Jump to content

Kiat Sukses Membangun Startup ala Uber


Recommended Posts

  • ✔ Verified Account

startup64.jpg.1cbf5adc3f073f7cd3f2aa2736

Beranjak dari startup, Uber kian besar. Layanan ride sharing yang berpusat di San Francisco, Amerika Serikat ini pun agresif berekspansi ke sejumlah negara termasuk Indonesia. 

Terlepas dari segala kontroversinya berkaitan dengan hukum di berbagai negara, Uber boleh dibilang adalah salah satu dari sekian banyak contoh startup yang sukses. 

Communications Lead Uber South Asia Karun Arya saat berkunjung ke kantor Detikcom sempat berbagi tips dan saran bagi para anak muda yang akan memulai sebuah startup. 

"Ini opini pribadi saya. Sangat penting untuk memiliki mentor yang bagus, yang bisa menuntun Anda ketika akan mulai menjadi entepreneur dan mendirikan startup," kata Karun

Dikatakannya, seorang mentor yang berpengalaman juga akan memberikan saran bagaimana ketika startup dihadang masalah hukum. Itu sebabnya, memiliki penasihat di bidang hukum sejak awal mendirikan startup juga tak kalah penting. 

"Ketika Anda memulai bisnis, terutama jika Anda memang berencana memasuki pasar di sebuah negara, Anda harus tahu apa yang boleh dan tidak diperbolehkan di pasar tersebut. Dan hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah memiliki seseorang yang sudah punya pengalaman dalam hal itu," .

Ditambahkannya, teknologi sebagai salah satu hal yang selalu ada di dalam dunia startup, bisa membantu mengembangkan sebuah bisnis. Namun yang sangat penting adalah rencana bisnis itu sendiri. 

"Rencana bisnis sangat penting. Pastikan Anda tidak menggunakan jalan pintas. Teknologi bisa membawa Anda sangat jauh, dan bisnis adalah pondasinya. Bisnis bahkan bisa membawa teknologi itu lebih jauh lagi. Penting untuk memastikan rencana bisnis Anda solid dan kuat,"

 

Sumber:detik.com

 

 

Link to post
Share on other sites
  • 11 months later...

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By VOAIndonesia
      Seperti di Indonesia dan negara lain, Kenya mulai memperkenalkan layanan taksi dengan mobil listrik. Menurut pakar, armada mobil listrik ini bisa membantu mengurangi polusi kendaraan bermotor tapi perlu diikuti aturan ketat standar emisi bagi kendaraan umum.
       
    • By purwa_weheb
      Bursa Efek Indonesia (BEI) terus mengajak perusahaan-perusahaan rintisan (startup) untuk melakukan pencatatan saham perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada 2021.
      Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Nyoman Gede Yetna menyatakan, BEI berupaya untuk mendorong perusahaan-perusahaan di Indonesia untuk memanfaatkan pasar modal sebagai rumah pertumbuhan (house of growth) dalam rangka pengembangan bisnis mereka. Tanpa terkecuali perusahaan startup atau tekonologi di Indonesia.
      "Kami optimis terhadap meningkatnya tren IPO startup maupun perusahaan yang bergerak di bidang teknologi di Indonesia tahun depan," kata Nyoman dalam pesan tertulisnya, dikutip Jumar (25/12/2020).
      Nyoman menyebutkan, pihak otoritas bursa memiliki beberapa program, kebijakan dan peraturan yang telah dipersiapkan seperti Papan Akselerasi dan IDX Incubator.
      IDX Incubator mempunyai program road to IPO untuk perusahaan startup yang ingin mempersiapkan pencatatan saham perdana. Sudah terdapat 42 perusahaan telah mengikuti program tersebut, dimana 4 perusahaan diantaranya sedang dalam tahap persiapan IPO.
      Sebagai informasi, telah terdapat 3 perusahaan startup binaan IDX Incubator yang telah IPO, dimana salah satunya merupakan PT Cashlez Worldwide Indonesia Tbk (CASH).
      "Bursa juga membuka banyak kesempatan diskusi terkait IPO dengan para founders startup maupun dengan investor startup seperti Private Equity dan modal ventura," tutup Nyoman.
      Tokopedia Siap IPO Tahun Depan?

