Jump to content
keenion

Netflix Diblokir! Gak Sekalian YouTube dan Facebook Ditutup?'

Recommended Posts

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By c0d1ng
      Kasus peretasan akun WhatsApp kembali terjadi. Kali ini menimpa peneliti dan perhati isu sosial Ravio Patra. Kejadian ini diceritakan kembali oleh Direktur Eksekuti SAFEnet Damar Juniarto.
      Damar Juniarto mengatakan kejadian pembobolan akun WhatsApp tersebu terjadi kemarin (22/4/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu Ravio Patra menunjukkan kepadanya coba menghidupkan WhatsApp kemudian muncul tulisan 'You've registered your number on another phone.
      "Dicek ke pesan inbox SMS, ada permintaan pengiriman OTP. Peristiwa ini saya minta segera dilaporkan ke Whatsapp, dan akhirnya oleh Head of Security Whatsapp dikatakan memang terbukti ada pembobolan," ujar Damar ketika dihubungi, Kamis (23/4/2020).
      Damar Juniarto mengungkapkan pelaku pembobolan menemukan cara mengakali nomor ponsel untuk bisa mengambil alih Whatsapp yang sebelumnya didaftarkan dengan nomor Ravio Patra.

      "Karena OTP dikirim ke nomor Ravio, besar kemungkinan pembobol sudah bisa membaca semua pesan masuk lewat nomor tersebut. Setelah dua jam, Whatsapp tersebut akhirnya berhasil dipulihkan," ungkapnya.

      Damar Junianto menambahkan selama dikuasai "peretas", pelaku menyebarkan pesan palsu berisi sebaran provokasi dengan plotting untuk menempatkan Ravio sebagai salah satu yang akan membuat kerusuhan.

      Bunyinya pesan tersebut: KRISIS SUDAH SAATNYA MEMBAKAR! AYO KUMPUL DAN RAMAIKAN 30 APRIL AKSI PENJARAHAN NASIONAL SERENTAK, SEMUA TOKO YG ADA DIDEKAT KITA BEBAS DIJARAH

      "Saya minta Ravio untuk mengumpulkan dan mendokumentasikan semua bukti. Agar kami bisa memeriksa perangkat tersebut lebih lanjut," ujarnya.

      "Sekitar pukul 19.14 WIB, Ravio menghubungi saya dan mengatakan "Mas, kata penjaga kosanku ada yg nyariin aku rapi udah pergi. Tsmpangnya serem kata dia."

