Jump to content

Airbag mobil VW di hack sama Hacker


Recommended Posts

VW.thumb.jpg.88d9fcc800d216bbc1b8762cbf2

Sekelompok peretas baru-baru ini ternyata berhasil menggunakan kecanggihan komputer untuk menonaktifkan sistem kantong udara pada mobil yang dijual oleh Volkswagen (VW). Penelitian serupa pernah diuji coba pada mobil Audi  TT dengan menggunakan komputer mekanik atau perangkat USB untuk menonaktifkan kerja kantong udara mobil.

Aksi ini dilakukan 3 orang, yaitu Andras Szijj dan Levente Buttyán dari CrySyS Lab, serta Zsolt Szalay dari Budapest University of Technology and Economics.

Penelitian untuk menghasilkan suatu gangguan ini dapat memungkinkan penyusup untuk menyembunyikan sistem kantong udara mobil yang tidak aktif serta fungsi dalam mobil lainnya dengan cara memalsukan pesan yang dikirimkan kepada sistem mobil.

Gangguan yang dibuat seperti ini memang memungkinkan untuk dilakukan, tapi tidak terlalu mengancam seperti remote peretas yang sempat ada dan membuat mesin Jeep tidak berfungsi untuk kecepatan tinggi serta menonaktifkan sistem kunci dan pengereman.

Dalam The Register, Buttyan mengatakan bahwa perangkat lunak bisa digunakan sebagai platform untuk dihubungkan dengan mobil-mobil, seperti mobil buatan VW dan Audi. 

Buttyan juga mengatakan "kecacatan ini tidak ada hubungannya dengan mobil VW, namun diakibatkan oleh perangkat lunak sebagai pihak ketiga. Penemuan perangkat lunak ini bukan menjadi keunikan utama, namun berbagai pesan yang mampu dikirimkan dari komputer kepada mobil dan mengutak-atik sistemnyalah yang menjadi suatu hal baru. "

Tim peneliti ini melakukan penelitian dengan mengganti FTDI DLL yang digunakan untuk berkomunikasi melalui kabel diagnostik menjadi sistem baru yang telah diutak-atik. Penggantian DDL ini adalah cara termudah untuk bisa terhubung dengan mobil.

"Setelah mematikan sistem kantong udara, kita bisa mengirimkan pesan melalui aplikasi bahwa sistem sebenarnya masih menyala."

Hal tersulit yang dihadapi adalah mengirimkan pesan melalui perangkat lunak pada mesin mobil dan protokol yang digunakan agar melakukan perintah yang bertentangan. Namun, mengutak-atik perangkat lunak bukanlah hal yang sulit bagi para peretas di luar sana.

VW_simlation.thumb.jpg.fee73dd7522adb0fb

Gangguan semacam ini mungkin akan menjadi lebih berbahaya apabila peretas berhasil terhubung dengan mobil melalui unit OBD2. Mereka bisa saja mengutak-atik sistem kendaraan yang dapat memengaruhi kondisi mobil, seperti mematikan sistem mobil ketika sedang berjalan.

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By c0d1ng
      Sebelumnya, hacker mengklaim telah membocorkan informasi 2,3 juta penduduk Indonesia dan pemilihan umum yang diperoleh dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
      Informasi ini disebar oleh akun Twitter @underthebreach yang sebelumnya juga menginformasikan penjualan jutaan data pengguna Tokopedia.
      Detail Data Penduduk yang Bocor

