Jump to content
  • Popular Contributors

    Nobody has received reputation this week.

  • Our picks

    • Wanita Ini Baru Tau Pekerjaan Suaminya Setelah Suaminya Meninggal
      Seorang wanita menemukan fakta mengejutkan tentang suaminya yang telah dinikahinya selama 64 tahun.

      Kenyataan mengejutkan tersebut bahkan baru diketahuinya setelah sang suami yang bernama Glyn meninggal dunia.
      • 0 replies
    • Kamu Harus Tau Tentang Amnesia
      Apa itu Amnesia?

      Amnesia atau dikenal juga sebagai sindrom amnesik, adalah kondisi yang menyebabkan kehilangan memori. Hal ini meliputi kehilangan informasi, fakta-fakta, dan pengalaman personal. Ada banyak kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan amnesia, seperti dementia, stroke, atau cedera kepala.
      • 0 replies
c0d1ng

Latihan Berjalan Untuk Robot

Recommended Posts

robot.thumb.jpg.b9d0799b9d135550d2845188

Seorang pakar matematikan ingin mengajarkan robot humanoid untuk bisa berjalan seperti manusia. Bukan tugas yang mudah.

Di Universitas Heidelberg, ahli matematika Katja Mombaur memimpin proyek penelitian Eropa yang juga melibatkan ilmuwan dari beberapa negara lain. Tujuannya: Robot otonom yang mampu berjalan stabil di atas permukaan yang bervariasi. Jadi robot nantinya bisa membantu, saat terjadi bencana misalnya.

Mombaur mengingatkan pada kecelakaan reaktor nuklir di Fukushima: "Kalau saja ada orang yang boleh masuk ke dalam reaktor, musibah bisa terhindarkan. Tapi ini terlalu berbahaya. Pancaran radiasinya terlalu tinggi bagi manusia. Tapi robot yang wujudnya seperti manusia, punya kemampuan bergerak seperti manusia, dan kecerdasan seperti manusia, akan mampu melakukannya."

Butuh waktu lama

Pada simulasi komputer pergerakan robot proyek Mombaur cukup baik. Tapi robot masih butuh waktu lama untuk bisa berjalan atau berlari selayaknya manusia. Gerakan lain lebih mudah. Robot humanoid memang bisa melakukan gerakan tertentu dengan cara meniru dan mempelajarinya. Seperti mengangkat lengan. Tapi berjalan adalah proses yang rumit.

Mombaur menjelaskan, "Saat manusia berlari, tidak hanya kaki yang dilibatkan, tapi juga seluruh anggota tubuh. Di atas permukaan rata kita masih bisa berjalan dengan baik tanpa melibatkan tangan. Tapi begitu kondisi semakin sulit, kita membutuhan lengan untuk menjaga keseimbangan atau berpegangan. Karena itu dibutuhkan seluruh anggota tubuh."

Kriteria optimalisasi

Ini sebabnya tim peneliti juga mempelajari cara manusia bergerak. Dan bagaimana manusia bergerak di atas permukaan yang berbeda-beda. Robot kelak harus mampu bergerak otonom di daerah yang tidak dikenalinya.

Kriteria optimalisasi atau pencarian gerakan yang terbaik, memainkan peranan penting dalam penelitian. "Kami tidak menerapkan gerakan yang identik pada robot. Ini tidak mungkin. Robot memiliki geometri, ukuran, dan jangkauan yang berbeda. Batasan kekuatannya juga tidak sama. Dan biasanya gerakannya jauh lebih lambat dari manusia. Tapi kami berpegang pada prinsip dasar, yakni kriteria optimalisasi karakter gerakan dan menerapkannya pada robot", tambah Mombaur.

Robot humanoid yang "dilatih" Mombaur kini sudah mulai berjalan dan melewati berbagai rintangan. Seperti misalnya naik tangga. Tapi ia menuntut robotnya agar masih harus lebih terampil lagi dan terutama lebih cepat bergerak.

Share this post


Link to post
Share on other sites

Join the conversation

You can post now and register later. If you have an account, sign in now to post with your account.

Guest
Reply to this topic...

×   Pasted as rich text.   Restore formatting

  Only 75 emoji are allowed.

×   Your link has been automatically embedded.   Display as a link instead

×   Your previous content has been restored.   Clear editor

×   You cannot paste images directly. Upload or insert images from URL.