       
      Sebelumnya, Tokopedia dikabarkan tengah mempersiapkan penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) senilai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 14,2 triliun pada tahun 2021.
      Dilaporkan Reuters, sebagaimana dilansir Merdeka.com, Selasa (22/12/2020), berdasarkan dua orang yang mengetahui informasi ini kabarnya Tokopedia merencanakan IPO di dua negara yaitu Amerika Serikat dan Indonesia.
      Jika IPO ini sukses, valuasi Tokopedia diperkirakan akan mencapai US$ 10 miliar atau sekitar Rp 142 triliun.
      Rencana melantai di dua bursa saham disebut-sebut dipilih untuk menarik investor Amerika Serikat dengan antusiasme kuat pada saham terkait perusahaan teknologi.
      Jika berhasil, Tokopedia akan menjadi perusahaan kedua yang memiliki listing AS-Indonesia setelah PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom).
      Salah satu sumber Reuters mengatakan, Tokopedia akan menggunakan dana dari listing untuk mengembangkan bisnisnya dan membantu menciptakan likuiditas untuk saham.
      Menurut perwakilan dari Tokopedia, pertumbuhan adopsi pasar semakin mendorong pertumbuhan bisnis Tokopedia selama masa pandemi. Pihaknya tengah mempertimbangkan langkah IPO tersebut.
      "Kami tengah mempertimbangkan untuk mengakselerasi rencana kami untuk menjadi perusahaan publik, dan telah menunjuk Morgan Stanley dan Citi sebagai penasihat kami dalam hal ini. Saat ini, kami belum memutuskan pasar dan metode untuk ini," jelasnya.
      Pihaknya juga mengatakan, Special Purpose Acquisition Company (SPAC) merupakan salah satu opsi yang potensial yang bakal pertimbangkan.
      "Namun belum ada yang kami putuskan untuk saat ini," pungkasnya.
    • By abas
      Saat ini mungkin kamu tengah kebingungan menghadapi permasalahan bisnis yang tak kunjung mendapat jalan keluar.
      Kamu tahu Jack Ma? Seorang pria asal Cina yang lahir tanggal 10 September 1964 ini mengalami banyak kesulitan saat memulai bisnis besarnya yaitu Alibaba Group. Jack Ma dijadikan simbol semangat dan motivasi bagi warga Tiongkok, bahkan masyarakat di seluruh dunia.
      Kesuksesan pada diri Jack Ma membawa segudang pelajaran bisnis yang sering kali dijadikan panutan bagi seluruh umat manusia di dunia ini.
      Mau sukses? Coba ikuti pelajaran bisnis ala milyarder Jack Ma berikut ini!
      Mencari Peluang Seluas-luasnya
      Gagal adalah mereka yang malas mencari peluang, padahal peluang itu ada di dekatnya bahkan sedekat urat nadi.
      Lihat ke segala penjuru, kumpulkan peluang tersebut menjadi satu, lalu pertimbangkan semua kemungkinannya. Cari di setiap sudut, setiap celah, untuk sebuah peluang potensial yang bisa kamu ambil.
      Manfaatkan Setiap Peluang yang Ada
      Sebesar apa pun peluang yang muncul di hadapan kamu, peganglah erat-erat dan manfaatkan sepenuh hati. Jangan mendiskriminasi, jangan pula meremehkan peluang yang kecil jika kamu menginginkan hasil yang besar.
      Mencari Pemahaman
      Berusahalah untuk memahami posisi Anda saat ini dan posisi yang Anda cita-citakan. Apa tepatnya yang Anda kerjakan? Mengapa? Apa yang diperlukan untuk membawa Anda ke tempat yang Anda inginkan?
      Bertindak Cepat
      Bukan, cepat di sini tidak harus seperti balapan motor liar di sirkuit. Melainkan, cepat untuk bangkit kembali dari kegagalan dan cepat menangkap peluang yang muncul secara tiba-tiba.
