Jump to content

Smartphone Lipat Samsung Diprediksi Hadir Lebih Cepat


fuufuu

Recommended Posts

Analisi Dari HSBC memprediksi Samsung akan merilis smartphone pertama dengan konsep layar flip-out, akhir tahun ini. Beberapa waktu lalu telah bocor presentasi slide Samsung berencana untuk membuat ponsel lipat pertama yang akan ditampilkan pada 2018.

Namun, berdasarkan laporan terbaru, Samsung sepertinya akan merilis pada akhir tahun 2016 ini. Dilansir dari laman Phonearena, Samsung kemungkinan akan memperkenalkan smartphone  OLED yang dapat dilipat untuk 'melawan' ekspektasi pangsa pasar baru.

CChhhj.jpg.1a601e081bfea9675ce2a20e0373c

Samsung beranggapan ini bisa menjadi bisnis untuk Samsung smartphone, dengan potensi yang dimiliki oleh smartphone. Dengan merilis model OLED yang dapat dilipat akan memberikan difereniasi sehingga pengguna memiliki dua pilihan apakah smartphone kecil atau lebih besar.

Untuk ponsel kecil akan menyerupai ponsel biasa, sementara ponsel besar bisa dibuka hingga menyerupai tablet.

Menurut dia, dengan ponsel lipat ini, memungkinkan kolaborasi antara smartphone dan tablet dalam satu produk. Ini akan menjadi proposisi benar-benar unik di mana perusahaan lain akan mengikuti tren ini nantinya.

