Jump to content

Malware semakin banyak menyerang iOS dan OS X


dugelo

Recommended Posts

 

iPhone.jpg.4c4aebb6bb09b003b53f2762a2855

Siapa bilang platform tertutup seperti iOS atau OS X akan terjamin dari serangan malware? Buktinya menurut laporan terbaru, jumlah infeksi dan ancaman malware meningkat dalam dua tahun terakhir.

Dari sebuah laporan yang dikeluarkan oleh Symantec, jumlah ancaman ke Mac OS X meningkat sebesar 15 persen dibandingkan tahun 2014, sedangkan jumlah  ancaman  iOS yang ditemukan tahun ini jumlahnya lebih dari dua kali lipat.

Perangkat yang di-jailbreak merupakan fokus sebagian besar ancaman dan dari 13 ancaman iOS yang didokumentasikan oleh Symantec sampai saat ini, sembilan hanya dapat menginfeksi perangkat di-jailbreak. 

Walaupun total jumlah ancaman yang menargetkan perangkat Apple masih cukup rendah dibandingkan dengan ancaman untuk Windows pada desktop dan Android di sektor mobile, pengguna Apple tidak boleh lengah. 

ios.jpg.9b4dab5badf0b35f721d18eebea961f4

Jika platform Apple terus meningkat popularitasnya, maka jumlah ancaman keamanan cyber yang dihadapi pengguna Apple pun akan cenderung tumbuh secara paralel. 

Ancaman-ancaman tersebut mulai dari kelompok cybercrime biasa yang berkembang dan melabuhkan ancaman mereka hingga ke platform Apple, sampai ke kelompok penyerang tingkat tinggi yang mengembangkan malware Mac OS X dan iOS yang disesuaikan.

Contoh-contoh ancaman yang terakhir adalah grup pengintaian korporat Butterfly  yang menginfeksi komputer OS X di organisasi target dan grup Operation Pawnstorm APT yang menciptakan malware yang mampu menginfeksi perangkat iOS. 

Sementara itu, serangan ke OS X paling banyak disumbangkan oleh grayware, seperti adware, aplikasi yang tidak diinginkan atau menjebak. 

Meskipun jumlahnya masih kecil dari keseluruhan ancaman, jumlah ancaman  OS X dan iOS baru yang ditemukan setiap tahunnya menunjukkan tren peningkatan selama lima tahun terakhir. 

Dengan mempertimbangkan tren ini, pengguna Apple tidak bisa berpuas diri tentang keamanan. Kesadaran akan ancaman-ancaman umum dikombinasikan dengan perangkat Apple yang dengan tepat diamankan seharusnya bisa meminimalkan risiko infeksi.

Link to comment
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By Brenda_Christie
      Baru-baru ini, BleepingComputer dan Sophos News melaporkan ada sebuah malware dengan prilaku unik yang beredar di internet.
      Bila biasanya, malware memiliki kemampuan untuk mencuri informasi penting milik korbannya. Malware baru temuan tim peneliti di SophosLabs ini memiliki kemampuan yang berbeda.
      Diberi nama Vigilante malware oleh SophosLabs Principal Researche, Andrew Brandt, program ini akan mencegah korban mengakses berbagai situs bajakan.
      Saat dijalankan, program tersebut akan memodifikasi file HOSTS komputer korban Anda dan mengisinya dengan berbagai URL situs bajakan ternama--Piratebay, dan mengarahkan ulang situs itu ke localhost IP address 127.0.0.1.
      Karena akses ke situs penyedia file bajakan itu diarahkan ulang ke alamat IP sendiri, maka pengguna tidak dapat mengakses situs ilegal tersebut.
      "Malware tersebut menjebak korbannya dengan bersembunyi sebagai gim populer saat ini, software, dan produk keamanan bajakan atau gratisan," tulis tim SophosLabs.
      Andrew Brandt, peneliti utama SophosLabs mengatakan, "motivasi malware itu cukup jelas, yakni mencegah orang mengunjungi situs web bajakan (walau hanya sementara)."
      Bersembunyi di Layanan Populer
      Lebih lanjut, tim peneliti mengatakan malware ini dapat dijumpai bersembunyi di layanan gim mulai dari Discord hingga URL BitTorrent.
      Terlepas dari keinginan pembuat malware Vigilante untuk melindungi pengguna internet dari serangan penjahat siber, ada baiknya pengguna menginstal anti-virus terpercaya dan tentunya bukan di download dari situs bajakan.
      Aksi Pencurian Password di Asia Tenggara Naik 25 Persen
      Kaspersky, perusahaan keamanan siber mengungkap sebuah laporan tentang aksi pencurian password menggunakan trojan di Asia Tenggara ternyata mengalami peningkatan.
      Perusahaan mengklaim sudah mencegah 25 persen lebih banyak pencuri password di kawasan Asia Tenggara (SEA) selama 3 bulan pertama tahun ini dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020.
      Adapun pencuri kata sandi (password stealers) adalah jenis malware yang bertujuan untuk mencuri informasi akun. Pada dasarnya, password stealers ini mirip dengan trojan perbankan.
    • By jeruk_purut
      Kapan lagi pakai iPhone buat buka pintu mobil
      Sebagai perusahaan teknologi ternama, Apple terus menerus memperbarui sistem operasi mereka. Kali ini, Apple telah mempersiapkan iOS 14 yang akan segera diluncurkan pada September 2020 mendatang ke para pengguna iPhone.
      Pihak Apple mengatakan bahwa pembaruan iOS 14 ini adalah update terbesar yang pernah mereka lakukan. Hal ini karena Apple akan menghadirkan Home Screen yang telah di-desain ulang menjadi lebih menarik.