      Lihat Kemampuan Kamu
      Tidak peduli kondisi, situasi, di mana kamu dilahirkan, atau seberapa tinggi pendidikan yang kamu tempuh, kamu memiliki peluang untuk berhasil dalam bisnis yang kamu pilih. Sebab, semangat, kesabaran, dan kerja keraslah yang berperan penting bagi kesuksesan bisnis kamu.
      Salurkan Ambisi Kamu
      Bertindaklah visoner. Fokus pada tujuan kamu, bergeraklah ke satu arah dan jangan pernah melepaskan ambisi kamu. Namun, jangan sampai mengabaikan saran yang diberikan orang lain. Pada intinya, tetaplah berpikir cerdas.
      Beranilah!
      Ketika Jack Ma mendirikan perusahaannya, Alibaba Group. Ia mengawalinya dengan keberanian dalam mengejar ambisinya menjadi seorang pengusaha sukses. Hadapi segala hal yang menyerang kamu, jangan takut ya!
      Ambil Kesempatan di Masa Muda
      Kata Jack Ma, “jika kamu tidak kaya pada usia 35 tahun, maka kamu telah menyia-nyiakan kesempatan di masa muda kamu“.
      Nah, mulai sekarang, manfaatkan masa muda kamu sebaik mungkin dan jangan menyerah pada ambisi kamu.
      Satukan Tujuan Bersama Tim Kamu
      Tidak dapat dipungkiri, menyatukan anggota tim memang sulit dan jarang ada yang berhasil. Jack Ma memperkirakan, akan ada 30% orang yang tidak setuju dengan pendapat kamu.
      Oleh karena itu, satukan anggota tim kamu atas dasar ide, tujuan, dan misi yang mereka miliki. Manfaatkan kekuatan tim untuk membangun kesuksesan bisnis kamu.
      Jangan Menggantungkan Diri Kamu
      Cara menyatukan anggota tim, salah satunya yaitu dengan mengurangi adanya ketergantungan pada individu tertentu, termasuk pimpinan/bos. Sebab, siapa pun berhak menyalurkan ide dan berhak pula menjadi yang terbaik di antara yang lainnya.
      Rekrut Pegawai yang Lebih Ahli dari Kamu
      Jika ada seorang pimpinan/bos yang memiliki keahlian teknis lebih baik daripada pegawainya, maka mereka telah merekrut orang yang salah.
      Seorang pegawai harus menjadi ahli teknis. Kamu bisa berdayakan seluruh pegawai kamu untuk melakukan hal-hal teknis sesuai dengan kemampuan terbaik mereka.
      Pimpin dengan Visi, Keuletan dan Keberanian
      Seorang pemimpin harus visioner, mampu melihat peluang di saat yang lain tidak melihatnya.
      Seorang pemimpin juga harus ulet, mampu bertahan di saat yang lain tumbang. Lalu harus berani dan selalu bekerja keras melakukan sesuatu di saat yang lain tidak bisa melakukannya.
      Tekun dan Giat
      Tantangan akan terus ada, dari kamu mulai mendirikan sebuah bisnis sampai kamu sukses memiliki banyak karyawan.
      Untuk melewatinya, ingatlah visi dan tujuan yang telah kamu buat. Pertahankan di tempat yang semestinya. Tindakan kamu itu akan menginspirasi orang lain untuk melakukan hal yang sama, seperti Jack Ma yang telah menginspirasi banyak orang.
      Menjunjung Tinggi Sikap
      Sikap kamu menentukan personality kamu. Saat di masa-masa sulit, para pemimpin yang sukses akan tetap tenang dan percaya diri menjalankan visi misi mereka, serta fokus pada tujuan yang diinginkan.
      Mengambil Keputusan dengan Cerdas
      Pintar belum tentu cerdas.
      Pemimpin yang sukses harus cerdas dalam mengatasi segala hal, termasuk dalam membuat keputusan. Tidak asal menentukan, melainkan dengan cara mempertimbangkan segala sesuatunya dengan bijak sehingga tidak ada yang merasa dirugikan.
