Jump to content

Ramalan Film "Back To Future" Yang Jadi Kenyataan


RendyGunawan

Recommended Posts

  • Verified Account

images_(3).thumb.jpg.48896dc0891f980689e

Anda yang lahir dan besar di era 1990-an mungkin pernah menonton film Back to the Future (BTTF). Ingatkah Anda bahwa hari ini, 21 Oktober 2015, adalah hari di mana Doktor Brown (Christopher Lloyd), Marty McFly (Michael J Fox) dan kekasihnya Jennifer Parker (Elizabeth Shue) tiba dari masa lalu, 26 Oktober 1985.

download_(1).thumb.jpg.165c357f9ae717f23

Untuk merayakan momen ini, para penggemarnya mengulas apa saja prediksi filmBTTF tentang kondisi tahun 2015 yang benar-benar menjadi kenyataan. Di bawah ini adalah beberapa di antaranya. 

 

Televisi layar besar dan video conference

Beberapa adegan film BTTF memperlihatkan orang-orang yang hidup di tahun 2015 sedang menonton televisi layar besar. Dalam BTTF II, tokoh-tokohnya juga berkomunikasi lewat screen, atau yang sekarang kita kenal dengan sebutan video conference.

Sekarang ini hal tersebut bukan lagi menjadi hal yang istimewa, karena kita telah memiliki Skype, FaceTime, Snapchat, Google Hangouts ... prediksi masa depan untuk teknologi video call memang sudah terwujud.

download.thumb.jpg.8e714cd1c7eab306386f3

Drone untuk Pemberitaan 

Pada salah satu bagian film BTTF, sebuah drone milik USA Today terbang di atas kota Hill Valley, dan mengambil gambar. Sekarang, perusahaan-perusahan media besar, termasuk CNN, berencana menggunakan teknologi drones untuk keperluan pemberitaan. 

Video game hands-free

Ketika berkunjung ke masa depan, Marty ditertawai oleh dua anak karena ia bermain dingdong menggunakan tangan. Dan benar saja, saat ini sudah ada produk-produk game hands-free, seperti Xbox Kinect.

download_(2).thumb.jpg.abb5898856453429d

 

Tablet dan teknologi pembayaran mobile

Dalam salah satu adegan, Marty diminta memberikan donasi online menggunakan sebuah perangkat elektronik berbentuk flat, untuk memperbaiki menara jam kota di Hill Valley.

download_(3).thumb.jpg.9f15ac05caa6f2a14

Mobil berbahan bakar sampah

Walaupun sampai sekarang belum ada mobil berbahan bakar sampah seperti yang digunakan Doc Brown di film BTTF, Toyota telah membuat mobil bertenaga hidrogen yang dinamai Mirai. Teknologinya mampu mengubah hidrogen dan oksigen menjadi listrik.

download_(4).thumb.jpg.d1c2e5efc62c5f907

 

Hoverboard

2B204E2600000578-3280684-Tomorrow_is_Oct

Dalam film Back to the Future II, suasana tahun 2015 digambarkan dengan anak-anak kecil bermain papan luncur yang melayang mengelilingi danau, juga remaja-remaja yang melayang-layang dengan papan yang mengeluarkan api dan asap.

Sementara kenyataannya, skuter tradisional masih sering terlihat di taman bermain anak-anak, sementara untuk merealisasikan hoaverboard masih membutuhkan waktu sebentar lagi.

Di bulan Mei 2015, seorang penemu asal Canada, Catalin Alexandru Duru memecahkan rekor dunia dengan berhasil menerbangkan papan luncur dengan jarak sejauh 275,9 meter.

 

Kacamata Pintar 

images_(2).thumb.jpg.22350a1b228e09557ab

Salah satu prediksi film itu adalah bagaimana teknologi pribadi akan mengganggu waktu makan malan. Dalam satu adegan anak-anak Marty dan Jennifer tampak asyik menonton TV dan mengobrol dengan teman menggunakan kacamata futuristik.

Merasa tak asing? 

Walaupun di film itu teknologi smartphone dan tablet tidak diperkenalkan, tapii teknologi kacamata pintar sekarang ini telah maju dengan pesat. Google pernah memperkenalkan Google Glass, dan Microsoft pula memperkenalkan HoloLens.

Link to comment
Share on other sites

  • 4 months later...