      “iOS 14 mengubah elemen paling ikonik dari pengalaman iPhone, dimulai dengan pembaruan terbesar yang pernah kami buat di Home Screen,” kata Wakil Presiden Senior Apple, Craig Federighi dilansir dari CNBC Indonesia.
      Tidak hanya Home Screen yang akan dipercantik, banyak fitur baru yang akan dihadirkan Apple demi memberikan kenyamanan lebih dalam menggunakan perangkat iPhone.
      Apa saja fitur barunya?
      Widget

      Mungkin Widget sudah lo temukan di iPhone pada iOS sebelumnya. Kali ini Apple mendesain ulang Widget iPhone persis dengan cara kerja di Apple Watch.
      Jadi lo bisa menempatkan Widget di Home Screen dalam berbagai ukuran.
      App Library

      Kalau yang ini adalah fitur baru untuk mengorganisir aplikasi ke dalam file berbeda secara otomatis. Terlebih pengguna iPhone bisa mengakses tanpa harus menampilkannya di Home Screen.
      App Clips

      Katanya sih fitur ini bakal memudahkan pengguna mengunduh banyak file besar. Bahkan Apple pun mengklaim prosesnya yang ringan dan cepat.
      Siri

      Siri terkadang bisa jadi teman ngobrol lo saat sedang kesepian. Namun, kali ini Apple membuat Siri datang 20 kali lebih cepat dari biasanya.
      Bahkan kini Siri bisa membantu lo mengirim pesan dalam format audio.
      Messages

      Aplikasi Messages kali ini akan menghadirkan memoji berdasarkan usia, fitur pin untuk mengutamakan chat paling penting selalu berada di paling atas, dan fitur group yang membentuk percakapan dalam sebuah ruang kelompok tertentu.
      Maps

      Maps juga mungkin sudah lama dalam iOS Apple sebelumnya. Namun sekarang Maps ada fitur baru berupa Guides yang memberikan panduan berbagai tempat dengan informasi paling update.
      Selain itu juga ada fitur Cycling yang membantu pesepeda memberikan panduan jalur sepeda.
      Terakhir ada EV Routing yang memberikan informasi tentang tempat pengisian daya untuk mobil listrik.
      Translate

      Buat lo yang suka gak ngerti kalau temennya ngobrol pakai bahasa Inggris, sekarang Apple akan memudahkan lo mengerti apa yang dibicarakan teman lo dengan menerjemahkan percakapan tersebut.
      CarPlay

