Jump to content

Kalau Hal Ini Udah Terjadi, Tandanya Kamu Harus Putus


Recommended Posts

  • ✔ Verified Account

Kurangnya Frekuensi Saling Menghubungi

Di awal menjalin hubungan dengan kekasih, frekuensi untuk saling menghubungi tentu sangat intens. Tak cukup berhubungan melalui SMS dan telepon, kamu dan si dia juga berkomunikasi melalui berbagai sosial media. Seolah berbicara dengan si dia setiap jam merupakan kewajiban. Namun, kini semakin merasa terganggu bila ia menghubungi. Kamu akan menjadi sengaja tidak menjawab telepon dan tidak membalas chatting dari dia.

Tidak Lagi Tertarik Membicarakan Masa Depan

Salah satu hal yang menarik saat menjalin hubungan dengan seseorang adalah membicarakan masa depan dengan dirinya. Mulai dari rencana liburan bersama, memiliki rumah untuk kamu dan pasangan, hingga memikirkan masa depan untuk anak-anak kalian kelak. Saat tanda-tanda harus mengakhiri hubungan datang, kamu tidak akan merasa tertarik untuk membicarakan apalagi membangun masa depan dengannya. Kamu akan berusaha menghindari topik ini dan tidak ingin menghabiskan liburan bersamanya lagi.

Kurangnya Usaha untuk Menghabiskan Waktu Bersamanya

Pernahkah saat menjalin hubungan, kamu dan dia berusaha untuk mencari tanggal yang pas untuk bisa bersama-sama berlibur di pantai atau pegunungan? Ya, melakukan hal-hal romantis bersamanya menjadi saat yang kamu tunggu-tunggu. Akan tetapi sekarang kamu merasa tidak memiliki gairah untuk menghabiskan waktu, bahkan bertemu dengannya. Kamu mungkin akan menganggap saat nonton TV atau DVD di rumah merupakan saat yang paling membahagiakan dari pada harus bertemu dengan si dia.

Terlibat Perkelahian yang Sengit

Pada saat awal menjalin hubungan, kamu dan dia mungkin sesekali terlibat perkelahian konyol. Sekarang, kamu dan dia bisa saling berteriak dan menjatuhkan satu sama lain. Kamu mulai mengungkit kelemahan dirinya, entah itu berat badan atau latar belakang orang tuanya, untuk membuat dia gusar. Sebaliknya, dia juga berusaha menjatuhkan kamu dengan mengatakan kepada teman-temannya tentang kecapakan kamu saat bercinta atau sikap tidak dewasa yang kamu miliki.

Mudah Terpancing Emosi dan Bertengkar

Jika dulu kamu menertawakan hampir semua lelucon yang dibuat pasangan kamu. Kini, kamu merasa sedikit kata yang keluar dari mulutnya akan memancing emosi kamu. Kamu tidak segan untuk memulai pertengkaran dengan dirinya. Jika hal tersebut kamu alami, maka perasaan cinta yang dulu ada telah menjadi benci.

Terlibat Pertengkaran Di Depan Umum

Bertengkar dengan si dia memang buruk, tetapi ketika kamu berani berteriak padanya di depan umum itu merupakan tanda hubungan tersebut sudah di luar kendali. Ketika kamu tidak peduli saat bertengkar dengannya di muka umum, maka kamu sudah kehilangan rasa hormat kepada si dia. Segera ambil langkah serius untuk mengakhiri hubungan dengannya.

Rindu Akan Kebebasan

Mungkin dulu kamu tidak keberatan untuk berbagi tempat tidur dengannya, memberi kabar kepadanya tentang segala yang kamu lakukan, hingga menjemputnya di kantor setiap hari. Saat ini, kamu hanya rindu akan kebebasan saat masih sendiri. Kamu ingin lebih banyak menghabiskan waktu dengan teman-teman dan fokus mengejar yang kamu impikan. Apabila kamu merasakan hal ini, maka itu tandanya hubungan kamu dan dia berada di ambang kehancuran.

Merahasiakan Segala Hal

Dalam satu hubungan dibutuhkan kepercayaan satu sama lain. Kamu bisa mempercayai dan berbagi dengan dirinya, begitu pula sebaliknya. Ketika memasuki fase ingin mengakhiri hubungan, kamu tidak lagi ingin berbagi hal apapun dengannya dan cenderung merahasiakan segala hal. Kamu merasa tidak bisa lagi untuk curhat dengan dia.

Perubahan Dalam Persepsi

Dulu, kamu melihat hidungnya yang kecil nampak lucu. Bahkan, tertawanya yang aneh juga terdengar jenaka dan menawan. Tapi kini kamu melihat hidungnya nampak seperti babi dan tawanya seperti hantu. Kamu melihat segala yang ada padanya buruk. Selulit di dirinya membuat kamu sesak napas dan bintik di dadanya nampak seperti kusta. Jika persepsi kamu sudah berubah sedemikian rupa, akhir hubungan kamu hanya tinggal menghitung hari.

Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
×
×
  • Create New...