Jump to content

"Missing Link" Kasus Kematian Mirna yang Tewas Usai Minum Kopi


Recommended Posts

56a2c9ddedab4_missinglink.jpg.98691b5092

Wayan Mirna Salihin (27) tewas seusai menyeruput kopi vietnam di Kafe Olivier di Mal Grand Indonesia pada 6 Januari 2016.

Meski masa penanganan polisi terhadap kasus ini sudah mendekati dua pekan, pelakunya belum juga terungkap.

Kasus ini menarik perhatian publik karena polisi memastikan Mirna tewas karena racun sianida yang ada di dalam kopi tersebut.

Meski sudah memastikan kematian Mirna lantaran kerasnya racun tersebut, polisi masih kesulitan mengungkap pelakunya.

Beberapa saksi pun sudah diperiksa intensif oleh kepolisian, mulai dari karyawan kafe; teman Mirna yang berada saat kejadian, seperti Hani dan Jessica; hingga keluarga almarhumah; dan pakar.

Kepolisian bahkan sudah menaikkan status kasus tersebut ke tingkat penyidikan, meski tersangka belum ditetapkan.

Kompleksnya kasus ini bahkan membuat kepolisian Indonesia melakukan kerja sama penyelidikan dengan kepolisian federal Australia. Mirna dan Jessica pernah tinggal dan menimba ilmu di Negeri Kanguru.

Misteriusnya penyelesaian kasus ini meninggalkan beberapa kejanggalan atau pertanyaan.

Kejanggalan tersebut ditemukan berdasarkan kronologi dari kepolisian dan keterangan sejumlah saksi.

Pertama, Jessica yang berinisiatif memesan kopi vietnam yang diminum oleh Mirna.

Jessica diketahui datang terlebih dahulu ke kafe tersebut dan membayar secara langsung minuman-minuman yang dipesannya. Jessica disebut ingin membuat "surprise" kepada Mirna.

Kedua, Jessica meletakkan paperbag di atas meja tempat minuman disajikan.

Posisi paperbag tersebut janggal karena tak biasanya orang meletakkan paperbag di atas meja. Menurut sejumlah saksi, paperbag itu turut menghalangi pantauan kamera CCTV kafe yang mengarah ke kopi vietnam yang diminum Mirna.

Ketiga, ketika Mirna mengeluhkan rasa kopi yang tidak lazim, Jessica tidak ikut mencicipinya.

Ketika itu, Mirna menyebut rasa dan aroma kopi vietnam yang diminumnya seperti jamu. Hani pun mencoba mencicip sedikit dan merasakan bahwa lidahnya kebas.

Keempat, celana yang digunakan Jessica pada hari kejadian dibuang.

Jessica beralasan, celana itu robek dan harus dibuang. Polisi bahkan masih mencari celana misterius tersebut hingga di tempat pembuangan sampah.

Bagian penting yang dapat menjadi petunjuk berikutnya adalah celana Jessica yang dibuang.

Kelima, bagaimana racun natrium sianida (NaCN) itu bisa masuk ke dalam kopi yang diminum Mirna?

Polisi masih mencari proses masuknya racun tersebut. Selama penelitian di Puslabfor, sianida hanya ditemukan di lambung Mirna dan kopi yang diminumnya saat kejadian.

Keenam, jumlah sianida yang cukup besar di dalam kopi Mirna.

Polisi menemukan kandungan racun sianida sangat besar di kopi yang diminum Mirna. Bahkan, kandungan racun itu dapat membunuh hingga 25 orang sekaligus.

Rangkaian yang hilang

Di luar semua itu, polisi sudah meminta pandangan dari para ahli, termasuk ahli kejiwaan untuk memeriksa beberapa saksi, termasuk Jessica.

Polisi hingga kini masih berusaha mengungkap bagaimana racun sianida itu masuk ke minuman Mirna.

Sudah disebutkan polisi bahwa proses pembuatan kopi di kafe tersebut terbebas dari sianida. Yang memungkinkan adalah, proses masuknya sianida terjadi saat kopi tersebut berada di meja yang ditempati Mirna, Jessica, dan Hani.

Polisi berusaha mengungkap kasus tersebut bukan berdasarkan pada asumsi semata. Selama ini, publik terarahkan pada teman Mirna yang memang saat kejadian berada di lokasi.

Berbagai pihak meyakini, kepolisian mampu mengungkap kasus yang menyita perhatian publik ini. Polisi pun optimistis kasus itu segera terungkap, meski banyak kompleksitasnya.

Seperti dikatakan Shinichi Kudo, tokoh dalam komik Detektif Conan karangan Aoyama Gosho, "Segala sesuatu itu mempunyai pola, bahkan benang kusut sekalipun," demikian kutipan dari komik tersebut.

