Jump to content
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  • Kemerdekaan indonesia 74
  1. abas

    abas

  • Similar Content

    • By peter_hutomo
      Aksi 22 Mei di depan kantor Bawaslu, Jakarta Pusat, masih berlangsung hingga saat ini. Pantauan Okezone, hingga pukul 15.00 WIB massa terus berdatangan memadati lokasi.
      Seperti diketahui, Aksi 22 Mei 2019 dilakukan sebagai bentuk penolakan pendukung paslon 02 yang menolak hasil pilpres oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU). Di tengah orasi massa, ada beberapa pemandangan menarik yang berhasil diabadikan Okezone.
      Salah satunya berlokasi tepat di depan halaman parkir gedung Sarinah. Saat suara adzan berkumandang, beberapa anggota kepolisian tampak melepas atribut mereka untuk menunaikan salat dzuhur.

      Bermodalkan potongan kardus sebagai alas kepala, mereka tampak khusyuk memanjatkan doa. Di belakangnya, beberapa warga juga tampak membentangkan koran bekas untuk beribadah. Suasana hangat ini berlangsung selama kurang lebih setengah jam, sebelum massa kembali meneriakkan orasi mereka.
      Tidak hanya itu, dipinggir tembok pembatas, seorang anggota polisi terlihat sedang asyik melakukan video call dengan sang buah hati tercinta. Perbincangan mereka terpaksa terhenti saat sang komandan datang memberikan perintah.

      Bergeser sedikit ke arah Bundaran HI, puluhan anggota kepolisian juga tampak merebahkan tubuh di atas trotoar jalan. Masyarakat sipil yang kebetulan melintasi di depan mereka pun dengan spontan memberikan semangat.
      "Semangat ya pak. Semoga semuanya aman terkendali," ucap seorang wanita.

      Wanita yang diketahui bernama Tita itu juga tampak membawa sekantung plastik besar yang berisikan makanan ringan. Ia berniat membagikan makanan tersebut kepada anggota polisi yang sedang membantu mengamankan Aksi 22 Mei.
      "Kebetulan kantor saya di dekat sini. Terus dari tadi malam saya lihat banyak foto-foto pak polisi yang sedang berjuang mengamankan lokasi aksi. Bahkan, mereka sampai tertidur di tengah jalan karena harus stand by. Dari situ saya berinisiatif untuk memberikan makanan bagi yang sedang tidak berpuasa," ujarnya tentang polisi yang mengamankan Aksi 22 Mei.
    • Guest news
      By Guest news
      Para pakar memperingatkan, menghabiskan waktu terlalu banyak di ponsel dan dunia maya akan mengikis kehidupan keluarga dan kehidupan sosial yang nyata. Apple menanggapi peringatan itu dengan memperkenalkan fitur terbaru iPhone yang bisa membantu para pengguna mendapatkan kembali kehidupan mereka.
       
    • By BincangEdukasi
      Bagi sebagian orang, terjaring razia mungkin jadi hal yang tidak menyenangkan. Tapi bagi seorang pemuda asal Grati, Pasuruan, Jawa Timur, Operasi Zebra mungkin jadi hal yang tidak akan pernah terlupakan.
       
      Sebab dari Operasi Zebra, pemuda yang bernama Polisi ini akhirnya bisa mendapatkan pekerjaan baru yang lebih layak. Pemuda berusia 22 tahun tersebut kini bekerja sebagai pekerja harian lepas di Mapolres Pasuruan.
      Nama Polisi sendiri sempat viral di media sosial saat dirinya terjaring razia minggu lalu. Karena memiliki nama yang unik, pihak kepolisian pun memberikan polisi hadiah berupa pekerjaan.
       
      Pada Senin, 20 November 2017 kemarin, Polisi pun memulai hari pertamanya bekerja dengan mengikuti apel bersama puluhan anggota Satlantas. Dirinya mengaku sempat tak bisa tidur karena merasa gugup akan bekerja di kantor untuk pertama kali.

      "Tegang, karena baru pertama kali kerja di kantor," ujar Polisi saat ditemui pada 20 November 2017 lalu.
      Usai apel, Polisi pun langsung disambut oleh rekan-rekannya yang merasa penasaran dengan sosoknya. Meski memiliki nama yang istimewa, pihak Mapolres Pasuruan tidak memperlakukan Polisi secara istimewa dan ia tetap harus mengikuti semua aturan di lingkungan kerja.
       
      Di hari pertamanya, Polisi mendapatkan bimbingan untuk mengurus surat izin mengemudi (SIM). Ia diajarkan teori sampai menyiapkan lapangan untuk ujian praktik pembuatan SIM. Yang menarik, Polisi dibimbing langsung oleh anggota polisi yang menyiduknya saat Operasi Zebra beberapa waktu lalu.

      "Waktu itu saya tanya siapa namanya. Dia jawab Polisi. Saya enggak percaya. Saya bilang jangan melecehkan polisi. Akhirnya saya lihat KTP-nya, ternyata benar namanya Polisi." papar Birgadir Ali Fahri.
       