Loading...

  • Similar Content

    • By peter_hutomo
      Saat sedang berkencan, terutama kencan buta, biasanya suasana canggung di antara pria dan wanita yang satu sama lain tidak saling mengenal ini memang tidak terhindarkan.
      Tapi sepertinya suasana canggung saat berkencan ini bisa diminimalisir oleh masyarakat Jepang. Pasalnya, Jepang sebagai negara dengan teknologi canggih telah menghadirkan sebuah “bantuan” agar saat berkencan suasana yang ada bisa lebih cair dan nyaman, alih-alih canggung dan kaku.
      “Bantuan” tersebut hadir dalam bentuk robot. Ya, Di Jepang ada robot yang disediakan sebagai asisten saat acara berkencan, tepatnya pada gelaran acara pesta speed-dating.
      Ialah Cyber Agent, perusaan manufaktur teknologi dan media yang diketahui menyediakan robot cupid satu ini. Dalam teknisnya, robot cupid tersebut akan diletakkan di atas meja tepat di depan pasangan pria dan wanita yang sedang berkencan. Di mana masing-masing pihak akan merespon pertanyaan atau pernyataan yang dilontarkan robot cupid tersebut.
      Robot cupid sebelumnya telah “diisi” oleh profil biodata masing-masing peserta kencan, yang kemudian berkembang menjadi 45 buah pertanyaan. Pendek kata, sang robot cupid inilah akan memberikan pertanyaan, merespon dan berbicara di saat peserta kencan alias sang pria dan wanita hanya duduk terdiam sehingga akhirnya timbul suasana canggung karena tidak tahu hendak membicarakan apa.
      Hal-hal yang ditanyakan oleh peserta kepada robot cupid contohnya simpel saja. Misalnya seperti hobi. Dalam video yang dirilis, terlihat sang pria bertanya pada robot apa hobi sang wanita pasangan kencannya tersebut, kemudian dijawab oleh robot cupid wanita bahwa sang teman kencan hobi bermain piano sehingga baru-baru ini memulai untuk mengambil kelas piano.
      Setiap percakapan antara robot dengan robot ini disebutkan biasanya berjalan selama tiga menit. Para peserta kencan memiliki pilihan (yang bisa ditentukan sebelumnya) apakah mereka mau berkomunikasi, mengobrol langsung (manusia dengan manusia) setelahnya atau tidak.
      Well, tampaknya robot anti-canggung dalam berkencan ini bisa jadi alternatif solusi yang menarik. Mengingat akhirnya, melalui acara pesta speed-dating yang diikuti oleh 28 peserta itu ada empat pasangan yang memutuskan untuk jadian dan banyak di antaranya yang memberikan pujian terhadap “bantuan” yang diberikan oleh robot cupid tersebut. Demikian seperti dilansir Soranews.
    • Guest news
      By Guest news
      Burung liar di sekitar bandara bisa menabrak pesawat terbang atau tersedot mesin jet sehingga membahayakan keselamatan penerbangan. Otoritas bandara sering memakai anjing atau bunyi keras untuk menghalau kawanan burung, namun menurut perusahaan Belanda, burung robot produksinya jauh lebih efektif.
       