Pola ini yang masih dicoba untuk dicari, rangkaian yang hilang dari kasus tersebut.

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By kacau
      Bukan bikin melek dan bersemangat, 5 pencinta kopi diketahui meninggal dunia usai minum kopi. Meskipun kopi termasuk minuman sehat tetapi harus bijak juga saat mengonsumsinya.
      Kopi secara umum memberikan dampak positif pada tubuh jika dikonsumsi dengan porsi tepat. Lain cerita ketika kopi dikonsumsi secara berlebihan atau dijadikan campuran dengan bahan lain. Efeknya justru bisa jadi berbahaya.
      Dari berbagai penelitian menunjukkan bahwa kopi yang dikonsumsi secara berlebihan bisa membuat seseorang mengalami sakit kepala, stress hingga insomnia. Dan ternyata efek paling mengerikan, kopi juga terbukti bisa membuat orang kehilangan nyawa.
      Dilansir dari berbagai sumber, berikut kasus kematian yang melibatkan kopi.
      1. Kopi campur minuman energi
      Kopi dan minuman berenergi sama-sama mengandung kafein, ketika keduanya dicampur maka kandungan kafeinnya otomatis melonjak. Sementara tubuh manusia memiliki batas toleransi asupan kafein harian.
      Seorang remaja berusia 16 tahun bernama Davis Allen dari Amerika Serikat harus meregang nyawa. Ia terlalu banyak mengonsumsi kopi yang dicampur minuman berenergi.
      Davis diduga mengalami aritmia, yakni kelainan detak jantung yang mempengaruhi sistem pompa darah dari jantung ke organ tubuh lainnya. Davis diketahui mengonsumai 3 kaleng kopi dan minuman berenergi sebelum pingsan dan meninggal dunia.
      2. Minum es kopi
      Kasus kematian setelah minum kopi juga pernah terjadi di Indonesia, tepatnya di Pasuruan, Jawa Timur. Seorang remaja berusia 15 tahun meninggal dunia usai minum kopi.
      Kejadian ini bermula saat remaja bernama Firman ini nongkrong bersama dua rekannya di warung. Ketiga remaja ini memesan es kopi jenis cappuccino. Tak lama setelah menyeruput es kopi, Firman langsung kejang dan jatuh dari tempat duduknya.
      Tak sempat mendapat penanganan medis, Firman dinyatakan meninggal dunia. Polisi langsung menyelidiki kasus ini dan membawa es kopi yang diminum Firman. Dugaan sementara, remaja ini memiliki riwayat penyakit yang berhubungan dengan larangan konsumsi kopi.
      3. Kopi campur alkohol
      Di Amerika Serikat, ada orang-orang yang gemar mencampur kopi dan alkohol. Tujuan dari pencampuran minuman ini agar mendapat efek mabuk yang lebih cepat. Padahal hal ini sangat berbahaya.
      Sebuah kasus pernah dialami Athena Gervais. Remaja berusia 14 tahun ini mencampur kopi dengan alkohol saat menghadiri pesta. Ia meneguk beberapa gelas campuran minuman ini.
      Tak lama setelah minumannya habis, ia langsung tak sadarkan diri. Mirisnya, tak ada orang yang mengetahui kalau ia meninggal. Jasadnya ditemukan setelah keesokan harinya.
      4. Tewas usai minum kopi
      Pria berusia 48 tahun mendadak meninggal dunia saat sedang nongkrong bareng teman-temannya sambil minum kopi. Belum habis segelas kopi ia seruput, tiba-tiba tubuhnya kejang dan jatuh pingsan.
      Setelah dibawa ke rumah sakit, nyawa pria ini tak tertolong. Dokter yang memeriksa menyatakan kematiannya berhubungan dengan riwayat penyakit yang diderita pria ini. Ia diketahui sedang dalam keadaan tidak sehat saat nongkrong sambil minum kopi.
      5. Minum pil kafein
      Kafein bukan hanya terdapat dalam kopi saja, ada pil yang mengandung kafein. Satu butir pil ini setara dengan segelas kopi hitam.
      Seorang pria bernama James Stone diduga membutuhkan asupan kafein agar tetap bisa terjaga. Ia harus begadang semalam suntuk demi mengirimkan aplikasi lamaran kerja secara online.
      Bukan mengandalkan kopi, James memilih menegak pil kafein. Tak tanggung-tanggung, ia diduga mengasup 25-30 pil kafein ini. Tubuhnya ditemukan tak bernyawa di keesokan harinya. Bayangkan saja, James seperti mengonsumsi 25-30 gelas kopi sekaligus.
    • By kacau
