Jump to content

Baterai besar ini bisa buat lisrtik serumah!


Recommended Posts

566305b029c68_listrikrumah.jpg.9743f5e86

Kamu tentu sering mendengar sumber energi yang berasal dari matahari atau angin. Kedua sumber daya tersebut digadang-gadang akan menjadi pengganti sumber daya yang tak dapat diperbaharui, seperti minyak bumi yang kita gunakan saat ini. Dengan demikian, dampak buruk pemanasan global dan pencemaran udara bisa terkurangi. 

Namun, ada satu hal yang masih menjadi kendala dalam penerapannya, yaitu keterbatasan ruang penyimpanan. Apabila terdapat ruang penyimpanan atau baterai raksasa yang mampu menyimpan energi dari kedua sumber daya tersebut, maka penggunaannya pun akan lebih efisien.

Nah, untuk mengatasi persoalan tersebut, perusahaan teknologi, Tesla Motors, berhasil menciptakan baterai berukuran raksasa untuk menampung energi yang berasal dari matahari dan angin. Baterai lithium-ion yang dapat diisi ulang tersebut diklaim bisa menggantikan energi dari sumber daya alam yang tak dapat diperbarui. Dengan menggunakan baterai tersebut, energi akan tersimpan dengan baik dan tidak terbuang begitu saja.

Baterai super itu terdiri dari dua tipe. Tipe 10kw/jam dibanderol dengan harga USD 3.500, sedangkan tipe 7kw/jam dijual dengan harga USD 3.000. Kedua tipe tersebut memiliki fungsi yang berbeda, tipe 10kw/jam sebagai sumber energi cadangan ketika terjadi pemadaman listrik. Sedangkan tipe 7kw/jam dirancang untuk penggunaan sehari-hari.

Kendati baterai tersebut dinilai sangat unggul, Tesla ternyata bukanlah satu-satunya perusahaan yang menciptakan produk sejenis. Saat ini, semakin banyak perusahaan yang berlomba-lomba untuk membuat baterai dengan ruang penyimpanan yang besar.

"Karena baterai ini mulai diproduksi massal, kita melihat saat ini harganya pun turun lebih cepat dari yang diperkirakan," kata Uwe Sauer, seorang ahli penyimpanan energi dari Technical University Aachen (RWTH) di Jerman. 

"Harganya lebih rendah dari yang diperkirakan untuk tahun 2020," tambahnya.

Sementara itu, menurut Michael Stemer, seorang professor dari Regensburg University, ke depan masyarakat akan mulai beralih ke sumber daya yang dapat diperbaharui. "Kita akan beralih ke energi angin dan matahari karena lebih murah, karena sumber daya lainnya semakin langka, dan untuk melindungi iklim," kata dia.

