Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
eka

Gak hanya gemuk, ini yang terjadi jika kamu terlalu banyak makan

Recommended Posts

56887ea4177e4_MakanBanyakngobas.jpg.2584

Pada musim liburan, pola makan kita seringkali jadi tidak terkontrol. Apalagi ketika berkunjung ke tempat baru, rasanya sayang jika harus melewati wisata kuliner khas daerah tersebut.  Nah, lalu apa yang terjadi pada tubuhmu ketika kamu makan terlalu banyak?

Ketika kamu baru saja makan terlalu banyak, kadang-kadang kamu merasa seperti akan meledak. Meski ada kemungkinan perutmu akan pecah setelah makan berlebihan, refleks muntah mungkin akan lebih dulu terjadi sebelum kamu mencapai titik itu. 

Perut manusia rata-rata dapat menampung satu dan satu setengah liter makanan sebelum mendapat dorongan untuk membuangnya kembali, tetapi dapat meregang sampai empat kali lebih banyak sebelum pecah terjadi. 

Ketika kamu makan makanan yang tinggi lemak, gula dan karbohidrat, sistem saraf parasimpatismu memberi tahu tubuhmu untuk memperlambat aktivitas dan fokus tertuju pada mencerna makanan, menyebabkan kamu merasa lesu. 

Ketika makanan dicerna, sel-sel di pankreas memproduksi hormon insulin yang pada gilirannya menyebabkan peningkatan melatonin dan serotonin, hormon yang membuat kamu merasa ngantuk dan bahagia. Kamu juga mungkin berjuang untuk menjaga matamu tetap terbuka berkat lonjakan kadar glukosa dari makanan yang kamu makan. Hal ini dapat mengganggu neuron dalam otakmu yang biasanya menghasilkan protein orexin yang menjaga kamu tetap terjaga dan waspada. 

Sel-sel lemakmu memproduksi hormon leptin, yang mengikat reseptor di otak untuk memberi tahu bahwa kamu tidak lagi lapar.

Teratur makan lebih dari kebutuhan tubuhmu atau terbiasa makan terlalu banyak akan menyebabkan tubuhmu menghasilkan lebih banyak hormon ini. Karena tingkat leptin berhubungan dengan jumlah lemak tubuh seseorang. 

Dalam kasus tersebut, orang mungkin membangun perlawanan atau pertahanan terhadap leptin, yang mengganggu kemampuan otak untuk mengenali ketika kamu sudah sangat kenyang, menyebabkan kamu makan berlebihan dan menambah berat badan. 