    • By BincangEdukasi
      Saya seringkali ditanya, “Apakah saran praktis mengendalikan emosi di Jalan?”. Inilah yang ingin saya bagikan.
      Yang jelas, seringkali di internet atau di majalah, banyak yang bicara soal tips mengendalikan emosi. Ada tips yang masuk akal dan mudah diterapkan, tapi ada yang terlalu ideal karena tatkala emosi sudah terjadi, perlu cara masuk akal untuk meredakan emosi kita. Masalahnya adalah kalau nggak segera diredakan, bisa-bisa berakhir dengan pidana (karena memukul, mengumpat, dll). Bagaimana saran Kecerdasan Emosional?
      1. Tunda Minimal 6 detik Sebelum Merespon
      Enam detik ini berdarkan hasil penelitian soal otak manusia (neuropsikologi). Ternyata, kalau kurang dari enam detik maka, bagian otak yang mengendalikan emosi yakni amygdala akan berperan. Amygdala itulah yang membuat kita merespon secara reflex dengan memaki, mengumpat hingga memukul. Nah, supaya respon reflex yang akhirnya disesali ini nggak muncul caranya adalah dengan menunda minimal 6 detik.
      2. Ganti Pikiran Negatif dengan Pikiran Logis
      Ingat, jadi bukan ganti dengan yang positif tapi yang logis. Misalkan ada bis kota motong jalan kita. Biasanya kalau pikiran positif adalah, “Mungkin dia lagi kejar setoran”. Nah, kadang pikiran positif ini bisa bagus, bisa nggak ada efeknya. Lebih masuk akal adalah menggunakan pikiran logis, misalnya “Kalau aku kejar dia dan umpat balik, buat apa? Toh nggak akan membuat dia bertobat. Lagian juga nggak kena mobilku kok”. Ini pikiran logis!
      3. Gunakan jas hujan emosi
      Ini teknik mengantisipasi, Jadi sebelum berangkat ataupun masuk ke dalam kendaraan, bayangkan diri kita sudah mengenakan jas hujan emosi dan bilang pada diri kita, “Kalau ada yang mengumpat ataupun yang membuat saya marah di jalan, saya tidak akan terpengaruh”
      4. Siapkan Penjaga Mood-mu
      Kadangkala, kondisi mood yang buruk juga mebuat kita jadi mudah emosi di jalan. Nah, ada berbagai hal yang bagi beberapa orang bisa jadi pelega sekaligus penjaga mood atau emosi yang positif. Misalkan saja mendengarkan music yang menyenangkan, makan permen ataupun mencium wangi2an tertentu di kendaraan yang dibawa. 
      5. Ciptakan “Self Talk” untuk men-counter pikiran emosional kita
      Cara kerjanya bayangkan ada semacam suara yang terus-menerus akan muncul tatkala kita mulai jengkel dan tidak terkendali. Bisa dibayangkan kalau suara itu berasal dari diri kit sendiri, suara malaikat atau suara orang yang kita kagumi sedang mengingatkan kita. Nah, tujuan self talk ini adalah mengingatkan kita dengan cara berpikir yang berbeda untuk melihat situasi yang memicu kita marah di jalan, dengan sudut pandang  yang lain. Misal: di depan ada kendaraan yang lambat, ternyata dia lagi terima HP. Reaksi kita mau memakinya. Tapi self talk lain bisa begini, “Emangnya kamu polisi? Mau sok ingatin dia? Kamu pikir kalau kamu ingatin dia, dia akan terima kasih sama kamu? Kenal juga nggak. Biarian aja. Lanjutkan perjalananmu. Lupakan dia. Ngapaian diambil pusing?”
    • By Aladin
      Artificial intellegence (AI) atau kecerdasan buatan belakangan ini santer dikembangkan di bidang teknologi. Saking canggihnya, menurut seorang pakar, manusia bisa saja nantinya menikah dengan robot.
      Pakar AI Dr. David Levy percaya bahwa dalam waktu 30 tahun mendatang atau lebih, manusia sebenarnya bisa saja menikahi robot. Hal ini diungkapkan Levy pada acara di London.
      "Kami dipaksa untuk merenungkan apa hubungan manusia-robot akan menjadi seperti satu atau dua generasi dari sekarang. Cinta dan seks dengan robot menjadi lebih umum, kita harus berhadapan dengan kemungkinan nyata pernikahan dengan robot," katanya.
      Ketika robot yang cukup mirip dengan manusia cukup menarik secara sosial, ke titik di mana mereka bisa bertindak sebagai rekan kita, mengapa tidak memperpanjang persahabatan ke pernikahan jika tidak ada pihak yang menentang ide itu?" tambahnya.
      Sebagaimana diketahui, ada perusahaan yang sudah mengembangkan robot untuk seks. Belum lagi robot sekarang sudah bisa mengambil alih pekerjaan yang biasa manusia lakukan, misalnya pekerjaan di pabrik-pabrik.
    • Guest News
      By Guest News
      Anda penggemar pizza? Di masa depan, pizza buatan manusia bisa jadi langka. Reporter VOA Patsy Widakuswara, melaporkan berbagai perusahaan pizza Amerika kini mempekerjakan robot, sebagai pembuat pizza mereka. Berikut selengkapnya.
       
×
×
  • Create New...

Important Information

We use cookies. They're not scary but some people think they are. Terms of Use & Privacy Policy