      "Saya instruksikan Ravio untuk matikan handphone dan cabut batere, lalu pergi ke rumah aman." ungkap Damar Juniarto. "Sudah lebih 12 jam tidak ada kabar. Baru saja saya dapat informasi, Ravio ditangkap semalam oleh intel polisi di depan rumah aman."
    • By black_zombie
      Facebook sedang uji coba menyembunyikan jumlah Like di Instagram yang dilakukan di beberapa negara, termasuk Indonesia. Menyeruak kabar bahwa ada motif tersembunyi soal dilenyapkannya tombol love tersebut.
      "Kami komitmen membangun ekosistem positif dan terus mencari cara agar pengguna Instagram merasa lebih nyaman berekspresi dan fokus pada foto dan video yang mereka bagi dan bukan berapa jumlah 'Like' yang mereka dapat," kata Adam Mosseri, Head of Instagram.
      Sumber mantan karyawan Instagram membocorkan bahwa penyembunyian Like bakal meningkatkan jumlah postingan pengguna di media sosial itu.
      Kenapa demikian? Lantaran jumlah Like sudah tak terlihat, user menjadi tak begitu peduli apakah postingan mereka disukai atau tidak. Maka, tidak perlu cemas posting sebanyak apapun.
      Bagi Instagram, teori itu adalah sesuatu yang bagus karena semakin banyak postingan, makin tinggi pula waktu yang dihabiskan di Instagram. Ujung-ujungnya, lebih banyak iklan dapat ditampilkan.
      Pengguna Instagram juga cenderung meniru kebiasaan teman dekat atau keluarga. Jadi, saat sebagian user mulai lebih sering memposting, diharapkan menciptakan efek viral sehingga user lain mengikutinya.
      Belum ada komentar dari Instagram soal informasi tersebut. Masih menurut sang sumber, eksperimen menyembunyikan Like sudah dilakukan internal Instagram sejak tahun 2018.
    • By Forzaken_DT
      Pengadilan federal Manhattan, Amerika Serikat, memvonis Evaldas Rimasauskas, pelaku penipuan terhadap perusahaan sekelas Google dan Facebook dengan hukuman lima tahun penjara. Kedua raksasa teknologi itu diketahui rugi hingga USD 120 juta atau Rp 1,67 triliun akibat penipuan tersebut.
      Tak hanya menghuni sel tahanan, Rimasauskas juga didenda sebesar USD 26,4 juta sebagai ganti rugi.
      "Evaldas Rimasauskas merancang skema berani untuk menipu perusahaan AS lebih dari USD 120 juta dan kemudian menyalurkan dana itu ke rekening bank di seluruh dunia," kata jaksa penutut Geoffrey Berman.
      Semua itu bermula dari aksi Rimasauskas berpura-pura sebagai karyawan dari perusahaan manufaktur elektronik bernama Quanta Computer di Taiwan. Untuk menyakinkan aksinya, pria ini sampai modal stempel perusahaan yang sesuai dengan aslinya hingga email palsu.
      Dari email palsu tersebut, Rimasauskas mengirimkan ke staf Google dan Facebook meminta pembayaran atas barang dan jasa yang dibeli dari Quanta. Pada saat itu, memang Google dan Facebook bermitra dengan Quanta.
      Rimasauskas pun menginstruksikan agar pembayaran ditransfer ke sejumlah bank di luar negeri yang dikuasainya. Ketahuan menipu, Rimasauskas ditangkap pada 2017 lalu dan pada pekan ini baru diputuskan hukumannya.
      "Rimasauskas melakukan pencurian teknologi tinggi dari belahan dunia, tetapi dia dijebloskan di pengadilan federal Manhattan," pungkas Berman.
    • By ega
      Google akhirnya meluncurkan layanan YouTube Premium dan YouTube Music di aplikasi YouTube Indonesia.
      Nah, untuk berlangganan YouTube Premium, pengguna harus membayar Rp59 ribu per bulan. Lalu, untuk berlangganan YouTube Music Premium, pengguna cukup membayar Rp49 ribu.
      Di dua layanan baru ini, para pengguna bisa terbebas dari iklan di video yang tonton, meski video tersebut buatan para konten kreator atau YouTuber.
      Nah, sekarang pertanyaannya adalah bagaimana nasib YouTuber yang pendapatannya berasal dari iklan?
      Brandon Bilinski, Product Manager YouTube, mengatakan YouTube akan memberikan sebagian pendapatan dari uang yang mendaftar di layanan YouTube Premium kepada para YouTuber.
      “Kami pastikan orang yang menyediakan konten di YouTube, YouTube Premium dan YouTube Music akan dibayar. Baik dari iklan ataupun dari subscription,” jelas Bilinski.