      Terkait jutaan data penduduk yang bocor, hacker mengklaim data itu memuat nama, tempat dan tanggal lahir, alamat, nomor identitas (NIK, NKK), dan lainnya.
      "Data ini sangat berguna bagi mereka yang memerlukan identitas untuk mendaftarkan banyak nomor ponsel baru di Indonesia," tutur si peretas lebih lanjut.
      Dia juga mengatakan data tersebut tersimpan di dalam format .pdf yang didapat dari situs web Komisi Pemilihan Umum.
      Judul salah satu sampel halaman itu berbunyi:
      "Daftar Pemilih Tetap Pemilihan Umum DPR, DPD, DPRD Provinsi, dan DPRD Kabupaten/Kota Tahun 2014."
    • By tama93
      Zoom saat ini tidak dimungkiri tengah menjadi sorotan publik karena sejumlah laporan mengenai masalah keamanan di platform-nya. Setelah marak Zoombombing, persoalan keamanan terbaru yang diduga ada di Zoom sempat dikeluhkan warganet Indonesia.
      Berdasarkan penelusuran, keluhan ini dilayangkan oleh akun Twitter @akungangeninn. Akun tersebut sempat mengunggah kembali kisah akun lain yang mengaku iPhone miliknya sempat diakses pihak lain usai menggunakan Zoom.
      Jadi, akun tersebut menceritakan setelah dia menggunakan Zoom dan membuka Instagram, tiba-tiba dia kehilangan kontrol terhadap perangkatnya. Awalnya, dia merasa hal itu wajar sebab tidak jarang iPhone miliknya mengalami lag.
      Namun setelah hal itu terjadi, tiba-tiba iPhone miliknya merespons Instagram Stories yang sedang dilihat dengan mengetik kata-kata lewat kolom Reply unggahan tersebut.
      Pemilik akun yang kaget itu segera menutup aplikasi Instagram, tapi pihak lain yang disebut mengakses perangkatnya langsung berupaya membuka aplikasi m-banking. Dia pun mengaku sempat kesulitan untuk mematikan perangkat tersebut.
      Akhirnya, tindakan yang dia lakukan untuk menghentikannya adalah melepas kartu SIM, sehingga akses internet perangkat itu mati. Sebab, dia bercerita juga kesulitan mematikan akses internet di iPhone-nya tersebut.
      Melihat kisah yang sempat mencuat di Twitter itu, gue pun mencoba menghubungi pakar keamanan siber Alfons Tanuwijaya untuk mengetahui apa yang sebenarnya sedang terjadi.
      Menurut Alfons, kisah yang sempat diunggah itu sebenarnya kurang logis. Alasannya, meskipun Zoom memang memungkinkan ada akses remote atau jarak jauh itu hanya dapat dilakukan, apabila penggunanya memberi izin.
      "Akses remote (di Zoom) memungkinkan, tapi itu kan pengguna yang memberikan izin akses," tuturnya saat dihubungi, Selasa (21/4/2020).
      Karenanya, menurut Alfons, kalau mungkin hal itu yang terjadi, kesalahan ada di pemberi izin.
      Ada Malware yang Menyusup

       
      Untuk itu, Alfons mengatakan skenario yang mungkin saja terjadi adalah perangkat itu telah disusupi malware atau trojan. Dengan kondisi itu, pihak lain dapat merekam aktivitas perangkat termasuk mengetahui apa yang diketik, seperti PIN m-banking.
      "Ada kemungkinan, perangkatnya kena keylogger atau trojan. Apalagi kalau sampai mau akses mobile banking, sebab m-banking itu pengamanannya berlapis, mulai password hingga PIN," ujarnya menjelaskan. Sementara hal paling maksimal yang dapat dilakukan Zoom adalah akses remote, tapi dengan izin pengguna lebih dulu. 
      Di samping itu, dia juga mengatakan peristiwa itu terjadi usai menggunakan Zoom. Padahal, Alfons mengatakan, setelah aplikasi selesai digunakan berarti tidak ada lagi aktivitas.
      Berbekal alasan itu, Alfons menduga bahwa aktivitas itu disebabkan oleh malware yang disusupkan. Dalam hal ini, dia menuturkan sumber malware ini sebenarnya bisa berasal dari banyak aplikasi, bukan hanya Zoom.
      "Jadi, ada kemungkinan malware ini disusupkan dalam tautan yang dikirimkan via WhatsApp, Facebook Messenger atau memasang aplikasi tertentu, sehingga ini bukan sepenuhnya salah Zoom," ujar Alfons lebih lanjut.
      Zoom Sudah Aman