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...
  • Similar Content

    • By Males
      Pertanyaan bagaimana kelanjutan serial drama Korea Selatan (drakor) Squid Game masih banyak jadi pertanyaan penikmatnya.
      Masih banyak yang berharap Squid Game season 2 akan rilis untuk melanjutkan kisah yang masih menggantung.
      Serial drakor Squid Game yang tayang di Netflix sempat menjadi serial nomor satu di semua negara.
      Serial dengan genre survival ini mendapatkan tempat di hati penonton.
      Karena sukses, penonton pun bertanya kapan akan ada Squid Game season 2.
      Dikutip dari Allkpop, sutradara Hwang Dong Hyuk buka suara mengenai kemungkinan season 2.
      Namun, orang-orang yang ada di balik permainan Squid Game.
      Misalnya tokoh frontman dan juga tokoh polisi.
      "Aku sengaja membuat beberapa hal dalam cerita menjadi terbuka untuk diskusi. Hal itu agar dapat terjawab di season 2 nanti jika akan dibuat," katanya.
      Hwang Dong Hyuk mengatakan pada Squid Game season 2 nanti, ia ingin membongkar mengenai masa lalu frontman dan juga Junho.
      "Serta pria yang membawa ddakji dengan kopernya di bagian awal cerita, Banyak hal yang belum dijelaskan di season 1. Jadi aku ingin menjelaskannya di season 2," terangnya.
      Meski begitu, Hwang Dong Hyuk mengatakan tidak akan mengerjakan ini sendirian.
      Karena stres yang dirasakannya saat menggarap season 1, dirinya ingin berbagi pengerjaan Squid Game 2 dengan filmaker lainnya.
      "Karena aku mengerjakan penulisan, produksi dan menyutradarai sendiri dan itu berat Maka aku sangat khawatir mengenai season 2," kata dia.
      "Saat ini memang belum ada konfirmasi apapun. Tapi aku menjadi tertarik karena semua orang membicarakan mengenai season 2", tutupnya.
      Ada berbagai hal yang 'kentang' alias kena tanggung di serial Squid Game.
      Di antaranya adalah: siapa dalang di balik semua ini?
      Apakah Hwang Jun Ho di polisi yang menyamar masih hidup?
      Ada apa dengan makeover Seong Gi Hun?
      Siapakah Gong Yoo, sang salesman yang merekrut pemain?
      Bagaimana para staff direkrut?
      Apakah mereka mendapat hadiah juga?
    • By yhosan
      The Walt Disney Company (Disney) bekerja sama dengan Telkomsel untuk peluncuran perdana Disney+ (Plus) Hotstar di Indonesia. Posisi Telkomsel sebagai operator telekomunikasi terbesar menjadi salah satu alasan utama kolaborasi ini.
      Regional Lead Emerging Markets The Walt Disney Company APAC, Amit Malhotra, menjelaskan salah satu tujuan Disney Plus Hotstar adalah untuk menghadirkan konten berkualitas sebagai bagian dari perkembangan inovasi digital di Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan visi Telkomsel.
      Sebagai operator besar, Telkomsel dinilai memiliki infrastruktur dan jaringan broadband luas, sehingga memiliki akses lebih luas untuk menjangkau masyarakat.
      "Disney ingin memberikan konten digital berkualitas, sama dengan visi Telkomsel. Kami pikir bisa mencapai itu melalui kerja sama dengan Telkomsel agar dapat memberikan konten bagus ke Indonesia, akses mudah dan harga terjangkau untuk semua orang," tutur Amit.
      Jumlah pengguna internet yang cukup tinggi di Indonesia, dan pelanggan Telkomsel yang mencapai 160 juta, dinilai akan membantu Disney menghadirkan pengalaman produk yang baik untuk konsumen.
      "Itu alasan kami bekerja sama dengan Telkomsel, untuk memberikan pengalaman terbaik di Indonesia. Melalui skala ini dan populasi digital di Indoensia, kami harap konten berkualitas kami dan konten lokal akan menciptakan pengapalan produk yang unik," ujar Amit menjelaskan.
      Ekosistem Digital di Indonesia

       
      Direktur Marketing Telkomsel, Rachel Goh, menambahkan bahwa kerja sama ini sekaligus merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam membangun ekosistem digital di indonesia.
      Telkomsel telah membangun jaringan digital di seluruh Indonesia, dan saat ini tengah membangun platform digital untuk menghadirkan konten-konten berkualitas.
      "Telkomsel sudah memiliki jaringan yang bagus, konsumen yang banyak, dan yang terbaru adalah hiburan dengan menghadirkan konten. Dengan jaringan yang bagus, kami bisa memberikan konten-konten yang menghibur. Salah satunya melalui kerja sama dengan Disney," kata Rachel.
      "Kolaborasi bersama Disney Plus Hotstar ini merupakan kolaborasi yang bersifat inklusif, yang kami harapkan dapat mengakselerasi pertumbuhan ekosistem digital di Indonesia," ujar Rachel.
    • By ega
      Masih ingat ketika Quentin Beck (Jake Gyllenhaal) menipu Spider-Man (Tom Holland) tentang multiverse dalam Spider-Man: Far from Home?
      ''Hanya karena Quentin Back berbohong tentang multiverse, tidak berarti itu tak nyata,'' kata Scott Derrickson, sutradara Doctor Strange.
      Marvel Cinematic Universe membuktikannya dengan mengumumkan sekuel Doctor Strange yang berjudul Doctor Strange in the Multiverse of Madness.
      Benedict Cumberbatch kembali memerankan Doctor Strange. Film tersebut juga akan menampilkan Scarlet Witch (Elizabeth Olsen) karena kejadian di dalam WandaVision (serial tentang Wanda Maximoff di Disney+) akan berkaitan besar dengan film ini.
      ''Dia akan menghadapi hal yang tidak terduga. Aku pikir, dia akan berada dalam posisi seperti penonton yang tidak tahu apa yang akan terjadi,'' kata Cumberbatch.
      Sementara itu, Derrickson yang juga kembali ke posisi sutradara menambahkan bahwa dirinya ingin membuat film ini menjadi film MCU yang paling menyeramkan. Film ini juga akan dibintangi Awkwafina.
    • Guest News
      By Guest News
      Thanos pertama kali diperkenalkan di Marvel Cinematic Universe pada post-credit film The Avengers. Kehadiran sang Mad Titan cukup menarik perhatian para penggemar Marvel karena dirinya memang dianggap sebagai penjahat nomor satu di semesta Marvel.
      Enam tahun berlalu, karakter yang diperankan oleh Josh Brolin ini akhirnya muncul dalam Avengers: Infinity War. Namun dalam debut filmnya itu ia terlihat berbeda. Kulit Thanos yang semula diwarnai ungu seketika menjadi coklat sedikit bercampur pink.
      Perubahan warna ini sempat menjadi sorotan ketika trailer pertama dirilis. Matt Aitken, supervisor visual effect Infinity War, akhirnya memberikan penjelasan mengapa warna kulit Thanos akhirnya diubah di dalam film garapan Anthony dan Joe Russo.