Jadi, semakin kamu terbiasa makan banyak, semakin tubuhmu akan terbiasa pula dengan porsi makanmu. Hal inilah yang membuat tingkat kenyangmu pun ikut menyesuaikan. Jangan makan berlebihan ya, karena bisa membuatmu kelebihan berat badan juga.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By kotawa
      Hi ndral,
      Gw tahun baru mau nanya, mending sarapan dulu atau mandi dulu?
    • By BincangEdukasi
      Obesitas pada anakmerupakan salah satu kekhawatiran yang dirasakan oleh banyak orang tua saat ini. Menutur laporan dari US Centers for Disease Control and Prevention, seorang anakyang terserang obesitas cenderung rawan terkena resiko diabetes, penyakit jantung serta kanker.
      Hal tersebut biasa menjangkiti anak-anak pada rekapan usia antara 6 hingga 11 tahun. Pada usia ini, biasanya anak-anak cenderung sedang dalam tahap hiperaktif dan sulit untuk di kontrol aktifitasnya, terutama berkaitan dengan pola makan, aktifits keseharian dan ritunitas olah raga. Namun, sebenarnya obesitas dapat dicegah sejak dini, dan itu tentu saja menuntut peranan serta  dukungan ekstra dari orang tua.
      Berikut ini adalah beberapa tips jitu yang bisa dilakukan oleh orang tua untuk menghindari terjadinya Obesitas Pada Anak
      Perhatikanlah pola makan anak
      Obesitas banyak menjangkiti sebagian besar  anak yang cenderung tidak terkontrol dengan baik pola makannya. Terutama jenis makanan yang banyak mengandung bahan pengawet, minuman yang bersoda, makanan cepat saji dan makanan sereal.  Jenis makanan tersebut biasanya menjadi menu favorit anak-anak. Maka dari itu, orang tua harus rutin mengawasi anak mengenai jenis makanan atau jajanan ringan yang di konsumsi. Kalau bisa, latihlah anak untuk menyukai buah-buahan dan sayur mayur sejak dini, hal ini akan sangat membantu dalam menyeimbangkan berat badan serta  baik untuk menunjang kesehatan dan  pertumbuhan.
      Latihlah anak untuk membiasakan sejak dini gaya hidup yang seimbang
      Mayoritas anak-anak, mereka sangat menyukai jenis kegiatan seperti bermain game, nonton video dan nonton tv. Padahal, kebiasaan tersebut merupakan faktor yang signifikan dalam meningkatkan kelebihan berat badan. Jadi, sebisa mungkin bagi orang tua untuk mengarahkan pada anak supaya tidak terlalu banyak menghabiskan waktu menekuni rutinitas  tersebut.
      Latihlah anak untuk mencintai olah raga
      Kebiasaan oleh raga yang teratur sejak dini bukan hanya baik untuk kesehatan anak, namun juga sangat penting dalam mengontrol keseimbangan hormon yang dapat menyeimbangkan antara pertumbuhan dan berat badan, sehingga terhindar dari obesitas.
      Kenali jenis menu died yang sehat untuk anak
      Orang tua harus mengetahui bahwa menu died sehat untuk anak-anak berbeda dengan menu died  untuk orang tua. Jika perlu, bertanyalah pada ahli kesehatan mengenai menu yang cocok dan tepat untuk anak sesuai dengan tingkat usia.
      Biasakan mengajak anak untuk berkumpul bersama keluarga
      Ajarkanlah pada anak untuk terbiasa berkumpul dengan keluarga, terutama saat makan malam. Dalam kondisi ini, biasanya seorang anak cenderung lebih tenang dan terbuka pada orang tuanya. Jadi, di sini orang tua memiliki kesempatan yang luas untuk memberikan arahan pada anak dengan cara yang santai dan menyenangkan.
    • By MariaAngeline
      Setiap orang memiliki selera dan tipe berbeda terhadap pasangan, Ada yang menyukai pria bertubuh kekar dan ada pula yang menyukai wanita bertubuh kurus.
      Sebuah survei yang diproduksi oleh situs gaya hidup, Fitrated, merilis kesimpulan yang diperoleh dari 2.017 partisipan mengenai bentuk dan bagian tubuh pasangan paling favorit.
      Ternyata, wanita yang memiliki tubuh berisi menjadi pilihan terpopuler di antara sebagian besar partisipan pria. Sebab, 41,7 persen responden pria mengaku bahwa mereka tergila-gila pada wanita dengan tubuh berisi sebagai pasangan.
      Lalu, 24,1 persen responden pria mengatakan suka dengan wanita yang bertubuh sedang-sedang saja. Sementara itu, hanya 22,4 persen responden pria yang menyukai wanita bertubuh kurus dan 3,8 persen memilih wanita berotot. Selanjutnya, survei juga melansir informasi mengenai ekspektasi wanita terhadap penampilan dan bentuk tubuh pria.
      Hasilnya, 41,7 persen responden wanita memilih pria dengan bentuk tubuh standar, yaitu tidak gemuk dan tidak kurus.
      Kemudian, sebanyak 35,8 persen responden wanita mengaku bahwa mereka lebih suka dengan pria berotot. 
    • By berita_semua
      Arya Permana, bocah asal Karawang, Jawa Barat tampaknya tidak saja menjadi buah bibir di kalangan media massa Tanah Air. Aktivitas bocah 10 tahun tersebut juga ikut disoroti dan diwartakan oleh sejumlah media asing.
      Di antara media asing yang mengabarkan aktivitas Arya adalah Express, Daily Mail, Brief Report, Japan Herald, Global Headlines dan sejumlah media asing lainnya. Pada umumnya, tema yang diangkat oleh sejumlah media asing tersebut adalah proses kembalinya Arya Permana ke sekolah setelah menjalani diet dan pelatihan ketat.
      Diet intensif harus dijalani Arya untuk menyelamatkan hidupnya. Selama ini, Arya yang memiliki penyakit obesitas telah menghabiskan sebagian besar waktunya hanya dengan berbaring karena ia hanya dapat berjalan, duduk atau bermain tidak lebih beberapa menit.
      Tubuh Arya yang terus membesar dari hari ke hari membuat orangtuanya menjadi tidak berdaya dan sangat cemas dengan kondisinya. Untuk menghadapi hal ini, kedua orangtuanya memutuskan agar Arya menjalani latihan intensif untuk menghentikan pertumbuhan badannya yang terus membesar.  
      Berdasarkan saran dari para ahli gizi, Arya akhirnya diberikan diet sehat dan pelatihan yang ketat. Setelah beberapa lama menjalani diet, Arya akhirnya mulai berangsur kurus. Hingga saat ini, berat badan Arya sudah berkurang sebanyak lima kilogram.
      Dengan berkurangnya berat badan Arya, ia saat ini tidak hanya bisa duduk, tapi juga sudah mampu berjalan ke sekolah dan bermain dengan teman-temannya. “Saya merasa sangat bahagia dapat kembali ke sekolah. Semua orang suka dengan kehadiran saya di sini. Para guru juga memperlakukan saya dengan baik sekali,” ujar Arya.
    • By amelia
      Gula mungkin memang dibutuhkan tubuh karena mengandung karbohidrat yang mudah diubah jadi energi. Bagaimana pun kamu juga pasti tak akan bisa hidup dengan menghindari makanan manis, karena makanan manis mudah sekali didapat.
      Tapi kamu juga pasti sudah tahu bahwa gula bisa menyebabkan penyakit, salah satunya yang parah adalah diabetes. Tapi bukan hanya reaksi negatif ini saja yang bisa dilakukan gula, ternyata gula juga menyakiti otak kamu.
      Sebuah penelitian baru menemukan bahwa mengonsumsi fruktosa dosis tinggi (berasal dari gula tambahan) bisa merusak hingga 940 gen otak. Para peneliti secara spesifik mengkaji bagaimana makanan bisa mempengaruhi gen tubuh. Di sini kamu jadi tahu makanan apa yang baik atau buruk pengaruhnya terhadap tubuh.
      Dalam penelitian, para ilmuwan menemukan bahwa gula-gula tambahan bisa merusak 734 gen dalam hipotalamus dan 206 gen hipokampus. Kedua bagian otak ini memegang peranan penting menjalankan fungsi organ tubuh, metabolisme, inflamasi, dan fungsi otak keseluruhan.
      Adanya perubahan atau kerusakan kecil dalam otak bisa jadi berpengaruh terhadap resistensi tubuh terhadap penyakit. Manusia jadi lebih rentan depresi, mengalami sindrom metabolisme, terserang parkinson dan bahkan bipolar disorder.
      Tapi kamu bisa mengembalikan kerusakan gen karena gula dengan mengonsumsi DHA asam lemak omega-3. Meski begitu bukan berarti kamu harus menghindari gula. Gula yang bisa kamu konsumsi seperti pada buah dan sayur. Yuk lebih sehat memilih manakan manis setiap hari.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy