pembentukan “Indonesian Sovereign Wealth Fund,” yaitu semacam dana abadi untuk mengatur dana publik dan menginvestasikannya ke aset-aset yang luas dan beragam untuk mendapatkan manfaat yang lebih besar.
    • By Iqbal_Maulana
      Beredar kabar capres Prabowo Subianto telah bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Bali beberapa waktu lalu. Pertemuan Jokowi-Prabowo itu juga disebut-sebut dihadiri Hasyim Djojohadikusumo.
      Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko belum mengetahui informasi tersebut. Meski demikian, ia membenarkan bahwa selama ini Jokowi memang ingin bertemu dengan Prabowo yang menjadi pesaingnya di Pilpres 2019 tersebut.
      "Yang perlu kita catat, dari awal Pak Jokowi sudah menginginkan adanya pertemuan," kata Moeldoko di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (20/6/2019).
      Moeldoko juga belum mengetahui secara persis bagaimana informasi terbaru soal rencana pertemuan Jokowi-Prabowo. Bahkan, kata dia, rencana pertemuan tersebut belum ada titik terang.
      Mantan Panglima TNI itu juga belum bersedia komentar apakah selama ini yang menjadi komunikator antara Jokowi ke Prabowo merupakan Kepala BIN Jendral (Purn) Budi Gunawan.
      "Ya sementara substansinya kita belum tahu dan intinya bahwa upaya mencukupi untuk bisa bertemu dengan beliau kan sangat kuat. Itu," tandasnya.
      Seperti diketahui, capres Jokowi berkali-kali menyampaikan keinginannya bertemu dengan Prabowo Subianto usai kontestasi Pilpres 2019. Namun, keinginan Jokowi tersebut ibrat gayung yang tak bersambut.
      Jokowi telah mengutus Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan yang merupakan senior Prabowo di Kopassus namun pertemuan yang direncanakan di rumah makan Jepang itu gagal.
      Selanjutnya, Jokowi kembali mengutus Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) untuk menjembatani pertemuannya dengan Prabowo. Kendati Prabowo telah bertemu JK, namun tak ada sinyal bahwa capres nomor 02 itu akan menerima Jokowi dalam waktu dekat.
      Di sisi lain, Prabowo memastikan bahwa akan menemui seterunya di Pilpres dalam dua kali pesta demokrasi tersebut. Mantan Danjen Kopassus itu bersedia menemui Jokowi guna mendinginkan tensi politik. Namun, kata dia, pertemuan itu akan ada waktunya.
      "Nanti kita lihat. Semua ada waktunya," ucap Prabowo kala melayat ke kediaman SBY di Puri Cikeas, Bogor, Senin 3 Juni 2019.
    • By Males
      Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin menilai kemenangan optimistis perolehan suara paslon 01 mampu menembus batas psikologis 80 juta suara. Dengan demikian, kemenangan Jokowi-Amin sudah berada di depan mata.
      “Kemenangan 01 sudah di depan mata. Kami prediksi perolehan suara Jokowi-Amin segera mencapai 80 juta pada Rabu. Berarti sudah menembus batas psikologis untuk klaim kemenangan,” ujar Wakil Direktur Saksi TKN Jokori-Ma’ruf, Lukman Edy, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (8/5/2019).
      War Room TKN menemukan sejumlah fakta Pilpres 2019 sebagai berikut:
      Jumlah DPT
      192.828.520
      Jumlah TPS
      813.350
      Formulir C1
      761.540 (rekap TKN)
      Jumlah Pemilih
      145.454.500
      Tingkat Partisipasi
      80,09%
      Rata-rata pemilih/TPS
      191 per TPS
      Total Suara Maksimum
      155.400.504
      Batas Psikologis Klaim Menang
      80.000.000
      Saat ini, TKN masih terus menggerakan personel War Room-nya untuk mengumpulkan dan memverifikasi data C1 dari seluruh TPS yang melakukan pemilu ulang maupun lanjutan. Diharapkan, seluruh proses rekapitulasi dapat rampung sebelum tanggal 22 Mei 2019.
      People Power Jangan Inkonstitusional
      TKN mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersabar dan menahan diri, sehingga terhindar dari hasutan pihak-pihak tidak bertanggung jawab yang asal menuding pemilu curang. Jika terjadi kecurangan segera laporkan ke pihak Bawaslu beserta alat bukti yang otentik.
      “Kita sama-sama menjaga situasi tetap aman dan damai. Jika ada keberatan gunakan jalur laporan yang telah disediakan undang-undang. Semua ada aturan mainnya. People power jangan digunakan melawan konstitusi,” ujar Lukman Edy.
      TKN Jokowi-Amin mengundang seluruh masyarakat untuk bergabung dalam proses real count menuju 80 juta suara bertempat di War Room TKN, Gedung HighEnd lantai 2, Kebon Sirih, Jakarta Pusat, sore nanti pukul 16.00 WIB.
×
×
  • Create New...