      Alfons juga mengatakan Zoom sendiri sebenarnya sudah membenahi celah-celah keamanan yang ada di platform-nya. Oleh sebab itu, dia mengatakan platform Zoom saat ini sudah sangat aman.
      "Mungkin satu-satunya yang belum ada end-to-end encryption, tapi memang belum ada layanan video conference yang memilikinya, kecuali Apple," ucapnya menjelaskan. 
      Di samping itu, dia juga mengatakan, upaya untuk membobol sistem iOS secara teknis sulit untuk dilakukan, meski saat ini malware yang menyasar sistem operasi itu terus meningkat.
    • By iiee
      Porsche dikabarkan sedang mengembangkan versi coupe dan cabrio dua pintu dari varian Panamera. Model baru ini dirancang untuk menyaingi BMW Seri 8 dan Aston Martin Vantage.
      Menurut laporan, yang tidak dibantah oleh tokoh-tokoh senior di perusahaan ini, dua varian grand tourer-ini akan dirilis tahun depan.
      Mobil ini dirancang untuk menawarkan kepraktisan yang lebih baik dan ruang kabin nuansa lapang dari varian 911, meskipun konsepnya tetap sebagai 2+2 atau empat penumpang.
      Ditanya konsep mobil tersebut, bos desainer Porsche, Michael Mauer, yang merancang Panamera, mengatakan. "Sebagai seorang desainer tidak ada batasan untuk apa yang bisa saya visualisasi," kata Michael Mauer, Bos Desain Porsche saat ditanya tentang konsep tersebut.
      "Saya percaya ini adalah peran departemen desain untuk membuat sketsa dan mempertimbangkan setiap model yang bisa dilakukan di masa depan sehingga kita siap untuk menghadapi proyek ini," ujarnya.
      “Tetapi apabila Anda meminta saya untuk mengkonfirmasi kapan proyek ini akan dijalankan, maka Anda akan kecewa. Karena bukan peran saya untuk memutuskan hal-hal seperti itu."
      Laporan media Jerman seperti diwartakan Autocar.co.uk menyebutkan mobil ini sudah sangat hebat dan berspekulasi bahwa mereka akan menggunakan versi platform lebih pendek dari MSB Panamera. Apakah versi konsep Bentley EXP10 Speed 6 2015 akan diberikan lampu hijau? (sepertinya tidak).
      Ada kemungkinan bahwa ini juga bisa menggunakan platform sama seperti Panamera, untuk menekan biaya produksi. Ada juga yang menyebutkan bahwa mobil tidak akan membawa nama Panamera, agar menciptakan kesan lebih sporty.
      Sementara itu, opsi powertrain diperkirakan akan diambil dari jajaran Panamera dan menyertakan opsi plug-in hybrid, mengingat kebutuhan untuk mengurangi emisi kendaraan secara keseluruhan dan fakta bahwa lebih dari setengah pembeli Porsche Panamera Eropa memilih pengaturan itu saat ini.
    • By iiee
      Dengan "Mode Drift", Anda dapat melepaskan adrenalin dengan KIA Stinger GTS. Diusung oleh bentuknya yang ramping dan penekanan pada sisi sporti-nya, Kia Stinger dirancang untuk mengambil gen sedan sport Jerman. Sebagian besar berhasil, tetapi selalu ada ruang untuk penyempurnaan.
      Memulai debutnya di 2019 New York Auto show, Kia Stinger GTS edisi terbatas ini dirilis bertujuan untuk lebih meningkatkan faktor "Fun to Drive". Mobil ini dilengkapi dengan fitur sistem penggerak semua roda yang memungkinkan pengemudi mengubah perilaku mobil ini. Sistem ini dijuluki "D-AWD" dimulai dalam "mode kenyamanan," dengan 60 persen daya dikirim ke roda belakang. Mode "Sport" meningkatkan responsivitas, mengirimkan daya 80 persen ke roda belakang untuk memberi Stinger pengendalian yang lebih agresif.
      Namun kekurangannya adalah “Mode Drift,” yang mengirimkan daya 100 persen ke roda belakang. Mode ini juga menahan perpindahan gigi transmisi otomatis. Kia bukan pembuat mobil pertama yang mencoba sesuatu seperti ini. BMW M5 dan Mercedes-AMG E63 S juga menawarkan stabilitas all-wheel drive saat pengemudi membutuhkannya, dan menggunakan sistem penggerak roda belakang saat mereka menginginkannya.