      Communications Manager Google Indonesia, Feliciana Wienathan juga menyampaikan para konten kreator akan mendapatkan reward yang seimbang.
      “Ada dua model income. Dari ads berdasarkan iklan dan dari subscription YouTube Premium,” ungkap Feliciana.
      YouTube Premium dan YouTube Music Premium ini telah tersedia di Google Play Store dan App Store Indonesia pada hari ini, Kamis (7/11/2019).
      Keuntungan dari YouTube Premium adalah pengguna akan bebas dari iklan, menonton video di luar aplikasi YouTube picture-in-picture, dan mengunduh video untuk ditonton offline.
      Sedangkan, pelanggan YouTube Music Premium memiliki keuntungan bisa streaming musik tanpa iklan dan bisa mengunduh lagu untuk didengarkan secara offline.
      Nah, menariknya adalah pengguna yang berlangganan YouTube Premium, maka langsung otomatis berlangganan YouTube Music.
      Siapa yang sudah mencoba YouTube Premium dan YouTube Music?
    • By ega
      YouTube akhirnya resmi meluncurkan aplikasi streaming musik terbaru di Indonesia, yaitu YouTube Music.
      Aplikasi dan web player ini didesain ulang khusus untuk mendengarkan musik, yang menyediakan lagu-lagu dan official album, ribuan playlist, dan stasiun radio artis, dipadukan dengan deretan remix video dari YouTube seperti video pentas live, lagu cover, dan video musik yang luar biasa banyaknya, yang tidak akan kamu temukan di tempat lain.
      Semua itu telah diatur dan dipersonalisasi khusus. Untuk pertama kalinya, kamu bisa mendengarkan semua musik favorit kamu dari satu tempat.
      Semua bisa dinikmati gratis melalui versi YouTube Music yang didukung iklan, Google juga mengumumkan YouTube Music Premium, yakni opsi langganan berbayar yang dapat memungkinkan pengguna untuk memutar lagu dan video di latar belakang, sehingga mereka tetap bisa mendengarkan musik sambil memakai aplikasi lain, menulis pesan chat/SMS, atau bahkan saat berolahraga dalam keadaan ponsel terkunci.
      YouTube Music Premium juga menawarkan fitur download offline dan pengalaman mendengar musik tanpa iklan semua itu bisa dinikmati mulai dari Rp49.000,– per bulan.
      Ada lebih dari 1 miliar pencinta musik di seluruh dunia yang mengakses YouTube setiap bulannya untuk mendengarkan musik favorit yang sedang populer, dan menemukan musik baru.
      Di platform ini pulalah ada lebih dari 2 juta artis yang mengekspresikan suara dan karya-karyanya ke seluruh dunia
      Berikut 6 alasan YouTube Music beda dari yang lain:
      Semua ada di sini! Bukan hanya video musik, tetapi juga official music dan official album, single, remix, pentas live, lagu cover, dan musik-musik langka yang hanya bisa kamu temukan di YouTube. Rekomendasi khusus untuk Anda. Layar beranda aplikasi akan beradaptasi secara dinamis dan memberikan rekomendasi sesuai jenis musik yang pernah didengarkan, dan aktivitas yang dilakukan si pengguna. Jadi saat Anda sedang berolahraga di gym, atau sedang dalam perjalanan pergi pulang ke kantor, Anda bisa temukan musik yang tepat di aplikasi YouTube Music. Ribuan playlist dari genre, suasana hati, aktivitas, atau bahasa mana pun. Cobalah “Pop Indonesia yang Akan Ngehits”, “Pop Indonesia Terbaru” atau “Paling Hits Hari Ini”untuk temukan musik baru. Fitur penelusuran yang pintar. Kami yang akan temukan lagunya, walau Anda tak tahu judulnya. Misal: “Lagu dengan lirik ‘izinkan aku untuk terakhir kalinya’? Serahkan pada kami. Anda juga bisa telusuri liriknya (meskipun lirik yang Anda cari pun salah). Video terbaru dan terpopuler. Dengan YouTube musik, Anda bisa tahu apa saja video terbaru dan terpopuler. Semuanya dimasukkan di kolom Hotlist. Hari ini di Indonesia, kolom Hotlist menampilkan “Hotlist Pop Indonesia”, “Hotlist Musik Dance Indonesia”, “Hotlist Heavy Rock Indonesia”, “Hotlist Rock Indonesia”, “Hotlist Indie Indonesia”, dan “Hotlist Hip Hop Indonesia”. Mode beralih audio/video. Beralih antara audio/video cukup dengan sekali tekan tombol. Fitur unik ini memudahkan pelanggan YouTube Premium dan YouTube Music Premium untuk berpindah ke lagu atau video musik, untuk pengalaman mendengarkan dan menonton musik yang lancar.
×
×
  • Create New...