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By Jennifer_Wirayang
      Kapal pesiar terombang-ambing di tengah Laut Adelaide, Australia. Gara-garanya, listrik kapal padam!
      Kapal Vasco da Gama milik perusahaan Cruise & Maritime Voyage (CMV) sedang dalam tur pelayaran selama 58 hari di Australia bagian tenggara, ketika kapten melakukan tindakan 'pemadaman pencegahan'.
      Seorang penumpang melaporkan melalui radio, pemadaman ini menyebabkan kapal tidak memiliki daya, tidak ada air, toilet tidak bisa digunakan, tidak bisa memasak, dan tidak bisa melakukan apapun. Dia menyebut kondisi di atas kapal saat itu mengerikan dan kapal terombang-ambing tertiup angin.
      "Mereka punya daya tambahan untuk menerangi koridor, tapi hanya itu saja. Ini seperti kapal hantu," katanya seperti dirangkum detikcom dari berbagai sumber.
      Menurut CMV, keputusan yang dilakukan sekitar pukul 5.45 pagi pada 6 Desember 2012 kemarin, adalah bagian dari tindakan pemadaman kebakaran terkendali. Itu dilakukan setelah lampu alarm yang ada di ruang kontrol mesin menyala.
      Tindakan ini merupakan upaya pencegahan terhadap kerusakan sistem di atas kapal (onboard) dan sebagai langkah awal untuk menyelidiki penyebab alarm itu menyala.
      "Semua pemeriksaan pencegaah pasca-insiden diselesaikan tanpa ditemukan penyebab (alarm menyala) yang perlu dikhawatirkan," tulis pernyataan CMV.
      "Daya telah sepenuhnya pulih pagi itu dan kapal melanjutkan pelayaran menuju pelabuhan Adelaide sesuai jadwal," sambungnya
      Kapal Vasco da Gama mengangkut 828 penumpang ketika insiden itu terjadi. Kapal ini mulai berlayar dari London Tilbury pada 9 Oktober 2019 lalu.
      Otoritas setempat juga diberitahu bahwa insiden itu merupakan tindakan pencegahan yang dilakukan kapten kapal.
      CMV mengklaim, kapal ini memiliki catatan keandalan yang sangat baik dan semua penumpang di kapal diberi informasi tentang masalah teknis yang dialami.
    • By PusatInformasi
      Abu Dhabi kini memiliki penyimpanan daya baterai terbesar di dunia dengan kapasitas 108 MW / 648 MWh. Kapasitas ini lima kali lebih besar dibandingkan dengan baterai Hornsdale yang dipasang di Australia oleh Tesla satu tahun lalu.
      Ada satu perbedaan penting lainnya antara baterai di Australia dan baterai di Abu Dhabi. Unit di Australia menggunakan sel baterai lithium-ion, sedangkan baterai di Abu Dhabi menggunakan sel baterai sodium sulfur.
      Dibandingkan dengan baterai lithium-ion, baterai sodium sulfur biasanya memiliki masa pakai yang jauh lebih lama. Biasanya 15 tahun atau 4.500 siklus pengisian. Efisiensinya sekitar 85 persen. Keuntungan lainnya adalah baterai sodium sulfur tidak menggunakan lithium atau kobalt, dua elemen yang pasokannya relatif sedikit. Sebagai gantinya mereka menggunakan natrium dan belerang, keduanya berlimpah di alam dan berbiaya tidak mahal.
      Tapi sodium cair sangat reaktif dan dapat meledak jika terkena air. Harus sangat berhati-hati untuk melindungi komponen dalam baterai dari lingkungan luar. Korosi pada suhu tinggi seperti itu membutuhkan struktur sel yang kuat. Meski bahannya murah, struktur pendukung untuk sel baterai meningkatkan biaya produksi.
      Seluruh sel baterai ditutupi oleh baja serta dilapisi lagi dengan kromium dan molibdenum sehingga menghindari korosi di bagian dalam. Wadah luar ini berfungsi sebagai elektroda positif, sedangkan sodium cair berfungsi sebagai elektroda negatif. Wadah disegel di bagaian atas dengan tutup alumunium okdisa kedap udara.
    • By congek
      Ada gagasan baru yang menarik di kalangan peneliti. Gagasan energi terbarukan diproduksi  di lokasi-lokasi terpencil dan dikirim ke daerah perkotaan berjarak ribuan kilometer terdengar menarik.  menggunakan saluran transmisi DC bertegangan tinggi terdengar menarik. Cynthia Shahan, kontributor CleanTechnica bercerita seputar Australia yang memanfaatkan tenaga angin dan surya bagi negara tetangga.
      Para peneliti di University of Liège di Belgia membuktikan bahwa turbin angin di selatan Greenland dapat menciptakan banyak energi angin. Mereka yakin energi berlebih ini bisas terdistribusi ke Eropa menggunakan saluran transmisi High-voltage direct current (HVDC). Greenland memang memiliki potensi angin yang sangat besat yang disebut, angin Katabatic.
      Angin Katabatic sendiri berkaitan dengan arus angin yang menuruni lereng gunung atau gletser. Ketika udara bersentuhan dengan permukaan dingin gletser atau daerah atas pengunungan maupun lereng, udara mendingin, menjadi padat, lalu berhembus ke bawah.
      Menurut postingan blog universitas, komputer para peneliti tersebut dikembangkan secara khusus untuk mensimulasikan kondisi iklim daerah kutub. Komputernya juga memiliki kemampuan untuk memprediksi secara akurat lokasi angin Katabatic ini.
      Dalam beberapa bulan mendatang, tim akan memperbaiki penelitian mereka untuk memasukkan analisis biaya/manfaat dari ladang angin Greenland yang terhubung ke Eropa melalui interkoneksi HVDC. Penelitian itu juga mengkaji peraturan tinjauan lingkungan di Eropa dan dampak impor listrik dari Greenland selatan.
      HVDC adalah gagasan yang patut dipertimbangkan lebih lanjut. Beberapa menyatakan pembangkit listrik berbasis tenaga surya besar-besaran di Afrika utara berguna untuk menyediakan energi nol emisi ke Spanyol dan Portugal. Menempatkan sumber daya terbarukan di lokasi terpencil dapat membantu memaksimalkan produksi listrik tanpa harus mengambil alah pemukiman padat penduduk.
    • Guest News
      By Guest News
      Peneliti di Universitas Washington, AS meluncurkan prototipe telepon seluler tanpa baterai memakai teknologi yang bisa diintegrasikan ke produk ponsel yang ada di pasaran. Kelompok peneliti ini memanfaatkan tenaga dari gelombang elektromagnetik yang ada di sekitar kita.
    • By berita_semua
      Menjadi pelanggan listrik prabayar berarti Anda akan mengisi kebutuhan listrik rumahtangga seperti mengisi pulsa telepon.
      Mau tidak mau Anda harus beradaptasi dari sisi gaya hidup supaya biaya konsumsi listrik Anda tidak terlalu drastis pembengkakannya.
      Berikut beberapa trik penghematan listrik prabayar yang bisa Anda terapkan:
      1. Matikan lampu bila sudah tidak digunakan
      Langkah ini sering luput dilakukan orang. Ketika malam dan tiba waktu beristirahat, lampu rumah masih banyak yang terang benderang.  Biasakan mematikan lampu ketika malam dan sisakan saja beberapa penerangan yang penting. Misalnya, lampu teras, lampu dapur, dan lain-lain. Jangan lupa juga selalu mematikan penerangan saat keluar dari ruangan. 
      2. Cabut steker listrik dari terminal bila tidak terpakai
      Membiarkan steker listrik terpasang terus di terminal berlama-lama, bukan cuma berisiko merusak peralatan elektronik. Konsumsi listrik juga terus berjalan selama steker listrik Anda biarkan terpasang. 
      Sebagai gambaran, kabel laptop yang terus terpasang mengonsumsi 50 watt per jam, sedangkan komputer meja atau desktop memakan listrik sekitar 20 watt per jam.
      Begitu juga charger ponsel, memakan kurang lebih 1 watt per jam. Belum lagi steker televisi yang bisa menghabiskan listrik sampai 15 watt per jam. Modem internet juga bisa menjadi “vampir listrik” sebesar 4 watt per jam.
      3.    Ganti lampu dengan lampu LED
      Langkah ini memang membutuhkan modal cukup besar. Karena, lampu LED relatif mahal dibanding lampu biasa. Tapi, penghematannya akan terasa dalam jangka panjang.
      Sebagai gambaran, lampu LED 7 watt merek tertentu setara dengan bohlam 60 watt. Harga lampu LED rata-rata di atas Rp 100.000 per buah.
      4.    Atur pemakaian alat elektronik berdaya besar
      Beberapa peralatan elektronik memakan listrik yang tidak kecil. Seperti Air Conditioning (AC), pompa air, dispenser, water heater, rice cooker atau magic com, mesin cuci, dan lain-lain. Atur pemakaian alat-alat elektronika yang boros listrik ini agar listrik prabayar Anda tidak lekas habis.
      Misalnya, pakai mesin cuci seminggu tiga kali saja, cabut steker dispenser dan optimalkan air dingin dari kulkas saja. Manfaatkan kompor gas untuk membuat air panas. Beli tandon penampung air agar tidak sering-sering menyalakan pompa listrik.
      5.    Galakkan aksi penghematan anggota keluarga
      Penghematan konsumsi listrik akan sulit dilakukan oleh satu orang saja. Terlebih bila isi rumah Anda ada banyak personel. Mulai kampanyekan gerakan hemat listrik keluarga demi kesehatan finansial.
      Anda bisa membantu mengingatkan anggota keluarga untuk berhemat listrik dengan membuat tulisan-tulisan pengingat yang dapat Anda tempel di dekat peralatan elektronik.
×
×
  • Create New...