      Umumnya orang minum kopi untuk membuat mata melek dan tubuh berenergi. Karena kopi bisa menyehatkan jantung. Namun, ada beberapa orang yang harus merenggang nyawa setelah minum kopi. Bukan karena kopinya mengandung racun tetapi karena masalah medis
      Ada yang mencoba meracik kopi dengan minuman berenergi dan minum kopi saat tubuh kurang sehat. Akibatnya nyawa mereka tak tertolong. Seperti seorang remaja dan pria yang jatuh tersungkur usai minum kopi dan tewas. Kejadian itu dipicu karena konsisi tubuh mereka yang kurang sehat dan berpenyakit.
      Selain itu bahan penyeduh kopi juga bisa jadi pemicu. Kopi yang mengandung kafein seharusnya diseduh dengan air panas. Tetapi seorang pria melakukan eksperimen dengan mencampur kopi dengan minuman berenergi. Akibatnya ia harus kehilangan nyawa.
    • By qbonk
      SLEMAN – Polda DIY terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap tragedi maut Susur Sungai yang menewaskan 10 siswa SMP 1 Turi, Sleman. Hari ini polisi menetapkan dua tersangka baru dalam kasus ini. Dengan demikian sudah ada tiga orang tersangka dalam perkara ini.
      “Gelar perkara penyidik siang tadi, ada dua tersangka baru dengan inisial R dan DS,” ujar Kabid Humas Polda DIY Kombespol Yulianto, Senin (24/2/2020).
      Menurut Yulianto, sampai saat ini sudah ada 22 orang yang diperiksa oleh polisi sebagai saksi. Mereka terdiri dari 7 pembina pramuka, 3 kwarcab, 3 pengelola wisata, 2 siswa selamat dan 1 kepala sekolah. Selain itu juga memeriksa 6 orang orang btua korban.
      Setelah dilakukan penetapan tersangka, polisi langsung melakukan penahanan kepada keduanya. Namun, Yulianto tidak menjelaskan posisi dan jabatan kedua tersangka baru ini dalam kegiatan susur sungai tersebut.
      “Hari ini juga dilakukan penahanan kepada yang bersangkutan,” tandasnya.
      Sebelumnya, polisi telah menetakan satu orang tersangka dengan inisia IYA, yang merupakan pembina pramuka sekaligus guru olahraga.
      Kegiatan pramuka susur Sungai Sempor yang dilaksanakan di donokerto, Turi, Sleman pada Jumat 21 Februari 2020). Saat itu, ada 249 siswa SMP 1 Turi dari kelas 7 dan 8 mengikuti kegiatan susur sungai.
      Awalnya kondisi sungai kecil dan tidak banjir. Namun di tengah kegiatan, mendadak sungai banjir setelah ada kirimand ari atas. Sebanyak 10 siswa meninggal dunia terseret arus sungai dan ditemukan meninggal. Bahkan dua siswa baru diketemukan pada minggu pagi, setelah dilakukan pencarian.
    • By news
      Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang membakar hutan di kawasan Hutan Nasional Sebangau, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, 14 September 2019.
      Polisi Indonesia mengatakan bahwa mereka telah menangkap 185 orang yang dicurigai memulai kebakaran hutan yang menyebarkan kabut tebal dan berbahaya di Asia Tenggara.
      Juru bicara Kepolisian Republik Indonesia, Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan pada hari Senin (16/9) bahwa polisi secara resmi menyerahkan penyelidikan 23 orang kepada jaksa pekan lalu, sementara 45 lainnya akan diadili akhir bulan ini. Polisi masih menyelidiki selebihnya.
      Prasetyo mengatakan para tersangka dapat dituntut berdasarkan undang-undang perlindungan lingkungan yang memungkinkan hukuman penjara maksimum 10 tahun karena membakar hutan untuk membersihkan lahan.
      Pihak berwenang Indonesia sebelumnya mengatakan bahwa mereka telah menutup sedikitnya 42 perusahaan perkebunan, termasuk perusahaan yang berbasis di Singapura dan empat perusahaan yang berafiliasi dengan grup perusahaan minyak kelapa sawit Malaysia.
      Hampir setiap tahun, kebakaran hutan Indonesia menyebarkan kabut yang berhahaya bagi kesehatan, tidak hanya di wilayah Indonesia, tetapi juga sampai ke negara-negara tetangga, Malaysia dan Singapura.
    • Guest news
      By Guest news
      Sebuah toko pakaian unik dibuka di kota New York baru-baru ini, yang menawarkan pakaian netral jender. “Phluid project” menjual busana yang tidak dikategorikan berdasarkan jender, untuk siapapun dengan jender dan orientasi seksual apapun.
       
×
×
  • Create New...