      Apple memberikan wallpaper supaya tampilan CarPlay bisa lebih menarik. Fitur paling unik adalah kini iPhone lo bisa berfungsi sebagai kunci mobil.
    • By Supraman
      Kalian tentu kalian sudah tahu kan, kalau sistem operasi Android itu memiliki sifat open source.
      Android sifatnya jauh lebih terbuka dibanding sistem operasi lain.
      Sistem operasi ini bahkan seakan melepas pihak ketiga dalam mengembangkan berbagai jenis aplikasi.
      Kalian juga dapat mengoprek sendiri smartphone kesayangan kalian.
      Ini yang bisa jadi bahaya jika Android kalian tidak terlindungi.
      Bahkan bisa saja serangan perangkat perusak atau malware bersarang pada smartphone kalian melalui sebuah aplikasi.
      Kalian pasti tidak ingin, kan?
      Cara mudah untuk mengantisipasi malware menyusup pada perangkat smartphone kalian.
      Penasaran bagaimana caranya, coba lakukan beberapa hal berikut ini.
      1. Jangan Sembarang Download APK Aplikasi
      Mengunduh sebuah aplikasi dari sembarang situs tentu saja sangat tidak dianjurkan.
      Tentu hal ini sering dilakukan untuk mendapatkan sebuah aplikasi berbayar bukan?
      File berbayar yang terdapat pada Google Play Store terkadang bisa kalian cari APK serta datanya melalui sebuah situs internet.
      Tak jarang pula berbagai penyedia nakal yang memberikan tambahan malware di dalam aplikasi ini.
      2. Jangan Asal Beri Akses ke Admin
      Beragam aplikasi Android selalu meminta sebuah akses untuk dapat berjalan dengan baik.
      Namun jika kalian memiliki sebuah aplikasi APK yang berasal selain dari sumber Google, ada baiknya kalian waspada.
      Jangan asal berikan akses apalagi jika developer yang kalian gunakan tidak begitu terkenal.
      3. Perhatikan Ukuran File Saat Download Aplikasi Pihak Ketiga
      Meski terbilang sepele, cara ini jangan sampai kalian lewatkan.
      Jika ukuran file aplikasi dari Google dan juga yang ingin kalian download sama, maka tak perlu curiga.
      Namun berbeda jika ukuran file jauh lebih besar.
      Bisa saja aplikasi yang ingin kalian download tersebut sudah disisipi dengan malware di dalamnya sehingga ukuran pun jadi lebih bertambah.
      4. Selalu Perhatikan Permission
      Jika smartphone Android kalian sudah versi Lollipop, sudah pasti permission bisa kalian perhatikan lebih baik.
      Permission tugasnya untuk memberikan akses dari sebuah aplikasi melalui hardware yang ada di perangkat kalian.
      Mengakses kamera, melihat kontak, dan lain lain salah satu tujuannya.
      Jadi jika kalian memiliki sebuah aplikasi yang kalian curigai, perhatikan juga permission yang sudah kalian berikan.
      Jangan sampai kalian bebas memberikan akses untuk melihat kontak atau bahkan merubahnya.
      Bisa saja malware yang menyusupi aplikasi tersebut membuat hal buruk terjadi pada smartphone kalian.
      Bagaimana guys, mudah bukan empat cara di atas?
      Jangan sampai kalian kecolongan salah satunya ya!
      Mencegah tentu jauh lebih baik daripada mengobati lho, guys.
       
    • By kotawa
      Apa sih ndral bedanya malware sama virus?
    • By gogolakanok
      iPhone diterpa masalah iPhone 6s yang mati secara acak yang awalnya tidak memengaruhi banyak pengguna. Tapi nyatanya, jumlah masalah yang meningkat itu mendorong Apple membentuk solusi dalam bentuk update iOS mendatang.
      "Kami memasukkan kemampuan diagnostik tambahan di update software iOS yang akan tersedia minggu depan. Ini akan memungkinkan kami untuk mengumpulkan informasi selama beberapa minggu mendatang, yang berpotensi membantu kami meningkatkan algoritma yang digunakan untuk mengelola kinerja baterai dan shutdown. Jika perbaikan tersebut dapat dibuat, mereka akan disampaikan dalam pembaruan software masa depan," bunyi posting-an situs Apple China.
      Sayangnya, Apple tak menyebutkan berapa lama ia akan mendiagnosis masalah itu, namun alat diagnosis disinyalir menjadi bagian dari update iOS 10.2 pada masa yang akan datang.
      Sementara itu, Apple sendiri telah memberikan penjelasan pontensi yang menyebabkan masalah tersebut. Masalah itu diklaim disebabkan oleh komponen baterai tertentu yang terkena udara lebih lama dari yang seharusnya.
×
×
  • Create New...