Jump to content
abas

Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Dieksekusi

Recommended Posts

5699e2de353f4_keretacepat.jpg.81d6647001

Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan izin presiden terkait pembangunan proyek kereta api cepat rute Jakarta-Bandung terbit pada 20 Januari 2016. Dengan demikian, ia menargetkan prosesi peletakan batu pertama (groundbreaking) mega proyek tersebut bisa dilangsungkan sehari setelahnya.

"Insha Allah izin pembangunan akan dikeluarkan 20 Januari 2016. Kalau izin pembangunan selesai, maka groundbreaking akan diadakan 21 Januari 2016, tepatnya di KM 95," ujar Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, kemarin.

Menurut Pramono, izin presiden keluar jika persyaratan dan perizinan pendukung lainnya sudah beres seperti Rencana Pengelolaan Lingkungan/Rencana Pemantauan Lingkungan (RKL/RPL), dan Analisis Dampak Lingkungan (Amdal).

"Walaupun masih perlu waktu, tapi izin trase dan izin badan usaha sudah diselesaikan Menteri Perhubungan (Ignasius Jonan). Kecuali Amdal dan izin pembangunan," tuturnya.

Dengan demikian, imbuh Pramono, persoalan yang menyangkut kereta cepat sekaligus Light Rail Transit (LRT) terintegrasi dengan Mass Rapid Transit (MRT) ini akan bisa terselesaikan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menuturkan, pembangunan kereta cepat kali ini masih menunggu hasil Amdal dari Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Jika hasil Amdal ini selesai, maka izin pembangunan proyek kereta api cepat ini bisa segera diproses.

"Kedua, mengenai trase sudah kami terbitkan. Jadi nanti ada sinkronisasi dengan trase kereta api cepat dan juga LRT yang dibangun di Jabodetabek ini proyek APBN, juga LRT yang dibangun inner DKI dibangun pemprov DKI," katanya.

Presiden Joko Widodo ketika membuka rapat terbatas mengungkapkan keinginannya untuk terus mendorong sistem transportasi massal yang tidak hanya di Jakarta maupun Bandung, melainkan juga kota-kota besar lainnya di Indonesia.

"Sudah dimulai LRT misalnya di Palembang, mungkin nantinya setelah ini di Bandung, Surabaya, dan di kota-kota yang lainnya," katanya.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By purwa_weheb
      Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup, mencatat ada lebih dari 61 ribu ton sampah akibat banjir sejak 2 Januari hingga 11 Januari 2020.
      "Akumulasi sampah akibat banjir di Jakarta yang dihasilkan dari 2 hingga 11 Januari, tercatat sebanyak 61.024 ton," ucap Kepala Dinas LH Andono Warih saat dikonfirmasi, Senin (13/1/2020).
      Menurut Andono, dalam durasi tersebut Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta mengumpulkan paling banyak sampah yang mencapai 11,565 ton, pada Rabu 8 Januari 2020. Kemudian, pada waktu itu pula, sampah akibat banjir sebanyak 7,1 ribu ton.
      Sementara jumlah sampah yang paling sedikit dikumpulkan oleh Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta didapatkan sehari setelah bencana banjir terjadi, yakni pada 2 Januari. Berdasarkan data yang diterima, Dinas LH hanya mengumpulkan 3.481 ton sampah akibat banjir dari total 8.492 sampah regular yang berhasil dikumpulkan sehari pascabanjir.
      Pascabanjir yang melanda Ibu Kota selama 11 hari, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup menyebutkan bahwa pihaknya mengangkut hampir 106 ribu ton sampah regular dan akibat banjir di awal 2020.
      "Dari tanggal 2 hingga 11 Januari, Dinas LH total mengumpulkan 106.898 ton sampah reguler," tuturnya.
    • By jokers
      Lebih dari tiga ribu orang menandantangani petisi yang dimuat di situs change.org agar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membatalkan gelaran Formula E 2020.
      Petisi ini dibuat seiring banyaknya kritik terkait balapan mobil listrik yang akan berlangsung di Jakarta. Ajang Formula E dianggap memakan biaya besar sementara saat ini Jakarta tengah mengalami banjir parah.
      Ada pula pihak yang menyebut anggaran penanganan banjir 2020 dikurangi karena akan digunakan untuk gelaran Formula E. Isu yang langsung dibantah oleh Anies.
      "Itu bukan hanya tidak benar tapi mengarang. Jadi saya enggak mau komentar," ujar Anies saat ditemui di rusun Rawa Buaya, Jakarta Barat, Jumat (3/1).
      Petisi tersebut dibuat sejak Jumat (3/1) oleh akun Irawan Endro Prasetyo. Petisi itu meminta dibatalkannya ajang balapan Formula E 2020.
      Sebelumnya netizen ramai-ramai menyerang rencana gelaran Formula E yang akan berlangsung pada Juni mendatang. Hujatan tersebut masuk trending topic di Twitter dengan tanda pagar #shameOnyouFormulaEJakarta.
      Sejumlah netizen menilai anggaran besar yang akan dikeluarkan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menyakiti perasaan warga Jakarta setelah banjir melanda ibu kota pada 1 Januari 2020.
      "Event kalian sangat merugikan banyak orang," demikian tulis salah satu netizen di Twitter sembari melakukan mention ke akun @FIAFormulaE dalam tagar #shameOnyouFormulaEJakarta.
      Ada juga yang menyinggung kebijakan Anies memotong anggaran antisipasi banjir Jakarta karena anggaran besar yang akan dikeluarkan untuk Formula E.
      "Tidak layak gelar Formula E di Jakarta. Banyak korban yang meninggal karena banjir tahun baru 2020 di Jakarta," tulis salah satu akun Twitter.
      Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengajukan usulan anggaran untuk menyelenggarakan Formula E mencapai Rp1,3 triliun. Sebesar Rp360 miliar untuk commitment fee dan Rp934 miliar untuk biaya penyelenggaraan.
      PT Jakarta Propertindo (Jakpro), pihak yang berperan sebagai pembangun infrastruktur Formula E Jakarta, juga sebelumnya menyampaikan biaya yang dibutuhkan membangun infrastruktur Rp300 miliar hingga Rp350 miliar.
    • By fzaldi
      ITS FINALLY HAPPENED! JAKARTA MINOR!
       