Link to comment
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By Ricky_06
      Kayaknya ini hape bagus ya, tapi apa kelebihannya gitu?
    • By congek
      Vivo telah menjadi merek smartphone nomor satu di Indonesia berdasarkan International Data Corporation (IDC) pada kuartal pertama 2020.
      Vendor asal Tiongkok inipun siap merilis smartphone seri terbarunya, Vivo X Series, di Indonesia dalam waktu dekat.
      Vivo X Series diklaim merupakan smartphone flagship dengan kemampuan fotografi profesional pertama dari Vivo Indonesia.
      Perangkat ini diharapkan menjadi jawaban atas penantian konsumen Indonesia atas smartphone dengan teknologi terkini.
      Seri premium X Series hadir sebagai realisasi Vivo yang sebelumnya menjanjikan kehadiran seri flagship di Tanah Air tahun ini.
      Waktu yang Tepat
      Senior Brand Director vivo Indonesia, Edy Kusuma mengatakan, Vivo X series bakal segera hadir di Indonesia.
      "Setelah melakukan beragam riset pasar, kami merasa ini adalah saat yang tepat bagi kami untuk menghadirkan Vivo X series," tuturnya.
      Boyong Teknologi Terkini
      Sesuai dengan nilai jualnya di bidang kamera, Vivo X series mengusung tagline “Photography, Redefined”. Perangkat ini diklaim akan membawa keunikan fitur teknologi terkini dalam balutan fitur flagship photography.
      “Kami tidak sabar untuk segera memperkenalkan seri terbaru ini secara resmi sebagai professional photography flagship smartphone pertama dari Vivo untuk pasar Indonesia," katanya.
      Sayangnya, Vivo belum mengungkap nama produk yang dimaksud.
    • By peter_hutomo
      Aturan validasi IMEI sudah ditandatangani tiga kementerian. Lantas apa efek bagi pengguna dan pedagang?
      Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan penandatanganan Peraturan Menteri dari tiga kementerian ini sebagai langkah awal implementasi validasi IMEI. Di mana setelah diterbitkan, masing-masing tim dari tiga kementerian akan melakukan konsolidasi dan sosialisasi terhadap aturan tersebut dalam enam bulan ke depan.
      Rudiantara pun memastikan tidak ada dampak aturan IMEI bagi masyarakat. Karenanya dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan nasib ponsel yang digunakan sekarang.
      "Tidak ada perubahan di sisi pelanggan sekarang. Setelah enam bulan baru ada, itu pun hanya user yang membawa ponsel dari luar," ujarnya di kantor Kemenperin, Jakarta, Jumat (18/10/2019).
      Hal tersebut kemudian ditekankan lagi oleh Menteri Perdagangan (Menperin) Airlangga Hartarto. Dikatakannya sistem yang digunakan untuk validasi IMEI tidak akan mengganggu pengguna ponsel di Tanah Air.
      "Pengguna ponsel (sekarang) aman, nggak ada yang terganggu. Baik yang dibeli dari dalam maupun luar negeri," ujar Airlangga di kesempatan yang sama.
      Bicara pedagang, baik Menperin maupun Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menjamin tidak akan terganggu. Mereka diberikan waktu enam bulan untuk menghabiskan stok ponsel black market yang dijualnya.
      "Kami sudah baik kasih enam bulan habiskan sisa-sisa barang, asalkan tidak ketahuan. Salahnya sendiri masukin (ponsel) nggak bayar (pajak). Kalau ketahuan ya nasibnya tidak baik," kata Enggar.
      "Jadi kami tidak melarang impor, asalkan sesuai aturan," pungkasnya.
    • By peter_hutomo
      Pemerintah melalui tiga kementerian telah menekan aturan validasi International Mobile Equipment Identity (IMEI) yang akan memblokir ponsel black market (BM) di Indonesia. Tak hanya soal itu, bagi kalian yang kehilangan ponsel atau dicuri, bisa memanfaatkan regulasi ini.
      Seperti yang tertera pada Peraturan Menteri (Permen) Kominfo nomor 11 tahun 2019 tentang Pengendalian Alat Dan/Atau Perangkat Telekomunikasi yang Tersambung ke Jaringan Bergerak Seluler Melalui Identifikasi International Mobile Equipment Identity, tepatnya di dua ayat pada pasal 9.
      Begini bunyi pasal tersebut:
      Penyelenggara yang dimaksud di atas adalah penyelenggara jaringan bergerak seluler atau operator seluler, seperti Telkomsel, XL Axiata, Indosat Ooredoo, Hutchison Tri Indonesia, maupun Smartfren.
      Dengan demikian, masyarakat yang mengalami kejadian seperti kehilangan maupun dicuri, maka kalian bisa mengajukan permintaan ke operator seluler yang bersangkutan, seperti yang tercantum di Pasal 10 yang bunyinya:
      Adapun perangkat yang telah hilang atau dicuri tersebut, maka operator akan melakukan pembatasan akses jaringan. Itu artinya, ponsel tersebut hanya sekedar ponsel yang tidak bisa terhubung dengan jaringan telekomunikasi layaknya perangkat pada umumnya. Ibaratnya, ponsel ini menjadi benda tak berguna untuk komunikasi, atau suka diistilahkan 'batu bata'.
      Seperti diketahui, tiga kementerian yang dimaksud berperan aktif dalam aturan IMEI itu adalah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), dan Kementerian Perdagangan (Kemendag). Melalui regulasi ini, pemerintah berupaya keras memerangi peredaran ponsel BM yang dinilai merugikan negara selama ini.
    • By purwa_weheb
      Era smartphone 5G dipastikan kian dekat. Setelah Qualcomm mengumumkan Snapdragon 855 yang mendukung 5G, kali ini giliran Samsung yang memastikan diri akan merilis smartphone 5G.
      SVP Mobile Product Strategy and Marketing Samsung Electronics Amerika Justin Denison Samsung SVP yang mengumumkan hal tersebut saat gelaran Snapdragon Tech Summit 2018 yang berlangsung di Maui, Hawaii, Amerika Serikat.
      "Kami akan meluncurkan smartphone pertama yang mendukung 5G pada paruh pertama 2019. Bekerja sama dengan AT&T dan Verizon, kami akan membawa kekuatan 5G di tangan Anda," tuturnya saat berbicara di Snapdragon Tech Summit 2018 di Hawaii, Selasa (4/12/2018), waktu Amerika Serikat.
      Saat gelaran, Samsung juga memamerkan purwarupa smartphone yang sudah mendukung 5G tersebut.
      Sayangnya, tidak banyak informasi yang dapat dikupas dari perangkat itu, termasuk model smartphone yang akan siap mendukung jaringan 5G.
      Apakah Galaxy S10?

      Kendati demikian, berdasarkan rumor yang berkembang sebelumnya, besar kemungkinan smartphone yang dimaksud adalah Galaxy S10.
      Alasannya, smartphone Galaxy S selalu menggunakan prosesor Snapdragon kelas atas untuk pasar Amerika Serikat.
      Oleh sebab itu, kehadiran Snapdragon 855 menguatkan prediksi bahwa Galaxy S10 akan menjadi smartphone pertama Samsung yang mendukung teknologi jaringan 5G.
      Meskipun demikian, tidak tertutup kemungkinan Samsung memiliki rencana lain.
      Snapdragon 855 untuk Smartphone Layar Lipat?
      Kemungkinan lain adalah Samsung memakai Snapdragon 855 untuk smartphone layar lipat besutannya. Seperti diketahui, saat ajang Samsung Developer Conference, perusahaan asal Korea Selatan itu memperkenalkan teknologi smartphone layar lipat bernama Infinity Flex Display.
      Menilik kemungkinannya, kedua smartphone itu menjadi kandidat terkuat perangkat perdana Samsung yang mendukung 5G.
      Kendati demikian, mengingat belum ada informasi resmi, menarik untuk menunggu pengumuman resmi dari Samsung.
×
×
  • Create New...