      Uang dan Kekuatan Politik Tidak Bisa Disejajarkan
      Antara uang dan kekuatan politik, keduanya saling mempengaruhi. Anggaplah salah satunya itu korek api, dan yang lainnya sumbu kompor. Jika disatukan, maka akan terjadi ledakan.
      Oleh karena itu, kalau kamu tertarik pada keduanya, kejarlah keduanya secara berurutan, bukan bersamaan.
      Ketangguhan Kamu Dapat Terlihat Setelah Kamu Alami Kesulitan
      Ketahanan atau ketangguhan seseorang hanya dapat dilihat setelah orang tersebut mengalami kesulitan. Di sana akan nampak, bagaimana kamu mengatasi masalah hingga akhirnya mampu bertahan di tengah kesulitan dan tantangan yang muncul tanpa prediksi.
      Jadilah Pekerja yang Rajin dan Ambisius
      Jack Ma memiliki formula sederhana untuk sukses, yang mungkin bisa menjadi acuan kamu berbisnis. Rajin, bekerja keras, dan jangan pernah melupakan ambisi kamu. Apa pun bentuk usaha kamu untuk sukses, prinsip tersebut berlaku.
      Bersaing dengan Sehat
      Jangan menganggap pesaing kamu sebagai musuh. Selalu hormati pesaing kamu dan lakukan penyerangan secara sehat, jangan lewat jalan brutal apalagi sampai masuk kategori kriminal.
      Lagipula, bersaing secara sehat dapat mengurangi tingkat depresi yang timbul dalam diri kamu saat tengah merencanakan ekspansi bisnis kamu sendiri.
      Tanggapi Seluruh Pesaing dengan Serius
      Pesaing bukan musuh, mereka hanya tantangan yang harus kamu lewati. Semua orang memiliki peluang untuk sukses ketika berada di dalam sebuah kompetisi.
      Kamu maupun pesaing-pesaing kamu berhak untuk sukses dengan cara masing-masing. Maka, jangan anggap remeh dan fokus saja pada rencana bisnis kamu ke depannya.
      Lihatlah Dirimu Sebagai Orang yang ‘Besar’
      Jika digambarkan dalam konferensi meja bundar, kamu dan pesaing-pesaing bisnis kamu akan berada di dalam satu meja bundar dan berlomba-lomba untuk meraih predikat terbaik.
      Jangan ciut! Lakukan apa yang ingin kamu lakukan tanpa termakan pengaruh dari pesaing-pesaing lain yang tengah memperhatikan kamu.
      Pemenang Tidak Akan Mengeluh
      Jangan banyak mengeluh apalagi merengek seperti anak bayi yang belum bisa apa-apa. Kebanyakan mengeluh merupakan pertanda kegagalan.
      Seorang pemenang tidak akan pernah mengeluh tentang hal-hal yang dialami. Proses naik dan turun itu ibarat roda yang terus berputar. Tergantung kamu, mau lama berada di atas atau lama berada di bawah?
      Pelanggan Adalah yang Pertama
      Sebagai pemimpin, kamu hanya mempunyai waktu dan energi. Pasrahkan kegiatan bisnis kamu pada mereka yang berpengaruh, seperti customer, pegawai, lalu pemegang saham.
      Posisikan pelanggan di urutan pertama. Selanjutnya ada pegawai, mereka yang membuat bisnis kamu berjalan dengan keahlian yang mereka miliki. Urutan ketiga adalah para pemegang saham (investor).
      Lupakan Tentang Uang
      Segalanya butuh uang, tapi uang bukan segalanya. Kamu tidak memulai bisnis kamu semata-mata karena uang, tapi karena keinginan untuk mengisi waktu luang atau memperbaiki gaya hidup. Bukan begitu?
      Kamu boleh menginginkannya, tapi kamu tidak boleh diperbudak olehnya. Fokus pada tujuan awal kamu, maka uang akan datang dengan sendirinya.
      Temukan Orang yang Tepat
      Ubah cara pandang kamu sekarang. Orang yang tepat belum tentu orang yang memiliki banyak keahlian super. Resume yang kamu lihat bagus itu, tidak bisa dijadikan patokan bahwa ia adalah ‘orang yang tepat’.
      Berhati-hatilah, di luar sana banyak sekali musang berbulu domba. Yuk, lebih selektif dalam memilih!
      ‘Gratis’ Adalah Kata yang Sangat Mahal
      Ketika kamu meluncurkan produk dengan embel-embel kata ‘gratis’, ingatlah bahwa itu tidak benar-benar gratis.
      Keuntungan yang kamu berikan kepada orang banyak itu berasal dari pengorbanan dan usaha, implementasi, serta ide-ide yang dibentuk dari sumber daya manusia yang kamu miliki. Oleh karena itu, pikirkan baik-baik sebelum kamu menjalankan promosi.
      Orang Pintar Menggunakan Otak untuk ‘Berbicara’
      Libatkan pikiran kamu ketika berbicara. Jangan asal terlontar, namun tidak ada isinya alias ‘tong kosong nyaring bunyinya’. Pada intinya, manfaatkan kecerdasan otak kamu sebelum mengeluarkan pendapat yang didengar semua orang.
      Orang Bijak Menggunakan Hati untuk ‘Berbicara’
      Tidak hanya pikiran, kamu juga harus menggunakan hati saat berbicara dengan orang lain. Sebelum memutuskan untuk berbicara, cobalah untuk memilah kata-kata yang tidak menyakiti lawan bicara kamu.
      Kita Dilahirkan Untuk Menikmati Hidup, Bukan Untuk Bekerja
      Kamu dilahirkan tidak hanya untuk bekerja, melainkan untuk bahagia. Biarkan tubuh jasmani dan rohani kamu menikmati indahnya hidup, bersantai, bermain, dan bersosialisasi dengan orang-orang di sekitar kamu.
      Perbaiki gaya hidup kamu sekarang, atau kamu akan menyesalinya di kemudian hari. Ingat, kamu tidak bisa kembali ke masa lalu, kecuali ada pintu kemana saja milik Doraemon.
      Menyerah Adalah Kegagalan Terbesar
      Kamu tidak akan pernah tahu apa yang selanjutnya terjadi sebelum kamu mencobanya. Kamu tidak akan tahu bisnis kamu akan sukses atau tidak, apabila kamu menyerah untuk melewatinya. Jangan pernah berpikir untuk menyerah. Sebab, menyerah adalah kegagalan terbesar yang pernah ada.
      Nah, bagaimana? Sudah terbuka kah pikiran kamu sekarang?
      Beberapa pelajaran bisnis dari Jack Ma di atas bisa kamu jadikan pertimbangan di saat kamu kebingungan mengatasi permasalahan bisnis kamu di dunia nyata.
    • By endut
      Unit bisnis layanan cloud milik Alibaba Group akan merekrut 5.000 karyawan secara global mulai sekarang hingga akhir tahun finansial ini. Binis ini mencakup berbagai bidang termasuk jaringan, basis data, server, chip, dan Artificial Intelligence (AI).
      "Perjalanan transformasi digital untuk bisnis di Tiongkok, yang sebelumnya diperkirakan akan memakan waktu tiga hingga lima tahun, kini kemungkinan akan dipercepat untuk diselesaikan dalam waktu satu tahun," kata President of Alibaba Cloud Intelligence, Jeff Zhang, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (10/6/2020).
      "Untuk bergerak maju dengan kecepatan penuh, kami tidak hanya membangun berbagai teknologi dan layanan cloud, tapi juga berinvestasi dalam talenta IT di seluruh dunia," sambungnya.
      Adapun tahun finansial Alibaba berlangsung hingga 31 Maret 2021.
      Miliarder Pendiri Alibaba Sumbang 2,6 Juta Masker dan 2.000 Ventilator untuk New York

