Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Badai Tuan telah berlalu
      Salahkah 'ku menuntut mesra?
      Tiap pagi menjelang
      Kau di sampingku
      'Ku aman ada bersamamu
      • 0 replies
    • Ini Enak dan Tidak Enaknya Jadi Menteri
      Joko Widodo dan Ma'ruf Amin resmi terpilih sebagai Presiden dan Wakil Presiden pada periode 2019-2024 dalam Pilpres 2019.

      Setelah pemilihan umum dan berbagai sidang yang menegangkan, kini perhatian masyarakat terfokus pada calon menteri baru dalam kabinet pemerintah 2019-2024.

      Masyarakat penasaran siapa saja menteri yang akan membantu Presiden dan Wakil Presiden terpilih di masa depan.
      • 0 replies
    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
davidbo

Domain Internet, Seharusnya Dot-cor bukan Dot-com

Recommended Posts

27-years-of-com-domain-dominance-infogra

Internet saat ini menjadi dunia yang sangat luas dan tanpa batas. Maka tidak mengherankan, pemberian nama 'dot-com' di depan sebuah nama menjadi sesuatu yang membantu pengguna internet.

Nama ini kemudian berkembang luas di usianya yang sudah menginjak 30 tahun. Tepatnya, ketika perusahaan komputer Symbolics membeli domain 'dot-com' untuk nama Symbolics.com pada tanggal 15 Maret 1985. BACA: Kini Usia Dot-com Genap 30 Tahun

Nama 'dot-com' dimulai dari sekelompok ilmuwan yang terdiri dari 30 sampai 40 orang. Salah satunyanya adalah Craig Patridge, ilmuwan muda yang terlibat dalam diskusi tersebut. 

Ketika itu internet masih sangat muda, namun sekelompok ilmuwan tersebut menjadi pelopor untuk memulai mencari jalan keluar atas masalah bagaimana untuk mengkategorikan segalanya di internet..

Banyak percakapan tentang masa depan Internet terjadi tidak dalam pertemuan formal tetapi dalam ruang informal dan malah santai. Namun, dari sanalah sejarah justru tercipta.

Awalnya para ilmuwan ini mengklasifikasan top domain dengan merefleksikan institusi individual. Misalnya, Massachusetts Institute of Technology maka menggunakan .mit.

Namun, menurut mending Jon Postel dari University of Southern California, mengatakan memilah berdasarkan lokasi geografi tak penting ketimbang klasifikasi umum. Dalam kasus MIT, maka lebih baik dikelompokkan sebagai institusi pendidikan.

Sementara klasifikasi untuk pengguna umum ada beberapa pilihan saat itu, namun bukan 'dot-com' yang dipilih.

"Seharusnya itu adalah '.cor' bukan '.com'," jelas Patridge, tanpa bisa mengingat alasan kuat kenapa berubah menjadi 'dot-com'.

Akhirnya para ilmuwan tersebut berhasil mengelompokan daftar top domain yang terdiri dari, dot-com, dot-edu, dot-org. Dia sendiri, saat itu tidak yakin, nama domain akan meledak seperti sekarang, karena penggunaan internet saat ini berbeda dengan dahulu.

Dua tahun setelah Symbolics.com menjadi nama domain komersial pertama, belum terlalu perusahaan mendaftarkan diri nama 'dot-com' melalui Departemen Pertahanan Amerika Serikat.

Antara tahun 1985 hingga 1987, merek domain baru ada seperti Xerox.com ( 9 Januari  1986), HP.com (3 Maret 1986). IBM,com (3 MAret 1986), Intel.com (25 Maret 1986), Adobe.com (17 November 1986) dan Apple.com (19 Februari 1987).

Kunci domain 'dot-com' menjadi sangat populer adalah ketika World Wide Web (WWW) keluar dari laboratorium European Laboratory for Particle Physics (CERN). 