      “Adegan-adegan di film Guardians adalah di mana kami melihatnya dengan sangat jelas dalam film-film MCU sebelumnya, dan Itu adalah sebuah hal yang luar biasa, jadi kita tidak ingin membuatnya sama seperti itu,” ujar Aitken seperti dilansir Comicbook, Rabu (9/5/2018).
      Aitken menambahkan bahwa mengingat Thanos menjadi sosok sentral di Infinity War dan mengharuskan pengambilan gambar yang banyak, harus ada perubahan tampilan yang dilakukan. Akhirnya penampilannya pun dibuat lebih natural, sosok Thanos dibuat lebih detail dan bentuk wajahnya lebih dibuat alami.
      Ketika Thanos pertama kali muncul di tahun 2012, para penggemar Marvel dengan mudah mengenalinya karena penampilannya dengan warna kulit ungu mirip seperti apa yang ada di dalam komik Marvel. Namun pengembangan karakter membuat tim produksi berusaha membuat tampilan Thanos menjadi lebih realistis dengan kekuatan emosional yang lebih besar seperti di dalam Infinity War.
      Thanos mungkin bukan satu-satunya karakter MCU yang mengalami perubahan penampilan. Beberapa karakter juga mengalami hal sama, namun lebih kepada aspek kostum yang digunakan. Perubahan yang terjadi di dalam wajah Thanos menjadi salah satu perubahan paling drastis sepanjang sejarah MCU.

      “Sejak awal, Marvel sadar bahwa mereka butuh Thanos dengan versi yang lebih baik dan kami tidak pernah diminta untuk membuatnya sama seperti penampilan di versi awal,” ucapnya lagi.
      Avengers: Infinity War sendiri saat ini sedang tayang di bioskop-bioskop di hampir seluruh dunia. Setelah film ini, Marvel Studios sudah mempersiapkan Ant-Man and the Wasp yang rilis pada 6 Juli 2018, Captain Marvel pada tanggal 8 Maret 2019, dan Avengers 4 pada 3 Mei 2019. Sementara itu sekuel dari Spider-Man: Homecoming tayang pada 5 Juli 2019 dan Guardians of the Galaxy Vol. 3 menyusul di tahun 2020.
    • By paimin
      Kisah hidup mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau karib disapa Ahok saat masih remaja difilmkan. 

      Berjudul Anak HOKi, film ini dipoduseri oleh kakak Ahok, Harry Tjahaja Purnama. 

      Menurut Harry, film ini menceritakan sisi lain Ahok, bukan sebagai politikus maupun perceraiannya. 

      "Film ini dari awal tahun lalu sudah terinisiasi, jauh dari urusan politik. Film ini hanya entertain dan social value. Enggak ada sama sekali unsur politiknya," ungkap Harry Tjahaja Purnama usai jumpa pers di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (17/4). 

      "Inspirasinya karena banyak teman-teman bertanya, 'Ahok muda seperti apa sih?' dan teman-teman bilang, ya udah bikin yuk filmnya," imbuhnya. 

      Harry pun berharap film yang akan tayang Agustus mendatang ini tak hanya memenuhi rasa penasaran publik tentang masa muda Ahok, tetapi juga bisa menjadi hadiah untuk Ahok saat keluar dari penjara nanti. 

      "Ahok tahu kisah remajanya mau difilmkan, tapi dia tidak tahu detail. Pemain-pemainnya saja dia enggak tahu, saya harap bisa jadi hadiah pas dia bebas nanti," tandasnya. 

      Film Anak HOKi menggandeng Kenny Austin yang berperan sebagai Ahok muda. 

      https://www.instagram.com/filmanakhoki/
      Sumber: https://id.crowdvoice.com/posts/film-anak-hoki-bakal-jadi-kado-kebebasan-ahok-2Kuh

×
×
  • Create New...