Jump to content

Kenapa nominal harga barang di swalayan itu nggak bulat?


Recommended Posts

657xauto-kenapa-nominal-harga-barang-di-

Kamu pernah sadar nggak, kalau harga barang di swalayan atau mall itu nggak bulat?  Jika kamu menyadarinya, penasaran nggak sih, kenapa harganya tanggung alias nggak bulat? Terkadang kamu melihat ada harga barang yang nominalnya Rp 255.970,- atau Rp 199.990,-, nggak bulat, kan?

Usut punya usut, harga tersebut namanya adalah harga psikologis. Sepertinya memang seperti itulah trik yang dilakukan pemilik swalayan untuk menarik para konsumen agar betah berbelanja.

5696f8af9e881_harga-psikologis(1).jpg.d8

Ketika melihat barang dengan harga Rp 11.910,-, sekilas yang masuk ke dalam pikiran adalah harga Rp 11.000,-, padahal harga tersebut lebih dekat ke harga Rp 12.000,-. Apalagi ketika kamu melakukan hitung-hitungan sambil mencari barang-barang yang lain, maka untuk memudahkan penjumlahannya, kamu akan membulatkan angka tersebut menjadi Rp 11.000,-. Benar tidak?

Harga Psikologis seperti di atas, akan memberikan daya tarik tersendiri. Beda halnya jika sebuah barang dengan dibanderol dengan harga pas semisal Rp 11.000.

Tak hanya itu, jika kamu sering datang ke pasar swalayan atau pun mini market. Secara tidak langsung kamu akan menghafal di mana letak barang-barang yang akan kamu beli. Jika kamu sudah memiliki daftar belanjaan, maka kamu akan langsung menuju rak, mengambil barang, kemudian bayar di kasir, dan pulang.

harga-psikologis.jpg.28a4c27bc212f320d4f

Seringkali pihak pengelola akan melakukan perubahan letak barang-barang tersebut secara berkala. Bisa jadi tujuannya adalah untuk membuat kamu mencari-cari letak barang yang akan dibeli. Saat mencari barang yang kamu butuhkan, tentu saja kamu akan melewati rak-rak yang berisi barang-barang lain. Hati-hati, jika tidak fokus, maka bisa jadi kamu akan tertarik dengan barang-barang tersebut dan membelinya. Padahal barang-barang tersebut tidak ada di dalam daftar belanja yang sudah kamu susun. Apalagi jika mata kamu menangkap sebuah tulisan “diskon 15%” atau “beli 1 gratis 1.”

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By dugelo
      Harga telur ayam mengalami penurunan yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Tercatat, harga telur di ayam di tingkat peternak secara nasional di angka Rp 16 ribu-Rp 17 ribu per kilogram (kg). Padahal biasanya harga telur ayam berada di kisaran Rp 24 ribu hingga Rp 25 ribu per kg. 
      Ketua Umum Asosiasi Peternak Layer Nasional Ki Musbar Mesdi mengungkapkan, penurunan harga telur ini bahkan sudah di bawah harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan oleh pemerintah di angka sebesar Rp 19 ribu - Rp 21 ribu per kg.
      Seperti Diketahui, Harga Eceran Tertinggi tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 7 Tahun 2020 tentang Harga Acuan Pembelian di Tingkat Petani dan Harga Acuan Penjualan di Tingkat Konsumen.
      "Artinya saat ini kita rugi Rp 3.000 per kilogram. Dengan harga antara Rp 16 ribu sampai Rp 17 ribu ini jauh di bawah HET," jelas Musbar, kamis (28/1/2021).
      Ia menjelaskan, faktor penyebab turunnya harga telur ayam karena berbagai pemberlakuan kebijakan pembatasan sosial yang dilakukan secara estafet selama pandemi Covid-19 berlangsung. Sehingga membuat pergerakan konsumen menjadi terbatas dan kemampuan daya beli masyarakat tak kunjung pulih.
      "Seperti sekarang nih, ada PPKM di perpanjang mulai 26 Januari hingga 8 Februari, setelah sebelumnya PSBB. Ini otomatis ibu-ibu jadi terbatas ke pasar dan membuat daya beli juga terus tertekan," pungkas dia.
    • By berita_semua
      Pemerintah menargetkan harga daging di pasaran mencapai Rp80 Ribu Per Kg selama bulan Ramadan. Untuk mencapai target ini, sejumlah operasi pasar pun ramai dilakukan.
      Namun, jelang Lebaran, harga daging justru terus mengalami kenaikan. Kenaikan tertinggi terjadi di Aceh yang mencapai Rp160 ribu per kg.