      Ford Focus RS yang dihentikan produksinya juga memiliki "Mode Drift", yang dirancang untuk membantu hot hatchback ini melampaui kapabilitas platform penggerak roda depan. Mobil-mobil ini semua membutuhkan "Mode Drift" untuk aktifkan penggerak roda belakang. Tetapi Stinger tidak, karena sudah tersedia varian khusus dengan penggerak roda belakang dari pabrikannya. Stinger GTS juga tersedia dengan penggerak roda belakang. Namun Kia ingin menutup celah antara penggerak "All-Wheel Drive "dan penggerak roda belakang. Oleh karena itu, dilengkapi dengan "Mode Drift".
      Stinger GTS menggunakan mesin V6 3,3 liter twin-turbocharged yang sama dengan Stinger varian standar. Mesin, yang digunakan pada Genesis G70 dan G80 Sport, menghasilkan 365 tenaga kuda dan torsi 570 Newton meter. Mobil ini tersedia hanya dengan transmisi otomatis delapan percepatan. Kia juga menawarkan mesin 2.0 liter turbocharged empat silinder pada varian Stinger yang lebih rendah.
      Secara visual, Stinger GTS dibedakan oleh warna cat oranye yang spesifik-model, disertai dengan trim serat karbon, dan roda kemudi dan konsol tengah yang tertutup Alcantara. Ia juga mendapatkan sunroof, sistem audio Harman / Kardon 720 watt, dan pengisian daya nirkabel. GTS Stinger Kia akan terbatas hanya 800 unit. Produksi dijadwalkan untuk memulai musim semi ini, dengan harga (sebelum tujuan) mulai dari US$ 44.000 untuk versi penggerak roda belakang, dan US$ 46.500 untuk model penggerak semua-roda. 
    • By Gracia_Mega
      Perangkat AC mobil menjadi fitur penting sebagai penunjang kenyamanan berkendara. Ketika AC mobil mulai tidak dingin tentu bisa mengganggu perjalanan bahkan anggota keluarga teriak gerah, panas. Sering kali, AC mobil yang tidak dingin yang dituduh biang kerok adalah freon. Alasannya, freon memang sering bocor jika usia mobil sudah lumayan lawas.
      Sistem AC mobil terdiri dari beberapa komponen utama yang berfungsi untuk menyemburkan udara dingin, diantaranya kompresor, kondensor, receiver, dryer, dan evaporator. Nah, dalam evaporator inilah freon AC berada.
      Semestinya, risiko kebocoran freon ini sangat kecil. Tapi dalam kondisi tertentu, umur freon AC ini bisa menua dan mengurangi kemampuannya untuk mendinginkan ruangan. Hal ini bisa disebabkan karena intensitas penggunaan AC itu sendiri, atau karena usia kendaraannya.
      Selain kedua faktor tersebut, kemampuan AC mobil untuk mendinginkan ruangan bisa berkurang karena lubang pada karet seal di sambungan selang dan pipa, sudah merenggang. Kondisi ini biasanya terkait dengan usia karet seal atau faktor lainnya.
      Solusi terbaik untuk mengatasi masalah tersebut adalah, cek dulu seluruh komponen AC secara keseluruhan. Jika terdapat kebocoran, sebaiknya langsung ditambal. Setelah itu, baru AC mobil bisa diisi dengan freon baru.
      Cara mengetahui kebocoran? Mendeteksi kebocoran AC sebenarnya cukup mudah, Anda hanya perlu memperhatikan kompresor yang terdapat pada AC mobil. Jika kompresor AC mobil tidak bergerak saat dinyalakan, kemungkinan besar freon AC sudah habis karena adanya kebocoran.
      Selain itu, ada beberapa ciri lainnya yang menandakan freon AC mobil harus segera diganti, diantaranya adalah kipas AC tidak berputar, udara yang keluar tak segar dan dingin lagi, kipas AC tidak berputar dan lainnya. Segera bawa ke dealer resmi.
×
×
  • Create New...