      Sebelum bekerja sebagai pekerja harian lepas di Mapolres Pasuruan, Polisi bekerja  sebagai buruh bangunan sejak remaja. Dirinya menjadi tulang punggung keluarga karena ayah kandungnya telah meninggal dunia sejak dirinya berusia 7 tahun. Sejak saat itu, ia harus bekerja demi bisa menghidupi ibu dan adiknya yang masih bersekolah.
    • Guest News
      By Guest News
      Aplikasi perjodohan di smartphone memang bisa membantu kaum jomblo mencari pasangan tapi bila terlalu banyak app yang digunakan maka kemungkinan mendapat pacar tetap justru berkurang. Demikian menurut konsultan jodoh di “Smart Dating Academy” di Chicago.
       
    • Guest News
      By Guest News
      Penyewaan pacar telah memicu kritikan sejumlah netizen di media sosial dan para ahli hukum yang mempertanyakan moralitas dan legalitas bisnis tersebut.
      Di saat jutaan orang China mudik untuk merayakan libur Tahun Baru Imlek bersam keluarga mereka, Luoluo yang berusia 24 tahun sibuk menjawab pesan aplikasi seluler dari pria-pria putus asa yang mencari pacar kilat yang bisa disewa untuk ditunjukkan kepada orangtua mereka.
      Saat mudik dalam masa liburan tersebut, yang dimulai Jumat (27/1), para lajang sering menjadi sasaran ceramah dari sanak saudara yang menekankan pentingnya pernikahan dan mempertahankan garis darah keluarga.
      Beberapa lajang akhirnya menyewa pacar palsu untuk menenangkan orangtua mereka. Namun ledakan penggunaan ponsel pintar dalam beberapa tahun terakhir berarti bahwa sekarang orang dapat membayar kencan seperti itu lewat beragam aplikasi seluler, hanya lewat beberapa klik.
      "Lebih dari 1.000 pengguna aplikasi kami telah mendaftar sebagai pacar untuk disewa pada libur Tahun Baru," kata Cao Tintian, pendiri aplikasi pacar sewaan Hire Me Plz, kepada Reuters.
      Para pelanggan aplikasi membayar sekitar 1 yuan (US$0,15) sampai 1.999 yuan per jam untuk kencan makan malam, mengobrol, satu permainan mah-jong atau bahkan pijat kaki.
      Harga melonjak sekitar Tahun Baru, dengan ribuan lajang menarik berusia 20an seperti Luoluo meminta honor 3.000 yuan sampai 10.000 yuan per hari.
      "Saya masih mencari orang-orang untuk memenuhi slot waktu saya," ujar seorang perempuan dari provinsi Sichuan, yang tinggal memiliki dua slot setengah hari untuk seminggu ke depan.
      "Tapi hanya untuk mereka yang tinggal di provinsi yang sama. Saya tidak punya waktu untuk bepergian jauh," tambahnya.
      Selain Hire Me Plz, ada lima aplikasi besear penyewa pacar, yang mendapat uang dengan mengambil komisi, dan juga dari biaya langganan.
      "Model bisnis kami masih baru, meskipun semakin banyak orang muda yang menerima ide menjual waktu mereka sebagai komoditas," ujar Cao di kantor pusat perusahaan di Beijing, yang memperkirakan bisnis penyewaan pacar ini akan menjadi pasar bernilai miliaran dolar dalam lima tahun.

      Acara makan malam keluarga besar pada Tahun Baru China di Wuhan, provinsi Hubei.
      Sejak diluncurkan tahun 2015, Hire Me Plz telah mengumpulkan 700.000 pengguna dan 1,7 juta pengikut di Tencent milik WeChat, jaringan media sosial seluler terbesar di China.
      Penyewaan pacar -- di dunia maya maupun nyata -- telah memicu kritikan dalam beberapa tahun terakhir, dimana sejumlah netizen di media sosial dan para ahli hukum mempertanyakan moralitas dan legalitas bisnis tersebut.
      "Tidak ada larangan yang jelas dalam aturan China menyangkut penyewaan pacar. Namun ada risiko-risiko ddi dalamnya, yang juga mungkin melanggar aturan dalam batas-batas tertentu," tulis kantor berita pemerintah China News Services bulan ini, yang mengutip Li Hongzhao, pejabat di Komite Undang-undang Kriminal pada Asosiasi Pengacara Beijing.
      Li mengatakan terkadang sulit mendefinisikan batas-batas keintiman yang pantas dan kapan tindakan intim itu menjadi serangan seksual.
      Seks tidak menjadi bagian layanan-layanan yang ditawarkan dalam aplikasi seluler tersebut. Prostitusi adalah ilegal di China.
      Cao dari Hire Me Plz mengatakan tujuan awal aplikasinya adalah untuk membantu mengatasi masalah kesepian yang dirasakan anak-anak muda yang meninggalkan rumah untuk bekerja sendiri di kota-kota besar.
      "Saya mencari cara yang lebih efektif untuk mengajak orang kencan. Siapa yang ingin berbincang selama berbulan-bulan via jaringan sosial dan berakhir tanpa apa pun?"
      Di negara lainnya di Asia, layanan pacar sewaan sebagian besar berbasis laman, seperti Soulmate di Korea Selatan dan Pally Asia di Singapura.
      Pally Asia, yang menyebut dirinya sarana "menyewa teman", berencana untuk meluncurkan aplikasi dalam semester pertama tahun ini.
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy