Jump to content

Recommended Posts

Setelah Jalan jalan, Udin, memasuki pelataran sebuah rumah makan. Dia kelaparan. Dilihatnya masih ada satu tempat yang kosong, langsung dia menghampiri pelayan untuk memesan makanan. Beberapa menit kemudian pesanan pun datang dan tanpa menunggu lama dia langsung menyantap hidangan. Lagi asyiknya makan, datanglah seorang cewek cantik. Wajahnya oriental, Pakai celana pendek. Karena semua tempat penuh, cewek itu lalu bergabung semeja dengan Udin. Jadi, satu meja dua tempat duduk. Udin terpana melihat kecantikan cewek itu, sampai-sampai dia menunda santapannya. Entah kenapa, tiba-tiba Udin tersadar dan dengan reflek dia menutup mulutnya pakai kedua belah tangannya. Si cewek yang melihat tingkah aneh Udin lantas bertanya,

Quote

Ce : "Mas, kenapa nggak makan. Panas dalam ya?".
Udin : (Geleng-geleng kepala).
Ce : "Susah buang air ya?".
Udin : (Tetap geleng-geleng kepala).
Ce : "Mas pasti sariawan. Bibirnya pecah-pecah ya?".
Udin : (Sambil membuka kedua belah tangannnya dari mulutnya), ”Iya, pecahnya besar sekali".
Rupanya bibir Udin sumbing. :nguakak

 

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By Clement
      "Emang ada banci cakep ya?" seirngkali pertanyaan tersebut muncul saat gua lagi ngumpul sama temen dan saat temen gua lagi bahas banci - banci(tapi temen gua bukan banci ya).
      nah pertanyaan temen gua terbukti saat gua dan bokap pergi buat beli makanan burung bokap(burungnya bokap yang disangkar). lalu gua masuk ke toko burung tersebut dan disaat gua mau keluar, "astajim"itu yang gua katain pada saat lihat banci tersebut. tatapan matanya indah bagaikan gayung yang dibelah lima, hidungnya mancung layaknya kuaci afrika, dadanya tebel seperempat mebel, pantatnya bohai bagaikan janda norwegia. "behh mantep banget nihh" kata gua pada waktu itu.
      tapi gua langsung berserah karena gua gabisa bilang apa - apa karena gua sadar itu hanya banci yang bisa dikagumi batangannya saja. nah saat gua keluar dan balik motor dia malah ngamen didepan gua, suaranya nge bass banget mirip suaranya kang alexs! disitulah gua mulai jijik akan banci kaleng di sekitar gua, setelah ngamen si banci tersebut enggak langsung cabut dan malah minta sawer ke gua sambil megangin pundak gua, njirr berasa kena tulah dari tuhan yang ke-77. gua cepet-cepet cabut aja ke bokap ketimbang gua disekap sama banci soda gembira itu, nah disitulah bokap gua malah ketawa - tawa dan nggak nolongin gua. -cerita singkat gua tentang banciz
    • By dugelo
      Seorang pasien Pasien RS Jiwa membeli makanan di KFC. Dia pun berkata kepada pelayan yang cantik.
       
×
×
  • Create New...