      Dilaporkan sebelumnya, miliarder asal Tiongkok yang merupakan salah satu pendiri Alibaba, Joe Tsai dan istrinya Clara Wu Tsai, telah mendonasikan sebanyak 2,6 juta masker, 170 ribu kacamata medis, dan 2.000 ventilator ke kota yang menjadi pusat penyebaran virus Corona di Amerika Serikat (AS), yaitu New York.
      Pengiriman bantuan tersebut dipecah dalam dua kali kedatangan. "Kami terus mendengar ratapan untuk alat pelindung diri dari komunitas, dan ingin membantu. Negara akan mengalokasikan pengiriman bantuan kedua, tapi kami punya niat untuk membantu kelompok yang paling tidak terlayani," ujar Clara Tsai dikutip dari CNN, Senin (6/4/2020).
      Apresiasi
      Ia lantas mengutip Jacobi Medical Center dan Lincoln Medical Center di Bronx, dan Rumah Sakit Elmhurst di Queens sebagai institusi yang dianggapnya sangat membutuhkan sokongan alat medis. Donasi tersebut lantas diapresiasi Gubernur New York, Andrew Cuomo.
      "Saya berterimakasih kepada Joe Tsai, Clara Tsai, dan Jack Ma dari Alibaba. Ini merupakan pemberian besar dan akan memberikan perubahan signifikan untuk kita," kata dia.
    • By DragonJebol
      Apple meminta pengadilan federal AS untuk terus memantau dua mantan karyawannya yang berasal dari China karena tuduhan mencuri rahasia dagang Apple. Apple "sangat khawatir" karena keduanya dapat melarikan diri ke China sebelum menyelesaikan pengadilan mereka, seperti dikutip Macrumors.
      Menurut Reuters, jaksa mengatakan bahwa Xiaolang Zhang dan Jizhong Chen harus dipantau lokasinya karena mereka berisiko melarikan diri. Zhang didakwa atas pencurian rahasia dagang pada Juli 2018 setelah dia mencoba mencuri data tentang proyek mobil yang dimiliki Apple.
      Sebelum ditangkap, Zhang bekerja sebagai tim komputer Apple. Ia merancang dan menguji papan sirkuit untuk menganalisis data sensor pada Apple Car.
      Zhang memiliki "akses luas ke database internal yang aman dan rahasia". Setelah Zhang mengumumkan rencananya untuk meninggalkan Apple dan berpindah ke XMotors yang berbasis di China, Apple melakukan penyelidikan karena perilaku Zhang yang mencurigakan.
      Tepat sebelum pergi, Zhang mengakses konten sensitif yang mencakup prototipe, persyaratan daya, persyaratan tegangan rendah, sistem baterai, dan hal lainnya yang bersifat rahasia. Kemudian, Zhang ditangkap di bandara pada Juli 2018 saat berusaha pergi ke China.
      Dalam insiden lain, Apple menangkap Jizhong Chen, karyawan Apple. Jizhong Chen diketahui mengambil foto "di ruang kerja yang sensitif". Setelah melakukan penyelidikan, pejabat keamanan Apple menemukan bahwa komputer pribadi Chen berisi "ribuan" file yang terkait dengan Apple Car, termasuk buku petunjuk, skema, foto, dan diagram.
      Sebelum ditangkap, Chen sempat melamar untuk suatu posisi di perusahaan kendaraan yang berbasis di China. Chen ditangkap karena pencurian rahasia dagang Apple. Ia tertangkap tepat satu hari sebelum ia terbang ke China.
      Baru-baru ini juga ditemukan bahwa Chen mempunyai file rahasia dari program rudal Patriot milik Raytheon, perusahaan tempat ia bekerja sebelumnya.
      Kedua pria tersebut dipantau secara elektronik setelah dibebaskan dengan jaminan sebelum persidangan mereka. Sekarang Zhang dan Chen berusaha untuk menghentikan pemantauan yang dilakukan terhadap mereka.
      Pengacara Zhang dan Chen mengatakan, sejauh ini mereka tidak melanggar aturan pra-persidangan dan belum terbukti bahwa mereka benar-benar memberikan kekayaan intelektual Apple kepada pihak ketiga.
      Pengacara juga mengatakan, Zhang dan Chen berhak pergi ke China untuk mengunjungi kerabat mereka, tetapi bukan untuk menghindari tuntutan. Zhang dan Chen sama-sama akan menghadapi hukuman penjara selama beberapa tahun dan denda yang besar jika memang terbukti bersalah.
×
×
  • Create New...