Hingga tahun 2015, saati ini sudah ada domain 'dot-com' baru yang didaftarkan setiap detiknya. Setidaknya 117 juta nama domain berakhiran '.com' sudah didaftarkan.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By astro
      Sejumlah perusahaan jaringan dilaporkan tengah bekerja sama untuk menghadirkan layanan 4G di Bulan. Proyek ini dimulai oleh Vodafone yang bekerja sama dengan Nokia untuk mendukung misi dari PTScientist (Part Time Scientist).
      Sekadar informasi, PTScientist merupakan perusahaan penjelajahan luar angkasa asal Jerman yang tengah menggodok misi penjelajahan ke Bulan. Perusahaan tersebut bakal menjalankan misi ini dengan berkolaborasi bersama Audi untuk membuat rover penjelajah.
      Nantinya, Vodafone dan Nokia akan bekerja sama untuk menyediakan jaringan untuk mendukung misi tersebut. Dikutip dari Engadget, Jumat (2/3/2018), base station Vodafone akan menyediakan jalur komunikasi antara rover di Bulan dengan Bumi.
      Jalur komunikasi itu akan digunakan untuk mengirimkan pencitraan termasuk video dari Bulan. Jaringan 4G ini akan memakai frekuensi 1.800MHz untuk mengirimkan video HD ke Autonomous Landing and Navigation Module (ALINA), yang terhubung ke PT Scientist.
      Sementara, Nokia akan menyediakan perangkat jaringan dengan kualitas luar angkasa yang dibuat sangat ringan. Rencananya, bobot perangkat ini tak lebih dari 1 kg.
      4G sendiri dipilih karena dianggap lebih efisien ketimbang radio analog. Selain itu, jaringan ini memungkinkan terjadinya proses transfer data dalam kapasitas besar. 
      Menurut CTO Nokia, Marcus Weldon, dukungan misi penting tak hanya dari sisi akademis, tetapi juga industri terkait penelitian tentang Bulan. Karena itu, misi yang direncanakan meluncur pada 2019 ini memiliki potensi yang sangat besar.
      Rencana PTScientist
      Rencana PTScientist untuk melakukan misi ke bulan sebenarnya sudah dicanangkan sejak tahun lalu. Mereka menciptakan infrastruktur telekomunikasi yang nantinya memudahkan astronot bisa melakukan panggilan telepon dari bulan ke bumi.
      PTScientist yang juga sempat menciptakan wahana moon rover untuk Google Lunar XPrize ini memang menuturkan akan mengandalkan teknologi 4G LTE, yakni jaringan yang kini tengah digunakan oleh operator telekomunikasi di seluruh dunia
      "Kami bekerja sama dengan Vodafone untuk menyediakan base station LTE di bulan," kata Karsten Becker, pemimpin pengembangan perangkat elektronik PTScientist seperti dilansir Space.
      Rencananya, PTScientist akan memulai uji coba perdana dengan meluncurkan pesawat luar angkasa (spacecraft) Falcon 9 dengan dua wahana rover dalam orbit berjarak 26.000 mil.
      "Dari situ, ia akan melakukan landing ke bulan dan mengeluarkan dua wahana rover yang akan 'berkomunikasi' ke base station LTE kami," jelas Becker.
      Misi ke Bulan