      GESC - Global Electronic Sports Championship yang merupakan bagian dari Dota Pro Circuit 2018 memberikan Indonesia kesempatan sebagai host dari salah satu rangkaian turnamennya, GESC Jakarta 2018 is coming!
       
      GESC Jakarta ini menjadi event internasional Dota2 yang pertama kali diadakan di Indonesia.
       
      Event yang akan berlangsung dari tanggal 15-18 Maret 2018 di ICE BSD City ini akan mendatangkan tim-tim tier atas, salah satunya Evil Geniuses.
      EG sendiri mendapatkan direct invitation, sedangkan 7 tim lainnya akan ditentukan dengan qualifer masing-masing region.
       
      Harga tiket pun sudah dikeluarkan oleh pihak GESC sendiri

      harga tiket diatas masih diluar pajak dan biaya lainnya.
    • By c0d1ng
      Proyek IT mempunyai beragam skala dari skala kecil hingga besar. Kecil disini dapat ditangani oleh beberapa 2 orang saja, atau bahkan sampai harus belasan atau puluhan orang yang diterjunkan karena lingkupnya yang semakin besar.
      Proyek IT biasanya bersumber dari permintaan BUMN, Pemerintahan, Kepolisian, Militer, atau instansi lain seperti rumah sakit, restoran, mall, manufaktur, perhotelan dan lainnya. Biasanya proyek - proyek tersebut dikerjakan dalam rentang waktu tahunan, atau bulanan saja.
      Ada kalanya suatu instansi meminta jasa dari CV atau PT yang ingin dibuatkan sebuah aplikasi atau solusi lainnya. Namun ternyata ingin hemat dengan budgetalakadarnya. Padahal dalam pengerjaan proyek IT, idealnya tidak bisa diselesaikan oleh satu atau dua orang saja.
      Bahkan bila harus dikerjakan oleh satu orang pun, orang tersebut dapat merangkap tiga peran mulai dari project manager, system analyst, sekaligus web developer dalam dirinya sendiri. Oleh karena itu perusahaan wajib mengetahui bahwa dalam pengerjaan proyek, pihak developer lah yang harus menentukan berapa orang yang bisa diberdayakan agar proyek tersebut selesai sesuai perannya masing - masing.
      Menyewa programmer saja bukan langkah yang sepenuhnya tepat, karena programmer pun punya spesialisasi yang berbeda - beda, belum lagi bila harus membuat dokumentasi dan pengujian aplikasi, tentu waktu yang dimiliki programmer tidak akan selapang yang dipikirkan.
      Lalu apa sajakah peran - peran yang ada dalam sebuah tim pengerjaan proyek IT? umumnya adalah sebagai berikut.
      1. Project Manager
      2. System Analyst
      3. UI/UX Designer
      4. Technical Writer
      5. Quality Assurance
      6. Network Engineer
      7. System Engineer
      8. Frontend Designer
      9. Web Developer
      10. Mobile Apps Developer
      11. Desktop Application Developer
       
    • By berita_semua
      Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat sekaligus petahana berdasarkan hasil quick count hasil pemungutan suara dinyatakan kalah.
      Pemenangnya adalah pasangan nomor urut tiga, Anies Rasyid Baswedan dan Sandiaga Salahuddin Uno.
      Hasil quick count Lingkaran Survei Indonesia (LSI Denny JA) menunjukkan pasangan Basuki dan Djarot hanya meraih 44,14 persen suara, sedangkan pasangan Anies dan Sandiaga meraih 55,86 persen suara.
      Data masuk sebanyak 96,29 persen.
      Hasil quick count Penelitian dan Pengembangan Harian Kompas menunjukkan pasangan Basuki dan Djarot hanya meraih 41,87 persen suara, sedangkan pasangan Anies dan Sandiaga meraih 58,13 persen suara.
      Data masuk sebanyak 94,7 persen.
      Kendati dinyatakan kalah, namun pemenang sah adalah yang akan diumumkan Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta berdasarkan hasil real count.
      Kekalahan pasangan petahana telah diprediksi sejumlah lembaga survei dan konsultan politik, sebelumnya.
      Saat pemungatan suara putaran pertama, pasangan Ahok, sapaan Basuki dan Djarot malah menang.
      Lalu, apa sebenarnya penyebab petahana kalah pada Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022?
      Peneliti dari lembaga survei sekaligus konsultan politik LSI Denny JA, Adjie Alfaraby dan Ardian Sopa pernah membeberkan sebelumnya.
      Berikut lima penyebab kekalahan pasangan petahana (incumbent) ini berdasarkan hasil riset LSI Denny JA yang dirangkum Tribun-Timur.com:
      1. Kesamaan Profil Pemilih
      Pendukung, termasuk partai politik pengusung pasangan nomor urut satu, Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang kalah pada putaran pertama lebih banyak mengalihkan dukungan kepada pasangan Anies dan Sandiaga.
      Hal ini didasari kesamaan profil pemilih.
      2. Kebijakan Tak Pro Rakyat
      Akibat kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang dinilai tak pro kepada rakyat.
      Kebijakan tersebut, antara lain berupa penertiban kawasan pemukiman dan reklamasi di pantai Jakarta Utara.
      3. Sentimen Anti-Ahok
      Faktor sentimen anti-Ahok karena kapitalisasi isu agama dan primordial.
      Ahok dianggap tak pas untuk memimpin pemerintahan DKI Jakarta karena bukan pemeluk agama yang mayoritas dipeluk warga DKI Jakarta.
      Berdasarkan asil riset LSI Denny JA, sekitar 40 persen pemilih yang beragama Islam di DKI Jakarta tidak bersedia dipimpin oleh Ahok yang non-Muslim.
      Mereka berupaya keras agar Ahok kalah dan tidak memimpin lagi DKI Jakarta.
      Selain itu, dia juga berasal dari kelompok etnis minoritas.
      4. Kasar dan Arogan
      Karakter Ahok yang kasar dan arogan.
      Sikap mantan Bupati Belitung Timur itu dianggap bukan tipe pemimpin yang layak memimpin Jakarta karena omongannya kerap dianggap kasar.
      Puncaknya, ketika dia blunder soal ayat suci Alquran.
      Belum lagi sikapnya yang dinilai tidak konsisten, suatu ketika mencerca partai politik dan hanya ingin maju lewat jalur independen.
      Namun, selanjutnya ia berjuang mencari dukungan partai politik.
      5. Kompetitor Baru
      Hadirnya kompetitor baru yang menjadikan pemilih memiliki alternatif dalam memilih pemimpin DKI Jakarta.
      Pasangan Anies dan Sandiaga, serta pasangan Agus dan Sylviana menjadi alternatif pemilih yang pro maupun kontra Ahok.
×
×
  • Create New...