      Menanggapi hal ini, Ketua Umum Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia Sandiaga Uno mengungkapkan, kenaikan harga daging ini merupakan bukti ketidakefektifan operasi pasar yang dilakukan.
      Meskipun sempat mengapresiasi kerja keras pemerintah, Sandiaga menilai banyak yang perlu dibenahi untuk menjaga stabilitas daging sapi.
      "Kalau dilihat dari operasi pasar memang, kita lihat stabilisasi dari segi daging yang tipe daging beku. Tapi kalau daging segar belum tercapai harga yang diinginkan," kata Sandiaga saat ditemui di rumah dinas Saleh Husin, Jakarta, Rabu (6/7/2016).
      "Saya mengapresiasi langkah pemerintah, tapi terakhir malah seminggu sebelum lebaran harganya makin melambung, dan ini menunjukkan bahwa operasi pasar hanya di permukaan saja," jelasnya.
      Sandiaga pun menilai rantai pasok menjadi penyebab utama dari kenaikan harga daging sapi segar sepanjang bulan Ramadan. Untuk itu, pemerintah diharapkan dapat memangkas rantai pasok distribusi jauh-jauh hari sebelum Lebaran.
      "Yang harus diselesaikan itu adalah akar permasalahan, yaitu penyederhanaan rantai distribusi dan mengamankan pasokan," imbuhnya.
    • By kotawa
      Coba ingat, apa yang pertama kali Anda lakukan ketika akan berciuman mesra dengan pasangan Anda? Pasti Anda akan memejamkan mata ketika prosesi dua bibir akan saling bertemu. Tak hanya dalam keseharian, kebiasaan menutup mata sebelum berciuman seringkali juga terlihat di film-film romantis agar terkesan romantis dan mesra.
      Melewati penelitian secara ilmiah ternyata ada alasan mengapa Anda memejamkan mata saat berciuman. Yaitu karena sebenarnya otak tidak bisa mengatasi dua atau lebih sebuah kejadian secara bersamaan.
      "Kesadaran taktil (sentuhan atau rabaan) bergantung pada tingkat beban persepsi dalam tugas visual yang bersamaan," ujar psikolog dari Royal Holloway, University of London, Dalton dan Sandra Murphy.
      Mereka yang terlibat dalam penelitian ini menyebutkan jika pandangan visual melebihi respon sentuhan. Dimana seseorang akan berjuang untuk melanjutkan ciuman dan berusaha untuk menutup mata jika apa yang mereka lihat menjadi semakin sulit untuk diproses.
      "Jadi, jika Anda terlalu fokus dengan apa yang dilihat, hal ini akan mengurangi kepekaan Anda pada rangsangan lainnya," ungkap Dr. Dalton.
      Tak hanya itu, ia juga menambahkan jika ini penting untuk disadari, karena pada saat Anda harus fokus dengan penglihatan Anda misalnya saat sedang menyetir atau menerbangkan pesawat biasanya Anda juga tak mau mendengarkan musik atau berbicara terlalu berisik agar dapat fokus dengan apa yang sedang Anda lakukan agar tak terjadi kecelakaan.
      "Hasil ini menjelaskan alasan mengapa mata kita terpejam saat kita ingin perhatian terfokus pada perasaan lain yang ingin kita rasakan." Tambahnya.
    • By safitri_bianka

      Bagi sebagian orang, sayuran bukan termasuk dalam menu favorit. Data menyebutkan, hampir setengah dari populasi warga di Amerika mengonsumsi kurang dari 1,5 mangkuk sayuran setiap harinya. Padahal rekomendasi konsumsi sayur adalah dua hingga tiga mangkuk dalam sehari. 
      Sekalipun tak suka rasa sayur, namun tak bisa dimungkiri kalau sayur punya banyak manfaat hebat. Salah satunya adalah karena kandungan serat dan mikronutrisi di dalamnya. Melansir health.com, konsultan nutrisi berbasis di New York, Cythia Sass memberikan alasan mengapa sayuran harus ada di atas piring saji seseorang dan dikonsumsi secara rutin. 
      Sayur membuat wajah jadi lebih cerah
      Ini mungkin kabar baik bagi para pecinta swafoto atau selfie. Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Nottingham menunjukkan seseorang yang makan lebih banyak sayuran memiliki hasil foto dengan wajah lebih cerah dibandingkan yang sedikit makan sayuran. 
      Hasil penelitian lainnya pun serupa. Studi di St Andrew University menunjukkan orang yang mengonsumsi tiga porsi sayuran lebih banyak dibanding orang lainnya selama enam pekan mempunyai tampilan kulit lebih baik. 
      Hal ini disebabkan karena sayuran memiliki kemampuan mengganti pigmen kulit dan meningkatkan sirkulasi sehingga aliran darah menjadi lebih lancar ke permukaan kulit. Lancarnya aliran ini akan membuat wajah lebih cerah. Selain itu sayuran membantu kulit tetap lembap dan bebas kerut. 
      Turun bobot tanpa diet
      Mencegah konstipasi
      Menyempurnakan fitness
      Meningkatkan mood
      Mengurangi risiko penyakit kronis 
       
    • By bisahabisini

      Berbagai kasus perceraian telah sering dijumpai saat ini, penyebab percerainpun seringkali dilatarbelakangi oleh adanya orang ketiga. Kehadiran orang ketiga pun menghadirkan sesuatu yang baru bagi salah satu dari pihak yang bercerai tersebut. Bila perceraian yang terjadi seperti demikian, itu wajar saja dikarenakan telah mengkhianati ikatan suci yang terjalin dalam pernikahan. Namun ada pula perceraian yang terjadi dengan alasan yang tidak masuk akal seperti di bawah ini.
      Berikut ini perceraian dengan alasan teraneh dan unik.
      MITOS PERNIKAHAN NASEHAT IBU
      KEMALUAN SUAMI KECIL
       
×
×
  • Create New...