      Untuk informasi, dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah negara dan perusahaan memang menjadikan Bulan sebagai tujuan penjelajahan. Salah satu negara yang dilaporkan akan mengirimkan manusia ke Bulan adalah Jepang. 
      Rencana perjalanan ke bulan ini terungkap dari sebuah proposal milik Badan Antariksa Jepang atau Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA).
      Proposal yang dikirimkan ke Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Pengetahuan, dan Teknologi Jepang, ini berisikan tentang rencana dan misi eksplorasi manusia ke bulan.
      Sementara, prediksi para peneliti Badan Antariksa Eropa (ESA, European Space Agency) menyebut akan bisa menghuni Bulan dalam kurun waktu 23 tahun lagi, tepatnya pada 2040.
      Kira-kira, pada waktu tersebut akan ada sekitar 100 orang yang akan memiliki hunian permanen di Bulan. Konsep hunian di Bulan ini dicetuskan oleh pimpinan peneliti ESA untuk Bulan, Bernard Foing. 
    • By c0d1ng
      Pendiri Wikileaks Julian Assange tidak lagi bisa mengakses internet karena pemerintah Ekuador memberikan perintah untuk mencabut akses internetnya di Kedutaan Besar Ekuador di London.
      Selama ini sang pendiri Wikileaks memang "terperangkap" di Kedubes Ekuador sebagai pencari suaka karena dituduh melakukan pemerkosaan.
      Assange pun membantah tuduhan itu, dan menganggap ia memang sedang ditarget karena membocorkan informasi lewat Wikileaks.
      "Editor Wikileaks @julianassange telah dibungkam dan diisolasi oleh perintah Presiden baru Ekuador @LeninMoreno," cuit akun resmi Wikileaks, "Ia tidak bisa mengirim tweet, bicara ke pers, menerima tamu, atau membuat panggilan telepon."
      Akun Wikileaks juga membocorkan bahwa Assange harus menghapus sebuah cuitan yang bernada sindiran kepada Jerman yang baru-baru ini menangkap presiden terpilih Catalonia atas permintaan Spanyol.
      Pada sindirannya, Assange menganggap aksi tersebut persis seperti saat Gestapo (pasukan rahasia Nazi), menangkap presiden terpilih Catalonia pada 1940 silam atas permintaan Spanyol supaya bisa dihukum mati.
      Dilansir dari Bloomberg, Minggu (1/4/2018), Menteri Luar Negeri Ekuador Maria Fernanda Espinosa memakai alasan bahwa cuitan tersebut dianggap sebagai ikut campur pada urusan negara lain, sedangkan pada awalnya sang pendiri Wikileaks sudah setuju untuk tidak melakukannya.
      Kabarnya, minggu depan pihak Ekuador dijadwalkan akan bertemu dengan kuasa hukum Assange. 
      Sepak Terjang
      Assange pertama kali terkenal karena membongkar skandal kejahatan perang Irak di era Presiden Bush junior.
      Pada masa pemilu 2016 di Amerika Serikat (AS), Assange dan Wikileaks dijadikan bulan-bulanan oleh pendukung Hillary Clinton karena membocorkan email dari John Podesta, ketua kampanye Hillary.
      Akibatnya, beragam kontroversi seputar tim Hillary mencuat, mulai dari pidato-pidato berbayar Hillary ke Wall Street, sampai pembocoran pertanyaan saat debat Presiden.
      Akses internet Assange kala itu pun sempat dicabut karena dikhawatirkan mengintervensi pemilu AS.
      Pendukung Mendatangi Kedubes Ekuador
      Setelah ada pencabutan koneksi internet, beberapa pendukung Assange mendatangi Kedubes Ekuador di London untuk berunjuk rasa.
      Wikileaks me-retweet video pendukung Assange berkumpul sambil membawa tulisan yang menyuarakan pembebasan Assange.
      Sayangnya, jendela Kedubes Ekuador tertutup rapat, bahkan tirainya pun tidak dibuka.
      Assange sendiri lahir di Australia pada 3 Juli 1971. Ia memiliki seorang empat orang anak, dan putra tertuanya berkarir sebagai software designer.
    • By purwa_weheb
      Bandwidth merupakan besaran yang menunjukkan seberapa banyak data yang dapat dilewatkan dalam koneksi melalui sebuah network. Lebar pita atau kapasitas saluran informasi. Kemampuan maksimum dari suatu alat untuk menyalurkan informasi dalam satuan waktu detik.
      Nah, sekarang sudah tahu kan apa itu bandwith?? Selanjutnya saya akan menjelaskan Perbedaan Bandwidth Internet Dedicated dan Up To. Perhatikan iklan-iklan ISP (Internet Service Provider) atau Penyedia Layanan Internet di TV, Internet, Brosur, dll. Mereka berlomba-lomba menawarkan layanan internet cepat dan murah sesuai paket yang diambil. Namun kebanyakan pelanggan tidak memperhatikan paket yang mereka ambil itu speednya Up To ataukah Dedicated. Inilah yang menjadi masalah bagi kebanyakan pelanggan. Pelanggan ada yang protes speednya tidak sesuai dengan paket yang diambil. Padahal kesalahan ada di pihak pelanggan. Mereka tidak mengetahui paket internet Up To dan Dedicated. Bagi pelanggan yang awam kebanyakan mengambil paket internet Up To. Perbedaan Up To dan Dedicated sebagai berikut :
      Logikanya begini, ibarat Anda melewati sebuah jalan menuju ke suatu tempat. Ketika Anda melewati jalan A (Up To) maka jalan tersebut juga dipakai pengguna jalan lain sehingga waktu yang ditempuh untuk mencapai lokasi tergantung lalu lintasnya padat atau tidak. Sedangkan ketika Anda melewati jalan B (Dedicated) ibarat Anda melewati jalan pintas yang hanya diketahui oleh Anda sehingga waktu yang ditempuh juga lebih cepat.
    • By dugelo
      Anda pernah merasakan jaringan nirkabel Wi-Fi dengan kecepatan tinggi? Jika Anda pernah mengalaminya, mungkin Anda akan kagum dengan sistem jaringan nirkabel dengan nama Li-Fi.
      Li-Fi adalah jaringan nirkabel yang mentransmisikan data dengan kecepatan yang tidak bisa Wi-Fi lakukan. Bahkan dikatakan menembus kecepatan 1Gbps, hal ini tentu lebih cepat 100 kali dari jaringan Wi-Fi.
      Dilansir oleh Mashable.com (25/11/15), perusahaan teknologi Velmini, memperkenalkan jaringan nirkabel kepada IBTimes UK dan mengatakan jika mereka mampu mencapai kecepatan tersebut.
      Namun uniknya, jika Wi-Fi mentransmisikan data lewat udara, Li-Fi malah dari media cahaya. Sehingga Li-Fi mentransmisikan data tersebut lewat lampu LED yang berkedip dalam hitungan nanodetik.
      Karena menggunakan cahaya, Li-Fi tidak seperti Wi-Fi yang bisa menembus dinding, sehingga jaringan ini memiliki keterbatasan cakupan teritorialnya. Walaupun begitu, jaringan terbaru ini dikatakan akan bisa digunakan di rumah maupun kantor.
      Pasalnya, dengan adanya jaringan ini lampu rumah dan kantor bisa saja memiliki dua fungsi, yang pertama untuk menerangi dan yang kedua untuk menciptakan jaringan. Nah, menarik bukan? Bagaimana pendapat Anda?
    • By channelyoutube
      Apa sih kegunaan ping internet? yg biasanya buat ngetest internet
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy